Categories
Militer TNI

2 KRI Koarmabar Berhasil Melaksanakan Ujicoba Penembakan Rudal C-705

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Kujang-642 Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkat Koarmabar)  berhasil meluncurkan Rudal C-705 serta mengenai target dengan sasaran Ex KRI Karimata-960. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Uji Coba Penembakan Rudal C-705 oleh 2 KRI Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmabar, KRI Kujang-642 dan KRI Clurit-641 serta dilanjutkan dengan Penembakan Torpedo SUT Kepala Perang oleh KRI Nanggala-402 di Laut Bali, Jum’at (17/11/2017).

Ketiga KRI tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Uji Coba Penembakan Rudal C-705 dan Torpedo SUT dimana sebagai Dansatgas Penembakan adalah Kolonel Laut (P)  I G.P. Alit Jaya, S.H., M. Si., yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmabar.

Kegiatan uji coba tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S. E., M. A. P.,  dengan didampingi oleh Asops Kasal, Aslog Kasal, Pangarmabar, Pangarmatim serta Pangkolinlamil diatas geladak KRI Teluk Bintuni-520.

Selanjutnya Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas atas keberhasilannya dalam melaksanakan Ujicoba tersebut.  “Selamat atas keberhasilan penembakan Rudal C705 dan Torpedo SUT, agar tampilan dan kemampuan yang ditunjukkan hari ini menjadi momentum untuk peningkatan performa kemampuan tempur prajurit TNI Angkatan Laut. Selamat untuk seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas,” ujar KSAL dalam pengarahannya selesai keberhasilan Satgas melaksanakan uji coba tersebut.

Sebelum penembakan, Satgas telah melaksanakan persiapan secara matang dari mulai persiapan teknis peralatan serta persiapan kemampuan prajurit dengan melaksanakan latihan-latihan taktis berupa Prosedur penembakan Rudal dan Torpedo, prosedur pengoperasian Fire Control Sistem yang terdapat di KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 serta melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka memantapkan rencana taktis yang telah disusun pada saat tahap persiapan.

Rudal C-705  merupakan senjata strategis yang saat ini dimiliki oleh TNI Angkatan Laut, dimana Rudal C-705 tersebut telah terpasang di dua KRI type KCR-40 Satkat Koarmabar yaitu KRI CLT-641 dan KRI KJG-642. Kedua kapal ini memiliki kemampuan Peperangan Anti Kapal Permukaan dan Peperangan Anti udara terbatas. Sehingga pemasangan rudal beserta platformnya di kedua kapal tersebut sangatlah tepat, karena Rudal C-705 memiliki kemampuan menghancurkan sasaran kapal permukaan.

Dalam ujicoba penembakan tersebut, turut hadir menyaksikan Pejabat TNI Angkatan Laut  lainnya diantaranya, Kadislaikmatal, Kadisadal, Kadissenlekal, Irops Itjenal, Danguspurlatim serta Danpuspenerbal.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Tongkat Komando Lanud RHF Resmi Dipegang Kol Pnb Dadan Gunawan

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tongkat Komando Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) diserahkan dari Kolonel Pnb Wahyu Anggono kepada Kolonel Pnb Dadan Gunawan. Upacara serah terima Jabatan Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang berlangsung di Gedung Olahraga Antarikshe Makoopsau I dengan Irup Panglima Koopsau I Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E, pada Jum’at (17/11/2017).

Kolonel Penerbang Moch Dadan Gunawan, S.T. berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara nomor Kep/19-PKS/X/2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI AU memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan sebagai   Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, menggantikan pejabat lama Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono, S.E., M.M. Selanjutnya Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono menjabat sebagai Kadepops Seskoau.

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Pangkoopsau I, mengatakan bahwa kedudukan Lanud Raja Haji Fisabilillah memiliki nilai yang sangat strategis bagi pertahanan negara. Posisi Lanud Raja Haji Fisabilillah berada di wilayah jalur penerbangan dan pelayaran internasional dan berbatasan langsung dengan wilayah negara tetangga.

