Categories
TNI

TNI AL Berikan Penyuluhan Kesehatan kepada Nelayan Indonesia di Hawaii

Koran Jurnal, Jakarta – Usai melaksanakan latihan sea phase, Satuan Tugas Latihan Bersama Multilateral Rim of The Pacific (Satgas Latma Rimpac) 2022 TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan penyuluhan kesehatan kepada nelayan Indonesia yang bekerja di Hawaii pada hari Rabu (03/08/2022) lalu.

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Nico’s Pier 36 ini diikuti oleh 17 perwakilan nelayan dari kurang lebih 300 nelayan Indonesia yang bekerja di Hawaii.

Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan TNI AL yang diberikan oleh Atase Laut (Atal) RI Kolonel Laut (P) Yano Wenas dan perwakilan dari warga Diaspora Indonesia di Hawaii Ibu Dwi Goolsby.

Pada penyuluhan tersebut Satgas Latma Rimpac 2022 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Lewis N. Nainggolan menunjuk Perwira Kesehatan Satgas, Lettu Laut (K) dr. Willi Candra Saerang untuk memberikan penyuluhan kepada para nelayan tersebut agar terus menjaga kesehatannya. Karena dengan tubuh yang sehat para nelayan dapat bekerja dengan baik untuk mencari rezeki menghidupi keluarga yang jauh di tanah air.

Lettu dr. Willi juga menekankan kepada nelayan agar tidak takut untuk berobat secara medis ke dokter ketika ada gejala penyakit tertentu yang dirasakan. Jangan sampai karena meremehkan penyakit akhirnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga dapat merugikan diri sendiri dan keluarga tercinta.

Pada kegiatan tersebut turut hadir dr. Greg Nakatsuka yang merupakan dokter senior yang relawan untuk para tunawisma dan orang-orang yang kurang mampu. Penekanan yang diberikan oleh dr. Greg Nakatsuka kepada para nelayan adalah agar para nelayan memeriksakan secara rutin kondisi kesehatannya ke klinik. Agar kesehatannya dapat terpantau dan terjaga.

Kegiatan penyuluhan kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AL kepada masyarakat Indonesia dimanapun berada. Hal ini sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar dimanapun prajurit TNI AL bertugas harus dapat memberikan manfaat dan hal positif kepada masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan penyuluhan tersebut perwakilan diaspora Indonesia di Hawaii Ibu Catharina Swendell, Ibu Ellen Stites, dan Ibu Julliet Jensen.

Diakhir kegiatan perwakilan Satgas memberikan suplemen makanan kepada relawan kesehatan untuk nantinya dibagikan kepada nelayan.

Keterlibatan TNI AL dalam Latma Rimpac merupakan salah satu program antara TNI AL dengan US Navy dalam rangka meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerja sama, dan secara eksternal memiliki tujuan untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL sesuai dengan harapak Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. Latma Rimpac juga dapat memberikan pengalaman langsung kepada TNI AL dalam menguji kemampuan operasi jarak jauh atau Long Range Operations.

Pada seri latihan Rimpac yang ke-28 ini, TNI AL mengirimkan satu kapal perang, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332, 35 prajurit Marinir, dan tiga pengendali latihan yang akan mengikuti latihan mulai dari 29 Juni sampai dengan 4 Agustus di Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat.(disp)

Categories
Daerah TNI

TNI Manunggal Membangun Desa Kodim 1711/BVD Gelar Penyuluhan Ketahanan Pangan dan Pertanian

Koran Jurnal, Boven Digoel – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Reguler Ke-110 Tahun 2021 Kodim 1711/BVD menggandeng Dinas TPHPP (Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan dan Perikanan) dalam rangka menggelar kegiatan non fisik sosialisasi penyuluhan ketahanan pangan dan pertanian kepada warga Kampung Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Kamis (18/03/2021).

Saat ditemui diakhir kegiatan, Sertu Hadiy mengatakan bahwa tujuan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa menggandeng Dinas TPHPP pada kegiatan non fisik ini adalah untuk memberikan pemahaman, pengertian kepada warga, khususnya masyarakat Distrik Kawagit tentang ketahanan pangan dan pertanian.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat kedepannya bisa melakukan tindakan tentang pemanfaatan ketahanan pangan dan pertanian yang ada di Distrik Kawagit,” harapnya.

