Categories
TNI

Pushidros TNI AL Adakan Latihan Satuan Pushidrosal T.A 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengadakan pelatihan Satuan Pushidrosal TA 2023 bertempat di Lounge Room Perwira Pushidrosal, Ancol Timur Jakarta Utara, Selasa (12/9/2023).

Latihan Satuan Pushidrosal TA 2023 tersebut dibuka oleh Asopssurta Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin, dihadiri oleh Aspers Danpushidrosal, Asrena Danpushidrosal, para Kasatker terkait, serta Perwira Staf terkait.

Pelatihan Satuan Pushidrosal TA 2023 diikuti oleh 80 orang, terdiri dari 70 peserta dan 10 instruktur dengan pelajaran diberikan berupa teori dan praktek akuisisi dan pengolahan data baik Hidrografi, Oseanografi maupun Meteorologi dengan pelaksanaan dimulai tanggal 12 September hingga 20 Oktober 2023.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat dalam amanatnya yang dibacakan Asopssurta Danpushidrosal mengatakan, dalam meningkatkan kemampuan kesiapan dalam bidang operasional, profesionalisme prajurit, keterpaduan antar unit tugas serta memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan-satuan kerja ujung tombak pelaksana teknis, antara lain : Dinas Hidrografi, Dinas Oseanografi dan Meteorologi, Dinas Nautika, Dinas Geografi Maritim, Dinas Pemetaan, serta staf kerjasama dan perbatasan dalam mendukung fungsi Pushidrosal.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan serta memelihara kesiapan operasi satuan kerja di bawah Pushidrosal guna mendukung fungsi Pushidrosal yang meliputi fungsi militer, fungsi pelayanan umum, fungsi penerapan lingkungan laut dan fungsi diplomasi bidang hidrografi dan batas maritim.

Dalam skala internasional, Pushidrosal sebagai member state IHO akan memprioritaskan program produksi S-101 dan S-10x terpilih lainnya, guna mendukung pemberlakuan dual fuel ECDIS pada tanggal 1 Januari 2026 sesuai persetujuan IMO.

Untuk mendukung hal tersebut Pushidrosal perlu memproduksi dataset S-101 dalam jumlah yang substansial untuk operasional di ECDIS S-100 pada tahun 2025. Dengan demikian, Pushidrosal harus melakukan tes atau uji konversi dan produksi S-101, S-102, S-104, S-111, dan S-122.

Atas dasar tersebut, latihan satuan Pushidrosal tahun 2023 juga akan diarahkan dan di tingkatkan guna memelihara kesiapan operasi Pushidrosal yang meliputi fungsi militer, fungsi pelayanan umum, fungsi penerapan lingkungan laut dan fungsi diplomasi bidang hidrografi dan batas maritim dalam rangka menyongsong era S-100.(disp)

Categories
TNI

Pushidrosal Peringati Ke-78 Hari Jadi TNI Angkatan Laut 

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) memperingati ke-78 Hari Jadi TNI Angkatan Laut bertempat di Markas Komando Pushidrosal, Jakarta Utara, Senin, (11/9/2023).

Upacara Peringatan ke-78 Hari Jadi TNI Angkatan Laut dipimpin oleh Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, dihadiri oleh Pejabat Utama Pushidrosal, para Dansat/Kasatker Pushidrosal, serta Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Pushidrosal.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam amanatnya yang dibacakan Wadapushidrosal menyampaikan, selama 78 tahun TNI Angkatan Laut telah tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan maritim yang selalu siap siaga menjaga kedaulatan negara di laut, menegakkan hukum dan keamanan di seluruh perairan Indonesia sekaligus menjadi salah satu alat diplomasi militer yang efektif pada tataran internasional.

Dalam pengabdiannya, TNI Angkatan Laut telah mampu menghadapi berbagai konflik dan krisis dengan penuh keberanian. TNI Angkatan Laut juga secara aktif terlibat dalam berbagai Operasi Kemanusiaan di dalam dan luar negeri.

Pada level regional, TNI Angkatan Laut memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas maritim di kawasan. Selain itu, kontribusi nyata TNI Angkatan Laut dalam Misi Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia telah mendapatkan apresiasi dan pengakuan yang tinggi dari dunia internasional.

