Categories
IPTEK TNI

Danpushidrosal Resmi Tutup Latopssutra Hidros Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) secara resmi menutup Latihan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi (Latopssurta Hidros) TA 2023 di ruang serbaguna Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Rabu (31/5/2023).

Hadir dalam penutupan latihan tersebut antara lain Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, perwakilan dari Mabes TNI AL, Lantamal III Jakarta, pejabat utama Pushidrosal, Wasdal, para pelaku, Evaluasi dan Penilai Latopsurta Hidros T.A 2023.

Dalam sambutannya, Danpushidrosal antara lain menyampaikan bahwa Latopssurta merupakan proses pembelajaran mulai dari tahap persiapan, perencanaan maupun pelaksanaan latihan yang meliputi Geladi Posko dan Geladi Lapangan.

Latihan ini merupakan kelanjutan dari latihan yang telah dilaksanakan secara parsial oleh satker-satker jajaran Pushidrosal dan menjadi puncak dari program penyelenggaraan latihan kegiatan Surta Hidros. Danpushidrosal mengucapkan terimakasih kepada Tim Wasdal, pelaku, evaluasi dan penilai atas terlaksananya latihan dengan baik dari tahap awal hingga selesainya latihan.

“Latopssurta adalah wujud nyata program pembinaan dan pengembangan kemampuan surta Hidros secara terus menerus dan berkesinambungan sehingga terwujud kesiapan operasi Pushidrosal yang senantiasa siap melaksanakan tugas operasi TNI AL baik OMP maupun OMSP,” kata Danpushidrosal

Latopssurta Hidros 2023 telah dilaksanakan selama 14 hari dengan melibatkan 236 personel, yang dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap Geladi Posko dan Geladi Lapangan. Geladi Posko dilaksanakan di Mako Pushidrosal, sedangkan dalam tahap Geladi Lapangan mengambil lokasi di perairan Teluk Jakarta dengan melibatkan Unit Survei Pesisir, Unsur KRI, dan Unit bantu serta Staf pendukung yang melaksanakan kegiatan Operasi survei dan pemetaan yang meliputi hidrografi, oseanografi, meteorologi dan geografi maritim.(disp)

Categories
Ragam TNI

Pangkoopsud I Latih Personel Makoopsud I Olahraga Bela Diri Shorinji Kempo

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., latih anggota Makoopsud I olahraga beladiri Kempo. Bertempat di Lapangan Upacara Makoopsud I. Dihadiri oleh Kaskoopsud I, Irkoopsud I Para Asisten, Kepala Satuan Kerja dan Para Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Koopsud I, Selasa (30/5/2023).

Sebelum melatih olahraga beladiri Kempo, seluruh personel Makoopsud I terlebih dahulu melaksanakan senam SKJ 88 yang dipimpin oleh personel Binjas Koopsud I.

Setelah usai latihan bersama tersebut, Pangkoopsud I memberikan ceramah bahwa, “Olahraga beladiri Shorinji Kempo (Jepang) ini atau dulu di Tiongkok dikenal sebagai Siauw Liem Sie Kung-Fu, merupakan seni bela diri tertua yang menjadi induk dari seni bela diri lainnya, yaitu Ju Jitsu, Aikido dan Judo. Bahkan, Shorinji Kempo juga merupakan salah satu induk dari seni bela diri Karate yang banyak berkembang di Jepang”.

“Menilik sejarahnya, asal muasal kempo sebenarnya berasal dari India, yang diperkenalkan oleh seorang Pendeta Buddha dari China bernama Dharma Thaisi yang terus melakukan pengembaraannya. Shorinji Kempo kemudian menyebar ke dua negara, yaitu China dan Jepang dengan menggabungkan masing-masing budaya di negara tersebut,” jelas Pangkoopsud I lebih lanjut.

Sekilas mengenai olahraga beladiri Kempo memiliki ciri khas yang berbeda dengan Karate atau Silat. Kempo lebih condong ke sistem pertahanan diri, dengan tidak mengajarkan untuk melakukan serangan terlebih dahulu, setiap serangan dilakukan bila terpaksa dan harus bertujuan untuk menyadarkan lawan (Kembali berbuat baik) tidak untuk merusak lawan baik fisik maupun jiwanya.

