Categories
TNI

Tingkatkan Kerjasama Antar Angkatan Laut ASEAN, KSAL Terima Kunjungan Republic of Singapore Navy

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama antar Angkatan Laut se-ASEAN (Association of Southeast Asian Nations), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerima kunjungan Chief of Navy, Republic of Singapore Navy (RSN) Rear Admiral Aaron Ben di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/08/2022).

Dalam Kunjungannya, Rear Admiral Aaron Ben didampingi Fleet Commander RADM Sean Wat, Head Naval Intel Colonel Lim Huay Hen, Head Defense Relations Ltc Jerry Lee, Defense Atache Colonel Nicholas Lim dan Naval Atache Sltc Tony Wong.

Tiba di Mabesal, Kasal Singapura disambut dengan jajar kehormatan oleh para prajurit TNI AL dan selanjutnya diterima dengan penuh kehangatan oleh Kasal yang didampingi oleh Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Irjenal Laksda TNI Sunaryo, Koorsahli Kasal Laksda TNI I.N.G Sudihartawan, para asisten Kasal serta para pejabat Mabesal lainnya.

Pada pertemuan antar Kasal kedua negara tersebut, dibahas mengenai rencana kerjasama strategis khususnya kerjasama dibidang latihan bersama antar Angkatan Laut.

Laksamana Yudo dan Kasal Singapura sepakat untuk melaksanakan lebih banyak kerjasama dibidang latihan diantara yang sudah dilaksanakan seperti Latihan Super Garuda Shield, Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), Pandu, dan Port Call khususnya RSS Resolution ketika sandar di Tanjung Priok Jakarta beberapa waktu lalu.

Menanggapi mengenai latihan Angkatan Laut khusus negara-negara ASEAN, TNI AL siap untuk memimpin latihan tersebut dan akan disiapkan latihan di perairan sebelah barat Indonesia karena latihan tersebut jika memang dilaksanakan berarti merupakan latihan yang pertama kalinya dalam sejarah latihan Angkatan Laut khusus ASEAN. TNI AL dan RSN juga sepakat untuk menjalankan kembali Interaction Strategy Program yang mana program tersebut sudah berjalan sebelumnya dan sempat terhenti karena pandemi covid. Beberapa kegiatan interaction strategy program yaitu diskusi antar Angkatan Laut, olahraga bersama dan kegiatan-kegiatan lain tentang Angkatan Laut. Program tersebut akan diusulkan oleh Kasal Singapura pada ASEAN Navy Chief Meeting yang akan dilaksanakan di Bali dalam waktu dekat ini.(disp)

Categories
Ragam TNI

TNI AL Pecahkan Rekor Dunia, Tanam 1.000.377 Bibit Mangrove Nasional Serentak

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut berhasil mencatatkan Rekor MURI sekaligus Rekor Dunia untuk penanaman 1.000.377 bibit mangrove secara serentak di 77 lokasi yang berbeda di seluruh wilayah Indonesia. Rekor MURI diserahkan Osmar Semesta Susilo M.I.B. selaku Wakil Direktur Utama MURI kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc dan Kadispotmaral Laksma TNI Dr. Suradi Agung S. S.T., S.Sos., M.M.

Kegiatan yang dipusatkan di Tanjung Pasir, Teluk Naga, Tangerang Banten pada Selasa (26/7/2022) tersebut adalah dalam rangka menyambut Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juli, sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022 serta menyambut KTT G-20 di Bali.

Acara penanaman mangrove serentak nasional ini dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ibu Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc dengan mengambil tema “Melalui Sinergitas Penanaman Mangrove Nasional Secara Serentak TA 2022, TNI Angkatan Laut Bersama Rakyat Siap Mendukung Program Penanggulangan Bencana, Perubahan Iklim & Cuaca Global”. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Kasal dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penanaman mangrove yang diprakarsai oleh Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmaral) ini dilaksanakan serentak di 77 lokasi TNI Angkatan Laut dengan melibatkan lembaga fungsional, Kementerian, seluruh jajaran TNI/Polri, pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

KSAL Yudo Margono dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan garis pantai terpanjang ke-dua di dunia, namun yang terpenting adalah bagaimana laut dengan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dapat menjadi sumber kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia.

“Hal ini telah menjadi cita-cita pemerintah melalui visi poros maritim dunia. Berulangkali Bapak Presiden mengingatkan kita semua bahwa laut adalah harapan, laut adalah masa depan,” katanya.