Setiap prajurit TNI Angkatan Laut harus selalu adaptif terhadap perubahan, dan senantiasa membuka diri untuk belajar hal-hal baru, keluar dari zona nyaman, serta mampu berpikir kreatif dan solutif dalam menghadapi berbagai situasi yang tidak terduga.

Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia TNI Angkatan Laut yang profesional dan tangguh, berlandaskan kekuatan moral, pengetahuan yang luas dan penguasaan teknologi, mutlak untuk diwujudkan.

Tema hari jadi TNI Angkatan Laut kali ini adalah “Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. Tema ini menunjukkan komitmen tinggi dari TNI Angkatan Laut untuk selalu meningkatkan kemampuan guna menghadapi spectrum ancaman yang semakin kompleks dalam rangka turut serta mewujudkan visi Indonesia emas yakni menjadi negara maju, adil, dan makmur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lebih lanjut, komitmen tersebut tentunya perlu didukung oleh kekuatan TNI Angkatan Laut yang modern dengan daya pukul yang kuat, daya manuver yang handal dan daya gentar yang tinggi, serta memiliki jangkauan operasional dan kemampuan proyeksi kekuatan di seluruh perairan yurisdiksi Indonesia.(disp)

Categories
Kriminalitas TNI

TNI AL Berhasil Gagalkan Pencurian Batubara dari Kapal Tongkang di Cilacap

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap berhasil menggagalkan upaya pencurian batu bara di atas Kapal Tongkang (TB) AZAMARA 5, di Dermaga Wijayapura, Cilacap, pada Kamis (07/09) malam. Adapun hasil dari operasi ini, tim dari Lanal Cilacap berhasil mengamankan 39 buah karung berisikan Batu Bara dengan total berat mencapai 2 Ton. Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (P) Bambang Subeno dalam pers release yang digelar di Dermaga Sleko, Cilacap, Sabtu (9/9/2023).

“Lanal Cilacap berkomitmen untuk selalu siap mengamankan alur pelayaran di wilayah kerjanya khususnya di Kabupaten Cilacap, tegas Danlanal. Terlebih, untuk mengamankan wilayah pelabuhan yang juga menjadi gerbang perekonomian bagi Kabupaten Cilacap.

Sementara itu Kanit Satu Pidum Satreskrim Polresta Cilacap – IPDA Andy Purwanto mengatakan bahwa petugas sejauh ini telah mengantongi nama – nama pelaku. Sehingga pelaku diminta untuk dapat kooperatif dengan menyerahkan diri, yakni sebelum nantinya  dilakukan penangkapan oleh petugas.

Peristiwa tersebut berawal pada Kamis malam, sekira pukul 19.15 WIB personel TNI AL yang berjaga Objek Vital Nasional (Obvitnas) di Dermaga Wijayapura melaksanakan patroli dengan mengelilingi tongkang Azamara 5 yang melaksanakan bongkar muat batubara.

Pada saat mengelilingi tongkang di bagian belakang ditemukan adanya beberapa orang yang sedang melakukan aktifitas pencurian batubara di atas tongkang dengan cara di buang ke perahu di sebelahnya. Melihat peristiwa tersebut, personel TNI AL langsung melaksanakan pengejaran dan pelaku langsung melarikan diri.

Upaya pencurian tidak berhenti begitu saja, sekira pukul 01.30 WIB dini hari para pelaku dengan menggunakan perahu kembali mencoba merapat ke tongkang untuk melakukan pencurian batubara dan pada saat mereka melakukan aksinya, tim patroli merapat untuk menghentikan kegiatannya. Namun para pelaku yang berjumlah kurang lebih 6 orang berusaha kabur meninggalkan lokasi, akan tetapi personel TNI AL berhasil mengamankan satu orang pelaku  SR, saat dilaksanakan pengejaran.

Dari penangkapan ini, Lanal Cilacap juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya satu unit perahu  berukuran 5 – 6 GT yang berisi batubara, mesin tempel, puluhan karung berisi batubara dan skop.