Dalam Kempo, semua bagian tubuh digunakan guna melatih kelenturan dan kekuatan. Serangan yang dilakukan berupa pukulan tangan, tendangan, serangan menggunakan siku dan lutut, lemparan, bantingan dan kuncian serta variasi gerakan tangkisan yang tegas.

Selain itu, Pangkoopsud I menjelaskan mengenai awal mula datangnya olahraga beladiri Shorinji Kempo masuk di Indonesia yaitu, “Dibawa pertama kali oleh tiga Mahasiswa yang belajar di Jepang yaitu Sensei Utin Sahras (almarhum), Sensei Indra Kartasasmita dan Sensei Ginanjar Kartasasmita. Akhirnya pada 2 Februari 1966, terbentuklah suatu organisasi olahraga Shorinji Kempo, yang bernama PERKEMI (Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia). Pada tahun 2014 berganti menjadi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia namun tetap disingkat PERKEMI”.

“Untuk di PERKEMI sebagai induk organisasi olahraga beladiri Kempo di Indonesia, mengenal Kempo sebagai aktifitas untuk tujuan Pelatihan fisik atau Olahraga, Pertahanan diri, dan Pelatihan mental, serta untuk Kesehatan. Shorinji Kempo adalah juga sebagai olahraga beladiri, dan termasuk olahraga yang dipertandingkan baik di kancah Nasional dan Internasional seperti PON dan Sea Games,” ujar Alumni AAU ’93 menambahkan.

Menutup ceramahnya, Pangkoopsud I berpesan kepada seluruh personel Makoopsud I, “Sebagai prajurit yang militan dan profesional kita harus paham salah satu ilmu beladiri diantaranya shorinji Kempo ini. Karena Shorinji Kempo mempunyai tiga manfaat yaitu pelatihan dan pertahanan diri, pelatihan mental serta meningkatkan kesehatan,” ujar Pangkoopsud I.(disp)

Categories
Ragam TNI

TNI AL Sukses Selenggarakan Pertemuan Perwira Pembina Rohani Pertama Kali se Asia Pacific

Koran Jurnal, Bali – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) sukses menyelenggarakan kegiatan Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2023 bertempat di Hotel Anvaya Denpasar, Bali, Selasa (30/5/2023) kemarin.

Kegiatan pertemuan perwira pembina rohani dan mental yang pertama kalinya dilaksanakan di kawasan Asia Pasifik ini dibuka oleh Wakil Asisten Personel (Waaspers) Kasal, Brigjen TNI Marinir Endang Taryo mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, didampingi Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Brigjen TNI Marinir Sandy Muchjidin Latief.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perwira pembina rohani dari beberapa negara sahabat seperti Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan, Thailand dan Filipina, juga dihadiri oleh perwakilan Atase Pertahanan (Athan) negara sahabat, Perwakilan Bintal Kemhan, Kapusbintal TNI, Kadispenal, Kadisbintalid TNI AU, Perwakilan Disbintal TNI AD, SSDM Polri, BNN, BPIP RI, MUI serta perwakilan Bintal Kotama TNI AL.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 30 Mei -1 Juni 2023, selain melaksanakan simposium, peserta APCS juga diperkenalkan dengan keindahan budaya Indonesia.

Tujuan dilaksanakan APCS yang mengambil tema “Fostering Resilience Through Religious Support” ini adalah untuk mempromosikan peran penting Perwira Pembina mental (Pabintal) dalam membentuk, memelihara, meningkatkan kondisi mental prajurit dan memberikan kesempatan bagi para Pabintal militer di wilayah Asia Pasifik untuk berbagi pengalaman, belajar tentang praktik terbaik, dan membahas isu-isu penting dalam membina mental serta mengeksplorasi solusi untuk masalah yang dihadapi saat ini.

Seperti yang disampaikan Kasal dalam sambutan yang dibacakan oleh Waaspers Kasal mengenai peran penting personel Bintal dalam mendukung tugas pokok TNI AL. “Dalam dunia yang tidak dapat diprediksi, sangat penting bagi kami menyediakan personel bintal dengan dukungan dan sumber daya yang ada untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para prajurit TNI AL, karena saya percaya bahwa agama dan spiritualitas dapat berperan penting dalam mendukung ketahanan mental dan kesejahteraan spiritual prajurit, hal tersebut merupakan tugas TNI AL untuk dapat mencapai dan terus mempertahankannya. Oleh sebab itu, kontribusi para personel rohaniawan TNI AL sangat penting untuk terus memberikan nilai spiritual dan moral terhadap para anggota TNI AL dan keluarganya guna tercapainya tugas pokok TNI AL”, ungkap Kasal lebih lanjut.

