Categories
Kesehatan Megapolitan

Status Darurat Covid-19 Resmi Dicabut WHO, Indonesia Siapkan Transisi Jangka Panjang

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Kesehatan menyambut baik keputusan Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencabut status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk Covid-19 pada Jum’at (5/5/2023).

Indonesia sendiri sebelumnya sudah bersiap bertransisi dari pandemi ke endemi dengan berkonsultasi dengan WHO. WHO menyampaikan bahwa persiapan Indonesia dipandang baik dalam menghadapi transisi pandemi ke endemi.

“Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah berjuang bersama sehingga penularan Covid-19 Indonesia dapat terkendali, dan saat ini kita bersama-sama menuju pengakhiran kondisi kedaruratan,” ujar Juru Bicara Kemenkes dr.Mohammad Syahril, dalam siaran pers yang diterima, Minggu (7/5/2023).

“Kami telah berkonsultasi dgn Dirjen WHO dan tim WHO baik di Jenewa dan Jakarta untuk Indonesia mempersiapkan transisi pandemi beberapa waktu lalu sebelum pencabutan status PHIEC diumumkan WHO,” tambahnya.

Kendati status kegawatdaruratan pandemi sudah dicabut, pemerintah tetap mengedepankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. WHO juga menegaskan perlunya masa transisi untuk penanganan Covid-19 jangka panjang.

Diantaranya dengan surveilans kesehatan di masyarakat, dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dan obat-obatan, serta mempersiapkan kebijakan kesehatan lainnya, sebagai upaya ketahanan kesehatan nasional dan kesiapsiagaan atas kemungkinan adanya pandemi di masa yang akan datang.

Masyarakat juga dihimbau agar tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan. Upaya vaksinasi juga terus dijalankan terutama untuk meningkatkan perlindungan bagi kelompok masyarakat yang paling berisiko

Pemerintah terus mempersiapkan langkah langkah pencabutan status pandemi sesuai dengan Strategi Kesiapsiagaan dan Respon Covid-19 2023-2025 yang telah disiapkan oleh WHO sebagai pedoman negara-negara. Dirjen WHO menyampaikan persiapan Indonesia dipandang baik dalam menghadapi transisi pandemi ke endemi.

“Virus Covid-19 masih ada di sekitar kita, sehingga masyarakat harus tetap waspada. Kelompok lansia dan pasien dengan penyakit penyerta masih memiliki resiko paling tinggi, sehingga vaksinasi harus tetap dilakukan,” jelas dr. Syahril.(*)

 

Categories
Kesehatan Nasional

Perserikatan Bangsa Bangsa Apresiasi Penanganan Covid-19 di Indonesia

Koran Jurnal, Bali – Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia mendapatkan apresiasi dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Presiden Majelis Umum PBB, Abdulla Shahid, menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Rabu kemarin (25/5/2022).

“Kami semua sangat senang melihat Bali, berkumpul acara tatap muka hari ini dalam skala besar. Saya telah diberitahu bahwa sekitar tujuh ribu peserta telah mendaftar untuk pertemuan hari ini. Ini merupakan bukti komitmen kuat dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Yang Mulia Presiden Joko Widodo untuk memerangi Covid-19 dan mengembalikan negara ke jalur pemulihan,” ujar Abdulla Shahid.

Lebih lanjut, Abdulla Shahid juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah Indonesia yang telah menjadi tuan rumah GDPRR 2022 di tengah pemulihan global dari Covid-19.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan yang tulus kepada pemerintah Indonesia yang telah menjadi tuan rumah platform global pengurangan risiko bencana serta memberikan pujian, baik Indonesia, maupun UNDDR atas usaha bersama ini,” ucapnya.

