Categories
Megapolitan TNI

TNI AU dan PT Pertamina Jadi Mitra Strategis: Kerjasama Penguatan Sumberdaya Obyek Vital Nasional

Koran Jurnal, Denpasar – TNI Angkatan Udara dan PT Pertamina (Persero) sepakat menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat pembinaan potensi dirgantara, terutama pada obyek vital nasional strategis dan objek tertentu lainnya yang berada di wilayah operasional PT. Pertamina.

Kesepakatan ini, dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani oleh Aspotdirga Kasau, Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos dan Wenny Ipmawan, selaku Vice President Health Safety Security and Environment Operation and Facilities Support di Ball Room Hotel Aryadhuta, Bali, Jum’at (10/11/2023).

Kerjasama mencakup penyiapan Ruang, Alat, dan personel yang berkualitas bagi kepentingan pertahanan negara dalam aspek udara. Fokus utama adalah pada sumber daya alam/buatan, sarana prasarana, sumber daya manusia, dan kondisi sosial di wilayah operasional PT Pertamina.

Kegiatan yang dilakukan dalam kerangka perjanjian mencakup pendataan, pengelolaan, dan pengamanan ruang udara SDA/B serta sarpras yang dioperasikan oleh PT Pertamina. Selain itu, pembinaan terhadap SDM melalui pendidikan, latihan, dan simulasi untuk memastikan ketersediaan alat juang yang tangguh.

Aspek pembinaan kondisi sosial juga menjadi perhatian, melalui metode diskusi, ceramah, dan seminar yang diimplementasikan secara terpadu.

TNI AU dan PT. Pertamina juga bekerjasama melaksanakan kegiatan Bhakti TNI AU untuk mendukung percepatan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Pertamina. Selain itu, kedua instansi mendukung pengamanan dan kegiatan yang terkait dengan operasional di lingkungan kerja PT Pertamina.

Melalui perjanjian kerjasama ini, diharapkan tercipta kerjasama yang kuat antara TNI AU dan PT Pertamina untuk mendukung kepentingan nasional dan mengoptimalkan potensi dirgantara di Indonesia yang berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(disp)

Categories
Megapolitan Polisi

Dukung Kampung Tangguh, PMJ dan Pertamina Patra Niaga-PT GUN Bagi Ribuan Masker ke Sopir Tangki BBM

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mendukung program Kampung Tangguh Jaya yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, Polda Metro Jaya bersama PT Garda Utama Nasional (GUN) dan Pertamina Patra Niaga, menggelar pembagian ribuan masker gratis, handsanitizer dan vitamin C kepada pengemudi truk tangki BBM.

Sekitar 1.500 orang pengemudi truk tangki BBM wilayah Jabodetabek ini, terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara sejak pagi tadi.

Salah seorang pengemudi truk tangki BBM, Indra Z mengaku sangat senang dengan program rutin yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama mitra kerjanya di sejumlah tempat ini. Apalagi kegiatan ini dinilai tepat sasaran, yakni kepada orang-orang kecil seperti mereka.

“Bini (istri) beberapa waktu lalu di Pasar Kramat Jati dikasih juga sama bapak Polda. Alhamdulillah sasarannya tepat ke rakyat kecil seperti kita dan sekarang, supir-supir truk tangki BBM dapat masker, hand sanitizer sama vitamin C lagi,” kata Indra kepada wartawan, Kamis, (18/03/2021).

Indra yang merupakan warga Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur ini, mengaku ikut dan aktif dalam program Kampung Tangguh Jaya, karena telah merasakan banyak manfaat dari program tersebut.

“Selain kita-kita orang lebih tangguh dan waspada khususnya terhadap Covid-19, warga juga punya pemasukan baru dari pelatihan usaha kayak (seperti) ternak lele, emang mantap program Pak Fadil,” tutur Indra.

Sementara itu, Manager Operasional PT GUN, Hotma J Lubis mengatakan pembagian ribuan masker gratis, hand sanitizer serta vitamin C kepada ribuan pengemudi truk tangki BBM dibawah naungan mereka, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama Polda Metro Jaya dan Pertamina Patra Niaga.

Khusus kepada pengemudi truk tangki BBM, kegiatan tersebut akan berkala dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan para pengemudi dari Covid-19.

