Categories
Polhukam TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Ajak Warga Bali Sukseskan Event KTT G20

Koran Jurnal, Jakarta – Disela – sela Event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dihadiri oleh 17 Kepala Negara, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ny. Vero Yudo Margono menyempatkan diri melaksanakan silaturahmi ke warga Bali di Puri Ageng Blahbatuh, Jalan Udayana, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (14/11/2022) kemarin.

Dalam silaturahminya yang diterima langsung oleh Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh Anak Agung Ngurah Alit Kakarsana, Laksamana Yudo yang selalu giat melestarikan budaya nusantara, saat berkunjung mengenakan Udeng dan Selendang khas Bali juga menyerahkan 100 paket sembako kepada abdi dalem dan masyarakat sekitar Puri Ageng Blahbatu.

KSAL menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan warga Puri Blahbatu, meskipun kunjungan ini bersifat mendadak dikarenakan jadwal yang tidak menentu, selain itu Laksamana Yudo meminta doa restu terhadap penyelenggaraan KTT G20 di Bali semoga diberikan kelancaran selama pelaksanaan kegiatan.

Sebagai salah seorang tokoh yang menjadi warga kehormatan Puri Ageng Blahbatuh pada pertengahan tahun 2022, Laksamana Yudo menerima penghargaan sebagai Ksatria Padma Nusantara dari Ida Pedanda Gede Putra Kekeran melalui tradisi  prosesi pemercikan tirta air suci dan pembacaan doa. Oleh karena itu, kepedulian Laksamana Yudo  dengan warga Puri Ageng Blahbatu merupakan bentuk kedekatan yang tidak terpisahkan, dengan harapan KSAL sebagai tokoh militer mampu menjaga kelestarian budaya dan keamanan laut di Nusantara.

Atas nama keluarga besar Puri Ageng Blahbatuh dan seluruh masyarakat di Bali, dan puri-puri se-Bali ikut serta mendoakan agar Laksamana Yudo dapat menjalankan tugas dengan baik. Sebagai tokoh Ksatria Padma Nusantara, tugas yang dijalankan sesuai dengan Lima Pilar Utama, di antaranya Membangun kembali budaya maritim Indonesia, Menjaga dan mengelola Sumber Daya Laut, Pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritime, Diplomasi maritime, dan Membangun kekuatan pertahanan maritim.

Turut mendampingi dalam kegiatan baksos tersebut, Koorsahli Kasal Lakda TNI I.N.G Sudihartawan, Asintel Kasal Laksda TNI Dr. Angkasa Dipua, Asops Kasal Laksda TNI Dadi Hartanto, Danlantamal V Surabaya Laksma TNI Supardi, serta Pengurus Pusat Jalasenastri.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Pimpin Tabur Bunga 10 November, KSAL: Generasi Muda Wajib Teladani Perjuangan Para Pahlawan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan tema peringatan Hari Pahlawan “Pahlawanku Teladanku” memiliki makna mendalam bagi para generasi penerus bangsa.

“Ini makna yang sangat mendalam bagi kita semuanya generasi penerus, dimana dengan keteladanan para pendahulu kita, para pahlawan kita, para pejuang-pejuang bangsa yang memiliki keikhlasan, keberanian dan juga jiwa pantang menyerah dalam berjuang merebut kemerdekaan NKRI,” kata Laksamana Yudo Margono, di atas KRI Semarang 594.

Hal tersebut disampaikan Laksamana TNI Yudo Margono dihadapan awak media saat memimpin upacara tabur bunga Peringatan Hari Pahlawan ke – 77 tahun 2022 yang digelar TNI AL bersama Kementerian Sosial (Kemensos) dalam pelayaran dari dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menuju Pulau Damar Kepulauan Seribu, Kamis (10/11/2022).

Peringatan Hari Pahlawan ini melibatkan sekitar 400 perwakilan dari TNI/Polri, dan sejumlah kementerian lembaga pemerintah. Upacara Tabur Bunga di laut merupakan bagian dari upaya mengenang jasa-jasa para pahlawan, khususnya para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di laut.