Untuk itu, Pangkoopsau I menjelaskan, terkait dengan serah terima jabatan ini, saya mengharapkan Lanud Raja Haji Fisabilillah semakin dapat menunjukkan eksistensinya sebagai lanud terdepan Koopsau I dalam melaksanakan dan mendukung operasi udara, sekaligus menyelenggarakan pemberdayaan wilayah pertahanan di wilayahnya. Dengan peningkatan tipe lanud menjadi tipe ‘B’, saya harapkan agar segera meningkatkan kualitas personel dan sumber daya yang ada, sehingga selalu siap dan mampu melaksanakan tugas yang diembankan kepada Lanud Raja Haji Fisabilillah. Terkait dengan penyelenggaraan tugas dan fungsi yang diemban Koopsau I, saya tegaskan kembali masalah faktor keselamatan terbang dan kerja, karena mewujudkan zero accident bukan pekerjaan yang mudah, tetapi sesungguhnya dapat kita raih melalui serangkaian kerja yang cermat dan mengikuti prosedur. Tidak ada toleransi sekecil apapun terhadap pelanggaran lambangja. Masing-masing personel harus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap segala potensi kecelakaan terbang dan kerja. Mari kita mantapkan budaya safety di seluruh satuan jajaran Koopsau I.

Pada kesempatan ini, saya juga mengharapkan agar seluruh personel Koopsau I, untuk tidak boleh berhenti dan teruslah berpikir dan berbuat. Prajurit Koopsau I harus memiliki kemauan, tekad dan komitmen yang kuat untuk bekerja secara profesional, memiliki integritas dan kepedulian yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas yang di emban.

Acara yang berjalan secara sederhana tersebut diawali dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan pakta integritas dan serah terima jabatan, dan dihadiri oleh, Danwing I Halim P, Danlanud Atang Sendjaja, Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I beserta pengurus dan diikuti oleh seluruh Pejabat Makoopsau I, perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil makoopsau I.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Daerah Keamanan Militer Polisi TNI

Tim Parako Kopassus dan Ton Taipur Kostrad Berhasil “Acak-Acak” Kelompok OPM Penyandera Warga di Kimbely Papua

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Parako Kopassus (Komando Pasukan Khusus) dan Ton Taipur Kostrad (Batalyon Pengintai Tempur Komando Strategis Angkatan Darat) berhasil menyerbu dan mengacak-acak kelompok gerakan separatis Papua bernama OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang telah menyandera ratusan warga masyarakat di desa Kimbely Papua. 

“Hanya 78 menit, 1 (satu) tim Parako Kopassus berjumlah 13 prajurit dan Ton Taipur Kostrad mengacak-acak kelompok OPM yang menyandera warga di Kimbely Papua dan membebaskan warga yang disandera,” kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam awal keterangan persnya di Papua, Jum’at (17/11/2017).

Dalam siaran pers tersebut, Kapendam menjelaskan bahwa 1 Tim Pasukan Parako Kopassus telah melaksanakan Operasi Raid dan Perebutan Cepat area Kimbely Papua dan mengejar Kelompok Bersenjata yang mengisolasi warga masyarakat di Papua. Di back up (dukungan strategi militer) oleh Yonif-715/Raider dan Tontaipur, secara serentak 2 tim dari Taipur Kostrad tersebut bertugas menguasai Bunti.

“Seluruh Personel TNI sudah masuk ke posisi masing-masing, menunggu perintah melaksanakan serbuan,” kata Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam mengatakan, pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00 WIT, pasukan mulai bergerak ke arah posisi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sedang berkumpul.

“07.45 WIT suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah Utikini. Mengetahui pasukan yang tiba-tiba muncul diluar area pemukiman, kelompok OPM (KKB) berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus,” jelas Kapendam.

