Categories
Bencana TNI

Yonko 469 Kopasgat TNI AU Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sumatera Utara

 

Koran Jurnal, Sumatera Utara – Batalyon Komando (Yonko) 469 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terdampak bencana banjir di beberapa wilayah di Sumatera Utara, Rabu (27/11/2024). Lokasi yang menjadi fokus utama adalah kawasan Malibo, Jl. DC. Barito Lingkungan No. 1, Sukadamai, Medan Polonia serta Perumahan Patumbak Permai, Deli Serdang.

Komandan Yonko 469 Kopasgat Mayor Pas Jhon H. Siregar mengerahkan dua tim SAR Kopasgat untuk membantu warga yang terjebak di rumah akibat bencana banjir.

“Kita harus peduli terhadap kondisi masyarakat sekitar, sehingga keberadaan kita di tengah masyarakat dapat dirasakan dalam konsep positif,” ujar Komandan Yonko 469 Kopasgat.

Dalam kegiatan ini, tim SAR Yonko 469 Kopasgat berhasil mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah maupun di atap rumah akibat banjir. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan SAR yang memadai dan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Kegiatan tanggap darurat ini menunjukkan komitmen Yonko 469 Kopasgat dalam memberikan bantuan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak dan memberikan rasa aman di tengah musibah.(disp)

Categories
TNI

Kapal Perang TNI AL Evakuasi Medis Korban Kecelakaan Laut di Perairan Halmahera Selatan

Koran Jurnal, Sorong – Kapal Perang TNI Angkatan Laut yaitu KRI Panah-626 dibawah jajaran unsur Satuan Kapal Cepat/Satkat Koarmada III, berhasil melaksanakan Evakuasi Medis seorang nelayan tradisional WNI dari Kapal USAV Palo Alto (Kapal Bendera Amerika), dimana sebelumnya nelayan tersebut telah mengalami kecelakaan laut di sekitar perairan Selatan Pulau Obimayor Halmahera Selatan. Jumat (01/09/23)

Kronolgis kejadian bermula pada hari Jumat tanggal 1 September 2023 sekira pukul 10.00 WIT, Puskodal Koarmada III menerima informasi tentang Kapal USAV Palo Alto yang meminta permohonan evakuasi medis terhadap seorang nelayan WNI yang mengalami kecelakaan laut, dimana nelayan tersebut ditolong serta diselamatkan oleh kapal USAV Palo Alto karena kecelakaan laut di perairan sekitar Halmahera Selatan, setelah menerima informasi tersebut Puskodal Koarmada III segera melaporkan secara berjenjang.

Berdasarkan informasi tersebut Panglima Koarmada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi langsung memerintahkan Gugus Keamanan Laut/ Guskamla Koarmada III untuk segera melaksanaan evakuasi medis terhadap nelayan tersebut, dan tidak berselang lama salah satu unsur BKO Guskamla Koarmada III yang sedang melaksanakan Operasi Keamanan Laut Perisai Nusa 23, yaitu KRI Panah-626 dengan jarak sekitar 80 Nm dari lokasi tersebut segera mendekati kapal USAV Palo Alto untuk melakukan evakuasi medis.

Tepat pukul 14.00 WIT pada hari yang sama, KRI Panah-626 melaksanakan proses evakuasi seorang nelayan dari kapal USAV Palo Alto di perairan Barat Pulau Obimayor Halmahera Selatan, setelah melakukan evakuasi medis, nelayan tersebut dibawa dan dipindahkan ke KRI Panah-626 untuk diberikan pertolongan pertama, dan selanjutnya dievakuasi ke Pos Angkatan Laut/ Posal Bacan, setelah proses evakuasi medis selesai, Kapal USAV Palo Alto meneruskan pelayarannya menuju Jepang, kemudian pada pukul 18.30 WIT KRI Panah-626 tiba dan sandar di Dermaga Perikanan Bacan, untuk mengantar korban dan diterima langsung Komandan Posal Pulau Bacan, Camat Panambuang, Pos Unit Siaga Sar Bacan, Tim Kesehatan dan KSOP setempat.