Menurut KSAL, agar dapat menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan, maka laut harus terjaga kelestarian lingkungan hidupnya, termasuk di sepanjang garis pantainya.

“Berangkat dari kesadaran inilah, TNI Angkatan Laut mengambil peran aktif dalam menjaga ekosistem laut dan pantai melalui gerakan restorasi mangrove secara serentak di seluruh Indonesia,” terang KSAL.

Lebih jauh Laksamana Yudo menjelaskan selain kaya akan keanekaragaman hayati dan habitat bagi ikan dan krustasea, mangrove juga berperan sebagai pertahanan pantai alami terhadap gelombang badai, tsunami, kenaikan permukaan air laut dan erosi. Ekosistem mangrove mempunyai potensi yang besar dalam menyerap dan menyimpan karbon hingga lima kali lipat dibandingkan hutan tropis.

“Dengan menjaga ekosistem mangrove kita telah melakukan mitigasi bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim,” jelas KSAL.

Sementara itu Menteri LHK RI Siti Nurbaya menegaskan bahwa Indonesia mempunyai komitmen kepada dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mangrove adalah bagian yang cukup strategis dan besar dalam rangka penurunan emisi gas rumah kaca tersebut.

“We have our commitment from Indonesia to the world untuk mengurangi emisi gas rumah kaca,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Kepala Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung, World Bank Country Director For Indonesia And Timor Leste, United Nation Resident Coordinator, Sekretaris Jenderal Asean, Duta Besar Amerika Serikat, Duta Besar Jepang, Duta Besar Jerman, Duta Besar Uni Eropa, Duta Besar Uni Emirat Arab, Duta Besar Republik Korea, Gubernur Dan Jajaran Forkopimda Banten, Pejabat Daerah dan Forkopimda yang mengikuti secara Vicon, Pejabat Utama Mabesal dan Pemimpin Kotama TNI AL wilayah Jakarta, Pimpinan Sedayu Group Project dan Manager PIK 2.(disp)

Categories
International Militer TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Terima Bintang Jasa dari Pemerintah Singapura

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerima penghargaan ‘Pingat Jasa Gemilang’ (Tentera) The Meritorious Service Medal (Military) dari pemerintah Singapura yang disematkan langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Singapura Ng Eng Hen di Singapura di Markas Besar Angkatan Laut Singapura, Jum’at (15/7) disaksikan Ny. Vero Yudo Margono, Asintel Kasal Laksda TNI Angkasa Dipua dan Asops Kasal Laksda TNI Dadi Hartanto.

Penghargaan ini diberikan atas jasa-jasa KSAL dalam meningkatkan hubungan dan kerja sama antara TNI AL dan Republic of Singapore Navy (RSN). Sejak menjabat sebagai KSAL pada bulan Mei 2020 lalu, Laksamana Yudo Margono telah berperan dalam menjalin hubungan yang lebih erat antara TNI AL dan Angkatan Laut Republik Singapura.

Berbagai keberhasilan telah ditunjukkan dalam berbagai agenda kegiatan seperti pelaksanaan Navy To Navy Talks (NTNT), mendukung kelanjutan interaksi yang profesional di laut dan yang terpenting adalah peringatan ke-26 Latihan Elang Indopura yang merupakan kebanggaan Singapura pada September 2021, dengan melibatkan empat kapal perang dan dua pesawat patroli maritim, selain itu juga keberhasilan empat kali pelaksanaan passing exercise antara TNI AL dengan RSN. Keberhasilan-keberhasilan latihan ini memungkinkan kedua angkatan laut untuk mempererat persahabatan yang saling menguntungkan dan meningkatkan interoperabilitas.

Pemerintah Singapura juga menilai Laksamana Yudo Margono secara pribadi menunjukkan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang keamanan maritim, dengan memberi dukungan kuat dalam Patroli Selat Malaka, menugaskan perwira penghubung Indonesia (ILO) ke Information Fusion Centre (IFC), dan mendorong pembangunan hubungan operasional yang kuat antara Komando Keamanan Maritim Angkatan Laut Republik Singapura dan Koarmada I.

