Categories
Megapolitan Olahraga Polisi Ragam

Kejuaraan Futsal ‘Kapolda Cup 2017‎’ Digelar Hari Ini

Koranjurnal.co.id, Jakarta – ‎ Penyelenggaraan Kejuaraan olahraga Futsal piala Kapolda Metro Jaya (Kapolda Cup) 2017 resmi dibuka oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Kegiatan ini diselenggarakan di Grand Futsal Kuningan, Jakarta, Sabtu (02/12 /2017)

Kejuaraan futsal Kapolda Cup 2017 dengan mengambil tema “Kami Datang Kami Menang” ini diikuti oleh 23 tim futsal terdiri dari para Jurnalis dan Wartawan media massa baik cetak, elektronik, online, dan anggota Kepolisian dari berbagai satuan tugas di wilayah Polda Metro Jaya.

Dalam sambutannya, mewakili Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Kabidhumas Argo Yuwono mengatakan, kejuaran futsal Kapolda Cup 2017 bukan hanya sekedar untuk berkompetisi melainkan juga sebagai ajang silaturahmi.

“Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi. Dalam tema kejuaraan ini, “Kami Datang Kami Menang”, menang untuk apa, menang untuk mengalahkan diri sendiri, menang dalam arti kata bisa mengalahkan emosi kita,” kata Argo.

Sementara itu Ketua Forum Wartawan Polri, Naek Pangaribuan dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan salah satu kiat atau kegiatan dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Polda Metro Jaya yang ke-8‎.

“Jujur saja biasanya kita jumpa dalam keadaan formal atau tugas, tapi saat ini kita disini berjumpa untuk mengikuti kejuaraan futsal Kapolda Cup 2017, dan untuk ajang silaturahim. Sporty dan Unity‎,” ujar Naek.

Selain itu, Ketua Panitia Kejuaraan Kapolda Cup 2017 Takdir Siregar diawal sambutan menjelaskan, bahwa kejuaraan futsal yang ke-4 kali ini merupakan agenda kegiatan setiap tahun yang diadakan oleh Forum Wartawan Polri dan Humas Polda Metro Jaya untuk mempererat hubungan kebersamaan (tali silaturahmi) antara Polisi dan Wartawan.

“Kami panitia mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang hadir pada kejuaraan Kapolda Cup 2017 hari ini,  apabila ada kekurangan dalam penyambutan, mohon maaf, selanjutnya bisa berkoordinasi dengan tim panitia,” tuturnya.

Pewarta : Anton 

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Berkat TNI, Melisa Penderita TOF Cepat Tertangani 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Melisa Putri Rahmadani, gadis kecil berusia 10 tahun yang tinggal di sebuah desa di Curup, Bengkulu ini sejak lahir memiliki penyakit jantung bawaan, yang dalam istilah medis dikenal dengan Tetralogy Of Fallot (TOF). Karena sakit yang dideritanya putri ke 4 dari 4 bersaudara dari pasangan bapak Herman Jaya dan Ibu Erna Juwita, tidak dapat mengenyam pendidikan dan menikmati kehidupan seperti anak anak lain seusianya. Tubuhnya nampak kurus, akibat penyakit jantung bawaan yang telah lama dideritanya.

Dari cerita keluarganya, sebenarnya Melisa sudah pernah di bawa dan diperiksa di Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta pada tanggal 28 Februari 2017 silam, namun kembali lagi pulang ke Curup, karena harus menunggu giliran dalam penanganan medis. Pihak keluarga terpaksa harus menunggu dan menunggu, dalam ketidak pastian untuk penanganan medis Melisa.

Namun, sekarang kondisi Melisa gadis kecil itu jauh berbeda, kondisinya jauh lebih baik setelah mendapatkan penanganan Tim Medis Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta.

Bagaimana kisah Melisa sampai bisa dioperasi dan tertangani dengan baik dan cepat.

Semua itu berawal dari pesan singkat melalui WA yang dikirimkan oleh kepala dusun tempat tinggal Melisa bersama keluarganya, yang selama ini prihatin melihat kondisi Melisa. Pesan yang berisi permintaan bantuan tersebut langsung dikirimkan kepada orang nomor satu Kodam II/Swj, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto S.Sos.