Pada tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan kepada seluruh jajaran TNI AL selalu merespon cepat dan senantiasa meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap berbagai situasi yang mungkin terjadi, serta bersinergi dengan instansi terkait dan stakeholder terkait guna menindak tegas pelanggaran hukum yang terjadi khususnya di wilayah perairan.(disp)

Categories
TNI

Ini Wajah Baru Dua Kapal Perang Yang Perkuat Alutsista TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Setelah diresmikannya KRI Tuna-876 yaitu kapal perang milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Ship naming serta Launching KRI Marlin-877 oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di galangan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) dan PT Palindo Marine, Batam, (7/9/2023), ini saatnya melihat wajah dua kapal perang TNI AL.

Pemilihan PT KAS dan PT Palindo Marine sebagai produsen pembangunan kapal PC 60 M sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kemampuan industri pertahanan nasional menuju kemandirian pemenuhan alutsista.

KRI Tuna-876 yang memiliki panjang keseluruhan 62,40 Meter, Lebar 8,80 Meter dan Tinggi 19,37 Meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 Knot serta kecepatan jelajah sejauh 17 Knots.
Sementara itu, KRI Marlin-877 memiliki spesifikasi teknis yaitu panjang 60 Meter, lebar 8,10 Meter, tinggi 4,85 Meter, draught 2,8 Meter, displacement 520 Ton, kecepatan maksimum 24 Knots, kecepatan jelajah 17 Knots, kecepatan ekonomis 15 Knots, endurance 5 hari dan pengawak 50 personel.

Kedua kapal ini dipersenjatai dengan 1 unit meriam kaliber 40 mm dan 2 unit meriam kaliber 12,7 dengan jumlah personel pengawak 50 orang.

Seperti dikatakan Kasal bahwa pembangunan dua kapal patroli cepat 60 meter oleh dua industri pertahanan dalam negeri memiliki makna yang sangat penting dalam mendorong pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Produksi kapal ini merupakan salah satu wujud kemandirian industri nasional dalam pemenuhan alutsista khususnya bagi TNI Angkatan Laut. Kemandirian tersebut tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap pengadaan alutsista dari negara lain namun juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan teknologi dalam negeri.

KRI Tuna-876 dan KRI Marlin-877 memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), di mana TKDN ini akan terus meningkat kedepannya sehingga kemandirian Industri Pertahanan Dalam Negeri akan terwujud. Dengan adanya kapal ini dalam memperkuat alutsista TNI AL, adalah sebagai langkah untuk mendukung dan turut serta dalam meningkatkan program pemerintah yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang merupakan kebijakan dalam pemenuhan alutsista TNI AL.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Pimpin Sea Phase Super Garuda Shield 2023

Koran Jurnal, Surabaya – Setelah melaksanakan kegiatan harbour phase sejak tanggal 31 Agustus sampai 7 September 2023, Latihan Bersama (Latma) Multilateral Super Garuda Shield (SGS) 2023 ini memasuki tahapan Sea Phase mulai tanggal 8 – 12 September 2023. Pelaksanaan sea phase didahului dengan kegiatan apel kelengkapan yang dilaksanakan oleh seluruh prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang terlibat dalam Latihan SGS 2023 pada tiap-tiap unsurnya seperti yang dilaksanakan pada Geladak Heli KRI Surabaya – 591 (KRI SBY-591), Jum’at (8/9/2023).

TNI AL pada latihan sea phase mengerahkan beberapa KRI seperti KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Sultan Hasanudin-366, KRI Surabaya-591, KRI Tombak-629, KRI Teluk Banten 516.

Pada latihan pendaratan amphibi di pantai Banongan, Situbondo, TNI AL melibatkan sekitar 700 prajurit Marinir serta material tempur diantaranya tank amfibi, LVT, KAPA, sementara Amerika mengerahkan USS Green Bay dan Singapura melibatkan RSS Endeavour dan RSS Vigour.