Dibawah kepemimpinan Laksamana Yudo Margono, pemerintah Singapura merasa yakin bahwa kedua angkatan laut juga telah siap melanjutkan patroli terkoordinasi di Selat Singapura yang selanjutnya akan meningkatkan kerja sama operasional yang kuat dalam menjaga keamanan maritim. Keberhasilan pelaksanaan operasi keamanan maritim bersama antara stakeholder kemaritiman pada Januari 2022 lalu juga membuktikan hubungan kerja sama yang kuat antara kedua Angkatan laut.(disp)

Categories
TNI

KSAL Tinjau Bakal Lokasi Mabesal di IKN Nusantara

 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono beserta Ketua Umum (Ketum) Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono meninjau lahan yang bakal dijadikan Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal) di sekitar lokasi calon Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (30/6/2022).

Kedatangan KSAL di Kaltim tersebut juga didampingi Asrena Kasal Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Aslog Kasal Laksda TNI Puguh Santoso, Pangkoarmada II Laksda TNI TSNB. Hutabarat, Komandan Lantamal XIII Laksma TNI Fauzi beserta pejabat lainnya di IKN Nusantara mendapatkan penjelasan dari perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengenai lokasi pembangunan gedung Mabesal. Selesai meninjau lokasi rencana pembangunan Mabesal, selanjutnya rombongan bergeser ke titik nol tempat dibangunnya IKN Nusantara.

Laksamana Yudo Margono mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, TNI harus tegak lurus dengan kebijakan pemerintah sehingga TNI siap menjadi benteng pertahanan dan pengamanan untuk mendukung pembangunan IKN Nusantara. TNI AL juga berencana membuat dua Kodamar di wilayah barat dan timur IKN Nusantara. Kodamar akan dibangun di Pontianak serta di timur, yakni Tarakan dan Balikpapan.

KSAL menjelaskan bahwa TNI AL mendukung IKN dengan 2 segmen yaitu yg pertama pemindahan Markas Besar TNI AL, sesuai dengan Markas Besar TNI yang sudah disiapkan lahannya, yg kedua adalah segmen untuk pertahanan Matra Laut, untuk Lanal Balikpapan yang nantinya dikembangkan menjadi Kodamar, ada Kodamar Samboja, dan Kodamar di Tarakan.

“Kemarin kita lihat di peta, kerawanan yang mungkin terjadi adanya rudal dari laut ke permukaan, yg ke-2 adalah penguasaan melalui laut dan pantai, sehingga disini perlu pertahanan pantai yg kuat karena memang tugas Angkatan Laut didalam Operasi Gabungan TNI diantaranya adalah juga ada pertahanan pantai, sehingga ini Kodamar-Kodamar nanti yang akan melaksanakan tugasnya nanti sebagai Panglima-Panglima Komando Pertahanan Pantai,” ucap KSAL.

Dalam pengembangan pembangunan kekuatan TNI AL Kasal menyampaikan “SSAT (Sistem Senjata Armada Terpadu) harus seimbang, baik KRI, Pesud, Marinir dan Pangkalan. Kekurangan personel akan kita penuhi, kita bangun markasnya, tentunya tetap secara seimbang, IKN sudah ditentukan disini maka pertahanan pantai kita yang harus kita perkuat”, pungkasnya.

Laksamana Yudo sejak menjabat sebagai Kasal sangat konsen terhadap pembangunan sumberdaya manusia dan berbagai fasilitas prajurit serta berkomitmen untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan lebih baik yang dibutuhkan oleh prajurit dan operasional organisasi di seluruh jajaran TNI Angkatan Laut baik berupa fasilitas pangkalan, pendidikan, latihan, olahraga, perkantoran, hunian, kesehatan maupun fasilitas lainnya.(disp)

Categories
Militer TNI

Dejavu, KSAL Gunakan Kendaraan Irup Soekarno di HUT Penerbal

Koran Jurnal, Jakarta – Peringatan HUT ke-66 Penerbangan TNI Angkatan Laut (Penerbal) Tahun 2022 disuguhi suatu pemandangan yang berbeda saat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjadi Inspektur Upacara (Irup) di Juanda, Surabaya, Jum’at (17/06/2022). Sebagai pelestari kepemimpinan nasional KSAL menggunakan kendaraan replika yang sama dengan kendaraan yang digunakan Presiden RI pertama Ir. Soekarno saat meresmikan Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Juanda 58 tahun silam tepatnya 12 Agustus 1964 lalu.

Seperti sebuah sejarah yang terulang, momen tersebut terekam dengan jelas saat KSAL menggunakan kendaraan jenis jeep Land Rover melintas didepan pasukan upacara. Replika Kendaraan Ir. Soekarno ini sengaja digunakan, selain KSAL adalah seorang pecinta dan kolektor kendaraan jeep klasik, Laksamana Yudo juga sangat mengagumi sosok Proklamator Indonesia tersebut.