Setelah menerima pesan WA tersebut, Pangdam II/Swj segera memerintahkan kepada Aparat Kewilayahan setempat, pejabat Rumah Sakit Tentara (RST) Bengkulu dan RS AK. Gani Kesdam II/Swj Palembang untuk menemui dan mencari keluarga Melisa di Curup, serta mempercepat proses penanganan medis dan membantu memfasilitasi untuk penanganan medis terhadap Melisa.

Berkat dukungan dan kerjasama berbagai pihak, setelah di bawa ke RST Bengkulu, dengan didampingi Dokter Militer dari RST Bengkulu dan juga Karumkit AK Gani Palembang, Melisa segera diterbangkan ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan/tindakan medis di Rumah Sakit Harapan Kita.

Akhirnya, dalam waktu yang relatif singkat dan cepat pada tanggal 24 November 2017 lalu, telah dilakukan operasi terhadap Melisa. Dan alhamdulillah, kondisi terakhir Melisa paska operasi saat ini sudah semakin baik dan masih dalam perawatan untuk pemulihan.

Semoga segera pulih dan sembuh Melisa, dapat menikmati kehidupan yang normal dan sehat, tanpa derita rasa sakit seperti anak-anak lainnya.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Megapolitan Ragam TNI

ASN Kohanudnas Adakan Syukuran HUT Korpri Ke-46

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) Markas Kohanudnas dan Kosekhanudnas I mengadakan syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia), di Aula Leo Wattimena Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (29/11).  Syukuran dihadiri oleh  81 personel ASN, pejabat Kohanudnas dan Ibu-ibu pengurus IKKT  PWA Cab.BS- V Kohanudnas yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI  TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M. Selanjutnya diserahkan kepada anggota ASN Kohanudnas yang akan memasuki masa pensiun.

Ketua Korpri Sub Unit Kohanudnas Lejar Santoso dalam pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan Pangkohanudnas dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun Korpri ke-46 di Kohanudnas.

“Syukuran dan peringatan ulang tahun Korpri ke-46 di Kohanudnas ini mungkin yang pertama kalinya diadakan di Markas Kohanudnas.  Hal ini merupakan bentuk perhatian yang tinggi dari Pangkohandunas pada ASN sebagai anggotanya. Apalagi ASN kini telah menjadi komplemen di jajaran TNI,” ujarnya.

Sementara itu, Pangkohanudnas Marsda TNI  TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., menyampaikan, “Sebagai keluarga besar Kohanudnas, tidak memandang apakah perwira, bintara, tamtama dan ASN, apabila memperingati hari jadi maka akan diacarakan agar meriah. Yang terpenting personel Kohanudnas kompak dan saling memelihara kebersamaan.  Untuk itu, selamat ulang tahun, semoga acara ini menjadi pemicu diri bagi para ASN untuk bekerja lebih giat, rajin, loyal dan tidak diragukan lagi kinerjanya. Kita bekerja untuk institusi bukan perorangan atau pejabat tertentu. Dengan telah menjadi komplemen TNI, ke depan mudah-mudahan personel ASN dapat menduduki jabatan setingkat Pabandya,” tegas Pangkohanudnas.

Kegiatan syukuran ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng, ucapan selamat kepada Ketua Sub Unit Korpri Kohanudnas yang lama dan baru, organ tunggal, menyanyi dan berjoget juga pembagian doorprize dan saweran bagi ASN serta ramah- tamah. Tampak hadir Kas Kohanudnas Marsma TNI Tamsil Gustari Malik, Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Kustono, S.Sos., Ketua IKKT PWA Cab. BS-V Kohanudnas Nyonya Ayu Yuyu Sutisna dan pejabat Kohanudnas dan IKKT Cabang V Kohanudnas lainnya.