Lebih lanjut dikatakan Komandan KRI Panah-626 Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr. Opsla, CRMP, bahwa korban kecelakaann laut tersebut bernama Hasim Teranggano seorang laki-laki, yang berusia 41 tahun dan tinggal Desa Kawassi, Kelang Desa Tahalupu, Kabupaten Seram Bagian Barat Pulau Obi, dimana kejadiannya bermula pada hari Kamis, 31 Agustus 2023 sekitar pukul 07.00 WIT, ybs melaut seorang diri dari Desa Kawassi, Pulau Obi menuju ke Rompong yang berjarak sekitar 20 Nm, namun sekitar pukul 13.00 WIT, korban mengalami kecelakaan laut, kapalnya terbalik dan tenggelam akibat cuaca buruk dan ombak tinggi, selanjutnya korban menyelamatkan diri dengan mengapung menggunakan Box Ikan, dan pada hari Jumat, tanggal 1 September 2023 sekitar pukul 09.00 WIT, korban dapat diselamatkan oleh Kapal USAV Palo Alto.

Kapal USAV Palo Alto merupakan kapal dengan jenis Landing Craft Utility yang dioperasikan Angkatan Darat Amerika yang sedang berlayar dari Australia menuju Jepang dengan melewati Alur Laut Kepulauan Indonesia/ALKI III.

Ditempat terpisah, Pangkoarmada III memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan unsur Koarmada III yang selalu siap dan tanggap diterjunkan untuk melaksanakan operasi, baik operasi SAR maupun operasi-operasi lainnya yang dapat membantu dan meringankan kesulitan masyarakat di wilayah kerja Koarmada III, serta mengucapkan terimakasih kepada Awak Kapal USAV Palo Alto yang telah menyelamatkan nelayan yang mengalami musibah kecelakaan di laut.(disp)

Categories
TNI

KRI Spica-934 Evakuasi Pelaut Korea Selatan di Selat Malaka ke Lanal Batam

Koran Jurnal, Jakarta – KRI Spica-934 melakukan evakuasi Pelaut Korea Selatan di Selat Malaka ke Lanal Batam, Senin (14/08/2023).

Evakuasi tersebut dilakukan saat MV Segero, pada posisi 1° 15.407′ U – 104° 55.563′ T, kapal penggelaran kabel yang digunakan pada kegiatan penggelaran Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Echo V4.2 dan V6.2, oleh PT Delta Anugerah Bahari Nusantara (DABN) mengalami keadaan darurat personel tapatnya pada tanggal 14 Agustus 2023 pukul 0405 WIB di perairan Laut Natuna. MV Segero melaporkan bahwa kru kapal atas nama Kim Woo Jin, jabatan seamen mengalami cedera putus jari tangan, selanjutnya memohon bantuan evakuasi medis udara. VTS Batam dengan memantau posisi kapal-kapal di sekitar MV Segero menggunakan AIS, mengidentifikasi posisi KRI Spica-934 berada pada jarak 6 Nm dari MV Segero.

Atas permintaan bantuan dari VTS Batam, KRI Spica-934 melaksanakan pelaporan kepada Komando Utama Opssurta dalam hal ini Danpushidrosal untuk meminta izin memberikan bantuan evakuasi medis kepada kru MV Segero tersebut. Setelah diberikan lampu hijau, KRI Spica-934 dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan, melaksanakan peran evakuasi medis untuk melaksanakan transfer korban dari MV Segero ke KRI Spica-934.

Atas kerjasama yang baik antara KRI Spica-934, VTS Batam dan MV Segero, tidak lebih dari 1 jam setelah kejadian insiden kecelakaan kerja di MV Segero, personel sudah dapat dievakuasi via laut menuju Lanal Batam untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit. Dalam perjalanan dari posisi kejadian menuju Lanal Batam, personel kesehatan KRI Spica memberikan pertolongan pertama untuk meringankan dampak kecelakaan kerja pada korban. Korban ditemani oleh Mr. Jeong Seoku jabatan 2nd Officer.

Resiko pekerjaan di laut sangatlah tinggi. Indonesia sebagai negara pantai perlu memberikan jaminan keselamatan di laut bagi para pelaut yang bekerja di perairan dan yurisdiksi Indonesia. Aksi cepat tanggap oleh KRI Spica-934 adalah tindakan melebihi tugas pokok yang merupakan wujud komitmen Indonesia sebagai negara pantai untuk menjamin keamanan dan keselamatan maritim di Indonesia.(disp)

Categories
TNI

Helikopter Caracal TNI AU dan Tim SAR Gabungan, Berhasil Evakuasi Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat SAM Air

Koran Jurnal, Wamena – Memasuki hari keempat, tim SAR gabungan yang berjumlah 12 personel dari Kopasgat TNI AU dan Basarnas yang didaratkan dengan tali (Ropelling) pada hari kedua dan ketiga oleh helikopter Caracal TNI AU, akhirnya dengan perjuangan tanpa kenal.lelah, pada pukul 11.25 hingga pukul 13.00 WIT telah berhasil tiba di lokasi dan menemukan serta mengangkat keenam korban jatuhnya pesawat SAM Air PK-SMW, Selasa (27/6/2023) kemarin.

