Categories
TNI

Misteri Drone Bawah Laut Terungkap, Ini Penjelasan KSAL

Koran Jurnal, Jakarta – Beredarnya informasi tentang penemuan drone bawah laut di perairan Desa Majapahit Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar pada 26 Desember 2020 dalam kondisi mengapung di permukaan laut yang ramai diberitakan media massa minggu-minggu belakangan ini, akhirnya terungkap. Benda asing tersebut adalah Sea Glider atau Underwater Glider yang merupakan alat ukur oseanografi nir-awak.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M kepada media massa saat menggelar Konferensi Pers bertempat di Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), Jakarta Utara, Senin (04/01/2020).

“Saya tidak mau menebak-nebak benda asing yang ditemukan tersebut, oleh karena itu TNI AL langsung membawa benda tersebut ke Pushidrosal sebagai lembaga yang kompeten untuk meneliti adanya peralatan ini supaya lebih jelas tentang penggunaan maupun fungsi dari alat yang ditemukan di Kabupaten Selayar,” jelas Laksamana TNI Yudo Margono.

Menurut KSAL, benda asing yang memiliki badan utama terbuat dari aluminium dengan dua sayap masing-masing berukuran 50 cm dengan panjang bodi 225 cm, propeller 18 cm, panjang mirip antena belakang 93 cm dan terdapat instrumen mirip kamera yang terletak di badan atau bodi. Kondisi benda tersebut tidak ditemukan ciri-ciri atau tulisan negara pembuat sehingga belum tahu benda ini milik siapa.

KSAL dihadapan awak media mengatakan, Sea Glider atau Underwater Glider adalah kendaraan bawah air nir-awak atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang dikembangkan untuk pengukuran parameter oseanografi jangka panjang yang berkelanjutan untuk kepentingan penelitian ataupun pertahanan, dimana pengamatan oseanografi tidak dapat dilakukan oleh teknologi penginderaan jauh seperti satelit.

Selain itu, AUV ini memiliki kemampuan mengambil data Multibeam dan Side Scan Sonar yaitu pengambilan data kedalaman, Citra Dasar Laut, Conductivity Temperature Depth (CTD) dan Sound Velocity Profiler (SVP) yang mana data tersebut selain digunakan untuk kepentingan Peta Laut, kepentingan Industri kelautan juga untuk kepentingan militer seperti peta layer bawah laut (untuk mencari jalan kapal selam).

“Tapi kalau dipakai pertahanan, mungkin bisa digunakan data kedalaman ataupun layer lautan tadi, supaya kapal selam tidak dapat dideteksi oleh sonar kapal atas air,” pungkas KSAL.

Teknologi semacam ini sudah bisa dibuat oleh beberapa negara seperti; Amerika, Perancis, China, Kanada, Jepang. Benda itu milik siapa kita tidak tahu karena hingga saat ini tidak ada yang mengakuinya.

Diungkapkannya bahwa, benda tersebut ditemukan oleh nelayan setempat Saerudin (60th) yang kemudian melaporkannya kepada Aparat Militer setempat yaitu Komando Rayon Militer (Koramil) 1415-03 dan Pos Pengamat (Posmat) TNI-AL Selayar serta Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar pada tanggal 28 Desember 2020 lalu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Intelijen (Asintel) Kasal, Laksamana Muda TNI Angkasa Dipua, S.E., M.M., Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Kapushidrosal), Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dan para pejabat terkait lainnya.(disp/red)

Categories
TNI

KSAL Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut

Koran Jurnal, Jakarta – Koarmada I sebagai penyelenggara acara menggelar Apel Kesiapsiagaan TNI Angatan Laut Tahun 2020 dengan Penerima Apel Kepala Staf TNI Angakatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, SE, M.M., dengan Komandan Apel Danlantamal III Laksma TNI Hermanto, S.E., M.M., di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (23/11/2020).

