Categories
Militer TNI

KSAL Resmikan Dua Kapal Penyapu Ranjau Tercanggih: Perkuat Armada TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Armada TNI Angkatan Laut akan kembali diperkuat dengan dua kapal jenis MCMV (Mine Counter-Measure Vessel) yang merupakan kapal perang jenis Buru atau Penyapu Ranjau produksi Abeking & Rasmussen (A&R) Shipyard, Jerman.

Hal tersebut dapat dipastikan dengan dilaksanakannya acara Ship Naming dua unit Kapal MCMV 60 yang diberi nama Pulau Fani dan Pulau Fanildo, sekaligus Ship Launching 1 kapal yaitu Pulau Fani yang dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman, Selasa (11/10/2022).

Ship Naming atau pemberian nama kedua kapal tersebut secara seremonial diberikan oleh Ibu Vero Yudo Margono selaku “Ibu Kandung Kapal” dengan prosesi pemotongan tali pengikat kendi untuk pemecahan kendi ke badan kapal, selanjutnya Ibu Wamenhan menekan tombol nama kapal. Sementara pelaksanaan Ship Launching Pulau Fani ditandai dengan dengan memotong tali tambat kapal dengan menggunakan kampak oleh KSAL Laksamana Yudo.

Kedua kapal jenis MCMV buatan A&R ini lebih canggih dengan teknologi peperangan ranjau modern dibandingkan kapal buru ranjau yang telah dioperasionalkan TNI AL sekarang, kedua kapal ini memiliki beberapa keistimewaaan diantaranya berbahan baja non magnetik yang sementara ini hanya ada di galangan luar Indonesia, memiliki degausing system untuk mengurangi kemagnetan kapal, dan dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi tingkat kebisingan.

Selain itu, memiliki dimensi yang lebih besar dengan panjang 61,4 meter dan lebar 11,1 meter, memiliki peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, memiliki ROV (Remotely Operated Vehicle) untuk identifikasi dan netralisasi ranjau, AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, serta akan dilengkapi dengan USV (Unmanned Surface Vessel) yakni kapal tanpa awak untuk pemburuan dan penyapuan ranjau. Pebangunan kapal perang secara berkelanjutan ini merupakan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut yang berkomitmen meningkatkan dan mengembangkan kekuatan dan kemampuan pertahanan secara professional, khususnya pertahanan matra laut yang syarat dengan tekhnologi dan perkembangannya sangat dinamis.

KSAL Laksamana Yudo menjelaskan urgensi pengadaan kedua kapal tersebut adalah dikarenakan Indonesia memiliki laut yang sangat luas, dimana 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari lautan yang masih banyak terdapat ranjau laut peninggalan perang dunia ke-2, di samping itu juga karena dinamisnya perkembangan tekhnologi persenjataan ranjau saat ini.

“TNI AL perlu kapal MCMV untuk menjaga perairan Indonesia aman, bebas dari gangguan dan ancaman senjata bawah air terutama ranjau, serta untuk membersihkan perairan Indonesia yang masih memiliki potensi bahaya ranjau,” papar KSAL.(disp)

Categories
Ragam TNI

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Berhasil Tuntaskan Misi

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Ekspedisi Maritim kerja sama TNI AL dengan Tempo dalam rangka menjelajahi kejayaan maritim Nusantara tiba di Mabesal Cilangkap Jakarta Timur pada Selasa (11/10/2022) setelah menuntaskan misi yang dilaksanakan sejak tanggal 22 September 2022 dengan mengunjungi beberapa lokasi/kota di Pulau Jawa yang memiliki sejarah kemaritiman dan TNI AL.

Kedatangan Tim Ekspedisi Maritim disambut Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Irjenal Laksda TNI Sunaryo , Asrena Kasal Laksda TNI Dr. Iwan Isnuwanto, Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono, dan Kasubdisprodpen Dispenal Kolonel La Ode, serta Direktur Tempo Media Group Meiky Sofyansyah di Gedung Utama Mabesal.

Ekspedisi Maritim TNI AL dilatarbelakangi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia berupa lautan yang memiliki beragam sejarah, potensi maritim, wisata maritim yang harus terus dijaga kelestariannya sehingga dapat memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia.

