Categories
Megapolitan

Sejumlah Wartawan Mitra Polda Metro Jaya Protes dan Kecewa soal Pertemuan Perdana dengan Kapolda Baru, Dugaan Ini Mencuat 

Koran Jurnal, Jakarta – Langkah awal Komjen Pol. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru resmi memimpin wilayah hukum Ibu Kota langsung menuai sorotan tajam.

Agenda pertemuan perdana dengan awak media pada Sabtu, 10 Oktober 2026, yang dikemas sebagai diskusi terbuka untuk mendengarkan masukan tanpa membatasi asal instansi media, justru dinilai kontradiktif dalam pelaksanaannya.

Sejumlah jurnalis yang sehari-hari rutin meliput di lingkungan Polda Metro Jaya dan berada di grup peliputan resmi dilaporkan tidak disertakan dalam acara tersebut. Kekecewaan pun mencuat.

“Sejumlah wartawan yang rutin beraktivitas liputan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan sekitarnya mengaku kecewa karena tidak disertakan dalam pertemuan tersebut,” ujar Arif Yunianto, salah satu wartawan Mitra PMJ, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Arif, pola pemanggilan yang terkesan tebang pilih itu memicu perbincangan negatif di kalangan pelaku pers. Padahal, kata dia, momentum pergantian Kapolda seharusnya menjadi ruang untuk membangun kemitraan yang lebih terbuka.

Ia menilai, jika sejak awal komunikasi dibangun secara eksklusif, maka akan berdampak pada pola pemberitaan dan hubungan kelembagaan ke depan.

“Polda Metro Jaya seharusnya merangkul semua, bukan hanya media tertentu. Kami yang setiap hari di lapangan justru tidak tahu ada pertemuan itu. Ini kan aneh, diskusinya dibilang terbuka tapi undangannya tertutup,” tegas Arif, yang juga sebagai Pemimpin Redaksi Media Online JournalReportase.

Arif menambahkan, pers di Polda Metro Jaya bukan sekadar peliput, melainkan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.

“Jangan sampai ada kesan pilih-pilih media. Semua wartawan yang bertugas di Polda punya hak yang sama untuk didengar,” katanya.

Ia berharap Kapolda Metro Jaya yang baru dapat segera mengevaluasi pola komunikasi humasnya agar lebih inklusif, transparan, dan tidak menimbulkan sekat baru antara kepolisian dan wartawan.

“Saya berharap kedepannya tidak ada lagi pilih-pilih media dalam pertemuan tersebut. Evaluasi total cara mengundang media,” pungkasnya.(**)

Categories
Uncategorized

Sinergi Polri-TNI: Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Kunjungi Pangkormar

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi mengunjungi Markas Komando Korps Marinir di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas Jakarta sekaligus mendukung kelancaran berbagai agenda kenegaraan.

Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya diterima langsung oleh Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dengan membahas penguatan koordinasi, kesiapan personel, serta kolaborasi dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di Jakarta.

Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi menyatakan kesiapan Korps Marinir untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di wilayah Jakarta.

“Korps Marinir siap dan harus terus bersinergi. Kami siap mendorong pasukan untuk memperkuat Kodam Jaya serta mendukung Polda Metro Jaya karena Jakarta merupakan central of gravity atau pusat berbagai aktivitas nasional,” ujar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya soliditas antar institusi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.

“Sinergitas TNI-Polri merupakan pilar utama ketahanan NKRI. Dinamika geopolitik global dan regional yang dipengaruhi berbagai faktor harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar institusi harus terus diperkuat,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi turut menyampaikan apresiasi atas dukungan personel Korps Marinir dalam berbagai kegiatan pengamanan di Jakarta.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan bantuan kendali operasi pasukan Marinir. Jakarta harus tetap kondusif agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan seluruh agenda kenegaraan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, serta para pejabat utama Korps Marinir.

Melalui silaturahmi tersebut, Korps Marinir, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya menegaskan komitmen untuk terus memperkuat soliditas dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta stabilitas Jakarta. Komitmen itu sejalan dengan semangat “TNI PRIMA, POLRI PRESISI, JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA” dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(***)

Categories
Militer

Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus Cijantung

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi bersilaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jum’at (24/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Kopassus dalam menjaga keamanan Jakarta serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Kasdam Jaya Mayjend TNI Putra Widyawiyana, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kopassus, serta sejumlah perwira dari masing-masing satuan.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, kedaulatan negara, dan keutuhan NKRI. Karena itu, kebersamaan kedua institusi harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, regional, dan nasional. Kondisi tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia juga menegaskan semangat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, yakni Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta, Jaga Indonesia Tetap Utuh. Semangat itu menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional.

