Categories
Militer Polhukam TNI

KRI Bung Karno-369 Resmi Perkuat Armada TNI AL, Megawati Soekarnoputri: Buat Saya dan Keluarga Besar sebuah Kebanggaan

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri meresmikan pengoperasian Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Karno-369 sebagai kapal perang jenis Korvet yang akan memperkuat jajaran armada TNI AL.

“Pada hari ini Kamis 1 Juni 2023, dengan ini KRI Bung Karno dengan nomor 369 saya resmikan untuk jajaran TNI Angkatan Laut,” kata Megawati Soekarnoputri, dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta pemecahan kendi, di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/6/2023).

Peresmian yang digelar bertepatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni itu turut disaksikan Putra-Putri Keluarga Besar Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno, yaitu Guntur Soekarnoputra, Sukmawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, serta kedua anak Megawati Soekarnoputri, Rizki Pratama (Mas Tatam) dan Puan Maharani (Ketua DPR RI).

Megawati Soekarnoputri mengatakan, peresmian KRI Bung Karno-369 menjadi sebuah kebanggaan bagi Keluarga Besar Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno. Putri bapak Proklamator RI ini juga mengaku tak menyangka TNI AL memberi nama ayahnya (Bung Karno) pada sebuah KRI.

“Saya sebetulnya tidak menyangka, maksudnya TNI Angkatan Laut akan memberikan nama (KRI) kepada Presiden Pertama Doktor Ir. Soekarno. Jadi buat saya dan keluarga besar sebuah kebanggaan,” ujar Megawati dalam sambutannya sebelum peresmian.

Adapun penamaan KRI Bung Karno diharapkan dapat meneladani kebulatan tekad dan kegigihan Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dan menjaga kedaulatan negara.

Kapal korvet Bung Karno-369 hadir untuk memperkuat armada TNI AL yang akan dioperasionalkan dalam mendukung pelaksanaan operasi militer untuk perang (OMP), serta mendukung operasi militer selain perang (OMSP). Selain itu, korvet baru ini akan menggantikan kapal kepresidenan KRI Barakuda-633 yang sudah beroperasi selama 27 tahun.

Kapal ini dibangun oleh PT Karimun Anugrah Sejati, Batam. KRI buatan anak bangsa ini akan dipersenjatai dengan satu meriam leonardo 40 Mm, dua senapan mesin berat 20 Mm, dan dua peluncur rudal permukaan ke udara. KRI Bung Karno akan dilengkapi dengan torpedo dan sonar, serta dirancang mampu membawa helikopter Panther dan memiliki helidek yang mirip dengan korvet kelas Bung Tomo.

Dalam acara tersebut, juga dilaksanakan upacara pengukuhan Komandan KRI Bung Karno-369 oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Yakni Letkol Laut (P) Krido Satrio Utomo menjadi Komandan KRI Bung Karno-369 yang pertama.

Categories
TNI

Pangkoopsud I Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 di Markas Koopsud I

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Koops Udara (Pangkoopsud) I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Makoopsud I. Dihadiri oleh Ir Koopsud I, Para Asisten, Kepala Satuan Kerja, Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I, Kamis (1/6/2023).

Dalam sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Pangkoopsud I menjelaskan bahwa, “Peringatan hari lahir Pancasila merupakan momen untuk mengenang, menghormati, sekaligus menghargai perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai landasan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat” ujar Panglima TNI.

“Sebagai prajurit TNI, kita harus meyakini bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang harus kita jaga sampai titik darah penghabisan. Berkat Pancasila yang memiliki nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, maka keberagaman yang ada di Nusantara telah dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Panglima TNI lebih lanjut.

Tema peringatan hari lahir Pancasila kali ini sangat relevan dengan tantangan dan situasi yang sedang dihadapi oleh segenap Bangsa Indonesia yakni “gotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global.” “Tema ini merupakan pengingat bagi kita semua betapa pentingnya semangat gotong royong untuk memajukan bangsa,” jelas Panglima TNI.