Ketegasan Ir. Soekarno dalam mengusir penjajah dari negara Indonesia, sejalan dengan ketegasan Kasal dalam menjaga keutuhan wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan membakar semangat para prajuritnya agar Prajurit Jalasena jangan pernah gentar dan ragu menghadapi musuh-musuh yang berusaha mengganggu tegaknya kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Musuh-musuh kita akan selalu berusaha mengganggu, mengerdilkan, memfitnah, dan menyudutkan kita. Sebagai prajurit Jalasena, jangan pernah gentar, jangan pernah ragu dan jangan pernah mundur. Tegakkan loyalitas kepada pemimpin dan negara laksana tegaknya mercusuar di tengah samudera yang tidak pernah goyah sekuat apapun gelombang menerjang.” tegas KSAL dihadapan para peserta upacara Peringatan HUT Penerbal.

Peringatan HUT ke-66 Penerbal diawali dengan penyampaian sejarah pembentukan Penerbang TNI AL yang terinspirasi pada kekuatan pertempuran Perang Dunia ke II, bahwa pertempuran laut akan sangat efektif dan efisien dan memiliki daya penghancur yang dahsyat dengan menggunakan pesawat udara. Kemudian untuk mewujudkan keinginan membentuk penerbangan Angkatan Laut tersebut, Badan Keamanan Rakyat (BKR) terus mengembangkan kekuatan militer Indonesia melalui organisasi Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) sebagai komponen utama matra Iaut. Hingga pada 12 Agustus 1964 Ir. Soekarno meresmikan Pangkalan Udara Angkatan Laut Djuanda atau disingkat Lanudal Djuanda.

Menurut KSAL, sejarah pengabdian penerbangan TNI AL mencatat bahwa Penerbangan Angkatan Laut telah menjadi elemen vital dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) selain KRI, Marinir dan Pangkalan.

“Penerbangan Angkatan Laut adalah mata, telinga serta kepanjangan tangan KRI dan pasukan Marinir. Berkat kalian, KRI bisa melihat lebih luas, mendengar lebih banyak, dan menjangkau musuh lebih jauh. Kalian sangat menentukan kemenangan pertempuran dan keselamatan pasukan kawan. Selain bertempur, kalian juga mengemban misi mulia, seperti pencarian dan pertolongan serta penanggulangan bencana alam,” jelas KSAL.

Penerbangan TNI AL juga telah mencatatkan sejarah dan eksistensinya dengan turut serta pada Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia dari awal kemerdekaan hingga saat ini antara lain: Operasi Trikora (pembebasan Irian Jaya), Operasi Dwikora (konfrontasi dengan Malaysia), Operasi Seroja (Timor Timur), Operasi Perdamaian Dunia yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF), Operasi Pembebasan (Somalia dan Filipina), Operasi Kemanusiaan dan Operasi SAR maupun operasi-operasi lainnya. Saat ini Penerbangan TNI AL juga berperan serta mendukung pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pencegahan meluasnya pandemi Covid-19.

Upacara Peringatan HUT Ke-66 Penerbal ditandai dengan penganugerahan tanda jasa Bintang Jalasena, Satya Lencana (SL) 24 th, SL 16 th dan SL 8 th dan dimeriahkan dengan demonstrasi Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL, Defile pasukan, Heli Dances, Fly Pass Pesawat Udara TNI AL serta Brass Band.(disp)

Categories
Daerah TNI

Rekam Peran dan Kontribusi TNI AL Untuk Nusantara Akan Diabadikan di Museum Pusat TNI AL

Koran Jurnal, Surabaya – Sebuah sarana edukasi baru tentang keangkatanlautan dan kemaritiman kembali akan dibangun TNI AL dalam wujud Museum di kawasan yang sebelumnya adalah Kantor Dinas Angkutan Lantamal V, Surabaya. Museum ini akan menjadi Museum Pusat TNI AL dan koleksi museum baru yang dimiliki Indonesia yang diharapkan dapat menjadi warisan berharga bagi generasi penerus guna membentuk mindset dan karakter maritim menuju Jalesveva Jayamahe.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Museum oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ketua Umum Jalesenastri Ny. Vero Yudo Margono bertempat di Dinas Angkutan Lantamal V, Surabaya, Jawa Timur, Jum’at (17/06/2022).