Menurut Kasal, para generasi penerus wajib meneladani apa yang sudah diwariskan para pejuang bangsa yang terdahulu. “Perjuangan itu dilakukan untuk kemajuan, kemakmuran, dan keamanan Republik Indonesia” tegasnya. Hal itu untuk membuktikan jasa pahlawan yang telah memberikan suri tauladan, tidak hanya kepada diri sendiri dan keluarga juga bangsa, serta kemerdekaan yang dinikmati ini diraih dengan penuh perjuangan.

Upacara yang berlangsung di KRI Semarang 594 ini diberangkatkan dari dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa Pahlawan bersamaan dengan bunyi gauk KRI Semarang-594 dan diakhiri dengan tabur bunga. Upacara lalu ditutup dengan pelarungan karangan bunga oleh Kasal Laksamana TNI Yudo Margono. Lalu pembacaan doa serta menaburkan bunga di Kepulauan Seribu oleh para peserta upacara.

Sementara itu Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama menambahkan tujuan peringatan hari pahlawan ini untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan setelah merdeka dan meningkatkan rasa semangat dan menggugah rasa cinta terhadap Tanah Air.

“Oleh karenanya kita tidak boleh lengah jadi dalam memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November, semangat untuk menumbuhkembangkan jiwa kepahlawanan harus terus kita lakukan,” ujarnya.(disp)

Categories
International TNI

KSAL: Diplomasi Angkatan Laut Dalam WPNS Untuk Mewujudkan Stabilitas Keamanan Maritim di Kawasan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menghadiri simposium Angkatan Laut berskala internasional yaitu Western Pacific Naval Symposium (WPNS) 2022, di Yokohama, Jepang.

WPNS adalah forum komunikasi para Kepala Staf Angkatan Laut negara-negara di Pasifik Barat, yang terdiri dari 27 negara anggota, dengan melaksanakan workshop dan simposium yang dilaksanakan setiap tahun sejak 1988 lalu.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan degan meningkatkan kemampuan dalam pelaksanaan operasi Angkatan Laut sehari-hari yang dilaksanakan oleh negara anggota WPNS, yang bertujuan membangun saling percaya antara Angkatan Laut melalui kerangka kerja sama, serta diskusi tentang isu-isu maritim yang menyangkut kepentingan bersama, pertukaran informasi, pelatihan dan pertukaran personel.

WPNS tahun 2022 mengusung tema “Free Open and Open Seas : Cooperative Efforts for Next Generation”, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, “Indonesia dalam hal ini TNI Angkatan Laut harus dapat menunjukan peran aktif dalam melaksanakan diplomasi militer dalam mewujudkan stabilitas keamanan maritim di kawasan, sekaligus mendukung kebijakan pembangunan maritim nasional.”

TNI AL terus melaksanakan strategi diplomasi maritim guna mewujudkan pertahanan maritim melalui forum kerja sama dan kemitraan antar Angkatan Laut di wilayah regional Pasifik Barat. Di hari sebelumnya juga telah dilaksanakan International Fleet Review (IFR) dengan menghadirkan KRI Diponegoro-365 yang juga dibuka oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.(disp)

Categories
Opini TNI

KSAL: Interkoneksi Diperlukan Dalam Menjamin Keamanan Maritim 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam mewujudkan keselamatan, keamanan, serta kesejahteraan maritim agar mampu mengatasi berbagai tantangan dan ancaman yang semakin kompleks dan dinamis, diperlukan sinergitas antar stakeholder, ditopang oleh industri pertahanan nasional yang berdaya saing, serta didukung oleh kebijakan pemerintah yang berpihak pada kemandirian industri pertahanan nasional.

Demikian kesimpulan Keynote Speech Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada Indo Marine Forum Tahun 2022 yang diberi judul “Mewujudkan Keselamatan, Keamanan dan Kesejahteraan Maritim” yang dilaksanakan di Junior Ballroom 1, Convention Building, Indo Defence 2022 Expo & Forum JIExpo, Kemayoran, Jakarta, pada hari Kamis (3/11/2022).

