Categories
Militer

Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus Cijantung

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi bersilaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jum’at (24/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Kopassus dalam menjaga keamanan Jakarta serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Kasdam Jaya Mayjend TNI Putra Widyawiyana, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kopassus, serta sejumlah perwira dari masing-masing satuan.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, kedaulatan negara, dan keutuhan NKRI. Karena itu, kebersamaan kedua institusi harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, regional, dan nasional. Kondisi tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia juga menegaskan semangat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, yakni Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta, Jaga Indonesia Tetap Utuh. Semangat itu menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional.

“TNI dan Polri merupakan pilar dalam menjaga NKRI. Kita harus terus kompak, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk menjaga keamanan masyarakat, pemerintahan, serta keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menambahkan, kerja sama antarsatuan sangat diperlukan dalam menghadapi tingginya dinamika keamanan di Jakarta. Setiap perkembangan di ibu kota harus ditangani secara cermat dan terukur karena dapat berdampak terhadap wilayah lain. Menurutnya, koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Kopassus perlu terus dilanjutkan termasuk dalam memberikan pelayanan terhadap kegiatan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Pada kesempatan ini Pangkopassus Letjend TNI Djon Afriandi menegaskan, Kopassus siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan oleh Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya sesuai prosedur, kewenangan, dan perintah pimpinan. Ia juga meminta personel tidak mudah terpengaruh informasi sepihak yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara TNI dan Polri.

“Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya merupakan duet yang serasi. Keduanya memiliki komunikasi dan koordinasi yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika di Jakarta, Dalam waktu dekat, kami juga akan mengagendakan kunjungan balasan ke Polda Metro Jaya sebagai wujud komitmen untuk terus mempererat kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” ungkapnya.(**)

Categories
Olahraga

Polda Metro Jaya Gelar Kapolri Cup 2026 E-Sports 

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Kapolri Cup 2026 E-Sports dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, di Gedung BPMJ, Rabu (8/7/2026). Event kegiatan ini sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang esports secara positif, sportif, dan berprestasi.

Direktur Keamanan Obyek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya Brigjen Pol Joko Sulistio hadir mewakili Wakapolda Metro Jaya untuk membuka kegiatan tersebut. Acara ini turut dihadiri Ketua IESPA Ibnu Risha Pradito, CEO dan Founder TRIP Kripto Gabriel Rey, perwakilan ESI DKI Jakarta, panitia, peserta, serta para pemain Kapolri Cup 2026.

Brigjen Joko mengatakan, Polda Metro Jaya mendukung kegiatan esports karena memiliki ruang besar bagi anak muda untuk berkembang di era digital. Menurutnya, kepolisian ingin hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga ikut mendorong terciptanya ekosistem digital yang sehat dan produktif.

“Polda Metro Jaya tidak ingin hanya hadir sebagai penonton. Kami ingin turut mendukung agar ruang digital, termasuk dunia esports, dapat terus menjadi media yang positif bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri,” ujar Brigjen Joko.

Brigjen Joko menilai esports bukan sekadar permainan. Di dalamnya terdapat nilai kerja sama, kekompakan, gotong royong, kemampuan membaca situasi, hingga pengambilan keputusan secara cepat dan tepat. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, serta semangat berprestasi di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Ketua IESPA Ibnu Risha Pradito mengapresiasi dukungan Polri terhadap perkembangan esports di Indonesia. Ia menyebut Kapolri Cup 2026 menjadi wadah penting bagi para gamers untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, mulai dari tingkat polres, kabupaten/kota, hingga nasional.

“Dulu mungkin tidak pernah terpikirkan anak-anak gamers bisa bertanding di kantor polisi. Namun sekarang, melalui Kapolri Cup, mereka bisa bertanding di lingkungan kepolisian. Ini luar biasa,” ujar Ibnu.

Ibnu menambahkan, esports saat ini telah berkembang menjadi ruang prestasi sekaligus industri yang membuka banyak peluang profesi. Tidak hanya sebagai pro player, tetapi juga caster, pelatih, event organizer, media, hingga konten kreator.

