Categories
TNI

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Terima Brevet Hiu Kencana dan Warga Kehormatan Kapal Selam TNI Angkatan Laut 

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima brevet kehormatan Hiu Kencana yang disematkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali selaku Inspektur Upacara sekaligus diangkat sebagai warga kehormatan Korps Hiu Kencana di Dermaga Madura, Koarmada II Surabaya, pada Sabtu (2/3/2024).

Selain Panglima TNI, brevet kehormatan juga disematkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Dadi Hartanto, M.Tr.Han., M.Tr.Opsla., Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Agus Hariadi, M.Han., Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.Han., Panglima Komando Armada II Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP., Panglima Komando Armada III Laksda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla. Turut onboard di KRI Alugoro-405 Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA.

Sebelum pelaksanaan penyematan brevet, kegiatan diawali dengan meninjau fasilitas di KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (KRI GNR-332) dan menerima penjelasan singkat Pusat In PIT KRI Kelas REM. Kemudian Panglima TNI dan Pejabat yang akan disemat menerima Safety Brief dan Medical Checkup di Conference Room KRI GNR-332.

Kemudian Panglima TNI dan pejabat berpindah ke KRI Alugoro-405 untuk dilanjutkan dengan penyematan Brevet Hiu Kencana di dalam KRI Alugoro-405 yang berlayar di sekitar Selat Madura. Dalam rangkaian penyematan, Panglima TNI beserta rombongan menyaksikan demonstrasi pembebasan sandera dan Visit Board Search and Seizure (VBSS) dengan menggunakan teknik fast rope dan KRI Soputan-923 sebagai kapal sasaran oleh prajurit Kopaska.

Dengan penyematan ini, para pejabat yang disematkan brevet tersebut resmi menjadi bagian warga kehormatan dari Korps Hiu Kencana, sebuah satuan khusus TNI AL yang bertugas mengoperasikan kapal selam.

Adapun penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan dari TNI AL, kepada mereka yang berpartisipasi memajukan pengembangan kapal selam, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Brevet Hiu Kencana merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam, dalam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut. Dimana untuk menjadi personel pengawak kapal selam memerlukan berbagai kriteria khusus yang harus dipenuhi, baik dari aspek fisik, kesehatan, kejiwaan dan kesamaptaan jasmani serta mampu bekerja sama sebagai team work yang solid.

Satuan kapal selam TNI AL secara resmi dibentuk pada 12 September 1959. Satuan kapal selam TNI AL memiliki tradisi pengangkatan sebagai warga kehormatan kapal selam kepada putra-putri bangsa yang dinilai berjasa dalam mendukung pembinaan kapal selam sebagai salah satu senjata strategis dalam sistem senjata armada terpadu (SSAT). Tradisi tersebut hingga saat ini masih dipertahankan dan telah banyak para tokoh putra bangsa yang menjadi warga kehormatan.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Menko Polhukam Mahfud MD Resmi Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Situbondo – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Prof Dr. H Mahfud MD, S.H., S.U., M.Ip., resmi diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan di pantai Banongan Asembagus Situbondo Jawa Timur, Selasa (01/08/2023).

Upacara pengangkatan sebagai warga kehormatan ke 48 tersebut diawali dengan penyematan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan Brevet Intai Para Amfibi (Taifib) Korps Marinir kepada Prof Dr. H Mahfud MD, S.H., S.U., M.Ip., ini tertuang dalam Surat Keputusan Komandan Korps Marinir Nomor Kep/159/VII/2023 tentang Pengangkatan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir serta Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir.

Dalam kesempatan tersebut Menko Polhukam juga menyaksikan rangkaian Latihan Gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2023 mulai dari penyelesaian sasaran strategis, Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dan Tembakan Udara (BTU), gelombang pendaratan Pasukan Pendarat Marinir dan dilanjutkan dengan Operasi Darat Lanjutan..

Pada kesempatan tersebut, Menko Polhukam dalam sambutannya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rahmat dan karunianya sehingga pada pagi hari ini kita bisa hadir di pantai Banongan Asembagus Situbondo dalam rangkaian Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha tahun 2023 sekaligus momentum yang sangat membanggakan bagi Menko Polhukam yakni acara pembaretan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir.

Pada kesempatan yang baik ini Menko Polhukam menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha tahun 2023 yang dapat berjalan dengan baik, terorganisir dan mampu menunjukkan keterampilan dan kemampuan seluruh prajurit secara profesional sebagai tolok ukur kesiapsiagaan TNI sebagai wujud pertanggungjawaban TNI yang selalu siap untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pada hari ini juga Menko Polhukam menyatakan dari perasaan yang terdalam bahwa Menko Polhukam sangat bangga diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI angkatan Laut.

