Categories
Megapolitan Polisi

Dukung Kampung Tangguh, PMJ dan Pertamina Patra Niaga-PT GUN Bagi Ribuan Masker ke Sopir Tangki BBM

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mendukung program Kampung Tangguh Jaya yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, Polda Metro Jaya bersama PT Garda Utama Nasional (GUN) dan Pertamina Patra Niaga, menggelar pembagian ribuan masker gratis, handsanitizer dan vitamin C kepada pengemudi truk tangki BBM.

Sekitar 1.500 orang pengemudi truk tangki BBM wilayah Jabodetabek ini, terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara sejak pagi tadi.

Salah seorang pengemudi truk tangki BBM, Indra Z mengaku sangat senang dengan program rutin yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama mitra kerjanya di sejumlah tempat ini. Apalagi kegiatan ini dinilai tepat sasaran, yakni kepada orang-orang kecil seperti mereka.

“Bini (istri) beberapa waktu lalu di Pasar Kramat Jati dikasih juga sama bapak Polda. Alhamdulillah sasarannya tepat ke rakyat kecil seperti kita dan sekarang, supir-supir truk tangki BBM dapat masker, hand sanitizer sama vitamin C lagi,” kata Indra kepada wartawan, Kamis, (18/03/2021).

Indra yang merupakan warga Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur ini, mengaku ikut dan aktif dalam program Kampung Tangguh Jaya, karena telah merasakan banyak manfaat dari program tersebut.

“Selain kita-kita orang lebih tangguh dan waspada khususnya terhadap Covid-19, warga juga punya pemasukan baru dari pelatihan usaha kayak (seperti) ternak lele, emang mantap program Pak Fadil,” tutur Indra.

Sementara itu, Manager Operasional PT GUN, Hotma J Lubis mengatakan pembagian ribuan masker gratis, hand sanitizer serta vitamin C kepada ribuan pengemudi truk tangki BBM dibawah naungan mereka, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama Polda Metro Jaya dan Pertamina Patra Niaga.

Khusus kepada pengemudi truk tangki BBM, kegiatan tersebut akan berkala dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan para pengemudi dari Covid-19.

“Kegiatan pemberian masker gratis, hand sanitizer serta vitamin C adalah wujud nyata dari empati dan cara kami melindungi temen-temen pengemudi truk tangki BBM, yang menjadi garda terdepan pendistribusian BBM diwilayah Jabodetabek,” kata Hotma.

“Ini juga sebagai bentuk dukungam perusahaan terhadap program Pak Kapolda, Kampung Tangguh Jaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya ya bagi-bagi masker, hand sanitizer dan vitamin C”, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah gencar-gencarnya menyukseskan kebijakan protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah untuk menekan angka sebaran Covid-19. Salah satunya dengan membuat program Kampung Tangguh Jaya dan kegiatan bagi-bagikan masker gratis ke masyarakat, khususnya pekerja sektor informal.

Setelah pedagang di pasar-pasar Jabodetabek, kegiatan bagi-bagi masker, hand sanitizer dan vitamin C kini menyasar ke ribuan pengemudi truk tangki BBM di Depo Plumpang Pertamina Jakarta Utara, agar mereka tidak terpapar Covid-19 dan distribusi BBM ke SPBU -SPBU di wilayah Jabodetabek tetap lancar.(rls)

Categories
Megapolitan Ragam

Walikota Tangsel Kunjungi Kampung Tangguh Jaya Ditresnarkoba Polda Metro 

Koran Jurnal, Tangerang – Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany Wardana mengunjungi Kampung Tangguh Jaya Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Rw 12 Kel. Pamulang Barat, Kec. Pamulang, dan Rw 08. Kel. Pondok Kacang Barat. Kec. Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin (15/02/2021).

Dalam kunjungan itu, Airin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda Metro Jaya atas berdirinya Kampung Tangguh Jaya diwayah Tangerang Selatan.

“Terima kasih kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa atas bantuannya mendirikan Kampung Tangguh Jaya diwayah Tangerang Selatan,” ungkapnya, di lokasi.