Ia berharap melalui kegiatan ini lahir talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Indonesia ke tingkat internasional. “Selamat bertanding. Jaga sportivitas, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jadikan esports sebagai ruang positif untuk berprestasi,” pungkasnya.(**)

Categories
Olahraga

Brimob Metro Jaya Raih Juara Nasional di Kejuaraan Perbakin 2026

Koran Jurnal, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya pada ajang Kejuaraan Nasional Berburu Online dan Menembak Multi Event Pengprov Perbakin 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Jusman Puger, Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Bripda Muhammad Wildan Diliyanto berhasil meraih Juara 1 Overall Divisi PCC Optic Non IPSC, sementara Bripda Heriza Ramdhani menempati Juara 3 Overall pada kategori yang sama dari total 21 peserta.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat personel dalam meningkatkan kemampuan profesional di bidang menembak. Menurutnya, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kompetensi sekaligus menjaga nama baik institusi melalui pencapaian yang positif.

Keberhasilan personel Batalyon C Pelopor tersebut menunjukkan bahwa kemampuan yang dimiliki anggota Brimob tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas operasional di lapangan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Prestasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan berdaya saing.

Kejuaraan yang berlangsung pada Jumat (26/6) itu diikuti para atlet menembak dari berbagai daerah dengan mempertandingkan sejumlah kategori, baik IPSC maupun Non IPSC. Pada kategori Tembak Reaksi Non IPSC Divisi PCC Optic, dua personel Batalyon C Pelopor berhasil naik podium dan mengharumkan nama Brimob Polda Metro Jaya.

Brimob Polda Metro Jaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas personel melalui pembinaan kemampuan dan prestasi di berbagai bidang. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(***)

Categories
Megapolitan

Ditpolairud Polda Metro Salurkan Bantuan Kursi Roda di Pesisir Muara Angke

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga pesisir di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Wahsiah, RT 001/022 Kelurahan Pluit ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa, didampingi para pejabat utama Ditpolairud serta Bhabinkamtibmas pesisir jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan kursi roda dan tali asih diberikan kepada Ibu Wahsiah (59), yang diketahui menderita stroke menahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas serta meringankan beban yang bersangkutan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

“Bakti kesehatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat merasakan pelayanan dan kepedulian, terutama bagi yang membutuhkan bantuan alat kesehatan,” ujar Kombes Pol. Mustofa.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat wilayah setempat yang memberikan apresiasi atas kepedulian jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam membantu warga pesisir.(***)

Categories
Megapolitan

Operasi Ketupat Jaya 2026, Polda Metro Siagakan 6.802 Personel Gabungan

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026 di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta para Kapolres jajaran. Serta turut dihadiri jajaran Kodam Jaya, dan lembaga terkait.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan rapat koordinasi lintas sektoral tersebut merupakan bagian dari kesiapan pengamanan mudik agar berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Pada hari ini Polda Metro Jaya melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 6.802 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah serta berbagai unsur potensi masyarakat akan diterjunkan. Personel akan disiagakan di 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. “Tidak kurang dari 6.802 personel gabungan Polri, TNI dan instansi terkait akan tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan mudik Lebaran hingga arus balik nanti,” kata Kombes Komarudin.

Ia menjelaskan, berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 hingga 18 Maret 2026. DKI Jakarta menjadi salah satu daerah asal pemudik terbesar yang akan menuju berbagai wilayah seperti Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan fit, kendaraan dalam kondisi baik, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak bersamaan dengan puncak arus mudik,” tambahnya.

Selain pengamanan arus mudik dan balik, kepolisian juga mengantisipasi berbagai aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran, termasuk pengamanan malam takbir, pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga kegiatan masyarakat di sejumlah tempat wisata.

Operasi Ketupat Jaya 2026 akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.

Polda Metro Jaya juga mengoptimalkan layanan Call Center 110 serta menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan maupun kondisi darurat selama periode mudik Lebaran.(**)

Categories
Polhukam

Polda Metro Minta Maaf soal Penjual Es Jadul yang Diduga Dianiaya Oknum Aparat 

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait peristiwa pengamanan penjual es kue jadul yang sempat terjadi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Permintaan maaf itu disampaikan pada Rabu (28/1/2026), menyusul adanya persepsi kurang tepat yang berkembang di tengah publik.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, tindakan yang dilakukan personel di lapangan bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus memastikan keamanan masyarakat. Namun demikian, pihaknya memahami langkah tersebut dapat menimbulkan penilaian berbeda di masyarakat.

“Kami dari Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam upaya tindakan yang dilakukan oleh personel kami menimbulkan persepsi yang kurang baik ataupun kurang tepat. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi,” katanya.