“Jam 08.18 WIT seluruh area Kimbely berhasil dikuasai. Pangdam XVII/Cendrawasih perintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan separatis TPN/OPN. Dalam waktu 78 menit seluruh area berhasil dikuasai dan para separatis melarikan diri ke hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari jarak jauh,” lanjut Kapendam menjelaskan.

Kapendam menyatakan, belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban,  karena cuaca berkabut sangat tebal. 

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan Tim Evakuasi. Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi.

“Sekitar pukul 14.00 WIT proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan luar Papua. Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik,” jelasnya menyampaikan kondisi dan situasi tersebut.

“Pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi, mengamankan korban dan kampung,” tukasnya.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Daerah Militer TNI

TNI AL Berhasil Laksanakan Uji Coba Senjata Strategis Rudal C-705 dan Torpedo SUT di Laut Bali

Koranjurnal.co.id, Jakarta – TNI Angkatan Laut berhasil melaksanakan uji coba penembakan senjata-senjata strategis yaitu penembakan Rudal C-705 dan Torpedo SUT di Perairan Laut Bali, Jum’at (17/11/2017).

Penembakan Rudal C-705 berhasil diluncurkan dari KRI Kujang-642  Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkat Koarmabar) dengan berhasil  mengenai tepat pada sasaran Ex KRI Karimata-960. Dilanjutkan dengan penembakan Torpedo SUT dari Kapal Selam KRI Nanggala-402 dari Satuan Kapal Selam (Satsel)  Koarmatim, dimana tembakan kedua tersebut berhasil menenggelamkan sasaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Uji Coba Penembakan Rudal C-705 oleh KRI Kujang-642 dan KRI Clurit-641 serta Penembakan Torpedo SUT Kepala Perang oleh KRI Nanggala-402 di Laut Bali.

Ketiga KRI tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Uji Coba Penembakan Rudal C-705 dan Torpedo SUT dimana sebagai Dansatgas Penembakan adalah Kolonel Laut (P) I G.P. Alit Jaya, S.H., M. Si. yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmabar.  

Kegiatan uji coba tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S. E., M. A. P., dengan didampingi oleh Asops Kasal, Aslog Kasal, Pangarmabar, Pangarmatim serta Pangkolinlamil diatas geladak KRI Teluk Bintuni-520. 

Selanjutnya Kasal Laksmana Ade Supandi, S. E., M. A. P., menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas dan atas keberhasilannya dalam melaksanakan ujicoba tersebut.

“Selamat atas keberhasilan penembakan Rudal C705 dan Torpedo SUT, agar tampilan dan kemampuan yang ditunjukkan hari ini menjadi momentum untuk peningkatan performa kemampuan tempur prajurit TNI Angkatan Laut. Selamat untuk seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas,” ujar Kasal dalam pengarahannya selesai keberhasilan Satgas melaksanakan uji coba tersebut. 

Selain dalam rangka menguji kehandalan dan daya hancur kedua senjata tersebut juga menguji kemampuan integrasi peralatan sensor dan sistem kendali senjata yang baru CMS MSI-90U MK Kongsberg. Selain itu, tujuan dari uji coba ini adalah terpeliharanya kemampuan tempur prajurit TNI AL serta meningkatkan profesionalisme prajurit KRI dalam melaksanakan tugas sebagai pengawak alutsista TNI Angkatan Laut. 

Sebelum penembakan, Satgas telah melaksanakan persiapan secara matang dari mulai persiapan teknis peralatan serta persiapan kemampuan prajurit dengan melaksanakan latihan-latihan taktis berupa Prosedur penembakan Rudal dan Torpedo, prosedur pengoperasian Fire Control sistem yang terdapat di KRI Nanggala-402, KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 serta melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka memantapkan rencana taktis yang telah disusun pada saat tahap persiapan.

Rudal C-705 serta Torpedo SUT merupakan senjata strategis yang saat ini dimiliki oleh TNI Angkatan Laut, dimana Rudal C-705 memiliki kemampuan menghancurkan sasaran kapal permukaan dan sasaran di daratan. Sementara Torpedo SUT punya kemampuan untuk menghancurkan sasaran kapal permukaan maupun sasaran Kapal Selam. 