“Kegiatan pemberian masker gratis, hand sanitizer serta vitamin C adalah wujud nyata dari empati dan cara kami melindungi temen-temen pengemudi truk tangki BBM, yang menjadi garda terdepan pendistribusian BBM diwilayah Jabodetabek,” kata Hotma.

“Ini juga sebagai bentuk dukungam perusahaan terhadap program Pak Kapolda, Kampung Tangguh Jaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya ya bagi-bagi masker, hand sanitizer dan vitamin C”, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah gencar-gencarnya menyukseskan kebijakan protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah untuk menekan angka sebaran Covid-19. Salah satunya dengan membuat program Kampung Tangguh Jaya dan kegiatan bagi-bagikan masker gratis ke masyarakat, khususnya pekerja sektor informal.

Setelah pedagang di pasar-pasar Jabodetabek, kegiatan bagi-bagi masker, hand sanitizer dan vitamin C kini menyasar ke ribuan pengemudi truk tangki BBM di Depo Plumpang Pertamina Jakarta Utara, agar mereka tidak terpapar Covid-19 dan distribusi BBM ke SPBU -SPBU di wilayah Jabodetabek tetap lancar.(rls)

Categories
Bisnis Ekonomi Energi SDA

Ini Penjelasan Pertamina Soal Kabar Penarikan Gas Elpiji Biru 12 Kg

Koran Jurnal, Jakarta – PT Pertamina berencana melakukan penarikan secara bertahap tabung gas elpiji warna biru ukuran 12 kg pada November 2020. Kabar ini diketahui setelah adanya informasi yang beredar luas di masyarakat.

Merespons kabar tersebut, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman, menjelaskan, sebenarnya informasi itu bukan penarikan melainkan penggantian produk atau tabung. Sekedar informasi, untuk jenis produk LPG 12 kg, Pertamina memiliki 2 merek dagang, yakni Elpiji (tabung biru) dan Bright Gas (tabung pink).

“Jadi bukan penarikan produk, namun penggantian tabung yang dilakukan (Elpiji tabung biru ke Bright Gas tabung pink). Apabila masyarakat pengguna tabung biru sudah habis gasnya. Maka, ketika nanti masyarakat beli isi ulang gas 12 kg, tabungnya akan diberikan tabung baru Bright Gas, apabila stock di agen tersedia,” terang Fajriyah kepada wartawan, Jum’at (16/10/2020) kemarin.

Fajriyah menuturkan, kedepan akan difokuskan distribusinya untuk Bright Gas, karena sebenarnya 2 produk ini sama saja isi dan harganya.

“Harganya juga berlaku sama, dan bahkan Bright Gas ini dilengkapi dengan valve double spindle, sehingga lebih aman mencegah kebocoran,” kata Fajriyah.

Dia menambahkan, kebijakan penggantian tabung tersebut dilakukan secara bertahap, tapi bukan berarti tabung biru langsung otomatis tidak berlaku lagi.

“Penggantian tabung tersebut tanpa ada tambahan biaya dan harga isi ulangnya tetap sama dengan Elpiji tabung biru. Ini merupakan salah satu upaya pertamina dalam meningkatkan pelayanan untuk masyarakat, terutama terkait kebutuhan gas rumah tangga mengingat produk bright gas memang lebih baik dari LPG tabung biru,” pungkasnya.(red)

Categories
Ekonomi Energi SDA

Staf Ahli Pertamina: Indonesia Wajib Menjaga Ketahanan Energi

Koran Jurnal, Jakarta – Staf Ahli Direktur Logistic Supply Chain & Insfrastructur Pertamina Rifky Effendi Hardijanto mengajak agar masyarakat Indonesia turut serta dan ikut peduli menjaga ketahanan energi nasional, salah satunya bahan bakar minyak (BBM).

Kata Rifky, BBM merupakan elemen penting dan telah menjadi kebutuhan primer dalam mendukung laju roda perekonomian. Sehingga, ketersediaan BBM dinilai sangat penting untuk kebutuhan nasional. Ia pun menuturkan, kondisi akan berbahaya jika cadangan atau stok BBM mengalami penurunan, karena akan berdampak luas di masyarakat.

