Categories
TNI

Kapal Perang TNI AL Evakuasi Medis Korban Kecelakaan Laut di Perairan Halmahera Selatan

Koran Jurnal, Sorong – Kapal Perang TNI Angkatan Laut yaitu KRI Panah-626 dibawah jajaran unsur Satuan Kapal Cepat/Satkat Koarmada III, berhasil melaksanakan Evakuasi Medis seorang nelayan tradisional WNI dari Kapal USAV Palo Alto (Kapal Bendera Amerika), dimana sebelumnya nelayan tersebut telah mengalami kecelakaan laut di sekitar perairan Selatan Pulau Obimayor Halmahera Selatan. Jumat (01/09/23)

Kronolgis kejadian bermula pada hari Jumat tanggal 1 September 2023 sekira pukul 10.00 WIT, Puskodal Koarmada III menerima informasi tentang Kapal USAV Palo Alto yang meminta permohonan evakuasi medis terhadap seorang nelayan WNI yang mengalami kecelakaan laut, dimana nelayan tersebut ditolong serta diselamatkan oleh kapal USAV Palo Alto karena kecelakaan laut di perairan sekitar Halmahera Selatan, setelah menerima informasi tersebut Puskodal Koarmada III segera melaporkan secara berjenjang.

Berdasarkan informasi tersebut Panglima Koarmada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi langsung memerintahkan Gugus Keamanan Laut/ Guskamla Koarmada III untuk segera melaksanaan evakuasi medis terhadap nelayan tersebut, dan tidak berselang lama salah satu unsur BKO Guskamla Koarmada III yang sedang melaksanakan Operasi Keamanan Laut Perisai Nusa 23, yaitu KRI Panah-626 dengan jarak sekitar 80 Nm dari lokasi tersebut segera mendekati kapal USAV Palo Alto untuk melakukan evakuasi medis.

Tepat pukul 14.00 WIT pada hari yang sama, KRI Panah-626 melaksanakan proses evakuasi seorang nelayan dari kapal USAV Palo Alto di perairan Barat Pulau Obimayor Halmahera Selatan, setelah melakukan evakuasi medis, nelayan tersebut dibawa dan dipindahkan ke KRI Panah-626 untuk diberikan pertolongan pertama, dan selanjutnya dievakuasi ke Pos Angkatan Laut/ Posal Bacan, setelah proses evakuasi medis selesai, Kapal USAV Palo Alto meneruskan pelayarannya menuju Jepang, kemudian pada pukul 18.30 WIT KRI Panah-626 tiba dan sandar di Dermaga Perikanan Bacan, untuk mengantar korban dan diterima langsung Komandan Posal Pulau Bacan, Camat Panambuang, Pos Unit Siaga Sar Bacan, Tim Kesehatan dan KSOP setempat.

Lebih lanjut dikatakan Komandan KRI Panah-626 Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr. Opsla, CRMP, bahwa korban kecelakaann laut tersebut bernama Hasim Teranggano seorang laki-laki, yang berusia 41 tahun dan tinggal Desa Kawassi, Kelang Desa Tahalupu, Kabupaten Seram Bagian Barat Pulau Obi, dimana kejadiannya bermula pada hari Kamis, 31 Agustus 2023 sekitar pukul 07.00 WIT, ybs melaut seorang diri dari Desa Kawassi, Pulau Obi menuju ke Rompong yang berjarak sekitar 20 Nm, namun sekitar pukul 13.00 WIT, korban mengalami kecelakaan laut, kapalnya terbalik dan tenggelam akibat cuaca buruk dan ombak tinggi, selanjutnya korban menyelamatkan diri dengan mengapung menggunakan Box Ikan, dan pada hari Jumat, tanggal 1 September 2023 sekitar pukul 09.00 WIT, korban dapat diselamatkan oleh Kapal USAV Palo Alto.

Kapal USAV Palo Alto merupakan kapal dengan jenis Landing Craft Utility yang dioperasikan Angkatan Darat Amerika yang sedang berlayar dari Australia menuju Jepang dengan melewati Alur Laut Kepulauan Indonesia/ALKI III.