“Saya bangga menjadi bagian dari prajurit prajurit Marinir yang handal, profesional, disiplin, memiliki semangat tempur yang tinggi, tangguh dan senantiasa menunjukkan kesiapsiagaan yang tinggi dalam menjaga setiap jengkal wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia” tegas Menko Polhukam.

Menko Polhukam mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut dan Komandan Korps Marinir atas kehormatan yang diberikan kepada Menko Polhukam yaitu diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir.(disp)

Categories
TNI

TNI AU Anugerahkan Wing Penerbang Kehormatan Kelas I kepada Wamenhan dan KSAL

Koran Jurnal, Madiun – TNI AU menganugerahkan wing penerbang kehormatan kelas I kepada Wamemhan Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra M.A., M.Sc dsn Kasal Laksamana TNI Muhamad Ali, S.E., M.M., M.Tr., Opsla. Wing penerbang disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA. dalam upacara militer di Main Apron Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur, Selasa (21/3/2023).

Penganugerahan Wing Penerbang kehormatan Kelas I TNI AU, tertuang dalam Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/257/VIII/2022 dan Kep/41/I/2023 tentang Pemberian Hak untuk Menerima dan Memakai Wing Kehormatan Penerbang Kelas I TNI Angkatan Udara.

Sebelum penyematan wing penerbang, Wamenhan, KSAL dan Pangkoopsudnas Marsdya TNI M. Tonny Harjono melaksanakan terbang backseat, menggunakan dua pesawat F-16 Fighting Falcon dan satu pesawat T-50i Golden Eagle.

Terbang selama kurang lebih 30 menit dengan rute training area aerodrome Lanud Iswahjudi, Wamenhan terbang bersama Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Pandu Eka Prayoga menggunakan F-16 AM/BM TS 1601. Sementara Kasal terbang bersama Danskadron Udara 14 Mayor Pnb Anwar Sovie menggunakan F-16 C/D TS 1621, dan Pangkoopsudnas terbang bersama Mayor Pnb Stevia Andi Kusuma menggunakan pesawat T50i Golden Eagle TT 5001.

Wamenhan dan KSAL mengungkapkan rasa bangga atas penganugerahan Wing Penerbang Kehormatan ini, dan mengapresiasi para penerbang TNI AU. Kedua pejabat berharap seluruh prajurit TNI AU terus meningkatkan kemampuannya agar dapat menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut, para pejabat utama Kemhan RI, TNI AL dan TNI AU.(disp)

Categories
TNI

Laksamana Muhammad Ali Jadi Warga Kehormatan Korps Polisi Militer TNI Angkatan Laut 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali diangkat menjadi warga kehormatan Korps Polisi Militer TNI AL (Pomal) melalu prosesi pembaretan yang disematkan oleh Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Mayor Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso bertempat di Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (20/3/2023).

Upacara penyematan baret Pomal ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan yang tinggi dari seluruh prajurit Polisi Militer Angkatan Laut kepada KSAL atas semua usaha serta dedikasi dalam mengembangkan organisasi Polisi Militer Angkatan Laut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi bagi prajurit lain, untuk lebih berperan aktif dalam memberikan sumbangsih terbaik demi kemajuan TNI AL.

“Diangkat menjadi warga kehormatan Korps Pomal merupakan sebuah penghargaan yang sangat prestisius dan membanggakan. Selain dari pada itu, penghargaan tersebut memberi konsekuensi bagi saya untuk memberikan kontribusi dan pengabdian yang lebih besar dalam membina kepercayaan dan meningkatkan profesionalisme prajurit Korps Pomal,” ujar KSAL.

Lebih lanjut KSAL menyampaikan Baret Biru sebagai identitas dan kebanggaan Korps Pomal bukan semata-mata sebagai simbol, namun merupakan lambang perwujudan pengayoman, kehormatan dan kebanggaan korps, sehingga timbul konsekuensi logis, prajurit Korps Pomal harus siap menjadi teladan dalam bertindak dan bersikap, dalam rangka penegakan hukum, disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI AL.

Dalam kesempatan ini, seusai dilaksanakan pembaretan, Kasal didampingi ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri, melaksanakan peninjauan dan peresmian Rumah Tahanan (Rutan) KPK yang berada di dalam Mako Puspomal.

Dihadapan awak media Ketua KPK menjelaskan tidak ada satu individu atau lembaga yang bebas dari peran serta pemberantasan korupsi, sehingga KPK bekerja sama dengan TNI AL dalam melakukan upaya menegakan hukum kepada para pelaku korupsi, selain itu KPK juga menyadari keterbatasan Rumah Tahanan yang tersedia saat ini.

