Categories
Polhukam

Danpushidrosal Hadiri Pertemuan ke-8 Dewan IHO di Monako

Koran Jurnal, Jakarta – Guna memperkuat diplomasi hidrografi di kancah internasional, Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M. menghadiri Pertemuan ke-8 Dewan International Hydrographic Organization (IHO) yang berlangsung di Monte Carlo, Monako, 15-17 Oktober 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Danpushidrosal didampingi oleh oleh Asopssurta Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dwi Jantarto, S.T., M.T., Kadispeta Pushidrosal Kolonel Laut (P) Agus Sutrianto dan Paban Kerja Sama Spamkersamtas Pushidrosal Letkol Laut (P) Indragiri Yani.

Kehadiran Pushidrosal sebagai wakil Indonesia tersebut, merupakan salah satu implementasi peran Pushidrosal dalam menjalankan mandat diplomasi hidrografi sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, dan sebagai upaya untuk memperkuat pengaruh Indonesia serta mengawal kepentingan nasional di tingkat internasional.

Organisasi Hidrografi Internasional atau International Hydrographic Organization (IHO) didirikan pada tahun 1921 dan awalnya bernama International Hydrographic bureau (IHB) dengan kantor pusat di Monako. Sebagai badan internasional yang bertanggung jawab terhadap standar hidrografi dan keselamatan pelayaran, IHO mengadakan pertemuan rutin dengan negara anggota melalui sidang majelis (Assembly) dan dewan IHO (Council). Pertemuan Dewan IHO pertama kali dilaksanakan di Monako pada tahun 2017.

Dewan IHO melaksanakan pertemuan satu kali dalam setahun dalam rangka menyerahkan rancangan keputusan untuk disetujui Majelis IHO. Dewan IHO terdiri dari 30 perwakilan Negara Anggota IHO. Dua pertiga kursi Dewan IHO diisi oleh Negara-negara Anggota yang dipilih oleh Regional Hydrographic Commission (RHC) dan sepertiga kursi Dewan lainnya diisi oleh negara-negara Anggota yang memiliki minat terbesar dalam hidrografi (Hydrographic Interest). Indonesia yang diwakili oleh Pushidrosal telah menjadi Anggota Dewan IHO sejak tahun 2017, selain itu saat ini Indonesia masih menjabat sebagai Ketua RHC East Asia Hydrographic Commission (EAHC).

Pertemuan Dewan IHO ke-8 tahun ini dilaksanakan di Monte Carlo, Monako dihadiri oleh 130 peserta terdiri dari anggota tetap Dewan (salah satunya Indonesia), ketua komisi-komisi regional IHO, badan-badan di bawah IHO, IMO, pengamat dan organisasi internasional lain terkait IHO. Agenda utama pertemuan ini membahas program kerja dan anggaran, laporan keuangan, menerima laporan-laporan dari badan-badan IHO, pendirian S-100 Infrastructure Center Establishment (ICE) dan pembentukan Kelompok Kerja Reviu Rencana Strategis 2027 – 2032 serta menyiapkan materi atau publikasi-publikasi yang akan diusulkan pada sidang Majelis tahun 2026.Di sela-sela pertemuan tingkat tinggi IHO ini, untuk meningkatkan kerja sama hidrografi dilaksanakan pula pertemuan bilateral dengan delegasi dari Banglades, Inggris (UKHO), HNHS Yunani dan IC-ENC.(disp)

Categories
Polhukam

Komandan Pushidros TNI AL Hadiri Pertemuan Dewan IHO ke-7 di Monaco

Koran Jurnal, Jakarta – Memanfaatkan jeda waktu saat pertemuan Dewan IHO yang ke-7 di sekretariat IHO di Monaco, dilaksanakan pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia (Pushidrosal) dan Inggris (United Kingdom Hydrographic Office/UKHO) yaitu antara Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat dan UK National Hydrographer Rear Admiral Angus Essenhigh.

Pada kesempatan tersebut, kedua pihak telah menyepakati untuk melanjutkan kerja sama yang telah berjalan selama kurun waktu 25 tahun dan memberikan manfaat pada kedua pihak secara proporsional. Perpanjangan kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan perpanjangan Cooperation Arrangement antara Pushidrosal dan UKHO untuk periode waktu 2023 – 2026 tentang Kerja Sama Bidang Hidrografi dan disiplin yang terkait yang secara detail membahas kerjasama pendistribusian produk Electronic Navigational Chart (ENC) perairan Indonesia secara internasional oleh UKHO melalui IC-ENC.

Kerja sama yang telah terjalin selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi Pushidrosal dalam meningkatkan kualitas produk peta laut dan ENC, distribusi global ENC Indonesia ke seluruh dunia serta pembangunan kapasitas SDM Pushidrosal yang profesional dan memiliki kompetensi yang berstandar internasional.