Mengawali pembicaraannya, Laksamana Yudo menyampaikan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya forum yang membahas kebijakan pembangunan maritim yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk mewujudkan kawasan yang aman dan sejahtera. “Besar harapan kita semua forum ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran cemerlang sebagai alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang kita hadapi dalam kebijakan pembangunan maritim,” harapnya.

Dikatakan, sebagai negara maritim, laut selalu dan akan selamanya menjadi urat nadi kehidupan bangsa Indonesia. Tuhan telah menganugerahkan karunia yang sangat besar pada bangsa ini dengan menempatkan posisi geografis Indonesia berada pada posisi strategis pertemuan dan penghubung jalur perdagangan dunia, dari barat ke timur maupun dari utara ke selatan. Empat dari sepuluh choke point dunia berada di wilayah Indonesia. “Sehingga, bisa dikatakan bahwa keberlangsungan hidup bangsa ini tidak terlepas dari bagaimana kita melihat lautan nusantara sebagai sumber kehidupan dan cara untuk bertahan hidup,” papar Kasal.

Di samping itu, lautan menjadi sarana penting bagi pemerataan kebutuhan vital masyarakat seperti akses kesehatan, pendidikan, maupun kegiatan perekonomian. Bahkan, lautan nusantara berkontribusi besar dalam pendapatan negara yang mencakup sumber daya perikanan dan pariwisata bahari serta yang berasal dari pengolahan sumber daya alam lainnya yang terkandung di dalamnya. Tidak kalah penting adalah peranan kegiatan ekonomi berbasis maritim baik perdagangan, industri dan jasa maritim dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa. “Hal ini membuktikan bahwa sektor maritim memegang peranan penting dalam keberlangsungan hidup bangsa ini sekarang dan di masa datang,” ungkapnya.

Selanjutnya, Laksamana Yudo menegaskan bahwa dengan kontruksi sebagai negara maritim, maka sangat pantas bila dikatakan bahwa keselamatan dan keamanan maritim merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Sebagai negara dengan belasan ribuan pulau, dibutuhkan jaminan keamanan jalur distribusi ekonomi lewat laut, jaminan keamanan bernavigasi bagi setiap kapal yang melintasinya, serta jaminan atas terbukanya akses yang sama pada eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tegasnya.

“Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, tentu saja dibutuhkan kekuatan pertahanan dan keamanan maritim yang memiliki kemampuan penegakan hukum, daya gentar dan manuver tinggi, serta mampu diproyeksikan ke seluruh perairan yurisdiksi nasional maupun internasional bila diperlukan,” lanjut Kasal.

Menurut Kasal, dihadapkan dengan tantangan maritim yang semakin kompleks dan bergerak cepat, pemenuhan kebutuhan alutsista membutuhkan dukungan penuh dari industri pertahanan nasional dalam menghasilkan produk yang tepat waktu, bermutu, dan berteknologi tinggi, yang tentu saja didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong pada terbentuknya kemandirian industri pertahanan nasional.

Kasal Laksamana Yudo juga menegaskan dalam menjamin keamanan maritim, interkoneksi antar elemen sangat diperlukan terutama adalah kerja sama dan kolaborasi antar stake holder keamanan maritim, juga kerja sama dan kolaborasi antara industri pertahanan, user dan pemerintah.

Kegiatan Forum ini menghadirkan narasumber Ibu Carmelita Hartoto (Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association), Bapak Kaharuddin Djenod (Direktur Utama PT. PAL) dan Bapak Bobby Rasyidin (Direktur Utama PT. Len), serta didukung moderator Janet Dyah Ekawati Gibson (Praktisi Bidang Pertahanan dan Keamanan Srikandi Adhirajasa Nayyotama).(disp)

Categories
TNI

KSAL: Jadilah Staf Yang Membuat Komandan Yakin dan Jadilah Komandan Yang Membuat Anak Buah Yakin  

Koran Jurnal, Jakarta – “Sebagai perwira staf dan komando, jadilah staf yang membuat komandan yakin dalam mengambil keputusan, dan jadilah komandan yang membuat anak buah yakin dalam melaksanakan apa kalian putuskan,” demikian pesan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-60 TA. 2022 di Seskoal, Ciledug, Jakarta Selatan. Selasa (1/11/2022).

