Categories
TNI

Dankormar Buka Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut TA.2021

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono secara resmi membuka kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL) Angkatan ke-16 Tahun Anggaran 2021, di Kesatrian Arthur Solangs, Markas Komando (Mako) Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Cilandak, Jakarta Selatan, Jum’at (10/12/2021).

Kursus PTAL yang diikuti Prajurit Jalasena terpilih yang berkualifikasi khusus yaitu dari Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Prajurit Intai Amfibi Marinir yang tangguh dan unggul yang akan mengikuti Program Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut selama kurang lebih enam bulan.

Kegiatan tersebut diikuti 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) pasukan upacara dari Denjaka, Pelatih PTAL, Siswa PTAL, Kopaska, Taifib 1 Marinir, Korps Musik dan Brigif 1 Mar yang dipimpin Komandan Upacara Mayor Marinir Haryono yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Seksi Perencanaan dan anggaraan (Kasirengar) Denjaka TNI AL.

Pembukaan Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut ini ditandai dengan pelepasan tanda pangkat dan pemasangan tanda siswa PTAL oleh Dankormar kepada salah satu perwakilan peserta kursus.

Dalam amanatnya Dankormar mengatakan kegiatan kursus ini bertujuan untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka rekrutmen personel pengawak satuan Detasemen Jalamangkara TNI Angkatan Laut.

“Kemampuan tren aksi teror serta aktivitas terorisme global yang telah berkembang sedemikian rupa merupakan tantangan dan menuntut peningkatan kemampuan personel Denjaka sebagai satuan penanggulangan teror TNI aspek alut.” Tegas Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono.

Mengakhiri amanatnya mantan Komandan Denjaka era Tahun 2005 sd 2008 dan 2011 sd 2012 tersebut mengucapkan selamat berlatih kepada peserta kursus, ikuti seluruh rangkaian kegiatan kursus ini dengan baik dan penuh semangat, agar sasaran program kursus yang diharapkan dapat tercapai secara optimal dan memiliki kepribadian jiwa kesatria, patriot pejuang tanpa pamrih, profesional, militan, pantang menyerah dan setia mengabdi kepada ibu pertiwi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadiswatpersal, Wadankormar, Irkormar, Danpasmar-1, Danpuskopaska, beberapa Pejabat Teras Mabes TNI-AL dan TNI-AD, seluruh Asisten Dankormar dan Kadis Kormar, Dankolak Pasmar-1, Wadan Kasat 1 Gegana Brimob, Dansat Gultor 81 Kopasus TNI AD, Dansat Bravo 90 TNI AU, serta Dansat Kopaska Koarmada II.(pen/red)

Categories
Militer TNI

Koarmada I Ikut Tinjau Latihan Penanggulangan Teror Satgultor TNI pada Masa Pandemi Covid-19

Koran Jurnal, Cilegon – Satgultor TNI melaksanakan latihan Penanggulangan Teror (Gultor) TNI pada masa pandemi Covid-19. Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K., S.E.,M.M. diwakili Kaskoarmada I Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) mengikuti peninjauan jalannya latihan tersebut bersama Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang di PT. Indonesia Power Suralaya Cilegon Banten, Selasa (11/08/2020).

Latihan pembebasan sandera dilakukan untuk menguji kesiapan pasukan khusus yang terdiri dari Satuan 81 Gultor Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satuan Bravo 90 Kopaskhas TNI AU. Salah satu yang dilatih adalah mekanisme perencanaan yang diawali dengan kegiatan hubungan antara Komandan dan Staf, sejak menerima direktif dari pimpinan, kemudian analisis tugas, sampai merencanakan manuver dengan berbagai macam situasi dan kondisi di lapangan. TNI akan mengetahui apa langkah yang akan diambil dalam mengantisipasi suatu peristiwa.

Sehingga bisa diambil keputusan apakah menggunakan lintas udara dengan heli, kendaraan darat atau kendaraan laut sebagai alternatif cara bertindak. Latihan ini merupakan uji lapangan untuk melihat kemampuan teknis dan taktis dari semua elemen yang terlibat.

Dalam latihan ini Satgultor TNI memperlihatkan bagaimana cara melaksanakan penanggulangan aksi terorisme dalam masa pandemi Covid-19 dengan menampilan aksi penembakan sniper melumpuhkan musuh, aksi sporadik melumpuhkan pos jaga musuh, aksi serbuan dari darat dan laut, aksi infiltrasi udara dengan fastrope, rappelling dan pembebasan sandera, aksi serbuan dan pembebasan sandera dengan teknik stabo, serta tim nubika melaksanakan clearing dan disposal.(siap/red)

Categories
Militer Polhukam TNI

Antisipasi Teror, Kodim Depok Perketat Pengamanan Markas

Koranjurnal.co.id, Depok – Guna mengantisipasi aksi terorisme, Kodim 0508/Depok memperketat penjagaan dengan menurunkan empat penembak jitu atau sniper di pos penjagaan Markas Kodim Depok, sejak Selasa (15/05/2018) kemarin.

Didatangkan dari Batalyon Infanteri Mekanis 202/Tajimalela, mereka dipersenjatai senjata laras panjang M 16 A1 dan satu senjata otomatis (SO) Minimi di pos jaga Kodim.

Setiap tamu atau pengunjung yang datang ke Kodim Depok baik pengendara mobil maupun motor wajib diperiksa petugas jaga bersenjata lengkap, termasuk empat penembak jitu yang siaga.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap barang bawaan para tamu baik di bagasi mobil, bagasi motor dan tas yang mereka bawa.

Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto menuturkan bahwa pengetatan penjagaan dengan menurunkan empat penembak jitu dan satu SO Minimi, akan terus dilakukan selama masa siaga 1 pasca aksi terorisme di Surabaya.

“Sampai kapan ini dilakukan? sampai situasi dianggap normal,” kata Iskandarmanto.

Menurutnya hal ini dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktifitas dan memiliki keperluan di Makodim Depok.

“Penempatan anggota Yonif 202 di Kodim Depok ini merupakan perintah komando atas. Mereka akan terus ditempatkan di sini hingga situasi dianggap normal,” kata Iskandarmanto.

Tampak sejumlah pengendara mobil dan motor yang hendak ke Makodim Depok, diperiksa petugas secara detail.(ton/Pen)