KSAL dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini memiliki makna yang sangat penting untuk mengukur kesiapsiagaan kesatuan TNI AL dalam melaksanakan tugas sebagai bagian integral dari TNI yang merupakan komponen utama pertahanan negara.

“Sebagai prajurit yang memiliki naluri yang tajam, kita harus mampu mencermati situasi perkembangan lingkungan strategis yang tengah terjadi saat ini baik dalam negeri maupun luar negeri. Dengan demikian, kita mampu memperhitungkan apa yang tengah dan akan terjadi serta dampak apa yang kita hadapi,” ujarnya.

“Kita juga tetap harus memperhitungkan dampak covid 19 yang saat ini terus berlanjut diikuti dengan maraknya pemberitaan yang hoax berupa disinformasi dan mis integrasi yang dapat merusak kepercayaan masyarakat kepada pemerintah maupun munculnya kelompok yang dapat memprofokasi yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

“Ini semua berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dalam negeri dan menimbulkan situasi yang kurang menguntungkan terutama bagi TNI/ Polri yang memiliki tugas pokok memberikan rasa aman kepada masyarakat Indonesia. Untuk itu, saya instruksikan kepada seluruh Pangkotama, Komandan Satuan dan Komandan Unsur agar bertanggung jawab penuh terhadap seluruh jajarannya untuk melaksanakan tugas. Tidak ada satu pun individu atau kelompok yang melaksanakan pergerakan tanpa ada perintah yang jelas dari Komando atas,” tegasnya.

Apel Gelar Pasukan diikuti sebanyak 1.500 personel terdiri dari 1 Kompi Koarmada I, 1 Kompi Lantamal III, 1 Kompi Kolinlamil, 1 Kompi Gabungan Seskoal dan Pushidrosal, 1 Kompi Marinir, 1 Kompi Pomal, 1 Pleton Denjaka, 1 Pleton Satkopaska.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakasal, Irjenal Kasal, Aspers Kasal, Aslog Kasal, Asrena Kasal, Irops Kasal, Pangkoarmada I, Pangkolinlamil, Danseskoal, Kapushidrosal, Dankormar, Danpuspomal, Danlantamal III, Danpasmar I, Kadisminpersal, Kadisdikal.(disp/red)

Categories
TNI

Jelang HUT TNI ke-75, KSAL Inspeksi Kesiapan Operasional Unsur Koarmada I

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Tentara Nasional Indonesia tahun 2020, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melaksanakan inspeksi kesiapan unsur-unsur Koarmada I salah satunya mengunjungi KRI Bung Tomo 357 yang sandar di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (01/10/2020).

Kedatangan KSAL disambut Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., dan Panglima Komando Lintas laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Irwan Achmadi, M.Tr (Han).

Inspeksi Pemimpin TNI AL ke unsur-unsur Koarmada I ini merupakan salah satu upaya untuk melihat dari dekat kondisi teknis dan kesiapan operasional KRI dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Kesiapan KRI merupakan faktor utama TNI AL dalam mengemban tugas menegakkan kedaulatan dan hukum di perairan yurisdiksi Indonesia. Inspeksi ini juga untuk mengetahui sejauh mana tingkat profesionalisme para ABK KRI dalam menjaga dan memelihara Alutsista.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang berada di KRI Bung Tomo-357 meninjau langsung manuver-manuver beberapa unsur KRI dan pesawat udara di Perairan Teluk Jakarta dan Laut Jawa yang menunjukkan kesiapsiagaannya. Manuver lapangan mengerahkan unsur-unsur antara lain KRI Bung Tomo-357, KRI Cut Nyak Dien-375, KRI Wiratno-379, KRI Halasan-630, KRI Kerambit-627, KRI Tenggiri-865, KRI Cucut-866 dan Heli Panther HS-4209 dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal).

Manuver latihan yang dilaksanakan sebagai wujud uji kesiapan operasional personel pengawak dan Alutsista KRI dan Pesawat Udara dalam melaksanakan uji interoperabilitas, fungsi dan komando pengendalian untuk melaksanakan tugas operasi laut yang lebih kompleks.