Hadir dalam ujicoba penembakan tersebut, para Pejabat TNI Angkatan Laut diantaranya Kadislaikmatal, Kadisadal,  Kadissenlekal,  Irops Itjenal,  Danguspurlatim serta Danpuspenerbal.

*Jalesveva Jayamahe*

Pewarta : Anton/disp

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Marinir Luncurkan Buku ‎Ensiklopedia Korps Baret Ungu TNI AL

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Masih dalam rangkaian memperingati HUT ke-72 Baret Ungu, Korps Marinir TNI AL secara resmi meluncurkan buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL di Lapangan Apel Brigif-2 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis malam (16/11/2017).

Dalam acara yang dihadiri Wakasal Laksamana Madya TNI Taufiqoerrochman, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) mengawali prosesi peluncuran dengan membuka kain selubung yang berisi mock-up buku Ensiklopedia berukuran 132 x 200 cm.

Dalam sambutannya Dankormar mengatakan, sebagai generasi penerus Korps, sudah merupakan kewajiban untuk selalu menjaga Korps Marinir terus berkembang dan selalu memberikan yang terbaik kepada negara dan bangsa serta masyarakat.  

“Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk tanggung jawab kami kepada korps dan generasi pendahulu, kami hadirkan sebuah buku yang kami kemas dalam bentuk Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL. Dengan diterbitkannya buku ini, kami berharap seluruh prajurit Korps Marinir TNI AL dapat meningkatkan derap langkah pengabdiannya kepada bangsa dan negara serta selalu berpegang teguh kepada sapta marga dan sumpah prajurit,” kata Dankormar.

Acara peluncuran dimeriahkan dengan acara talk show yang dipandu oleh host presenter SCTV, Paramita Andini, dengan menghadirkan empat narasumber yaitu Komandan Korps Marinir, Letjen TNI Mar (Purn) Safzen Noerdin, sejarahwan militer Dr. Ambarwulan, dan Direktur Penerbit Lentera Abadi Ir. Budi Sudarmono, M.M.

Penerbitan buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat di antaranya Letjen TNI (Purn) Safzen Nurdin yang mengungkapkan, buku ensiklopedia ini merupakan langkah tepat Korps Marinir dalam melestarikan nilai-nilai kejuangan kepada generasi penerusnya. Sedangkan wartawan senior Kompas, Iwan Ong menyatakan buku ini merupakan dokumentasi sejarah perjuangan dan pengabdian sebuah Korps yang patut dijadikan contoh bagi satuan lain.  

Ensiklopedia Korps Marinir TNI Angkatan Laut  merupakan buku yang menuturkan secara lengkap rekam jejak perjuangan, pengabdian Korps  Marinir terhadap bangsa, negara dan dunia. Buku yang menuturkan secara periodik kiprah “Baret Ungu” ini disusun dan diolah secara matang oleh Tim  gabungan dari Korps Marinir dan Penerbit Lentera Abadi. Buku ini terdiri atas 11 (sebelas) jilid dengan tidak kurang dari 2.500 halaman dilengkapi dengan lebih dari 2.500 foto dan gambar. Masing-masing jilid mengupas materi yang berbeda yaitu Jilid 1  Selayang Pandang, Jilid 2 Korps Marinir TNI AL Periode 1945-1950, Jilid 3, Korps Marinir TNI AL Periode 1951-1960, Jilid 4 Korps Marinir TNI AL Periode 1961-1970, Jilid 5 Korps Marinir TNI AL Periode 1971-1980, Jilid 6 Korps Marinir TNI AL Periode 1981-1990, Jilid 7 Korps Marinir TNI AL Periode 1991-2000, Jilid 8  Korps Marinir TNI AL Periode 2001-2005, Jilid 9 Korps Marinir TNI ALPeriode 2006-2014, Jilid 10  Korps Marinir TNI AL Periode 2014-2015, Jilid 11 Korps Marinir TNI AL Periode 2016-2017.‎