Selanjutnya Budi menegaskan Polri tidak pernah berniat mematikan ataupun menghambat usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia memastikan kepolisian justru berkomitmen mendukung aktivitas ekonomi warga agar tetap berjalan aman dan sehat.

“Kepolisian tidak pernah mematikan atau menghambat usaha UMKM masyarakat. Namun apa pun itu, kami memahami secara psikologis adanya kekecewaan publik,” ujarnya.

Terkait tindak lanjut Budi menyampaikan bahwa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya telah melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut. Pendalaman dilakukan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran etika, kewenangan, maupun prosedur oleh personel.

“Kami terbuka terhadap evaluasi dan akan menindaklanjuti secara profesional,” tutupnya.

Sebelumnya, beredar viral rekaman video di media sosial dan diberitakan luas peristiwa terkait seorang kakek pedagang es jadul yang dituduh menggunakan bahan spons (busa). Peristiwa yang beredar itu terjadi di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tampak dalam video itu memperlihatkan dua oknum aparat keamanan berseragam TNI dan Polri diduga menginterogasi kakek penjual es tersebut.

Kakek penjual es itu tampak diam saat oknum aparat melihat dan memeriksa dagangannya.

Kedua oknum aparat lantas berusaha membuktikan es berbahan spons itu dengan membakar dan memeras es kue.

“Ini kita dapat penjual es kue jadul yang dulu pernah kita makan. Harap hati-hati bagi orang tua, karena ini sudah direkayasa dengan bahan bukan kue lagi atau pudding tapi bahan spons ya pak Babinsa. Nah ini bisa dilihat ini bahannya spons,” ucap salah satu oknum aparat.

Lalu, salah seorang aparat meminta kakek penjual untuk memakan es jadul dagangannya.

“Makan ini, makan, habisin, yang modar biar kamu jangan anak-anak ya,” cetus aparat itu sambil menyodorkan es kue ke kakek pedagang.(***)

Categories
Megapolitan

Polda Metro Bongkar Penyelundupan Pakaian Bekas Impor, Amankan 439 Bal Senilai Rp 4 Miliar 

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penyelundupan pakaian bekas impor asal Korea Selatan, China, dan Jepang. Sebanyak 439 ballpres dengan nilai lebih dari Rp 4,28 miliar disita dalam dua pengungkapan pada 11 dan 16 November 2025.

Barang-barang ilegal tersebut diamankan dari beberapa lokasi, antara lain Duren Sawit, Rest Area KM 19 Tol Jakarta–Cikampek, serta kawasan pergudangan di Padalarang, Bandung Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk ketegasan Polda Metro Jaya dalam memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan masyarakat.

“Pakaian bekas impor ini tidak melalui proses higienis yang benar sehingga berpotensi membawa bakteri, jamur, hingga virus. Selain aspek kesehatan, aktivitas ilegal ini juga merugikan industri tekstil dalam negeri serta para pelaku UMKM,” ujar Bhudi, pada konferensi pers, Jum’at (21/11/2025).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu, menjelaskan bahwa tindakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto serta instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas seluruh bentuk penyelundupan yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

“Polda Metro Jaya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku penyelundupan. Setiap aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat akan kami tindak secara tegas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Edy menyampaikan, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyelidikan intensif dengan melacak jalur distribusi serta mengejar kendaraan pengangkut. Polisi menemukan pola distribusi menggunakan banyak kendaraan dan melakukan bongkar muat pada malam hari untuk menghindari petugas.

Dalam dua pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah pengemudi, koordinator lapangan, serta beberapa kendaraan yang digunakan untuk distribusi.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal-pasal terkait perdagangan ilegal dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli atau memperdagangkan pakaian bekas impor, serta diminta segera melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.

“Kami membutuhkan dukungan masyarakat agar Jakarta tetap aman dan bersih dari barang-barang ilegal,” tutupnya.(*)

Categories
Megapolitan

Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Metro Dapat Pujian, Warga: Proses Cepat dan Ramah

Koran Jurnal, Jakarta – Pelayanan publik di Gedung BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Warga yang datang untuk mengurus dokumen kendaraan memuji pelayanan cepat, ramah, dan informatif dari petugas kepolisian.

Salah satu warga, Fasya, yang mengurus proses balik nama kendaraan, mengaku puas dengan pelayanan petugas.

