Categories
Megapolitan Ragam

Batalkan Pertandingan Sepak Bola dengan Israel, Capres Alternatif Indonesia Sam Aliano Beri Apresiasi Sikap Tegas Argentina

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Calon presiden alternatif 2019 Sam Aliano bersama sejumlah relawan pendukungnya mendatangi kantor Kedutaan Besar Argentina yang berada di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (07/06/2018).

Maksud dan tujuan mereka adalah untuk memberikan ucapan dan ungkapan terima kasih kepada pemerintah Argentina, negara asal dari pemain sepakbola handal Lionel Messi atas pembatalan laga pertandingan sepak bola antara tim kesebelasan nasional Argentina melawan Israel.

Ungkapan rasa terima kasih yang pertama kali dilakukan oleh capres alternatif Sam Aliano ini tidak biasa terjadi, karena layaknya bukan suatu kemenangan dari hasil sebuah pertandingan melainkan bentuk apresiasi terhadap sikap tegas yang diambil oleh pemerintah Argentina untuk membatalkan laga pertandingan sepak bola tersebut.

Sam Aliano menilai sikap tegas pemerintah Argentina itu juga merupakan bentuk protes negara Argentina kepada perlakuan keji bangsa Israel terhadap bangsa Palestina.

Sebagai warga negara Indonesia berdarah eropa yang juga sudah cukup lama menetap di Indonesia, Sam Aliano adalah orang yang pertama kali mengucapkan selamat serta berterima kasih atas keberanian negara Argentina dalam mengambil keputusan.

“Saya selaku calon presiden Republik Indonesia mewakili para relawan dan rakyat Indonesia berterima kasih kepada Argentina, negara asal Lionel Messi,” ucapnya di lokasi.

“Ini kabar gembira dan mengejutkan dunia dari negara hebat dan berani berkata ‘tidak’ kepada Israel. Kami Rakyat Indonesia berdoa semoga Argentina bersama Lionel Messi menang Piala Dunia di Rusia, amin. I love you Argentina, love Lionel Messi, kiss,” ungkap Sam Aliano.

Sam Aliano yang kesehariannya sebagai pengusaha dan Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) itu mengatakan, berjanji akan menolak Israel masuk ke Tanah Air, jika menang menjadi Presiden Indonesia.

“Pembantaian terhadap rakyat Palestina dan tolak warga Indonesia masuk Israel. Saya janji akan sama, tolak Israel masuk Indonesia. Saya lakukan ketika satu jam setelah saya dilantik menjadi prersiden. Indonesia tidak butuh Israel,” tegas dia.

Tak tanggung-tanggung, Sam juga membawa karangan bunga bertuliskan terima kasih kepada Argentina atas pembatalan pertandingan dengan Israel. selain karangan bunga, Sam Aliano juga membawa bunga tangan dan surat atas nama organisasi dan masyarakat sebagai bentuk terima kasih kepada duta besar Argentina.

Para relawan dan pendukung capres Sam Aliano pun kompak mengenakan kaos bergambar capres Sam Aliano. “Saya akan jadi Mahathir Mohamad Indonesia,” imbuhnya.(ton)

Categories
International Nasional Polhukam

Indonesia Kecam Keras Pengakuan Sepihak Amerika Serikat Terhadap Jerusalem

Koranjurnal.co.id, Bogor – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras tentang pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, terkait Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (07/12 /2017).

Selain itu, Presiden Jokowi meminta kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar mempertimbangkan kembali keputusan (pengakuan) tersebut.

Menurut Presiden Jokowi,  pengakuan Amerika Serikat tersebut, dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan keamanan di dunia.

“Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB dimana Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya. Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia,” kata Jokowi.

“Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” jelasnya.

Presiden Jokowi mengatakan, dalam beberapa hari ini Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara OKI agar OKI segera mengadakan sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama. Dan meminta PBB untuk segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat.

“Saya memerintahkan Menteri Luar Negeri untuk memanggil Duta Besar Amerika Serikat untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia,” tukasnya.

Pewarta : Anton/DBPres