Categories
Kesehatan TNI

Puskes TNI Terima Donasi Material Kesehatan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia (Puskes TNI) menerima donasi berupa material kesehatan yang akan digunakan dan didistribusikan ke fasilitas kesehatan di lingkungan TNI untuk kepentingan penanggulangan Covid-19.

Penandatangan berita acara penyerahan material kesehatan dilakukan oleh Direktur PT Profesional Telekomunikasi Indonesia Indra Gunawan selaku Pihak Pertama dan Waka Puskes TNI Marsma TNI dr. Didik Kestito, Sp.BU., MM.Rs selaku Pihak Kedua, bertempat di Puskes TNI Gedung Adi Sutjipto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/02/2021).

Donasi barang dari PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (PT Protelindo) berupa material kesehatan, penyerahan sesuai dengan ketentuan di dalam Permenhan Nomor 2 Tahun 2020 tentang pengelolaan hibah di lingkungan Kemenhan RI dan TNI.

Adapun jenis material kesehatan terdiri dari APD (2.000 Pcs), Masker (20.000 Pcs), Face Shield stiker Protelindo (2.500 Pcs) dan Hand Sanitizer @ 4 liter sebanyak 50 jerigen.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Puskes TNI Marsma TNI dr. Didik Kestito, Sp.BU., MM.Rs mewakili Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, M.H. menyampaikan bahwa bantuan donasi dari PT Profesional Telekomunikasi Indonesia sangat bermanfaat untuk Pusat Kesehatan TNI dalam rangka memerangi Covid-19.

“Saya atas nama Puskes TNI mewakili Kapuskes TNI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak dari PT Protelindo atas bantuan yang telah diberikan,” kata Waka Puskes TNI.(Pusp/red)

Categories
Ekonomi Jurnal Lain-lain

Gugus Tugas Terima Donasi 2 Milyar dari Pegadaian untuk Penanganan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menerima donasi sebesar 2 milyar rupiah dari PT Pegadaian (Persero) yang dihimpun melalui “Pegadaian Charity Concert” beberapa waktu lalu.

Donasi tersebut diterima Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo secara simbolis yang diserahkan oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto pada Senin (18/05/2020).

Dalam penyerahan tersebut, Dirut Pegadaian menyampaikan bahwa PT Pegadaian (Persero) terus berperan aktif dalam kegiatan penanggulangan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi pemberian bantuan ambulans, APD, ventilator, rapid test, swap test, bantuan sembako, uang tunai maupun makanan siap saji.

“Sampai saat ini kami telah menyalurkan bantuan senilai kurang-lebih Rp.8,5 miliar. Selain itu kami juga menyelenggarakan konser amal secara virtual yang melibatkan almarhum Didi Kempot, Maliq & D’Essensials dan Yuni Shara yang disiarkan secara langsung melalui akun youtube PT Pegadaian Persero,” ujar Kuswiyoto.

“Acara tersebut ditonton oleh 151.000 viewers dengan 24.400 subscribers. Dari jumlah penonton tersebut kemudian dikonversikan dengan bantuan donasi oleh Pegadaian senilai Rp. 2 miliar. Para karyawan juga mengumpulkan donasi dan terkumpul Rp.3,5 miliar, dengan demikian selama pandemi Covid-19 perusahaan dan karyawan ikut berpartisipasi menyumbang total senilai Rp.14 miliar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kuswiyoto juga menjelaskan bahwa dalam mendukung upaya pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19, Pegadaian juga menerapkan work from home (WFH) untuk karyawan yang bertugas di bidang administratif. Sedangkan di bidang operasional Pegadaian menerapkan physical distancing, penyediaan sarana cuci tangan, hand sanitizer, serta pengukuran suhu tubuh menggunakan thermal gun kepada karyawan maupun nasabah yang akan melakukan transaksi di outlet-outlet Pegadaian.

Untuk meringankan beban nasabah, Pegadaian juga memberikan relaksasi kepada nasabah dengan memberikan bebas bunga (0%) kepada nasabah gadai dengan pinjaman dibawah Rp.1 juta dan penundaan jatuh tempo lelang dari 15 hari menjadi 30 hari.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pegadaian yang terus berperan aktif membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kami atas nama Permerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggitingginya kepada Pegadaian yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Begitu pula kepada seluruh karyawan Pegadaian di seluruh Indonesia yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memberikan solusi keuangan sesuai tagline mengatasi masalah tanpa masalah,” ujar Doni Monardo.

Doni pun berharap semoga pandemi Covid-19 segera berlalu agar masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Untuk mempercepat selesainya pandemi masyarakat diminta disiplin dan mematuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.(hum/red)

Categories
Ekonomi

Gugus Tugas Covid-19 Salurkan Rp 200 Miliar Donasi Masyarakat

Koran Jurnal, Jakarta – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan menyalurkan donasi masyarakat senilai lebih dari Rp200 miliar kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 di seluruh wilayah Indonesia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bantuan tersebut juga akan digunakan untuk membantu tenaga kesehatan yang tengah berjuang melawan pandemi COVID-19.

“Lebih dari Rp 200 miliar donasi masyarakat yang kami terima sebagian besar akan dimanfaatkan untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan kita, keluarga mereka, dan seluruh masyarakat yang terdampak dari penyakit ini bisa kita bantu dan bisa bekerja dengan lebih baik bisa lebih tenang berada di rumah tanpa kepanikan dan tanpa kekawatiran,” kata Yuri di Gedung BNPB, Rabu (15/04/2020).

Pada kesempatan itu Yuri juga menyampaikan ada lebih dari 22.000 relawan secara sukarela telah bergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Sudah lebih dari 22.000 relawan yang secara sukarela telah mendaftarkan diri dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 baik di tingkat nasional maupun di daerah,” kata Yuri.

Dia juga mengucapan terima kasihnya kepada para relawan yang telah bersedia bergabung ke dalam Gugus Tugas.

“Terima kasih bahwa relawan ini telah menyatakan kesediaannya untuk bersama-sama dalam satu sistem yang terintegrasi menanggulangi COVID-19,”ujarnya.

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 juga menargetkan produksi hingga 16.000 alat perlindungan diri (APD) berstandar medis yang sangat diperlukan oleh tim medis dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

“Kita targetkan bawa produksi ini bisa dikejar sampai dengan 16.000 APD per hari, ini adalah upaya keras kita agar seluruh petugas kesehatan di seluruh pelosok Tanah Air bisa bekerja dengan tenang, bisa bekerja dengan rasa aman, ini bagian dari keseriusan kita,” kata Yuri.

Yuri mengatakan target tersebut bisa terpenuhi berkat pengusaha tekstil dalam negeri yang mampu dan bersedia mengalihkan lini produksinya untuk memproduksi APD berstandar medis.

“Kita patut bersyukur bahwa saat ini (APD) sudah bisa diproduksi dengan bahan baku lokal yaitu menggunakan polyester 100% ini adalah upaya kita untuk memenuhi kebutuhan APD dengan medical grade dengan standar terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal di seluruh petugas medis,” ujarnya.

Yuri juga mengatakan APD tersebut sudah lolos tes pada uji di Balai Besar Tekstil Kemenperin dan diakui standarnya oleh badan kesehatan dunia.(hum/red)