Museum pusat TNI AL dibangun di atas lahan kurang lebih 3,2 hektar berkonsep museum pintar, karena dirancang mengadopsi teknologi 4.0, yang mana perangkat museum berupa perangkat elektronik, multimedia. Selain itu, museum ini juga akan sangat memperhatikan pembangunan ruang terbuka hijau, dengan konsep landscape, teduh dan memadukan keasrian taman.

Masyarakat akan semakin diperkenalkan dengan TNI AL dan dunia Kemaritiman, nantinya museum tersebut akan memiliki gedung heritage dan ruang pamer utama yang isinya menggambarkan konten jejak sejarah kejayaan maritim Indonesia, sejarah perjuangan TNI AL, galeri jalasenastri, ruang perpustakaan, imersif cinema dan diorama perjuangan.

Selain itu, juga akan terdapat bangunan gedung KRI klass R.E. Martadinata yang isinya menyajikan impresi visual interior dalam dinamis tema kontemplatif, standout memorable edutainment, dengan konsep sejarah armada TNI AL, profil Koarmada RI, kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu dan Artwork Animated Relief Combined With Projection Mapping serta yang tidak kalah menarik yaitu adanya ruang teater yang menyajikan pemutaran film-film kejayaan TNI AL dengan kapasitas 60 kursi penonton serta ruang introducing museum pusat angkatan laut.

Dengan hadirnya museum pusat TNI Angkatan Laut ini akan menjadi destinasi baru di Jawa Timur khususnya bagi masyarakat luas. Museum tersebut akan mengintegrasikan konsep edukasi, rekreasi, serta pembangunan ekonomi kerakyatan.

Dalam berbagai kesempatan Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan dirinya sebagai pemimpin TNI AL berkomitmen terus untuk membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan prajurit di seluruh jajaran TNI AL dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

“Penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh prajurit TNI AL telah menjadi komitmen dan kebijakan pemimpin TNI AL,” ujar KSAL.

KSAL berharap dengan sarana prasarana yang telah banyak dibangun ini dapat meningkatkan profesionalisme prajurit.

“Tanpa adanya sarana prasarana yang bagus saya yakin prajurit-prajurit kita malas untuk berbuat yang lebih baik dan dengan pembangunan ini bisa meningkatkan pengetahuan mengenai Angkatan Laut dan yang bagus tentunya ada upaya untuk meningkatkan profesionalisme sehingga kita akan menuju Angkatan Laut yang modern dan tangguh,” tegas KSAL.

Sebelumnya, KSAL juga berkesempatan melaksanakan peresmian Masjid Assalam Koarmada II yang telah selesai direnovasi, serta Masjid An-Nur Lanal Kendari dan Masjid Al-Mu’min Pasmar 3 Sorong yang telah selesai pembangunannya secara daring. Perbaikan dan pembangunan sarana ibadah yang dilaksanakan ini merupakan wujud kesadaran bahwa personel TNI AL harus dibangun secara seimbang, baik fisik maupun rohaninya.(disp)

Categories
IPTEK Nasional TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Sematkan Brevet Hidro-Oseanografi TNI AL kepada Menteri Kelautan dan Perikanan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut memberikan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono.

Penyematan brevet tersebut dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Anjungan KRI Rigel-933 di Dermaga Kolinlamil sebelum bertolak melaksanakan Ekspedisi Jala Citra 2 “Banda”, Kamis (16/6/2022).

KSAL mengatakan dan memberikan alasan penyematan Brevet Kehormatan Pushidrosal TNI Angkatan Laut kepada Menteri KKP RI Wahyu Sakti Trenggono. Tanda kehormatan itu, lanjut KSAL, diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan peran KKP RI dalam turut memajukan dan mengembangkan Pushidrosal serta berkontribusi besar dalam mewujudkan kerjasama di bidang Hidro-Oseanografi secara nasional dan internasional.

“Kenapa saya berikan (Brevet Kehormatan Pushidrosal) kepada beliau atas pertimbangan, beliau telah memberiksan support (dukungan) dan memberikan kemajuan kepada hidro-oseanografi TNI AL, terutama dalam kerja sama yang erat dan harmonis di bidang kemaritiman, khususnya kerja sama dalam penataan ruang laut, diantaranya dalam pengaturan dan pemasangan kabel dan pipa bawah laut yang sesuai korido, sebagaimana ditetapkan dalam Kepmen KP Nomor 14/2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut,” kata Laksamana TNI Yudo Margono, Kamis (16/6/2022).

