Categories
TNI

KSAL Terima Gelar Kehormatan dari Dua Kesultanan di Maluku Utara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima dua gelar kehormatan sekaligus dari Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore, di Kepulauan Maluku Utara, Rabu (13/12). Kedatangan KSAL di provinsi tersebut, dalam rangka menghadiri puncak acara Hari Nusantara (Harnus) 2023 yang berlangsung di lokasi Wisata Pantai Tugulufa Tidore.

Gelar kehormatan pertama yakni Kapita Ori Ma Ahi Malamoatau atau Penguasa Laut Terbesar yang diberikan langsung oleh Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah M. Sjah, dengan disaksikan oleh perangkat adat Kesultanan Ternate di dalam Kedaton Ternate, pada Selasa (12/12/2023).

“Dengan pemberian gelar dari Kesultanan Ternate kepada pemangku-pemangku penyelenggara Negara, baik TNI-Polri maupun sipil, dapat menambah semangat untuk tetap menjaga adat istiadat di daerah. Semoga dengan penganugerahan ini, apa yang menjadi cita-cita kita dapat tercapai, dan kami dari Kesultanan Ternate senantiasa mendoakan agar karirnya ditinggikan oleh Allah SWT selepas dari Kedatong Ternate,” ungkap Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah M. Sjah.

Penganugerahan gelar kehormatan kedua yaitu dari Kesultanan Tidore, dengan Gelar Kapita Ngolo Macahaya Nyili Gulu Gulu, yang berarti Panglima Cahaya Laut Wilayah Jauh Kesultanan Tidore. Gelar tersebut dianugerahkan oleh Sultan Tidore Husain Sjah, di Kedaton Kesultanan Tidore, Rabu (13/12/2023).

Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terimakasihnya atas penganugerahan gelar adat yang diberikan. Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu kehormatan sekaligus sebuah kebanggaan.

“Ini merupakan satu amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Kedepan TNI AL akan semakin mempererat hubungan dan sinergitas dengan wilayah Maluku Utara, khususnya pada aspek keamanan laut. Selain itu TNI AL juga akan terus meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di wilayah tersebut,” ungkap KSAL.

Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di jajaran TNI AL tersebut juga mengajak pada putra dan putri terbaik di Maluku Utara untuk bergabung menjadi prajurit Jalasena TNI AL.

“Satuan Pendidikan (Satdik) 4 Kodiklatal TNI AL saat ini telah resmi dibuka, tentunya hal tersebut membuka kesempatan bagi putra dan putri daerah di Maluku Utara untuk bisa mengikuti pendidikan bergabung bersama TNI AL,” tandas KSAL.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI dan KSAL Lepas Satgas MTF Konga XXVIII-O/Unifil 2023

Koran Jurnal, Jakarta – KRI Diponegoro (DPN) 365 akan melaksanakan misi dunia yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL TA 2023.

Keberangkatannya dilepas langsung oleh Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/12/2023).

Satgas yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Wirastya Haprabu ini, akan melaksanakan misi perdamaian dunia selama satu tahun dengan memberangkatkan 120 prajurit TNI AL meliputi 103 Prajurit ABK KRI, terdiri dari 32 Perwira, 51 Bintara dan 20 Tamtama.

Selain itu, Satgas MTF juga membawa 16 personel pendukung yakni Penerbang Flight Engineers, Air Crew, Perwira Kesehatan, Perwira Intelijen, Perwira Psikologi, Perwira Penerangan, Perwira Hukum, Kopaska dan Penyelam.

UNIFIL dibentuk oleh Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk melakukan tugas pemeliharaan perdamaian dalam rangka mengamankan serta menindaklanjuti resolusi PBB Nomor 1425 tentang perintah penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon dengan menempatkan satuan-satuan dari negara asing dalam suatu pengendalian Koops United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) berada di HQ Naqoura Lebanon.

