Categories
Pendidikan TNI

KSAL: SSAT Harus Diawaki Personel Yang Berkompetensi Tinggi dan Berkarakter Kuat

Koran Jurnal, Jakarta – Angkatan Laut dibangun dan dibentuk dalam sebuah Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang terintegrasi terdiri dari KRI, pesawat udara, marinir dan pangkalan, sehingga SSAT harus diawaki oleh personel yang memiliki kompetensi tinggi dan berkarakter kuat.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam sambutannya pada Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Program Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan ke-52 dan Pendidikan Pembentukan Perwira Singkat (Diktukpakat) Angkatan ke-2 TNI AL TA 2022 di Lapangan Laut Maluku, Kodiklatal, Surabaya, Jawa Timur, Jum’at (21/10/2022).

“Oleh karena itu, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan bagian yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang profesional, modern dan tangguh,” lanjut KSAL.

Menurut Laksamana Yudo, pendidikan perwira merupakan investasi jangka panjang yang akan sangat menentukan kelangsungan dan kemajuan organisasi TNI AL.

“Tidak bisa kita pungkiri, SDM adalah tulang punggung dalam keberhasilan pembangunan pertahanan negara. Maka dari itu, pendidikan perwira Kodiklatal harus menghasilkan output yang optimal dalam membentuk prajurit Jalasena yang tangguh dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Mengakhiri sambutan KSAL berpesan agar para perwira yang baru dilantik terus menggali potensi dalam diri untuk meningkatkan kualitas hidup demi meraih kesuksesan, sehingga dapat menjadi panutan bagi prajurit bawahannya.

“Sebagai pemimpin pada strata perwira, bertindaklah dengan sigap dan cermat serta menjadi motor penggerak di satuan tempat para perwira bertugas nanti. Pemimpin yang berhasil bukan pemimpin yang tidak pernah gagal,  namun yang terus berbenah diri dan belajar dari pengalaman,” pungkas KSAL.

Categories
TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Sebut Kunci Perwira Adalah Sebagai Teladan dan Motivator Bagi Anak Buah

Koran Jurnal, Jakarta – “Mengembangkan keahlian memimpin merupakan kunci menjadi seorang perwira yang baik. Hal itu dapat terbentuk dengan memiliki kompetensi yang unggul, menjadi teladan dan motivator bagi anak buah, bertindak inovatif, menjadi perwira yang adaptif, berani dan bertanggung jawab serta turun langsung untuk menyelesaikan suatu permasalahan.”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan pembekalannya kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan ke-52 dan Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira Singkat (Diktupakat) Angkatan ke-2 TNI Angkatan Laut (TNI AL) TA 2022 menjelang pelaksanaan Prasetya Perwira (Praspa), secara Vicon dari Wisma Elang Laut (WEL), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (20/10/2022).

Pembekalan dilaksanakan guna memberikan perspektif serta cara pandang baru kepada segenap calon wisudawan sebagai seorang perwira TNI AL dimana Sumber Daya Manusia (SDM) unggul merupakan kunci sukses kejayaan TNI AL.

KSAL mengatakan seorang Perwira akan menjadi pemimpin yang memiliki beban tugas, wewenang dan tanggung jawab yang sesuai dengan tempat penugasan. Perubahan strata pangkat juga menjadi perubahan status sosial, haruslah tetap bergaya hidup sebagai prajurit yaitu Prasaja, jujur dan irit.

Menjadi perwira memiliki konsekuensi tanggung jawab moril terhadap keluarga, anak buah serta lingkungan. Maka dari itu seorang perwira harus memiliki keberanian mengambil inisiatif, inovatif, dan senantiasa tampil secara positif. “Figur seorang pemimpin akan menjadi teladan, andalan dan kebanggaan bagi lingkungannya, perwira harus mampu menampilkan performa terbaik yang dapat menjadi contoh bagi anak buah maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Kasal.

Pembekalan diikuti 1.069 orang  siswa Diktukpa dan Diktukpakat yang berasal dari tiga Kodik di bawah Kodiklatal yaitu Kodikopsla, Kodikmar dan Kodikdukum terdiri dari 684 siswa Diktukpa Angkatan LII dimana 131 orang Siswa adalah dari Korps Pelaut, 91 orang siswa Korps Teknik, 49 orang siswa Korps Elektronika, 99 orang Korps Suplai, 61 orang Korps Kesehatan, 38 orang Korps Pomal, 44 orang Korps Khusus dan 133 orang siswa Korps Marinir. Sedangkan 385 orang sisanya merupakan siswa Diktupakat Angkatan II TA 2022 dengan keterangan 144 orang Siswa Korps Pelaut, 55 orang siswa Korps Teknik, 27 orang Korps Elektronika, 36 orang Korps Suplai, 18 orang Korps Kesehatan, 26 orang Korps Pomal, 17 orang Korps Khusus dan 62 orang siswa Korps Marinir.