Hal senada juga datang dari Deputi Sekretaris Jenderal PBB, Amina Jane Mohammed, yang mengapresiasi sejumlah langkah dan kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air sehingga konferensi GPDRR 2022 dapat digelar secara tatap muka dan aman. Ia juga mengapresiasi pencapaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

“Memvaksinasi populasi 270 juta adalah prestasi besar, dan kami memuji kepemimpinan Indonesia atas program vaksinnya untuk menjaga semua orang aman,” ujar Amina.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 dalam dua tahun ini merupakan bencana terbesar di dunia yang telah menginfeksi 527 juta orang dan merenggut korban jiwa hingga 6,3 juta orang. Presiden mengatakan bahwa pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan dinamis sesuai situasi terkini untuk menjaga keseimbangan sisi kesehatan dan sisi ekonomi.

“Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan dinamis sesuai situasi terkini, menjalankan kebijakan ‘gas dan rem’ untuk menjaga keseimbangan sisi kesehatan dan ekonomi dan terbukti telah memberikan dampak baik,” ungkap Presiden.

Di hadapan para delegasi, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia terdiri dari 17.000 pulau lebih dan telah berhasil menyuntikkan sedikitnya 411,5 juta dosis vaksin. Dampaknya, kasus harian menurun tajam dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga baik.

“Kasus harian turun tajam dari 64,7 ribu saat puncak menjadi 345 kasus. Pertumbuhan ekonomi terjaga 5,01 persen dan inflasi di level aman 3,5 persen,” jelasnya.(sekb)

Categories
Kesehatan Nasional

Vaksinasi ‘Booster’ Covid-19 Gratis Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memutuskan pemberian vaksin Covid-19 yang ketiga atau Booster bagi seluruh masyarakat Indonesia tidak dipungut biaya alias gratis.

“Saya memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama,” ujar Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/01/2022).

Menurut Presiden Jokowi, upaya vaksinasi booster penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat virus Covid-19 yang terus bermutasi.

“Vaksinasi ketiga ini adalah calon penerima sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya,” terangnya.

Dikabarkan bahwa pemerintah akan memulai pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan atau booster pada tanggal 12 Januari 2022 dengan prioritas bagi lansia dan kelompok rentan.

“Meski sudah divaksin, saya mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Karena vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan merupakan kunci dalam mengatasi pandemi Covid-19,” tandasnya.

Adapun vaksin yang digunakan untuk booster yakni CoronaVac atau Vaksin Covid-19 Bio Farma, Comirnaty oleh Pfizer, AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), Moderna, dan Zifivax.(*)

Categories
Kesehatan TNI

TNI-Polri Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Pademangan Jakarta Utara

Koran Jurnal, Jakarta – TNI-Polri terus menggencarkan serbuan vaksinasi Covid-19 di wilayah Pademangan Jakarta Utara. Kali ini kegiatan dipusatkan di SDN 11 Pademangan Barat, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Jum’at (07/01/2022).

Kegiatan tersebut merupakan instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam turut menyukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam percepatan penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Vaksinasi menyasar masyarakat usia dewasa dan juga diperuntukkan bagi anak-anak berusia 6-11 tahun seperti yang digalakkan pemerintah mulai akhir Desember 2021 yang lalu. Vaksinasi bagi anak-anak ini juga ditujukan dalam menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai diberlakukan.

Pada serbuan vaksinasi tersebut, Pushdirosal) yang mengerahkan 8 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja sama dengan Polri yang mengerahkan 5 nakesnya. Pada pelaksanaannya, dari peserta yang terdaftar sebanyak 83 orang, tercatat 80 orang berhasil divaksin dengan menggunakan vaksin Sinovac dosis pertama, sementara 3 orang tertunda divaksin dengan alasan medis.

TNI AL dalam hal ini Pushidrosal bekerja sama dengan instansi TNI Polri akan terus menggencarkan serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang membutuhkan, sampai pemerintah secara resmi menghentikan kegiatan vaksinasi tersebut secara nasional.(disp/red)

Categories
Kesehatan TNI

Jelang Akhir Tahun, TNI AL Vaksinasi Covid-19 Warga Usia 6 sampai 69 Tahun di Penjaringan

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang akhir tahun 2021, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) kembali menggelar kegiatan sosial berupa Serbuan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat maritim bertempat di Kantor Kelurahan Penjaringan, RT. 021, RW.07, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (29/12/2021).

