Categories
Militer TNI

KSAL Resmikan Dua Kapal Penyapu Ranjau Tercanggih: Perkuat Armada TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Armada TNI Angkatan Laut akan kembali diperkuat dengan dua kapal jenis MCMV (Mine Counter-Measure Vessel) yang merupakan kapal perang jenis Buru atau Penyapu Ranjau produksi Abeking & Rasmussen (A&R) Shipyard, Jerman.

Hal tersebut dapat dipastikan dengan dilaksanakannya acara Ship Naming dua unit Kapal MCMV 60 yang diberi nama Pulau Fani dan Pulau Fanildo, sekaligus Ship Launching 1 kapal yaitu Pulau Fani yang dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman, Selasa (11/10/2022).

Ship Naming atau pemberian nama kedua kapal tersebut secara seremonial diberikan oleh Ibu Vero Yudo Margono selaku “Ibu Kandung Kapal” dengan prosesi pemotongan tali pengikat kendi untuk pemecahan kendi ke badan kapal, selanjutnya Ibu Wamenhan menekan tombol nama kapal. Sementara pelaksanaan Ship Launching Pulau Fani ditandai dengan dengan memotong tali tambat kapal dengan menggunakan kampak oleh KSAL Laksamana Yudo.

Kedua kapal jenis MCMV buatan A&R ini lebih canggih dengan teknologi peperangan ranjau modern dibandingkan kapal buru ranjau yang telah dioperasionalkan TNI AL sekarang, kedua kapal ini memiliki beberapa keistimewaaan diantaranya berbahan baja non magnetik yang sementara ini hanya ada di galangan luar Indonesia, memiliki degausing system untuk mengurangi kemagnetan kapal, dan dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi tingkat kebisingan.

Selain itu, memiliki dimensi yang lebih besar dengan panjang 61,4 meter dan lebar 11,1 meter, memiliki peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, memiliki ROV (Remotely Operated Vehicle) untuk identifikasi dan netralisasi ranjau, AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, serta akan dilengkapi dengan USV (Unmanned Surface Vessel) yakni kapal tanpa awak untuk pemburuan dan penyapuan ranjau. Pebangunan kapal perang secara berkelanjutan ini merupakan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut yang berkomitmen meningkatkan dan mengembangkan kekuatan dan kemampuan pertahanan secara professional, khususnya pertahanan matra laut yang syarat dengan tekhnologi dan perkembangannya sangat dinamis.

KSAL Laksamana Yudo menjelaskan urgensi pengadaan kedua kapal tersebut adalah dikarenakan Indonesia memiliki laut yang sangat luas, dimana 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari lautan yang masih banyak terdapat ranjau laut peninggalan perang dunia ke-2, di samping itu juga karena dinamisnya perkembangan tekhnologi persenjataan ranjau saat ini.

“TNI AL perlu kapal MCMV untuk menjaga perairan Indonesia aman, bebas dari gangguan dan ancaman senjata bawah air terutama ranjau, serta untuk membersihkan perairan Indonesia yang masih memiliki potensi bahaya ranjau,” papar KSAL.(disp)

Categories
TNI

KSAL Tegaskan Oknum Prajurit Tidak di Generalisasikan Secara Kelembagaan

Koran Jurnal, Jakarta – “Kalau disana sini ada oknum, itu adalah oknum nakal tapi bukan Angkatan Laut secara kelembagaan. Karena memang orangnya banyak sekali Angkatan Laut, sehingga ada anggota yang melakukan itu, tapi itu adalah oknum yang bergerak sendiri bukan atas nama institusi. Jadi jangan di generalisasi bahwa itu Angkatan Laut,” demikian yang ditegaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di depan para prajurit TNI AL saat melaksanakan olah raga bersama di Lapangan Trisila Denma Mabesal, Cilangkap. Jakarta Timur, Jum’at (30/9/2022).

