Categories
Nasional Polhukam

Presiden Jokowi dan Ketua DPR Puan Maharani Terima Kedatangan Ketua Parlemen Korea Selatan di Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Majelis Nasional Korea Selatan, Kim Jin-pyo datang berkunjung ke Indonesia. Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Ketua Parlemen Korsel itu beserta delegasinya.

Kim Jin-Pyo dan delegasi parlemen Korsel tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 15.00 WIB, Rabu (18/1/2023). Mereka disambut oleh anggota DPR RI yang tergabung dalam Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Korea Selatan.

Ketua Parlemen Korsel lalu bertemu dengan Presiden Jokowi bersama Puan di ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 17.00 WIB. Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar 30 menit itu.

“Baru saja selesai pertemuan saya selaku Ketua DPR RI bersama dengan Bapak Presiden bertemu dengan Ketua DPR dari Korea, Speaker Kim,” kata Puan usai pertemuan dengan Kim Jin-Pyo.

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, pertemuan dengan Kim Jin-Pyo sore ini membahas hubungan baik antara Indonesia dan Korea Selatan. Terutama, kata Puan, hubungan Indonesia dan Korea yang akan memasuki usia 50 tahun di tahun 2023.

“Momentum 50 tahun hubungan Indonesia dan Korea Selatan di tahun 2023 ini. Agar bisa meningkatkan, mengeratkan hubungan Indonesia dan Korea,” ucapnya.

Dalam pertemuan pun juga dibahas mengenai perjanjian kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea yang mulai berlaku pada tahun 1 Januari 2023. Perjanjian yang dimaksud adalah ratifikasi Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IKCEPA).

“Sehingga hubungan kerja sama perdagangan Indonesia dan Korea diharapkan lebih bisa meningkat dan membaik di tahun-tahun ke depan,” terang Puan.

Di sisi lain, Presiden Jokowi disebut menyampaikan harapannya kepada Korea Selatan untuk mendukung Indonesia dalam keketuaannya di ASEAN tahun ini.

“Ini adalah permintaan Bapak Presiden Jokowi kepada Bapak Ketua DPR Korea dan Pemerintah Korea untuk mendukung presidensi atau keketuaan Indonesia di ASEAN,” sebut Puan.

Sementara Speaker Kim Jin-Pyo pun meminta dukungan dari Indonesia. Puan menyebut hal itu disampaikan langsung dalam pertemuan dengannya dan Presiden Jokowi.

“Harapan dari Korea bersama Indonesia bisa menjaga kedamaian atau harmoni yang berada di Semenanjung Korea. Beberapa hal itu yang akan tentu saja kami tindaklanjuti di DPR RI,” papar cucu Bung Karno itu.

Delegasi parlemen Korsel juga akan diterima secara resmi oleh DPR RI pada Kamis (19/1). Puan akan memimpin pertemuan antara delegasi parlemen Korsel dengan DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Selain courtesy call antara Puan dengan Kim Jin-Pyo, agenda esok hari yang akan dilakukan adalah tour building bagi delegasi parlemen Korsel di Kompleks Parlemen RI. Tak hanya itu, DPR RI juga akan menyiapkan jamuan makan siang untuk delegasi parlemen Korsel.

“Saya selaku Ketua DPR RI akan menerima secara resmi Ketua DPR Korea, Speaker Kim dan melaksanakan pembicaraan bilateral juga melaksanakan working lunch untuk bisa saling mendukung antara eksekutif dan legislatif bersama dengan negara Korea,” urai Puan.

Jamuan makan siang itu akan turut dihadiri oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid dan 5 CEO BUMN. Kim Jin-Pyo juga dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

“Hubungan parlemen Indonesia-Korea Selatan telah dijalin dengan baik dan intensif,” ungkap Puan.

“Hal tersebut ditandai antara lain saling kunjung, saling dukung di forum-forum parlemen. Selain itu telah saling dibentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Korea Selatan,” imbuh mantan Menko PMK itu.

Sebelumnya, Puan bersama delegasi DPR RI telah diterima oleh Kim Jin-Pyo di Gedung Parlemen Korsel di Seoul pada November 2022. Dalam pertemuan bilateral pimpinan parlemen 2 negara itu, terdapat kesepahaman antara DPR RI dan Majelis Nasional Korsel untuk meningkatkan kerja sama parlemen.