Pewarta : Red/Penkohanudnas

Categories
Megapolitan Olahraga TNI

Sambut Hari Armada RI 2017, Koarmabar Gelar Kejuaraan Tenis Meja Pangarmabar Cup 2017 se-Indonesia  

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka menyambut Hari Armada yang diselenggarakan pada tanggal 5 Desember 2017 yang akan datang, Koarmabar menggelar kejuaraan tenis meja se-Indonesia Pangarmabar Cup 2017 di Gedung Olahraga OB Syaaf, Mako Koarmabar, Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (29/11/2017). Kejuaraan tenis meja Pangarmabar Cup 2017 diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 29 sampai 30 Nopember 2017.

Asisten Intelijen (Asintel) Pangarmabar Kolonel Laut ( T) Widiyanto Pudyo Purnomo mewakili Pangarmabar secara resmi membuka kejuaraan tenis meja Pangarmabar Cup 2017 tersebut.

Dalam amanat yang dibacakan Asintel, Pangarmabar mengatakan tujuan diadakan kejuaraan ini tidak hanya sekedar ajang unjuk kebolehan prestasi masing-masing atlet, namun  juga sebagai salah satu wadah untuk para atlet dari TNI, Polri, pelajar dan umum bisa menunjukkan prestasi yang nantinya akan membawa nama bangsa Indonesia ke pentas tenis meja dunia.

Lebih lanjut Pangarmabar menyatakan hanya atlet yang mempersiapkan diri dengan baik, berlatih dengan tekun dan serius, serta fokus pada tujuan yang akan meraih prestasi tertinggi. Bagi peserta atlet yang pada kesempatan ini belum memperoleh prestasi, bukanlah sebuah kegagalan. Ketidakberhasilan hari ini, harus dapat dijadikan motivasi untuk semakin meningkatkan kemampuan untuk menjadi yang terbaik, predikat juara bukanlah sebuah tujuan, akan tetapi menjadi pribadi yang kuat dan teguh terhadap pendirian, serta memiliki motivasi tinggi untuk melaksanakan fair competision sebagai anak bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

Pada akhir sambutannya, Pangarmabar berharap dengan pertandingan ini dapat menghasilkan juara sejati dan benih-benih atlet berprestasi dimasa datang serta mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlit. Agar selama pertandingan  tetap menjaga dan menjunjung tinggi sportifitas.

Pada kejuaraan tenis meja Pangarmabar Cup 2017 se-Indonesia ini, ada empat jenis atau kelas yang dipertandingkan yaitu kelas tunggal putra TNI/POLRI, semifinal sistem Voor (divisi 4,5,6,7), Kadet Putra Kelahiran 2002, dan Kadet Putri Kelahiran 2002. Kejuaraan tenis meja Pangarmabar Cup 2017 se-Indonesia diikuti oleh 343 peserta yang terdiri dari atlit TNI/Polri 66 orang, atlit pelajar putra 33 orang, atlit pelajar putri 18 orang dan atlit umum sebanyak 225 orang. Beberapa peserta atlit anggota TNI/Polri serta atlit-atlit dari club tenis meja ternama di Indonesia yang berasal dari luar daerah seperti Jambi dan Kalimantan Timur pun rela datang jauh-jauh ke Jakarta agar bisa mengikuti kejuaraan yang bergengsi ini.

Tampak hadir pada acara pembukaan tersebut , para Asisten Pangarmabar, Kasatker Koarmabar, Ketua Panitia Letkol Laut (S) Imam Mahdi dan para tamu undangan.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI Pimpin Upacara Peringatan HUT Korpri Ke-46 di Mabesad

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bertindak sebagai Inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia TNI (Korpri ) yang dipusatkan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Rabu (29/11/2017)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dihadapan para peserta upacara yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di lingkungan Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Pada Upacara ini juga dihadiri oleh Kasad, Kasau dan Wakasal serta Ketua Korpri TNI AD Nyonya Nora Ryamizard Ryacudu.

Presiden Joko Widodo dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Panglima TNI menyampaikan, sampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, kepada negara dan kepada masyarakat.