KSAL berharap agar semangat prajurit untuk melaksanakan latihan dan operasi pada situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini harus tetap dipelihara dan tidak boleh menurun. “Latihan dan operasi tetap dilaksanakan dengan penuh semangat dan selalu tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah, karena tugas ini merupakan salah satu wujud pertanggungjawaban kita kepada bangsa dan negara”, ujar KSAL.(disp/red)

Categories
TNI

KSAL Buka Geladi Posko Latihan Armada Jaya Ke-38 Tahun 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., secara resmi membuka pelaksanaan Geladi Posko Latihan Armada Jaya (AJ) XXXVIII Tahun 2020 secara virtual yang diikuti sebanyak 811 peserta dari Kotama dan Satuan Kerja jajaran TNI Angkatan Laut dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah, bertempat di Auditorium Denma, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/09/2020).

Sebelumnya di tempat berbeda melalui video conference dipimpin Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksamana Muda TNI Nurhidayat, S.H., selaku Direktur Latihan (Dirlat), menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Latihan Armada Jaya Ke-38 yang berlangsung mulai tanggal 14 sampai dengan 22 September 2020 bertempat di Gedung Sudomo, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Jatim.

Pada Geladi Posko Latihan AJ tahun ini dilaksanakan secara online dengan mengaplikasikan langkah-langkah Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) menggunakan aplikasi e-Geladi Posko yang merupakan hasil pengembangan dari Kodiklatal dalam menyusun rencana operasi meliputi Rencana Operasi Laut Gabungan, Rencana Operasi Amfibi, Rencana Pendaratan Administrasi, Rencana Pertahanan Pantai, Rencana Dukungan Intelijen, Rencana Operasi Dukungan Informasi, Rencana Operasi Dukungan Kesehatan dan Rencana Operasi Dukungan Passusgab.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) dan Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai) Melaksanakan Operasi Laut Gabungan, Operasi Amfibi, Operasi Pendaratan Administrasi dan Operasi Hantai dengan Didukung Operasi Dukungan Intelijen, Operasi Dukungan Informasi, Operasi Dukungan Kesehatan dan Operasi Dukungan Pasukan Khusus Gabungan (Passusgab) di Mandala Operasi Dalam Rangka Mendukung Kampanye Militer Komando Gabungan (Kogab) TNI”.

Dalam amanatnya KSAL menjelaskan bahwa, Latihan Armada Jaya merupakan latihan puncak TNI Angkatan Laut yang menggabungkan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) pada penyelenggaraan Operasi Gabungan (Opsgab) TNI dengan tujuan untuk mengukur kesiapan operasi dari hasil pembinaan kekuatan dan kemampuan seluruh komponen SSAT yang dilaksanakan oleh Kotama dan Satuan Kerja di jajaran TNI Angkatan Laut sekaligus untuk mendukung peningkatan kesiapsiagaan operasi TNI.

Menurut KSAL, dalam latihan tersebut skenario yang dilatihkan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi geopolitik di Mandala Operasi yang harus dicermati dan disikapi secara tepat agar tidak berkembang menjadi ancaman dan mengganggu kedaulatan negara Republik Indonesia. Disisi lain, sasaran kegiatan ini bagi para peserta latihan adalah interoperabilitas sistem komando dan kendali, sistem komputerisasi, informasi dan komunikasi serta meningkatkan kemampuan perencanaan satuan-satuan tugas dalam sebuah operasi gabungan.

Lebih lanjut KSAL mengatakan, keterbatasan sarana dan prasarana serta Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dimiliki TNI saat ini bukan merupakan penghalang bagi peningkatan profesionalitas Perwira TNI, namun justru harus dijadikan motivasi bagi peningkatan kemampuan berpikir dan bertindak secara konseptual, sistematis, terpadu dan cermat serta efektif dalam setiap pelaksanaan kegiatan operasi.

