Categories
Hukum Polhukam

Kader SOKSI Inisial MP Diminta Pernyataannya Soal Aliran Uang Hasil Korupsi PT ASABRI

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Umum Baladhika Karya SOKSI Ferry Juan meminta kader atau pengurus SOKSI berinisial MP untuk memberikan pernyataan terkait aliran uang hasil korupsi PT ASABRI yang diterimanya sebesar Rp 8,5 Miliar dari Sonny Widjaja, tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI. Menurut Ferry, pernyataan MP sangat penting untuk mempertegas bahwa uang hasil korupsi yang diterimanya itu tidak mengalir ke organisasi SOKSI.

“Meminta saudara MP agar melakukan pernyataan bahwa tidak ada aliran dana dari rekening saudara MP kepada SOKSI baik secara langsung maupun tidak langsung,” lugas Ferry kepada wartawan melalui pesan singkatnya, Jum’at malam (18/6).

Selain itu, Ferry menyatakan bahwa pihaknya tidak mentolerir siapapun kader SOKSI yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT ASABRI.

“Kami tidak akan mentolerir kader SOKSI manapun yang melakukan tindak pidana korupsi yang bisa menyengsarakan bangsa dan negara. Silahkan ditindak tegas menurut ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ferry.

Sikapnya tersebut, merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kehormatan SOKSI sebagai organisasi yang juga mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

“Saya sebagai Ketua SOKSI yang juga Ketua Umum Baladhika Karya SOKSI wajib menjaga marwah dan kehormatan SOKSI. Inilah bukti komitmen kuat SOKSI dalam mendukung pemberantasan korupsi di NKRI,” tandasnya.

Sebelumnya diungkap Ferry bahwa pemberian uang dari tersangka Sonny Widjaja kepada MP, mantan staf ahli PT ASABRI yakni melalui transaksi perbankan pada medio November 2017. Ferry yang juga sebagai Kuasa Hukum tersangka Sonny Widjaja menjelaskan, kliennya mentransfer uang tersebut ke akun bank berinisial RN, untuk diteruskan ke rekening pribadi MP.

“Uang tersebut digunakan MP untuk membeli tambang emas yang berlokasi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut),” jelas Ferry menurut pengakuan kliennya, Rabu (16/6).

Sekedar diketahui, kasus korupsi PT ASABRI yang membuat negara mengalami kerugian  sebesar Rp 22,78 Triliun itu mencuat sejak 3 Februari 2021 ketika hasil audit BPK keluar dan pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD pada 10 Januari 2020.

Total ada sembilan orang tersangka. Diantaranya, seperti mantan Direktur Utama PT ASABRI Mayor Jenderal (Purnawirawan) Adam Damiri, Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja, Heru Hidayat (swasta), Benny Tjokrosaputro (swasta), Hari Setiono (Direksi ASABRI), Bachtiar Effendi, dan Ilham Wardhana Siregar, Lukman Purnomosidi, dan Jimmy Sutopo.(*)

Categories
Megapolitan Ragam

Teteskan Air Mata Saat Santuni Anak Yatim Piatu, Ketum Baladhika Karya SOKSI: Rajin Belajar dan Jaga Kesehatan

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Baladhika Karya SOKSI (Depipus BKS) Ferry Juan meneteskan air mata saat santuni sejumlah anak yatim piatu Panti Asuhan Anak Putra, di Klender, Jakarta Timur, Sabtu sore (01/05/2021).

Ferry mengaku, rasa haru itu muncul sebagai ungkapan keprihatinan terhadap kehidupan para anak yatim piatu.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menyantuni mereka. Kita harus bisa menjamin kehidupan mereka dengan baik,” kata Ferry dengan mata ‘berkaca-kaca’ menyantuni sambil menyalami serta mengusap kepala anak yatim piatu.

Dia juga mengungkapkan bahwa kepedulian terhadap sesama, seperti memberikan perhatian lebih kepada anak-anak Yatim Piatu merupakan tugas mulia.

“Kalau tak kenal tak sayang, kalau sudah kenal pasti akan sayang,” tuturnya.

“Semoga (santunan) ini bisa berkenan. Mohon maaf kalau ada kekurangan ataupun kurang pas dihatinya (anak Yatim-Piatu),” imbuh Ferry.

Lebih lanjut Ferry menyampaikan pesan kepada anak-anak Yatim Piatu tersebut agar senantiasa menjadi anak yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.

“Pesan bapak, rajin belajar dan selalu jaga kesehatan. Ingat Prokes, protokol kesehatan. Dan antara sesama harus saling membantu, setia kawan, tidak boleh ribut atau bertengkar ya,” pintanya.

Sebelumnya dijelaskan, Dewan Pimpinan Pusat (Depipus) Baladhika Karya SOKSI mengadakan kegiatan pemberian santunan kepada anak-anak Yatim Piatu di Panti Asuhan Anak Putra Klender Jakarta Timur dan Panti Asuhan Putra Setia Kramat Sentiong Jakarta Pusat.

Selain menyantuni anak Yatim Piatu, Baladhika Karya SOKSI juga membagi-bagikan takjil serta makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang melintas di seputar kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), tepatnya di perempatan flyover Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Kegiatan tersebut dilakukan di bulan Ramadhan 1442 Hijriah dan sekaligus dalam rangka menyambut hari jadi atau HUT SOKSI ke-61 tahun 2021.

Acara sosial itu dihadiri Sekjen Baladhika Karya SOKSI Adi Putro Nugroho serta seluruh kader.(Anton)