Pewarta : Anton/Pen

Categories
Daerah Militer TNI

KSAD Lantik 676 Perwira Muda Angkatan Darat Gelombang II 2017

Koranjurnal.co.id‎, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono melantik 676 perwira muda yang telah selesai menjalani pendidikan pembentukan perwira (Diktukpa) reguler  Angkatan Darat gelombang II dan pendidikan pembentukan perwira khusus (Diktukpasus) tahun 2017 di Lapangan Wiradhika Secapaad, Bandung, Rabu (15/11/2017).

Sebelum dilaksanakan Prasetya Perwira oleh KSAD pada hari ini, telah dilaksanakan penutupan pendidikan oleh Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa pada hari Minggu (12/11/2017).

676  perwira muda yang dilantaik terdiri dari 380 Secapa reguler yang terdiri  orang  363 perwira pria dan 17 orang Kowad serta 296 perwira muda Diktukpasus TNI AD tahun 2017 yang terdiri dari 294 perwira pria dan 2 orang Kowad. 

Pada Pelantikan Prasetya Perwira ini juga diambil sumpah perwira yang diwakili oleh perwira muda dari masing-masing agama. 

Kasad dalam amanatnya menyampaikan, perwira lulusan Diktukpa dan Diktukpasus TNI AD telah digembleng dalam sebuah pendidikan untuk merubah status dari bintara menjadi perwira. 

“Hari ini kalian telah menyelesaikan pendidikan dan mulai menapakkan langkah awal sebagai Perwira TNI AD yang siap menyongsong tugas menjadi pimpinan di satuan sesuai dengan kecabangan masing-masing. Hal ini tentunya membawa konsekuensi semakin besarnya tuntutan tugas dan tanggung jawab yang akan kalian pikul dibandingkan pada masa-masa sebelumnya,” ujar KSAD‎.

KSAD mengatakan, sebagai perwira muda  harus memiliki semangat juang yang tinggi, jiwa pantang menyerah, rela berkorban, mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi maupun golongan. 

“Sebagai perwira, kalian telah terikat dan harus senantiasa mempedomani etika dan norma “Budhi Bakti Wira Utama” yang pemahamannya telah kalian dapatkan selama pendidikan,” tegas Jenderal TNI Mulyono. 

KSAD mengharapkan kepada para perwira muda yang baru dilantik untuk mampu mengembangkan kepemimpinan lapangan, agar senantiasa dekat dengan anak buah, mampu mengidentifikasi dan merasakan permasalahan yang dihadapi oleh anggota, serta menjalin ikatan bathin yang kuat untuk bersama-sama melaksanakan tugas.

KSAD mengingatkan bahwa kekuatan pemimpin terletak pada prajuritnya. Hindari manajemen ketakutan, sehingga kehadiran pemimpin senantiasa diharapkan oleh anak buah untuk menyelesaikan masalah, bukan justru dihindari karena dianggap menambah masalah.

Pada Prasetya Perwira ini juga diberikan  penghargaan lulusan terbaik Trisakti Wiradhika yang merupakan tiga aspek kemampuan yang meliputi kepribadian, intelektual dan kesamaptaan. Penerima penghargaan Trisakti Wiradhika  Diktukpa reguler  gelombang II diberikan kepada Letda Inf. Edy Sucipto, SE dari kesatuan Kopassus dan Letda Cba (K) Dina dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan untuk Diktukpasus, penerima Trisakti Wiradhika diraih oleh Letda Inf. Mokhamad Mokhlis dari Kodam V/Brawijaya.

Usai pelantikan Praseyta Perwira Secapaad, ditampilkan demonstrasi  Genderang Seruling  Caka Wiradhika dan  tarian kolosal  serta pemberian tali asih kepada atlet atletik Angkatan Darat yang berhasil mempertahankan juara umum pada kejuaraan atletik Piala Panglima TNI tahun 2017.