Puan juga mengundang Kim Jin-Pyo beserta parlemen Korsel untuk berkunjung secara resmi ke Gedung DPR RI di Jakarta.

“Semoga pertemuan ini bisa menghasilkan hubungan bilateral yang lebih erat lagi, serta Indonesia dan Korea dapat menjalin kerja sama dan kolaborasi lebih baik kedepannya. Kamsahamnida, terima kasih,” tutur Puan saat bertemu Kim Jin-Pyo di Seoul.

Pada kesempatan yang sama, Kim Jin-pyo mengatakan kunjungan Puan bersama delegasi DPR ke Korsel sangat bermakna. Sebab, kunjungan itu merupakan kunjungan resmi DPR RI pertama di Majelis Nasional Korsel dalam 16 tahun terakhir.

“Hubungan Indonesia dan Korea Selatan terus berkembang dan Indonesia satu-satunya negara Asean yang memiliki kerja sama strategis dengan Korsel,” ujar Kim Jin-pyo.

Setelah bertemu Presiden dan berkunjung ke DPR RI besok, delegasi Parlemen Korsel akan mengunjungi pabrik perusahaan otomotif asal Korea Selatan yang ada di Indonesia. Kim Jin-pyo bersama rombongan akan melihat pabrik Hyundai di Cikarang.(*)

Categories
Uncategorized

Ketua DPR RI Puan Maharani Akan Terus Mendukung Indonesia sebagai Negara Maritim dan Negara Kelautan

Koran Jurnal, Jakarta – “Saya tentunya akan terus mendukung bahwa kita adalah negara maritim dan negara kelautan sehingga diperlukan banyak lagi kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL). Hal ini tentunya bisa menjadi kekuatan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jikalau ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti mengganggu kedaulatan NKRI.”

Demikian disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Anggota 1 BPK RI N.Adhi Suryadyana, serta Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono saat jumpa pers dengan awak media setelah resmi menjadi warga kehormatan Hiu Kencana di dalam KRI Alugoro-405 saat berlayar di perairan Teluk Jakarta, Senin (28/11/2022) kemarin.

Ketua DPR menambahkan bahwa tentu saja DPR RI mendukung pembangunan pertahanan Minimum Essential Force (MEF) sampai 2024, dan itu harus mencapai semaksimal mungkin targetnya, kalaupun kemudian tidak tercapai karena waktunya sudah sangat singkat mengingat sekarang sudah 2022 menuju 2024, tentu saja DPR akan mendorong agar sebelum tahun 2024 hal-hal yang harus diselesaikan maka harus segera diselesaikan, karena untuk menyelesaikan MEF tentu saja membutuhkan waktu dan upaya yang cukup panjang, jadi pasca 2024 harapannya semua hal terkait menjaga pertahanan dan keamanan serta kedaulatan melalui TNI di tiga matra harus kita utamakan.

“Menyikapi Indonesia negara bebas aktif jadi membuka peluang untuk menjalin kerjasama dengan semua negara, namun tentu saja disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada di Indonesia seperti mempersiapkan alutsista yang sesuai demografi dan geografi dimana Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut”, kata Ibu Puan Maharani.

Kepala Sataf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan penyematan brevet Hiu Kencana dengan mengenakan baret dan seragam serba hitam di KRI Alugoro sebagai warga kehormatan kapal selam merupakan sebuah kebanggaan. Penyematan yang diberikan kepada Ketua DPR RI beserta lima pejabat negara lainnya merupakan bentuk penghargaan yang diberikan TNI AL atas jasa-jasanya yang telah ikut memajukan dan mengembangkan Korps Hiu Kencana TNI AL. “Harapan kami, kita semua bersama-sama sebagai keluarga besar kapal selama ikut bertanggung jawab, dalam pengembangan kekuatan maupun kemajuan TNI AL khususnya kapal selam di masa depan menjadi lebih kuat dan besar,” kata Laksamana Yudo.(disp)

Categories
Polhukam

Ketua DPR RI Puan Maharani Tutup Perhelatan P20 Summit

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani secara resmi menutup perhelatan pertemuan Ketua Parlemen negara-negara G20 atau the 8th G20 Parliamentary Speaker’s Summit pada Jumat, 7 Oktober 2022. Hal ini sekaligus mengakhiri keketuaan Indonesia di P20 pada tahun 2022.