“Berkaitan dengan hal tersebut, para peserta latihan diharapkan untuk tidak memandang latihan ini sekedar rutinitas tahunan, namun ikut berperan serta secara aktif menyempurnakan konsep peperangan kita saat ini. Untuk itu, saya berharap latihan ini dapat mengoptimalkan peran TNI Angkatan Laut dalam menghadapi peperangan modern yang selalu berkembang,” tegas Laksamana TNI Yudo Margono.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., para Pejabat Utama Mabesal, para Kepala Dinas jajaran Mabesal serta para undangan terkait lainnya.(disp/red)

Categories
Jurnal Foto TNI

KSAL Sidak ke KRI Teluk Gilimanuk 531

 

 

Categories
Ekonomi TNI

TNI AL Sukseskan Ketahanan Pangan di Kampung Bahari Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan di Kampung Bahari Nusantara, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono melaksanakan panen raya, tebar benih ikan, dan bakti sosial Covid-19 bertempat di Tanjung Pasir, Banten, Rabu (05/08/2020).

Pelaksanaan panen raya tersebut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemimpin Angkatan Laut kepada prajurit TNI AL serta warga sekitar, agar tercipta hubungan yang baik, dan terjalin rasa kebersamaan secara langsung dengan prajuritnya.

Kasal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras prajurit Lantamal III Jakarta dan Lanal Banten dalam membantu Pemerintah menangani masalah Covid-19 serta berupaya keras mencegah penyebaran virus dengan tetap menjaga pola hidup sehat dan menaati protokol kesehatan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan video conference bersama perwakilan Perwira Lantamal I sampai dengan Lantamal XIV terkait dengan penerapan new normal ditengah pandemi Covid-19 dengan cara menguatkan ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan diberbagai satuan kerja diantaranya melaksanakan penanaman sayur dan buah, tanaman toga, pembibitan dengan menggunakan medio tanah dan hidroponik, peternakan, serta budidaya ikan.

Pada kesempatan tersebut, Kasal juga melaksanakan momentum peresmian dan pembentukan Babinpotmar diseluruh wilayah Indonesia. Mereka nantinya akan bekerjasama dan bersinergi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat khususnya di wilayah pesisir dan perbatasan. Selain itu, juga dilaksanakan bakti sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada Lurah dan perwakilan warga Tanjung Pasir. Selanjutnya Kasal dan Ketua Umum Jalasenastri melaksanakan panen raya dan penebaran benih ikan bandeng di tambak Posal Tanjung Pasir, peninjauan budidaya ikan lele sistem bioflok, penanaman secara simbolis pohon cemara laut, peninjaun serta panen sayuran hasil budidaya hidroponik.

Disela-sela kegiatan panen raya, Kasal beserta Ibu dan rombongan menuju area hidroponik untuk meninjau stand pameran hasil panen sayur yang diikuti oleh stand Lantamal III, Lanal Banten, Lanal Palembang, Lanal Bangka Belitung, Lanal Bandung, dan stand Posal Tanjung Pasir.(disp/red)

Categories
TNI

KSAL Yudo Margono Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir

Koran Jurnal, Kepri – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui prosesi pembaretan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han)., di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau (Kepri), Jum’at, (24/07/2020).

Pengangkatan Warga Kehormatan Korps Marinir adalah sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada tokoh yang dianggap memberikan kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut di samping sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat dan komitmen yang tinggi yang diberikan kepada Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Proses pengukuhan sebagai warga kehormatan diawali dengan pelaksanaan latihan, di mana Kasal ikut melaksanakan pendaratan dengan kendaraan tempur Amfibi Marinir LVT-7 yang keluar dari rampa KRI Semarang-594, dilanjutkan melaksanakan Pertempuran Jarak Dekat (PJD) serta melaksanakan penembakan senjata bantuan Howitzer-105.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Latihan Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) TK-3 (L-3) yang mulai digelar sejak tanggal 21 Juli 2020 dengan tahap Lintas Laut dan Perang Laut oleh Koarmada I, Kolinlamil, dan Puspenerbal. Sedangkan Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir kali ini dilakukan oleh Korps Marinir dari Pasmar 1.