Dikatakan Presiden Joko Widodo, peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

“Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara lndonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinnekaannya. Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo menegaskan, di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi. lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila. Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, meniggalkan cara-cara rutin, dan memperkuat semangat debirokratisasi.

“Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan,” tegas Presiden.

Usai menjadi Inspektur upacara pada peringatan HUT Korpri, Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada keluarga besar Korpri TNI yang bertugas di lingkungan TNI. Berkat sinergitas ini, sehingga saat ini TNI memperoleh kepercayaan masyarakat tertinggi di Intansi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Panglima TNI berharap, Korpri dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang solid dan profesional. Dengan Tema “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”, Korpri dapat bersikap netral, Korpri harus mampu melayani yang terbaik, bersih, tertib, mandiri dan besar.

“Dengan sikap itu diharapkan saudara-saudara akan semakin profesional dalam mendukung pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, semakin berkualitas, loyal dan berdedikasi tinggi,” ujar Panglima TNI.

Dikatakan panglima TNI, secara organisatoris, posisi Korpri sebagai organisasi yang kedudukannya serta kegiatannya tidak terlepas dari kedinasan, dapat senantiasa bergerak dengan komponen bangsa lainnya untuk secara konsistensi memperjuangkan cita-cita bangsa.

Pada upacara peringatan HUT ke 46 Korpri di Mabesad ini, Panglima TNI menyematkan tanda jasa berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 63/TK/Tahun 2017, untuk Satya Lencana Karya Satya 30 tahun diberikan kepada Sukirman (Penata Muda III/A, Ditziad), Satya Lencana Karya Satya 20 tahun kepada Rakun, S.Sos., (Penata Muda Tk.I. III/B, Denma Mabes AL) serta Satya Lencana Karya Satya 10 tahun kepada Kiki Ambarwati (Pengatur Muda Tk. III/B, Spers TNI). 

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional Olahraga TNI

Peterjun Kopassus Juara 3 Asiania 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebanyak 6 peterjun Kopassus dibawah pimpinan Kapten Inf Petrus Paramayudho Prabowo meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan menjuarai nomor kerjasama di udara (formation skydive) dan berada di peringkat ke-3 dalam ajang kejuaraan terjun payung Asiania 2017 di Jian, Cina, Senin (27/11/2017).

Negara Qatar keluar sebagai pemenang pertama, disusul negara China selaku tuan rumah berada di urutan kedua dalam ajang terjun payung Asiania yang diikuti oleh kontingen dari 22 negara.

Kejuaraan terjun payung Asiania yang berlangsung sejak 18 November dan ditutup 27 November 2017, bertajuk Asiania Parachuting Championship and China Open Parachuting Championship 2017.

Kontingen Kopassus terwadahi dalam suatu organisasi induk yaitu Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD). Ke-6 peterjun Kopassus tersebut adalah Kapten Inf Petrus Paramayudho Prabowo, Serka Kholik, Serka Yudha JT, Serka Tedi M. Romdhon, Sertu Bram Sukisno dan Serda Cecep K.

Prestasi ini sangat membanggakan karena dengan kendala cuaca yang cukup menantang dalam kerjasama di udara, Indonesia mampu mengalahkan rival-rivalnya tim peterjun dunia yang berasal dari Rusia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Australia, Rumania, Bulgaria, Korea Utara, Kanada dan negara asia pasifik lainnya.

Prestasi sebagai juara umum dalam terjun payung pernah diraih oleh kontingen PTPAD dibawah pimpinan Mayor Inf Frangki Susanto dalam even “The Trengganu Challenge Parachuting Championship and Malaysian Armed Forces Parachuting Championship Closed 2015” di Malaysia, dengan perolehan medali 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu dari 6 emas, 6 perak dan 6 perunggu medali yang diperebutkan. Terjun payung Trengganu tersebut diikuti oleh 29 tim peterjun dari penjuru Asia.

Dalam kejuaraan terjun payung militer dunia yang bertajuk Conseil International Du Sport Military (CISM) World Military Parachuting Championship tahun 2013 yang diselenggarakan di China, Kopassus juga menempatkan peterjunnya di peringkat ke-5 dari 42 negara dengan perolehan medali perunggu.