Kegiatan vaksinasi massal yang digelar berkolaborasi dengan Kesdam Jaya tersebut melayani masyarakat umum berusia antara 12-69 Tahun dan anak-anak usia 6-11 Tahun, dengan target 300 orang menggunakan jenis vaksin Sinovac Dosis 1 dan 2 serta Aztra Zeneca Dosis 1.

Serbuan vaksinasi masyarakat maritim Covid-19 merupakan perintah langsung Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan merupakan salah satu implementasi pengabdian TNI AL agar dapat secara langsung menyentuh masyarakat dan memberikan dampak positif bagi kesehatan rakyat Indonesia terutama di wilayah maritim Jakarta Utara.

Vaksinasi yang digelar diawali dengan pendaftaran, pengecekan suhu, pengukuran tekanan darah dan screening kesehatan sesuai standar Kemenkes RI. Bila tidak ditemukan masalah, peserta vaksinasi akan digiring menuju ke ruang vaksinasi untuk mendapatkan suntikan vaksin, dan observasi diakhiri dengan pembagian sertifikat vaksin yang langsung diserahkan.

Untuk serbuan kali ini Pushidrosal mengerahkan Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 12 Personel dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pushidrosal serta dibantu oleh petugas dari Kelurahan Penjaringan untuk mengurus bagian administrasi.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari pukul 08.00 wib hingga pukul 13.00 wib. Dari peserta yang terdaftar sebanyak 255 orang, tercatat yang berhasil di vaksin sebanyak 250 orang, dengan rincian 213 orang dengan vaksin Sinovac dan 37 orang dengan vaksin Astra Zeneca. Sementara 5 orang tertunda divaksin karena alasan kesehatan.

Selama kegiatan berlangsung hingga akhir, petugas vaksinasi dan para peserta vaksin tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat.(disp/red)

Categories
Kesehatan TNI

Pushidros TNI AL Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi 500 Siswa Siswi Al-Kairiyah Lagoa Koja Jakarta Utara

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk meningkatkan kekebalan komunal (Herd Immunity) di Sekolah Dasar, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak berusia antara 6-11 tahun di Madrasah Tsanawiyah Al Khairiyah Lagoa, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (28/11/2021).

Dalam kegiatan ini Pushidrosal bekerja sama dengan puskesmas kelurahan Koja menyediakan 500 ampul vaksin jenis Sinovac dosis pertama dan dosis kedua. Kegiatan yang digelar ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam menyukseskan program pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19 terutama dikalangan anak-anak wilayah Jakarta Utara.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai sejak pukul 08.00 wib hingga pukul 14.00 wib. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu pengambilan nomor antrian, pendaftaran dengan menyertakan kartu keluarga (KK), pengecekan tensi darah dan suhu, serta Screening untuk mengetahui kelayakan sebagai penerima vaksin. Apabila peserta vaksin dinyatakan memenuhi syarat, maka dilakukan penyuntikan vaksin. Selama vaksinasi berlangsung, kegiatan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Tim vaksinator yang diterjunkan dalam pelaksanaan kegiatan kali ini berjumlah 21 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan (nakes) Pushidrosal sebanyak 19 personel dan 2 nakes dari Puskesmas Koja.

Dari 493 orang siswa dan siswi yang terdaftar, 492 yang dapat tervaksin dan 1 gagal karena alasan kesehatan. Selama pelaksanaan kegiatan vaksin tidak terjadi KIPI (Kegiatan ikutan Pasca Imunisasi).

Dalam kesempatan ini pula, Pushidrosal juga membagikan bingkisan berupa snack (makanan kecil) kepada para siswa/siswi yang telah divaksin.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan TNI

TNI AL Vaksin 654 Anak Usia 6-11 Tahun di Lagoa Jakarta Utara

Koran Jurnal, Jakarta – Serbuan Vaksinasi Covid-19 TNI Angkatan Laut (TNI AL) selama dua hari berhasil melakukan vaksinasi terhadap 654 anak usia 6 hingga 11 tahun di wilayah Lagoa, Kecamatan Koja Jakarta Utara, Kamis (23/12/2021).