Ditempat terpisah, Pangkoarmada III memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan unsur Koarmada III yang selalu siap dan tanggap diterjunkan untuk melaksanakan operasi, baik operasi SAR maupun operasi-operasi lainnya yang dapat membantu dan meringankan kesulitan masyarakat di wilayah kerja Koarmada III, serta mengucapkan terimakasih kepada Awak Kapal USAV Palo Alto yang telah menyelamatkan nelayan yang mengalami musibah kecelakaan di laut.(disp)

Categories
TNI

Laka Laut di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi Penumpang KMP Royce 1 yang Terbakar

Koran Jurnal, Jakarta – Personel dan unsur TNI Angkatan Laut beserta tim gabungan, saat ini tengah dikerahkan guna melaksanakan SAR atas peristiwa terbakarnya KMP. Royce 1 di Selat Sunda, Sabtu (6/5/2023). TNI AL mengerahkan KRI Leuser-924, prajurit Pangkalan TNI AL Banten, unsur KAL Sanghyang dan RHIB Peucang guna mengevakuasi korban.

KMP. Royce 1, berbendera Indonesia yang memiliki rute pelayaran Merak – Bakauheni Lampung – Merak tersebut, terbakar dalam posisi lego jangkar, dan belum diketahui penyebabnya.

Peristiwa berawal saat pukul 15.04 WIB, KMP Royce 1 izin ke LPS karena di atas kapal terjadi insiden kebakaran dan meminta bantuan Tug Boat untuk penanganan segera. Pukul 15.10 WIB,  izin LPS kembali karena kemudi kapal sudah tidak berfungsi dan satu mesin mati.

Pukul 15.16 WIB, KMP Royce 1 Lego Jangkar di koordinat (-5.937150°, 105.957080°). Saat ini, masih dilaksanakan evakuasi dan pertolongan SAR oleh Tim gabungan meliputi TNI AL, Aorud Polda Banten, Basarnas Merak dan kapal sekitar KMP Royce 1.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui Kerugian Personel dan material serta penyebab kebakaran yang dialami Kapal Motor Penumpang tersebut.

Ditempat terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menekankan kepada seluruh satuan TNI AL untuk terus meningkatkan kesiapan dan kesiagaan personel dan unsur KRI, terlebih merespon kondisi kedaruratan yang terjadi di tengah masyarakat.(disp)

Categories
Uncategorized

SAR Gabungan TNI AL Berhasil Temukan Seluruh Korban Terseret Ombak di Pantai Prigi

Koran Jurnal, Jakarta – SAR gabungan TNI AL akhirnya berhasil menemukan satu korban yang terseret ombak saat berwisata bersama tiga rekan lainnya di kawasan pantai Prigi Kecamatan Watulimo Trenggalek Jawa Timur, Minggu (01/01) lalu. Korban atas nama Angga (17th) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya mengambang di bibir pantai, Senin (02/01/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

Jenazah korban yang berstatus sebagai Siswa kelas 2 di SMK Kartanegara Kediri ini selanjutnya di evakuasi menuju Puskesmas Watulimo untuk dilakukan autopsi oleh dokter Moro yang disaksikan Forkopincam Watulimo. Hasil autopsi luar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan murni korban meninggal dunia karena tenggelam.

Pihak keluarga menerima dengan ikhlas akan kepergian anaknya dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu pencarian selama dua hari, selanjutnya korban di evakuasi pulang oleh pihak keluarga dengan menggunakan kereta merta.

Diketahui sebelumnya korban bersama 3 rekan lainnya Faiz, Reno, Ridho sedang berwisata di kawasan pantai Prigi Kecamatan Watulimo Trenggalek Jawa Timur, Minggu (01/01/2022). Namun saat mereka berenang dipantai tiba-tiba terseret ombak. Tiga rekan korban berhasil diselamatkan oleh tim SAR Gabungan TNI AL namun korban terseret ombak ke tengah laut.

