Categories
TNI

Dukung Percepatan Cetak Peta Laut, Pushidros TNI AL Gelar Pelatihan POD

Koran Jurnal, Jakarta – Guna percepatan dalam pencetakan Peta Laut Indonesia (PLI), Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar pelatihan Print on Demand (POD bertempat di Ruang Labsa Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Personel (Aspers) Pushidrosal Kolonel Laut (P) Amril, S.T., M.M. mewakili Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P. Senin (19/04).

Pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 19 – 23 April 2021 ini melibatkan 20 peserta anggota dari Satker Pushidrosal dan dilaksanakan secara teori dan praktek, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang proses pencetakan peta laut berupa peta kertas kepada personel dengan sistem Print on Deman (POD) bagi yang terlibat didalam pendistribusian peta laut Pushidrosal.

Danpushidrosal dalam sambutan yang disampaikan Aspers Danpushidrosal antara lain mengatakan bahwa pencetakan petak laut dengan sistem POD merupakan solusi dalam meningkatkan fungsi pelayanan kepada para pengguna laut, karena dengan sistem POD, para pengguna laut dapat memperoleh peta kertas terbaru dengan data terupdate, di sisi lain proses pencetakan yang dilaksanakan menjadi lebih efisien dan tepat guna.

Lebih lanjut dikatakan Danpushidrosal, Strategi penyediaan Peta Kertas sesuai permintaan (POD) memungkinkan pengguna Peta Laut dalam hal ini adalah para pelaut dan penggiat aktivitas kemaritiman memperoleh jaminan dalam mendapatkan data yang terbaru. Dalam hal ini sangat mendukung dan inline dengan misi Pushidrosal untuk selalu memberikan data Hidrografi terbaru bagi para pelaut dan Instansi terkait yang berkepentingan di bidang kemaritiman.(disp/red)

Categories
Pendidikan TNI

Kunjungi Pushidros TNI AL, Mahasiswa ITN Malang Ini Pelajari Sistem Pembuatan Peta Laut Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menerima kunjungan Mahasiswa Teknik Geodesi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di Lounge Room Perwira Pushidrosal Jalan Pantai Kuta V/1 Ancol Timur Jakarta Utara, Kamis (12/03/2020).

Kegiatan ini merupakan kunjungan studi Eskursi agar para mahasiswa dapat mengetahui peranan ilmu yang dipelajarinya dalam aplikasi di dunia nyata. Selain itu, kegiatan ini juga akan memperkaya pengetahuan mengenai penerapan ilmu geodesi pada proses pembuatan Peta Laut Indonesia (PLI).

Kepala Sub Direktorat Perencanaan Kemampuan (Kasubditrenpuan) Direktorat Potensi Maritim (Ditpotmar) Pushidrosal Letkol Laut (KH) Muddan Zayadi, S.Si. mewakili Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., SH., MH. menerima 77 orang Mahasiswa tersebut yang dipimpin oleh dosen pembimbing Adkha Yulianandha, S.T., M.T., dan Heri Setiawan, A.Md selaku pendamping.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubditrenpuan Pushidrosal, Kapushidrosal menyampaikan selamat datang kepada rombongan mahasiswa serta merupakan suatu kehormatan tersendiri karena menjadi salah satu obyek untuk belajar mendalami ilmu kelautan.

Disampaikan pula tentang tugas pokok Pushidrosal berdasarkan peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2016 yaitu membina, menyelenggarakan dan mengembangkan fungsi-fungsi survei dan pemetaan, baik untuk kepentingan pertahanan militer maupun untuk kepentingan umum. Tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh Pushidrosal harus mampu memenuhi tuntutan kritikal public dalam menyipkan data, informasi Hidro-Oseanografi di seluruh perairan NKRI dengan akurat, mutakhir dan terpercaya.

Di bidang militer dan pertahanan, Pushidrosal dituntut untuk mampu menyediakan data dan Informasi yang akurat serta mutakhir sebagai data dasar yang akan digunakan sebagai bahan analisa strategi pertahanan nasional dan menjamin kesiapan serta ketersediaan peta laut dan peta tempur juga informasi Hidrografi Oseanografi dan Meteorologi yang dapat digunakan untuk mendukung kepentingan peperangan laut dan juga pertahanan.