“TNI dan Polri merupakan pilar dalam menjaga NKRI. Kita harus terus kompak, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk menjaga keamanan masyarakat, pemerintahan, serta keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menambahkan, kerja sama antarsatuan sangat diperlukan dalam menghadapi tingginya dinamika keamanan di Jakarta. Setiap perkembangan di ibu kota harus ditangani secara cermat dan terukur karena dapat berdampak terhadap wilayah lain. Menurutnya, koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Kopassus perlu terus dilanjutkan termasuk dalam memberikan pelayanan terhadap kegiatan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Pada kesempatan ini Pangkopassus Letjend TNI Djon Afriandi menegaskan, Kopassus siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan oleh Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya sesuai prosedur, kewenangan, dan perintah pimpinan. Ia juga meminta personel tidak mudah terpengaruh informasi sepihak yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara TNI dan Polri.

“Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya merupakan duet yang serasi. Keduanya memiliki komunikasi dan koordinasi yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika di Jakarta, Dalam waktu dekat, kami juga akan mengagendakan kunjungan balasan ke Polda Metro Jaya sebagai wujud komitmen untuk terus mempererat kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” ungkapnya.(**)

Categories
Pendidikan Polisi

Kapolda Metro Jaya Buka Diktukba Polri Gelombang I TA 2026, Sebanyak 2.906 Peserta Didik

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri membuka secara resmi Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada Selasa (6/1/2026). Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri kepada seluruh peserta upacara.

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA 2026 diikuti sebanyak 2.906 peserta didik yang tersebar di sejumlah Sekolah Polisi Negara (SPN), yakni SPN Polda Metro Jaya sebanyak 993 orang, SPN Polda Jawa Timur 971 orang, dan SPN Polda Sulawesi Selatan 942 orang.

Dalam amanat Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana, yang dibacakan Kapolda Metro Jaya, ditegaskan bahwa rekrutmen dan pendidikan bertujuan membentuk sumber daya manusia Polri yang profesional, unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.

Selain pembentukan mental dan kepribadian kebhayangkaraan, peserta didik juga dibekali nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, penguasaan teknis dan taktis kepolisian dasar, serta pembinaan jasmani guna menunjang kesiapan fisik.

Kalemdiklat Polri menekankan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh disiplin, dedikasi, semangat, dan integritas pribadi. Di akhir amanatnya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan harapan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan baik, menjunjung tinggi moralitas, serta menjadi Bhayangkara yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(hum)

Categories
Megapolitan

Kapolda Irjen Asep Edi Tinjau SPPG Polri di Jakarta Barat, Pastikan Siap Beroperasi 

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Metro Jakarta Barat yang berlokasi di Polsek Palmerah, Jum’at (24/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas tersebut dalam memberikan layanan gizi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya melakukan pengecekan secara langsung terhadap berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari fasilitas utama SPPG, area sterilisasi dapur, ketersediaan pengelolaan air bersih, hingga kesiapan para juru masak yang akan mengelola kebutuhan gizi.

Irjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan bahwa SPPG Polri Palmerah telah siap dioperasionalkan 99,9 persen.

“SPPG ini sudah siap dioperasionalkan 99,9 persen,” ujar Kapolda dalam keterangannya, Jum’at (24/10/2025).

Kapolda menjelaskan, tujuan utama program SPPG Polri ialah untuk meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, dan meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.

Selain itu, program SPPG juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung cita-cita luhur bangsa yang tertuang dalam “Asta Cita”, serta sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

*Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa saat ini terdapat 30 SPPG di wilayah Polda Metro Jaya. Dari jumlah tersebut, satu SPPG telah beroperasi penuh di Cengkareng, 14 SPPG siap diresmikan, termasuk SPPG Polri Polres Metro Jakarta Barat yang baru saja dikunjungi, sedangkan 15 SPPG lainnya sedang dalam tahap persiapan peletakan batu pertama.

Dengan beroperasinya SPPG Polri Palmerah, diharapkan layanan pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(hum)

Categories
Megapolitan

Kapolda Metro Irjen Karyoto Tinjau Langsung Situasi Keamanan May Day 2025 di Gedung DPR/MPR RI

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto turun langsung ke lapangan memantau jalannya kegiatan unjuk rasa dan kondisi terkini di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Sejak pagi hari, Polda Metro Jaya telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, termasuk di depan Gedung DPR/MPR RI, Patung Kuda, dan kawasan Monas. Pengamanan melibatkan ribuan personel gabungan dari unsur Brimob, Ditlantas, Sabhara, serta Direktorat Intelkam dan Reserse.