Ke-1.069 siswa Diktukpa dan Diktukpakat ini rencananya akan melaksanakan Prasetya Perwira (Praspa) pada Jumat (21/10) di Kodiklatal Surabaya. Praspa merupakan momentum penting sebagai insan prajurit samudera, dimana momentum yang istimewa itu adalah proses tranformasi peningkatan strata dari strata bintara menjadi strata perwira.

“Menjadi perwira adalah prestasi, kebanggaan dan kehormatan yang senantiasa harus disyukuri sebagai rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu menjadi perwira merupakan titik awal untuk merubah perubahan pola pikir, pola sikap serta pola tindak yang harus menyesuaikan dengan kode etik perwira TNI”, ujar KSAL.

Mengakhiri sambutannya, Kasal menekankan para seluruh prajurit yang baru menyelesaikan pendidikannya agar tetap  menjaga iman dan taqwa sebagai landasan moral, selalu mendukung segala kebijakan pemerintah, loyalitas tegak lurus kepada pimpinan, menjaga netralitas menjelang pemilu tahun 2024, mempertahankan jati diri sebagai prajurit dan junjung tinggi nilai-nilai trisila TNI AL, peduli dan tanggap dengan situasi lingkungan sekitar, tidak ada tindak kekerasan terhadap prajurit maupun masyarakat, bijak dalam menggunakan media sosial serta mewaspadai pengaruh radikalisme yang sedang berkembang.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Universitas Hang Tuah Berperan Aktif Dalam Pengembangan Kelautan dan Kemaritiman Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono menghadiri acara tradisi pengukuhan 445 Wisudawan yang baru saja menjadi Sarjana lulusan Universitas Hang Tuah pada tahun 2022, bertempat di Gedung Graha Samudra Ganesha, Kampus Laut Biru, Jl. Arif Rahman Hakim 150 Keputih Surabaya, Sabtu (15/10/2022) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, Wakasal mewakili KSAL Laksamana TNI Yudo Margono bersama Rektor Universitas Hang Tuah (UHT) Prof. Dr. Ir. Supartono, M.M., CIQar serta jajaran Senat UHT, Wakasal mengukuhkan 38 Sarjana Magister Strata-2, 282 Sarjana Strata-1, dan 125 Sarjana Program Diploma-3 atau D3.

Dalam sambutan tertulis KSAL yang dibacakan oleh Wakasal menyampaikan bahwa, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pengembangan riset dan teknologi dalam pembangunan nasional. Dimana hal tersebut telah diwujudkan oleh UHT, yang selama ini telah menunjukan peran aktif secara konsisten dalam melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi .

Lebih jauh KSAL mengatakan, didasarkan pada visi dan misi kelautan maupun kemaritiman nasional, maka peran aktif UHT dapat dilihat dari proses pembelajaran mata kuliah muatan lokal yaitu ilmu pengetahuan, teknologi dan seni kelautan yang juga diikuti dengan penelitian yang diarahkan pada pengembangan IPTEK kelautan serta secara berkelanjutan melaksanakan pendampingan kepada masyarakat pesisir sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

KSAL berpesan kepada para wisudawan bahwa prestasi dan keberhasilan menyelesaikan pendidikan, bukanlah akhir dari pendidikan maupun perjuangan, justru ini adalah awal dari perjuangan yang sesungguhnya untuk diaplikasikan guna berbakti kepada bangsa dan negara.

Acara wisuda UHT Tahun 2022 ini, selain dihadiri para wisudawan, juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI AL diantaranya para pejabat utama Mabesal, para pimpinan Kotama TNI AL wilayah Surabaya, dan seluruh Dekan dan Guru Besar jajaran UHT.(disp)

Categories
Militer TNI

KSAL Resmikan Dua Kapal Penyapu Ranjau Tercanggih: Perkuat Armada TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Armada TNI Angkatan Laut akan kembali diperkuat dengan dua kapal jenis MCMV (Mine Counter-Measure Vessel) yang merupakan kapal perang jenis Buru atau Penyapu Ranjau produksi Abeking & Rasmussen (A&R) Shipyard, Jerman.