Perhelatan yang digelar selama dua hari tersebut telah sukses menghasilkan suatu babak baru dalam mengatasi berbagai permasalahan global melalui penguatan multilateralisme. Sesuai tema yang diusung yaitu Stronger Parliament for Sustainable Recovery, para Pemimpin Parlamen negara-negara anggota G20 sepakat untuk terus meningkatkan peran parlemen pada tataran global.

Selama dua hari diskusi, para pemimpin parlemen membahas isu-isu prioritas mulai dari pembangunan berkelanjutan, green economy, ketahanan pangan dan energi serta tantangan ekonomi, hingga kesetaraan gender.

Ketua DPR RI Puan Maharani yang menjadi chair pada setiap sesi diskusi mengatakan bahwa para parlemen dunia sepakat bahwa penguatan peran parlemen merupakan solusi dalam menghadapi situasi global yang sulit.

P20 Summit menghasilkan outcome document berupa Chair’s Summary yang menggarisbawahi beberapa hal sebagai berikut:

Multilateralisme merupakan kanal paling efektif untuk mengatasi ragam tantangan global bersama.

Perang dan konflik persenjataan merupakan ancaman atas keamanan dan tatanan global serta membawa dampak negatif terhadap ketahanan pangan, ketahanan energi, dan perekonomian global.

Mendesak negara-negara G20 untuk melipatgandakan upaya dalam mengatasi perbedaan, mempromosikan perdamaian, dan memperkuat pemulihan ekonomi.

Perlunya sarana pembiayaan yang efektif dan inovatif, termasuk keuangan campuran, untuk membantu mempersempit kesenjangan keuangan SDG.

Perlunya ekonomi digital yang inklusif, terbuka, adil, dan tidak diskriminatif dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan penanganan perubahan iklim.

Pentingnya realisasi komitmen negara-negara maju untuk segera memenuhi target USD 100 miliar/tahun hingga 2025 serta komitmen untuk transfer teknologi ke negara-negara berkembang.

Urgensi kesetaraan gender yang dapat mewujudkan kemakmuran yang lebih besar dan pembangunan berkelanjutan untuk semua.

Parlemen yang kuat adalah kunci bagi demokrasi yang kuat dan untuk memastikan bahwa kesejahteraan dan kesejahteraan warga negara berada di pusat pembuatan kebijakan dan legislasi.

Poin-poin yang tertuang dalam outcome document merupakan wujud komitmen bersama para pemimpin parlemen negara-negara G20, yang akan menjadi masukan bagi pemerintah RI khususnya dalam KTT G20 yang akan dilaksanakan pada bulan November tahun ini di Bali.

Ketua DPR RI juga menegaskan bahwa outcome document tersebut akan menjadi rujukan bagi parlemen negara-negara G20 dalam menyusun legislasi sekaligus menjadi referensi bagi pelaksanaan pertemuan P20 berikutnya yang akan diketuai oleh Parlemen India.(**)

Categories
Polhukam

Event P20 Momentum Angkat Keberhasilan Indonesia di Masa Pandemi Untuk Tingkatkan Sektor Pariwisata

Koran Jurnal, Jakarta – DPR RI akan menyelenggarakan kegiatan 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) pada minggu depan yaitu pada Rabu hingga Jumat (5-7/10/2022) mendatang di Jakarta. Gelaran event tersebut menurut Ketua DPR RI Puan Maharani akan berdampak positf bagi sektor pariwisata Indonesia.

“DPR RI optimis pelaksanaan P20 akan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi pariwisata di Indonesia,” kata Puan, Jum’at (30/9/2022) lalu.

Ia juga yakin bahwa kegiatan P20 ini merupakan kesempatan bagi para delegasi KTT P20 dan G20 untuk bisa mengujungi berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia.

“Saya yakin para delegasi dan tamu KTT P20 dan G20 tidak mau melewatkan momen untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata kita saat datang ke Indonesia,” ujarnya.

Puan juga mengingatkan bahwa event P20 ini merupakan momen yang harus dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi bangsa Indonesia pasca pandemi Covid-19. Karena itu, DPR meminta dukungan rakyat untuk menyukseskan KTT P20 dan G20. Mengingat seri P20 merupakan beberapa rangkaian acara yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Momen pelaksanaan P20 dan KTT G20 harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19,” lanjutnya.