Lebih lanjut Laksamana Yudo menjelaskan bahwa tidak akan ada prajurit yang lolos dari hukum apabila terbukti melakukan tindak pidana. Segala pelanggaran hukum konsekuensinya sangat jelas dalam TNI AL yakni dihukum seberat beratnya sesuai hukum yang berlaku dan tidak akan menutup-nutupi kesalahan prajurit serta tidak ada toleransi sedikit pun atas tindakan indisipliner dan mencederai hati rakyat.

Olahraga bersama yang diikuti oleh seluruh jajaran prajurit TNI AL wilayah Jakarta ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT ke-77 TNI AL Tahun 2022 yang diawali senam SKJ 88 dan dilanjutkan dengan jalan sehat mengelilingi Mabesal. KSAL menjelaskan dengan kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan soliditas dan kekompakan antar prajurit TNI AL untuk menjalankan tugas dan kegiatan dinas lainnya.

“Ini merupakan pembinaan untuk kebersamaan kita semuanya, sehingga dengan kebersamaan ini merupakan modal dasar untuk kita dapat melaksanakan tugas-tugas dengan lebih baik. Saya berharap ke depan kita tetap kompak, tetap solid, dan semua kegiatan lainnya. Untuk mensolidkan dengan kegiatan yang bermanfaat dan menyehatkan seperti ini,” pungkasnya.(disp)

Categories
Kesehatan TNI

KSAL Laksamana Yudo Tekankan Prajurit Harus Sehat, Prajurit TNI AL Serbu RSAL dr. Mintohardjo

Koran Jurnal, Jakarta – Suasana berbeda tampak di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Mintohardjo khususnya dibagian uji pemeriksaan Kesehatan (urikes), Rabu (28/09/2022) yang dipenuhi dengan kehadiran para prajurit TNI AL, sehingga ruangan yang tersedia tidak cukup menampung jumlah prajurit yang ada. Bahkan situasi ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

Usut punya usut ternyata hal ini terjadi karena perhatian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang sedemikian besar terhadap kesehatan para prajuritnya yang masih kurang peduli akan pentingnya memantau perkembangan Kesehatan melalui urikes yang telah rutin dijadwalkan oleh institusi sehingga bisa menyebabkan hal yang fatal.

Kasal menilai banyak prajurit yang masih mengabaikan kegiatan urikes sehingga tidak terpantau perkembangan kesehatan prajurit. Bahkan banyak yang menyembunyikan penyakitnya hanya karena takut berpengaruh terhadap kariernya.

Laksamana Yudo telah memerintahkan para Komandan di kesatuan masing-masing untuk memperhatikan para prajurit dan PNS yang menderita sakit untuk mendapat prioritas perawatan Kesehatan, menjamin semua prajurit dan PNS sudah melaksanakan urikes bahkan Kasal memerintahkan untuk melibatkan Pomal jika masih ada yang membandel.

Sementara itu, Pjs. Kasubdep Urikes Mayor Laut (K) dr. Ferry SpKJ dijumpai di sela-sela kegiatan mengatakan peserta urikes telah membludak sejak 26 September 2022 lalu dimana seharusnya kapasitas urikes hanya 50 orang per hari. Namun setelah ada penekanan dari pimpinan mengalami peningkatan yang sangat drastis.

“Hari ini saja sudah ada 159 orang yang mendaftar, sehingga untuk mengakalinya kami menambah jam pelayanan urikes”, ujar dr. Fery.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono: Armada RI Siap Amankan Kepentingan Bangsa dan Negara

Koran Jurnal, Jakarta – “Armada Republik Indonesia selalu siap mengamankan kepentingan bangsa dan negara di dan atau lewat laut. Tidak boleh ada satupun negara di dunia ini yang memaksakan kehendaknya dan mengganggu kepentingan kita. Armada Republik Indonesia senantiasa siap menjamin kebebasan kita untuk berkehendak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.” Demikian penekanan yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat upacara serah terima jabatan Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) dari Laksdya TNI Abdul Rasyid K., kepada Laksda TNI Heru Kusmanto di Lapangan Arafuru Koarmada I, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2022).