Hal tersebut dapat dipastikan dengan dilaksanakannya acara Ship Naming dua unit Kapal MCMV 60 yang diberi nama Pulau Fani dan Pulau Fanildo, sekaligus Ship Launching 1 kapal yaitu Pulau Fani yang dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman, Selasa (11/10/2022).

Ship Naming atau pemberian nama kedua kapal tersebut secara seremonial diberikan oleh Ibu Vero Yudo Margono selaku “Ibu Kandung Kapal” dengan prosesi pemotongan tali pengikat kendi untuk pemecahan kendi ke badan kapal, selanjutnya Ibu Wamenhan menekan tombol nama kapal. Sementara pelaksanaan Ship Launching Pulau Fani ditandai dengan dengan memotong tali tambat kapal dengan menggunakan kampak oleh KSAL Laksamana Yudo.

Kedua kapal jenis MCMV buatan A&R ini lebih canggih dengan teknologi peperangan ranjau modern dibandingkan kapal buru ranjau yang telah dioperasionalkan TNI AL sekarang, kedua kapal ini memiliki beberapa keistimewaaan diantaranya berbahan baja non magnetik yang sementara ini hanya ada di galangan luar Indonesia, memiliki degausing system untuk mengurangi kemagnetan kapal, dan dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi tingkat kebisingan.

Selain itu, memiliki dimensi yang lebih besar dengan panjang 61,4 meter dan lebar 11,1 meter, memiliki peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, memiliki ROV (Remotely Operated Vehicle) untuk identifikasi dan netralisasi ranjau, AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, serta akan dilengkapi dengan USV (Unmanned Surface Vessel) yakni kapal tanpa awak untuk pemburuan dan penyapuan ranjau. Pebangunan kapal perang secara berkelanjutan ini merupakan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut yang berkomitmen meningkatkan dan mengembangkan kekuatan dan kemampuan pertahanan secara professional, khususnya pertahanan matra laut yang syarat dengan tekhnologi dan perkembangannya sangat dinamis.

KSAL Laksamana Yudo menjelaskan urgensi pengadaan kedua kapal tersebut adalah dikarenakan Indonesia memiliki laut yang sangat luas, dimana 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari lautan yang masih banyak terdapat ranjau laut peninggalan perang dunia ke-2, di samping itu juga karena dinamisnya perkembangan tekhnologi persenjataan ranjau saat ini.

“TNI AL perlu kapal MCMV untuk menjaga perairan Indonesia aman, bebas dari gangguan dan ancaman senjata bawah air terutama ranjau, serta untuk membersihkan perairan Indonesia yang masih memiliki potensi bahaya ranjau,” papar KSAL.(disp)

Categories
Ragam TNI

KSAL: Generasi Muda Harus Lebih Mengenal Budaya Maritim

Koran Jurnal, Jakarta – “Generasi penerus perlu diperkenalkan dan diberikan pelajaran serta pemahaman tentang bagaimana negara maritim ini. Jangan sampai visi maritim ini hanya menjadi judul buku, kiasan, ataupun semboyan saja,” Demikian penegasan yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono pada acara Grand Final Putera Puteri Maritim Indonesia (PPMI) Tahun 2022 bertempat di Graha Marinir Senen, Kota Jakarta Pusat, Sabtu malam (01/10/2022).

Laksamana Yudo selaku KSAL sangat mengapresiasi, bangga dan mendukung gelaran pemilihan Putera dan Puteri Maritim Indonesia karena program ini merupakan salah satu contoh kegiatan dengan orientasi kemaritiman yang sangat nyata.

KSAL menyampaikan bahwa bagi visi maritim Indonesia, kegiatan PPMI ini merupakan bagian dari pilar budaya maritim.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar budaya maritim. Dengan kekuatan putera puteri maritim ini selaras dengan visi negara kita yaitu negara maritim,” pungkas KSAL.

Tahun ini sebanyak 56 finalis telah mengikuti karantina berpusat di Bumi Marinir Cilandak selama 10 hari dimulai pada tanggal 21 sampai dengan 30 September 2022. Pada kegiatan tahun sebelumnya yaitu tahun 2017 dan 2018 kegiatan pendidikan dan pelatihan PPMI berada di Pusat Komando Pasukan Katak (Kopaska) Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Selain pelatihan dan materi kemaritiman, para finalis juga telah dibekali materi kepariwisataan, ilmu komunikasi dan informasi, public speaking, table manner, beauty class, tata kelola lingkungan hidup serta IPTEK.

