Categories
Militer Polhukam

Ketua DPR RI: Peran Strategis TNI Bangun ‘Nation And Character Building’

Koran Jurnal, Bandung – TNI sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun ‘Nation and Character Building’, yaitu membangun kebersamaan yang dapat memberikan rasa cinta pada tanah air, yang memberikan rasa percaya diri sebagai bangsa, serta yang memberikan kesanggupan untuk berdikari dalam membangun kemajuan bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani saat memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan Ke-58 TP 2021 yang didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dan Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., di Gedung Widya Mandala I, Seskoau, Lembang, Bandung, Senin (28/06/2021).

Indonesia sebagai negara yang berpenduduk lebih dari 270 juta jiwa, terdiri 714 suku bangsa dan 1100 bahasa yang berbeda tersebar di 17.000 pulau mengintegrasi beragam masyarakat menjadi satu bangsa.

“Itu semua dapat dilakukan hanya karena Indonesia memiliki konsepsi nilai luhur bersama yang menjadi jati diri bangsa Indonesia, yaitu Pancasila,” tegasnya.

Inilah tugas kebudayaan TNI, lanjutnya, yaitu membangun budaya toleran, budaya gotong royong, serta memperkuat kesadaran anak bangsa bahwa Indonesia dipersatukan oleh Pancasila.

Untuk itulah, pungkasnya, membangun prajurit TNI khususnya TNI Angkatan Udara yang handal perlu terus dilakukan baik melalui pendidikan, penugasan lapangan, maupun kegiatan khusus untuk dapat meningkatkan profesionalitas, menguasai teknologi, maupun berpikir strategis, dan berjiwa Pancasila.

Ceramah pembekalan yang bertemakan “Pembangunan Karakter Bangsa Dalam Menghadapi Arus Globalisasi”, Ketua DPR RI mengutip pernyataan Presiden Soekarno saat HUT AURI Tahun 1955 yang mengatakan “Kuasailah udara untuk melaksanakan kehendak nasional karena kekuatan nasional di udara adalah faktor yang menentukan dalam perang modern.”

Hal ini dimaksudkan untuk memotivasi Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 melalui pendidikan di Seskoau ini untuk dapat menggali berbagai strategi geopolitik, strategi diplomasi negara industri alutsista, kekuatan dan potensi nasional yang diperlukan untuk membangun pertahanan negara matra udara yang kuat.

Karena menurut Dr. (H.C.) Puan Maharani, Seskoau sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI Angkatan Udara memiliki peran strategis dalam mempersiapkan think tank dan pusat pemikiran strategis Angkatan Udara.

Setelah ceramah pembekalan selesai, Komandan Seskoau berkesempatan memberikan cinderamata berupa jaket Seskoau dan lukisan Ibu Dr. (H.C.) Puan Maharani, kemudian Kasau memberikan buku Indonesian ‘Air Force in Pictures’ dan miniatur pesawat Sukhoi, serta cinderamata dari Pasis Seskoau Angkatan Ke-58.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Anggota Komisi I DPR RI Irine Yusiana, Staf Khusus DPR RI Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei, Aspers Kasau Marsda TNI Elianto Susetio, S.I.P., M.Si., Kadisdikau Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas, S.I.P., Anggota DPR RI Mayjen TNI (Purn) Sturman Pandjaitan, Sekjen DPR RI Indra Iskandar, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Puspadewi, Plt. Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan dan seluruh civitas academica Seskoau.(disp/red)

Categories
Pendidikan TNI

KSAU Dampingi Ketua DPR RI Berikan Pembekalan kepada Pasis Seskoau A-58

Koran Jurnal, Lembang – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menghadiri pembekalan Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani kepada Perwira siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-58, di gedung Widya Mandala I, Seskoau, Lembang, Senin (28/06/2021).

Kegiatan Ketua DPR RI di kampus Seskoau, Lembang ini diawali penanaman pohon Kepel di halaman kampus Seskoau oleh Ketua DPR RI.

Tema pembekalan yang disampaikan oleh Ketua DPR RI adalah “Pembangunan Karakter Bangsa Dalam Menghadapi Arus Globalisasi.”

Dalam pembekalannya tersebut, Ketua DPR RI mengutip salah satu isi pidato presiden RI pertama, Ir. Soekarno, yang disampaikan pada saat peringatan HUT RI tahun 1966, yaitu Keahlian adalah perlu, tetapi keahlian saja tanpa dilandaskan pada jiwa yang besar, tidak akan dapat mencapai tujuannya. Diperlukan Nation and Character Building yaitu membangun kebersamaan yang dapat memberikan rasa cinta pada tanah air, rasa percaya diri bagi bangsa, serta membangun kesanggupan berdikari dalam membangun kemajuan bangsa dan negara.

“Inilah tugas kebudayaan TNI, yaitu membangun budaya toleran, budaya gotong royong, serta memperkuat kesadaran anak bangsa bahwa Indonesia dipersatukan oleh Pancasila,” ujar Ketua DPR RI.

Lebih lanjut Ketua DPR RI menjelaskan, dalam membangun postur pertahanan militer yang ideal tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dan seringkali sesuai perubahan lingkungan strategis. Perubahan itu juga disebabkan oleh dinamika kepentingan dan prioritas keamanan nasional, ketersediaan sumber daya serta kemampuan pembiayaan negara.

“Oleh karena itu, melalui Seskoau ini, para perwira TNI AU dapat menggali berbagai strategi geopolitik, strategi diplomasi negara industri alutsista, kekuatan dan potensi nasional yang diperlukan untuk membangun pertahanan negara matra udara yang kuat,” pesan Ketua DPR RI.

Setelah menyampaikan pembekalannya, Ketua DPR RI menerima buku Indonesian Air Force in Pictures dan miniatur pesawat Sukhoi yang diserahkan Kepala Staf Angkatan Udara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Staf Khusus DPR RI Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei, Sekjen DPR RI Indra Siregar, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Aspers Kasau Marsda TNI Elianto Susetio, S.IP., M.Si., Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han), Kadisdikau Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas, S.IP., Plt Bupati Bandung Barat Henky Kurniawan, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Ineu Purwadewi Sundari S.Sos., M.M., dan segenap civitas Akademika Seskoau.(disp/red)