KSAL menyampaikan bahwa perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis, melahirkan situasi dan tantangan yang semakin kompleks. Potensi ancaman keamanan aspek laut yang ditimbulkan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kelangsungan pembangunan nasional, khususnya sektor maritim.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, Armada RI sebagai kekuatan tempur utama TNI Angkatan Laut, dituntut senantiasa hadir dalam upaya menjamin tegaknya kedaulatan serta hukum di seluruh perairan dan yurisdiksi nasional Indonesia,” lugas KSAL.

Lebih lanjut Laksamana Yudo menjelaskan usia yang relatif baru, tidak pernah menjadi hambatan bagi Komando Armada RI untuk memikul tanggung jawab akan terlaksananya pembinaan serta penggunaan kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu sebagai sistem kesenjataan khas TNI Angkatan Laut. “Pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut merupakan hal yang sangat kompleks, karena tidak hanya sebatas modernisasi Alutsista, tetapi mencakup pula sarana prasarana pendukung, fasilitas pemeliharaan dan perbaikan, latihan, dukungan dari industri pertahanan nasional,” ujarnya.

Laksamana Yudo menambahkan dari semua hal tersebut yang lebih utama adalah kesiapan sumber daya manusia yang unggul, sebab keberhasilan tugas TNI AL tidak hanya ditentukan oleh kehebatan Alutsista, namun sangat bergantung dari kemampuan prajurit pengawaknya. Regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI AL harus terus berjalan sebagai salah satu bentuk dinamika pembinaan organisasi. Dalam lingkungan TNI dan TNI Angkatan Laut, jabatan Panglima Komando Armada RI memiliki nilai yang sangat strategis.

“Sebagai pimpinan kotama pembinaan, Pangkoarmada RI memikul tanggung jawab untuk mampu menjamin kesiapan tempur seluruh elemen Armada hingga tingkat tertinggi sehingga dapat diandalkan. Sedangkan sebagai pemegang tongkat komando kotama operasi, Pangkoarmada RI memiliki kewenangan komando atas operasional kekuatan utama matra laut,” ujar KSAL.(disp)

Categories
Ragam TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Terima Kunjungan Jaya Suprana

Koran Jurnal, Jakarta – Sama-sama dikenal sebagai tokoh yang sangat konsen dalam melestarikan budaya Nusantara, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menerima kunjungan Pendiri dan Ketua Umum Muri Prof. Dr. (HC) Jaya Suprana di Gedung Utama Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap Jakarta Timur, Kamis, (22/09/2022) kemarin.

Kedatangannya menemui KSAL untuk menyampaikan ucapan selamat atas penganugerahan 8 (delapan) rekor MURI dalam berbagai bidang kegiatan kepada TNI AL dalam kurun waktu 2 bulan yang tentunya diperoleh dengan kerja keras. Disamping itu juga untuk menyampaikan apresiasi kepada Kasal atas kepeduliannya terhadap pelestarian budaya khususnya Wayang dan gamelan.

Memang selama ini, KSAL yang dikenal sebagai Laksamana Budayawan tidak pernah berhenti menggaungkan kembali budaya-budaya lokal yang mulai tergerus oleh budaya-budaya asing akibat kemajuan teknologi. Kasal menegaskan, budaya harus dilestarikan karena itu merupakan identitas bangsa.

Laksamana Yudo diberbagai momen pagelaran kesenian wayang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melestarikan budaya Indonesia salah satunya Wayang.

”Jangan sampai nanti kalau kita mau menonton Wayang kulit harus pergi ke Amerika, kita wajib melestarikan budaya asli Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Jaya Suprana yang tergabung dalam Delegasi Laskar Indonesia Pusaka bersama Letjen TNI (Purn) Wijanarko, Mayjen TNI Mar (Purn) Gatot Triswanto, Aylawati Sarwono, Yessy Sutiyoso dan Kenthus Teguh Ampiranto, mengapresiasi Laksamana Yudo sebagai Laksamana budayawan yang aktif menggelorakan seni wayang menjadi warisan leluhur yang harus dilestarikan.