Menutup sambutannya Panglima TNI berpesan kepada para prajurit sekalian, “Agar selalu menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila karena TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pegang teguh sumpah dan janji kalian untuk selalu setia kepada NKRI. Terlebih saat ini tahapan Pemilu serentak telah dimulai, untuk itu saya perintahkan kalian semua untuk tetap menjaga netralitas TNI!, Selain itu kalian semua harus jadi perekat dan pemersatu bangsa dengan upaya nyata di lapangan dan jaga terus sinergitas TNI dengan Polri, Kementerian, serta Lembaga lainnya” tegas Panglima TNI.(pen)

Categories
TNI

Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2022, KSAL Ikuti Upacara secara Virtual

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono bersama para Pejabat Utama Mabesal mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni secara virtual bertempat di Wisma Elang Laut (WEL), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2022).

Upacara hari lahirnya Pancasila merupakan peringatan yang merujuk pada lima pilar dasar berdirinya Indonesia dan pertama kali dikemukakan oleh Presiden Soekarno pada 1 Juni 1945. Saat itu, Bung Karno menyampaikannya dalam rangkaian sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Dalam pidatonya, ada lima konsep dasar negara yang dikatakan Bung Karno, yaitu kebangsaan, internasionalisme, permusyawaratan, kesejahteraan, dan ketuhanan. Lima konsep dasar negara itu kemudian dirangkum dalam nama Panca Sila, atas petunjuk seorang ahli bahasa. Kata Pancasila diambil dari bahasa Sansekerta, di mana Panca berarti lima dan Sila yang berarti dasar atau asas.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022 yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo mengusung tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia” dipusatkan di Lapangan Pancasila, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Upacara diselenggarakan secara sederhana namun khidmat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19, hal ini terlihat dari sedikitnya jumlah pasukan peserta upacara yang mengikuti upacara dari unsur TNI, Polri serta para undangan yang hadir.

Rangkaian pokok upacara peringatan meliputi: mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang dipimpin langsung Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo, Pembacaan Naskah UUD RI Tahun 1945 oleh Wakil Ketua DPR Lodewijk F. Paulus serta diakhiri pembacaan doa oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.(disp)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Pimpin Peringatan Harlah Pancasila di Ende NTT

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila Tahun 2022, yang digelar di Lapangan Pancasila Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (1/6/2022).

Dilansir dari situs resmi sekretariat kabinet, saat memimpin Presiden Jokowi terlihat mengenakan pakaian adat Ende bernama Ragi Lambu Luka Lesu, dengan kain motif perpaduan warna merah dan hitam, sedangkan Ibu Iriana mengenakan perpaduan kain motif berwarna coklat dan ungu tua.

Bertindak selaku perwira upacara Brigadir Jenderal TNI Harfendi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer IX/Udayana dan komandan upacara adalah Kolonel Inf Tunjung Setyabudi yang saat ini menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri/21 Komodo, Kodam Udayana.

Kemudian Ketua MPR Bambang Soesatyo membacakan naskah Pancasila dan Wakil Ketua DPR Lodewijk Freidrich Paulus membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Peringatan hari lahir pancasila mengangkat tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia.”

Dalam amanatnya Presiden RI mengatakan, Kota Ende merupakan kota bersejarah bagi bangsa Indonesia. Di kota ini, Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan merumuskan Pancasila yang selanjutnya disahkan oleh PPKI sebagai dasar negara.

“Hari ini 1 Juni 2022 kita memperingati Hari Lahir Pancasila di kota Ende, Nusa Tenggara Timur. Di kota yang sangat bersejarah ini Bung Karno proklamator kemerdekaan, bapak pendiri bangsa merenungkan dan merumuskan Pancasila yang kemudian disahkan oleh PPKI sebagai dasar negara dan mewariskan Pancasila bagi bangsa dan negara,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara mengajak seluruh masyarakat untuk membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Selain itu Presiden Jokowi juga meminta agar Pancasila dapat diimplementasikan dalam sistem tata kelola pemerintahan dan interaksi sesama anak bangsa.