Komandan Pos Pembinaan Potensi Maritim (Danposbinpotmar) Trenggalek Serka Sba Agus Muklason kemudian melaporkan musibah itu ke Danlanal Malang Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari dan terus melakukan pencarian terhadap korban hingga berhasil ditemukan mengambang di bibir pantai Prigi.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali telah memerintahkan jajarannya untuk merespons secepat mungkin terhadap situasi yang membutuhkan kehadiran TNI AL ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Harus dapat merespon dengan cepat, pun kalau harus menggerakkan unsur dalam hitungan jam unsur harus bergerak ke lokasi yang membutuhkan,” tegas KSAL. Respon cepat penyelamatan yang dilaksanakan tersebut, Serka Muklason layak mendapatkan penghargaan dari KSAL Laksamana TNI M.Ali.

KSAL mengatakan bahwa, “Apa yang dilakukan Serka Muklason bukan hanya heroik namun patriotik. Dia tidak hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tapi membela kepentingan hidup korban yang notabene adalah rakyat Indonesia, dengan kemampuan yang ia miliki sebagai prajurit Jalasena.”

“Muklason layak disebut sebagai prajurit Jalasena sejati. Dan apa yang dilakukan nya patut menjadi contoh bagi segenap prajurit Jalasena dimana pun berada. Sigap, tanggap dan rela berkorban demi kepentingan rakyat,” tutup Laksamana Ali.(disp)

Categories
Daerah TNI

Tim SAR Gabungan TNI AL Bantu Evakuasi Wisatawan Terseret Ombak Pantai Prigi

Koran Jurnal, Jakarta – Tim SAR gabungan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Malang berhasil mengevakuasi wisatawan remaja yang terseret ombak saat berwisata ke kawasan pantai Prigi Kecamatan Watulimo Trenggalek Jawa Timur, Minggu (01/01/2022) kemarin. Tiga dari empat korban berhasil diselamatkan namun satu korban masih dalam proses pencarian.

Komandan Pos Pembinaan Potensi Maritim (Danposbinpotmar) Trenggalek Serka Sba Agus Muklason kepada Danlanal Malang Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari mengungkap kronologi kejadian berawal saat keempat remaja yang berstatus sebagai siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Kediri dan SMK 1 Kartanegara atas nama Faiz, Reno, Ridho dan Angga berwisata ke pantai Prigi. Mereka tiba di lokasi wisata pantai Progi sekitar pukul 08.30 WIB dengan menggunakan kendaraan roda dua berboncengan, selanjutnya mereka berenang di sekitar pantai Prigi.

Sekitar pukul 09.30 WIB pengunjung wisata mendengar teriakan meminta tolong karena keempat remaja tersebut terseret ombak selanjutnya petugas gabungan dari TNI AL, Polisi dan Basarnas melakukan pertolongan dan berhasil menemukan serta mengevakuasi 3 (tiga) orang anak dalam keadaan selamat dan oleh petugas gabungan di bawa ke Puskesmas Watulimo untuk di berikan perawatan lebih lanjut. Sementara 1 (satu) korban lainnya sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh petugas gabungan

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali telah memerintahkan jajarannya untuk merespons secepat mungkin terhadap situasi yang membutuhkan kehadiran TNI AL ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Harus dapat merespon dengan cepat, pun kalau harus menggerakkan unsur dalam hitungan jam unsur harus bergerak ke lokasi yang membutuhkan,” tegas Kasal dalam entry briefing dengan seluruh prajurit TNI AL di seluruh Indonesia.(disp)

Categories
Uncategorized

TNI Angkatan Laut Evakuasi Ratusan Penumpang KM Mutiara Timur I ke Lanal Banyuwangi

Koran Jurnal, Jakarta – Ratusan penumpang korban kapal terbakar KM. Mutiara Timur I yang terombang-ambing di laut, pada Rabu, (16/11) berhasil diselamatkan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) Kapal Angkatan Laut (KAL) Kadet 06, KAL Kadet 07 dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Raden Eddy Martadinata (REM) -331.