Misi dari Ekspedisi Maritim ini adalah mendokumentasikan dan memublikasikan sejarah maritim, sejarah TNI AL, potensi maritim, wisata maritim khususnya di Pulau Jawa dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi kepada masyarakat tentang sejarah kemaritiman dan sejarah TNI Angkatan Laut sehingga menimbulkan kecintaan pada kemaritiman khususnya bagi generasi muda.

Setelah diberangkatkan pada tanggal 22 September 2022 dari Dermaga Kolinlamil Jakarta Utara, Tim Ekspedisi menuju Cirebon dengan menggunakan KRI Dewaruci. Selanjutnya dari Cirebon melalui jalur darat menuju ke Tegal, Semarang, Salatiga, Juwana, Rembang, Surabaya, Pacitan, Jogjakarta, Cilacap, Pangandaran dan kembali ke Jakarta.

Dalam melaksanakan misi ini, Tim Ekspedisi berkekuatan delapan orang dari Tempo dengan didampingi personel dari Dispenal, Disjarahal dan Dispotmaral serta mendapat dukungan dari Satuan TNI AL di wilayah yang dikunjungi. Seluruh target dari ekspedisi ini berhasil diselesaikan dengan baik.

Selama melaksanakan misi ada beberapa hal menarik yang menjadi catatan tim ekspedisi, pada tanggal 24 September 2022, Tim Ekspedisi Maritim melaksanakan penyelaman di lokasi tenggelamnya KRI Gajah Mada-408 di perairan Teluk Cirebon, pada koordinat 06° 40′ 066″ S – 108°35′ 847″ E di kedalaman kurang lebih 9 meter dan berhasil menemukan adanya bangkai kapal tersebut sebagai bukti nyata kejayaan TNI AL kala itu.

Ketika berada di Tegal pada tanggal 26 September 2022, Tim Ekspedisi Maritim berhasil mengungkap dan menelusuri sejarah cikal bakal TNI Angkatan Laut. Tim juga melaksanakan wawancara dengan ulama kharismatik Habib Luthfi yang mengetahui dan menuturkan seluk-beluk sejarah TNI Angkatan Laut di Tegal.

Sementara pada tanggal 9 Oktober 2022 di Pangandaran, Tim Ekspedisi melaksanakan wawancara dengan Ibu Susi Pudjiastuti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Ekspedisi Maritim TNI AL tersebut.(disp)

Categories
TNI

Ekspedisi Maritim Temukan Jejak Perlawanan Pejuang Angkatan Laut di Cilacap

Koran Jurnal, Jakarta – Ekspedisi Maritim 2022 bertujuan untuk menggugah kembali kesadaran kolektivitas bangsa Indonesia utamanya generasi muda, bahwa bangsa ini ditakdirkan sebagai bangsa maritim. Perubahan bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim secara sistematis menjadi bangsa agraris ditanamkan pada masa penjajahan.

Tim Ekspedisi Maritim 2022 telah sampai pada daerah yang kental dengan nuansa peradaban maritim yaitu di daerah Cilacap. Cilacap adalah kota di pantai selatan Jawa dengan pelabuhan modern yang sampai dengan saat ini berfungsi aktif sebagai pintu keluar dan masuknya perekonomian serta merupakan Pelabuhan vital di pantai selatan pulau Jawa.

Ditemui oleh tim Ekspedisi Maritim 2022 Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi dan berharap dengan adanya kegiatan Ekspedisi Maritim di Desa Dondong akan menyajikan edukasi bagi anak-anak muda yang ada di Cilacap, mereka akan tahu bahwa di sini ada Kapten Suwaji yang pada tahun 1949 berjuang melawan kolonial Belanda.”