Pasukan pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon Selatan (Misi UNIFIL) terdiri dari pasukan dari berbagai negara dan ditempatkan 2 sektor, yaitu Sektor Timur di wilayah Marjayoun dan Sektor Barat di wilayah Tibnin.

Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia mulai mengirimkan kapal perang dan helikopter TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk bergabung dalam misi perdamaian PBB UNIFIL MTF, dimulai pada tahun 2009 dengan menggunakan kapal Korvet jenis SIGMA.

Selain melaksanakan tugas diplomasi militer, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O juga mendukung implementasi dari UNSCR 1701 dengan melaksanakan kegiatan seperti Maritime Interdiction Operation (MIO) dengan melaksanakan pengawasan maritim di Area of Maritime Operation (AMO) dan mencegah masuknya senjata dan materiil yang berhubungan dengan senjata secara tidak sah untuk masuk ke dalam Lebanon.

Keberangkatan Satgas MTF tahun ini, merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada prajurit Jalasena dalam mengemban misi perdamaian, baik sebagai duta TNI dan duta bangsa untuk memperkokoh hubungan diplomasi antara Indonesia dengan negara sahabat.

Hal ini juga sebagai wujud implementasi perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menyampaikan bahwa tidak semua prajurit berkesempatan untuk bertugas di misi internasional.

“Teruslah berikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban, serta senantiasa menjaga nama baik TNI AL, TNI, bangsa, dan negara,” pesan KSAL.(disp)

Categories
TNI

Pengamanan Obvitnas Strategis, Pertamina-TNI AL Gelar Latihan Keadaan Darurat

Koran Jurnal, Jakarta – Pertamina terus memperkuat pengamanan infrastruktur energi beserta sistemnya bersama dengan TNI AL yang melibatkan pasukan elitnya dari Korps Marinir dan kekuatan Armadanya yakni Pasukan Anti Teror Detasemen Jalamangkara (Denjaka). Keterlibatan Pasukan Elit TNI AL ini terlihat dalam simulasi pembebasan Kapal MT Sanga-Sanga yang dibajak dan penyanderaan personel anjungan rig Sepinggan di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis 23 November 2023.

TNI AL menugaskan 2 KRI yaitu KRI Semarang 594, KRI Sidat 851, 1 unit Cassa Patroli Maritim, 1 unit heli Bell, 1 unit heli Panther dan 4 unit Sea Rider dengan melibatkan sejumlah 274  personel untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan skenario latihan yang kompleks.

Latihan ini merupakan latihan keterpaduan antara TNI AL dengan PT Pertamina, dalam simulasi, Kapal Tanker MT Sanga-Sanga yang akan memasuki Teluk Balikpapan diserang oleh 20 orang pembajak bersenjata api yang menggunakan 2 speed boat dan naik dari sisi lambung kiri kapal. Salah satu ABK mengetahui langsung melaporkan kepada Anjungan (Officer Jaga). Captain Kapal Tanker menerima laporan dan memerintahkan untuk mengaktifkan emergency response onboard dan pada saat yang bersamaan Captain Kapal melaporkan posisi koordinat kapal kepada Company Security Officer.

Selama serangan oleh pembajak, seluruh awak kapal disandera di anjungan kapal. Komunikasi terputus, kapal tanker dikuasai oleh pembajak dan memaksa membawa kapal keluar dari perairan Balikpapan. Jangkar kapal terseret dan menghantam jaringan pipa minyak bawah laut 16 inch dari Field Tanjung menuju Kilang Balikpapan. Anjungan Minyak Lepas Pantai Sepinggan milik Pertamina juga tidak luput dari serangan para pembajak.