“KPK menyadari bahwa pemberantasan korupsi harus melibatkan seluruh kekuatan baik itu kekuasan Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif termasuk TNI itu sendiri, karena kita ingin Indonesia bersih dari praktek praktek korupsi, sehingga ini adalah semangat komitmen bersama untuk membersihkan NKRI dari praktek-praktek korupsi,” ujar Ketua KPK

Rutan KPK kelas 1 yang berada di Puspomal ini berdiri di atas lahan seluas 605 meter persegi, dilengkapi dengan 18 titik CCTV dan alat deteksi X-Ray, tempat ibadah, balai pengobatan serta ruang tunggu keluarga untuk besuk tahanan, pungkasnya.(disp)

Categories
TNI

TNI AU Angkat Menhan Prabowo Subianto sebagai Warga Kehormatan Kopasgat

Koran Jurnal, Bandung – TNI AU mengangkat Menteri Pertahanan RI (Menhan RI) Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto sebagai warga kehormatan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).

Sebelum pengangkatan, Menhan juga diberikan baret jingga Kopasgat dan penyematan brevet kehormatan Komando Pasukan Gerak Cepat, diantaranya brevet Komando, brevet Albara, brevet Dalpur dan Pisau Komando Kopasgat oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo S.E., M.P.P., CSFA dalam sebuah upacara di Mako Kopasgat, Lanud Sulaiman, Bandung, Selasa (14/3/2023).

Kasau mengatakan, pengangkatan Menhan RI sebagai warga kehormatan Kopasgat tidak lepas dari perannya yang begitu besar dalam membangun dan membesarkan Kopasgat. Menurut Kasau, Menhan RI punya andil besar dalam meningkatkan profesionalisme prajurit dan modernisasi peralatan Kopasgat.

“Peristiwa ini sangat membanggakan kami dan keluarga besar Kopasgat. Kami akan loyal dan terus berlatih,” ujar Kasau.

Seusai menerima penghargaan sebagai warga kehormatan Kopasgat, Menhan RI menyatakan rasa bangga dan berjanji akan menjaga kehormatan sebagai keluarga Korps Baret Jingga.

“Saya sangat bangga menerima penghargaan tersebut, saya berjanji akan menjaga kehormatan korps baret jingga dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Menhan RI.

Pada kegiatan tersebut, juga divisualisasikan rangkaian demo udara dan darat, sebagai bentuk profesionalisme Kopasgat dan pertanggung jawaban kepada rakyat.

Demo udara dan darat melibatkan 1.876 prajurit, 41 Rantis & Ransus Kopasgat, seperti APC ILSV, AOC Turangga, Oerlicon, Radar Smart Hunter, Ransus P2 Komando, Ground Radar Survailance, dan Ransus P6 ATAV.

Selain itu, juga dilibatkan alutsista udara meliputi 5 pesawat C-130 Hercules, 2 EMB 314 Super Tucano, 1 Hekikopter EC-725 Caracal dan 1 CN-295. Kehadiran pesawat-pesawat TNI AU sekaligus sebagai ajang latihan profesiensi penerbang-penerbang TNI AU.

Seusai visualisasi demo udara dan darat, Menhan RI didampingi Kasau dan Dankopasgat, serta pejabat lainnya, meninjau pameran statik Alusista dan Heritage Kopasgat. Selain itu Menhan RI juga memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit Kopasgat. Pada kesempatan tersebut Menhan RI juga menyerahkan bantuan ratusan motor operasional untuk Kopasgat.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketum PIA Ardya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo, Pangkoopsudnas Marsdya TNI M.Toni Hardjono, S.E., M.M., Dankodiklatau Marsdya TNI Ir. Tedy Rizaliardi, M.Si (Han), Irjenau, para Asisten Kasau, Pangdam III Siliwangi, Wagub Jawa Barat, serta pejabat Forkompimda Jawa Barat dan Kabupaten Bandung.(disp)

Categories
Militer TNI

Menhan Akui Korps Marinir TNI AL Adalah Aset Penting Kekuatan Negara

Koran Jurnal, Jakarta – “Korps Marinir merupakan aset yang sangat penting sebagai kekuatan dalam pertahanan negara”, Hal ini ditegaskan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Prabowo Subianto di damping Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dihadapan awak media saat kegiatan pengangkatan Menhan RI sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir di Ksatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya, Selasa (14/2/2023).

Menhan RI menjelaskan bahwa Korps Marinir dapat menjadi Pasukan Marinir Angkatan Laut yang semakin kuat dan disegani dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Korps Marinir tetap tangguh, disiplin sehingga menjadi kekuatan yang dapat dibanggakan.