Dalam amanatnya Kasal mengatakan bahwa, Baret Ungu kebanggaan Marinir bukan semata-mata sebagai simbol namun merupakan lambang perwujudan kehormatan dan kebanggaan Korps yang memberi makna penting sebagai hasil perjuangan dan pengabdian.

“Kehormatan dan kebanggaan ini sekaligus memberikan implikasi pada Saya tentang rasa tanggung jawab yang sangat besar untuk menyiapkan dan meningkatkan kemampuan tempur Korps Marinir TNI AL sebagai pasukan pendarat di mana merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL,” ungkap KSAL.

Selanjutnya menurut Laksamana Yudo Margono, dalam wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara, Prajurit Korps Marinir merupakan sosok Ksatria Angkatan Laut yang senantiasa berdiri kokoh demi kedaulatan NKRI. Selain itu, saat ini bangsa Indonesia sedang diterpa pandemi Covid-19 di mana Prajurit Marinir juga ikut ambil bagian dalam gugus tugas gabungan percepatan penanganan pandemi Covid-19 mulai dari penjemputan pasien dengan KRI, pembangunan rumah sakit di Galang, Karantina Wisma Atlet sampai dengan membantu pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh tanah air.

“Ketika rakyat dan bangsa kita membutuhkan yang terbaik mereka sebut Marinir, ketika keamanan negara terancam kami mengandalkan Korps Marinir, ketika Ibu Pertiwi memerlukan kami mengirim Korps Marinir, Korps Marinir adalah kekuatan tempur elit TNI AL yang sangat khusus kapan saja dan di mana saja serta tidak peduli saat krisis atau ada ancaman bangsa ini akan kķ satu pikiran untuk mengirim Marinir,” tegas KSAL.

Laksamana TNI Yudo Margono, menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL ke-39, setelah sejumlah pejabat lainnya di antaranya mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2008, Presiden RI Ir. Joko Widodo dan mantan Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., pada tahun 2015, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada tanggal 22 Februari 2018 dan mantan Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., pada tanggal 15 November tahun 2018 lalu. Selain pengangkatan Warga Kehormatan Korps Marinir, Kasal juga mendapat penganugerahan Brevet Penanggulangan Teror Aspek Laut dan Brevet Trimedia Intai Amfibi serta berhak menggunakan baret Korps Marinir dan brevet-brevet tersebut.

Pada kesempatan tersebut Kasal serta Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono juga menyerahkan bantuan berupa Sembako kepada warga Kabupaten Lingga dilanjutkan dengan kunjungan ke Lanal Dabo Singkep. Pada upacara pengangkatan Kasal sebagai warga kehormatan Korps Marinir tersebut, turut dihadiri Komandan Korps Marinir dari masa ke masa, para sesepuh Korps Marinir, para Pejabat Utama Mabesal, para Pimpinan Kotama wilayah Jakarta, Kapolda Riau, para Kepala Dinas di jajaran Mabesal, Danlantamal IV, Danguspurla Koarmada I serta para Pejabat terkait lainnya.(disp/red)

Categories
Militer TNI

KSAL: Koarmada dan Pasukan Marinir harus memiliki Kekuatan serta Kemampuan yang sama

Koran Jurnal, Papua – Komando Armada (Koarmada) I, Koarmada II, dan Koarmada III serta Pasukan Marinir (Pasmar) 1, Pasmar 2, dan Pasmar 3 diharapkan memiliki kekuatan dan kemampuan yang sama, sehingga apabila terjadi emergensi di wilayah Pasifik dan Laut Arafuru tidak perlu lagi menggeser unsur dari Surabaya maupun Jakarta, tetapi dapat diatasi dari Sorong, dalam hal ini Koarmada III dan Pasmar 3.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M saat memberikan pengarahan pada acara olahraga bersama dengan seluruh prajurit TNI AL wilayah Sorong, yakni Koarmada III, Pasmar 3, dan Lantamal XIV Sorong di Mako Koarmada III Jl. Bubara No. 1, Kel. Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Jum’at (10/07/2020).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja KSAL selama dua hari (9 dan 10 Juli 2020) di Sorong, Papua Barat.