Waaspers Kasal dihadapan awak media menambahkan dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengambil makna dan hikmah dari pertemuan ini, dimana pembinaan mental yang dilaksanakan oleh para TNI khususnya negara-negara Asia Pasifik dengan cara dan metode tersendiri sehingga dengan adanya diskusi bertukar pikiran atau pengalaman dapat saling memberi masukan.

Pada kegiatan simposium yang terbagi dalam 2 sesi ini menampilkan para pembicara baik dari dalam maupun luar negeri. Pada sesi pertama pembicara antara lain Captain David Yang dan Captain Ronald Pettigrew dari Amerika Serikat, Brigjen TNI Marinir Sandi Muchjidin Latief dari Indonesia dan Colonel Akkarin Kamjaiboon dari Thailand. Sedangkan sesi kedua sebagai narasumber adalah Commander James Sutherland dan Commander Andrew Thorburn dari Australia, Commander Kim Jae Seong dari Korea Selatan dan Colonel Leonides Cruel dari Filipina.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsud I Pimpin Sertijab Asops Kaskoopsud I

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Koops Udara I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., pimpin serah terima jabatan Asisten Operasi Kaskoopsud I. Bertempat di Ruang Kerja Pangkoopsud I. Disaksikan oleh Irkoopsud I Kolonel Pnb Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., Pjs. Asren Koopsud I Kolonel Pnb Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han, Selasa (30/5/2023).

Serah terima jabatan Asops Kaskoopsud I dari Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han., yang selanjutnya menjabat sebagai Paban III/Lat Sopsau, kepada Kolonel Pnb Sidik Setiyono, S.E., M.Han., yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Lanud Dhomber Balikpapan.

Dalam kesempatan tersebut Pangkoopsud I menyampaikan ucapan, “Terima kasih untuk Kolonel Pnb I Putu Setia Darma atas dedikasi dan loyalitasnya selama menjabat Asops Kaskoopsud I dan kepada Kolonel Pnb Sidik Setiyono selamat datang di Koopsud I lanjutkan tugas sebagai Asops dengan baik,” ujar Pangkoopsud I.(pen)

Categories
TNI

TNI AL Tingkatkan Pemahaman Ideologi Pancasila Untuk Prajurit dan Keluarga

Koran Jurnal, Jakarta – Pentingnya meningkatkan pemahaman tentang ideologi negara serta membentuk mental yang kuat dan komitmen tinggi bagi prajurit dan PNS beserta keluarganya, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan Talkshow Pembinaan Mental Terpadu Tahun 2023 di Mako Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Bali, Senin (29/5/2023).

Talk Show dengan tema “Peran Ideologi Pancasila dalam Pembinaan Mental Prajurit/PNS TNI Angkatan Laut dan Keluarga” ini dilaksanakan dengan tujuan utama, untuk meningkatkan pemahaman prajurit TNI AL tentang ideologi negara dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab sebagai anggota TNI AL.

“Kegiatan pembinaan mental ideologi juga akan dilaksanakan diskusi, ceramah, dan simulasi situasi yang mendorong prajurit TNI AL untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif,” ungkap Danlanal Denpasar Kolonel Mar I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo dalam sambutannya pada acara tersebut.

Lebih lanjut pelaksanaan kegiatan talk show ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan tentang ideologi negara dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit/PNS TNI AL dan keluarga besar TNI AL.

Dalam kesempatan ini peserta mendapatkan materi penting tentang Peran Ideologi Pancasila dari Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI AL (Kadisbintalal) Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief dan Sekretaris Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang dimoderatori oleh Ni Putu Dwi Verayanti Utami.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir delegasi Amerika Serikat David Sunghon Yang dan Ron Pettygrew, keduanya merupakan perwakilan Chaplain Officer US Navy yang akan berpartisipasi pada pelaksanaan Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2023 diselenggarakan oleh TNI AL di Hotel Anvaya Beach Resort, Bali pada Selasa (30/05). Kehadiran Delegasi Amerika Serikat pada acara talk show tersebut selain sebagai kunjungan persahabatan, juga untuk mengetahui bagaimana TNI AL memberikan pemahaman ideologi Pancasila kepada prajurit dan keluarganya.