Pembajak menuntut pembayaran tebusan sebesar 10 juta dolar AS yang harus ditransfer ke rekening bank negara asing dan 10 miliar rupiah diserahkan dalam bentuk tunai. Pembajak mengancam akan mengeksekusi satu per satu awak kapal setiap 5 menit jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Pasukan TNI AL melakukan pengintaian dari NUI (Normalize Unman Installation) untuk persiapan penyerangan. Tidak butuh waktu lama, pasukan elit TNI AL dengan taktis melakukan penanggulangan dan serangan dari udara, atas permukaan laut dan infiltrasi dari bawah air serta melaksanakan Rubber Duck operation (RDO) untuk mengepung dan mengatasi situasi di MT Sanga-Sanga dan anjungan lepas pantai (oil rig) Sepinggan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan infrastrukur energi merupakan objek vital nasional yang harus mendapat pengamanan ketat sehingga dalam pelaksanaannya Pertamina menggandeng sejumlah stakeholder.
Fadjar menambahkan, “Menjaga ketahanan energi nasional sama pentingnya dengan menjaga kedaulatan bangsa, sehingga TNI dan Polri menjadi garda terdepan dalam menjaga aset Pertamina di seluruh Indonesia.”

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang diwakili oleh Panglima Komando Armada RI (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto dalam keterangan persnya mengatakan, ”Latihan ini dilaksanakan di perairan Balikpapan karena Balikpapan merupakan tempat eksplorasi yang paling besar di Indonesia, nanti kita juga akan merencanakan latihan di tempat lain seperti di Indramayu, Plaju juga merupakan obyek vital Nasional yang cukup besar dan juga Sungai Gerong.”

Selain itu menurut Senior Vice President (SVP) HSSE Pertamina bapak Lelin Eprianto, latihan ini uji Holding dan Sub Holding yang saat ini diuji secara layaknya situasi sebenarnya, di Balikpapan ada beberapa Subholding, yaitu mulai dari pencarian sumber, pengolahan, penyaluran dan pengangkutan. Sehingga penting untuk diketahui kesiapannya dalam menghadapi kondisi darurat.

Dalam berbagai kesempatan KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali telah menegaskan bahwa, TNI AL terus memfokuskan diri untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi.

”Prajurit yang terlatih, modernisasi dan pemeliharaan serta perawatan Alutsista harus memiliki hasil nyata yakni prajurit dan Alutsista yang siap dioperasionalkan dan siap digelar setiap saat sesuai kebutuhan operasi,” tandasnya.(disp)

Categories
Uncategorized

KSAL Pimpin Rakor Renaku II dan Apel Komandan Satuan tahun 2023 di Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – “TNI Angkatan Laut dituntut untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya, menyiapkan dan mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada untuk mengantisipasi dampak-dampak yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan pembangunan nasional sesuai dengan prioritas pemerintah. Salah satu upaya tersebut, adalah dengan menggelar Rakor Renaku II dan Apel Komandan Satuan tahun 2023”.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat memimpin langsung kegiatan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Keuangan Rakor Renaku II TNI AL 2023 dan Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AL tahun 2023, dimana seluruh kegiatan di pusatkan di Mako Marinir, Cilandak, Jakarta, pada Selasa (21/11/2023).

Kasal dalam sambutannya menyampaikan Rencana Kerja TNI Angkatan Laut TA. 2024 diarahkan untuk mendukung program prioritas yang telah ditetapkan dalam rencana kerja pemerintah tahun 2024, dengan tema “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, yang difokuskan untuk memperkuat ketahanan ekonomi, meningkatkan daya saing sumber daya manusia, percepatan pembangunan ikn dan menyukseskan penyelenggaraan pemilihan umum.

Kegiatan Rakor Renaku II TNI Angkatan Laut Tahun 2023 ini bertujuan untuk menyelaraskan rencana kegiatan anggaran yang telah disusun dengan kebijakan, visi dan misi serta program prioritas TNI dan program-program prioritas TNI Angkatan Laut yang berkontribusi langsung kepada peningkatan hasil kinerja dan pelaksanaan tugas pokok TNI AL.