Kapolda Metro Jaya, didampingi Pejabat Utama Polda Metro Jaya ,Dansat Brimob Kombes Pol Henik Maryanto dan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo memantau langsung proses pengamanan dan memberikan arahan kepada personel di lapangan. Dalam peninjauannya, Kapolda juga menyapa perwakilan massa buruh serta memastikan bahwa pelaksanaan aksi berjalan damai dan tertib.

“Kami hadir di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Buruh ini berjalan aman, damai, dan kondusif. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga, termasuk para buruh yang menyampaikan aspirasinya,” ujar Irjen Pol Karyoto.

Sebelumnya, pada Rabu (30/4/2025), Brimob Polda Metro Jaya telah melakukan penyisiran di sekitar Kompleks DPR/MPR RI guna memastikan tidak terdapat potensi gangguan keamanan. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang berpotensi membahayakan.

Sementara itu, hingga Kamis siang (1/5), situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI terpantau aman, arus lalu lintas terkendali, dan kegiatan unjuk rasa berlangsung secara damai. Aparat tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan menjamin keamanan masyarakat.

Polda Metro Jaya kembali mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban umum, serta menyampaikan aspirasi secara santun dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(**)

Categories
Megapolitan

Kapolda Metro Pimpin Sertijab Dirlantas, Dansat Brimob hingga Kapolres 

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya. Upacara digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (15/4/2025).

Sejumlah pejabat yang dilantik dan pejabat lama turut hadir dalam upacara tersebut. Prosesi diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Irjen Karyoto.

“Apakah saudara-saudara bersedia saya ambil sumpah menurut kepercayaan dan agama masing-masing?” tanya Karyoto di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

“Bersedia,” jawab mereka serempak, lalu melanjutkan dengan pembacaan sumpah secara bersama-sama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta pembinaan karier di lingkungan kepolisian.

“Serah terima jabatan ini adalah bagian dari pembinaan karier di lingkungan Polda Metro Jaya untuk memastikan organisasi tetap berjalan dinamis dan efektif. Setiap pejabat yang dilantik diharapkan dapat segera menyesuaikan diri serta melanjutkan program kerja yang sudah berjalan,” ujarnya.

Berikut daftar pejabat yang melakukan sertijab hari ini:

Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika sebagai Karoops Polda Metro Jaya

Kombes Pol Abrianto Pardede sebagai Kabidkum Polda Metro Jaya

Kombes Pol Henrik Maryanto sebagai Dansat Brimob Polda Metro Jaya

Kombes Pol Komarudin sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya

Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota

AKBP Dermawan Karosekali sebagai Dirtahti Polda Metro Jaya

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan ucapan selamat dari Kapolda Metro Jaya di dampingi Wakapolda dan para PJU dan Kapolres kepada para pejabat yang baru dilantik.(**)

Categories
Megapolitan

Kapolda Metro Sapa Pemudik di Terminal Pulogebang

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, melakukan inspeksi di Pos Pengamanan (Pospam) Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, pada Rabu sore (26/3/2025). Dalam kunjungannya, Kapolda menyapa serta membagikan paket sembako kepada para pemudik yang akan mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah di kampung halaman.

Turut hadir mendampingi Kapolda dalam kunjungan tersebut, Wakapolda, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Kapolres Jakarta Timur, serta Pejabat Utama Polda Metro Jaya.

“Hari ini kami bersama Kadishub melihat langsung kondisi terminal, bagaimana para pemudik yang menggunakan angkutan umum, khususnya bus. Saat ini belum terjadi lonjakan yang signifikan,” ujar Karyoto.

Kapolda menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Kelayakan armada bus yang digunakan pemudik harus sudah lolos uji dari Dinas Perhubungan dan dalam kondisi siap pakai. Selain itu, kondisi para pengemudi juga menjadi sorotan utama dengan dilakukan tes urine guna memastikan mereka bebas dari narkoba serta pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kebugaran mereka.

“Biasanya, sopir yang bugar saat dicek tensi akan menunjukkan kondisi sehat. Selain itu, fasilitas istirahat di terminal juga perlu lebih diperhatikan agar pemudik merasa nyaman. Secara keseluruhan, suhu udara di terminal sudah baik, kini yang terpenting adalah keselamatan dalam perjalanan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa lima tahun lalu angka kecelakaan bus cukup tinggi. Namun, ia berharap tahun ini arus mudik berjalan lancar dengan prinsip “Mudik Aman dan Nyaman.”

Dari segi keamanan, ia menilai Terminal Pulogebang kini jauh lebih kondusif dibandingkan kondisi terminal di masa lalu, seperti Terminal Pulo Gadung yang dulu dikenal rawan kejahatan. Saat ini, pengamanan di Terminal Pulogebang diperketat dengan kehadiran personel TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan yang siaga 24 jam. Selain itu, pemantauan CCTV yang tersebar di berbagai titik semakin meningkatkan rasa aman bagi para pemudik.