Tim Ekspedisi Maritim menelisik informasi tersebut dan mencari informasi yang lebih kuat. Bukti bahwa Cilacap adalah daerah perlawanan pejuang Angkatan Laut melawan Belanda, Tim Ekspedisi Maritim 2022 mendapat penjelasan lebih lanjut dari Kepala Desa (Kades) Dondong bapak Suratman yang mengungkapkan bahwa, untuk diketahui pada tahun 1949 ada pertempuran hebat yang terjadi di Cilacap dan belum terungkap dalam sejarah perjuangan, yaitu kejadian pertempuran heroik dan menjadi kebanggaan, yang dilakukan pejuang dari angkatan laut pada tahun itu, bernama Alm.Kapten Suwaji yang gugur saat melawan kolonial Belanda, yang dibantu oleh empat orang pemuda Cilacap sampai titik darah penghabisan yang akhirnya ikut gugur serta dimakamkan di desa Dondong. Informasi ini layak utuk ditelusuri untuk diungkap secara terbuka.

Lebih lanjut Suratman menyampaikan bahwa masyarakat sangat antusias dan senang sekali, setelah 30 tahun tidak pernah dikunjungi oleh bapak-bapak tentara, warga Desa Dondong yang masih memiliki ikatan sejarah kejayaan maritim, menyambut kedatangan tim Ekspedisi Maritim 2022 dengan penuh antusias. Hal ini terlihat dari sambutan warga dengan sukarela menghadirkan 19 mobil jeep dari komunitas dan banyaknya ratusan masyarakat di sepanjang jalan melambaikan tangan dari Masjid Maos Mawardi hingga rombongan tiba di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan Cilacap.

Untuk mengungkap Kejayaan Maritim Nusantara tim Ekspedisi Maritim selanjutnya menuju tempat-tempat yang memberikan informasi kejayaan maritim, berikutnya tim bergeser ke Benteng Pendem, Stasiun Cilacap, dan dilanjutkan menyebrang ke Pulau Nusakambangan untuk mengeksplor benteng di Karang Bolong dan tempat tahanan pada era kolonial.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Candi Borobudur Sajikan Bukti Kejayaan Maritim Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Kejayaan maritim nusantara terpahat abadi di relief candi Borobudur yang menggambarkan berbagai peradaban kemaritiman nusantara telah dimiliki bangsa Indonesia sebelum abad ke-8, perlu diketahui oleh generasi muda saat ini.

Ekspedisi Maritim 2022 pada saat berkunjung ke candi Borobudur membuktikan peradaban kemaritiman nusantara telah mewarnai kehidupan masyarakat di nusantara dan memberikan pengaruh yang sangat luas ke seluruh dunia. Selain terdapat kapal Samuderaraksa dengan kecanggihan teknologi yang diyakini dimiliki nenek moyang bangsa Indonesia saat itu, juga ditemukan lebih dari 200 alat musik yang tergambar pada relief candi Borobudur.

Manajemen candi Borobudur Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Ngurah Sedana mengatakan “Keragaman alat musik yang terpahat di candi Borobudur ini bisa kita lihat saat ini digunakan oleh hampir seluruh bangsa-bangsa dunia, dan ini harus kita sadari hubungan peradaban yang terdapat di nusantara pada jaman itu sangat luas memberikan pengaruh atau pun mendapatkan pengaruh dari seluruh dunia.”

“Hal ini kembali lagi sebuah bukti yang bisa kita buktikan bahwa peradaban kemaritiman sangat kuat tergambar di masa itu, belum ada transportasi selain menggunakan jalur laut pada masa itu untuk keliling dunia, maka tidak salah kalau di candi Borobudur ini juga tergambar kapal Samuderaraksa,” jelasnya, Jum’at (7/10/2022).

Kolonel Laut (P) Putu Sedana menjelaskan juga bahwa perlu ada penelusuran yang lebih jauh bagaimana peradaban kemaritiman nusantara yang tergambar tersebut bisa tergambar di Borobudur, apakah ada kota Pelabuhan kuno yang berada dekat yang menghubungkan dengan posisi Borobudur.