Laksamana Yudo Margono menambahkan, TNI Angkatan Laut dan Kementerian KKP selama ini telah berkolaborasi dalam melakukan penelitian di berbagai bidang yang mencakup data kelautan hingga pembangunan wilayah pesisir dengan tujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut tetap terjaga dan menjadi lebih tertata.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Wahyu Sakti Trenggono mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pemberian Brevet Kehormatan Pushidrosal yang diberikan oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

“Ini suatu kebanggan bagi saya menerima brevet kehormatan ini. Peta tentang kelautan dan oseanografi adalah hal yang esensial. Pushidrosal adalah mitra kerja KKP. Kita akan dukung penuh apa yang dilakukan Pushidrosal,” ujar Menteri Wahyu Trenggono kepada wartawan.

Dengan demikian, penyematan brevet kehormatan secara resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI sebagai warga kehormatan komunitas hidrografi, sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam peningkatan motivasi dan semangat profesionalisme bidang hidrografi bagi seluruh personel Pushidrosal sebagai Kotama Pembinaan dan Operasi pada lingkup TNI AL dan pengembangan hidrografi pada tingkat nasional.

Pantauan pewarta di lokasi kegiatan penyematan Brevet dan sekaligus acara pelepasan Tim Ekspedisi Jala Citra 2 “Banda” itu tampak dihadiri Pati TNI Angkatan Laut diantaranya, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Komandan Pushidrosal TNI AL, Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Panglima Koarmada RI Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, dan Panglima Koarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Categories
IPTEK Militer TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Lepas  Keberangkatan Ekspedisi Jala Citra-2 2022 “Banda”

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” di dermaga Kolinlamil Jl. Pelabuhan Pos 9 Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (16/06/2022).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Panglima Kotama TNI AL Wilayah Jakarta, Pejabat Utama Mabes TNI AL, wakil dari kementerian/lembaga negara, rektor universitas serta pimpinan organisasi profesi terkait.

Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” merupakan suatu kegiatan penelitian kelautan dengan tema “Mengungkap keberadaan fitur bawah laut dan massa air purba serta karakteristik akustik bawah air di perairan Laut Banda sebagai wilayah pertahanan maritim”.

Tujuan dari Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 ini adalah untuk memperkaya khazanah pengetahuan tentang kondisi perairan Laut Banda dari bidang Hidrografi dan Oseanografi serta bidang keilmuan lainnya dengan landasan wawasan nusantara yang dapat mendukung keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, mitigasi bencana dan kepentingan maritim lainnya.

KSAL dalam amanatnya menyampaikan bahwa Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” menjadi momentum kebangkitan ekspedisi kelautan untuk mengeksplorasi sumber daya kelautan Indonesia. Sejarah ekspedisi kelautan pada masa Hindia Belanda di perairan Nusantara pada tahun 1899-1900 telah mencapai sukses dan diakui dunia pada saat itu dengan nama “Ekspedisi Siboga”. Ekspedisi lainnya di perairan Indonesia sejak masa Hindia Belanda sampai saat ini antara lain ekspedisi Snellius tahun 1929- 1930, Ekspedisi Hahuko Maru, Buginesia, Indonesia Australia Survey for Submarine Hydrothermal Activity (IASSHA), Bandamin-1, Ekspedisi Indonesia-Japan Deep Sea, Ekspedisi Laut Banda, Ekspedisi Palung Jawa dan lain-lain.

“Oleh karena itu, besar harapan saya kepada seluruh peserta untuk dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya, serta menjadikan ekspedisi ini sebagai momentum kebangkitan dan kemandirian tanpa keterlibatan pihak asing untuk mengeksplorasi berbagai data hasil penelitian yang sangat bermanfaat bagi kepentingan militer, pengembangan ilmu pengetahuan, penemuan biota laut, sumber daya alam laut, mineral yang terkandung di dasar laut dan lain-lain” kata KSAL.

Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” dilaksanakan selama kurang lebih 60 hari, terbagi menjadi dua etape dengan fokus penelitian bidang hidrografi dan geofisika pada etape satu, dan oseanografi serta meteorologi pada etape kedua.