Ketua DPR RI itu juga sudah mengisyaratkan para delegasi KTT P20 dan G20 untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di seluruh indonesia, tidak hanya di Bali dan Jakarta saja sebagai tempat penyelenggaraan KTT G20.

“Kami ingin tamu negara yang datang ke Indonesia nantinya bisa mengunjungi daerah tujuan wisata lainnya seperti Labuan Bajo, Raja Ampat, Danau Toba, Lombok, dan lainnya,” kata Puan.

“Semoga kehadiran utusan dari negara-negara yang tergabung dalam G20 dapat menjadi pendorong bagi dunia pariwisata kita,” tutupnya.(*)

Categories
Polhukam Ragam

DPR Optimis Perhelatan P20 Momentum Angkat Eksistensi Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – DPR RI siap menggelar perhelatan The 8th G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) pada 5-7 Oktober 2022, sebagai bagian dari rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Rangkaian acara tersebut diyakini mampu mengangkat eksistensi Indonesia.

Ketua DPR RI, Puan Maharani optimis forum internasional tersebut akan berdampak positif untuk mengekspos keindahan pariwisata Indonesia.

“DPR RI optimistis penyelenggaraan P20 akan berdampak positif pada kunjungan wisata di sejumlah destinasi pariwisata di Indonesia,” kata Puan Maharani, Jum’at (30/9/2022) kemarin.

Kehadiran pimpinan parlemen dan para kepala negara G20 dengan delegasi-delegasi mereka serta tamu undangan dunia lainnya akan meningkatkan penerimaan negara di sektor pariwisata. Menurut Puan, dunia internasional akan semakin mengenal Indonesia sebagai negara yang memiliki keindahan alam.

“Saya yakin delegasi dan tamu-tamu P20 maupun KTT G20 tidak ingin kehilangan momen mendatangi berbagai destinasi wisata kita ketika datang ke Indonesia,” ujarnya.

Selain memegang kursi Presidensi G20 untuk pertama kalinya, Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi forum multilateral tersebut.

Untuk memastikan keberhasilan tersebut, DPR meminta dukungan rakyat untuk keberhasilan gelaran P20 dan KTT G20. Mengingat, kata Puan, rangkaian P20 dan G20 sudah mulai dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan lokasi di sejumlah daerah.

“Momen pelaksanaan P20 dan KTT G20 harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Masyarakat dapat ikut menyemarakkan kedua event ini melalui berbagai cara yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat,” ujar mantan Menko PMK itu.

Senada dengan pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Puteri Komarudin mengatakan penyelenggaraan P20 akan di Bali pada 5-7 Oktober 2022 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Dalam pertemuan tersebut akan merumuskan deklarasi bersama sebagai konsensus politik untuk memberikan gambaran kerjasama diplomasi 20 negara ekonomi terbesar di dunia. Komitmen yang akan dicapai pada acara P20 akan disampaikan pada masing-masing parlemen dan selanjutnya dapat disepakati pada KTT G20 November 2022.

Indonesia sebagai negara besar memiliki kekayaan berlimpah dan potensi pariwisata alam yang sangat potensial, harus dimanfaatkan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai negara.

Perhelatan acara G20, termasuk penyelenggaraan P20, secara keseluruhan diprediksi berkontribusi terhadap proyeksi peningkatan wisatawan mancanegara hingga 1,8 juta–3,6 juta orang.

Penyelenggaraan P20 di Jakarta, dan KTT G20 di Bali, tentu berdampak langsung kepada rakyat Indonesia dengan adanya kunjungan dari utusan negara-negara sahabat yang datang ke Indonesia.

Event P20 dan KTT G20 sangat diyakini juga mampu menopang 600 ribu–700 ribu lapangan kerja baru, termasuk di sektor kuliner, fashion, dan kriya. Rangkaian kedua event dunia ini pun melibatkan UMKM yang menyerap sekitar 33.000 pekerja.

Kehadiran para delegasi dari negara-negara yang tergabung dalam G20 bisa menjadi booster bagi dunia pariwisata Indonesia sekaligus pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

Selain itu, kesuksesan P20 pada nantinya diharapkan mampu meningkatkan eksistensi Indonesia sebagai negara yang berhasil menyelenggarakan event internasional.(*)

Categories
Polhukam Politik

Erick Thohir-Puan Maharani Disebut sebagai ‘New Hope’ 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Nama Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua DPR RI Puan Maharani mulai disebut-sebut dan dipasang-pasangkan untuk Pilpres 2024. Erick-Puan pun diprediksi akan menjadi duet maut untuk Pilpres nanti.