Relief tersebut menggugah tim Ekspedisi Maritim bahwa kejayaan maritim nusantara perlu didalami dan perlu dibuktikan kembali untuk kejayaan Indonesia saat ini. Tim Ekspedisi Maritim akan terus mencari jejak kejayaan maritim Nusantara selanjutnya menuju pesisir Jawa bagian selatan yaitu Cilacap, Pangandaran dan daerah daerah yang memiliki peradaban maritim lainnya.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Akan Memiliki Kapal Penyapu Ranjau Tercanggih

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Operational Requirement (Opsreq) TNI Angkatan Laut (TNI AL) dipimpin Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksma TNI Retiono Kunto selaku ketua tim delegasi monitoring Opsreq melaksanakan peninjauan 2 (dua) Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) terbaru Kapal perang berjenis MCMV MHV 60 di Galangan Abeking Rasmussen, Bremen, Jerman, Senin (03/10/2022) lalu. Kapal perang ini dipesan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) sejak tahun 2020 silam.

Setibanya di Bremen, kedatangan rombongan Ketua tim delegasi monitoring dan tim disambut oleh Dansatgas Yekda MCMV MHV 60 Kolonel Laut (P) Oky I.Z. Dipura beserta para staf. Dalam kesempatan tersebut pula disampaikan paparan terkait kemajuan pembangunan kapal oleh Dansatgas dan dilanjutkan dengan peninjauan Kapal MCMV MHV 60 di Galangan Abeking Rasmussen.

Tujuan kegiatan monitoring Opsreq untuk memberikan gambaran dan laporan tertulis kepada pimpinan TNI AL tentang pembangunan Kapal Perang sesuai dengan Opsreq yang diharapkan persyaratannya menjadi pedoman terhadap operasional Alpalhankam guna terwujudnya kesiapan operasional satuan dalam rangka menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas TNI.

Pada tahun 2020, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan memesan 2 (dua) unit kapal perang jenis MCMV MHV 60 di Galangan Abeking Rasmussen Jerman. Proses pembangunan alutsista TNI Angkatan Laut pada medio Oktober 2022. Diharapkan pembangunan dua kapal perang jenis MCMV dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

Kapal perang jenis MCMV merupakan kapal perang jenis Buru atau Penyapu Ranjau yang dibuat di Galangan Abeking Rasmussen. Adapun fungsi asasi Kapal MCMV yang diemban yaitu guna melaksanakan pemburuan ranjau dengan cara deteksi, klasifikasi, identifikasi sasaran bawah permukaan yang menyerupai ranjau dan menghancurkan atau menetralisasi ranjau dengan sarana yang ada. Selain itu, kehebatan lain Kapal MCMV memiliki fungsi tambahan sebagai kapal survei alur dan kontur bawah air dan Search and Rescue (SAR) terbatas.

Dalam berbagai kesempatan KSAL menyampaikan pembangunan dan pengadaan kapal mengandung dua makna penting, pertama merupakan bagian dari perencanaan pembangunan kekuatan sekaligus realisasi dari program prioritas pimpinan TNI AL, yaitu modernisasi Alutsista serta upaya pemenuhan kebutuhan Alutsista TNI AL.(disp)

Categories
Daerah TNI

Gubernur Kalbar Berikan Pengarahan kepada Prajurit TNI AL yang Selesai Pendidikan

Koran Jurnal, Kalbar – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum menerima dan sekaligus memberi pengarahan kepada Prajurit TNI Angkatan Laut yang baru selesai melaksanakan pendidikan dari Kodiklatal Satdik 1 Tanjung Uban yang berasal dari Kalbar bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (6/10/2022)

Sebanyak 40 orang prajurit TNI AL terdiri dari 19 orang Bintara dan 21 orang Tamtama
PK TNI AL Angkatan Ke-XLII yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat disambut langsung oleh Gubernur H. Sutarmidji, S.H., M.Hum didampingi oleh Komandan Lantamal XII Laksamana Pertama TNI Suharto, S.H., M.Si.(Han) dan sekalian memberikan pengarahan untuk melaksanakan tugas selanjut.