Kegiatan penelitian tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan para peneliti dari kementerian/lembaga terkait, perguruan tinggi, dan profesional serta pihak swasta yang bergerak di bidang survei dan pemetaan kelautan. kementerian lembaga yang berpartisipasi antara lain: TNI AL, Pushidrosal, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BRIN, BIG DAN BMKG. Lembaga pendidikan tinggi yang mendukung antara lain: ITB, IPB, UGM, UHT, Unpatti, Undip, Unpad, Unbabel, Unsri dan STTAL. Ekspedisi ini juga didukung oleh industri survey nasional yang diwakili oleh Hydronav dan Geotronix.

Pemilihan Laut Banda sebagai area ekspedisi merupakan hasil pertimbangan berbagai aspek, meliputi aspek geologi, aspek hidrografi, aspek oseanografi, aspek geofisika, aspek mitigasi bencana, dan aspek militer. Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” merupakan kampanye dalam rangka peringatan Hari Hidrografi Dunia tahun 2022 dan bentuk partisipasi dalam agenda PBB Decade Of Ocean Science For Sustainable Development 2021-2030.

Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” menggunakan alutsista KRI Rigel-933 di bawah komando Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Yohanis Kalambo, selaku komandan satgas, yang merupakan lulusan Akademi TNI Angkatan Laut angkatan 48. Hasil Ekspedisi ini diharapkan dapat dioptimalkan guna mendukung visi Poros Maritim Dunia dalam rangka mewujudkan tujuan nasional di laut.(disp)

Categories
TNI

KSAL Berkomitmen Bangun SDM Prajurit Yang Berciri Khas Matra Laut

Koran Jurnal, Jakarta – “Dengan adanya kolam renang Tirto Sagoro Mabesal dan Tirto Sagoro 10, diharapkan memberi manfaat yang sebesar – besarnya bagi prajurit dan keluarga serta kebanggaan bersama. Jadikan olahraga bagian dari gaya hidup sehat dan akhirnya berkontribusi membentuk prajurit TNI Angkatan Laut yang tanggap, tangguh dan trengginas berciri khas matra laut.”

Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono saat meresmikan kolam renang Tirto Sagoro bersamaan dengan kolam renang Tirto Sagoro 10 Lantamal XIII Tarakan yang diresmikan secara virtual di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/6/2022).

Laksamana Yudo Margono menegaskan dirinya sebagai pemimpin TNI AL berkomitmen terus untuk membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan prajurit di seluruh jajaran TNI AL.

“Penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh prajurit TNI AL telah menjadi komitmen dan kebijakan pemimpin TNI AL. Salah satunya kolam renang,” ujar KSAL.

KSAL menjelaskan bahwa dibangunnya sarana prasarana khususnya kolam renang yang sengaja dibangun di seluruh jajaran TNI AL ini, agar prajurit-prajurit TNI AL memiliki kualifikasi dalam berenang.

“Jadi saya harapkan dengan sarana prasarana yang ada khususnya kolam renang yang sudah disediakan, untuk seluruh prajurit TNI AL ini harus memiliki kualifikasi berenang dan di samping untuk olahraga, kolam renang ini bisa dijadikan tempat rekreasi dikarenakan tempatnya yang indah,” jelas KSAL.

Disampaikan pula, olahraga dan aktifitas berenang erat kaitannya dengan medan tugas prajurit matra laut. Dengan berenang tubuh dapat membakar kalori yang tentunya menunjang stamina yang kuat bagi prajurit sebagai modal penting dalam mengawal pertahanan dan keamanan digaris terdepan kedaulatan nusantara.

Peresmian kolam renang ini juga menjadi momentum dapat digunakannya kolam renang Tirto Sagoro oleh prajurit dan keluarga besar TNI dan Kasal juga mengharapkan dari kolam renang Tirto Sagoro mampu melahirkan atlet – atlet berprestasi ditingkat nasional maupun internasional.

Kasal berharap dengan sarana prasarana yang telah banyak dibangun ini dapat meningkatkan profesionalisme prajurit.

“Tanpa adanya sarana prasarana yang bagus saya yakin prajurit-prajurit kita malas untuk berbuat yang lebih baik dan dengan pembangunan ini bisa meningkatkan keselamatan jasmani dan yang bagus tentunya ada upaya untuk meningkatkan profesionalisme sehingga kita akan menuju Angkatan Laut yang modern dan tangguh,” ujar KSAL.

Dalam acara tersebut dimeriahkan pula dengan persembahan tarian Dewa Ruci, renang indah dan perlombaan renang antar satuan kerja di Mabesal.