Kerjasama dan kolaborasi antara lembaga hidrografi di seluruh dunia merupakan suatu hal sangat penting dan juga direkomendasikan oleh IHO dalam rangka menjamin keselamatan navigasi pelayaran khususnya terkait dengan penyamaan standardisasi pemetaan laut di seluruh dunia. Sebagaimana bergabungnya Pushidrosal menjadi anggota IC-ENC yang ke-50 tersebut adalah sesuai dengan resolusi IHO terkait dengan distribusi Global ENC yang memiliki kualitas dan standar Internasional.

Melalui perpanjangan kerjasama tersebut diharapkan Pushidrosal dapat lebih meningkatkan kemampuannya dan menghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas khususnya dalam mengantisipasi pemberlakuan standar peta masa depan S-100 dalam rangka menjamin keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut dengan semakin padatnya jalur pelayaran di perairan Indonesia. Selain itu, sebagian besar perairan Indonesia juga merupakan alur pelayaran perdagangan laut Internasional yang sangat strategis dan padat, seperti Selat Malaka, Laut China Selatan, Selat Sunda, Selat Makassar dan Selat Lombok.

Dengan mempertimbangkan keselamatan navigasi bagi kepentingan aktifitas pelayaran Internasional maka kerjasama antara UKHO – Pushidrosal tidak hanya memiliki arti penting bagi kedua pihak akan tetapi juga bagi komunitas pelayaran di dunia.(disp)

Categories
Polhukam TNI

TNI AL Gelar Pertemuan Internasional Negara Anggota IHO di Bali

Koran Jurnal, Bali – TNI AL dalam hal ini Pusat Hidro-oseanografi TNI AL akan menggelar pertemuan internasional negara-negara anggota International Hydrographic Organization (IHO) di Hotel Anvaya Beach Resort, Kuta Bali.

IHO merupakan induk organisasi hidrografi internasional bagi negara-negara anggota IHO yang bertugas memberikan regulasi dan panduan teknis terhadap kegiatan survei hidrografi dan pemetaan yang dilaksanakan oleh negara anggotanya untuk mencapai satu standar terkoneksi pemetaan dunia (worldwide charting).

Pertemuan yang akan dilaksanakan adalah Hydrographic Service and Standards Committee (HSSC) meeting, yang merupakan salah satu komite kelompok kerja IHO. Komite ini dibentuk guna mengkaji ulang serta melaksanakan formulasi penyelarasan dan pengembangan standard, spesifikasi dan kriteria panduan teknis untuk produk-produk hidrografi yang terkait dengan produksi peta dan publikasi, nautika pelayaran lainnya yang disusun dan diterbitkan oleh lembaga hidrografi negara anggota sesuai dengan international standards & specification yang telah ditetapkan oleh IHO, dalam rangka menjamin keselamatan navigasi pelayaran bagi pengguna laut khususnya bidang pelayaran dan transportasi laut maupun pengguna aplikasi data hidrografi lainnya seperti perlindungan lingkungan laut ataupun penataan ruang laut (marine spatial planning) untuk kesejahteraan umat manusia.

Kegiatan akan dibuka oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat. Pertemuan diselenggarakan secara hybrid mulai 16-19 Mei 2002 tersebut, diikuti 17 negara anggota, dengan jumlah peserta sebanyak 123 orang yang terdiri dari 38 peserta face-to-face dan 85 peserta via teleconference. HSSC-14 meeting dipimpin oleh Chair: Mr. Magnus WALLHAGEN (Swedia), Vice-Chair: Ms. Nathalie LEIDINGER (Prancis), serta perwakilan dari IHO sebagai Secretariat: Director Abri KAMPFER (IHO Secretariat) dan dibantu oleh Assistant Director Yves GUILLAM (IHO Secretariat). Kegiatan HSSC-14 juga diikuti 6 peserta dari NGIO dan 3 peserta dari pihak Industri.

Bagi Indonesia khususnya Pushidrosal, partisipasi aktif pada forum ini melalui korespondensi ataupun mengirimkan/kehadiran beberapa perwakilan personel teknis spesialisnya Pushidrosal pada kegiatan HSSC sangat memberikan manfaat yang besar terhadap pemahaman serta proses maupun kontribusi dalam penyempurnaan tata aturan, yang pada akhirnya nanti akan berlaku secara global dan sangat berdampak pada produk peta yang diproduksi Pushidrosal yang merupakan Lembaga Hidrografi Nasional, sehingga Indonesia dalam hal ini Pushidrosal dapat segera mengambil langkah-langkah yang positif dan adaptif sesuai dengan keadaan dinamika pembangunan maritim di Indonesia.

Selain itu dengan digelarnya kegiatan ini di Bali, diharapkan dapat menumbuhkan Kembali sektor perekonomian dan pariwisata Bali yang selama ini terdampak pandemi Covid-19.(disp)