Tahun 2014 saat diselenggarakan di Stadion Manahan Solo, Kopassus berhasil meraih medali emas, dan pada tahun 2015 ketika diselenggarakan di Korea Selatan juga berhasil meraih medali perak.

Dalam pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sertu Tedi M. Romdhon berhasil terjun dengan membawa bendera Merah Putih berukuran besar (22,25 meter x 33,25 meter) di atas langit Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar pada tahun 2016, dan terakhir saat HUT ke 72 TNI 6 peterjun Kopassus dipimpin Serka Kholik juga berhasil memecahkan rekor MURI tandem dengan Satwa yang digelar di Pantai Indah Kiat, Banten Cilegon.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Militer Olahraga TNI

KSAD Terima Tim Tembak AARM 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono menerima kontingen The Asean Armies Rifle Meet (AARM) yang beberapa waktu lalu menjuarai lomba tembak antar Angkatan Darat Negara se-Asean di Gedung Serba Guna Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Kontingen Angkatan Darat yang berlaga pada ajang AARM 2017 ini berjumlah 37 atlet tembak dipimpin oleh Komandan Kontingen Mayor Inf. Nur Wahyudi melaporkan kepada KSAD keberhasilan tim yang dipimpinnya menjuarai ajang tembak bergensi tersebut. Hasil juara umum ke 12 kalinya ini diraih dengan menorehkan 31 medali emas dari 45 medali emas yang diperebutkan serta mendapatkan sembilan trofi kemenangan.

AARM ke 27 tahun 2017 diselenggarakan di Singapura berlangsung dari tanggal 14 November hingga 23 November 2017 diikuti oleh 10 negara ASEAN yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Laos, Brunei dan Timor Leste.

KSAD Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya mengatakan, prestasi yang telah diraih dan dipersembahkan ini juga menunjukkan besarnya tekad dan tanggung jawab para petembak Angkatan Darat untuk selalu mempersembahkan karya terbaik demi kejayaan Angkatan Darat, bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia. Prestasi ini sekaligus menunjukkan tingginya profesionalisme Angkatan Darat khususnya dibidang menembak, baik ditingkat regional maupun internasional dan akan semakin membuat kita disegani oleh Angkatan Darat negara lain.

“Gencarnya pemberitaan di media massa, menunjukkan bahwa prestasi yang kalian persembahkan tidak hanya memberikan kebanggaan kepada TNI AD, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia ditengah-tengah minimnya prestasi negara kita di bidang olahraga pada tingkat Internasional,” ujar KSAD. 

Kasad menaruh harapan yang besar kepada tim AARM-28/2018 mendatang di Malaysia, agar dapat berjuang semaksimal mungkin dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki, untuk mempertahankan predikat sebagai juara umum AARM dan menambah perolehan tropy serta medali yang telah diraih pada lomba tembak AARM-27/2017 di Singapura ini.

Kontingen TNI AD meraih prestasi terbaiknya dalam sepanjang penyelenggaraan AARM dan memecahkan rekor baru ASEAN dengan perolehan sembilan trofi dan 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu dan keluar sebagai juara umum.

Disusul peringkat kedua Thailand dengan tiga tropi, tujuh emas, 12 perak dan enam perunggu. Peringkat ketiga Filipina dengan satu trofi, tiga emas, delapan perak dan tujuh perunggu. Posisi keempat diduduki tuan rumah Singapura dengan perolehan dua emas, sembilan perak dan 13 perunggu.

Indonesia meraih sembilan trofi dari 15 trofi yang diperebutkan dan 31 medali emas dari 45 emas medali yang diperebutkan. Sembilan trofi yang diraih didapat dari materi senapan dua trofi , karaben dua trofi, pistol putra dua trofi, senapan otomatis dua trofi (Champion Individual dan overall tim) dan pistol putri satu trofi (Champion Individual).