Selain dilaksanakan secara tatap muka diantaranya oleh Danlanal Denpasar, Palaksa, para perwira Lanal Denpasar, Ketua Cabang 10 Korcab V DJA II, para prajurit dan PNS Lanal Denpasar beserta keluarganya, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan para prajurit dan PNS TNI AL diseluruh Indonesia melalui jaringan Video Conference (Vicon).

Pelaksanaan talk show Pembinaan Mental Terpadu Tahun 2023 merupakan salah satu implementasi program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu membentuk prajurit Jalasena yang berkualitas, modern, tangguh, dan profesional dan mengabdi tulus ikhlas sebagai jalan menuju kejayaan Angkatan Laut “Jalesveva Jayamahe”.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsud I Tutup Latihan Jalak Sakti TA. 2023 di AWR Buding Lanud ASH

Koran Jurnal, Belitung – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat) pimpin upacara penutupan Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I TA. 2023. Bertempat di Air Weapon Range (AWR) Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoeddin, Belitung. Dihadiri oleh para pelaku dan unsur Kolat yang terlibat dalam jalannya Latihan tersebut, Senin (29/5/2023).

Dalam sambutannya Pangkoopsud I menyampaikan, “Syukur alhamdulillah, pertama dan utama yang perlu saya ucapkan, karena seluruh rangkaian kegiatan latihan operasi udara gabungan yang dimulai sejak tanggal 23 – 29 Mei 2023, yang diawali dengan pelaksanaan Gladi Posko dan Tactical Air Manuvering Game (TAMG), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Gladi Lapangan di AWR Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoedin (ASH), Provinsi Bangka Belitung, dapat berjalan aman, lancar dan sesuai rencana,” ujar Pangkoopsud I.

“Sekali lagi saya memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi, semangat dan pengabdian terbaik pelaku dan jajaran Kolat maupun unsur-unsur pendukung lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan latihan kali ini. Hal tersebut membuat saya merasa bangga kepada para personel di jajaran Koopsud I. Terlebih lagi yang patut kita syukuri dalam Latihan ini adalah tercapainya zero accident” jelas Alumni AAU ’93 lebih lanjut.

Dalam pelaksanaan Latihan Jalak Sakti TA. 2023 yang digelar di AWR Buding dilibatkan juga latihan Trisula Perkasa Korpasgat serta pelibatan PMI, SAR, dan BPBD. Sehingga dapat menunjukkan sinergitas yang baik antara TNI dengan instansi lain dalam menghadapi suatu kontijensi.

Pangkoopsud I berharap, “Latihan Jalak Sakti ini hendaknya dapat dijadikan bekal pengetahuan dan referensi dalam perumusan proses perencanaan dan pelaksanaan operasi udara, melalui latihan operasi dalam rangka proyeksi penggunaan kekuatannya ke daerah operasi yang bersifat taktis maupun strategis, sehingga para pelaku memiliki kemampuan dalam proses perencanaan, persiapan dan pelaksanaan operasi, serta kesiapsiagaan yang mampu menghadapi kontijensi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AU maupun tugas gabungan dari TNI”.

Menutup sambutannya Pangkoopsud I mengucapkan, “Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, BPBD, PMI, Kansar, Unsur TNI dan Polri di wilayah Belitung, serta masyarakat yang bermukim di sekitar daerah latihan AWR Buding ini, yang telah turut memberikan dukungan, sehingga latihan ini dapat berjalan aman, lancar dan sesuai rencana. Apabila selama penyelenggaraan latihan terdapat hal-hal yang kurang berkenan yang dilakukan oleh para prajurit kami, mohon kiranya dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya”.(pen)

Categories
TNI

Manuver Lapangan Latihan Jalak Sakti Koopsud I dan Trisula Perkasa Korpasgat di AWR Buding Disambut Antusiasme Warga Belitung.

Koran Jurnal, Belitung – Manuver lapangan latihan Jalak Sakti Koopsud I dan Trisula Perkasa Kopasgat TA. 2023 disambut antusiasme warga Belitung. Masyarakat tampak memadati daerah latihan di Air Weapon Range (AWR) Buding, Belitung, Senin (29/5/2023).

Dalam pelaksanaan latihan tersebut, dipantau langsung oleh Pangkoopsudnas Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E., Dankodiklatau Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., yang didampingi oleh Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., serta Dankorpasgat Marsda TNI Wahyu Sujatmiko, beserta unsur Forkopimda Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur yang menyaksikan secara langsung gelaran operasi militer udara gabungan Koopsud I dengan Korpasgat tersebut.