Delegasi Laskar Indonesia Pusaka pun mendapat amanat untuk terus melestarikan budaya. Laksamana Yudo bahkan terus memberikan semangat Laskar Indonesia Pusaka dan seluruh insan kesenian wayang yang kemarin sempat vakum akibat pandemi selama 2 tahun, untuk bangkit, berkarya membuat pagelaran kembali.(disp)

Categories
IPTEK Militer TNI

Naval Expo 2022 Sukses Digelar, KSAL: Terimakasih Para Peserta dan Masyarakat serta Media Massa

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono secara resmi menutup pameran Naval Expo 2022 yang digelar di Balai Samudera, Jakarta Utara.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menutup pameran Naval Expo 2022

“Acara pameran Naval Expo 2022 yang digelar beberapa hari ini dan disaksikan bersama telah kita tutup,” kata KSAL Yudo kepada media, Minggu malam (18/9/2022).

Pantauan pewarta, penutupan pameran turut dihadiri Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, pejabat Pangkotama TNI AL, para pimpinan perusahaan industri pertahanan, serta para tamu dan pengunjung. Penutupan ditandai dengan penekanan tombol pelepasan ratusan balon yang jatuh ditengah-tengah acara berlangsung. Sebelum penutupan KSAL memberikan tanda penghargaan kepada para pimpinan yang perusahaannya telah ikut serta dalam pameran Naval Expo 2022. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Naval Expo 2022 yang sebelumnya dibuka Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI AL telah diikuti oleh puluhan produsen serta perusahaan industri pertahanan (militer) dan industri maritim nasional. Tak hanya itu, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) turut ambil bagian memeriahkan acara pameran yang digelar TNI AL tersebut.

“Naval Expo 2022 ini diikuti oleh 55 stand terdiri dari perusahaan industri pertahanan dan peralatan-peralatan yang mendukung kegiatan TNI AL,” ujar Yudo Margono.

“Dan tak kalah penting, ada UMKM yang turut mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan dan pemulihan ekonomi,” sambungnya.

Pameran Naval Expo 2022 diselenggarakan selama sepekan 11-18 September 2022. Panitia penyelenggaraan kegiatan pameran itu diketuai oleh Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksdya TNI Nurhidayat.

Sejumlah alutsista dan kelengkapan persenjataan TNI AL dihadirkan dalam pameran tersebut.

Tak hanya itu, berbagai rangkaian acara juga ditampilkan serta disuguhkan dalam kegiatan pameran Naval Expo 2022. Seperti talk show industri kemaritiman, klinik medifit (pemeriksaan kesehatan), pertunjukan kesenian dari Kotama TNI AL, organisasi istri prajurit TNI AL Jalasenastri, dan tarian tradisional dari Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Pemeran itu juga sekaligus untuk memberi wawasan kepada masyarakat luas dapat melihat lebih dekat keunggulan alat-alat pertahanan yang dimiliki oleh matra Angkatan Laut Indonesia dan industri kemaritiman nasional.

Laksamana Yudo menyebut sekitar puluhan ribu pengunjung Naval Expo 2022 hadir dan menyaksikan langsung pameran yang dibuka untuk umum itu.

“Naval Expo 2022 ini dihadiri kurang lebih sepuluh ribu pengunjung, baik dari TNI, masyarakat umum, para siswa/i atau pelajar SMP dan SMA,” tuturnya.

Dengan berakhirnya pameran tersebut, selaku pimpinan TNI AL, KSAL Yudo Margono mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak serta stakeholder, media massa nasional dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan Naval Expo 2022 TNI Angkatan Laut.

“Terimakasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan Naval Expo 2022, sehingga sukses berlangsung dengan baik,” ucap KSAL.

“Kita berharap, agar kedepan Naval Expo bisa lebih ditingkatkan dengan memperbanyak stand Kemaritiman, termasuk kita undang Angkatan Laut dari negara lain, juga UMKM serta pedagang kecil seperti pedagang kuliner/makanan, minuman, pakaian batik serta tenun/lurik, sehingga dapat membantu pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat,” pungkasnya menambahkan.