Dari 56 finalis, Candra Abigi dari Sumatera Utara dinobatkan sebagai Putera Maritim Indonesia 2022 dan Danela Stefani dari Kalimantan Selatan sebagai Puteri Maritim Indonesia 2022.(disp)

Categories
TNI

KSAL Tegaskan Oknum Prajurit Tidak di Generalisasikan Secara Kelembagaan

Koran Jurnal, Jakarta – “Kalau disana sini ada oknum, itu adalah oknum nakal tapi bukan Angkatan Laut secara kelembagaan. Karena memang orangnya banyak sekali Angkatan Laut, sehingga ada anggota yang melakukan itu, tapi itu adalah oknum yang bergerak sendiri bukan atas nama institusi. Jadi jangan di generalisasi bahwa itu Angkatan Laut,” demikian yang ditegaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di depan para prajurit TNI AL saat melaksanakan olah raga bersama di Lapangan Trisila Denma Mabesal, Cilangkap. Jakarta Timur, Jum’at (30/9/2022).

Lebih lanjut Laksamana Yudo menjelaskan bahwa tidak akan ada prajurit yang lolos dari hukum apabila terbukti melakukan tindak pidana. Segala pelanggaran hukum konsekuensinya sangat jelas dalam TNI AL yakni dihukum seberat beratnya sesuai hukum yang berlaku dan tidak akan menutup-nutupi kesalahan prajurit serta tidak ada toleransi sedikit pun atas tindakan indisipliner dan mencederai hati rakyat.

Olahraga bersama yang diikuti oleh seluruh jajaran prajurit TNI AL wilayah Jakarta ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT ke-77 TNI AL Tahun 2022 yang diawali senam SKJ 88 dan dilanjutkan dengan jalan sehat mengelilingi Mabesal. KSAL menjelaskan dengan kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan soliditas dan kekompakan antar prajurit TNI AL untuk menjalankan tugas dan kegiatan dinas lainnya.

“Ini merupakan pembinaan untuk kebersamaan kita semuanya, sehingga dengan kebersamaan ini merupakan modal dasar untuk kita dapat melaksanakan tugas-tugas dengan lebih baik. Saya berharap ke depan kita tetap kompak, tetap solid, dan semua kegiatan lainnya. Untuk mensolidkan dengan kegiatan yang bermanfaat dan menyehatkan seperti ini,” pungkasnya.(disp)

Categories
Kesehatan TNI

KSAL Laksamana Yudo Tekankan Prajurit Harus Sehat, Prajurit TNI AL Serbu RSAL dr. Mintohardjo

Koran Jurnal, Jakarta – Suasana berbeda tampak di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Mintohardjo khususnya dibagian uji pemeriksaan Kesehatan (urikes), Rabu (28/09/2022) yang dipenuhi dengan kehadiran para prajurit TNI AL, sehingga ruangan yang tersedia tidak cukup menampung jumlah prajurit yang ada. Bahkan situasi ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

Usut punya usut ternyata hal ini terjadi karena perhatian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang sedemikian besar terhadap kesehatan para prajuritnya yang masih kurang peduli akan pentingnya memantau perkembangan Kesehatan melalui urikes yang telah rutin dijadwalkan oleh institusi sehingga bisa menyebabkan hal yang fatal.

Kasal menilai banyak prajurit yang masih mengabaikan kegiatan urikes sehingga tidak terpantau perkembangan kesehatan prajurit. Bahkan banyak yang menyembunyikan penyakitnya hanya karena takut berpengaruh terhadap kariernya.

Laksamana Yudo telah memerintahkan para Komandan di kesatuan masing-masing untuk memperhatikan para prajurit dan PNS yang menderita sakit untuk mendapat prioritas perawatan Kesehatan, menjamin semua prajurit dan PNS sudah melaksanakan urikes bahkan Kasal memerintahkan untuk melibatkan Pomal jika masih ada yang membandel.

Sementara itu, Pjs. Kasubdep Urikes Mayor Laut (K) dr. Ferry SpKJ dijumpai di sela-sela kegiatan mengatakan peserta urikes telah membludak sejak 26 September 2022 lalu dimana seharusnya kapasitas urikes hanya 50 orang per hari. Namun setelah ada penekanan dari pimpinan mengalami peningkatan yang sangat drastis.