Sebanyak 258 korban yang dievakuasi yaitu 210 orang onboard di KRI REM-331, 25 orang onboard KAL Kadet-06, 19 orang onboard di KAL Kadet-07 dan 4 orang onboard Kapal Basarnas NTB, di evakuasi menuju Posko TNI AL di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Wangi.  Sebagian korban yang mengeluh sakit, setelah dilaksanakan pemeriksaan selanjutnya dirawat di rumah sakit terdekat.

Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori menjelaskan, “Korban yang telah di evakuasi kesemuanya dalam keadaan selamat, beberapa unsur TNI AL seperti KRI Sultan Hasanuddin-366 dan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 melaksanakan relokasi di tempat kejadian kebakaran kapal KM. Mutiara Timur I yang sedang lego jangkar. Sedangkan untuk memadamkan api dikirimkan tug boat dari Bali dan Lembar, penumpang yang evakuasi setelah dipastikan dalam kondisi baik bisa langsung pulang.”

Sementara itu, Komandan KAL Kadet 06 Mayor Laut (P) Mahmud Ridho Ardhi mengatakan bahwa, kegiatan SAR tersebut menjadi kesempatan bagi para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) untuk mengimplementasikan setiap pelajaran profesi yang telah diberikan seperti materi Casualities/ Medical Evacuation (Casevac/Medevac), dan operasi SAR laut secara langsung. Mengetahui bagaimana respon dalam mengambil keputusan secara cepat  terhadap kedaruratan yang harus dilaksanakan.  Bahkan beberapa dari para taruna merelakan barang perlengkapan pribadi mereka untuk digunakan oleh para korban yang hampir keseluruhan sudah terserang kedinginan akibat berada di laut sambil menunggu pertolongan.

Sedangkan Komandan KAL Kadet 07 Mayor Laut (P) Erwin Teguh Indrajid Londang yang juga terlibat dalam evakuasi mengungkapkan rasa syukur dapat melaksanakan tugas dengan baik, “Alhamdulilah kami mampu menunaikan tugas mengantarkan para korban ke Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi untuk selanjutnya dilaksanakan evakuasi lebih lanjut dibawah koordinator Komandan Lanal Banyuwangi beserta pihak-pihak yang membantu. Selain itu, semoga kedepan pelaku usaha maritim lebih berhati-hati serta mewaspadai hal-hal kedaruratan. Dan TNI AL tetap konsisten dalam upaya penegakan keamanan serta keselamatan di laut dengan memberikan respon yang cepat atas kejadian seperti kecelakaan di laut,” ungkapnya.

Unsur – unsur TNI AL Satuan Tugas Pengamanan Laut KTT G20 di perairan Bali yaitu KRI R.E. Martadinata-331, KRI Sultan Hasanuddin-366 langsung memperkuat pelaksanaan SAR. Komandan KRI REM 366, Kolonel Laut (P) Nopriadi mengatakan, “Bahwa Satgasla Pam Laut KTT G20, tanpa harus menunggu perintah langsung memberikan pertolongan terhadap kedaruratan yang terjadi di KM Mutiara Timur I ini, sesuai dengan perintah Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, karena ini misi kemanusiaan, dan semua unsur yang ada dilaut secara Undang-Undang memiliki kewajiban untuk melakukan pertolongan,” tegasnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono juga menegaskan bahwa para Komandan lapangan tidak boleh ragu mengambil keputusan sesuai lingkup kewenangan dengan menguasai medan tugas dan tentunya harus mematuhi hukum yang berlaku di lingkup nasional maupun Internasional.(disp)

Categories
Daerah TNI

TNI AL Bantu Evakuasi Korban Penembakan Kapal Ikan Indonesia oleh Kapal Patroli PNG

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke membantu pengurusan jenazah korban penembakan kapal ikan nelayan Indonesia oleh Kapal Patroli Papua Nugini (PNG) yang berlabuh di Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, Selasa (23/8/2022) kemarin.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari ABK kapal atas nama Damni, kronologis peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 22 Agustus 2022 pukul 06.30 WIT Kapal Motor Nelayan (KMN) Calvin 02 sedang menarik jaring di Perairan Pulau Turi PNG, kemudian memperoleh informasi dari radio terdapat kapal Patroli PNG, sehingga nahkoda mengarahkan untuk melepas jaring yang belum terangkat dan kapal segera meninggalkan perairan PNG ke arah perairan Merauke Indonesia.

