Categories
Polisi TNI

ALTAR 89 Mengabdi Tiada Henti Untuk Indonesia Maju 

Koran Jurnal, Jawa Barat – Dalam rangka pengabdian ke 34 tahun, Alumni Taruna Akabri tahun 1989 (ALTAR’89) kembali menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan dan Bhakti Sosial dengan mengangkat tema TNI-Polri Mengabdi Tiada Henti Untuk Indonesia Maju, di wilayah Tasikmalaya Jawa Barat, Sabtu (26/8/2023).

Kegiatan sosial tersebut, selain menyentuh masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan, sekaligus juga menanamkan jiwa nasionalisme serta cinta tanah air kepada masyarakat khususnya di wilayah tersebut.

Rencananya, sejumlah kegiatan kemanusiaan berupa bantuan kesehatan gratis bagi masyarakat akan dilaksanakan seperti operasi bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, pelayanan pengobatan dan kesehatan umum, penanganan stunting, pelayanan vaksinasi covid-19, fisioterapi, perawatan gigi hingga Bhakti Sosial pemberian bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat.
Kegiatan kemanusiaan ini akan melibatkan Alumni Taruna AKABRI 1989 (ALTAR’89) dari empat matra yaitu TNI AD, TNI AL, TNI AU serta Polri. Selain itu pada pelaksanaannya nanti juga akan didukung oleh Dinas Kesehatan tiap-tiap matra yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah setempat serta beberapa yayasan sosial kemanusian seperti Budha Tzu Chi Indonesia.

Seperti diketahui, sejumlah alumni taruna Akabri 1989 telah menempati sejumlah jabatan penting dan strategis di jajaran TNI-Polri dan Pemerintahan RI, diantaranya adalah Laksamana TNI Muhammad Ali yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Wakil Kepala Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Irwasum Polri Komjen Pol Ahmad Dofiri, Kabaintelkam Komjen Pol Drs Suntana, Panglima Kogabwilhan 2 Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Eko Margiono, Ka BNPB Letjen TNI Suharyanto, Ka Bais TNI Letjen TNI Rudianto dan Danpusterad Letjen TNI Teguh Muji Angkasa.

Ketua ALTAR’89 Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah saat ditemui mengatakan, “Kegiatan sosial ini merupakan komitmen Alumni Taruna AKABRI 1989 (ALTAR’89) untuk terus memberikan pengabdian tiada henti yang terbaik kepada masyarakat. Saat ini, sudah 34 tahun pengabdian kami sejak lulus AKABRI pada tahun 1989, dan keluarga besar ALTAR’89 ingin berbagi kebahagiaan atas segala karunia dan kepercayaan yang diberikan kepada seluruh keluarga besar ALTAR’89, dengan memberikan pelayanan Kesehatan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkannya. Selain itu, kami mengajak kepada saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk terus yakin dan mencintai tanah air ini, yang merupakan karunia dari Allah, Tuhan Yang Maha Esa, dengan harapan semoga Indonesia terus menjadi negara maju, yang kuat dan sejahtera.”

Alumni Taruna AKABRI 1989 secara rutin telah mendukung program pemerintah, diantaranya dengan pemberian vaksinasi covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia, dan aktif melakukan aksi kemanusiaan berupa pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Cianjur Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Disamping itu, ALTAR’89 juga bergerak pada bidang pendidikan, kesehatan maupun yayasan sosial untuk mendukung pembangunan serta penanganan bencana di seluruh Indonesia.(**)

Categories
Polhukam

Jelang Putusan MK Soal UU Cipta Kerja, ALTAR Dukung Polri Pelihara Kamtibmas

Koran Jurnal, Jakarta – Aliansi Buruh Tangerang Raya (ALTAR) menyatakan dukungan terhadap Polri dalam menjalankan tugasnya. Yaitu menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Karena, hal ini dianggap merupakan tanggung jawab yang harus dikawal bersama-sama, bukan hanya satu pihak saja.

“Kami mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya menjaga kamtibmas khususnya menjelang putusan MK terhadap UU Cipta Kerja dan pengesahan UMP-UMK 2022, ALTAR juga dukung Polri jaga kamtibmas,” ujar Koordinator Altar Supriyanto, Jum’at (5/11/2021).

Menurut pria yang juga Ketua Garda Metal PT SMI Cikupa tersebut, kamtibmas yang terjaga semasa pandemi Covid-19 seperti saat ini, begitu penting. Terlebih menjelang pengumuman upah pekerja tahunan oleh pemerintah.

Sedangkan Koordinator ALTAR Hadi Murdianto, menambahkan kamtibmas yang terjaga secara bersama-sama wajib dihadirkan di masyarakat. Karena salah satu risiko tak terjaganya kamtibmas, penularan Covid bisa meluas hingga mengalami lonjakan kembali kasusnya.

Risiko kesehatan yang terganggu hingga kematian pun mengancam. Apabila sudah demikian, seluruh pihak termasuk buruh yang dirumahkan dan di-PHK, bisa jadi korban tak peduli latar belakangnya.

“Jika kita protes menyuarakan aspirasi dengan turun ke jalan, menyikapi UMP-UMK, tentunya bisa berdampak pada peningkatan kasus Covid,” jelasnya.

“Mari kita jaga juga kamtibmas demi kepentingan kita bersama, kesehatan kita semua,” sambung Hadi.

Atas itu semua, ia kembali mereka pentingnya menjaga kamtibmas jelang pengumuman putusan MK perihal UU Cipta Kerja, serta jelang penetapan UMP-UMK 2022 dan momen yang dianggap penting oleh seluruh elemen buruh. Ini demi kebaikan bersama.(*)

Categories
Polhukam

Jelang Pengumuman UMP-UMK 2022, Altar Dukung Polri Jaga Kamtibmas

Koran Jurnal, Jakarta – Aliansi Buruh Tangerang Raya (Altar) mendukung Kepolisian menjalankan tugasnya yakni menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebab, hal ini dinilai sebagai tanggung jawab bersama.

“Kami mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya menjaga kamtibmas,” ujar Ketua Presidium Altar Galih Wawan, Rabu (13/10/2021).

Kamtibmas yang terjaga semasa pandemi Covid-19 seperti sekarang, dinilai begitu penting. Apalagi menjelang pengumuman upah pekerja tahunan.

“Kami mendukung Kepolisian menjalankan perannya dalam memelihara kamtibmas, termasuk jelang penetapan UMP-UMK 2022,” tuturnya.

Menurut Galih, kamtibmas yang terpelihara secara bersama-sama harus dihadirkan. Mengingat salah satu risiko tak terjaganya kamtibmas, penularan Covid bisa meluas hingga mengalami lonjakan kembali kasusnya.

Jika sudah begini, semua jadi korban, tak peduli latar belakangnya.

“Jika kita protes menyuarakan aspirasi dengan turun ke jalan, menyikapi UMP-UMK, tentunya bisa berdampak pada peningkatan kasus Covid,” paparnya.

“Mari kita jaga juga kamtibmas demi kepentingan kita bersama, kesehatan kita semua,” imbuh Galih.(*)