“Kita harus betul-betul mengamalkan Pancasila dan memperjuangkan Pancasila. Kita wujudkan dalam sistem kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan kita,” harapnya.

Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Hadir langsung sebagai peserta upacara para anggota TNI dan Polri, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tenaga kesehatan, purnapaskibraka Indonesia, pramuka, serta pelajar.

Tampak hadir juga Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, serta Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Dan acara tersebut turut dihadiri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Anggota Komisi VII DPR RI Herman Heri, Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat, serta Bupati Ende Djafar Achmad.

Categories
TNI

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dan Pejabat Utama TNI AU Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.F.A., dan para pejabat utama TNI AU mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila melalui video conference (vicon) dari Auditorium Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (1/6/2022).

Tahun ini upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dipusatkan di lapangan Pancasila Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipimpin langsung oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo. Peringatan hari lahir pancasila mengangkat tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia.”

Dalam amanatnya Presiden RI mengatakan, Kota Ende merupakan kota bersejarah bagi bangsa Indonesia. Di kota ini, Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan merumuskan Pancasila yang selanjutnya disahkan oleh PPKI sebagai dasar negara.

“Hari ini 1 Juni 2022 kita memperingati Hari Lahir Pancasila di kota Ende, Nusa Tenggara Timur. Di kota yang sangat bersejarah ini Bung Karno proklamator kemerdekaan, bapak pendiri bangsa merenungkan dan merumuskan Pancasila yang kemudian disahkan oleh PPKI sebagai dasar negara dan mewariskan Pancasila bagi bangsa dan negara,” ujar Presiden RI.

Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Selain itu Presiden juga meminta agar Pancasila dapat diimplementasikan dalam sistem tata kelola pemerintahan dan interaksi sesama anak bangsa.

“Kita harus betul-betul mengamalkan Pancasila dan memperjuangkan Pancasila. Kita wujudkan dalam sistem kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan kita,” harap Presiden RI.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membacakan teks Pancasila, Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus membacakan teks Pembukaan UUD 1945 dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memimpin pembacaan doa.

Sejumlah pejabat utama TNI AU yang turut mengikuti upacara antara lain adalah Wakasau, Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si (Han), Irjenau Marsekal Muda TNI R. Agung Handoko, S.H., M.M., M.H, Koorsahli Kasau Marsekal Muda TNI Hari Mursanto, para Asisten Kasau, dan Kapuslaiklambangjaau. Sementara pejabat dan personel jajaran TNI AU lainnya mengikuti upacara di satuannya masing-masing.(disp)

Categories
TNI

Tim Garuda Terbang Ikuti Puncak Peringatan Harlah Pancasila di API Banyuwangi

Koran Jurnal, Banyuwangi – Setelah melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila, tim Garuda Terbang yang dipimpin oleh Kapuspotdirga selaku Sekjen Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI), Marsma TNI Fajar Adriyanto, M.Si., (Han), mengikuti puncak peringatan Hari Lahir Pancasila, di kampus Akademi Penerbang Indonesia (API), Banyuwangi, Selasa (01/06/2021).

Upacara yang dipimpin oleh Direktur API, Ahmad Hariri tersebut, turut diikuti oleh Kabasarnas RI, Marsdya TNI Henri Alfiandi.

Marsdya TNI Henri Alfiandi merupakan penggiat dalam bidang dunia kedirgantaraan, sekaligus anggota aktif Jogja Flying Club (JFC) dan Indonesia Flying Club (IFC) Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Turut juga mengikuti upacara yang diselenggarakan di hanggar A kampus API tersebut, Wakapuspotdirga, sejumlah pejabat Basarnas dan Airnav Kabupaten Banyuwangi.

Tampak juga pada barisan pasukan upacara, seluruh tim Garuda Terbang, segenap Taruna API dan Pramuka Saka Dirgantara Kabupaten Banyuwangi.

Pada upacara yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut, Direktur API memberikan cendera mata kepada Kabasarnas dan Kapuspotdirga.