Di awal pembekalannya, Laksamana Yudo menyampaikan Visi selama menjabat sebagai Kasal yakni “Terwujudnya TNI AL Yang Profesional, Modern dan Tangguh Untuk Mewujudkan Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri serta Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”.

Selanjutnya Visi tersebut oleh Kasal Laksamana Yudo dijabarkan dalam empat Misi yaitu mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional, tangguh dan berkarakter. membangun struktur kekuatan TNI AL dengan manajemen organisasi modern, efektif dan efisien. Mewujudkan SSAT (Sistem Senjata Armada Terpadu) yang terintegrasi, kesiapan operasional tinggi, berteknologi mutakhir dan interoperability. Membina kekuatan dan kesiapan operasional TNI AL sebagai kekuatan matra laut yang mampu dan tangguh dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

Selain itu, Kasal juga menyampaikan beberapa kriteria seorang perwira yang baik, diantaranya haus pengetahuan, mau bertanya dan mencari tahu. Perwira yang baik adalah profesional dalam artian mencintai serta menguasai tugas dan tanggung jawabnya. Dia juga menjadi sosok yang berani, ksatria dan bertanggung jawab, serta berani mengambil keputusan didasari pemahaman situasi dan pertimbangan yang matang.

Di samping itu, berpikiran terbuka (open minded), mau menerima masukan dan bahkan kritikan, serta memiliki pola pikir yang terus berkembang atau growth minded, bukan stagnan karena terjebak rutinitas dan zona nyaman atau fixed minded. Tidak takut gagal dan berani mencoba. Perwira yang baik juga tegas dalam bersikap namun tidak otoriter. Tetap bijaksana dan tenang di tengah krisis sehingga dapat berpikir jernih dan membuat keputusan yang tepat.

Pada kesempatan itu, Laksamana Yudo juga berpesan kepada para Pasis untuk membangun stigma positif dengan perilaku yang baik. “Bangunlah stigma yang positif dengan perilaku yang baik setiap hari.Jadilah perwira yang selalu dicari dan dibutuhkan, bukan ditolak dan dihindari. Ke atas – dipercaya dan dapat diandalkan, ke samping – setia kawan dan diterima, ke bawah – sebagai tauladan, dicintai dan dibanggakan,” pesannya.

Selain pembekalan oleh Kasal kepada para Pasis, Ketum PP Jalasenastri Ibu Vero Yudo Margono juga memberikan pembekalan kepada para istri Pasis. Pendidikan Reguler Angkatan Ke-60 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut ini diikuti 182 perwira siswa yang terdiri dari 162 Pamen TNI AL, 2 TNI AD, 2 TNI AU, 7 POLRI dan 9 dari negara sahabat. Pendidikan akan ditutup esok hari Rabu, 2 November 2022.(disp)

Categories
TNI

KSAL Bangun Jembatan Sambung Perekonomian Masyarakat Dua Desa

Koran Jurnal, Jakarta — Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) meresmikan jembatan yang dibangun oleh TNI AL yang menghubungkan antara Desa Sukamulya dan Desa Sinarjaya di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Sabtu (29/10/2022).

Pembangunan jembatan oleh TNI AL bersama warga ini merupakan upaya membantu pemerintah dalam pembangunan infrastruktur untuk menghubungkan jalan desa agar meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Selain membangun jembatan untuk warga desa, KSAL juga memberikan bantuan sembako dalam acara Bakti Sosial.

Bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian acara Navy Offroad Club (NOC) saat melalukan off-road di Desa Sukamakmur. Kedatangan Kasal bersama rombongan yang menggunakan kendaraan off-road ini, disambut ratusan warga desa yang meneriakkan, “Semoga Pak Yudo jadi Panglima”.

Sementara itu, Kepala Desa setempat yang ikut menyambut kedatangan Kasal mengucapkan terima kasih atas pembangunan jembatan di desa mereka.