Serbuan Vaksinasi yang dipusatkan di SDN 01,02,05 Lagoa Pagi, Jl. Menteng No.2-4 RT.001/09 ini digelar guna mendukung Program pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi bagi anak-anak berusia 6-11 mulai akhir Desember 2021 ini, dalam upaya mencegah penyebaran covid

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dan sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun.

Kegiatan ini juga merupakan instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono untuk dilaksanakan setiap kotama-kotama TNI AL di seluruh Indonesia sebagai salah satu bentuk dukungan TNI AL dalam menyukseskan program Pemerintah, dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 dan mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan komunal) di tengah masyarakat.

Penyuntikan vaksin kepada anak usia 6-11 tahun dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi.

Tenaga Kesehatan (Nakes) yang diturunkan untuk serbuan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Lagoa Koja ini berjumlah 22 orang yang terdiri dari Diskes Pushidrosal berjumlah 20 dengan dibantu 2 nakes dari Puskesmas setempat. Pada pelaksanaan hari pertama Rabu (22/12/2021) tercatat sebanyak 336 orang anak telah berhasil di vaksin, sementara pada hari kedua, Kamis (23/12/2021) 318 anak, yang keseluruhannya menggunakan vaksin jenis Sinovac.

TNI AL juga memberikan bingkisan berupa paket sembako kepada masyarakat Lagoa yang telah mengikuti kegiatan vaksinasi. Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu wujud kepedulian sosial TNI AL dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan TNI

TNI AL Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Wilayah Lagoa Jakut

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Kesehatan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Diskes Pushidrosal) menggelar vaksinasi covid-19 untuk anak berusia antara 6 hingga 11 tahun bertempat di SDN 01,02,05 Lagoa Pagi, Jl. Menteng No.2-4 RT.001/09, Kecamatan Koja Jakarta Utara. Rabu (22/12/2021).

Penyuntikan vaksin kepada anak usia 6-11 tahun dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi.

Adapun pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dan sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun.

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi anak ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dikalangan generasi muda dengan mempercepat pembentukan kekebalan kelompok atau Herd Immunity di masa Pandemi.

Tenaga Kesehatan (Nakes) yang diturunkan untuk serbuan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Lagoa Koja ini berjumlah 32 orang yang terdiri dari Diskes Pushidrosal berjumlah 10 Personel dibantu 12 orang dari Tenaga Kesehatan (Nakes) Kelurahan Lagoa untuk pengurusan administrasi. Dengan sasaran sebanyak 400 orang. Pada pelaksanaannya tercatat sebanyak 336 orang anak telah berhasil di vaksin, tertunda 4 orang anak, yang keseluruhannya menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Ketentuan vaksinasi yang digalakkan oleh TNI Angkatan Laut khususnya Pushidrosal ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono untuk dilaksanakan setiap kotama-kotama TNI AL di seluruh Indonesia.

TNI AL juga memberikan bingkisan berupa paket sembako kepada masyarakat yang telah mengikuti kegiatan vaksinasi. Hal ini dimaksudkan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas TNI Laksanakan Sosialisasi dan Bagikan Masker kepada Siswa

Koran Jurnal, Papua – Mencegah penyebaran penularan Virus Covid-19 saat ini sudah menjadi tugas bersama, begitu juga yang dilakukan oleh Satgas TNI Yonif RK 751/VJS kepada para siswa-siswi yang berada di SMP Negeri Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jum’at (17/09/2021).

Dipimpin oleh Sertu Sidik selaku Wadan Pos Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS beserta 7 personel pos satgas yang ada di Distrik Bolakme, melaksanakan kunjungan ke SMP Negeri  Bolakme sekaligus melakukan sosialisasi kepada para murid sekolah tersebut tentang cara mencegah penyebaran Covid-19 serta membagikan masker kepada seluruh siswa dan siswi yang hadir.