“Pada Rakor Renaku II ini, akan disampaikan alokasi anggaran TNI Angkatan Laut TA. 2024 sebagai panduan dalam melaksanakan program kegiatan yang telah direncanakan”, ujar Kasal.

Dihadapan awak media Kasal juga menjelaskan bahwa Renaku akan menyelenggarakan bagaimana penyerapan anggaran bisa tepat sasaran terutama untuk di tahun 2024 sesuai dengan prioritas yang ingin dicapai untuk membangun TNI AL kedepan pada tahun 2024.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan Forum AKS yang berfungsi sebagai media untuk memberikan pembekalan dan pencerahan eselon pimpinan, sekaligus menerima masukan dari kolaks satuan bawah tentang kendala dan permasalahan strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas operasional di lapangan.

Tema yang diusung dalam AKS tahun ini adalah “Bersinergi Mewujudkan TNI Angkatan Laut yang Profesional, Modern dan Tangguh, untuk Indonesia Maju”. Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa dalam tema tersebut tersirat tekad dan semangat yang kuat untuk menyatukan visi dan misi seluruh komponen TNI Angkatan Laut dalam mengintegrasikan pola pikir serta pola tindak dalam satu kesatuan upaya untuk mewujudkan kejayaan TNI Angkatan Laut yang kita cintai bersama.

Apel Komandan Satuan tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat satuan-satuan di bawah jajaran Angkatan laut, juga meningkatkan solidaritas diantara seluruh satuan dan bagaimana nantinya bersinegi dengan satuan-satuan lain baik dengan TNI AD, AU, Kepolisian, maupun dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementrian lembaga dan seluruh komponen bangsa yang ada di negara ini.

TNI AL saat ini terus memfokuskan diri untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi. Dimana modernisasi dan pemeliharaan serta perawatan alutsista harus memiliki hasil nyata yakni alutsista yang siap dioperasionalkan dan siap digelar sesuai kebutuhan operasi guna meningkatkan kesiapan operasional.

Sedangkan sebagai wujud kesiapan pengamanan Pemilu 2024, beberapa saat lalu, TNI AL telah melaksanakan berbagai latihan untuk menghadapi situasi terburuk yang mungkin terjadi, seperti diantaranya latihan penembakan torpedo dari Kapal Selam TNI AL dan menggelar Kompetisi Artileri jajaran Koarmada RI yang melibatkan berbagai jenis unsur dari mulai Kapal Kombatan, Kapal Angkut Personel, Kapal Amfibi, serta unsur udara TNI AL.

Di tengah kegiatan Kasal memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi dalam kegiatan operasi di wilayah perbatasan dan menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal serta paket Narkotika.

Adapun peserta AKS tahun 2023 diikuti total sebanyak 293 peserta yang hadir secara langsung sebanyak 182 personel dan melalui video conference (vicon) sebanyak 111 personel mulai dari Pejabat Utama Mabesal, para Pangkotama TNI AL berbintang tiga dan berbintang dua, para Danlantamal, para Danpasmar, para Danlanal, para Komandan KRI, perwakilan Asisten tiap Kotama, serta para Komandan Satuan di lingkungan Kolat, Marinir, Pusdik dan Penerbang TNI AL.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

KSAL: Deklarasi 4 Pilar MPR RI sebagai Tonggak Sejarah Tumbuhkan Semangat Kebangsaan dan Cinta Tanah Air

Koran Jurnal, Jakarta – “Deklarasi pada hari ini adalah sebuah tonggak sejarah yang mempersatukan kita semua dalam semangat kebangsaan dan cinta tanah air”. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menjadi salah satu tamu kehormatan dalam Acara Deklarasi 4 Pilar MPR RI yang di inisiasi oleh Forum Komunikasi Putra Putri Angkatan Laut (FKPPAL) bersama Ketua MPR RI DR. H. Bambang Soesatyo bertempat di Gedung Nusantara V Komplek MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/11/2023).