Terdapat momen membanggakan pada latihan SGS 2023 khususnya pada tahap sea phase, dimana TNI AL memimpin jalannya tahap ini. Hal tersebut disampaikan oleh Commander Task Group (CTG) amphibious exercise, Laksamana Pertama TNI Tunggul. “Memang betul TNI AL yang memimpin, mereka mengikuti dari apa yang sudah kita rencanakan. Dari semua perbedaan baik doktrin, kebijakan suatu negara dan perbedaan alutsista yang digunakan, sampai sejauh ini dapat kita atasi karena semua sudah kita bicarakan dengan sangat detail”, ujar Laksma TNI Tunggul

Lebih lanjut Laksma Tunggul menyampaikan bahwa karena TNI AL yang memiliki pemahaman terhadap area operasi sehingga tidak ragu dari negara yang berkontribusi dalam SGS 2023 ini mempercayakan Indonesia yang memimpin jalannya tahap sea phase ini.

Sea phase pada latihan SGS 2023 akan melaksanakan beberapa serial latihan yang dilaksanakan oleh unsur-unsur dari TNI AL, Amerika dan Singapura seperti MISCEX 832 – Screen Exercise, Recognized Air Picture (RAP), ADEX 322 – Single Aircraft Attack on HVU, Damage Control Exercise (DCEX), PHOTOEX, GUNEX, dan Amphibious Assault.

Latihan SGS yang melibat 3 Matra TNI yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU ini mengerahkan ribuan prajurit TNI maupun tentara asing dari negara sahabat yang ada di kawasan Indo-Pasifik di antaranya Indonesia, Amerika Serikat (US), Australia, Jepang, Singapura, Inggris, dan negara pengamat dari Inggris, Singapura, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Perancis, Jerman, Filipina, Korea Selatan, dan Timor Leste.

Selain kegiatan latihan, juga dilaksanakan kegiatan Bhakti Sosial (Encap) berupa perbaikan beberapa fasilitas umum yang dilaksanakan oleh Marinir TNI AL dan US Army seperti pengerasan jalan tank sepanjang 1.700 M lebar 4 M serta merenovasi gedung sekolah dan fasilitasnya di Sekolah SD 02 Sumber Rejo Situbondo.

Latgabma SGS 2023 ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama militer dan hubungan militer yang positif, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk melaksanakan fungsi gabungan, prosedur staf memanfaatkan kemampuan kodal dari fungsi gabungan yaitu Mabes Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Koopssus TNI. Latihan ini memberikan dampak positif dalam peningkatan interoperability TNI dan US Indopacom dalam hal kapasitas untuk merencanakan operasi gabungan bersama.

Pada tempat terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan pesan sebelum pelaksanaan agar mempedomani dan mengimplementasikan rencana latihan yang telah disampaikan sehingga latma SGS 2023 dapat berjalan dengan aman dan lancar.(disp)

Categories
TNI

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Bakti Sosial dan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Banjarmasin Kalsel 

Koran Jurnal, Jakarta – Memasuki etape kelima Tim Rute Putih yang tergabung dalam Ekspedisi Maritim TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dan Ziarah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (07/09). Tim Putih Ekspedisi Maritim tiba di Banjarmasin menggunakan jalur laut dengan menggunakan KRI Layang-635 dibawah pimpinan Letkol Laut (P) Eko Darmawan.

Kedatangan Tim Putih Ekspedisi Maritim disambut oleh Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan dan Forkopimda Banjarmasin yang selanjutnya bersama sama menuju TMP Brigjen TNI (Purn) H. Hassan Basry di Liang Anggang, Banjarbaru, Kota Banjarmasin sekaligus melaksanakan tabur bunga di makam pendiri Batalyon ALRI Devisi IV di Kalimantan Selatan tersebut, bersama dengan forkopimda yang dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Pertahanan Hukum dan Politik, Bapak Sulkan S.H., M.H. mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.

Rombongan dilepas oleh Bapak Sulkan S.H., M.H. menuju monumen proklamasi 17 Mei 1949 yang berada di desa Mandapai Batu Bini, Kab. Hulu Sungai Selatan untuk melaksanakan Bakti Sosial antara lain donor darah, khitanan massal dan pemberian sembako kepada anak yatim dan masyarakat sekitar. Setibanya di desa Mandapai, rombongan di sambut oleh tarian Kipang dan pembacaan sejarah singkat ALRI Divisi IV.