Direktur Eksekutif Institusi Kebijakan Publik dan Keuangan Negara, Yuyun Pirngadi melihat, kemunculan Erick-Puan sebagai pembawa harapan baru atau new hope. Erick-Puan dinilai punya keunggulan personalitas di bidangnya.

“Usianya relatif muda, pekerja keras, dan memiliki visi tentang ke-Indonesiaan ke depan,” kata Yudi sapaan akrab Yuyun Pirngadi, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (16/6)

Yudi menyebut, figur Erick punya gaya kepemimpinannya yang khas. Erick adalah salah satu figur yang rajin mengunjungi masyarakat pada beberapa kesempatan.

“Santun tutur katanya, pekerja keras dan merupakan aset yang menghiasi oase kepemimpinan nasional ke depan,” tambahnya.

Dia menilai, Erick mumpuni dan memiliki peluang besar untuk meneruskan cita-cita juang bangsa Indonesia. Kata dia, tak berlebihan jika ada anggapan bahwa berkat pengalaman sebagai pendekar ekonomi, Erick berhasil membawa kinerja keuangan Kementerian BUMN meningkat tajam di 2021. Ketika Presiden Jokowi menugaskan Erick untuk menangani pandemi Covid-19, ia pun mampu menurunkan angka pertumbuhan Covid-19 ke titik terendah dan mengatasi kontraksi ekonomi Indonesia dari resesi.

Mengenai Puan, Yudi menilai, putri bungsu Megawati ini sebagai genealogi Proklamator RI, Soekarno.

“Sosok muda, kreatif, dan inovatif ini adalah perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR dan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia 2014-2019,” jelasnya

Kendati hasil surveinya dibayang-bayangi Ganjar Pranowo, Puan tetap dinilai lebih seksi dan menjadi rebutan lintas parpol untuk disandingkan dengan figur parpol dan non parpol lainnya.

“Mengapa? Aktivis PDIP ini memiliki kendaraan politik besar dengan perolehan suara 19,33 persen. Yang menarik dari Puan adalah kelembutan tutur katanya dan sikapnya yang egaliter. Kini, nama Puan tersimpan rapi dalam out of the box,” jelasnya.

Duet Maut

Yudi membaca, Erick-Puan adalah duet maut yang bakal menjadi magnitude dukungan dari lintas parpol. Sebab, keduanya punya keistimewaan personalitas (sumptuous personality) dan jejak rekam yang menarik untuk dijadikan sebagai preferensi lintas parpol.

Tak cuma itu, lanjut dia, kedua figur ini juga paham dengan visi Indonesia ke depan. Bahkan, mampu merespons dinamika perubahan ekonomi nasional dan global. Politik gagasan di ruang demokrasi juga selalu dikomunikasikan ke publik.

Ketua Umum Pondasi Jokowi Satu (Pojok Satu) menambahkan, Erick dan Puan punya kesamaan pandang dengan negara-negara G20 tentang agenda ekonomi hijau (green economy). Ekonomi hijau yang ramah lingkungan, berkeadilan sosial dan kesetaraan pelaku usaha telah dibuktikan Erick ketika ditugaskan menjadi ketua Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN).

Pertanyaannya kemudian, mengapa Erick-Puan harus disandingkan untuk Pilpres 2024? Kata Yudi, Erick terbukti mampu meningkatkan kinerja keuangan BUMN sejak ditunjuk sebagai Menteri BUMN. Laba institusi pelat merah itu mencapai Rp 126 triliun di 2021. Dari total pendapatan BUMN Rp 1.983 triliun atau setara 99 persen dari APBN.

Secara konsolidasi, BUMN telah mengalokasikan total pajak, deviden dan PNBP ke negara sebesar Rp 371 triliun. “Prestasi yang patut diacungkan jempol, ditorehkan Menteri Erick,” paparnya.

Erick juga mampu mengembalikan kontraksi ekonomi menjadi tumbuh dalam target 5,1 persen pada tahun 2022. Prestasinya dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi juga mentereng.

Begitu pula dengan Puan. Selaku Ketua DPR, cucu Bung Karno ini ikut mendukung langkah-langkah Pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19.