Di Bidang penelitian kelautan, Pushidrosal melaksanakan fungsi penelitian kelautan yang dapat dikembangkan sesuai spesifikasi fungsi Pushidrosal pada bidang Hidrografi. Oseanografi, Lingkungan Laut dan Geo dinamika laut, hal ini dilaksanakan dengan lembaga departemen dan non departemen baik nasional dan internasional, perguruan tinggi, pertamina termasuk pariwisata laut dan lain-lain.

Dalam rangkaian kunjungan mahasiswa di Pushidrosal, dilakukan pula pertukaran cinderamata antara ketua rombongan dengan Kasubditrenpuan Ditpotmar Pushidrosal, dan foto bersama dengan Kepala Dinas Oseanografi dan Meteorologi (Kadisosemet) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Kamija, M.Si selaku Penanggung Jawab Panitia penerimaan kunjungan Mahasiswa di lapangan apel Mako Pushidrosal.

Selanjutnya para mahasiswa juga menerima paparan tentang Pushidrosal secara umum dan khusus yang dipaparkan oleh Mayor Laut (KH) Fathoni S.T., M.Si., M.Tr. Opsla yang sehari-harinya berdinas sebagai Kepala Sub Dinas Oseanografi di Dinas Oseonografi dan Meteorologi Pushidrosal, dan dilanjutkan tanya jawab.

Dalam kesempatan yang sama Mahasiswa juga berkunjung ke satuan kerja yang berhubungan dengan kelautan yaitu ke Dinas Hidrografi, Dinas Veranautika, Dinas Produksi Distribusi dan Dinas Pemetaan, yang gunanya untuk mendalami ilmu yang disampaikan oleh pemapar.(disp/red)

Categories
IPTEK TNI

Kapushidrosal: Kebijakan Satu Peta, dapat mengacu pada data spasial yang akurat dari Pushidrosal

Koran Jurnal, Jakarta – Perpres No. 9 Tahun 2016 tentang Kebijakan Satu Peta yang merupakan salah satu program prioritas dalam pelaksanaan Nawa Cita pemerintahan Presiden Jokowi.

Kebijakan Satu Peta bidang Maritim yang akan digulirkan oleh Pemerintah dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan, penyediaan infrastruktur, dan berbagai kebijakan nasional pembangunan bidang kemaritiman.

Nantinya dapat mengacu pada data spasial yang akurat dari Pushidrosal dengan Publikasi yang telah dikeluarkan, yaitu Peta Laut Indonesia (PLI) baik Peta Kertas maupun Elektronik.

Demikian dikatakan Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H, saat menerima kunjungan Ir. Agung Kuswandono , MA. Deputi Bidang Kordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa, Kemenkomar yang didampingi Tito Setiawan (Sekretaris Deputi) dan Rasman Manafi (Kepala Bagian Program Sumber Daya Alam) di Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin (26/08/2019).

Menurut Kapushidrosal lebih lanjut, peningkatan kerjasama dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) kemaritiman dalam upaya menata wilayah laut dapat memanfaatkan PLI baik kertas maupun elektronik dan Indonesian Marine Geospatial Information Centre (I-Magic) milik Pushidrosal yang dapat di-overlaykan ke Puskodal K/L kemaritiman, sehingga dapat memberikan informasi tidak hanya untuk keselamatan pelayaran, tetapi juga sebagai peta dasar dalam mengelola wilayah laut.

Sementara itu, Deputi Bidang SDA Kemenkomar mengharapkan kepada Pushidrosal untuk bekerja sama dalam mengolah data base yang gunanya untuk mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia, sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia dan bukan sekedar hanya menjadi wacana. Diharapkan Pushidrosal ikut mendukung program tersebut dan selalu meng-update data-data hidrografi, sehingga data-data yang sekarang menjadi data terbaru yang dihasilkan oleh Pushidrosal.