Sebelumnya Tim Putih Ekspedisi Maritim telah berhasil menempuh 4 etapenya melalui jalur darat dan berhasil sampai ke Pangkalan Bun dan di lanjutkan oleh Lanal Banjarmasin dengan jalur laut dan darat. Tim Putih sendiri langsung meneruskan etape selanjutnya menuju Kandangan yang nantinya akan diterima oleh Lanal Kota Baru.

Turut hadir pula Danlanal Banjarmasin Kolonel laut Agus setyawan S.H., Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Drs. H. Achmad Fikry, M.AP., Dandim 1003/HSS letkol inf Bayu Oktavianto Sudibyo S.E, M.I.P., Kapolres Kab. HSS AKBP Leo Marthen Pasaribu SIK, Seketaris Daerah HSS Muhammad Noor S.Ap.M, Camat padang batung Heri Otomo S. STP. MSi, Ketua IOF Cab. Kalsel Bpk Haryadi

Selaras dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, pada kesempatan terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menegaskan bahwa dimanapun prajurit TNI AL berada harus dapat memberikan manfaat pada masyarakat, dalam hal ini masyarakat di wilayah-wilayah yang dilalui ekspedisi maritim.(disp)

Categories
TNI

KSAL: TNI Angkatan Laut Berkomitmen Untuk Mendukung Program Pemerintah Bidang Kemandirian Industri Pertahanan

Koran Jurnal, Batam – Sebagai wujud dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, TNI AL memfokuskan dalam pencapaian kekuatan yang siap dioperasionalkan dengan menambah alutsista berupa kapal perang. KSAL memimpin acara Delivery Ceremony, Peresmian, dan Pengukuhan Komandan KRI Tuna-876 bertempat di Galangan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS), Kamis (07/09).

Pada kesempatan ini, Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan secara langsung Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jenis kapal patrol cepat (PC) 60 M yang merupakan salah satu kapal perang hasil karya putra-putri bangsa yang dibangun di galangan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) dengan masa pembangunan selama dua puluh dua bulan. Pemilihan PT KAS sebagai produsen pembangunan kapal PC 60 M sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kemampuan industri pertahanan nasional menuju kemandirian pemenuhan alutsista.

Kasal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi indikator keberhasilan dari program pemerintah menuju kemandirian industri pertahanan, khususnya dalam upaya peningkatan kemampuan industri galangan pembuat kapal perang.

“Pemerintah telah mengambil kebijakan dalam hal penguatan industri pertahanan dalam negeri, yang bertujuan untuk membangun industri yang maju, kuat, mandiri dan berdaya saing untuk dapat mendukung pertahanan negara, serta mendukung pembangunan pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap KSAL.

Lebih lanjut Kasal menjelaskan pembangunan KRI Tuna-876 ini merupakan salah satu komitmen TNI Angkatan Laut untuk mendukung program pemerintah dibidang kemandirian industri pertahanan. Sesuai dengan fungsi asasinya, kapal PC 60 ini dapat melaksanakan peperangan anti kapal permukaan, peperangan anti udara terbatas, melaksanakan patroli keamanan laut dan juga tugas operasi tambahan seperti operasi SAR serta operasi lainnya.

Kapal yang memiliki panjang keseluruhan 62,40 Meter, Lebar 8,80 Meter dan Tinggi 19,37 Meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 Knot serta kecepatan jelajah sejauh 17 Knots. Kapal ini dipersenjatai dengan 1 unit Meriam Kaliber 40 mm dan 2 unit Meriam Kaliber 12,7 dengan jumlah personel pengawak 50 orang.

Ditetapkannya kapal PC 60 Meter ini sebagai Kapal Perang Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/2192/IX/2023 tanggal 1 September tentang Peresmian Satu Unit Kapal Perang Republik Indonesia Patroli Cepat 60 Meter Hasil Pengadaan Disadal Multy Years TA 2021, TA 2022, dan TA 2023, dengan nama kapal KRI Tuna (TNA) dengan nomor lambung 876 yang akan berada dibawah komando Satuan Patroli Lantamal 1 Belawan.