Gubernur H. Sutarmidji, S.H., M.Hum menyampaikan, “Saya mengucapkan selamat datang kembali di Kalbar dalam keadaan yang berbeda dari sebelumnya. Saya memberikan pesan yang sama yaitu pegang teguh disiplin, jujur, dan dukungan dari orang-orang baik di sekeliling kita maka insya Allah kita semua akan meraih kesuksesan dengan hal tersebut. Saya juga mengucapkan selamat melaksanakan tugas, jaga wilayah laut kita dan jaga kekayaan laut kita. Walaupun saudara adalah seorang prajurit namun agar senantiasa tetap menjaga aturan yang ada dengan baik dalam menjalankan tugas-tugas kedepan,” ucap Gubernur.

“Ini adalah awal dari kedinasan saudara, untuk itu penting juga untuk selalu menjaga karier. Jagalah karier saudara sebaik-baiknya dan jangan pernah melanggar aturan agar kariernya dapat berjalan denhan lancar. Selain itu selalu update pengetahuan saudara untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas kedepan,” lanjutnya.

“Kalbar memiliki 177 hektar hutan Mangrove dengan garis pantai 109 KM² ditumbuhi tanaman mangrove. Saat ini banyak hutan mangrove di Kalbar telah yang rusak karena ekpolitasi yang berlebihan, semoga dengan bertambahnya kekuatan TNI AL kedepan hutan-hutan mangrove di Kalbar akan terselamatkan dan semakin lebat sehingga dapat menyelamatkan pantai kita dari abrasi. Perlu diketahui, selama ini kita tidak mengetahui suatu kegiatan explorasi di wilayah kita. Suatu contoh adalah adanya kandungan uranium di wilayah Kalbar, namun kenapa negara asing yang sudah mengetahui potensi tersebut ada di wilayah kita. Sebaiknya hal tersebut harus dicegah dan tidak boleh terjadi lagi,” ujar H. Sutarmidji

Penekanan dari Gubernur, diharapkan kita semua sebagai bawahan, agar dapat memahami dan menguasai tugas masing-masing sehingga dapat memudahkan atasan untuk mengatur tugas-tugas kita kedepan. Dengan demikian pekerjaan kita akan dapat dilaksanakan secara tepat dan efisien. Tunjukkan kemampuan terbaik saudara dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit TNI AL.

“Saya berharap kedepan akan ada lebih banyak lagi putra Kalbar yang lulus dan bergabung menjadi prajurit TNI AL. Ceritakan yang baik-baik kepada pemuda-pemudi Kalbar bawalah teman-teman yang ada di kampung agar berminat untuk bergabung menjadi prajurit TNI AL. Menurut saya dari sekian banyak TNI, tantangan terberat adalah TNI AL, dikarenakan di laut terdapat banyak mengandung kekayaan namun kekayaan tersebut masih belum dikelola dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Lantamal XII Laksma TNI Suharto menyampaikan, “Saya mengucapkan terima kasih telah membawa nama baik Kalbar dan Panda Pontianak selama melaksanakan pendidikan. Diharapkan kalian semua kedepan dapat menjadi penyemangat untuk pemuda/pemudi Kalbar agar bersedia bergabung menjadi prajurit TNI AL.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan cinderamata dari prajurit TNI AL kepada Gubernur Kalbar dan Danlantamal XII kemudian foto bersama
dan ditutup dengan yel-yel oleh Bintara dan Tamtama PK TNI AL Angkt Ke-XLII.

Kegiatan penerimaan prajurit TNI AL oleh Gubernur juga dihadiri oleh Pejabat utama Lantamal XII, Asintel, Asops, Aspotmar, Asrena, Aspers Danlantamal XII dan Dansatrol, Dandenma Lantamal XII.

Sementara itu, Danlantamal XII Laksma TNI Suharto memberikan keterangan kepada awak media menyampaikan,
bahwasannya animo masyarakat Kalbar saat ini masih sangat minim, diharapkan kedepan pemuda pemudi Kalbar akan semakin banyak lagi untuk mendaftar menjadi calon prajurit TNI AL sehingga kebutuhan personel di Lantamal XII akan terpenuhi. Dengan demikian Lantamal XII akan dapat melaksanakan tugas negara dengan baik dikarenakan para personelnya merupakan putra asli daerah yang tentunya lebih menguasai dan mengenal wilayah Kalbar.(disp)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Peringati HUT Ke-77 Tentara Nasional Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) memperingati HUT TNI (Tentara Nasional Indonesia) Ke-77 di Lapangan Apel mako Pushidrosal Jl. Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara. Rabu (5/10/2022).