KSAD Jenderal TNI Mulyono juga memberikan pembekalan kepada para perwira yang baru dilantik sebagai bekal untuk bertugas di satuan masing-masing setelah menjalani dasar kecabangan.‎

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Daerah Militer Nasional TNI

KSAL Pimpin Sertijab Delapan Jabatan Strategis TNI AL‎

Koranjurnal.co.id, Surabaya – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan jabatan strategis di TNI AL bertempat di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa (14/11/2017).

Pejabat yang diserahterimakan adalah Laksamana Muda TNI Darwanto, menggantikan Laksamana Muda TNI I.G. Putu Wijamahaadi sebagai Dankodiklatal, Laksamana Pertama TNI Didik Setiyono, menggantikan Laksamana Muda TNI Darwanto, sebagai Pangarmatim, Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, sebagai Danseskoal menggantikan Laksamana Muda TNI Aru Sukmono Indra Sucahyo, serta Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan sebagai Danpuspenerbal menggantikan Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir.

Dalam sambutannya KSAL mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut merupakan proses berkelanjutan dari pembinaan personel. Pergantian pejabat bertujuan untuk mendinamisasikan lingkungan kerja yang terus bergerak adaptif, guna menjawab tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi secara menyeluruh dan saling terkait, oleh karena itu pergantian personel pada jabatan strategis merupakan sebuah kebutuhan untuk menghasilkan kinerja organisasi yang lebih optimal”, ujar KSAL.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa tantangan tugas TNI Angkatan Laut dari waktu ke waktu semakin kompleks dan berubah secara dinamis, sehingga peningkatan kinerja dan kualitas organisasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan,” kata KSAL.

“Untuk itu, kita terus berupaya melakukan perubahan secara positif melalui kerja cerdas yang terarah, terukur dan bertanggung jawab dengan bekerja keras dan senantiasa adaptif terhadap situasi dan kebutuhan organisasi”,.

Mengakhiri amanatnya KSAL memerintahkan kepada seluruh prajurit dan aparatur sipil negara TNI Angkatan Laut, untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada pejabat baru, agar tugas yang diemban dapat terlaksana dengan lebih baik.

“Kepada para istri pejabat yang baru, saya juga menyampaikan selamat dan berharap agar selalu setia mendampingi, seraya berdoa dan memberikan dukungan demi suksesnya pelaksanaan tugas suami,” tegas KSAL.

Sementara itu di hari yang sama, bertempat di Gedung Candrasa Koarmatim, sebelumnya telah dilaksanakan serah terima jabatan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KSAL, dari Laksamana Muda TNI Tri Wahyudi Sukarno, kepada Laksamana Muda TNI Aru Sukmono Indra Sucahyo, Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kadisopslatal) dari Laksamana Pertama TNI Didik Setiyono, kepada Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid Kacong, Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, kepada Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, dan Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut (Kadislitbangal) dari Laksamana Pertama TNI Ir. Arief Maksum kepada Laksamana Pertama TNI Moelyanto.

Pada upacara sertijab di Armatim, dimeriahkan dengan tarian kolosal gabungan Kowal, ASN dan ibu-ibu Jalasenastri. Selain itu, juga ditampilkan fly pass Bonanza G36 dari Puspenerbal, dilanjutkan upacara defile dari Gabungan 1 Kompi Pamen, Gabungan 1 Kompi Pama, 1 Kompi Kowal, 1 Kompi Pasukan Khusus,  1 Batalyon Koarmatim, 1 Batalyon Marinir, 1 Batalyon Kodiklatal, 1 Batalyon Seskoal, 1 Batalyon Puspenerbal, dan 1 Kompi Pomal, serta 1 Kompi ASN Wilayah Timur. 