Pesawat SAM PK-SMW yang diawaki Capt. Hari Permadi dan Copilot Levi Murib beserta empat penumpang dilaporkan mengalami _accident_ di Yalimo, Kabupaten Papua Pegunungan, pada Jumat (23/6/2023).

Seluruh korban yang berjumlah enam orang, telah berhasil dievakuasi dari lokasi jatuh pesawat ke titik dropping helikopter. Dari lokasi titik dropping, keenam jenazah yang telah dimasukan ke kantong jenazah, selanjutnya di evakuasi menggunakan helikopter Caracal TNI AU HT- 7201 dengan penerbang Mayor Pnb Arif dan Lettu Pnb Taufik ke Bandara Wamena, dengan crew Pelda Sukma, Sertu Fachry, Sertu Udi dan Praka Yopi. Pesawat Caracal landing di Wamena pkl.15.31 WIT, kemudian keenam jenazah dimasukkan kedalam enam peti jenazah yang telah disiapkan.

Dari bandara Wamena, akhirnya pada pukul 15.58 WIT, keenam jenazah telah diterbangkan ke Bandara Sentani Jayapura, menggunakan pesawat Trigana Air Cargo PK-YSN dengan pilot Capt Rehan, untuk dibawa ke RS.Bhayangkara sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Saat ini Tim SAR yang terdiri dari prajurit Kopasgat TNI AU dan Basarnas masih berada di titik dropping sebagai lokasi penjemputan esok hari. Mereka akan bermalam sekali lagi karena cuaca sudah menutup lokasi, sehingga helikopter tidak bisa menjemput.

Seluruh jajaran TNI AU ikut berduka cita atas musibah pesawat PK-SMW, namun para prajurit TNI AU selalu siaga senantiasa untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan, seperti dalam operasi SAR pesawat PK-SMW ini.(disp)

Categories
TNI

Heli Caracal TNI AU Terjunkan Personil SAR Gabungan Evakuasi Pesawat SAM Air PK-SMW di Yalimo Papua

Koran Jurnal, Wamena – Tim SAR gabungan telah diterjunkan di lokasi jatuhnya pesawat SAM Air, di Yalimo, Papua Pegunungan. Satgas Tim SAR gabungan terdiri dari Unsur helikopter dan Kopasgat TNI AU, Basarnas, dan unsur SAR daerah Papua, sudah bekerja sejak Sabtu, (25/6/2023).

Pelaksanaan SAR hari pertama (Sabtu, 25/6) terkendali cuaca, dan dilanjutkan hari kedua (Minggu, 26/6). Pada hari kedua, TNI AU mengerahkan satu helikopter EC 725 Caracal dengan 7 kru, dan 3 personel Kopasgat, serta 3 personel Basarnas.

Pada hari kedua, Helikopter EC 725 Caracal, berhasil menurunkan 6 personel SAR di droping zone, untuk evakuasi korban ke lokasi jatuhnya pesawat. Pesawat SAM Air PK-SMW, yang di awaki oleh Capt Hari Permadi, copilot Levi Murib, serta empat penumpang, dilaporkan jatuh di pegunungan Yalimo, Papua. Pesawat milik SAM Air, terbang dari bandara Elelim Yalimo Papua Pegunungan dengan tujuan distrik Poik, Yalimo Papua.

Tim SAR di lokasi melakukan penyusuran dari titik droping ke arah barat dengan radius 200 m, tetapi belum menemukan korban, karena medan yang cukup ekstrim dan hutan lebat. Tim SAR memutuskan kembali ke titik droping, dan SAR dihentikan sementara.

Hari Senin (27/6/2023), Komandan Lanud Silaspapare Jayapura, Marsma TNI Dadan Gunawan , S.T., M.M., CHMRP, selaku Dansatgasud, ketika memimpin briefing di Wamena mengatakan, di hari ketiga Senin (26/6), tim SAR kembali melakukan pencarian korban. Untuk meningkatkan kemampuan SAR, selain melibatkan helikopter Caracal TNI AU, misi SAR juga ditambah satu unit helikopter SAR dari PT. Intan Angkasa Air Service, serta 12 personel gabungan dari Kopasgat, Basarnas dan Yonif 756/WMN, serta perlengkapan tambahan untuk SAR.