Diberitakan sebelumnya, tim Garuda Terbang dari PB FASI melaksanakan sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila. Menggunakan 9 pesawat terbang FASI, tim Garuda Terbang melaksanakan penerbangan atau navigasi dari Lanud Adisutjipto, Yogyakarta dan Lanud Iswahjudi, Madiun menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang dan Bandara Noto Adinegoro, Jember. Selanjutnya menuju ke Banyuwangi.

Selama misi tersebut, tim Garuda Terbang melaksanakan bakti sosial dengan memberikan ratusan paket sembako kepada warga masyarakat. Selain itu, tim dari FASI ini, juga mensosialisasikan olah raga dirgantara kepada para pelajar, mahasiswa dan warga masyarakat.

Seluruh rangkaian misi Garuda Terbang tersebut, diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.(disp/red)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi: Perkokoh Nilai Pancasila dalam Berbangsa

Koran Jurnal, Bogor – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Peringatan Hari Lahir Pancasila adalah momentum untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara,” ujarnya saat menyampaikan amanat pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021, Selasa (01/06/2021), secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Kepala Negara menyampaikan, meskipun telah menyatu dalam kehidupan bangsa Indonesia sejak negara ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah meningkatnya rivalitas antarideologi.

“Globalisasi dan interaksi antarbelahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan. Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai, dan rivalitas antarideologi,” ujarnya.

Kepala Negara menilai, ideologi transnasional cenderung semakin meningkat dan memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan strategi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi.

Revolusi Industri 4.0, lanjut Presiden, juga telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog serta berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara. Di saat  konektivitas 5G melanda dunia, maka interaksi antardunia juga akan semakin mudah dan cepat.

“Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan ke seluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu. Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” ujarnya.

Menghadapi tantangan tersebut, Kepala Negara menegaskan, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa.

“Diperlukan cara-cara baru yang luar biasa, memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama Revolusi Industri 4.0. Dan, sekaligus Pancasila harus menjadi fondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan,” tegas Jokowi.

Untuk itu, Presiden pun mengajak semua elemen bangsa bersama-sama memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan cita-cita Indonesia maju.

“Saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan. Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila, selamat membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya.(hum/red)

Categories
Nasional

Refleksi Hari Lahir Pancasila, Kapolri: Bersatu dan Gotong Royong Melawan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong melawan dan memerangi Pandemi Covid-19 atau virus corona dewasa ini.

Semangat gotong royong itu, kata Sigit, merupakan salah satu bentuk merefleksikan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2021.

Dengan bergandengan tangan melawan Covid-19, hal tersebut merupakan wujud generasi penerus bangsa saat ini untuk melanjutkan semangat Founding Fathers Indonesia dalam merumuskan Pancasila sebagai Idiologi Bangsa ketika itu.

“Menanamkan nilai Pancasila di tengah Pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan gotong royong, bersatu dan bergandengan tangan sebagaimana butir ketiga pancasila ‘Persatuan Indonesia’ dalam melawan dan memerangi Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang dihadapi oleh Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, kepada pewarta, di Jakarta, Selasa (01/06/2021).

Pancasila yang merupakan kepribadian dan pandangan hidup berbangsa, menurut Sigit, menjadi landasan yang kuat untuk masyarakat dengan pemerintah bersatu menghadapi tantangan yang terjadi saat Pandemi Covid-19.

“Tingginya semangat persatuan dan kesatuan dari seluruh lapisan masyarakat bersama dengan Pemerintah, maka dapat terwujud Indonesia yang tangguh ketika menghadapi virus corona saat ini,” ujar Sigit.

Lanjut Sigit menyatakan, dengan adanya persatuan itu, maka efek domino yang dihasilkan dari Pandemi Covid-19, mulai dari perekonomian dan kehidupan sosial dapat teratasi dengan baik.

Refleksi Hari Lahir Pancasila saat ini, kata Sigit, juga dapat diimplementasikan dengan kesadaran kedisiplinan dari masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat juga harus memberikan dukungan dari seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai virus corona.