“Tak heran jika masyarakat ingin menyandingkan Erick-Puan menjadi duet maut di ajang Pesta demokrasi kedepan,” pungkasnya.(*)

Categories
Militer Nasional TNI

Isi Surat Presiden Jokowi Pilih Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menerima Surat Presiden (Surpres) Joko Widodo (Jokowi) mengenai  pencalonan Panglima TNI yang akan menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Surpres dari Jokowi itu diserahkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan disaksikan para pimpinan DPR.

“Pada hari ini, Presiden telah menyampaikan Surat Presiden mengenai usulan Calon Panglima TNI kepada DPR RI atas nama Jenderal TNI  Andika Perkasa, untuk mendapatkan persetujuan DPR,” kata Puan, di Senayan, Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Setelah menerima nama calon Panglima TNI, kata Puan, DPR RI akan menindaklanjuti Surpres dengan menugaskan Komisi I DPR RI untuk melakukan pembahasan termasuk fit and proper test terhadap calon yang diajukan oleh Presiden. Selanjutnya, Komisi I akan melaporkan hasil pelaksanaan fit and proper test di dalam Rapat Paripurna untuk mendapatkan persetujuan.

“Persetujuan DPR RI terhadap calon Panglima yang diusulkan oleh Presiden, disampaikan kepada Presiden paling lambat 20 (dua puluh) hari, tidak termasuk masa reses, terhitung sejak permohonan persetujuan calon Panglima diterima oleh DPR RI,” urainya.

Puan menegaskan, DPR RI dalam memberikan persetujuan Panglima TNI usulan Presiden, akan memperhatikan dari berbagai aspek dan dimensi yang dapat memberi keyakinan bahwa Panglima TNI yang diusulkan dapat menjalankan tugasnya sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang TNI.

“TNI ke depan juga diharapkan dapat merespons dan mengantisipasi dinamika perkembangan geopoloitik serta medan perang baru yang dipengaruhi oleh cyber dan teknologi, yang dapat mengancam kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa,” ujar cucu proklamator Bung Karno ini.

Puan mengingatkan, dalam setiap momentum pergantian Panglima TNI akan selalu disertai harapan rakyat.

“Agar TNI dapat mewujudkan dirinya sebagai alat negara yang profesional dan efektif dalam mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara,” cetus Puan.(red)

Categories
Militer Polhukam

Ketua DPR RI: Peran Strategis TNI Bangun ‘Nation And Character Building’

Koran Jurnal, Bandung – TNI sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun ‘Nation and Character Building’, yaitu membangun kebersamaan yang dapat memberikan rasa cinta pada tanah air, yang memberikan rasa percaya diri sebagai bangsa, serta yang memberikan kesanggupan untuk berdikari dalam membangun kemajuan bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani saat memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan Ke-58 TP 2021 yang didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dan Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., di Gedung Widya Mandala I, Seskoau, Lembang, Bandung, Senin (28/06/2021).

Indonesia sebagai negara yang berpenduduk lebih dari 270 juta jiwa, terdiri 714 suku bangsa dan 1100 bahasa yang berbeda tersebar di 17.000 pulau mengintegrasi beragam masyarakat menjadi satu bangsa.

“Itu semua dapat dilakukan hanya karena Indonesia memiliki konsepsi nilai luhur bersama yang menjadi jati diri bangsa Indonesia, yaitu Pancasila,” tegasnya.

Inilah tugas kebudayaan TNI, lanjutnya, yaitu membangun budaya toleran, budaya gotong royong, serta memperkuat kesadaran anak bangsa bahwa Indonesia dipersatukan oleh Pancasila.

Untuk itulah, pungkasnya, membangun prajurit TNI khususnya TNI Angkatan Udara yang handal perlu terus dilakukan baik melalui pendidikan, penugasan lapangan, maupun kegiatan khusus untuk dapat meningkatkan profesionalitas, menguasai teknologi, maupun berpikir strategis, dan berjiwa Pancasila.

Ceramah pembekalan yang bertemakan “Pembangunan Karakter Bangsa Dalam Menghadapi Arus Globalisasi”, Ketua DPR RI mengutip pernyataan Presiden Soekarno saat HUT AURI Tahun 1955 yang mengatakan “Kuasailah udara untuk melaksanakan kehendak nasional karena kekuatan nasional di udara adalah faktor yang menentukan dalam perang modern.”