Lebih lanjut Prabowo menjelaskan bahwa akan memperkuat pertahanan Angkatan Laut dengan puluhan kapal perang yang siap untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada TNI Angkatan Laut.

Disamping itu, Menhan RI sangat optimis dengan kekuatan pertahanan NKRI dengan persenjataan yang dimiliki tidak kalah dengan buatan luar negeri bahkan digunakan dalam pertandingan luar negeri.(disp)

Categories
TNI

Angkat Warga Kehormatan Marinir, TNI AL Bangun Sinergitas Komponen Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengangkat sejumlah pejabat negara, TNI dan Polri sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir sebagai bentuk sinergitas yang merupakan kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas pertahanan, keamanan dan kedaulatan NKRI.

Upacara pengangkatan warga kehormatan tersebut ditandai dengan penganugerahan brevet kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan brevet Intai Amfibi Korps Marinir yang disematkan oleh Inspektur Upacara yaitu Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono kepada  enam pejabat negara, TNI dan Polri yang bertempat di pulau Damar, Kepulauan Seribu setelah didahului dengan laporan dari Komandan Upacara yaitu Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Selasa (24/01/2023).

Selain sinergitas, pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir juga sebagai bentuk penghargaan kepada pemimpin atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dan juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi dalam pengabdian kepada negara dan bangsa. Pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir serta penganugerahan Brevet Kehormatan tersebut tertuang dalam Keputusan Komandan Korps Marinir Nomor KEP/9/I/2023 tanggal 17 Januari 2023.

Para pejabat negara, TNI dan Polri yang mendapat kehormatan tersebut adalah Ketua MPR RI H. Bambang  Soesatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr (Opsla) dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.FA.

Warga kehormatan marinir tersebut berkesempatan terlibat dalam latihan singkat operasi amfibi dengan mengerahkan sejumlah alutsista dan pasukan pendarat Marinir yang onboard di KRI Banda Aceh-593.  Operasi Amfibi dengan pendaratan pasukan menuju sasaran amfibi yang kemudian dilanjutkan dengan Bantuan Tembakan Udara (BTU) oleh 3 unit pesawat Tempur F-16 TNI AU, Bantuan Tembakan Kapal (BTK). Setelah pasukan pendarat gelombang pendaratan pasukan Marinir berhasil membentuk tumpuan pantai, dilanjutkan penguasaan perimeter pantai dan bergabungnya para Pejabat Negara, TNI dan Polri dengan pasukan Marinir untuk mengikuti langsung rangkaian proses perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat, dilanjutkan upacara pengangkatan warga kehormatan Korps Marinir. Setelah proses pembaretan para pejabat menyaksikan demo rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan teknik terjun tempur dan taktik Rubber Duck Operation.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Ketua MPR dan DPR RI, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Kepulauan Seribu – Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali mengangkat warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui prosesi Khas Prajurit Petarung Marinir yang dilaksanakan di Pulau Damar Kepulauan Seribu Jakarta Utara, Selasa, (24/01/2023).

Kali ini sejumlah pejabat Negara, TNI dan Polri mendapat kehormatan tersebut adalah Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr (Opsla) dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.FA.

Pengangkatan sejumlah pejabat Negara, TNI dan Polri sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir sebagai bentuk sinergitas yang merupakan kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI.

Selain Sinergitas, Pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir juga sebagai bentuk penghargaan kepada Pemimpin atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, disamping juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

Upacara Pembaretan tersebut ditandai dengan Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir yang disematkan oleh Inspektur Upacara Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bertindak sebagai Komandan Upacara Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto.

Prosesi pembaretan diawali dengan pelaksanaan operasi amfibi dengan mengerahkan sejumlah alutsista dimana pasukan pendarat Marinir yang onboard di KRI Banda Aceh-593 di deploy menuju sasaran yang kemudian dilanjutkan dengan Bantuan Tembakan Udara (BTU) oleh 3 unit pesawat Tempur F-16 TNI AU, Bantuan Tembakan Kapal (BTK), masuknya gelombang pendaratan pasukan Marinir, penguasaan perimeter pantai dan bergabungnya para Pejabat Negara, TNI dan Polri dengan pasukan Marinir untuk mengikuti langsung perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat. Kemudian, setelah proses pembaretan para Pejabat menuju lokasi ramah tamah untuk menyaksikan demo rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan Teknik Terjun Tempur dan taktik Rubber Duck Operation.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Kepulauan Seribu – Dispenau.* Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Warga kehormatan Marinir TNI AL juga diberikan kepada Ketua MPR RI Bambang Susatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (HC) Puan Maharani, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., KSAL Laksamana TNI Muhamad Ali S.E., M.M. M.Tr, dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si,.