Lebih lanjut KSAL menyampaikan acara ini menjadi bukti kesatuan dan kebersamaan antara MPR sebagai wakil rakyat dan Forum Putra Putri TNI AL yang merupakan bagian integral dari pertahanan dan keamanan negeri tercinta Indonesia.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Indonesia dengan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap empat pilar nilai-nilai luhur NKRI yang dijunjung tinggi yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat Pilar ini adalah nilai-nilai luhur yang mengikat kita sebagai satu bangsa, satu negara. Kebersamaan kita hari ini dalam deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memelihara dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap KSAL.

Diakhir sambutannya Kasal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada FKPPAL. Mereka adalah putra putri dari pahlawan yang menjaga kedaulatan negara di laut, menjunjung tinggi profesionalisme dan selalu siap mengorbankan diri demi keamanan dan kedamaian bangsa.(disp)

Categories
Militer TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali Pimpin Upacara Sertijab Danpushidrosal dan Pangkolinlamil

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), di Markas Komando Kolinlamil (Makolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin pagi (20/11/2023).

Adapun jabatan Danpushidrosal diserahterimakan dari Laksamana Madya TNI Nurhidayat kepada Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, sementara itu jabatan Pangkolinlamil diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI Edwin kepada Laksamana Pertama TNI Hudiarto Krisno Utomo.

“Pushidrosal maupun Kolinlamil telah banyak berkiprah dan memajukan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut. Untuk Pushidrosal saat ini sudah menjadi anggota International Hydrographic Organization (IHO) dan termasuk yang dipandang di kawasan Asia-Pasifik maupun Asia Selatan, kemudian untuk Kolinlamil sendiri sudah banyak kinerja melaksanakan tugas-tugas pergeseran pasukan di seluruh Indonesia,”ujar KSAL seusai upacara sertijab.

KSAL berharap kepada para pejabat baru dapat meningkatkan kinerja dan mencetak prestasi untuk kemajuan organisasi TNI AL, TNI, nasional dan di tingkat dunia.

“Untuk Pushidrosal sendiri, tugas-tugas atau yang belum dilaksanakan atau pekerjaan rumah, saya rasa hampir semua sudah dilaksanakan kerja sama dengan berbagai negara di kawasan maupun di berbagai negara di Eropa. Komandan Pushidrosal juga sering mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat internasional,” beber KSAL dikutip antaranews.

Kerja-kerja utama Pushidrosal, lanjut KSAL, yaitu pemetaan dasar laut tetap terus berjalan. TNI AL juga berencana memperkuat alutsista Pushidrosal, baik dengan penambahan kapal survei baru atau bekerja sama mengawaki kapal survei yang dibeli oleh BRIN.

“Kemudian, untuk Kolinlamil sendiri, kami juga akan menambah alutsistanya. Jadi tahun ke tahun tentunya akan terus ditambah untuk alutsista memperkuat jajaran Angkatan Laut, baik itu Kolinlamil maupun Pushidrosal,” kata Laksamana Ali.

Pergantian pimpinan Pushidrosal dan Kolinlamil merujuk pada Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/1286/XI/2023 pada 9 November 2023. Dalam SK itu, Laksamana Madya TNI Nurhidayat kembali ke Markas Besar TNI AL dalam rangka pensiun.

Sementara itu, Laksamana Muda TNI Edwin saat ini resmi bertugas sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasal menggantikan Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto. Laksda Iwan juga kembali sebagai perwira tinggi Mabes TNI AL dalam rangka pensiun.(*)

Categories
Polhukam TNI

KSAL: Netralitas TNI Sebagai Komitmen Jaga Stabilitas Politik dan Keamanan Nasional Jelang Tahun Politik 2024

Koran Jurnal, Jakarta – “Netralitas TNI merupakan komitmen dan wajib kita laksanakan, tidak bisa ditawar, TNI harus netral, karena TNI memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Junjung tinggi netralitas dengan tidak terlibat dalam politik praktis menjelang tahun politik 2024”.