Categories
Uncategorized

KSAL Laksamana Yudo Margono: Kelola Potensi Konflik Dalam Membangun Kejayaan Maritim Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – “Kita harus mampu mengatasi berbagai tantangan saat ini dan ke depan, termasuk potensi konflik yang ada untuk membangun kejayaan maritim Indonesia,” demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka acara Seminar Maritim Internasional Tahun 2022 dalam rangka peringatan Ulang Tahun TNI Angkatan Laut Ke-77 di Auditorium Jos Soerdarso, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Cipulir Jakarta Selatan, Selasa (13/09/2022).

Laksamana Yudo menyampaikan selain sebagai agenda akademis Seskoal, melalui seminar ini diharapkan akan lahir sumbangan pemikiran yang inovatif dan solutif terkait dengan pembangunan kejayaan maritim Indonesia, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi konflik saat ini dan ke depan, baik pada lingkup nasional, regional maupun global.

Lebih lanjut, Kasal menyampaikan bahwa sebagai bangsa yang sadar akan kodrat dan takdirnya menjadi penghuni negara kepulauan, visi kemaritiman telah menjadi inspirasi serta cita-cita para pemimpin negeri sejak lama.

“Tanpa didukung oleh armada laut yang kuat, baik armada perang maupun armada niaga, sebagai generasi penerus seyogyanya kita tidak hanya sekedar bangga dengan sejarah kejayaan masa lalu, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun dan membawa kembali kejayaan maritim yang pernah kita capai di masa lampau,” ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh para Pejabat Utama Mabesal, Pejabat Kotama TNI AL, para Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Seskoal Angkatan Ke-60 TA. 2022 dan segenap perwakilan Mahasiswa Perguruan Tinggi di Jakarta ini juga di laksanakan secara virtual dengan pembicara dan narasumber yang membahas sikap Indonesia dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis Indo-Pasifik, menghadapi kompetisi hegemoni Cina-AS dan negara-negara yang beraliansi serta dapat memanfaatkan momen tersebut untuk membangun kejayaan maritim yang dibahas dari perspektif akademik dan praktisi.

Sehingga secara umum seminar internasional ini bertujuan untuk mendapatkan kesamaan pola pikir dan saran serta masukan dalam memahami sikap Indonesia menghadapi konflik keamanan regional ditinjau dari kepentingan pertahanan dan ekonomi nasional guna membangun kejayaan maritim. Selain itu dapat memberikan ruang dan waktu bagi praktisi, akademisi, dan pemerintah untuk berdialog saling bertukar informasi serta ide-ide dalam suatu kerangka pemikiran pertahanan dan keamanan sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif demi kepentingan nasional Indonesia.

Seminar internasional yang mengangkat tema “Menyikapi Konflik Guna Membangun Kejayaan Maritim” ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi panel dan webinar menghadirkan keynote speaker Menhan RI Letjen TNI (Purn.) Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, serta menghadirkan para pembicara dari akademisi dan praktisi. Untuk akademisi Philips J. Vermonte, M.A., Ph.D, Senior Fellow CSIS; Prof. Dr. Anhar Gonggong dari Lemhannas RI; dan Prof. Geoffrey Till, M.A., Ph.D. Sedangkan dari praktisi Andi Widjajanto, S.Sos., MS.c.; Dr. Arif Havas Oegroseno, S.H., M.H.; dan Kakordos Seskoal Laksma TNI Judijanto, S.T., M.A., M.Si.(disp)

Categories
TNI

Empati Mendalam, KSAL Hadiri Pemakaman Dua Pilot Pesawat Latih Bonanza TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono berempati secara mendalam atas musibah jatuhnya pesawat latih Bonanza milik TNI AL yang menyebabkan kedua pilotnya atas nama Kapten Laut (P) Anumerta Yudistira Eka Permady dan Lettu Laut (P) Anumerta Dendy Kreshna Bhakti Sabila, meninggal dunia.

Kasal menghadiri secara langsung prosesi Upacara Pemakaman Militer kedua prajurit terbaik TNI AL tersebut yang dilaksanakan pada hari Jum’at (09/09/2022) di Taman Makam Bahagia TNI AL Gebang Desa Gisik Cemandi Kec Sedati Sidoarjo, dengan dipimpin Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan sebagai Inspektur Upacara.

