Categories
Pendidikan Ragam

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Ini Ternyata Berhasil Menulis 60 Buku Hingga Sekarang

Koran Jurnal, Jakarta – Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof KH. Nasaruddin Umar mengatakan bahwa ia selalu menulis setelah melaksanakan shalat sunnah malam. Kata dia, kegiatan menulisnya dilaksanakan secara rutin setiap hari mulai pukul 03.00 pagi hingga 08.00 pagi.

“Waktu menulis saya yaitu jam tiga subuh sampai jam delapan pagi. Setelah shalat malam dan itu setiap hari. Jadi mobil saya seperti pustaka berjalan karena banyak buku,” ujar Nasaruddin Umar saat sambutan dalam acara peluncuran buku dan malam tasyakuran 60 tahun dirinya, di Ball Room Grand Hyatt, Jakarta, Minggu malam (23/06/2019).

Karena rajin menulis, Prof Nasaruddin sampai saat ini telah berhasil menulis kurang lebih 60 buku. Menurut dia, capaiannya tersebut tidak lepas dari jasa kedua orang tuanya.

“Tidak mungkin saya berdiri di sini tanpa orang yang berjasa. Orang yang sangat berjasa itu tentu ibu saya dan bapak saya,” ucapnya.

Prof Nasaruddin sendiri merupakan anak pertama dari delapan bersaudara yang harus membiayai hidup sendiri dan adik-adiknya dari menulis. Bahkan, tutur dia, saat masih mahasiswa ia harus menulis artikel untuk membiayai kuliahnya.

“Saya tidak pernah berhenti menulis. Saya juga menulis di tiga koran setiap hari meski saat itu sedang menjabat Wakil Menteri agama,” bebernya.

Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-60, Prof. Nasaruddin kembali meluncurkan 20 buku. Menurut dia, buku-buku yang dikarangnya tersebut menghimpun yang terserak dan mempertemukan yang berbeda.

“Kami menulis 13 sampai 15 halaman per hari. Kami juga hampir setiap pagi melayani permintaan TV untuk ceramah,” jelasnya seperti dilansir Republika.

Sebagai informasi, acara tasyakuran 60 tahun dan peluncuran buku Nasaruddin Umar dihadiri oleh sejumlah pejabat negara hingga tokoh-tokoh nasional.(rpb/red)

Categories
Pendidikan TNI

Lantamal XII Pontianak Tanamkan Jiwa Bahari Forum Anak Daerah Provinsi Kalbar

Koran Jurnal, Pontianak – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gregorius Agung W. D. M.Tr (Han) diwakili oleh Mayor Marinir Abdul Salam menerima kunjungan Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 bertempat di Gedung Malahayati Mako Lantamal XII, Jalan Kom Yos Sudarso No. 1 Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (20/06/2019).

Kunjungan peserta Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 sebanyak 125 orang merupakan perwakilan dari 14 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Barat yang terdiri dari 86 orang siswa, 14 orang pendamping, 15 orang LO dan 10 Panitia orang, dipimpin oleh Hj. Sri Hartati, S.Ip. M.Ap yang beralamat di Jalan Sultan Abdurahman No.101 Kota Pontianak.

Dalam kunjungan tersebut, Mayor Marinir Abdul Salam menjelaskan sekilas tentang profil Lantamal XII Pontianak diantaranya mengenai kegiatan TNI Angkatan Laut khususnya Lantamal XII Pontianak serta macam-macam alutsista kapal patroli yang dimiliki oleh Lantamal XII Pontianak.

Setelah mendengarkan sekilas tentang profil Lantamal XII Pontianak, selanjutnya peserta Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 melaksanakan kunjungan ke KRI Torani-860 dan mendapatkan penjelasan dari anggota KRI Torani-860. Diharapkan dengan adanya kunjungan peserta dari Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 ke Lantamal XII Pontianak akan tertanam jiwa bahari, mengembangkan wawasan, kemandirian dan cinta tanah air.(Disp/red)

Categories
Nasional Pendidikan Ragam

Presiden Jokowi Lantik Budi Waseso sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka melantik Komjen Pol (Purn) Budi Waseso sebagai Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka untuk masa bakti tahun 2018-2023. Pelantikan berlangsung di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Selain melantik Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Presiden juga sekaligus melantik anggota dan pengurus Kwarnas untuk periode 2018-2023, yakni H. Suriyadi dengan anggotanya Pontianus Rushandono, H. AS. Budianto, H.A. Madjid Husen, dan Haris Yasin Limpo selaku sekretaris.