“Hari ini saja sudah ada 159 orang yang mendaftar, sehingga untuk mengakalinya kami menambah jam pelayanan urikes”, ujar dr. Fery.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono: Armada RI Siap Amankan Kepentingan Bangsa dan Negara

Koran Jurnal, Jakarta – “Armada Republik Indonesia selalu siap mengamankan kepentingan bangsa dan negara di dan atau lewat laut. Tidak boleh ada satupun negara di dunia ini yang memaksakan kehendaknya dan mengganggu kepentingan kita. Armada Republik Indonesia senantiasa siap menjamin kebebasan kita untuk berkehendak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.” Demikian penekanan yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat upacara serah terima jabatan Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) dari Laksdya TNI Abdul Rasyid K., kepada Laksda TNI Heru Kusmanto di Lapangan Arafuru Koarmada I, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2022).

KSAL menyampaikan bahwa perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis, melahirkan situasi dan tantangan yang semakin kompleks. Potensi ancaman keamanan aspek laut yang ditimbulkan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kelangsungan pembangunan nasional, khususnya sektor maritim.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, Armada RI sebagai kekuatan tempur utama TNI Angkatan Laut, dituntut senantiasa hadir dalam upaya menjamin tegaknya kedaulatan serta hukum di seluruh perairan dan yurisdiksi nasional Indonesia,” lugas KSAL.

Lebih lanjut Laksamana Yudo menjelaskan usia yang relatif baru, tidak pernah menjadi hambatan bagi Komando Armada RI untuk memikul tanggung jawab akan terlaksananya pembinaan serta penggunaan kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu sebagai sistem kesenjataan khas TNI Angkatan Laut. “Pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut merupakan hal yang sangat kompleks, karena tidak hanya sebatas modernisasi Alutsista, tetapi mencakup pula sarana prasarana pendukung, fasilitas pemeliharaan dan perbaikan, latihan, dukungan dari industri pertahanan nasional,” ujarnya.

Laksamana Yudo menambahkan dari semua hal tersebut yang lebih utama adalah kesiapan sumber daya manusia yang unggul, sebab keberhasilan tugas TNI AL tidak hanya ditentukan oleh kehebatan Alutsista, namun sangat bergantung dari kemampuan prajurit pengawaknya. Regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI AL harus terus berjalan sebagai salah satu bentuk dinamika pembinaan organisasi. Dalam lingkungan TNI dan TNI Angkatan Laut, jabatan Panglima Komando Armada RI memiliki nilai yang sangat strategis.

“Sebagai pimpinan kotama pembinaan, Pangkoarmada RI memikul tanggung jawab untuk mampu menjamin kesiapan tempur seluruh elemen Armada hingga tingkat tertinggi sehingga dapat diandalkan. Sedangkan sebagai pemegang tongkat komando kotama operasi, Pangkoarmada RI memiliki kewenangan komando atas operasional kekuatan utama matra laut,” ujar KSAL.(disp)

Categories
Ragam TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Terima Kunjungan Jaya Suprana

Koran Jurnal, Jakarta – Sama-sama dikenal sebagai tokoh yang sangat konsen dalam melestarikan budaya Nusantara, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menerima kunjungan Pendiri dan Ketua Umum Muri Prof. Dr. (HC) Jaya Suprana di Gedung Utama Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap Jakarta Timur, Kamis, (22/09/2022) kemarin.

Kedatangannya menemui KSAL untuk menyampaikan ucapan selamat atas penganugerahan 8 (delapan) rekor MURI dalam berbagai bidang kegiatan kepada TNI AL dalam kurun waktu 2 bulan yang tentunya diperoleh dengan kerja keras. Disamping itu juga untuk menyampaikan apresiasi kepada Kasal atas kepeduliannya terhadap pelestarian budaya khususnya Wayang dan gamelan.

Memang selama ini, KSAL yang dikenal sebagai Laksamana Budayawan tidak pernah berhenti menggaungkan kembali budaya-budaya lokal yang mulai tergerus oleh budaya-budaya asing akibat kemajuan teknologi. Kasal menegaskan, budaya harus dilestarikan karena itu merupakan identitas bangsa.

Laksamana Yudo diberbagai momen pagelaran kesenian wayang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melestarikan budaya Indonesia salah satunya Wayang.