Pada kesempatan tersebut, sebagai tanda penghormatan KSAL meletakkan karangan bunga di pusara kedua pilot terbaik TNI AL itu dan menyerahkan bendera merah putih kepada pihak keluarga sembari menyampaikan rasa belasungkawanya.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, musibah kecelakaan jatuhnya Pesawat Udara (pesud) jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI Angkatan Laut terjadi pada hari Rabu 07 September 2022 sekitar pukul 09.00 WIB di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) yaitu di Perairan Laut Selat Madura (antara Kab. Bangkalan Madura Dan Gresik). Pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat melaksanakan Latihan Air Defence Exercise (ADEX) SIAGA ARMADA II dengan unsur-unsur KRI di jajaran Koarmada II.

Pilot pesawat itu adalah Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady, kesehariannya menjabat sebagai Wadan Pesud 2 Flight II Ron 200 merupakan alumni AAL Angkatan 62, beralamat tinggal di Jl. Patria Permai V BA-01 Surabaya. Dia meninggalkan seorang istri bernama Vriliandia Iranoza yang saat ini sedang hamil 8 bulan.

Sementara Copilot atas nama Letda Laut (P) Dendy Kresna Bakti Sabila yang menjabat sebagai Wadan Pesud 1 Flight II Ron 600 merupakan alumni PSDP XXX dan beralamat tinggal di Jl. Kawi No 3 Komplek Lanudal Juanda, meninggalkan seorang istri dan seorang anak. Istri dari Letda Dendy yang bernama Imas Meilani, juga seorang perwira TNI AL berpangkat Letnan Dua.

Sebagai penghargaan atas jasanya yang meninggal dunia saat menjalankan tugas, TNI AL telah menaikkan pangkat kedua pilot tersebut satu tingkat lebih tinggi. Dan atas kejadian tersebut, Kasal mengatakan akan menonaktifkan sementara pesawat latih tipe Bonanza G-36 yang lainnya sambil menunggu hasil investigasi.(disp)

Categories
Militer TNI

Tuntaskan Misi Perdamaian, KSAL Laksamana Yudo Margono Sambut Kepulangan KRI SIM-367 di Pangkalan Surabaya

Koran Jurnal, Jakarta – Setelah menuntaskan misi perdamaian dunia sebagai Satuan Tugas (Satgas) Maritim TNI XXVIII-M UNIFIL di Lebanon, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono menyambut kepulangan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) – 367 di Dermaga Madura Tengah, Koarmada II, Ujung Surabaya, Sabtu (03/09/2022).

Dalam penyambutan tersebut, Kasal dan Ketum Jalasenastri menyaksikan prosesi pengalungan bunga oleh putra putri prajurit kepada Komandan KRI SIM-367 sekaligus Komandan Satgas Maritime Task Force (MTF) 28-M Letkol Laut (P) Abdul Haris, yang ditandai aksi fly pass dari Bonanza Puspenerbal.

Selanjutnya Kasal menerima laporan Komandan KRI SIM-367 usai melaksanakan tugas sejak keberangkatan dari Dermaga Batu Ampar, Batam Kepulauan Riau pada 5 Maret 2021 lalu, bersama 119 personel MTF 28-M dengan mengangkut satu unit Helikopter Panther HS-4206.

Laksamana Yudo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada prajurit-prajurit Jalasena Samudera yang telah bertugas melaksanakan Maritime Task Force selama satu setengah tahun di Lebanon. “Saya ingat pada 5 Maret 2021, saya melepas kalian di Batam, sekarang saya menyambut kalian semuanya dalam keadaan sehat wal’afiat. Suatu kebanggaan menjadi prajurit Jalasena Samudera, dimana peran prajurit di MTF membawa citra baik pada jajaran TNI AL, karena tugas yang kalian emban tanpa cacat selama misi perdamaian dunia di Lebanon, kebanggaan itu ditunjukan pula oleh negara-negara peserta MTF kepada TNI AL,” kata Kasal.