“Kedisplinan protokol kesehatan dapat menjadi kunci untuk Indonesia segera bisa keluar dari Pandemi Covid-19. Dukungan dari masyarakat untuk turut serta dan berperan aktif dalam pelaksanaan PPKM Mikro, vaksinasi nasional serta penguatan 3M dan 3T, juga bisa menjadi bentuk nasionalisme atau wujud kecintaan terhadap Pancasila,” paparnya.

Adanya gotong royong masyarakat dan Pemerintah dalam memerangi Covid-19 maka akan terwujud Pancasila dalam tindakan, bersatu untuk Indonesia tangguh. Sebagaimana tema Hari Lahir Pancasila 2021 yang diusung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tahun ini.(red)

Categories
Jurnal Foto TNI

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Ikuti Upacara Virtual Peringatan Hari Lahir Pancasila

Categories
Polhukam

Mentan SYL: Saatnya Kita Menjadi Garda Terdepan Pancasila

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menggelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila yang diikuti pejabat dan seluruh pegawai Kementerian Pertanian secara virtual. Peringatan Hari Lahir Pancasila, ungkap SYL hendaknya dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa gotong royong membangun pertanian Indonesia apalagi ditengah tantangan covid 19 saat ini.

“Yang terpenting dalam peringatan hari lahir pancasila adalah bagaimana kita secara sungguh – sungguh memperkokoh rasa kenegaraan dengan menghidupkan nilai – nilai pancasila dalam relung kehidupan” ungkap SYL di Agriculture War Room Kanpus Kementan Jakarta, usai mengikuti upacara virtual peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Presiden RI, Senin (01/06/2020).

SYL mengatakan Covid – 19 memberi tantangan – tantangan baru, termasuk tantangan pada perekonomian dunia, dan nilai – nilai pancasila hendaknya dapat menjadi kekuatan untuk terus berjuang menjadikan Indonesia sebagai negara pemenang dalam pertarungan ini.

“Ditengah tantangan covid 19 yang melanda hampir diseluruh negara didunia, bekerja di bidang pertanian, menjamin tidak ada persoalan terkait perut takyat, menghadirkan nilai – nilai pancasila dalam bekerja , akan mendorong rasa ikhlas dan ketulusan kita untuk mensyukuri nikmat Allah, saatnya kita berbuat untuk bangsa negara,” tegas SYL.

Pertanian, ungkapnya menjadi faktor penentu bagi bangsa Indonesia dalan melewati dinamika – dinamika yang dihadirkan Covid – 19. Ia mengatakan setidaknya ada lima hal yang perlu untuk dipedomani oleh jajarannya.

“Pertama adalah bagaimana program yang kita rencanakan dapat diintensifkan, kedua tingkatkan koordinasi kelembagaan dan kawal implementasinya hingga kelembagaan dan personal taninya,” ungkap SYL.

Koordinasi kelembagaan yang dimaksud harus mampu secara terstruktur, memastikan program dan kebijakan yang dibuat pemerintah dapat menyentuh hingga level petani secara personal. Untuk sampai dititik itu penting bagi Kementerian Pertanian menggandeng erat pemerintah daerah, tidak hanya di tingkat provinsi tapi hingga kabupaten dan kota.

“Keempat hal yang terpenting adalah hati – hati dengan masalah administrasi, pastikan tidak ada pelanggaran disitu, yang kelima dalah bangun pendekatan dan kemitraan yang kuat,” ungkapnya.

Dalam membenahi beragam persoalan di Sektor Pertanian, tidak mungkin bagi Kementerian Pertanian untuk bergerak sendiri, Dirinya mengatakan pendekatan dan kemitraan yang dibangun secara berjenjang, akan menghadirkan koordinasi yang baik ditingkat Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala Dinas hingga level penyuluh dan desa.

“Saya mengajak seluruh pihak, sekali lagi mari kita maknai nilai pancasila dalam setiap sendi kehidupan, bekerja di sektor pertanian adalah panggilan perjuangan, saatnya kita menjadi garda terdepan pancasila, kita harus hadir dan katakanan bahwa kita pancasila,” tutup SYL.(hum/red)