Pelantikan tersebut disaksikan serta dihadiri 11 wakil ketua atau ketua komisi Kwarnas diantaranya, Ketua Komisi Perencanaan dan Pengembangan Jana T. Anggadiredja, Ketua Komisi Pembinaan Anggota Muda Supriyadi, Ketua Komisi Pembinaan Anggota Dewasa Suyatno, Ketua Komisi Organisasi dan Hukum Chairul Huda, dan Ketua Komisi Aset dan Usaha Yulius.

Turut hadir pula Ketua Komisi Kerja Sama Dalam Negeri Dede Yusuf M. Effendi, Ketua Komisi Kerja Sama Luar Negeri Ahmad Rusdi, Ketua Komisi Kehumasan dan Informatika Berthold DH. Sinaulan, Ketua Komisi Pengabdian Masyarakat GKR Mangkubumi, Ketua Komisi Saka, Sako, dan Gusdarma Laksamana Muda TNI (Purn.) Kingkin Suroso, dan Ketua Komisi Bela Negara Brigjen TNI Hasto Pratisto Yuwono.

Budi Waseso sebelumnya terpilih menjadi Ketua Kwarnas masa bakti 2018-2023 melalui Musyawarah Nasional (Munas) X Gerakan Pramuka yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jum’at (28/09).

Dirinya dilantik oleh Presiden berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 67/M Tahun 2018 tentang Pengukuhan Susunan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2018-2023.(red/DBPers)

Categories
Nasional Pendidikan

Presiden Jokowi Rencanakan Bantuan Pembangunan Gedung Baru Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta

Koran Jurnal, Yogyakarta – Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Milad Satu Abad Madrasah Mu’allimin-Mu’allimaat Muhammadiyah di Gedung Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Kamis (06/12/2018).

Dalam sambutannya di acara tersebut, Kepala Negara memberikan instruksi kepada jajaran terkait untuk membantu pembangunan gedung baru Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah, Yogyakarta, yang menurut informasi proses pekerjaannya akan dimulai pekan depan.

“Sudah saya perintahkan kepada Menteri BUMN agar secepatnya dimulai. Nanti Bu Menteri BUMN perintah lagi ke dirut-dirut BUMN, cepat, cepat, cepat,” kata Presiden.

Banyaknya tokoh besar yang lahir dari Muhammadiyah membuat Presiden menaruh perhatian pada sarana pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah. Presiden juga sempat memberikan komentarnya soal sarana pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah.

“Saya melihat di buku ini gambar tahun 1929 saja gedungnya sudah gedung yang sangat besar dan megah. Tahun 51, berubah lagi tetapi lebih megah dari yang sebelumnya. Ini yang 2008 juga megah dan modern. Yang nanti sebentar lagi (rencana gedung baru) saya belum lihat gambarnya, tapi sudah ada coret-coretan di sini,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh Muhammadiyah Buya Syafii Maarif mengatakan bahwa partisipasi dari negara yang membantu pembangunan gedung madrasah maupun kampus merupakan salah satu perwujudan pelaksanaan tugas negara seperti yang terdapat dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Harus dibaca negara dalam UUD 1945 tugasnya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Jadi kalau negara membantu Muhammadiyah sama saja negara membantu dirinya sendiri,” ujar Buya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.(red/DBPers)

Categories
Militer Pendidikan Ragam TNI

Kolonel Inf Kristomei Sianturi Raih Juara 3 Lomba Karya Jurnalistik TMMD-103 Katagori Kapen

Koran Jurnal, Jakarta – Kapendam Jaya/Jayakarta, Kolonel Inf Kristomei Sianturi, meraih Juara 3 Lomba Karya Jurnalistik Kategori Kepala Penerangan (Kapen) jajaran TNI AD dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 tahun 2018.

Trofi dan penghargaan diserahkan langsung oleh Irjen TNI, Letjen TNI Muhammad Herindra, di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (05/12/2018).