“Saya atas nama pribadi dan warga mengucapkan banyak terima kasih atas pembangunan infrastruktur berupa jembatan yang bisa menghubungkan antara Desa Sukamulya dan Sinarjaya,” ucap Kades.

KSAL Laksamana Yudo berharap agar warga dapat menjaga dengan baik jembatan yang telah dibangun.

“Saya mengharap jembatan ini dijaga, agar dapat dijadikan sarana untuk mempermudah akses khususnya di kedua desa, sehingga bisa menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga,” harapnya.

Setelah meresmikan jembatan, KSAL langsung menyapa dan berdialog dengan warga yang hadir di lokasi tersebut, bahkan Kasal sempat menggendong seorang balita, anak salah seorang warga desa.

“Pak Yudo orangnya baik ya, semoga bisa menjadi Panglima ya pak,” ucap seorang warga yang mendoakan saat bersalaman dengan Laksamana Yudo.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

KSAL, Menko Marves dan Menteri KKP Canangkan Bulan Cinta Laut di Bali

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL)  Laksamana TNI Yudo Margono mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mencanangkan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) di Taman Bhagawan, Kab Badung, Bali, Kamis (27/10/2022).

Program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bersinergi dengan TNI Angkatan Laut tersebut adalah dalam rangka mengurangi pencemaran sampah plastik di laut guna mendukung pencapaian target Pemerintah Indonesia mengurangi 70 persen sampah plastik di laut pada tahun 2025.

Presiden Joko Widodo dalam video yang ditayangkan pada acara tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memerangi sampah di laut dengan mendukung Gernas BCL. Pelaksanaan program berbasis ekonomi biru tersebut, menurut Presiden Joko Widodo, untuk menjaga kesehatan laut dan mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi maupun kegiatan sosial yang ada di dalamnya.

“Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut adalah langkah konkret Indonesia dalam menangani sampah plastik di laut. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh masyarakat, seluruh nelayan untuk terus cinta laut. Kita wujudkan laut yang bersih, laut yang sehat, untuk Indonesia sejahtera,” ujar Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar dalam sambutannya mengapresiasi langkah KKP menggagas Gernas BCL sebagai solusi mengurangi pencemaran sampah plastik di laut. Terlebih program ini mengusung konsep ekonomi sirkular yang membawa manfaat ekonomi bagi nelayan. Menko Luhut mendorong kerja sama antara KKP dan TNI Angkatan Laut untuk bahu membahu bersama-sama membersihkan laut Nusantara.

Dalam acara tersebut Kasal Laksamana Yudo, Menko Marves Luhut dan Menteri KKP Trenggono berkesempatan berdialog dengan para nelayan dan meninjau pameran produk kelautan dan perikanan yang ikut meramaikan acara puncak Gernas BCL di Badung.

Sebelumnya, dalam rangka HUT ke-77 TNI Angkatan Laut, pada Sabtu (10/9) telah menggelar “Gerakan Laut Bersih Nasional” secara serentak di 77 lokasi seluruh Indonesia, yang dicanangkan KSAL Laksamana Yudo bersama Menko Luhut Binsar di Dermaga Kolinlamil Jakarta. Kepedulian TNI AL akan kebersihan laut ini tercatat pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).(disp)

Categories
TNI

KSAL: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Wujud Cinta Prajurit TNI AL Terhadap Keteladanan Rasulullah

Koran Jurnal, Jakarta – “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah Tahun 2022 dilaksanakan sebagai wujud cinta prajurit dan PNS TNI AL kepada Rasulullah dengan menjadikan beliau sebagai contoh dan teladan.”

Demikian sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang disampaikan Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah / 2022 diikuti Pejabat Utama Mabesal, Kepala Dinas dilingkungan Mabesal, Pengurus Pusat Jalasenastri, serta Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS di Mabesal di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (27/10/2022).