”Jangan sampai nanti kalau kita mau menonton Wayang kulit harus pergi ke Amerika, kita wajib melestarikan budaya asli Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Jaya Suprana yang tergabung dalam Delegasi Laskar Indonesia Pusaka bersama Letjen TNI (Purn) Wijanarko, Mayjen TNI Mar (Purn) Gatot Triswanto, Aylawati Sarwono, Yessy Sutiyoso dan Kenthus Teguh Ampiranto, mengapresiasi Laksamana Yudo sebagai Laksamana budayawan yang aktif menggelorakan seni wayang menjadi warisan leluhur yang harus dilestarikan.

Delegasi Laskar Indonesia Pusaka pun mendapat amanat untuk terus melestarikan budaya. Laksamana Yudo bahkan terus memberikan semangat Laskar Indonesia Pusaka dan seluruh insan kesenian wayang yang kemarin sempat vakum akibat pandemi selama 2 tahun, untuk bangkit, berkarya membuat pagelaran kembali.(disp)

Categories
IPTEK Militer TNI

Naval Expo 2022 Sukses Digelar, KSAL: Terimakasih Para Peserta dan Masyarakat serta Media Massa

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono secara resmi menutup pameran Naval Expo 2022 yang digelar di Balai Samudera, Jakarta Utara.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menutup pameran Naval Expo 2022

“Acara pameran Naval Expo 2022 yang digelar beberapa hari ini dan disaksikan bersama telah kita tutup,” kata KSAL Yudo kepada media, Minggu malam (18/9/2022).

Pantauan pewarta, penutupan pameran turut dihadiri Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, pejabat Pangkotama TNI AL, para pimpinan perusahaan industri pertahanan, serta para tamu dan pengunjung. Penutupan ditandai dengan penekanan tombol pelepasan ratusan balon yang jatuh ditengah-tengah acara berlangsung. Sebelum penutupan KSAL memberikan tanda penghargaan kepada para pimpinan yang perusahaannya telah ikut serta dalam pameran Naval Expo 2022. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Naval Expo 2022 yang sebelumnya dibuka Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI AL telah diikuti oleh puluhan produsen serta perusahaan industri pertahanan (militer) dan industri maritim nasional. Tak hanya itu, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) turut ambil bagian memeriahkan acara pameran yang digelar TNI AL tersebut.

“Naval Expo 2022 ini diikuti oleh 55 stand terdiri dari perusahaan industri pertahanan dan peralatan-peralatan yang mendukung kegiatan TNI AL,” ujar Yudo Margono.

“Dan tak kalah penting, ada UMKM yang turut mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan dan pemulihan ekonomi,” sambungnya.

Pameran Naval Expo 2022 diselenggarakan selama sepekan 11-18 September 2022. Panitia penyelenggaraan kegiatan pameran itu diketuai oleh Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksdya TNI Nurhidayat.

Sejumlah alutsista dan kelengkapan persenjataan TNI AL dihadirkan dalam pameran tersebut.

Tak hanya itu, berbagai rangkaian acara juga ditampilkan serta disuguhkan dalam kegiatan pameran Naval Expo 2022. Seperti talk show industri kemaritiman, klinik medifit (pemeriksaan kesehatan), pertunjukan kesenian dari Kotama TNI AL, organisasi istri prajurit TNI AL Jalasenastri, dan tarian tradisional dari Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Pemeran itu juga sekaligus untuk memberi wawasan kepada masyarakat luas dapat melihat lebih dekat keunggulan alat-alat pertahanan yang dimiliki oleh matra Angkatan Laut Indonesia dan industri kemaritiman nasional.

Laksamana Yudo menyebut sekitar puluhan ribu pengunjung Naval Expo 2022 hadir dan menyaksikan langsung pameran yang dibuka untuk umum itu.

“Naval Expo 2022 ini dihadiri kurang lebih sepuluh ribu pengunjung, baik dari TNI, masyarakat umum, para siswa/i atau pelajar SMP dan SMA,” tuturnya.

Dengan berakhirnya pameran tersebut, selaku pimpinan TNI AL, KSAL Yudo Margono mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak serta stakeholder, media massa nasional dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan Naval Expo 2022 TNI Angkatan Laut.

“Terimakasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan Naval Expo 2022, sehingga sukses berlangsung dengan baik,” ucap KSAL.

“Kita berharap, agar kedepan Naval Expo bisa lebih ditingkatkan dengan memperbanyak stand Kemaritiman, termasuk kita undang Angkatan Laut dari negara lain, juga UMKM serta pedagang kecil seperti pedagang kuliner/makanan, minuman, pakaian batik serta tenun/lurik, sehingga dapat membantu pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat,” pungkasnya menambahkan.