Usai menerima penghargaan, Kristomei mengatakan, keberhasilannya itu tidak lepas dari bantuan rekan-rekan media, baik elektronik, cetak maupun online saat TMMD di wilayah Kodim 0508/Depok.

“Alhamdulillah, hasilnya Pendam Jaya bisa meraih juara ketiga lomba karya jurnaliatik yang diselenggarakan oleh Sterad ini. Tentu ini prestasi yang baik,” ujarnya.

Pada TMMD Reguler ke-103 tahun 2018 ini, kategori Kepala Penerangan merupakan perdana dilombakan. TMMD sebelumnya hanya melombakan kategori Dansatgas (Dandim) dan wartawan (elektronik dan cetak/online) saja. Atas capaian ini, Kapendam Jaya juga berharap lomba jurnalistik pada TMMD berikutnya bisa berprestasi lebih baik.

Kapendam Jaya mengatakan, keberhasilan menyabet juara ketiga lomba karya jurnalistik kategori Kapen ini, tentunya tak lepas dari kerja keras seluruh anggota Pendam Jaya dalam mempublikasikan kegiatan TMMD.

“Ini adalah capaian seluruh anggota Pendam Jaya yang terus mempublikasikan seluruh kegiatan TMMD. Baik kegiatan fisik maupun nonfisik di seluruh media yang ada,” terangnya.

Untuk kategori Kapen dalam lomba karya jurnalistik program TMMD ke-103, Juara 1 diraih oleh Kapendam I/Bukit Barisan dan Juara 2 Kapendam VI/Mulawarman.(red)

Categories
IPTEK Pendidikan

Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku ‘Karya Lengkap Bung Hatta’ Terbitan LP3ES

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy meresmikan peluncuran 10 seri buku berjudul ‘Karya Lengkap Bung Hatta’, di Gedung A Lantai 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

 

Peresmian tersebut ditandai dengan menekan tombol warna merah secara bersama-sama oleh Muhadjir Effendy (Mendikbud), Emil Salim, Farida Hatta Swasono atau lebih dikenal Meutia Hatta (Putri Sulung Bung Hatta), Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, dan Founder BINEKSOS Ismid Hadad.

Diketahui bahwa 10 seri buku tersebut adalah merupakan rangkuman dari 800 lebih karya tulis Mohammad Hatta selama masa hidupnya, yang diterbitkan oleh LP3ES.

Menurut Muhadjir Effendy, 10 seri buku ‘Karya Lengkap Bung Hatta’ itu sejatinya belum merangkum semua gagasan besar yang berasal dari pemikiran Bung Hatta, salah satu bapak Proklamator Kemerdekaan RI. Masih banyak, sambung dia, karya tulis intelektual berasal dari pemikiran Bung Hatta yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi masa depan.

“Saya sangat merekomendasi kalau nanti dilanjutkan dengan melakukan kompilasi karya-karya disertasi, tesis yang bersumber dari gagasan Bung Hatta. Saya kira akan menjadi sumber karya besar yang bisa kita jadikan suri tauladan untuk anak cucu kita,” kata Muhadjir Effendy dalam sambutannya.

Saat ini, ungkap Muhadjir Effendy, sebagian besar orang hanya mengenal Bung Hatta sebagai ekonom, negarawan dan bapak Koperasi. Padahal, lanjut dia, Bung Hatta merupakan seseorang yang memiliki perspektif ilmu pengetahuan yang sangat luas, tidak sebatas pada ekonomi saja.

Muhadjir Effendy mengungkapkan, dirinya pribadi memiliki pengalaman intelektual tersendiri dengan Bung Hatta, ketika dirinya menyusun disertasi soal militer, ternyata letak dasar gagasan utama mengenai profesionalitas militer merupakan buah pemikiran Bung Hatta.

“Saya punya pengalaman intelektual sendiri dengan Bung Hatta, yaitu dalam disertasi saya, kebetulan saya tulis tentang militer ternyata letak dasar profesionalitas militer Indonesia yaitu dengan kebijakan rasionalisasi militer tahun 1949. Itu lah yang sebetulnya mendasari perkembangan TNI yang pada akhirnya harus membantu menjadi TNI profesional. Ini yang mungkin tidak banyak yang mengetahui,” ungkapnya.