Kapal Patroli PNG dengan Nomer Lambung 401 sekitar 2 mil mengejar ke arah KMN. Calvin 02 dan terlihat Kapal Patroli PNG menurunkan 1 Speedboat jenis sea rider dengan jumlah personel 10 orang. Selanjutnya menuju ke arah lambung kanan KMN. Calvin 02 dan menembak dengan rentetan ke arah ruang kemudi lambung kanan kapal serta berputar ke lambung kiri kapal.

Dari kamar mesin Damni melihat nahkoda a.n Sugeng sudah terbaring dengan posisi tertelungkup kepala menghadap ke lantai kapal, melihat nahkoda sudah tidak memegang kemudi dan kapal bergerak zig-zag,  sehingga Damni keluar dari kamar mesin menuju lambung kanan dan melambaikan karung warna putih ke arah spead boat yang sedang mengapung di lambung kanan kapal.

Kemudian Tim patroli PNG yang menggunakan speedboat meminta semua ABK untuk keluar dan berkumpul ke haluan kapal, serta menyuruh 2 ABK untuk mengangkat nahkoda yang tertembak untuk menunjukkan ke Tim Patroli PNG.  Namun karena nahkoda sudah meninggal dan susah untuk diangkat, ABK memberikan isyarat kepada Tim Patroli PNG, kemudian speedboat memutari kapal lalu menuju ke kapal nelayan lain untuk memeriksa.

Sekitar pukul 14.30 WIT, Kapal Patroli PNG pergi, ABK a.n. Ilham mengambil alih kemudi kapal. Karena alat navigasi rusak, ABK a.n. Damni meminta bantuan melalui radio, menyampaikan kejadian tersebut dan meminta arah agar bisa kembali ke perairan Merauke. Permintaan tersebut dijawab oleh kapal lain yang sedang berlayar dan mengarahkan serta memberi panduan ke arah barat.

Setelah KMN Calvin 02 mendekati perairan Torasi (wilayah perairan  Indonesia) bertemu dengan kapal KMN. Sumber Samudra yang kemudian memberikan pertolongan dengan memberikan alat navigasi serta 1 orang ABK sebagai juru mudi.

Setibanya di Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke. Pukul 08.35 WIT dilakukan pemeriksaan jenazah kurban oleh tim medis dari KKP, dan dievakuasi Ambulan Rumah Sakit TNI AL Lantamal XI Merauke ke Kamar Jenazah RSUD Merauke yang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Lantamal XI mendalami serta menggali informasi dari ABK yang selamat dan memeriksa kondisi KMN. Cavin 02.(disp)

Categories
Daerah TNI

TNI AU Kerahkan Puluhan Prajurit, Sisir Warga Korban Erupsi Gunung Semeru

Koran Jurnal, Lumajang – TNI AU kembali mengerahkan puluhan prajuritnya untuk ikut melakukan penyisiran dan pencarian warga korban erupsi gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021).

Prajurit TNI AU yang terdiri dari unsur Denmatra 2 & Yonko 464 Paskhas, Rumkit, Fasint, Senkom dan PLLU Lanud Abdulrachman Saleh Malang, tergabung dalam Satgas penyisiran korban erupsi Semeru bersama unsur TNI-Polri dan Ormas lainnya.

Satgas penyisiran bergerak dari posko penanggulangan bencana erupsi Semeru, di desa Sumber Wuluh kecamatan Candipuro, Lumajang, menyisir di empat lokasi.

Lokasi yang menjadi fokus penyisiran meliputi, jembatan merah, kawasan desa Curah Kobokan, desa Perak, dan desa Bundali.