Pada kunjungan itu, Kapushidrosal juga mengajak tamunya untuk berkunjung di ruang Imagic, disana dijelaskan bahwa mudahnya kita saat ini mendapatkan data-data yang akurat tentang pelayaran, jumlah kegiatan yang terjadi di tengah laut, dan data pasang surut yang terjadi diseluruh pesisir laut.
Data tersebut dilakukkan update secara berkala sesuai prioritas melalui survei lapangan, kunjungan selanjutnya ke ruang pembuatan peta kelautan di Dinas Pemetaan, serta Dinas Produksi dan Distribusi (Disprodisi) yang mencetak Peta Laut dan Publikasi Nautika.

Turut mendampingi Kapushidrosal dalam menerima kunjungan tersebut, Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi, serta segenap pejabat utama Pushidrosal.(pen/red)

Categories
IPTEK TNI

Dukung Tol Laut, Pushidros TNI AL Perbarui Peta Laut Perairan Larantuka NTT

Koran Jurnal, Larantuka – Larantuka merupakan kota Pelabuhan yang  berada tepat di bawah kaki gunung Mandiri dan merupakan salah satu lokasi dengan aktifitas pelabuhan teramai di NTT. Kota dengan julukan kota Bunda Maria atau Reinha Rosari ini merupakan kota di pesisir yang diapit oleh dua pulau yakni Pulau Adonara dan Pulau Solor.

Guna mendukung Tol Laut dan  konektivitas antar pulau, antara Pelabuhan dengan pelabuhan lainnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi di perairan Larantuka-NTT, untuk memperbarui data Alur Pelabuhan dan Perairan Pelabuhan Larantuka serta Publikasi Nautika perairan tersebut.

“Survei ini dilaksanakan guna mendukung Tol Laut dan konektivitas antar pulau di wilayah Timur Indonesia Khususnya di Perairan Larantuka dengan pelabuhan lainnya, untuk mengurangi diparitas harga barang antar Provinsi dan antar Pulau serta menjamin keselamatan navigasi dan keamanan pelayaran di perairan  tersebut,” Kata Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. (30/06/2019).

Menurutnya, Pelabuhan Larantuka merupakan lokasi transportasi utama di Kabupaten Flores Timur untuk berhubungan dengan Pulau-Pulau sekitarnya termasuk dengan kota Kupang Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan Larantuka terpetakan dalam Peta Laut Indonesia (PLI) Nomor 301 berdasarkan sumber data survei pada perairan Larantuka terakhir, yang dilaksanakan survei hidrografi Belanda pada tahun 1908-1909. Sehingga sudah terjadi banyak perubahan kedalaman di perairan dan morfologi pantai sehingga memerlukan pemutakhiran data survei Hidro-Oseanografi.

Berkaitan dengan hal tersebut Pushidrosal menggelar Operasi “Kerta wardana 04-2019”  dibawah pimpinan Komandan Unit Survei -7 Mayor Laut (P)  A. Agus Sutomo, S.T. Operasi Kerta wardana 04-2019 bertugas melaksanakan operasi survei Hidro-Oseanografi yang meliputi akuisisi, pengumpulan, pengolahan dan penyajian data Hidro-oseanografi di perairan Larantuka, Flores Timur NTT, yang dalam beberapa hari lagi akan segera menuntaskan tugasnya melakukan Update data Hidrografi, Oseanografi, Geografi Maritim serta sarana bantu navigasi pelayaran di perairan tersebut.

Kabupaten Flores Timur merupakan penghasil kacang mede (jambu mete) sebesar 11.344 ton yaitu sebesar 44.67% dari total produksi tanaman perkebunan di Flores Timur, Kecamatan penghasil jambu mete terbesar yaitu kecamatan Tanjung Bunga sebesar 1.863 ton, sebagai sumber pendapatan tambahan  masyarakat setempat. Dengan tol laut dan konektivitas antar pulau lancar, diharapkan proses distribusi barang (terutama bahan pangan) dan komoditas di Indonesia,  utamanya di kawasan Timur Indonesia  menjadi semakin mudah.

Selain itu data survei yang diperoleh dapat digunakan oleh Pemda setempat utuk perencanaan tata ruang di laut dan pengelolaan sumberdaya kelautan.(Disp/red)