Sementara itu, Meutia Hatta berharap peluncuran 10 seri buku ‘Karya Lengkap Bung Hatta’ dapat memberikan gambaran bagaimana Bung Hatta telah mendesain dan meletakkan doktrin kebangsaan dan kerakyatan.

Ia menuturkan bahwa dirinya selalu mengingat tugas berat yang dilimpahkan ayahnya mengenai doktrin kerakyatan untuk kaum intelegensia Indonesia.

“Bung Hatta mengatakan sebagai berikut, bagi kita rakyat itu yang utama, rakyat yang mempunyai kedaulatan dan kekuasaan karena rakyat itu jantung hati bangsa dan rakyat itulah yang menjadi ukuran tinggi rendahnya derajat kita,” lugasnya.(ton)

Categories
Hiburan Pendidikan

Hari Pahlawan, SMA Pangudi Luhur Gelar ‘PL Fair’ 2018

Koran Jurnal, Jakarta – Sekolah Menengah Atas (SMA) Pangudi Luhur kembali menggelar ‘PL Fair’ 2018, yang akan diselenggarakan pada 10 November 2018, di SMA Pangudi Luhur, Jakarta.

PL Fair merupakan acara rutin tahunan SMA Pangudi Luhur Jakarta yang menyuguhkan dan menampilkan berbagai hasil kreativitas para pelajar Pangudi Luhur, baik karya seni dibidang fotografi, instalasi art, dan panggung musik.

Kali ini, PL Fair Project 2018 mengambil tema “Expurgate Sensations”, dalam dinamika masyarakat metropolitan.

Kepala sekolah SMA Pangudi Luhur, Albertus Suwarto mengatakan, pagelaran PL Fair ini digelar untuk meningkatkan kreativitas para peserta didik dan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan Nasional. Menurut dia, kegiatan ini sekaligus menjadi momen penting bagi para pelajar untuk meniru semangat nilai-nilai perjuangan para pahlawan nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia.

“Kami ingin mengambil inspirasi semangat pahlawan nasional yang gigih berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Anak-anak muda Pangudi Luhur ini mencoba belajar dengan gigih dengan menyelenggarakan sebuah kegiatan yang menurut kami sebagai pendidik, apa yang dilakukan mereka adalah sebuah kegiatan hebat untuk ukuran anak SMA, dan mereka mau belajar untuk hal itu,” kata Albertus Suwarto dalam konferensi pers, di SMA Pangudi Luhur Jakarta, Rabu (07/11/2018).

“Mudah-mudahan semangat cinta tanah air ini secara konkret diwujudkan dalam suatu pagelaran PL Fair. Dan mereka bisa mengambil inspirasi dari semangat pahlawan ini, yang gigih untuk meraih prestasi demi bangsa dan negara,” tambahnya.

Ketua Panitia PL Project 2018, Albertus Ananto Tunggadewa menuturkan, kegiatan PL Fair adalah kegiatan yang sudah berlangsung lama dan dilakukan secara turun temurun.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, kegiatan yang sengaja digelar bertepatan dengan hari pahlawan nasional ini untuk membangkitkan semangat generasi muda PL dalam mengisi hasil perjuangan para pahlawan yang telah berjasa dan gugur demi mempertahankan bangsa Indonesia.

“Lewat PL Project 2018 kami ingin membangun dalam diri kami semangat juang dan berkreasi dari usia muda harus ditunjukkan. Perjuangan pahlawan dulu berbeda dengan kami sekarang yang telah menikmati hasil pembangunan,” kata Dewa

Selain menampilkan hasil kreativitas generasi muda, kegiatan ini juga disisipi dengan aksi peduli korban gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Tengah. Ananto Tunggadewa yang akrab disapa Dewa, mengungkapkan bahwa dalam acara ini, Pangudi Luhur juga akan memberikan donasi kepada korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

“Dari hasil penjualan tiket, kita akan sumbang buat saudara-saudara kita yang mengalami musibah gempa di Palu, Sigi dan Donggala,” katanya.