“Hari ini pelayanannya sangat baik ya, saya selalu dibantu. Petugasnya cepat tanggap dan ramah,” ujar Fasya, yang tengah mengurus dokumen kendaraannya.

Ia juga menyarankan agar sistem pembayaran bisa menggunakan QRIS agar lebih praktis dan efisien.

Warga lainnya, Rifki Alfanobi, juga menyampaikan pengalaman positif saat mengurus balik nama.

“Awalnya saya agak bingung, tapi setelah tanya, petugasnya menjelaskan dengan jelas. Sekarang semuanya lancar,” katanya, Kamis (6/11/2025).

Rifki menilai pelayanan BPKB sudah berjalan baik dan memuaskan.

Menanggapi hal tersebut, Pamin Si BPKB IPDA Titie Darmayanti Br. Debataraja menyampaikan bahwa sistem pelayanan di Gedung BPKB kini semakin modern dan transparan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan cepat, tepat, dan humanis. Seluruh proses sudah berbasis digital,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengurusan BPKB kini lebih terintegrasi, mulai dari verifikasi dokumen, antrean elektronik, penginputan data melalui e-form, hingga pembayaran sesuai tarif PNBP. Pemohon juga bisa memantau data kendaraan langsung di layar monitor sebelum pengambilan BPKB.

Dengan sistem modern dan petugas yang responsif, Ditlantas Polda Metro Jaya terus berupaya memberikan pelayanan publik yang profesional serta mendengarkan masukan masyarakat demi peningkatan kualitas layanan.(*)

Categories
Kriminalitas

Polda Metro Tangkap 3 Penipu Online Scam Jaringan Internasional, Korban Ditipu hingga Rp 3 Miliar 

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap 3 pelaku penipuan online scam jaringan internasional modus investasi saham dan kripto palsu melalui media sosial Instagram.

“Jajaran direktorat siber Polda Metro Jaya berhasil mengungkap penipuan online scam jaringan internasional. Ada tiga orang tersangka ditangkap, dua pria berinisial RJ dan LBK, sedangkan satu wanita berinisial NRA,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum’at (31/10/2025).

Brigjen Ade Ary menjelaskan, aksi para pelaku ini dengan menyebarkan tawaran kepada masyarakat berupa tautan melalui akun media sosial Instagram dan juga infografis, kemudian disebarkan melalui pesan blasting lewat aplikasi WhatsApp dan Telegram.

“Para pelaku bertindak seolah-olah sebagai sekuritas dan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Mereka menawarkan korban untuk trading saham, jual beli saham dengan menawarkan trik-trik dan metode cara-cara supaya menang, menguntungkan dan lain sebagainya,” beber Ade.

Wakil Direktur (Wadir) Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus membeberkan, kasus ini berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/6306/IX/2025/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 9 September 2025 dengan pelapor berinisial TMAP.

“Korban (TMAP) melihat konten di media sosial (Instagram), yang mengarahkan korban ke chat WhatsApp dan WhatsApp group yang berkedok trading saham dan kripto,” ujarnya.

Korban, lanjut dia, kemudian diminta untuk bergabung dalam suatu aplikasi kripto dengan nama MLPRU yang menurut pelaku telah memiliki sertifikasi SEC dari US dengan dibimbing oleh pelaku lain yang mengaku bernama Prof. Hengky dan asistennya Natalia Putri.

Karena tertarik, korban mentransfer dana secara bertahap sejumlah Rp 3,05 miliar ke enam rekening berbeda.

“Di WhatsApp (WA) group itulah korban mendapatkan pelatihan, pembelajaran tentang bagaimana membaca naik turunnya sebuah saham maupun aset keuangan digital,” imbuhnya.

Melalui edukasi tersebut, pelaku berhasil memberikan keyakinan kepada korban untuk melakukan investasi.

“Sehingga korban percaya dan melakukan investasi dengan total sebanyak 3 miliar lima puluh ribu rupiah,” ungkap Fian.

Sementara itu, Kanit IV Subdit III Ditressiber AKP Achmad Fajrul Choir menjelaskan, para tersangka ditangkap di dua lokasi, yakni Singkawang dan Pontianak (Kalimantan Barat). Para tersangka diketahui menjadi penghubung antara jaringan lokal dengan sindikat utama di Malaysia.