Menurut KSAL, untuk mampu mengatasi emergensi di wilayah Pasifik dan Laut Arafuru maka sarana dan prasarana serta Alutsista Koarmada III dan Pasmar 3 akan dipenuhi secara bertahap, termasuk personel pengawaknya.

“Jadi untuk menghadapi tiga trouble spot, TNI AL sudah bisa mengatasinya dengan kehadiran Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III beserta kekuatan SSAT lainnya yaitu KRI, pesawat patroli maritim, Pangkalan, dan Pasukan Marinir,” tegasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan personel Koarmada III, saat ini sedang diselenggarakan seleksi penerimaan calon Bintara dan Tamtama program khusus TNI AL tahun 2020 dengan prioritas putra Papua sebanyak 200 orang, masing-masing 100 Bintara dan 100 Tamtama. Pendidikan Bintara dan Tamtama tersebut akan dilaksanakan di Sorong serta penempatannya di Koarmada III dan jajarannya. Dengan rekrutmen putra daerah Papua, KSAL mengharapkan mereka akan memiliki profesionalisme yang sama dengan Koarmada I dan Koarmada II.

“Sementara kekuatan Alutsista akan dipenuhi secara bertahap, baik Kapal Perang, pesawat patroli maritim maupun Pasukan Marinir, sehingga kekuatan dan kemampuan Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III, serta Pasmar 1, Pasmar 2, Pasmar 3, serta Lantamal I sampai XIV, memiliki kekuatan dan kemampuan yang merata,” tegas KSAL.

Koarmada III harus memiliki kemampuan coverage area yang meliputi ALKI-3 (Alur Laut Kepulauan Indonesia) sampai ke timur Samudera Pasifik dan Laut Arafura. Hal ini memerlukan kehadiran unsur-unsur operasional TNI AL dengan prajurit-prajurit yang sudah terlatih dan profesional.

Seusai memberikan pengarahan, KSAL dan Ketua Umum Jalasenastri melaksanakan jalan sehat bersama menuju KRI Teluk Lada-521 yang sandar di dermaga Lantamal XIV Sorong. Di geladak helikopter KRI Teluk Lada-521, Ketua Umum Jalasenastri memberikan bantuan APD dan face shields kepada tujuh KRI, pemberian tali asih kepada PD Jalasenastri Koarmada III, Korcab Jalasenastri Lantamal XIV, Korcab Jalasenastri Pasmar III, dan prajurit Kowal wilayah Sorong.

Penyerahan sejumlah bantuan tersebut dalam rangka memeringati HUT ke-74 Jalasenastri tahun 2020.

Seusai sholat Juma’t di Masjid Al Fattah Koarmada III, KSAL yang didampingi Pangkoarmada III melaksanakan peninjauan fasilitas bangunan Pasmar 3 Sorong.

Sementara Ketua Umum Jalasenastri kunjungan kerja ke Rumah Sakit TNI AL, dr. Oetojo untuk menyerahkan bantuan APD dan face shields.(disp/red)

Categories
TNI

KSAL Yudo Margono: Prajurit Marinir Harus Siap Melaksanakan Tugas Negara

Koran Jurnal, Jakarta – Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut harus selalu siap melaksanakan tugas Negara. Hal ini disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., pada kegiatan olahraga bersama seluruh Perwira Korps Marinir wilayah Jakarta yang dilaksanakan di Lapangan Apel Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Jum’at (3/7).

Kedatangan KSAL yang didampingi para Pejabat Mabesal dan Pimpinan Kotama wilayah Jakarta di Sarang Petarung ini, disambut langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han)., dengan tradisi penyambutan menggunakan kendaraan tempur (Ranpur) lapis baja jenis BTR-4.

