Categories
TNI

Laka Laut di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi Penumpang KMP Royce 1 yang Terbakar

Koran Jurnal, Jakarta – Personel dan unsur TNI Angkatan Laut beserta tim gabungan, saat ini tengah dikerahkan guna melaksanakan SAR atas peristiwa terbakarnya KMP. Royce 1 di Selat Sunda, Sabtu (6/5/2023). TNI AL mengerahkan KRI Leuser-924, prajurit Pangkalan TNI AL Banten, unsur KAL Sanghyang dan RHIB Peucang guna mengevakuasi korban.

KMP. Royce 1, berbendera Indonesia yang memiliki rute pelayaran Merak – Bakauheni Lampung – Merak tersebut, terbakar dalam posisi lego jangkar, dan belum diketahui penyebabnya.

Peristiwa berawal saat pukul 15.04 WIB, KMP Royce 1 izin ke LPS karena di atas kapal terjadi insiden kebakaran dan meminta bantuan Tug Boat untuk penanganan segera. Pukul 15.10 WIB,  izin LPS kembali karena kemudi kapal sudah tidak berfungsi dan satu mesin mati.

Pukul 15.16 WIB, KMP Royce 1 Lego Jangkar di koordinat (-5.937150°, 105.957080°). Saat ini, masih dilaksanakan evakuasi dan pertolongan SAR oleh Tim gabungan meliputi TNI AL, Aorud Polda Banten, Basarnas Merak dan kapal sekitar KMP Royce 1.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui Kerugian Personel dan material serta penyebab kebakaran yang dialami Kapal Motor Penumpang tersebut.

Ditempat terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menekankan kepada seluruh satuan TNI AL untuk terus meningkatkan kesiapan dan kesiagaan personel dan unsur KRI, terlebih merespon kondisi kedaruratan yang terjadi di tengah masyarakat.(disp)

Categories
TNI

Aksi Cepat Tanggap Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Koran Jurnal, Kalbar – Aksi cepat tanggap dalam penanganan kebakaran, berhasil dilakukan oleh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dengan menaklukan si jago merah yang membakar salah satu rumah warga di Dusun Mauludin, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (25/01/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Mako Satgas, Entikong, Kabupaten Sanggau, menjelaskan bahwa saat terjadi kebakaran di salah satu rumah warga, tetangga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat melalui jaringan telepon, untuk meminta bantuan memadamkan api. “Kemudian 5 orang personel Pos Temajuk langsung bergerak cepat mendatangi tumah tersebut,” ucapnya.

“Setibanya di lokasi, dengan cepat personel Pos Temajuk Satgas Yonif 642 menggunakan peralatan yang ada berupa semprotan air dan ember, bersama dengan masyarakat bahu membahu untuk memadamkan api, dengan harapan api tersebut tidak menjalar ke rumah berikutnya,” tambahnya.

Dansatgas mengatakan bahwa aksi cepat tanggap personel Satgas Pamtas Yonif 642 Pos Temajuk dan masyarakat berhasil memadamkan api, sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah lainnya. “Namun akibat kejadian tersebut menyebabkan Bapak Solihin dan anaknya mengalami luka bakar ringan di bagian badan dan kaki serta kerugian materil berupa satu unit rumah habis terbakar beserta isinya,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian dan untuk kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Danpos mengatakan bahwa berdasarkan keterangan dari Bapak Solihin selaku pemilik rumah yang sehari-hari menjual bensin eceran, kejadian bermula pada saat Bapak Solihin sedang menuangkan bensin ke dalam botol, kemudian tanpa ia sadari anaknya yang sedang bermain didekatnya menghidupkan korek api, tanpa diduga api dengan cepat menyambar dan membakar rumah dan seisinya.

Sementara itu, apresiasi dan rasa bangga diungkapkan masyarakat atas kepedulian personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk, selain menjaga perbatasan, kepedulian anggota Pos Pamtas juga terlihat pada saat membantu masyarakat memadamkan api yang melanda rumah warga.

Bapak Faisal selaku Kepala Dusun Mauludin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan.

“Luar biasa Bapak TNI, terimakasih banyak atas bantuannya sehingga api tidak menjalar kemana-mana, semoga Bapak TNI diberi rezeki berlimpah, dan Tuhan melindungi Bapak TNI,” ucapnya.(pen/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Latihan Simulasi Penanggulangan Kebakaran

Koran Jurnal,  – Seluruh Prajurit Pushidrosal melaksanakan latihan simulasi penanggulangan kebakaran menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) berjenis CO2, Dry Chemicals dan Clean Agent di lapangan apel Markas Komando Pushidrosal setelah apel pagi dilaksanakan, di Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin (13/07/2020)

Kegiatan rutin yang dilakukan setiap enam bulan sekali tersebut, dimaksudkan agar setiap personel Pushidrosal memiliki respon yang cepat untuk dapat menanggulangi atau pencegahan dini apabila terjadinya bahaya kebakaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Di harapkan setiap personel dapat memahami dan dapat mengimplementasikannya apabila terjadi kebakaran sehingga kerugian personel dan materiil dapat dihindari.

Dalam latihan ini Perwira Staf Oprasi (Pasops) Denma Mako Pushidrosal Mayor Laut (P) Taufik dibantu oleh staf nya Peltu Laut Faturachman untuk memberikan materi dan menjelaskan tentang teori penanggulangan dan pencegahan apabila terjadinya kebakaran.

“Saat pemberian materi juga diperagakan bagaimana personel menggunakan alat-alat pemadam kebakaran tersebut dengan cepat dan tepat, apabila tidak dilakukan dengan cepat maka akan berakibat fatal, akhirnya api semakin besar dan mungkin bisa membahayakan diri sendiri,” ujarnya.

Baju anti Api, selang, sepatu, dan Alat Pelindung Diri (APD) dari Api serta perlengkapan lainnya ikut di gelar untuk diperkenalkan dan dipraktekkan kepada personel guna penyelamatan korban apabila terjadi kebakaran.

“Ada beberapa pedoman yang harus dilakukan apabila ingin memadamkan api saat terjadinya kebakaran yang pertama dilakukan adalah matikan arus listrik yang berada di sekitar lokasi kebakaran, ambil alat pemadam kebakaran atau Apar dan yakinkan ada isinya atau tidak, lalu mencari titik api, jangan sekali-kali berlawanan arah dengan angin saat kita memadamkan api harus searah dengan arah angin, setelah itu cabut pin/kunci di Apar lalu lakukan penyemprotan di titik api/sumber api dipastikan hingga mati dan terakhir kunci kembali Apar dan kembalikan pada tempatnya,” tambah Pasops.

Latihan simulasi penanggulangan kebakaran ini merupakan salah satu program latihan operasi matra laut (Latopsmatla) Pushidrosal Tahun Anggaran 2020.