“Permintaan kita tinggi, tapi stok kita turun dari 17 hari, sekarang itu 12 hari stok BBM. Dengan luas wilayah yang seperti ini, tidak cukup 12 hari itu, idealnya 90 hari,” ujar Rifky.

Lebih jauh, kata Rifky, kalau (stok) ini minim maka sebuah negara jadi berbahaya karena berdampak ke ongkos politik ketika rakyat kekurangan bahan bakar. Dia juga menyarankan agar Pertamina bebas dari kepentingan politik.

“Kalau saya boleh berpesan, Pertamina kita jangan direcokin sama kepentingan politik. Harus bebas politik. Kita harus serius urus energi kita,” ungkap Rifky seperti siaran pers dalam diskusi publik bertajuk ‘Ekonomi Era Kabinet Indonesia Maju’ yang diselenggarakan Indonews dan Balai Sarwono, di Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).(red)

Categories
Ekonomi Nasional

Sinergi BUMN, Pertamina dan Telkom Terapkan Teknologi Digital di SPBU Seluruh Indonesia

Koranjurnal.co.id, Jakarta – PT Pertamina (Persero) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., bersinergi membangun sistem digital secara bertahap pada 5.518 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di seluruh Indonesia.

Sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dituangkan dalam nota Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas’ud Khamid dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Dian Rachmawan, bertempat di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jum’at (31/08/2018).

Hadir menyaksikan penandatanganan, Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Kepala BPH Migas M. Fanshrullah Asa, Direktur Utama Pertamina NIcke Widyawati, dan Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga.

Menteri Rini mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah yang baik demi meningkatkan transparansi dan keakuratan data pasokan dan konsumsi BBM di setiap SPBU. Tak hanya itu, berkat data yang realtime, kepastian stok pun akan bisa dikelola lebih baik dan efisien. Digitalisasi ini juga akan memudahkan Pemerintah memantau dan mengawal penyaluran BBM khusus penugasan. Sebab, proses distribusi dapat terekam dengan akurat di dalam sistem.

“Tujuan utama Digitalisasi SPBU ini untuk meningkatkan pelayanan Pertamina kepada konsumen. Penghitungan pendapatan dari penjualan BBM di setiap SPBU juga lebih cepat dan akurat. Digitalisasi SPBU juga dapat menjamin bahwa tak ada kecurangan dalam penyaluran BBM,” kata Rini dalam sambutannya.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid mengungkapkan, digitalisasi SPBU merupakan upaya Perseroan untuk hadir melayani pelanggan di seluruh Indonesia secara maksimal. Pertamina juga mendukung program Pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) atau cashless society melalui pembayaran digital.

“Pertamina, melalui lebih dari 5.000 SPBU yang tersebar di seluruh Indonesia, memahami tuntutan dan gaya hidup pelanggan saat ini yang serba digital, cepat dan tepat. Melalui sistem digital, diharapkan pengawasan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dapat lebih efektif,” jelas Mas’ud Khamid.

Digitalisasi SPBU ini meliputi penyediaan infrastruktur digital SPBU, Data Center dan Connectivity di 5.518 SPBU atau 75.000 nozzle di seluruh Indonesia, hingga pemeliharaan (maintenance) selama jangka waktu perjanjian.

Melalui Digitalisasi SPBU, Pertamina dan Telkom juga sepakat mengembangkan platform penyaluran BBM untuk memantau stok BBM di Tangki Penyimpanan SPBU, jumlah BBM yang dikeluarkan melalui nozzle dan revenue penjualan BBM.

Sesuai kesepakatan, proses implementasi digitalisasi SPBU akan diupayakan maksimal untuk dapat diselesaikan pada Desember 2018 atau selambat-lambatnya dalam Triwulan pertama tahun 2019.

Bentuk kerjasama dapat terwujud berkat satu kerjasama sinergi BUMN antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, serta didukung dari Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan BPH Migas.

Sinergi Pertamina dan Telkom diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi secara realtime.

Digitalisasi SPBU merupakan salah satu wujud BUMN Hadir untuk Negeri, dimana Telkom dan Pertamina sebagai BUMN berkomitmen mendukung proses pengawasan dan verifikasi distribusi BBM bersubsidi. Hal tersebut sesuai amanat UU No. 22 tahun 2001 yaitu untuk menyediakan energi secara merata dengan harga terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.(red/Per)