Dalam kegiatan ini menghadirkan penceramah KH. Ahmad Fakruddin Murodih dari Pondok Pesantren Ittihaadus Syubbaan, Depok. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al quran oleh Ustadz Zainal Fajri, S.Pd.I., dan saritilawah oleh Sertu Keu/W Risma Maulana.

Dalam sambutan tertulis Kasal, bahwa Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Oleh karenanya, teladan dalam diri Rasulullah mencakup semua bidang dan sendi kehidupan manusia. Sehingga sangat tepat tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini “Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari”.

Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menambahkan bahwa yang tak kalah penting adalah esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah, sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta, bermuhasabah mengintrospeksi diri dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran sang Nabi yang santun, dan tanpa kekerasan jauh dari sifat radikalisme.

Sementara itu ceramah KH. Ahmad Fakruddin Murodih menceritakan ketika Nabi Adam berbuat salah, beliau memohon ampun dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan menyertakan nama baginda besar Rasulullah Nabi Muhammad SAW, Allah pun terkejut karena saat Nabi Adam diciptakan di dunia diketahui Nabi Muhammad belum lahir. Nabi Adam mengatakan saat Allah tiupkan ruh ke tubuhnya, ia melihat di kaki Arsy terukir kalimat ‘Lailahaillallah Muhammadarrasulullah’. Sejajarnya nama Nabi Muhammad SAW berdampingan dengan Lafadz Allah SWT menandakan Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang dimuliakan. “Allah pun membenarkan bahwa Muhammad adalah makhluk yang aku banggakan, makhluk yang aku muliakan, maka wahai Adam berdoalah dan bermunajatlah kepadaku dengan menyebut nama Muhammad sungguh dosamu akan aku maafkan,” seru KH. Akhmad dalam ceramahnya dihadapan keluarga besar Mabesal.(disp)

Categories
TNI

KSAL Sebut Yayasan Sosial Bhumyamca Adalah Medan Pengabdian Kedua Pasca Dinas di TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – “Yayasan Sosial Bhumyamca (Yasbhum) adalah medan pengabdian kedua setelah dinas aktif di TNI Angkatan Laut,” demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan sambutan pada acara Executive Forum Yasbhum Grup TW IV Th 2022 bertempat di Gedung Cibis Nine Jl. TB Simatupang No 2 Trakindo, Cilandak, Jakarta Selatan. Rabu (26/10)

Executive Forum Yasbhum Grup 2022 ini mengangkat tema “Dengan Semangat Baru Kita Wujudkan Yasbhum dan Perseroannya Meningkatkan Kontribusi Menyejahterakan Keluarga Besar TNI Angkatan Laut“ dan dihadiri Pengurus Yasbhum beserta seluruh jajaran serta Komisaris dan Direksi PT – PT di lingkungan Yasbhum Grup.

Terkait tema tersebut, Kasal berharap tema tersebut harus benar-benar menjadi tekad bersama untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarga besar TNI AL. “Meskipun jajaran direksi minim latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, tetapi dengan niat yang tulus dan tekad yang kuat, dapat menjadi motivasi untuk memahami karakter bisnis perusahaan, pesaing, pelanggan serta tantangan yang harus dihadapi, sehingga dapat menemukan terobosan-terobosan baru, dan pada akhirnya kinerja perusahaan akan meningkat dari waktu ke waktu,” harapnya.

Selanjutnya terkait jabatan yang diduduki para Pengurus, Komisaris maupun Direksi di Yasbhum, Kasal selaku Ketua Pembina Yasbhum mengingatkan bahwa jabatan di Yasbhum saat ini adalah amanat dari pemimpin TNI AL dan seluruh prajurit TNI AL. “Maka dari itu saya sangat berharap kepercayaan dan amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Komisaris dan jajaran Direksi harus dapat mengelola perusahaan yang dipimpin untuk mencapai hasil yang maksimal dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi prajurit dan keluarga,” pesan Kasal.

Di akhir sambutan, Kasal menyampaikan bahwa dengan digelarnya acara executive forum ini, dirinya memperoleh informasi tentang banyak hal, khususnya terkait kondisi yayasan dan perusahaan, pencapaian, perkembangan dan prospek ke depan, serta permasalahan dan kendala yang dihadapi, sehingga dapat dicari solusinya dan perusahaan dapat berkembang pesat untuk bisa berkontribusi lebih banyak dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarga.