Turut menyaksikan Latihan Operasi gabungan tersebut, Asops Kasau dan pejabat Mabesau Lainnya, Pejabat Utama Koopsudnas, Para Danlanud dijajaran Koopsud I.

“Latihan Operasi Udara Gabungan bernama Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I dan Trisula Perkasa Kopasgat TA. 2023 menjadi tolok ukur sejauh mana tingkat kesiapan dan profesionalisme seluruh satuan untuk menguji kesiapan dan intreroperability konsep operasi udara gabungan dalam Operasi Militer Perang (OMP) dan implementasi Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) di jajaran Koopsud I dan Kopasgat. Seluruh unsur latihan dilaksanakan di Air Weapon Range (AWR) Buding Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoeddin,” ujar Pangkoopsudnas saat di wawancara wartawan.

“Dalam pelaksanaannya dilaksanakan beberapa gabungan operasi militer perang dalam kampanye militer di antaranya, Operasi Intelejen, Operasi Informasi dan Operasi Teritorial, Operasi Udara Serangan Strategis, Operasi Udara Perlawanan, Operasi Mobilitas Udara, Operasi Udara Khusus,” kata Alumni AAU’93 ini lebih lanjut.

Latihan ini melibatkan sekitar 1250 personel, 10 pesawat tempur, 6 pesawat angkut, 1 pesawat intai, 6 helikopter, dan unsur satuan Pasukan Elit TNI AU Korpasgat. Dan melibatkan satuan udara TNI AU terdekat untuk mendukung pergerakan armada udara yang tersebar di Lanud SMH Palembang, Lanud ASH (Belitung) dan Lanud HLM (Jakarta).

Dengan babakan awal, Pesawat Intai Strategis Boeing 737 dari Skadron Udara 5 melaksanakan misi operasi Intelijen dengan melaksanakan operasi udara pengamatan dan pengintaian. Kemudian Operasi Informasi (Operasi Lawan Informasi Ofensif & Defensif, Operasi Teritorial (Operasi Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Udara).

Selanjutnya melaksanakan misi operasi udara diantaranya Operasi Udara Serangan Strategis (OUSS), Operasi Udara Lawan Udara Ofensif (OULUO), Operasi Udara Lawan Udara Defensif (OULUD) dan Operasi Udara Lawan Darat (OULD), yang keseluruhannya digelar di AWR Buding Lanud ASH Belitung.

Setelah Latihan Gabungan tersebut usai, dilaksanakan pembagian paket sembako dari Koopsud I kepada masyarakat di daerah latihan AWR Buding, yang diserahkan oleh masing-masing pejabat yang hadir kepada perwakilan masyarakat setempat.(pen)

Categories
TNI

Helikopter Bell 412 TNI AD Jatuh di Kampung Boyongbong Jabar, Kadispenad: Pilot dan Kru Selamat

Koran Jurnal, Bandung – Helikopter milik TNI AD mengalami kecelakaan dan jatuh di kawasan Kampung Boyongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/5/2023). Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari.

“Betul, sekitar jam 13.30 WIB tadi di kampung Bayongbong Utara, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali. Terjadi kecelakaan helikopter Bell 412 milik TNI AD yang digunakan dalam rangka mendukung latihan,” kata Hamim, saat dikonfirmasi, Minggu (28/5/2023).

Dari informasi yang didapat jumlah penumpang yang ada di helikopter tersebut sebanyak 5 orang terdiri dari pilot dan kru. Hamim menyebut, pilot dan kru dalam kondisi selamat.

“Pilot dan kru, Alhamdulillah dalam keadaan selamat, namun mengalami luka-luka benturan akibat mendarat darurat,” terangnya.

“Awalnya (Pilot dan kru) dievakuasi di RS Soreang, kemudian dievakuasi lagi ke RS Dustira (Cimahi) untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan lebih lanjut,” tambah Hamim.

Dispenad melalui siaran persnya Minggu, 28 Mei 2023 menyampaikan bahwa Helikopter Bel 412 milik TNI AD dioperasionalkan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam latihan pra tugas, baik dalam mobilisasi udara maupun dukungan logistik.