Misi Tim SAR tambahan untuk menyiapkan helipad, dan dukungan logistik, termasuk tabung oksigen, jas hujan dan Air minum serta bahan makanan. Diharapkan pesawat dan personil TNI, bisa mendukung Tim SAR gabungan menyelesaikan misi SAR ini dengan aman dan selamat, meski dihadapkan medan dan cuaca yg kurang baik.(disp)

Categories
TNI

Laka Laut di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi Penumpang KMP Royce 1 yang Terbakar

Koran Jurnal, Jakarta – Personel dan unsur TNI Angkatan Laut beserta tim gabungan, saat ini tengah dikerahkan guna melaksanakan SAR atas peristiwa terbakarnya KMP. Royce 1 di Selat Sunda, Sabtu (6/5/2023). TNI AL mengerahkan KRI Leuser-924, prajurit Pangkalan TNI AL Banten, unsur KAL Sanghyang dan RHIB Peucang guna mengevakuasi korban.

KMP. Royce 1, berbendera Indonesia yang memiliki rute pelayaran Merak – Bakauheni Lampung – Merak tersebut, terbakar dalam posisi lego jangkar, dan belum diketahui penyebabnya.

Peristiwa berawal saat pukul 15.04 WIB, KMP Royce 1 izin ke LPS karena di atas kapal terjadi insiden kebakaran dan meminta bantuan Tug Boat untuk penanganan segera. Pukul 15.10 WIB,  izin LPS kembali karena kemudi kapal sudah tidak berfungsi dan satu mesin mati.

Pukul 15.16 WIB, KMP Royce 1 Lego Jangkar di koordinat (-5.937150°, 105.957080°). Saat ini, masih dilaksanakan evakuasi dan pertolongan SAR oleh Tim gabungan meliputi TNI AL, Aorud Polda Banten, Basarnas Merak dan kapal sekitar KMP Royce 1.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui Kerugian Personel dan material serta penyebab kebakaran yang dialami Kapal Motor Penumpang tersebut.

Ditempat terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menekankan kepada seluruh satuan TNI AL untuk terus meningkatkan kesiapan dan kesiagaan personel dan unsur KRI, terlebih merespon kondisi kedaruratan yang terjadi di tengah masyarakat.(disp)

Categories
TNI

TNI AU Kerahkan Helikopter Super Puma, Bantu SAR Helikopter Polda Jambi

Koran Jurnal, Pekanbaru – TNI AU, mengerahkan satu Helikopter NAS-332 Super Puma, untuk membantu pencarian dan pertolongan (SAR) Helikopter Polda Jambi yang dilaporkan mendarat darurat di bukit Tamia, Jambi, kemarin.

Helikopter Skadron Udara 6 Lanud Atangsendjaja Bogor tersebut, _take off_ pukul 08.45 wib dari Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn), Pekanbaru, Senin (20/2/2023). Ikut dalam Heli H-3211, satu tim _Search and Rescue_ (SAR) Batalyon Komando 462 Pasgat berjumlah 7 personel dibawah pimpinan Danyon 462 Pasgat Letkol Pas Junaidi.

Helikopter NAS-332 Super Puma diawaki oleh Mayor Pnb M. Ravi Rakasiwi (IP), Kapten Pnb Surya Mega (Penerbang I), dan Letda Wisnu Dwi (Penerbang II). Helikopter ini, juga dilengkapi dengan peralatan _hoist_ yang memungkinkan pertolongan korban dengan teknik _hovering_ (tanpa mendarat).

Helikopter terbang dari Lanud Roeamin Nurjadin Pekanbaru menuju Jambi dan selanjutnya ke titik koordinat lokasi pendaratan darurat di Bukit Tamia Jambi. Tim SAR Kopasgat TNI AU ini, akan membantu melaksanakan evakuasi delapan penumpang dan tiga kru helikopter.

Seperti dilaporkan helikopter Polri jenis Bell 412 SP dengan nomor Registrasi P-3001tersebut, berangkat dari bandara Sultan Thaha Jambi dengan tujuan Bandara Depati Parbo membawa Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono beserta sejumlah pejabat Polda Jambi serta tiga orang kru helikopter.(disp)

Categories
TNI

Aksi Heroik KRI Frans Kaisiepo-368, Satgas MTF TNI Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Laut Mediterania

Koran Jurnal, Jakarta – KRI Frans Kaisiepo (FKO)-368 yang tergabung dalam satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL saat melaksanakan on task perdananya langsung mendapat kepercayaan dari MTF Commander sebagai On Scene Coordinator dan Tactical Controller pada operasi SAR terhadap kapal pengungsi yang tenggelam pada 40 NM lepas pantai Tripoli (31/01). Info musibah ini didapat dari distress signal dan laporan dari LAF Navy.

Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh beserta prajurit yang tengah berada di Area of Maritime Operation bergegas menuju lokasi tenggelamnya kapal. Saat pertama kali diidentifikasi, sepertiga badan kapal yacht yang dimuati 200 pengungsi Syria tersebut sudah dalam posisi tenggelam.

Dengan sigap, KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan peran MOB (Man Over Board) dan menurunkan kedua sekoci untuk mengevakuasi korban. KRI Frans Kaisiepo-368 juga mengendalikan Kapal Perang Yunani, HS Spetsai-F 453, dua patrol boat dan satu RHIB LAF Navy, serta satu small boat ICRC. Berkat kesiapsiagaan dan pengendalian operasi yang baik, seluruh korban berhasil dievakusi sekalipun dua diantaranya dalam kondisi meninggal dunia. KRI Frans Kaisiepo-368 berhasil mengevakuasi korban selamat sebanyak 96 orang yang terdiri dari 18 pria, 21 wanita, dan 57 anak-anak termasuk didalamnya bayi yang masih berusia 29 hari. Korban meninggal 2 orang terdiri dari 1 wanita berusia 60 tahun dan 1 anak perempuan berusia 5 tahun. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi menuju Tripoli, Lebanon untuk penanganan lanjutan oleh UNHCR.

“Peristiwa ini merupakan misi kemanusiaan yang harus menjadi prioritas dan ditangani secara tuntas, terlebih lagi kita sedang mengemban mandat PBB sebagai peacekeeper. Kita harus laksanakan tugas ini dengan optimal untuk meminimalisir korban meninggal. Beri rasa aman dan nyaman serta sikap humanis selama mereka on board untuk menghilangkan trauma,” ujar Dansatgas.

MTF Commander, Rear Admiral Michael Busse dari Jerman memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan operasi tersebut.

“Regarding first day on task especially for KRI Frans Kaisiepo a very tough proof. Solve the distress of the refugee boat. Many souls have been rescued and arrive safely to medical treatment in Tripoli. It showed the fruits of our partnership and readiness. I hope all of you will have promising start in the new year 2023. Great job, Well done,” tegas MTF Commander.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengapresiasi respons cepat yang dilaksanakan unsur TNI AL KRI FKO beserta seluruh personelnya dalam memberikan pertolongan dan penyelamatan kepada para pengungsi. Hal ini sejalan dengan penekanan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa setiap unsur TNI AL harus meningkatkan kesiapan operasional dalam menjawab setiap tugas tugas yang dipertanggungjawabkannya dan memahami tugas masing-masing bidang dengan tetap fokus kepada arah kebijakan KSAL. Penugasan sebagai Satgas MTF bukan hanya berperan sebagai peacekeeper saja namun juga ada misi kemanusiaan lainnya seperti SAR dan operasi kemanusiaan lainnya yang dilaksanakan berdasarkan perintah pejabat berwewenang.(disp)

Categories
TNI

Dibalik Cerita Respon Cepat TNI Angkatan Laut Evakuasi Ratusan Penumpang di Pelabuhan Gresik 

Koran Jurnal, Jakarta – Ternyata ada cerita menarik dibalik evakuasi ratusan warga Pulau Bawean, Jawa Timur, dimana para penumpang pelayaran tersebut tertahan di Pelabuhan Gresik karena tidak bisa menyeberang akibat cuaca ekstrem yang terjadi. Mendapatkan informasi ada ratusan masyarakat terancam terlantar, TNI AL langsung mengerahkan KRI dr.Soeharso-990 mendukung angkutan laut untuk berlayar dari Dermaga Koarmada II menuju Pulau Bawean, Kamis (29/12/2022) kemarin.

Cerita berawal dari adanya surat resmi dari Bupati Gresik kepada Panglima TNI dengan Nomor 552/1127/437.55/2022 tanggal 27 Desember 2022 tentang permohonan bantuan kapal PP. Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono segera memerintahkan TNI AL untuk segera mengevakuasi para penumpang yang terlantar tersebut.