Selain itu, di posko desa Sumber Wuluh, tim kesehatan TNI AU juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak erupsi Semeru. Pertolongan kesehatan yang diberikan berupa pemeriksaan umum, dan pemberian obat kepada warga yang rentan.(disp/red)

Categories
Daerah Polhukam TNI

Korban Kekejaman dan Kebiadaban KST di Kiwirok Dirawat di RS TK II Marthen Indey

Koran Jurnal, Jayapura – Kodam XVII/Cenderawasih saat ini telah memberikan perawatan terhadap para korban kekerasan, kekejaman dan kebiadaban dari Kelompok Separatis Teroris (KST) yang terjadi di Distrik Kiwirok, Kab. Pegunungan Bintang. Para korban saat ini dirawat secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey Jayapura, Sabtu (18/09/2021).

Saat dikonfirmasi Karumkit TK II Marthen Indey Kolonel Ckm dr. I. Ketut Djulijasa, Sp.B., menyampaikan bahwa saat ini seluruh korban telah mendapatkan perawatan secara intensif.

“Para korban saat ini sedang mendapatkan  perawatan secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey. Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A memberikan perhatian penuh terhadap pengobatan seluruh korban dan memerintahkan agar semua korban diberikan penangan dan perawatan yang terbaik,” terang Karumkit.

Selanjutnya dijelaskan Kolonel Ketut bahwa saat ini masih terdapat 5 orang yang dirawat di RS. TK II Marthen Indey.

“5 orang nakes yang mengalami luka ringan setelah dilaksanakan pemeriksaan secara intensif dan kemarin atas permintaan sendiri sudah kembali ke rumah sanak famili yang berada di Jayapura, sedangkan 4 nakes lainnya dan 1 anggota TNI masih dilakukan perawatan,” jelas Karumkit.

Lebih lanjut disampaikan Kolonel Ketut, bahwa selain mengalami kekerasan fisik, para korban juga masih mengalami trauma psikologis akibat tindakan kekerasan dan kekejaman yang dilakukan oleh KST.

“Selain memberikan pengobatan secara fisik,  pihak Rumah Sakit juga memberikan terapi psikologis kepada para korban dimana para korban tersebut juga mengalami trauma psikologis. Mari kita doakan semoga para korban dapat segera pulih dan sehat kembali,” tutup Karumkit TK II Marten Indey.(pen/red)

Categories
Megapolitan Transportasi

KNKT dan Sriwijaya Air Temui Keluarga Penumpang dan Awak Pesawat SJ-182

Koran Jurnal, Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Sriwijaya Air menemui keluarga penumpang dan awak pesawat SJ-182, pada Selasa (12/1). Pertemuan ini untuk menginformasikan perkembangan proses investigasi, penyebab terjadinya musibah kecelakaan pesawat SJ-182.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono memohon keluarga penumpang dan awak SJ-182, untuk tidak begitu saja mempercayai analisa yang beredar di media sosial.

“Data-data yang beredar (luas di medsos) harus divalidasi, harus dicek sumber dan kebenarannya. Data yang beredar belumlah divalidasi. KNKT hanya akan memberikan pernyataan berdasarkan hasil pemeriksaan Black Box,” ucap Soerjanto.

Ketua KNKT mencontohkan, soal kecepatan pesawat dalam 1 detik berubah menjadi 50 knot. Hal ini tidaklah benar.

“Bahkan mobil balap saja tidak secepat itu,” ucapnya.

Soerjanto menghimbau agar spekulasi-spekulasi semacam itu tidak perlu disebarluaskan, “Karena tidak benar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo menegaskan, pihaknya akan membuat laporan yang detail dan menyeluruh, setelah proses investigasi benar-benar selesai dilakukan.

“Kami akan menghadirkan laporan awal investigasi dalam waktu 30 hari,” ujarnya.

Menurut Nurcahyo, KNKT punya kewajiban sesuai dengan ketentuan internasional, untuk memberi laporan awal kepada publik selambat-lambatnya 30 hari, sejak kecelakaan terjadi.

“Namun dalam 30 hari itu, mungkin belum termasuk analisa KNKT, karena butuh waktu untuk mengungkap penyebabnya seperti apa, masalahnya dimana, atau pemeliharaannya bagaimana, semua pasti akan diungkapkan,” kata Nurcahyo.