Hal tersebut disampaikan Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut (Aspotmar Kasal) Mayjen TNI Marinir Markos saat membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali pada Upacara Bendera Tanggal 17 November 2023 bertempat di Lapangan Apel Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (17/11/2023).

Dalam sambutan tertulisnya, KSAL menyampaikan bahwa beberapa kejadian di lingkup global yang perlu menjadi perhatian diantaranya konflik dan krisis kemanusiaan di jalur Gaza Palestina, perang Ukraina yang berlarut-larut serta ketegangan di kawasan Indo-Pasifik karena rivalitas kekuatan besar.

Lebih lanjut KSAL menegaskan pada level nasional akan dihadapkan pada tahun politik, dimana rangkaian tahapan pemilihan umum tahun 2024 sudah mulai bergulir. Potensi ancaman dan gangguan yang terjadi dalam kontestasi politik tersebut, hendaknya diantisipasi melalui upaya-upaya pengamanan pemilu secara humanis, profesional dan terukur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Dalam menghadapi situasi nasional dan dunia yang tidak menentu, kita perlu bersikap bijak dan bertindak secara efektif. Pertahanan dan keamanan negara harus tetap menjadi prioritas utama,” ungkap KSAL.

KSAL mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk terus meningkatkan profesionalisme demi mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh.

“Kita harus terus menjaga soliditas dan sinergitas tidak hanya di lingkungan TNI – POLRI, tetapi juga dengan instansi dan lembaga pemerintahan, serta elemen masyarakat lainnya,” pesan KSAL.

Categories
Polhukam TNI

Perkuat Sinergi dengan TNI AL, Kepala Bakamla RI Bertemu KSAL 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla mengadakan Courtesy Call kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di Wisma Elang Laut (WEL),, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023)

Maksud dan tujuan Kepala Bakamla RI melaksanakan kunjungan kerja adalah untuk bersilahturahmi dan berdiskusi tentang penguatan keamanan laut yang tidak dapat dipisahkan dari peran TNI AL juga. Pertemuan yang penuh dengan keakraban tersebut, turut membahas hal penting perihal situasi keamanan dan keselamatan laut.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bakamla RI mengatakan bahwa Bakamla saat ini secara bertahap diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan dan Yurisdiksi Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia Ir.H. Joko Widodo pada 11 Maret 2022 lalu.

Kepala Bakamla RI menjelaskan bahwa PP tersebut akan mengatur kebijakan nasional keamanan laut, patroli bersama, integrasi sistim informasi dan forum yang bertujuan untuk menyinergikan penyelenggaraan keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di laut.

Disampaikan juga bahwa didalam PP ini, Bakamla tidak mengambil alih wewenang siapapun, melainkan hanya bertindak sebagai koordinator bagi setiap kementerian dan lembaga yang memiliki peran dalam menyelenggarakan keamanan, keselamatan, dan penegakan hukum di perairan dan yurisdiksi Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Kasal menyampaikan bahwa TNI AL akan selalu siap untuk bersinergi dan mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Dalam pertemuan itu, turut mendampingi Kepala Bakamla RI yakni Sestama Bakamla RI Laksda TNI Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han), Deputi Jakstra Bakamla RI Laksda Bakamla Dr. Gregorius Agung W.D., M.Tr. (Han), Kepala Biro Sarpras Laksma Bakamla Rudi Parulian Simorangkir, S.E., Direktur Kebijakan Kamla Laksma Bakamla Ferry Supriady, S.T., M.M., M.Tr.Opsla.,CIQaR, dan Direktur Data dan Informasi Laksma Bakamla Frandinanto, S.T.(hum)

Categories
Megapolitan TNI

KSAL Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-78 Korps Marinir: Sebagai Momentum Jaga Nilai Tradisi dan Tumbuhkan Kebanggaan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Korps Marinir TNI AL di Bhumi Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu (15/11/2023).