Pengangkatan dilakukan dalam upacara pembaretan prajurit Korps Marinir TNI AL yang dipimpin Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Selain menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL, KSAU juga dianugerahi Brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir dan Brevet Antiteror Aspek Laut. Brevet disematkan langsung oleh Panglima TNI.

Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan, pengangkatan warga kehormatan Marinir merupakan bentuk sinergisitas antara TNI – Polri serta unsur masyarakat.

“Sinergisitas TNI – Polri dan masyarakat sebagai kunci sukses dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI,” kata Panglima TNI.

Sementara Kasau kepada media menyatakan rasa bangga diangkat sebagai warga kehormatan Marinir TNI AL. Selain menjadi lebih memahami kekhasan operasi Marinir, juga sangat membantu dalam menumbuhkan rasa saling memahami antar angkatan dalam pelaksanaan operasi gabungan.

Pengangkatan juga merupakan bentuk penghargaan kepada pimpinan TNI AU atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI AL.

Prosesi pembaretan dilaksanakan bersamaan dengan simulasi perebutan sasaran musuh, berupa teknik pertempuran jarak dekat prajurit Marinir TNI AL.

Dalam simulasi pertempuran tersebut, pasukan Marinir TNI AL mendapat perlindungan udara oleh tiga pesawat F-16 TNI AU yang melaksanakan operasi Close Air Support (CAS) dan pesawat C-130 Hercules yang melaksanakan misi penerjunan pasukan teknik rubber duck operation (RDO).(disp)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Resmi Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir

Koran Jurnal, Dabo Singkep – Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D resmi menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL melalui prosesi penyematan Brevet Intai Para Amfibi Marinir dan Anti Teror Aspek Laut oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto serta penyematan baret Ungu Korps Marinir oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Kamis (05/07/2022).

Sebelum prosesi pengangkatan Panglima TNI sebagai warga kehormatan, terlebih dahulu Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D meninjau sarana dan prasarana Pusat Latihan Pertempuran TNI AL 9 Dabosingkep dilanjutkan menyaksikan latihan Rubber Duck Operation (RDO), Terjun Tempur dan penyelesaian sasaran strategis oleh Pasukan Taifib Marinir, bantuan tembakan dari Kapal Perang Republik Indonesia juga dari Pesawat F16 TNI AU serta melihat gelombang Pendaratan Pasukan Marinir yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut di dampingi Dankormar dari KRI Makassar 590 menuju pantai pendaratan dengan menggunakan kendaraan tempur LVT-7 Korps Marinir.

Usai menyaksikan gelombang pendaratan Pasukan Marinir, Panglima TNI di dampingi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Komandan Korps Marinir, Wadan Kormar, Komandan Pasmar 1 meninjau penyelesaian sasaran oleh pasukan Taifib Marinir dan Pasukan Khusus dari US Marines,

Tidak kalah pentingnya di rangkaian kegiatan tersebut, Panglima TNI di dampingi Komandan Denjaka dan Pasukan Khusus dari US Marines mengikuti perebutan sasaran musuh dengan teknik Pertempuran Jarak Dekat (PJD), dilanjutkan Panglima TNI dan rombongan menuju tempat Upacara pengangkatan Panglima TNI menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir.

Tiba di Pantai Todak, dilanjutkan upacara pengangkatan sebagai Warga kehormatan Korps Marinir TNI AL ditandai penyematan Brivet Intai Para Amfibi Marinir dan Anti Teror Aspek Laut oleh Dankormar serta penyematan Baret Ungu Korps Marinir oleh Kepala Staf Angkatan Laut.

Pengangkatan dan pengukuhan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir adalah sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada Pemimpin TNI atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, didasari beberapa pertimbangan, antara lain mengingat kontribusi dan perhatiannya yang besar dan sungguh-sungguh terhadap kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, disamping juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi yang diberikan kepada Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Di antara para penerima penganugerahan tersebut, Jenderal Besar A.H. Nasution merupakan orang pertama yang menerima penganugerahan ini pada tahun 1965, Presiden RI ke-6 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2008, Presiden RI ke 7 Bapak Ir. H. Joko Widodo pada tahun 2015 dan mantan Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto pada tahun 2018 serta Kasal Laksamana TNI Yudo Margono pada tahun 2020.

Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D merupakan orang ke 40 yang memperoleh penganugerahan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang saat ini menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia sejak dilantik Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo tanggal 17 November 2021.(disp)