“Ini juga sebagai bentuk tanggung jawab moral kita. PL Project 2018 merupakan salah satu kegiatan positif dimana kami belajar, kami berorganisasi, kami berhubungan dengan orang banyak dan paling penting kami tidak sekedar pentas seni, tapi juga punya tanggung jawab moral lewat bantuan untuk bencana,” imbuhnya.

Dari informasi yang didapat, PL Project 2018 akan digelar selama dua hari (10-11 November). Untuk tiket masuk acara, pihak panitia menetapkan harga sebesar Rp.65.000. Panitia mempersiapkan sebanyak 4 ribu tiket yang bisa didapatkan on stage pada hari pelaksanaan acara. Untuk meramaikan acara tersebut, Panitia juga menghadirkan beberapa artis nasional sebagai bintang tamu antara lain Reza Artamevia, Jason Ranti, Monita Tahalea, dan lainnya.(red)

Categories
Militer Pendidikan

Panglima TNI: TNI dan Polri Miliki  Pendidikan Chandradimuka Peletak Dasar Integrasi

Koran Jurnal, Magelang – TNI dan Polri  memiliki pendidikan Chandradimuka yang telah ditempuh selama tiga bulan sesungguhnya merupakan waktu yang sangat singkat untuk membentuk sebuah budaya sinergi dan kerjasama pada dua organisasi yang sangat besar di negeri ini. Dua organisasi yang senantiasa menjadi tumpuan rakyat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang mengemuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin Upacara Wisuda 776 Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, bertempat di lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (01/11/2018).
 
Menurut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, 3 (tiga) bulan tersebut adalah waktu yang sangat berharga bagi Taruna–Taruni TNI dan Polri hidup dan berlatih bersama, berbagi suka dan duka, mengenal satu sama lain dan bahkan mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing tanpa sekat.
 
“Selama kurun waktu tersebut,diharapkan tumbuh ikatan sosial, psikologisdan jiwa korsa yang erat. Sampai saat ini pun saya masih merasakan eratnya persaudaraan, jiwa korsa dan ikatan batin dengan seluruh rekan Perwira TNI dan Polri yang bersama-sama menjalani beratnya latihan serta suka duka pendidikan,” kata Panglima TNI.
 
Selanjutnya, Panglima TNI mengatakan bahwa pendidikan selama 3 (tiga) bulan sesungguhnya adalah peletak dasar integrasi yang sangat dibutuhkan kelak di kemudian hari. Dikatakan demikian karena dalam beberapa waktu terakhir, bangsa Indonesiadilanda beberapa bencana. 
“Bencana yang merenggut nyawa, harta  dan benda sertarakyat menjadi saksi bahwa sinergi seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan dalam meringankan beban penderitaan korban. Sinergi tersebut sangat dibutuhkan dalam masa tanggap darurat sampai pada rehabilitasi dan rekonstruksi,” ungkapnya.
 
Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa kerja sama seluruh kementerian, lembaga dan seluruh komponen bangsa sejatinya tidak hanya dalam penanggulangan bencana. Seluruh proses pembangunan nasional guna pencapaian tujuan sebuah bangsa dan negara tidak dapat berjalan maksimal bila ada ketimpangan didalamnya. Layaknya perahu dayung, tidak akan dapat mengarungi lautan dengan segala gelombang, arus dan tiupan angin bila pendayung diatasnya tidak bekerja sama,” ujarnya.
 
“Untuk itulah TNI dan Polri akan senantiasa menjadi pemersatu serta mendorong seluruh komponen bangsa yang ada dalam berkolaborasi dan bekerjasama membangun negeri tercinta,” jelasnya.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada seluruh Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian bahwa menjadi prajurit TNI dan anggota Polri adalah pilihan hidup yang mulia. Pilihan terhormat untuk mengabdikan diri pada bangsa dan negara, melalui profesi yang menuntut pengorbanan tinggi.
“Untuk itu, diperlukankomitmen pribadi yang kuat untuk menyelesaiakan pendidikan ini sampai tuntasdan selanjutnya nanti menjalankan tugas sebagai Perwira dengan terhormat sampai purna tugas,” pungkasnya.
 