“Para pelaku mencari figur untuk membuat rekening PT maupun perorangan yang digunakan untuk menampung dana dari hasil penipuan online itu. Kemudian dia juga yang berhubungan langsung dengan para sindikat yang ada di luar negeri, di Malaysia,” cetusnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 45 ayat 1 Jo. Pasal 28 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Dan, Pasal 81 dan atau 82 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana. Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar,” tambahnya.(**)

Categories
Megapolitan

Satgas Pengendalian Harga Beras Polda Metro Turun ke Pasar Warung Buncit, Brigjen Ade Safri: Pastikan Harga Sesuai HET

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Satgas Pengendalian Harga Beras melakukan pengecekan harga beras di Pasar Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi daerah Satgas Pengendalian Harga Beras yang digelar sehari sebelumnya.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, selaku Koordinator Satgas Pengendalian Harga Beras Wilayah Hukum Polda Metro Jaya, mengatakan bahwa satgas ini dibentuk untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yang meliputi DKI Jakarta serta sebagian wilayah di Jawa Barat dan Banten.

“Satgas ini dibentuk sebagai tindak lanjut dari hasil rakor daerah pada 21 Oktober 2025. Cakupannya meliputi wilayah DKI Jakarta, Depok, Bekasi Kota, Bekasi Kabupaten, Tangerang Selatan, dan Tangerang Kota,” ujar Ade Safri.

Menurut Ade Safri, pembentukan Satgas Pengendalian Harga Beras melibatkan berbagai lembaga dan instansi terkait lainnya , di antaranya Satgas Pangan Polri, Bapanas, Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, dan Dinas Perizinan, serta pengelola pasar tradisional maupun ritel modern.

“Hari ini kami menurunkan empat tim gabungan untuk melakukan pengecekan ke pasar tradisional dan ritel modern. Pengecekan dilakukan terhadap tiga jenis beras, yakni medium, premium, dan SPHP, untuk memastikan harga jual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta label mutu pada kemasan,” jelasnya.

Berdasarkan data panel harga pangan dari Bapanas per 17 Oktober 2025, HET beras premium di zona 1 ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram. Namun, Satgas masih menemukan sejumlah wilayah yang menjual di atas HET.

“Untuk wilayah Jakarta, kategori merah (lebih dari 5% di atas HET) ada di Jakarta Barat. Sedangkan kategori kuning (kurang dari 5%) meliputi Jakarta Pusat, Selatan, Timur, dan Kepulauan Seribu,” kata Ade Safri.

Ia menambahkan, di wilayah Banten, pelanggaran ditemukan di Tangerang Kota yang juga masuk kategori merah, sementara di wilayah Jawa Barat, yakni Kota dan Kabupaten Bekasi serta Depok, pelanggarannya tergolong kategori kuning.

Ade Safri menegaskan, bagi pelaku usaha yang kedapatan menjual beras di atas HET akan diberikan surat teguran oleh PPNS Dinas Perdagangan. Pedagang diberi waktu tujuh hari untuk menyesuaikan harga dengan ketentuan pemerintah.

“Satgas akan kembali turun ke lapangan setelah tujuh hari untuk memastikan apakah sudah ada perbaikan. Jika masih ditemukan pelanggaran, maka akan direkomendasikan pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Brigjen Pol Ade Safri menjelaskan bahwa pengawasan ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat. Menurutnya, kebijakan HET bertujuan melindungi konsumen, menekan laju inflasi, serta menjaga daya beli masyarakat.

“Beras ini bahan pokok penting yang sangat berpengaruh pada inflasi dan daya beli masyarakat. Dengan harga dan pasokan yang stabil, program ketahanan pangan nasional bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Subkelompok Pengawasan Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Yulian Anita, menambahkan bahwa dari hasil pengawasan di Pasar Warung Buncit, masih ditemukan pedagang yang menjual beras medium dan premium di atas HET.

“Tindak lanjutnya, kami akan memberikan surat teguran kepada pelaku usaha agar segera menyesuaikan harga sesuai ketentuan. Dalam waktu tujuh hari, kami akan melakukan follow up kembali untuk memastikan apakah sudah ada perbaikan di lapangan,” ujar Yulian.

Ia menegaskan, langkah pengawasan ini akan terus dilakukan untuk memastikan harga beras di seluruh pasar wilayah DKI Jakarta tetap terkendali dan sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.(**)