Dengan adanya kapal ini, sebagai langkah untuk mendukung dan turut serta dalam meningkatkan program pemerintah yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang merupakan kebijakan dalam pemenuhan alutsista TNI AL.

Pada kesempatan ini juga, KSAL mengukuhkan Mayor Laut (P) Muhammad Arif, S.T., M.T., M.Tr.Opsla NRP 17139/P sebagai Komandan KRI Tuna-876, berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/2193/IX/2023 Tanggal 1 September 2023 tentang Pengukuhan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia Tuna-876.

Di akhir sambutannya KSAL berpesan kepada Komandan KRI Tuna-876 yang mengawali tugas sebagai pengawak pertama KRI Tuna-876.

“Ingatlah selalu nilai-nilai kehormatan, integritas dan keberanian yang menjadi landasan TNI Angkatan Laut. Emban amanah ini sebaik-baiknya dan selalu tekadkan dalam diri seluruh prajurit sekalian untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara tercinta,” pesan KSAL.

Categories
Ragam TNI

Korps Marinir Juarai Lomba MTQ Tingkat TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Membanggakan, prajurit dan Keluarga Besar Korps Marinir berhasil mendominasi dengan menjuarai di semua kategori Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat TNI AL tahun 2023 yang dilaksanakan di Masjid Al-Arif, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, tanggal 6 dan 7 September 2023.

Pada Lomba MTQ tingkat TNI AL tahun 2023 diikuti 40 peserta dari Kotama-kotama TNI AL seluruh Indonesia yang merupakan peserta hasil seleksi terbaik Kotama TNI AL dengan kategori Militer Pria, PNS Pria, kategori wanita terdiri dari Kowal, PNS Wanita dan Jalasenastri dan kategori anak-anak, SMP, SD.

Dari hasil lomba, untuk kategori militer putra, Serda Marinir Djaka Septian dari Batalyon Bekpal 2 Marinir Pasmar 2 berhasil meraih Juara Pertama dengan nilai : 93.0. Kategori Wanita/PNS/Jalasenastri, Ny. Baiq Nurrahmi, istri dari Praka Marinir Safwandi, prajurit Yonif 1 Marinir Pasmar 2 berhasil menjadi Juara Pertama dengan nilai: 95.5. Kategori SMA, Alfiya A’yun anak dari Koptu Marinir Sunarya, prajurit Batalyon Roket 1 Marinir Pasmar 1 berhasil menjadi Juara Dua dengan nilai : 94.5. Kategori SMP, Beni Risto, anak dari Koptu Marinir Dedi Sihombing, prajurit Yonif 9 Marinir Brigif 4 Marinir/BS berhasil meraih Juara Harapan l dengan nilai : 84,5. Sedangkan pada Kategori SD, M. Dzikri Prawira, anak dari Kopka Marinir Sumardi, prajurit Yonif 9 Marinir Brigif 4 Marinir/BS berhasil meraih Juara Dua dengan nilai : 89.0.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengharapkan lomba MTQ yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut peringatan HUT ke-78 TNI AL tahun 2023, bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk mengejar kemenangan samata, akan tetapi lebih kepada upaya memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

Sementara itu, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan prajurit dan Keluarga Besar Korps Marinir menjuarai MTQ tingkat TNI AL tahun 2023. Prestasi yang telah diraih ini patut disyukuri dan diharapkan akan lebih memotivasi Prajurit maupun Keluarga Besar Korps Marinir lainnya untuk dapat meraih prestasi pada ajang lomba yang lainnya baik pada lingkup TNI AL, TNI maupun Nasional di masa yang akan datang.

“Semoga prestasi ini dapat memberikan kontribusi positif yang nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia Korps Marinir TNI AL yang tangguh,” pungkas Dankormar.

Pada kesempatan tersebut Kadisbintalal Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, S.IP., menyampaikan para Juara selanjutnya akan mewakili TNI AL pada ajang MTQ ditingkat TNI bahkan dapat menuju pada tingkat regional dan internasional.(disp)

Categories
Ragam TNI

Tim Putih Ekspedisi Maritim TNI AL Mulai Perjalanan dari Pontianak 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menyambut HUT TNI AL ke-78, para prajurit jalasena laksanakan ekspedisi maritim di Pulau Kalimantan yang dilaksanakan mulai dari 4 -10 September 2023, dengan dua rute yang berbeda melalui jalur darat dan laut.