Menurut Airin, berdirinya Kampung Tangguh Jaya sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi penyebaran dan menekan penularan Covid-19 di hulu wilayah Kota Tangerang Selatan.

“Tentunya hal ini sangat membantu,” ucap Airin.

“Kegiatan ini akan menjadi kolaborasi, koordinasi dan kerjasama serta gotong royong dalam rangka mendisiplinkan masyarakat dari 3M menjadi 5M,” harapnya.

Untuk diketahui, selain menerapkan 3M menjadi 5M, program Kampung Tangguh Jaya tentu juga melakukan kegiatan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) yang alat-alatnya sudah disiapkan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Dari pantauan pewarta, tampak Walikota Tangsel juga meninjau Posko Kampung Tangguh, Rumah Isolasi, Kolam Ikan Lele, Tanaman Hidroponik yang dibuat oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan pelaksanaan Swab Antigen yang dilakukan oleh Satgas Covid RT yang telah dilatih oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

“Pemda Tangsel akan menindak lanjuti apa yang telah dilakukan oleh Ditresnarkoba di Kampung Tangguh Jaya, sehingga akan berkelanjutan menjadi kampung tangguh yang mampu melawan pandemi Covid-19,” lugasnya.

Terakhir, Walikota menyampaikan apresiasi kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Kapolres Tangsel yang telah memotori pembangunan infrastruktur dan kegiatan di Kampung Tangguh Jaya.(red)

Categories
Polisi Ragam TNI

Kompak, Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Panen Raya Serentak Serta Luncurkan Kampung Tangguh Nusantara

Koran Jurnal, Tangerang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Panen Raya Serentak dan Penebaran Benih serta Peluncuran Program Kampung Tangguh Nusantara di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (09/07/2020).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis, bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ini merupakan wujud peran serta TNI-Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat. Sebagai kebutuhan dasar dan salah satu hak asasi manusia, pangan mempunyai arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. Ketersediaan pangan yang lebih kecil dibandingkan kebutuhannya, dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat diminta memberikan sambutan, menjelaskan dasar pemikiran diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema “Masyarakat Produktif Wujudkan Ketahanan Pangan” ini juga diikuti para Kapolda, Pangdam, dan gubernur (Forkompimda) dari seluruh Indonesia melalui sambungan virtual Zoom. Selain itu, dilakukan juga dialog interaktif dengan Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, dan Polda Jawa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan yang berisi sejumlah kegiatan seperti panen ikan nila, penanaman pohon jagung, penebaran benih lele, dan panen udang, ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar; serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. Hadir juga para pejabat utama TNI dan Polri.

Saat panen, tampak kekompakan Panglima TNI dan Kapolri mengangkat ikan nila dari dalam tambak menggunakan jaring penangkap ikan secara berasama-sama. Semakin eratnya kekompakan TNI-Polri merupakan tujuan lain dari kegiatan ini.

Sinergitas TNI-Polri yang kian kompak itu diharapkan dapat menjadi pendorong semakin kuatnya ketahanan masyarakat khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19. oleh karena itu, di sela kegitan tersebut, diselipkan juga kegiatan sosial pemberian bantuan Sembako kepada masyarakat terdampak COVID-19.

“Dalam rangka membantu masyarakat terdampak pandemi COVID-19, TNI-Polri bahu membahu melaksanakan bakti sosial dalam bentuk pemberian bantuan 2.000 paket Sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat si sekitar lokasi ini,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara itu Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz melalui Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan bahwa ketahanan pangan merupakan solusi untuk mengantisipasi bahaya krisis pangan yang dilontarkan oleh FAO, juga sebagai upaya untuk menebarkan semangat hidup produktif di masyarakat.

“Kita harus antisipasi krisis pangan, karena kamtibmas itu mencakup segala aspek, pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan masyarakat yang terdampak akibat pandemi baik penurunan penghasilan maupun yang kehilangan pekerjaan”, ujar Komjen Agus.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar kementerian/lembaga mempunyai sense of crisis yang sama demi percepatan penanganan COVID-19.(rls/red)