Dalam sambutannya, KSAL menyampaikan loyalitas dan dedikasi Prajurit Korps Marinir TNI AL kepada rakyat, bangsa dan negara Indonesia tak perlu lagi diragukan.

Selama 78 tahun pengabdiannya, Korps Marinir TNI AL selalu berupaya untuk menjadi kekuatan strategis yang handal dan dapat diandalkan oleh negara, menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta tegaknya kewibawaan bangsa.

“Korps marinir telah mampu membuktikan bahwa dalam 78 tahun pengabdian, selalu hadir di setiap palagan dengan menorehkan tinta emas pada setiap lembaran sejarah bangsa indonesia,” kata Laksamana TNI Muhammad Ali.

“Prajurit Marinir selalu hadir ketika rakyat dan negara sedang membutuhkan dengan kesadaran tinggi bahwa mereka adalah tentara rakyat yang haram merugikan dan menyakiti hati rakyat,” lugasnya menambahkan.

Lanjut KSAL menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Marinir, merupakan momentum untuk terus menjaga nilai-nilai tradisi dan menumbuhkan kebanggaan. Korps Marinir harus memahami bahwa kisah masa lalu tidak dapat menjamin keberhasilan di masa depan.

“Dalam menjaga pertahanan negara dituntut sebuah fleksibilitas, kemampuan adaptasi dan ketangguhan TNI AL. Peperangan masa depan identik dengan kecepatan, presisi dan multidimensional. Dengan kondisi tersebut maka TNI AL akan membangun postur 2025-2044 dengan visi “mewujudkan TNI AL yang modern, menggentarkan dan berproyeksi global,” ungkap KSAL.

Korps Marinir sebagai pasukan pendarat amfibi dituntut dapat mengkalkulasi kebutuhan modernisasi alutsista sejalan dengan rencana pembangunan postur TNI AL 2025-2044.

“Pimpinan TNI AL akan sangat mendukung rencana Korps Marinir untuk mengakuisisi kendaraan pendarat amfibi, kendaraan taktis tempur, maupun sistem senjata yang lebih modern dan handal untuk menjadi elemen kekuatan Korps Marinir sehingga memiliki kemampuan ship to objective manuver dalam mendukung tugas-tugas TNI AL,” pungkas KSAL.

Upacara Militer yang mengambil tema “Korps Marinir yang Profesional, Tangguh dan Digdaya Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” ini melibatkan sedikitnya 3.500 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang terbagi menjadi 4 Satuan Setingkat Brigade.

Bertindak sebagai Komandan Upacara dalam kesempatan ini Kolonel Marinir Argo Setiyono yang sehari hari menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri-2 Marinir.

Rangkaian HUT Marinir kali ini menampilkan beberapa atraksi keterampilan prajurit antara lain Beladiri Korps Marinir (Chadrick), Memanah Jalasenastri, Kolone Pedang, Rampak Beduk, Drum Band Korps Marinir dan Defile Pasukan dan Material.

Berbagai jenis kendaraan dan material tempur Korps Marinir dilibatkan dalam kegiatan tersebut antara lain Kendaraan Sub Skimer, PWC, ELSV, ATAV, Chamber, Searider, Tank BMP 3F, PT 76, BTR 4, BTR 50, Kapa K 61, LVT 7 A1, BV 2, RM 70 Grad, MLRS Vamoire, MLRS Nourinco, How 105, How 122, Twin Gun, Tatra Amo, Aligator, KIA, Rubican, Ransus, Reo, Liaz, Ranbeng, Ran Durlap, Opleger, Komob, Ambulance, Mobil Patwal, Motor Patwa, Mobil Ranger dan 13 unit Unimog.