Acara Executive Forum Yasbhum Grup 2022 ini dihadiri Wakasal Lakdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Irjenal, Pangkoarmada RI, Pangkolinlamil, Aspers Kasal, Aslog Kasal, Koorsahli Kasal, Danpushidrosal, Danpuspomal, Dankormar, Danlantamal III, Kadisenlekal, Kadisadal, Kadiswatpersal, Kadisbekal dan pejabat lainnya.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Kejayaan Angkatan Laut Merupakan Bangunan Kokoh yang Disusun dari Karya Generasi ke Generasi

Koran Jurnal, Jakarta – “Kejayaan TNI Angkatan Laut (TNI AL) tidak dibangun oleh satu generasi, tetapi merupakan bangunan kokoh yang tersusun dari karya generasi ke generasi sesuai masanya sendiri-sendiri, yang terikat kuat oleh satu tekad dan cita-cita yang sama.”

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat memimpin Upacara Wisuda Purna Wira (WPW) kepada 82 Purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) TNI AL sebagai simbol penghormatan, penghargaan dan rasa terima kasih kepada mereka yang telah memasuki masa purna bakti, bertempat di Lapangan Arafuru Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumi Moro, Surabaya, Senin malam (24/10/2022) kemarin.

Kasal yang didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono mengatakan bahwa, purna bakti bukanlah akhir dari jalan pengabdian. Purna bakti hanyalah transisi untuk terus mengabdi dengan cara yang berbeda di tengah-tengah bermasyarakat. Kawah Candradimuka Bumimoro menjadi tempat yang tepat untuk menghantar para wisudawan, karena dari tempat ini pulalah para wisudawan dilahirkan dan memulai langkah pertama pengabdian sebagai perwira.

“WPW pada hakikatnya merupakan tradisi khas TNI AL dalam melepas Pati yang telah memasuki masa purna bhakti. Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan yang tulus dari seluruh jajaran TNI AL atas dharma bakti yang telah dicurahkan oleh para pendahulu bagi kejayaan TNI AL, TNI, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap Laksamana Yudo.

KSAL menyadari bahwa Upacara Wisuda Purna Wira (WPW) bukan sekedar melestarikan tradisi yang harus kita jaga. Lebih dalam dari itu, upacara ini melambangkan pewarisan nilai-nilai luhur perjuangan dan semangat pengabdian perwira TNI Angkatan Laut kepada generasi penerus prajurit Jalasena Samudera.”

KSAL Laksamana Yudo mengucapkan rasa terima kasih atas nama seluruh prajurit Jalasena Samudera kepada para wisudawan.

“Kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas segala jasa, pengorbanan dan pengabdian yang telah ditorehkan dengan tinta emas oleh para wisudawan sekalian serta penghargaan yang sama kami sampaikan kepada keluarga yang telah menjadi bagian dari pengabdian sebagai prajurit Jalasena,” ujar KSAL.

Wisuda 82 Pati TNI AL terdiri dari 1 orang Pati bintang tiga Laksamana Madya TNI, 23 orang Pati bintang dua Laksamana Muda TNI/Mayor Jenderal Marinir TNI, dan 58 orang Pati bintang satu Laksamana Pertama TNI/Brigadir Jenderal TNI Marinir tersebut dilakukan bersama dengan upacara peluncuran Perwira Remaja (Paja) angkatan ke-67, yang baru saja dilantik dari Lembaga Pendidikan Akademi Angkatan Laut.

Pada saat Upacara Militer juga dilaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan dari Laksamana Yudo Margono kepada perwakilan wisudawan WPW Pati TNI AL sebagai penghormatan dan penghargaan atas Dharma Bhaktinya, dilanjutkan penyerahan cindera mata dan penyerahan Kartu Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan POLRI (Pepabri), Persatuan Istri Purnawirawan (Perip), Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) dan Persatuan Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL).(disp)