Adapun 776 Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang dilantik, terdiri dari Akademi Militer 295 orang (277 Taruna dan 18 Taruni), Akademi Angkatan Laut 109 orang (99 Taruna dan 10 Taruni), Akademi Angkatan Udara 115 orang (105 Taruna dan 10 Taruni) serta Akademi Kepolisian 257 orang (227 Taruna dan 30 Taruni).(ton/Pusp) 
 
Categories
Megapolitan Pendidikan TNI

Lantamal III Gelar Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AL di SMAN 72 Kodamar Sunter

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AL tahun 2018 kepada para Pelajar SMAN 72 di Jalan Prihatin, Komplek TNI AL Kodamar Sunter, Jakarta Utara, Rabu (31/01/2018).

Kegiatan sosialisasi penerimaan Prajurit TNI AL tersebut dimaksudkan untuk menambah wawasan tentang TNI Angkatan Laut sehingga para pelajar yang duduk di kelas XII dapat bergabung sebagai prajurit TNI AL yang pendaftarannya akan dibuka pada awal April 2018 mendatang untuk menjadi Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut atau Bintara TNI AL, sebagaimana yang diharapkan Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M., dalam sambutannya.

Acara yang bertema “Bergabunglah Bersama TNI AL, Negara Menanti Dharma Bhaktimu. Join The Navy To See The World” itu turut dihadiri Aspers Danlantamal III Jakarta, Letkol Laut (S) Binsar M. Sirait, S.E., M.Si, Kadispotmar Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko,S.M., dan Kepala Sekolah SMAN 72, Ali Mukodas, S.Pd., M.Si. serta diikuti oleh sekitar 200 orang pelajar SMAN 72.

Sosialisasi dipandu oleh Paban Watpers Lantamal III, Letkol Laut (KH/W) Tri Armyanti, S.T., M.Tr.(Hanla) dengan memberikan penjelasan tentang sekilas TNI AL dan kepangkatan serta tenue seragam prajurit TNI AL yang diperagakan oleh para prajurit TNI AL pria dan wanita dalam bentuk fashion show. Selain itu juga diberikan kesempatan tanya jawab dan menyaksikan film Profile TNI AL.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Pendidikan Ragam TNI

Khafilah Koopsau I Siap Ikuti Kejuaraan MTQ Tingkat TNI AU Ke-20 Tahun 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebanyak 11 Kafilah Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) I peserta kejuaraan MTQ Tingkat TNI Angkatan Udara ke-20, pada hari Selasa (21/11/2017) dilepas keberangkatannya oleh Kepala Staf Koopsau I Marsma TNI Henri Alfiandi di Masjid Darussalam, Makoopsau I, Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Kesebelas Kafilah yang telah siap mengikuti kejuaraan MTQ tersebut adalah merupakan Kafilah pilihan yang sudah lolos melalui seleksi ketat di Lanud Wiryadinata beberapa waktu yang lalu.
‎
Pangkoopsau I Marsda TNI Imran Baidirus, S.E. dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Koopsau I mengucapkan selamat kepada para Kafilah yang telah lulus seleksi dan terpilih mewakili nama Koopsau I untuk mengikuti lomba Musabaqoh Tilawatil Qur,an (MTQ), Musabaqoh Fahmil Qur,an (MFQ) dan Musabaqoh Hifdzil Qur,an (MHQ) Tingkat TNI AU.  

Pangkoopsau I pada kesempatan tersebut berpesan kepada para Kafilah yang akan mengikuti kejuaraan MTQ, MFQ dan MHQ tingkat Mabesau agar betul-betul menyiapkan diri, berlatih dan berjuang, karena keberhasilan yang diperoleh dimulai dari kesiapan diri pribadi para Kafilah.

Lebih lanjut Pangkoopsau I berharap, Kafilah yang akan berjuang di kejuaraan MTQ Tingkat TNI AU mampu keluar sebagai juara dan tentunya membawa nama harum bagi Koopsau I, akan lebih membanggakan lagi jika Kafilah Koopsau I meraih predikat Juara Umum. Dalam kejuaraan MTQ tingkat TNI AU ke-20 tahun ini, Koopsau I mengirim Kafilah yang terdiri dari 5 Kafilah MTQ, 3 Kafilah MHQ, dan 3 Kafilah MFQ. Hadir pula dalam acara pelepasan tersebut Para Pejabat Makoopsau I.

Pewarta : Anton/Pen.
‎