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi, para Asisten Kasal, para pejabat utama Mabesal, para Pangkotama TNI AL, para Kepala Dinas di lingkungan Mabesal, dan pejabat terkait lainnya, serta Pengurus Pusat Jalasenastri.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Daerah Militer Nasional TNI

KSAD Pimpin Sertijab Sepuluh Jabatan Pati TNI AD 

Koranjurnal.co.id, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono bertindak selaku Inspektur upacara pada acara serah terima jabatan (Sertijab) sepuluh jabatan Pati (Pejabat Tinggi) diantaranya delapan jabatan strategis dan dua jabatan fungsi organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat, yang dilaksanakan di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Selasa (14/11/2017).

Kesepuluh jabatan yang diserahterimakan tersebut meliputi Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Herindra kepada Mayjen TNI Donni Monardo, Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Tatang Sulaiman Kepada Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam V/Brw dari Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., kepada Mayjen TNI Arif Rahman, M.A.



Selain itu juga diserahterimakan jabatan Pangdam XVI/Ptm dari Mayjen TNI Doni Munardo kepada Mayjen TNI Suko Pranoto, Danpuspenerbad dari Mayjen TNI Suko Pranoto kepada Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H.,

Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Arif Rahman, M.A., kepada Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A.,
Danpusterad dari Mayjen TNI Hadi Prasojo kepada Mayjen TNI Hartomo, Aspam Kasad dari Mayjen TNI Ilyas Alamsyah kepada Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Aster Kasad dari Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco kepada Brigjen TNI Supartodi serta Danpusintelad dari Brigjen TNI Herianto Syahputra S.I.P., M.Si., kepada Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos.
‎
Dalam amanatnya Kasad mengatakan, pergantian pejabat di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi guna pembaruan dan penyegaran pemikiran dalam rangka kemajuan organisasi. 

Tour of Duty dan Tour of Area juga merupakan  proses untuk memberikan pengayaan dan pengalaman serta menjaga kesinambungan kepemimpinan di tubuh TNI AD, yang pelaksanaannya menaati prinsip-prinsip pembinaan personel, yang salah satunya adalah the right man on the right place atau menempatkan personel yang tepat pada jabatan yang tepat.

Rotasi jabatan di lingkungan TNI AD juga menunjukkan bahwa Reformasi Birokrasi TNI AD terus berjalan seiring dengan meningkatnya profesionalitas Sumber Daya Manusia, nilai etika dan budaya kerja, kualitas pelayanan publik, kapasitas dan akuntabilitas kinerja di lingkungan jajaran TNI AD. 

Sebagai Negara yang memiliki posisi geografis yang sangat strategis, kekayaan alam yang sangat besar serta kekuatan ekonomi yang tumbuh semakin besar, Indonesia harus membentengi diri dari berbagai bentuk ancaman yang semakin kompleks. Indonesia memerlukan TNI yang kuat dan profesional dalam membangun Bangsa, serta mampu menangkal setiap bentuk ancaman terhadap keselamatan Bangsa dan keutuhan NKRI. 

Terkait dengan hal tersebut, KSAD menekankan kepada para Pangdam yang baru melaksanakan serah terima untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya masing-masing terhadap berbagai gangguan yang dapat mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Saya minta agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di Kotama masing-masing dalam mengelola potensi konflik   yang mungkin terjadi, menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan Negara matra darat serta pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan melaksanakan pembinaan teritorial untuk mendukung tugas pokok TNI AD,” ujar KSAD.

KSAD juga menegaskan bahwa amanah TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta dilandasi oleh kemauan yang kuat untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankankan tugas. Komitmen seperti inilah yang telah menjadikan dan menjaga TNI maupun TNI AD sebagai institusi yang paling dipercaya masyarakat saat ini, sebagaimana hasil survey Litbang Kompas  yang diumumkan tanggal 21 Oktober yang lalu, dimana TNI mendapatkan kepercayaan masyarakat hingga 94%, meningkat dari tahun sebelumnya.