Permohonan bantuan juga datang dari salah satu warga Pulau Bawean yang juga pengguna media sosial twitter mengirimkan surat Bupati Gresik tersebut ke akun twitter resmi @TNIAL pada tanggal 28 Desember 2022. Mengetahui informasi itu, Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) selaku pengelola media sosial segera berkoordinasi dengan Staf Operasi Angkatan Laut (Sopsal) dan tidak sampai 24 jam, TNI AL langsung mengerahkan unsur KRI untuk melaksanakan evakuasi ratusan masyarakat Pulau Bawean tersebut.

TNI AL segera mengerahkan KRI dr. Suharso 990 yang juga merupakan Kapal Rumah Sakit untuk melaksanakan evakuasi para penumpang yang terlantar di pelabuhan Gresik. Para penumpang dan berbagai kebutuhan masyarakat Pulau Bawean yang sempat terhenti pengirimannya akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari belakangan ini berhasil terangkut.

Total jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi di pelabuhan Gresik sebanyak 743 orang. Tidak hanya itu, terdapat juga 60 ton logistik, 200 Kardus makanan instan, 4 unit genset PLN, 21 unit peralatan komunikasi dan 450 kg obat-obatan berhasil diangkut dari Dermaga Koarmada II Surabaya untuk dibawa menuju Pulau Bawean.

Hal itu menjadi langkah nyata dari penegasan yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang menyampaikan bahwa, respons terhadap bencana alam harus dapat bereaksi dalam hitungan jam.

“Saya minta seluruh jajaran harus respon cepat terhadap tanggap bencana yang terjadi di tanah air, hitungan jam unsur harus bergerak ke lokasi yang membutuhkan,” tegas KSAL dalam entry briefing dengan seluruh prajurit TNI AL di seluruh Indonesia.

Mengetahui surat yang juga dikirimkan ke twitter TNI AL direspons dengan cepat, akun twitter milik masyarakat itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AL.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada TNI AL atas bantuannya, Semoga Allah SWT yang membalas kebaikan TNI di atas kesulitan yang kami alami,” ungkapnya.

“Alhamdulillah atas koordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan Mabes TNI AL, InsyaAllah masyarakat yang tertahan di pelabuhan Gresik dan ingin kembali ke kampung halaman di Pulau Bawean akan diberangkatkan dengan KRI TNI AL sore hari ini,’’ ungkap Bupati Gresik Bapak Fandi Akhmad Yani sesaat sebelum KRI dr. Soeharso diberangkatkan dari Koarmada II, Surabaya.(disp)

Categories
Bencana TNI

TNI AL dan SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 13 Jenazah Korban Tertimbun Longsor Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Prajurit Korps Marinir TNI AL dan SAR Gabungan hingga hari ini Sabtu, (26/11) berhasil mengevakuasi 13 jenazah warga yang tertimbun longsor akibat gempa pekan lalu, di Cianjur Jawa Barat. Diperkirakan sebanyak kurang lebih 30 Warga  di Desa Cijedil tertimbun longsor dan reruntuhan bangunan.

“Saya sangat berharap anggota keluarga saya yang tertimbun longsor jenazahnya dapat diketemukan, saya juga berterima kasih atas bantuan dari pasukan TNI AL yang sampai sekarang terus melakukan pencarian warga yang hilang di desa kami,” ungkap Bapak Solikhin warga desa Cijedil, Cianjur.

Bapak Solikhin merupakan salah satu dari 40 kepala keluarga yang rumahnya terletak di tebing dan menjadi korban tanah longsor akibat gempa yang terjadi dan mengakibatkan empat orang anggota keluarganya hilang tertimbun dan satu orang jenazahnya diantaranya telah diketemukan.

Pada pencarian hari pertama Komandan Pasmar -1 Brigjen TNI Marinir Hermanto yang juga merupakan Komandan Satgas TNI AL Penanggulangan Bencana Alam ini mengatakan bahwa Satgas TNI AL bersama Basarnas dan Satgas lainnya terus menerus melakukan pencarian korban semaksimal mungkin.

“Pencarian terus dilaksanakan dan tetap perhatikan faktor keamanan, Tim akan sangat berhati-hati, karena yang akan dievakuasi kondisinya sudah lebih dari tiga hari, kita bersama perangkat Desa, Basarnas dan unsur yang lain akan terus membantu pencarian dan evakuasi sampai ketemu dan tetap semangat,” tegas Brigjen Hermanto.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengamanatkan kepada Satgas TNI AL untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL untuk penanganan isu kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas, dan untuk seluruh personel agar cepat tanggap dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tidak kalah pentingnya dalam penugasan ini harus tetap koordinasi dan bekerjasama dengan stakeholder dan relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.(disp)