Olahraga bersama ini, merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemimpin Angkatan Laut kepada prajurit Marinir dan diharapkan dapat tercipta hubungan yang baik, dan saling berkomunikasi sehingga terjalin rasa kebersamaan secara langsung dengan prajurit baret ungu tersebut.

Pelaksanaan olahraga yang tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan ini, diawali dengan sambutan Dankormar yang mengatakan bahwa, kehadiran Kasal sangat ditunggu seluruh prajurit Marinir dan berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada para prajurit Korps Marinir.

Dalam kesempatan itu, KSAL dan prajurit Marinir melaksanakan olahraga senam kesegaran jasmani (SKJ), jalan sehat mengelilingi Ksatrian Marinir, peninjauan ke kolam renang dan mengikuti olahraga panahan.

Selanjutnya, KSAL juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh prajurit Marinir yang telah bekerja keras dalam setiap penugasan dan selalu siap untuk melaksanakan tugas Negara khususnya dalam penanganan Covid-19, serta berupaya keras mencegah penyebaran virus mematikan tersebut dengan tetap menjaga pola hidup sehat dan menaati protokol kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Kasal mengingatkan prajurit Marinir agar tidak henti-hentinya melaksanakan pembinaan latihan untuk menguji kesiapan pasukan dan peralatan tempurnya secara bertingkat dan berlanjut, agar sewaktu-waktu selalu siap digunakan oleh Panglima TNI, selaku pembina dan pengguna Operasional atas perintah Presiden.

“Peran prajurit Marinir sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan saya juga berharap para prajurit Marinir tetap menjaga kesehatan serta melaksanakan pembinaan latihan untuk menguji kesiapan pasukan,” ujar KSAL.(disp/red).

Categories
Polhukam TNI

Jaksa Agung RI Terima Kunjungan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono

Koran Jurnal, Jakarta – Jaksa Agung RI Dr, Burhanuddin, SH. MH. didampingi oleh Wakil Jaksa Agung RI, Para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Kejaksaan RI. serta beberapa pejabat Eselon II, menerima kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di ruang kerja Jaksa Agung RI di Jakarta, Selasa (30/06/2020).

Kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai KSAL yang baru. Selain itu untuk meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi TNI Angkatan Laut khususnya dalam penegakan hukum di laut.

Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Sutiyono dalam siaran persnya menyatakan penegakan hukum tersebut, diantaranya dalam penanganan tindak pidana pelayaran dan kasus-kasus hukum yang berada di wilayah laut.

“Pertemuan itu selain melakukan silaturahmi, juga membahas mengenai penegakan hukum. Khususnya penanganan tindak pidana pelayaran yang menjadi tanggung jawab TNI Angkatan Laut,” ujar Hari dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa (30/06/2020).

Dalam kunjungan tersebut, selain KSAL, turut hadir juga Asisten Pengamanan Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Kresno Buntoro Kepala Dinas Hukum Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Angkasa Dipau. Menurut Hari, disela-sela perbincangan dalam pertemuan tersebut, Jaksa Agung RI aras terima kasih atas kunjungan KSAL dan rombongan yang sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi ke Kejaksaan Agung RI.

“Kami akan selalu siap membantu dan berkoordinasi dengan rekan rekan Penyidik TNI Angkatan Laut dalam penanganan perkara Tindak Pidana Pelayaran di Indonesia, demikianlah ditegaskan Jaksa Agung,” kata Hari.

“KSAL juga menyampaikan terimakasih atas penerimaan Jaksa Agung RI dan jajaran yang sudah meluangkan waktu untuk menerima silaturahmi dan koordinasi dengan kami dari KSAL TNI yang baru,” terang Hari.

Setelah selesai berbincang dan bertukar informasi, pertemuan diakhiri dengan pertukaran cindera mata antara Jaksa Agung RI dengan KSAL Yudo Margono.(hum/red)