Hal ini dimaksudkan untuk memotivasi Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 melalui pendidikan di Seskoau ini untuk dapat menggali berbagai strategi geopolitik, strategi diplomasi negara industri alutsista, kekuatan dan potensi nasional yang diperlukan untuk membangun pertahanan negara matra udara yang kuat.

Karena menurut Dr. (H.C.) Puan Maharani, Seskoau sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI Angkatan Udara memiliki peran strategis dalam mempersiapkan think tank dan pusat pemikiran strategis Angkatan Udara.

Setelah ceramah pembekalan selesai, Komandan Seskoau berkesempatan memberikan cinderamata berupa jaket Seskoau dan lukisan Ibu Dr. (H.C.) Puan Maharani, kemudian Kasau memberikan buku Indonesian ‘Air Force in Pictures’ dan miniatur pesawat Sukhoi, serta cinderamata dari Pasis Seskoau Angkatan Ke-58.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Anggota Komisi I DPR RI Irine Yusiana, Staf Khusus DPR RI Laksda TNI (Purn) Willem Rampangilei, Aspers Kasau Marsda TNI Elianto Susetio, S.I.P., M.Si., Kadisdikau Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas, S.I.P., Anggota DPR RI Mayjen TNI (Purn) Sturman Pandjaitan, Sekjen DPR RI Indra Iskandar, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Puspadewi, Plt. Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan dan seluruh civitas academica Seskoau.(disp/red)

Categories
Daerah Ragam

Gibran Bersama Relawan Salurkan Bantuan Ribuan Masker dari Puan Maharani

Koran Jurnal, Solo – Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka (33) yang juga selaku kader PDIP bersama para relawan menyalurkan bantuan 6000 masker non medis dan 2000 masker medis dari Puan Maharani ke masyarakat Solo, Senin (11/05/2020).

Gibran pun menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Ketua DPR RI itu, “Alhamdulillah saya mendapat amanah dari Mbak Puan Maharani. Amanah ini berupa 6 ribu masker non medis dan 2 ribu masker medis untuk saudara-saudara di Kota Solo yang membutuhkan,” ungkap pemilik brand jas hujan Tugas Negara Bos itu.

Gibran menyebut bantuan tersebut sangat berguna di masa pandemi seperti ini, “Terima kasih kepada Mbak Puan Maharani atas sumbangan maskernya, Insya Allah bantuan Mbak Puan ini sangat bermanfaat untuk menanggulangi wabah Covid-19 di Kota Solo,” tuturnya.

Diketahui penyaluran masker pada hari ini tersebar di kampung Jagalan, Purwodinigratan, Relokasi Mertoudan Mojosongo dan Kampung Gumunggung, Surakarta.

Warga pun mengucapkan terima kasih lantaran mendapat masker gratis, terlebih relawan menyasar pada kelompok masyarakat yang kedapatan belum mengenakan masker dalam beraktivitas.

Selain untuk warga umum, Gibran bersama relawan juga menyalurkan masing-masing
200 masker non medis ke anak ranting/sesepuh PDIP wilayah.

Per hari ini sudah 800 masker yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran masker akan dilanjutkan pada hari berikutnya ke sebaran wilayah yang lain.(rls/red)

Categories
Polhukam

Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani Resmi Jabat Ketua DPR RI Periode 2019-2024

Koran Jurnal, Jakarta – Politisi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) Puan Maharani resmi menjabat sebagai Ketua DPR-RI periode 2019-2024. Sahnya jabatan itu ditetapkan dalam rapat paripurna DPR-RI, Selasa (01/10/2019) malam.

Puan Maharani, sebagai Ketua DPR perempuan pertama itu dilantik di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (01/10).

Puan Maharani dilantik bersama empat pimpinan DPR lainnya. Mereka adalah Azis Syamsuddin (Partai Golkar) sebagai Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra) sebagai Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar (PKB) sebagai Wakil Ketua DPR serta Rachmat Gobel (Nasdem) sebagai Wakil Ketua DPR.

Rapat paripurna itu dipimpin oleh Ketua Sementara DPR Abdul Wahab Dalimunthe, yang didampingi Wakil Ketua DPR sementara Hillary Lasut.

Berdasarkan UU MD3 yang baru, lima pimpinan DPR periode 2019-2024 memang dipilih berdasarkan partai dengan suara terbanyak di Pemilu 2019. Dan lima partai yang mendapat suara terbanyak adalah PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan NasDem.(ges/red)