Enam peraih Champion Individual yaitu Lettu Inf Safrin Sihombing materi pistol putra (Kopassus), Praka Zulkarnaen Amirullah materi karaben (Kodam ll/Sriwijaya) Sertu Woli Hamzan materi senapan (Kostrad) Sertu Carlelis Manusama materi pistol putri (Kodam XVI/Pattimura), Serka Priyanta dan Sertu Hari Mulyono materi senapan otomatis/machine gun (Kopassus).

Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi pimpinan Angkatan Darat kepada tim AARM Angkatan Darat yang telah berprestasi mempertahankan juara umum, KSAD memberikan tali asih kepada seluruh tim serta memberikan penghargaan khusus kepada Lettu Inf. Safrin Sihombing serta Serka Priyatna yang telah beberapa kali mengikuti lomba tembak AARM ini.

“Sebagai wujud kebanggaan saya dan sebagai tali asih atas prestasinya, saya memberikan apresiasi sebuah rumah type 45 kepada Lettu Inf Safrin Sihombing yang telah berpartisipasi dalam AARM sebanyak 10 kali dan tahun ini mendapatkan tropy individual championship untuk materi pistol putra serta Serka Priyanta yang telah berpartisipasi dalam AARM sebanyak 12 kali dan tahun ini mendapatkan tropy Individual championship untuk materi senapan otomatis (SO). Semoga ini menjadi ukiran kenangan atas prestasi saudara dalam membela nama TNI AD, bangsa dan begara di mata Dunia,” ujar KSAD menutup amanatnya.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Daerah Militer TNI

Pasukan Marinir Perkuat Bumi Khatulistiwa

 

Koranjurnal.co.id, Mempawah – Penguatan pertahanan di wilayah perbatasan kembali ditingkatkan. Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono S.H M.H M,Tr (Han) meresmikan pembentukan markas tempur terbaru, yakni Batalyon Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XII di Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (28/11/2017).

Yonmarhanlan XII merupakan Satuan Pelaksana Pasmar 2 Jakarta yang dalam operasionalnya berada di bawah kendali Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (DANLANTAMAL) XII/Pontianak, Dimana salah satu unsur organisasi satuan Lantamal adalah Yonmarhanlan dan sebagai bagian dari upaya pembangunan dan pembinaan kekuatan serta kemampuan Korps Marinir.

Peresmian Yonmarhanlan XII tersebut di laksanakan di pusat kota Pontianak tepatnya di alun-alun Kapuas Jalan Rahadi Usman No. 1 Pontianak. Upacara ditandai dengan dentuman Meriam Howitzer Korps Marinir dilanjutkan penandatanganan naskah peresmian.

Pembentukan kekuatan baru ini sebagai respon atas perkembangan lingkungan strategis yang dinamis dan multi dimensional, khususnya dalam mengamankan wilayah perbatasan. Pembangunan ini juga merupakan program TNI AL untuk membentuk Satuan Marinir baru di Mempawah Kalimantan Barat.

Dalam amanatnya Dankormar menyampaikan bahwa secara geografis letak Kota Pontianak sangat strategis bagi alur laut kepulauan Indonesia 1, sehingga sangat rawan akan terjadinya tindakan pelanggaran dilaut dan ancaman kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan diresmikanya Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan XII Pontianak diharapkan akan memberikan efek Deterrent dari segala bentuk gangguan dan ancaman terhadap keutuhan wilayah NKRI khususnya di wilayah Kalimantan Barat dan sekitarnya, ” ucap orang nomor satu di Korps Baret Ungu.

Fasilitas yang dibangun pada markas meliputi pembangunan gedung batalyon, gedung kompi markas, gudang senjata, rumah dinas, mess perwira, garasi angkutan, dermaga, dan lapangan tembak.

Pada peresmian Yonmarhanlan XII ini, juga dilaksanakan demontrasi kolene senjata dan terjun payung yang dilaksanakan oleh prajurit Yontaifib-2 Mar serta Kendaraan Tempur yang dimiliki Korps Marinir.