Terkait kronologis dan penyebab jatuhnya heli, Dispenad menyatakan, hingga saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang, dan TNI AD telah mengirimkan tim investigasi untuk menangani kasus kecelakaan helikopter tersebut.(*)

Categories
Militer TNI

TNI AL Resmi Miliki Kapal Penyapu Ranjau Canggih

Koran Jurnal, Jerman – TNI Angkatan Laut (TNI AL) kini resmi miliki dan mengoperasikan kapal perang penyapu ranjau canggih setelah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin acara Delivery dua unit Mine Counter Meassure Vessel (MCMV) KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 bertempat di Galangan Abeking & Resmussen, Lamwerder – Bremen, Jerman, Jum’at (26/05/2023) kemarin.

Dalam kesempatan itu, dilaksanakan upacara pengibaran bendera Indonesia diiringi lagu Indonesia Raya diatas kapal sebagai identitas bahwa Kapal Perang tersebut adalah berbendera dan milik negara Indonesia. Setelah Kasal secara resmi menyatakan masuknya kedua KRI ini ke jajaran TNI AL, selanjutnya Ny. Fera Muhammad Ali memotong kedua tali sebagai tanda resminya kedua KRI tersebut siap berlayar dan dioperasikan ke berbagai medan penugasan.

Kapal penyapu ranjau berjenis MCMV yang dinamakan dengan nama-nama pulau di Provinsi Papua ini mampu bekerja baik di laut dangkal maupun laut dalam dan pelaksanaan pemotongan baja pertama (first steel cutting) dilakukan pada tanggal 26 November 2020 lalu.

Tujuan dari pengadaan kedua KRI tersebut tak lepas karena masih banyaknya ranjau laut peninggalan perang dunia kedua di laut Indonesia. Di samping itu juga karena dinamisnya perkembangan teknologi persenjataan ranjau saat ini

Diharapkan dua KRI penyapu ranjau milik TNI AL ini dapat dioperasikan untuk menjaga perairan Indonesia agar tetap aman, bebas dari gangguan serta ancaman senjata bawah air terutama ranjau. Keduanya juga akan dioperasikan untuk membersihkan perairan Indonesia yang masih memiliki potensi bahaya ranjau.

Kapal perang terbaru TNI AL ini mempunyai beberapa kecanggihan karena dilengkapi dengan teknologi peperangan ranjau modern dibandingkan kapal buru ranjau yang telah dioperasionalkan TNI AL saat ini. Kedua kapal ini menggunakan bahan baja non-magnetik serta memiliki degaussing system yaitu sistem untuk mengurangi kemagnetan kapal serta dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi tingkat kebisingan.

KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 memiliki dimensi yang lebih besar dengan panjang 61,4 meter dan lebar 11,1 meter. Kedua kapal tersebut juga didukung dengan peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air serta memiliki Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengidentifikasi dan menetralisir ranjau.

Keduanya juga dilengkapi AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air dan USV (Unmanned Surface Vessel) yakni kapal tanpa awak untuk pemburuan dan penyapuan ranjau.

Untuk kesiapan pengawak kedua KRI ini, TNI AL bahkan juga telah melaksanakan seleksi sebelumnya. Hal ini merupakan langkah nyata TNI AL dalam membangun organisasi yang professional dan accountable yakni secara berkelanjutan menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten dibidangnya, salah satunya menyiapkan personel melalui pendidikan dan pelatihan sebagai pengawak KRI untuk mengikuti pelatihan selama 39 hari bertempat di Jerman.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsud I dan Dankorpasgat Dampingi Pangkoopsudnas Tinjau Kesiapan Daerah Latihan AWR Buding

Koran Jurnal, Belitung – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., dan Dankorpasgat Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko, mendampingi Pangkoopsudnas Marsdya TNI M. Tonny Harjono, S.E., meninjau kesiapan daerah latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I dan Trisula Perkasa Korpasgat Tahun Anggaran (TA), 2023 yang akan dilaksanakan pada Senin 29 Mei 2022, di Air Weapon Range (AWR) Buding Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoedin, Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Minggu (28/5/2023).

Dalam kunjungannya tersebut, Pangkoopsudnas, Pangkoopsud I dan Dankorpasgat memeriksa langsung setiap unsur-unsur yang terlibat dan target sasaran dalam latihan bersama antara Koopsud I dan Korpasgat tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat Utama Koopsudnas, Pejabat Utama Koopsud I dan Pejabat Utama Korpasgat.(disp)