Kedua rute tersebut juga dimulai dari garis start yang berbeda namun dengan finish yang sama yakni Ibu Kota Negara (IKN). Masing-masing rute memiliki tim yang berbeda yakni Tim Merah dan Tim Putih.

Untuk Tim Putih diawali dari Pontianak dengan rute Pontianak-Pakunegara Tayan-Sandai-Batas Kota Kalbar-Pangakalan Bun-Banjarmasin-Kec. Satui-Balikpapan, dengan total jarak tempuh 1.270 km jalur darat dan 250 nm jalur laut.

Untuk diketahui bahwa Rute Tim Putih telah dimulai tanggal 4 September lalu yang dilepas langsung oleh Komandan Lantamal XII Pontianak dan saat ini telah sampai di etape ke 5 yakni Pangakalan Bun menuju Banjarmasin melalui jalur laut menggunakan KRI Layang-635.

Tujuan dilaksanakannya Ekspedisi Maritim ini yaitu untuk memberikan edukasi kepada generasi penerus dan juga masyarakat tentang negara maritim Indonesia sekaligus menggali potensi-potensi maritim yang ada serta jejak sejarahnya, sehingga diharapkan para generasi penerus memiliki pola pikir peduli dan kembali ke laut. Banyak sekali sumber daya alam yang belum terjamah berada di laut dan kita belum memanfaatkannya dengan maksimal

Hal ini sesuai dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan untuk mencapai kejayaan angkatan laut yang “Jalesveva Jayamahe”.(disp)

Categories
Hiburan TNI

HUT Ke-78 TNI AL Persembahkan Pagelaran Seni Jalasena Laksamana Malahayati

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke 78, TNI Angkatan Laut menggelar pertunjukan teatrikal yang mengangkat sosok Malahayati sebagai panglima armada laut perempuan pertama di dunia dari Kesultanan Aceh Darussalam di abad 16, dan menjadi inspirasi dalam membangun kekuatan maritim Indonesia yang merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.

Dikatakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa, lewat kisah hidup dan sejarah Laksamana Malahayati terdapat banyak hal bisa dipelajari TNI AL di antaranya terkait penggunaan kekuatan berbasis maritim (sea power) dalam menjaga kedaulatan dan membangun perekonomian disamping pembangunan infrastruktur maritim, diplomasi maritim, dan kekuatan armada laut.

Memasuki usianya ke-78 tahun pada 10 September 2023, TNI AL pun bertekad menjadikan kisah heroik perjuangan Laksamana Malahayati bersama Laskar Inong Balee, sebuah kesatuan yang berisikan lebih dari 2.000 prajurit perempuan, dalam mengusir bangsa asing dari Tanah Rencong sebagai inspirasi

Semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan Laksamana Malahayati turut mengilhami TNI AL, salah satunya membentuk Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pada tahun 1963 silam. Bahkan sejak 2013, Akademi Angkatan Laut mulai menempa taruni agar kelak lahir lebih banyak lagi Laksamana Malahayati di era modem.

Bukan itu saja, karena TNI AL turut menyematkan nama Laksamana Malahayati yang merupakan pahlawan nasional pada salah satu kapal perang yang masih beroperasi sampai hari ini, KRI Malahayati-362 yang memperkuat Komando Armada III di Sorong, Papua Barat.

Selain menjadikan sebagai nama Alutsista, “Malahayati” turut dipakai untuk penamaan sejumlah ksatrian, gedung, dan jalan di Komplek TNI AL, bahkan di Markas Besar TNI pun terdapat sarana dan prasarana yang diberi nama Malahayati. Oleh sebab itu, dalam menyambut HUT ke-78 TNI AL, digelar sebuah seni pertunjukan teaterikal berlatar perjuangan perempuan yang lahir pada 1 Januari 1550 dan wafat 30 Juni 1615.