Hadir dalam peresmian tersebut Gubernur Kalimantan Barat, Danlantamal XII Pontianak, Kasdam XII/Tanjung Pura, Danlanud Pontianak, Danpasmar 2, Walikota Pontianak, Walikota Singkawang, Bupati Landak, Wakil Bupati Sambas, Wakli Bupati Wakil Bupati Sambas, Wakli Bupati Ketapang dan pemuka agama serta tokoh masyarakat setempat.

Pewarna : Anton/Disp. 

Categories
Megapolitan Militer TNI

Koarmabar Terima Kunjungan Kehormatan Angkatan Laut Rusia

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Asrena Pangarmabar Kolonel Laut (P) Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., mewakili Pangarmabar menerima kunjungan kehormatan dari Angkatan Laut Rusia, Deputy Commander of Flotilla of Pacific Fleet Rear Admiral Eduard Mikhailov di Ruang VVIP Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017).
 
Dalam kunjungan tersebut, Deputy Commander of Flotilla of Pacific Fleet Rear Admiral Eduard Mikhailov didampingi Komandan RNS Admiral Panteleev (DDGHM-548) Captain (Navy) Alexei Antsiferov dan Kapten RNS Boris Butoma (AOR) Captain Sergei Bondar didampingi Atase Pertahanan Rusia untuk Indonesia dan Atase Angkatan Laut Rusia.
 
Dalam kunjungan tersebut, Asrena Pangarmabar menyampaikan ucapan selamat datang serta terima kasih atas kunjungan kehormatan yang dilaksanakan oleh AL Rusia. Kunjungan kehormatan  Angkatan Laut Rusia di Koarmabar tersebut  dalam rangka mempererat hubungan bilateral di antara kedua negara dan kedua Angkatan Laut khususnya Koarmabar. Dalam kesempatan tersebut, Deputy Commander of Flotilla of Pacific Fleet beserta Komandan RNS Admiral Panteleev (DDGHM-548) dan Kapten RNS Boris Butoma (AOR) menerima penjelasan tentang tugas-tugas dan tanggung jawab Koarmabar melalui penayangan video profil Koarmabar.
 
Selanjutnya pihak AL Rusia menawarkan kemungkinan adanya kerjasama antar kedua Angkatan Laut melalui program pendidikan dan pelatihan.  Selain itu, berbagi pengalaman tentang penegakkan hukum di laut, dimana AL Rusia menyampaikan bahwa banyaknya kegiatan ilegal di wilayah lautnya pun menjadi fokus pengamanan yang dilaksanakan oleh AL Rusia. Juga dibahas mengenai rencana Passing Exercise (Passex) antara KRI dengan Kapal Perang Rusia saat akan meninggalkan perairan Teluk Jakarta. Kunjungan kehormatan tersebut diakhiri dengan acara tukar menukar cinderamata antara kedua pejabat.
 
Dalam Kegiatan Tersebut, Asrena Pangarmabar Kolonel Laut (P) Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., didampingi Asintel Pangarmabar Kolonel Laut (T) Widyanto Pudyo Purnomo, Aslog Pangarmabar Kolonel Laut (T) Budi Sulistyo dan Dansatkorarmabar Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta, S.T., M.A.P.‎

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional TNI

KSAD Buka Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017‎

Koranjurnal.co.id, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono membuka Apel Danrem Dandim Terpusat TNI AD Tahun 2017, bertempat Aula Soedirman Secapa AD, Hegarmanah Bandung, Senin (27/11/2017).



Apel Danrem Dandim tahun ini mengusung tema  “Melalui Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017, Kita Mantapkan Profesionalitas Aparat Komando Kewilayahan Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Kegiatan ini digelar tanggal 27-30 November 2017 yang diikuti oleh 403 peserta terdiri dari Komandan Korem (Danrem), Komandan Kodim (Dandim) dan para pejabat setingkat Perwira bantuan/Direktur/Sekretaris (pembina kecabangan dan pembina fungsi) yang terkait dengan fungsi pembinaan teritorial (Binter).

KSAD Jenderal TNI Mulyono. Foto : Ist/disp.



Dalam amanatnya, KSAD Jenderal TNI Mulyono sangat mengapresiasi atas kinerja terbaik yang telah ditunjukkan oleh para prajurit di komando kewilayahan karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap kembalinya citra TNI dimata masyarakat Indonesia.