Berkaitan dengan akan digelarnya Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tahun 2018, KSAD menegaskan kepada seluruh prajurit TNI untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 34 tentang TNI, saya ingin tegaskan agar sikap netralitas dan memegang teguh ketentuan demokrasi harus dijunjung tinggi. Jangan biarkan prajurit kita, baik perorangan maupun satuan terpengaruh atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis, karena TNI hanya mengenal politik Negara,” tegas KSAD.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Makoopsau I Gelar Tes Samapta Personel Semester II 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Makoopsau I melaksanakan tes samapta semester 2 tahun 2017 bagi seluruh anggota Makoopsau I yang berlangsung dari tanggal 14 -17 November 2107 bagi Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makoopsau I, bertempat di lapangan olah raga Galaxy Markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Makoopsau I) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa pagi (14/11/2017).

Tes samapta personel bagi Perwira Makoopsau I, juga turut dilaksanakan oleh para Asisten, pejabat Makoopsau I serta seluruh Pamen dan Pama.

Pelaksanaan tes samapta bagi personel Makoopsau I ini merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan secara berkala bagi personel Makoopsau I, guna mengetahui sejauh mana kesiapan dan kemampuan kesamaptaan personel yang tentunya bermuara pada kesiapan personel dalam melaksanakan tugas yang diemban. 

Menurut Komandan Denma Koopsau I Letkol Kal Benny Bayu Nirwan mengatakan bahwa sebagai Kotama Operasi, tentunya personel Makoopsau I dituntut untuk memiliki kesemaptaan yang prima dan kesehatan yang baik dalam rangka mengemban tugas-tugas Koopsau I, sehingga diharapkan kinerja satuan akan semakin baik dan optimal.
‎
Tes kesamaptaan jasmani yang meliputi Samapta “A” berupa lari dengan jarak tempuh 2400 meter dan Samapta “B” meliputi push up, sit up, dan suthle run ini dilaksanakan secara berantai sesuai jadwal yang telah dibuat oleh Seksi Binjas Denma Koopsau I, mulai dari golongan Bintara/Tamtama, PNS dan Perwira Makoopsau I.

Pewarta : Anton
‎

Categories
Militer Olahraga TNI

Kasad Tinjau Pelatnas Judo di Ciloto

Koranjurnal.co.id, Ciloto – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono meninjau pemusatan latihan nasional  (Pelatnas) Judo di Dojo Ciloto, Jawa Barat, Senin (13/11/2017), yang dipersiapkan untuk bertanding di Arena Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang.

Kasad Jenderal TNI Mulyono yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) dalam arahannya menyampaikan, event besar yang dihadapai atlet Judo Indonesia adalah Sea Games XXIX 2017 lalu yang digelar di Malaysia serta Asian Games XVIII tahun 2018.

Dari pengalaman pada Sea Games XXIX di Malaysia yang lalu, walaupun atlet Judo Indonesia meraih perolehan medali terbanyak, namun prestasi yang lebih tinggi tetap menjadi target yang harus dicapai

Kasad berharap agar direncanakan dan dipersiapkan metode latihan yang lebih baik untuk mencapai prestasi yang lebih baik dari hasil yang telah dicapai selama ini.

“Ini merupakan pertama kalinya saya datang kesini, agar saya tahu bahwa kita punya padepokan, sebagai Ketua Umum Jodo, kita harus tahu bahwa atlet-atlet kita berlatih di Padepokan ini. Bila mereka berlatih disini tentunya harus ada motivasi mereka berlatih. Tugas saya sebagai Ketua  Umum adalah memikirkan apa saja yang menjadi kebutuhan mereka untuk berlatih, adalah berlatih,” ujar Kasad. 

Sebelum menyampaikan pengarahannya kepada para atlet, pelatih dan pembina, Kasad berkesempatan berkeliling Padepokan untuk melihat berbagai sarana latihan berupa wisma atlet, maupun sarana lainnya yang memerlukan dukungan dan perbaikan.



Usai memberikan pengarahan nya, Kasad memberikan tali asih sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet dan pelatih yang menorehkan prestasi pada ajang Sea Games 2017 di Malaysia.‎

Pewarta : Anton/disp.