Menurut Sertu hadiy, untuk kedepannya Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-110 Kodim 1711/BVD akan selalu bekerja sama dengan dinas-dinas terkait yang ada di Kabupaten Boven Digoel ini, agar bisa memberikan sosialisasi dan pemahaman-pemahaman serta pengertian yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Bapak Ir. Eston Sitorus dari Dinas TPHPP mengatakan, kegiatan penyuluhan ketahanan pangan dan pertanian ini untuk membantu kegiatan non fisik pada program TNI Manunggal Membangun Desa ke-110 Kodim 1711/BVD.

“Dengan adanya penyuluhan seperti ini, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami tentang dunia peternakan, tanaman pangan dan perikanan demi ketahanan pangan yang ada di Distrik Kawagit ini,” ujarnya.

Bapak Ir. Eston Sitorus berharap kerja sama seperti ini bisa diteruskan karena sangat membantu dinas TPHPP guna memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui kegiatan non fisik pada program TNI Manunggal Membangun Desa.

Di tempat terpisah, personel Satgas TMMD Ke-110 Kodim 1711/BVD Prada Ricky Ricardo melihat seorang anak kecil yang duduk sendirian dan melihat ke arah sungai karena banyak personel yang sedang melakukan pembersihan alat-alat usai melaksanakan kegiatan fisik program TMMD berupa pembangunan rumah.

Prada Ricky Ricardo langsung menemui anak kecil tersebut yang bernama Dian dan memberi sedikit pemahaman tentang perofesi kita (TNI), sehingga diharapkan dapat menerima keberadaan personel TNI di Kampung Kombay, Distrik Kawagit. Ia juga berpesan kepada adik Dian agar selalu menuntut ilmu, karena ilmu merupakan bekal pertama untuk dimasa depan.(pen/red)

Categories
Militer TNI

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Diskum Pangkalan TNI AL III Gelar Penyuluhan Hukum di Satrol Lantamal III

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan prajurit, Dinas Hukum (Diskum) Lantamal III menggelar penyuluhan hukum tentang narkoba yang diikuti personel Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal III di Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung Jakarta Utara, Rabu (10/06/2020).

Kadiskum Lantamal III Letkol Laut (KH/W) Nentin F, S.H., M.Tr.Hanla dan Kasubdis Banhatkum Mayor Laut (KH) Kasman Yori Harefa, S.H., M.H., memaparkan mengenai penyelesaian tindak pidana narkotika di Lingkungan TNI AL, bahwa tindak pidana narkotika diatur dalam Bab XV Pasal 111 sampai dengan Pasal 148 UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Narkotika dapat digolongkan menjadi 3 golongan yaitu Narkotika Golongan I terdiri dari 161 jenis dengan ancaman bagi pengguna maksimal 4 tahun, Narkotika Golongan II terdiri dari 95 jenis dengan ancaman bagi pengguna maksimal 2 tahun, dan Narkotika Golongan III terdiri dari 15 jenis dengan ancaman bagi pengguna maksimal 1 tahun. Sedangkan bagi pengedar, penyimpan dan produsen Narkotika diancam hukuman pidana bervariasi yaitu pidana penjara minimal 4 tahun sampai dengan 20 tahun dan seumur hidup, dengan denda antara Rp 800.000.000 sampai dengan Rp 10.000.000.000 dan pidana tambahan dalam waktu tertentu atau seumur hidup, dan pidana mati. Adapun sanksi pidana pada umumnya (kebanyakan) diancamkan secara kumulatif (terutama penjara dan denda).

Sesuai ST Kasal Nomor ST/107/2020 Tanggal 18 Februari 2020 tentang Penyalahgunaan Narkotika merupakan Tindak Pidana Penyelesaiannya melalui Pengadilan Militer untuk Prajurit dan Pengadilan Umum bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Mengingat masih ditemukannya tindak pidana narkotika di lingkungan Lantamal III dan jajarannya yang akibatnya dapat berdampak pada diri pribadi, keluarga dan institusi TNI AL. Oleh karena itu, Kadiskum Lantamal III menyampaikan bagi setiap Prajurit agar meningkatkan iman dan taqwa dengan pendekatan agama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, memahami dan menghayati serta mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 wajib TNI dan Trisila TNI AL, serta selalu mengingat bahwa akibat dari perbuatan tersebut akan menyengsarakan anak istri maupun orang lain.(disp/red)