Hal ini dibuktikan oleh tingkat kepercayaan tertinggi yang diberikan oleh masyarakat Indonesia kepada TNI sesuai hasil survey oleh lembaga Survey yang kredible. 

KSAD Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa Komando Kewilayahan yang bertugas menyiapkan dan membina ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk pertahanan negara memiliki peran yang semakin dominan. Satuan Komando Kewilayahan harus memiliki kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman yang terjadi serta melakukan cegah dini melalui penguasaan dan implementasi lima kemampuan teritorial dengan menggunakan metode Binter secara benar.

“Saya tekankan kepada para Danrem dan Dandim beserta seluruh aparat komando kewilayahan agar senantiasa menjaga kepercayaan rakyat Indonesia dengan terus berbuat yang terbaik secara terhormat serta menghindari berbagai bentuk perilaku negatif baik di intern satuan maupun di tengah masyarakat,” tegas KSAD.

Terkait penyelenggaraan pesta demokrasi (Pilkada) serentak yang akan dilakukan sebentar lagi, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa TNI AD sangat berkepentingan untuk membantu mengawal dan menjaga jalannya Pilkada serentak. TNI  berkewajiban memberi jaminan ketertiban, keamanan dan keselamatan masyarakat dalam memperoleh dan menyalurkan hak-hak politiknya tanpa mengabaikan dan mengorbankan prinsip netralitas TNI.

“Dalam kerangka netralitas TNI, para Danrem dan Dandim agar benar-benar memahami cara berpikir, bersikap dan bertindak serta memposisikan diri dan institusi secara tepat dan berada diantara semua kepentingan,” pintanya.

Kepada peserta Apel tersebut, KSAD juga menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia berada dalam situasi dimana karakter kebangsaan  yang bercirikan Pancasila sedang mengalami tantangan yang besar. Seperti hasil penelitian lembaga survey tentang potensi radikalisme, orientasi sosial, ekonomi dan politik.

Hasil survey ini secara umum cukup menggembirakan karena 90,5 persen generasi milenial atau generasi X yang selama ini dianggap pemahaman ideologinya mengkhawatirkan, ternyata masih memiliki keyakinan yang kuat terhadap Pancasila. Namun demikian, data 29,6 persen  pegawai negeri, BUMN dan swasta yang lebih memilih ideologi negara berdasar agama tentu saja tidak bisa dipandang remeh.

Oleh karenanya menurut KSAD bahwa forum ini perlu membahas pengenalan dan penguatan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang kekinian, termasuk pengembangan Binter milenial, sehingga pembinaan teritorial bisa diterima dengan baik oleh generasi muda atau yang sering kita sebut sebagai generasi milenial.
‎
“Aparat Komando Kewilayahan harus mampu menjadi pemicu atau trigger untuk mengingatkan dan meyakinkan kepada seluruh komponen bangsa tentang pentingnya menjaga imunitas bangsa agar kita mampu menjaga tetap tegak kokohnya NKRI,” tegas KSAD.



Usai acara pembukaan, KSAD juga berkesempatan untuk menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba Binter tingkat Kodim XX TA 2016-2017 dan lomba karya tulis teritorial tingkat Perwira menengah dan Perwira pertama.

Kepada awak media, KSAD menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Apel ini yaitu untuk mengevaluasi  yang telah dilakukan oleh para Danrem Dandim serta untuk menyamakan visi dan persepsinya. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana untuk menyampaikan beberapa kebijakan-kebijakan Angkatan Darat terkait tugas-tugas yang akan datang. Harapannya, para Danrem Dandim tahu dan mampu mengimplementasikan visi dan misi yang sama. 

KSAD juga menenkankan bahwa kegiatan Apel Danrem Dandim ini sebagai momentum untuk menyampaikan program-program kedepan khususnya terkait tugas pokok TNI AD dan hal-hal yang menjadi hambatan kedepan. ‎

Pewarta : Anton/Disp.