Sebelumnya pejabat nomor satu dilingkungan TNI AL ini telah meresmikan kolam renang dijajaran TNI AL seluruh Indonesia, seperti Tirto Sagoro 01 di Kolat Armada I, Tirto Sagoro 02 di Pondok Dayung, Tirto Sagoro 03 di Lantamal I Belawan, Tirto Sagoro 04 di Komplek Fasharkan Tanjung Uban, Tirto Sagoro 05 di Lantamal VI Makassar, Tirto Sagoro 06 di Lantamal XIV Sorong, Tirto Sagoro 07 di Lantamal VII Kupang dan Tirto Sagoro 08 di Seskoal.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Syarat Jadi Prajurit Profesional adalah Terlatih, Terdidik dan Dilengkapi Sarpras Secara Baik

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Lantamal III Jakarta yakni Rumjab Koorsahli dan Asisten Kasal, perbaikan Gedung Serba Guna Mess Kowal Kartini, Mess Perwira Pati Unus 3, 4, 5, 6, Gudang Disbek Lantamal III dan Pembangunan SPBT Terpadu I TNI AL Tahun 2022 bertempat di Mess Kowal Kartini, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (8/6/2022).

Dalam sambutannya, KSAL mengatakan, bahwa Pemimpin TNI Angkatan Laut saat ini telah bertekad dan berkomitmen untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan lebih baik yang dibutuhkan oleh prajurit dan operasional organisasi di seluruh Jajaran TNI Angkatan Laut. Sarana prasarana tersebut meliputi fasilitas pangkalan, pendidikan, latihan, olahraga, perkantoran, hunian, kesehatan dan fasilitas lainnya.

Selanjutnya KSAL menjelaskan upaya pembangunan sarpras tersebut dilandasi oleh kesadaran bahwa syarat untuk menjadi prajurit profesional diantaranya adalah terlatih, terdidik, dilengkapi sarpras secara baik dan dijamin kesejahteraannya. Kesemuanya merupakan elemen-elemen yang saling mempengaruhi dan tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, sehingga memerlukan pembangunan yang selaras dan seimbang.

Lebih jauh Laksamana Yudo menerangkan pembangunan berbagai fasilitas tersebut selain untuk memberikan fasilitas yang lebih baik dan memadai, juga merupakan konsekuensi dari upaya penataan dan validasi organisasi, seperti pembangunan Rumah Jabatan untuk Pangkoarmada RI, penyediaan fasilitas pendidikan yang modern, seperti Laboratorium STTAL, serta upaya membangun efisiensi operasional pelayanan, seperti pembangunan SPBT Terpadu.

KSAL dalam berbagai kesempatan sering mengatakan segala sesuatu yang telah dikerjakan selama ini dapat memacu seluruh pejabat untuk tidak menyia-nyiakan masa jabatan yang ada batas waktunya, dengan cara berkarya dan menjadi manfaat bagi organisasi.

“Itulah cara terbaik bersyukur kepada Tuhan, berbakti kepada negara dan bermanfaat bagi sesama. Apabila ini menjadi kesadaran dan tekad kita semua, niscaya TNI Angkatan Laut akan benar-benar Jayamahe,” ujarnya.

KSAL juga mengajak untuk terus mengerahkan segala daya upaya membangun TNI Angkatan Laut dan berani membuat perubahan yang baik demi kejayaan TNI Angkatan Laut.

“Ibarat perjalanan ribuan mil yang tersusun dari langkah demi langkah, maka kejayaan TNI Angkatan Laut juga terbentuk dari perubahan-perubahan yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan. oleh karena itu, beranilah berubah dan usahakan membuat perubahan yang baik, sekecil apapun itu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Laksamana Yudo berpesan untuk menjaga dan merawat sarpras yang telah dibangun tersebut.

“Bahwa fasilitas ini merupakan milik kita bersama yang dibangun dengan uang rakyat, oleh karena itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, merawat dan mengelola sehingga tujuan dari pembangunan sarana prasarana ini dapat terwujud sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.

Hadir pada acara peresmian ini Wakasal, para Pejabat Utama Mabesal, Para Pimpinan Kotama TNI AL Wilayah Jakarta, para Kasatker Mabesal, Danlantamal III Beserta Staf, Pimpinan PT. Wijaya Karya Nusa Cipta, Pimpinan PT. Berkat Samudera Bersama, Pimpinan PT. Borneo Sukses Makmur, Pimpinan PT. Bhakti Nusantara Mandiri, dan para pejabat lainnya.(disp)