“Masih banyak siswa dan siswi yang datang ke sekolah tidak menggunakan masker, sehingga kami (satgas) berinisiatif untuk membagi-bagikan masker kepada siswa-siswi yang ada di wilayah tempat penugasan guna mencegah penyebaran virus tersebut,” kata Sertu Sidik.

Pembagian masker ini diterima dengan senang hati oleh para siswa dan siswi SMP Negeri Bolakme, seperti yang disampaikan salah satu murid Maria Jigibalom.

“Kami sangat senang abang-abang dari pos kasitau kami caranya supaya tidak terkena virus Covid-19, dan terima kasi udah bagi kami masker sehingga kami tidak perkuat lego beli masker lagi,” ungkapnya.

Di tempat terpisah,  Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. mengatakan  bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan upaya satgas dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah menyebar di seluruh Negara.

“Dengan dilakukannya sosialisasi ini para siswa diharapkan mengerti dan memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dan dihindari agar tidak terjangkit dari virus Covid-19, dan pembagian masker ini dapat mencegah para siswa terinfeksi virus tersebut lewat udara,” ujar Dansatgas.(pen/red)

Categories
Kesehatan Nasional

Ketua Satgas Memberikan Penghargaan kepada Pejuang Kemanusiaan Penanganan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito memberikan penghargaan bagi para pejuang kemanusiaan penanganan Covid-19. Pemberian penghargaan ini dilaksanakan di Graha BNPB, Aula Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (17/08/2021).

Penghargaan ini ditujukan untuk segenap komponen pelaksana penanganan Covid-19, terutama para tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, termasuk Petugas Radiologi, Apoteker dan Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM). Tidak ketinggalan, penghargaan yang sama juga ditujukan kepada personil TNI-POLRI serta seluruh relawan yang selama ini sudah berjibaku dalam upaya penanggulangan Covid-19. Dalam kesempatan ini, penerima penghargaan diwakili oleh tenaga kesehatan yakni dr Fathiyah Isbaniah SpP, dr Mariya Mubarika (Dokter), Ilona Veronika Munte dan Suwandi (Perawat), Firdha Adila Syuhada dan Rizky Kahar (Radiologi), Agung Prasetyo dan Mujitahid Muhadli (ATLM), serta Sevty Sera & Gina Arifah (Apoteker).

Dalam sambutannya Ganip menyampaikan bahwa bertepatan dengan peringatan HUT RI ke 76, semangat persatuan dan perjuangan menghadapi penjajah yang dulu dimiliki oleh para pejuang kemerdekaan harus kembali kita gelorakan dalam upaya untuk segera keluar dari pandemi Covid-19.

“Dulu para pejuang kemerdekaan bersatu menghadapi serangan penjajah secara nyata secara fisik. Saat ini, semangat perjuangan dan persatuan yang sama juga harus kita gelorakan dalam peperangan menghadapi musuh yang tidak nyata terlihat secara fisik, tetapi nyata dampaknya bagi jiwa rakyat dan ekonomi bangsa secara keseluruhan, yaitu Covid-19,” ujar Ganip

Kepada para pejuang kemanusiaan dalam penanganan Covid-19, Ganip menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang tinggi atas daya dan upaya yang diberikan.

“Penghargaan ini mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi ini adalah simbol dari upaya kita bersama dalam mengatasi Pandemi Covid-19,” tukasnya.

Selanjutnya, Kepala BNPB ini juga menyampaikan empati yang mendalam diiringi dengan penghargaan tertinggi dan doa yang terbaik agar para pahlawan kemanusiaan yang telah gugur diterima di sisi Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa.

Sebagai penutup, Ganip berpesan bahwa perjuangan dalam menangani pandemi Covid-19 belum usai. Ajakan untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

“Mari kita semua menjaga diri sendiri untuk bisa menjaga keluarga, menjaga saudara, menjaga masyarakat dan Bangsa Indonesia,” tutup Ganip.(Pus/red)