Penemuan Black Box FDR SJ-182

Tim Gabungan telah berhasil menemukan Kotak Hitam (Black Box) berupa Flight Data Recorder (FDR) pesawat SJ-182, pada Selasa (12/1) di sekitar Perairan Kepulauan Seribu. Penemuan tersebut secara resmi disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono; Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito; Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono dan Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena di Posko JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan tiga instruksi Presiden Joko Widodo. Pertama, penanganan musibah harus cepat yaitu black box, jenazah korban, dan potongan pesawat harus segera diangkat. Kedua, santunan dan asuransi bagi keluarga korban (ahli waris) harus segera diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, penyebab kecelakaan harus segera ditemukan dan menjadi bahan bagi industri penerbangan nasional agar tidak terulang kembali kejadian yang sama.

“Terima kasih kepada Presiden yang begitu intens menghubungi kami sehingga kami mendapatkan dukungan moral dan kinerja menjadi lebih baik. Kami mengharapkan kolaborasi Tim Gabungan dapat terus berjalan dengan baik sampai semuanya ditemukan,” ungkapnya.

Adapun Direktur Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena mengatakan,” Saya ucapkan terima kasih kepada Tim Gabungan yang tanpa lelah terus berupaya mencari lokasi pasti keberadaan Black Box FDR SJ-182 ini. Semoga CVR (Cockpit Voice Recorder) juga dapat segera ditemukan. Dan tentu saja dengan penemuan ini, besar harapannya agar proses investigasi penyebab kecelakaan SJ-182 dapat segera diungkap, dan menjadi panduan dunia aviasi ke depannya, sehingga bisa menghentikan seluruh spekulasi yang beredar di masyarakat.”(ccm/red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Korban Penjambretan Tewas, Polisi: 1 Pelaku Ditangkap, 1 DPO

Koran Jurnal, Jakarta – Kepolisian Metro Jakarta Barat berhasil menangkap 1 dari 2 pelaku penjambretan terhadap seorang karyawati di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat pada Senin 4 Mei 2020.

“Tim (Reskrim Jakarta Barat) melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil menangkap salah satu dari pelakunya. Jadi yang tertangkap itu namanya T yang satu lagi masih DPO namun kami sudah mengetahui identitasnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun Instagram Polres Jakarta Barat, Selasa (05/05/2020).

Audie menjelaskan, pelaku dibekuk setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Penangkapan pelaku ini juga hasil kerja sama dengan pengemudi ojek online. Karena salah satu pelaku saat beraksi menggunakan atribut go-jek online untuk menyamar. Sehingga membuat rekan-rekan ojol yang asli itu juga marah kemudian ikut membantu kami untuk memberikan informasi-informasi yang diperlukan,” ungkap Audie.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya menambahkan, saat penangkapan pelaku melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Saat ditangkap yang bersangkutan melawan akhirnya kita tindak terukur di kaki,” kata Teuku Arsya.

Lebih lanjut, Arsya membeberkan bahwa para pelaku sering beraksi di wilayah tersebut sampai Jakut (Jakarta Utara). Ciri khas pelaku dengan memakai jaket ojek online dan celana pendek.

“Mereka memang kelompok lama. Sudah pernah ditahan juga atas perkara sama terkait dengan kasus jambret, setelah tersangka keluar dia melakukan lagi,” ujar Teuku Arsya.

Seperti diketahui dalam video aksi  penjambretan yang beredar viral terjadi pada Senin pagi, 27 April 2020 atau saat korban Muthia Nabila, 23 tahun tengah berangkat kerja. Tampak para pelaku yang sudah mengintai korban kemudian memepet motor korban dan mengambil ponsel yang berada di dek motor bagian depan. Sadar dirinya menjadi korban pencopetan, korban kemudian mengejar motor pelaku. Ia kemudian tak segan menabrakkan motornya ke motor pelaku hingga keduanya terjatuh.

Namun na’as, helm yang digunakan korban saat itu terlepas hingga kepalanya membentur aspal cukup keras dan menimbulkan luka. Sedangkan kedua pelaku yang sempat terjatuh kemudian segera melarikan diri. Korban Muthia sempat dilarikan warga ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Atas perbuatannya, pelaku T dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.(red)