TNI AL harus bangga kini setara dengan Angkatan Laut di negara yang lain, oleh karena itu pengakuan dunia terhadap kekuatan dan kemampuan TNI AL, berkat jasa dan kerja keras prajurit MTF, sehingga bisa membawa harum TNI AL di mata internasional. “Keberhasilan tugas prajurit MTF, tentu saja juga berkat dukungan keluarga dengan membawa suasana yang nyaman, sehingga mendorong prajurit untuk melaksanakan tugas dengan baik”, tutup Laksamana Yudo.

Selama bertugas di Lebanon, KRI SIM berhasil meraih beberapa piagam penghargaan diantaranya adalah; UN Medal, Medali Santi Dharma, Medali Veteran Perdamaian Republik Indonesia, Valour of Medal LAF Navy, Brevet Garuda, Brevet UNIFIL, Pin Maritime Task Force, Letter of Appreciation dari UNIFIL Head of Mission and Force Commander, Letter of Appreciation dari Maritime Task Force Commander, Duta Kebudayaan dari KBRI Beirut dan KBRI Ankara serta Certiticate Schutzenschnur (German Shooting Cord).

KRI SIM 367 berlabuh di dermaga Ujung, Koarmada II juga turut berjajar kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai 332 (KRI GNR 332) yang sukses di latihan Angkatan Laut internasional terbesar RIMPAC 2022 di Hawaii, KRI GNR adalah satu satunya kapal peserta latihan yang paling jauh jarak tempuhnya menuju Hawaii, namun tidak menyurutkan semangat sebagai peserta untuk berkontribusi paling aktif dan paling profesional di bidang sumber daya manusianya serta paling prima kondisi teknis kapalnya, meskipun mendapatkan penugasan untuk manuver dan respond cepet di luar skenario latihan selalu diberikan kepada KRI GNR, pasti terselesaikan dengan hasil yang memuaskan komando utama pengendali latihan RIMPAC 2022.

Berurutan dari KRI GNR, di dermaga tersebut juga terdapat KRI Frans Kaisiepo 368 (KRI FKO 368) yang sudah siap menggantikan Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) untuk bertugas sebagai penjaga perdamaian di bawah PBB satu tahun ke depan. Kesemua penugasan KRI tersebut merupakan prestasi serta meningkatkan kepercayaan untuk bangsa Indonesia di mata dunia.

Penyambutan kedatangan KRI SIM-367 di kota pahlawan tersebut, Kasal didampingi Pangkoarmada II, Danpuspenerbal, Danpuskopaska, Kadispsial, Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Frans Kaisiepo-368, serta undangan lainnya.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono: AKS Perkokoh Soliditas Para Pimpinan Jajaran TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – “Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam Apel Komandan Satuan kali ini telah memperkokoh soliditas kita semua, ikhlas dari lubuk hati yang paling dalam atas kesadaran bahwa kejayaan TNI Angkatan Laut hanya akan terwujud dengan soliditas kita semua”. Demikian yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dihadapan 496 Perwira peserta upacara penutupan Apel Komandan Satuan (AKS) bertempat di lapangan Arafuru Akademi Angkatan Laut (AAL), Surabaya. Minggu (28/08/2022) kemarin.

Laksamana Yudo dalam Apel Komandan Satuan juga telah menyampaikan berbagai kebijakan pemimpin TNI Angkatan Laut secara langsung, sehingga dapat dipahami oleh para komandan satuan dan diaplikasikan di satuan masing-masing. “Dengan kesungguhan tekad kita bersama, TNI Angkatan Laut akan membawa Indonesia menuju kejayaan maritim,” ujarnya.

Kasal berharap para peserta AKS mampu menjadi contoh dan menyebarkan semangat soliditas dan loyalitas kepada satuan dan jajarannya masing-masing.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan tour facility dimulai dari lapangan Laut Arafuru AAL menuju kesatrian Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), kesatrian Komando Armada (Koarmada) II dilanjutkan foto bersama. Kasal dan rombongan kemudian bergerak kembali ke Kodiklatal untuk meresmikan lapangan golf mini dan kegiatan berakhir dilapangan Laut Arafuru AAL.(disp)