“Tadi saya juga mengingatkan petugas agar tanggap terhadap kebutuhan pemudik. Hal yang paling penting adalah kesehatan mereka, agar perjalanan mudik berlangsung lancar dan selamat sampai tujuan,” tutup Karyoto.(*)

Categories
Ragam

Kapolda Metro Tinjau Pengungsian Warga Terdampak Banjir di Pancoran

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Karyoto meninjau lokasi pengungsian warga terdampak banjir akibat luapan Kali Ciliwung di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi para pengungsi serta menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak.

Kapolda didampingi oleh Karo Ops Polda Metro Jaya, Dir Samapta, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Wakapolres Metro Jakarta Selatan, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolsek Pancoran, Danramil, serta Camat Pancoran. Kehadiran jajaran kepolisian dan instansi terkait ini menunjukkan sinergi dalam upaya penanganan bencana banjir dan pemulihan kondisi masyarakat.

Pengungsian berpusat di GOR Pengadegan, yang berlokasi di Jalan Pengadegan Timur I RT 02/01, Kelurahan Pengadegan. Hingga pukul 06.15 WIB, jumlah pengungsi masih tercatat sebanyak 350 orang, yang berasal dari Kampung Lobang RT 05, RT 06, dan RT 07 di RW 01 Kelurahan Pengadegan.

Kapolda pun meringankan beban para pengungsi dengan memberikan berbagai bantuan kebutuhan pokok. Bantuan tersebut untuk memastikan ketersediaan makanan dan minuman bagi para pengungsi.

Selain memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, Kapolda juga mengecek fasilitas kesehatan yang telah disiagakan. Puskesmas Kecamatan standby di lokasi untuk memberikan layanan medis bagi para pengungsi.

Selain itu, di sekitar area GOR telah didirikan tenda darurat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kapolda Metro Jaya menyampaikan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali dan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.

“Kami akan terus mengawasi perkembangan situasi di lapangan dan memastikan warga mendapatkan bantuan yang diperlukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan,” ujar Irjen. Pol. Karyoto, Kamis (6/3/2025).

Polda Metro Jaya bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, ujarnya, terus bekerja keras untuk menangani dampak banjir dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga terdampak.(*)

Categories
Hukum

Kapolda Metro Pastikan Penanganan Kasus KDRT Suami-Istri Saling Lapor di Polres Depok Berimbang

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto melakukan kunjungan kerja ke Polres Metro Depok, Kamis (25/5/2023). Kunjungan selain untuk mengecek situasi markas Polres, juga memberikan arahan terkait penanganan perkara yang viral di medsos yaitu peristiwa KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) antara suami dan isteri di wilayah Cinere Depok.

“Saya berkunjung ke Polres Metro Depok untuk mengecek situasi Mapolres, dan situasinya cukup rapih, bersih, kemudian saya juga sengaja ingin melihat penanganan perkara yang kemarin viral ya, mungkin keluarganya meng-upload sebuah gambar kekerasan yang dilakukan oleh suami-isteri dan ada seolah-olah penanganan perkara di Polres Depok ini tidak berimbang” kata Karyoto di Mapolrestro Depok, Kamis kemarin (25/5/2023).

Karyoto mengatakan setelah berdiskusi dengan penyidik, pihaknya sudah bisa melihat bagaimana sebenarnya perkara yang terjadi yaitu ada sebab akibat antara suami dan istri yang saling melakukan kekerasan, kedua-duanya bisa dilakukan penahanan.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi penyidik jika menangani perkara untuk betul-betul berimbang. Kalau ada dua laporan (saling melapor), dan dua-duanya terpenuhi unsur perbuatan pidana, itu penanganannya harus berimbang,” ujarnya.

“Agar penanganan perkara menjadi adil maka kemarin juga sudah dilakukan penangguhan penahanan artinya keduanya sama-sama tidak ditahan,” tambah Karyoto.

Selanjutnya, Karyoto memerintahkan penyidik melakukan upaya restorative justice karena semangat dalam undang-undang KDRT ini adalah untuk menyatukan kembali sebuah keluarga yang utuh.

“Semangatnya adalah keutuhan rumah tangga dan keluarga, kami menghimbau, nanti setelah keduanya (istri dan suami) sudah dalam kondisi yang baik-baik, akan kita pertemukan kembali untuk dilakukan restorative justice,” imbuhnya.

Irjen Karyoto mengatakan jika upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan berlarut-larut, tidak tertutup kemungkinan perkara ini diambil alih Polda Metro Jaya.(*)