TNI AL sebagai eksekutif produser menggandeng sejumlah nama besar di dunia seni pertunjukan seperti artis Marcella Zalianty yang merupakan produser sekaligus sebagai pemeran utama dalam cerita ini, Arswendi Bening sebagai Sultan Aceh, Cut Mini yang memerankan sosok ibu Laksamana Malahayati, dan Teuku Rifnu Wikana sebagai suami Malahayati, serta Aulia Sarah yang memerankan Cut Limpah.

Pertunjukan disutradarai oleh Iswandi Pratama dibantu Jay Soebijakto selaku penata artistik, dan Toro Arto sebagai pimpinan produksi. Ikut dilibatkan Nya Ina Raseuki atau Ubiet sebagai pelantun lama dan koreografer senior Hartati sebagai penata gerak, penata musik dipercayakan kepada Indra Perkasa.

Pertunjukan digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 8 dan 9 September 2023. Tanggal 8 diperuntukkan bagi para undangan sedangkan pada tanggal 9 akan ada dua show pada siang dan malam yang diperuntukkan bagi publik.

Sebanyak 67 orang ikut serta sebagai pemain di pertunjukan ini termasuk sembilan prajurit Kowal bersanding dengan pemain-pemain teater dari kelompok ternama diantaranya Teater Koma dan Wayang Orang Bharata. Mereka berlatih serius sejak pertengahan bulan Juli 2023 lalu di Gelanggang Olahraga Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta.

Ada banyak hal menarik disajikan pada pementasan teaterikal Laksamana Malahayati kali ini. Selain adegan pertempuran kolosal yang menggambarkan prajurit Inong Balee dengan serdadu asing, juga ditampilkannya replika kapal perang ke atas panggung pertunjukan.

Jay Soebijakto menjelaskan, bahwa replika kapal perang merupakan hasil risetnya selama beberapa waktu dan dihasilkan sebuah bentuk kapal terbuat dari rangka baja yang dapat dibongkar pasang (knock-down) berukuran tinggi 3,5 meter dan panjang 10 meter.

“Kapal ini sanggup menampung sampai 10 orang secara bersamaan di dalamnya. Sewaktu di panggung, nantinya kapal dapat didesain mampu membelah menjadi dua. Kapal menjadi arena pertempuran termasuk ada aksi melompat dari satu kapal ke kapal lainnya,” ujar anak dari KSAL pertama, Laksamana R. Soebijakto yang memimpin TNI AL pada 1948.

Tak hanya itu, karena pria lulusan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan telah berpengalaman menangani seni pertunjukan panggung sejak 1992 ini mengaku tertantang dengan desain baru Graha Bhakti Budaya, TIM.

Panggung utama selebar 12 meter dan panjang 18 meter menurutnya member dinamika tersendiri bagi dirinya yang sebelumnya pada 2010 pernah menampilkan musikal Laskar Pelangi.

Dengan dukungan immersive sound system dan tata cahaya berkekuatan 130.000 watt dipadu dengan flow set multimedia untuk menguatkan visual panggung, Jay juga melengkapinya dengan struktur rumah panggung khas Aceh yang sarat makna serta Istana Kesultanan Aceh Darussalam yang ia desain layaknya bangunan dalam ukuran normal.

Selain itu, sepanjang pertunjukan berlangsung, penonton juga ikut disuguhi aksi videomapping menggunakan 2 projector @32rb lumens dengan lensa ultra short throw menemani Marcella Zalianty dan para pemain teater beraksi.

“Kita ingin memberikan yang terbaik di HUT ke-78 TNI AL,” ucapnya.

Tiket pertunjukan teater ini dapat diakses melalui tautan httes://bit.| /TiketRes ulerMalaha ati atau akses ke www.keana.id.

Beberapa pendukung pementasan ini diantaranya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Siber Kreasi, Telkomsel, Jakpro, Bank Mandiri, Taman Ismail Marzuki, loket.com. Didukung pula oleh media partner seperti antaranews.com, kompas.id, tempo.co, liputan6.com, Men and Women Obsession, Radio Female, Radio Bahana, Bazaar, Her World, suara.com, sindonews.com, sportstar.id, celebrities.id, okezone.com, Radio Celebrities, RDI FM, Radio Trijaya, dan Radio Okezone.(disp)