Dalam rangka rangkaian memeriahkan HUT ke-78, Korps Marinir sebelumnya telah melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Lomba MTQ Korps Marinir, Lomba Volly Jalasenastri, Lomba Band Jalasenastri, Kejurnas Panahan Dankormar Cup, Enduro Competition, Taekwondo Kasal Cup, Lomba Menembak Kasal Cup, Rekor Muri Pengibaran Bendera Terbesar dengan penerjunan, Kejurnas MMA, Bedah Rumah, Donor Darah, Podcast Prajurit berprestasi, Ziarah secara serentak di seluruh jajaran Korps Marinir.(disp)

Categories
TNI

Kursus Fotografi dan Kameramen TNI AL, Siap Ciptakan Insan Penerangan yang Handal 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional, kreatif dan inovatif bidang fotografi dan kameramen, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menggelar Kursus Fotografi dan Kameramen TA 2023, yang dibuka langsung oleh Kepala Dispenal (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I.M. Wira Hady A.W., M.Tr.Opsla., bertempat di ruang rapat Nusantara Sagoro 2 Dispenal, Senin (13/11/2023).

Kursus yang berlangsung selama 3 minggu dimulai 13 November sampai 8 Desember 2023 ini diikuti sebanyak 20 orang peserta terdiri dari Bintara, Tamtama dan PNS sederajat yang berdinas di jajaran TNI Angkatan Laut.

Tujuan diselenggarakannya kursus ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan wawasan kepada peserta kursus dihadapkan pada tuntutan tugas TNI AL tentang kameramen dan fotografi, sehingga personel yang berdinas di lingkungan penerangan TNI AL sudah mempunyai kapasitas, keahlian, dan kemampuan sebagai kameramen dan fotografer sehingga mampu menghasilkan produk yang menarik dan dapat menciptakan image positif bagi TNI AL.

Adapun materi yang diajarkan meliputi Sinematografi dan Script Writing, Dasar Jurnalistik dan Penulisan, Etika Peliputan, Konsep Dasar Kamera Video, Pengenalan Foto/Video Jurnalistik, Pengenalan Alat Bawah Air, Pengenalan Drone, Editing Photoshop, Pengenalan Alat, Kamera dan Video, Layout Desain Majalah dan Pengenalan Video.

Dalam amanatnya, Kadispenal menyampaikan bahwa peran dan tugas penerangan ke depan akan dihadapkan pada tantangan yang semakin berat dan kompleks. Di mana perkembangan informasi yang begitu cepat akan menuntut kecepatan, real time dan pengaruh media sosial yang begitu besar di masyarakat sehingga menuntut sumber daya manusia yang berkualitas dan mempunyai wawasan global.

“Perkembangan tersebut tidak bisa kita tolak melainkan kita harus mampu mengimbanginya dengan kemampuan dan pengetahuan yang sifatnya global bagi setiap personel TNI Angkatan Laut lebih khususnya personel penerangan, oleh karena itu Dispenal selaku pembina profesi penerangan TNI Angkatan Laut mempunyai tugas untuk peningkatan profesionalisme sumber daya manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kadispenal menyampaikan bahwa “Kita harus merubah mindset, bahwasanya fungsi penerangan tidaklah sebagai tukang foto belaka tetapi banyak peran yang harus dimainkan dihadapkan pada tantangan tugas dan perkembangan iptek saat ini. Oleh karena itu, kursus yang akan kita laksanakan tiga minggu ini, tidak hanya formalitas belaka tetapi harus benar-benar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga para peserta dapat mengaplikasikan”.

“Untuk itu, para peserta kursus yang merupakan bagian dari public relation TNI Angkatan Laut, ke depan harus bisa membuat dan menampilkan kegiatan TNI Angkatan Laut, sehingga dapat membangun trust di masyarakat. Semoga dengan mengikuti kursus ini para peserta dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut,” tambahnya.

Hal ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dimana TNI AL fokus untuk meningkatkan kesiapan operasional baik alutsista, satuan operasi, diikuti dengan kemampuan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjawab tugas-tugas yang bersifat multi dimensi.(disp)