Wakil Komandan (Wadan) Pushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto mewakili Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan tersebut, sementara yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Letkol Laut (T) Nur Khabibi, S.E., M.Tr.Opsla dan Pengucap Sapta Marga adalah Letda Laut (T) Nuryanto

Dalam Upacara tersebut, WadanPushidrosal membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dengan tema “TNI adalah kita” mengatakan, berdasarkan hasil dari beberapa lembaga survei, TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat. Di antaranya hasil survei Lembaga Indikator Politik (IPI) TNI mendapatkan kepercayaan dari publik sebesar 93,2%. Sedangkan hasil survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) TNI mendapatkan tingkat kepercayaan masyarakat paling tinggi sebesar 93%.

Panglima TNI menghimbau kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk selalu menjaga kepercayaan masyarakat tersebut, dengan bertindak dan berucap sesuai dengan Tugas Pokok TNI.

Upacara dilaksanakan dengan khidmat diikuti oleh para pejabat utama Pushidrosal dan seluruh personel Pushidrosal, dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemotongan tumpeng oleh Wadan Pushidrosal di gedung serbaguna mako Pushidrosal.(disp)

Categories
Olahraga TNI

Tim Bola Voli Putra TNI AL Raih Juara di Kejurnas Livoli

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Bolavoli Putra TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang ikut serta berlaga pada kejuaraan nasional Livoli Divisi I 2022 berhasil meraih juara ke III setelah pada babak semi final harus mengakui keunggulan tim terkuat PDAM. Hasil akhir menempatkan Tim Bolavoli Putra TNI AL diurutan ke-3 dibawah PDAM Jabar dan Lavani Jabar.

Ketua Tim/koordinator Tim Bola voli Putra TNI AL Letkol Laut (KH) M. Lukman Hakim mewakili Kayanus Bolavoli Laksma TNI Eko Sunarianto didampingi Official tim Letkol Anugerah mengatakan pada babak penyisihan Tim Putra TNI AL berada di Pool D bersamaan dengan Tim Kobar NTT dan Pagaruyung Sumbar. Di babak penyisihan ini Tim Putra TNI AL berhasil menjadi Juara Pool D dengan mengalahkan Tim Kobar tim Pagaruyung. Sementara itu, dibabak 8 besar/seperempat Final TNI AL berhasil mengalahkan Tim JVC DKI Jakarta.

“Namun memasuki babak semifinal tim TNI AL harus mengakui keunggulan Tim terkuat PDAM,” ujarnya.

Di final perebutan juara 3 dan 4 tim TNI AL berhasil mengalahkan tim asal Kaltim Singo Yudha sehingga harus puas berada diurutan ke-3,” tambahnya.

Kejuaraan Nasional Livoli Divisi Satu ini merupakan kejuaraan Bolavoli resmi antar Klub yang diselenggarakan oleh PBVSI. Kegiatan yang berlangsung mulai 25 September sampai 2 Oktober 2022 berlangsung di Gor Debes Tabanan dibuka Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM.

Livoli Divisi I ini diikuti oleh 42 klub yang terdiri dari 23 Klub Putra dan 19 Klub Putri dari 15 Provinsi di Indonesia, yakni Provinsi Bali, Aceh, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, Kepri, Jabar, Jatim, Jateng, DKI, Banten, DIY, Kalimantan Timur, NTB dan NTT.

Keberhasilan prajurit meraih prestasi di lingkungan TNI AL dalam bidang olah raga merupakan pembinaan yang nyata dari keseriusan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam memajukan olahraga melalui pembangunan berbagai fasilitas olahraga di seluruh pangkalan-pangkalan TNI AL seluruh Indonesia, sehingga diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet handal TNI AL yang berprestasi dalam kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.(disp)

Categories
Ragam TNI

KSAL: Generasi Muda Harus Lebih Mengenal Budaya Maritim

Koran Jurnal, Jakarta – “Generasi penerus perlu diperkenalkan dan diberikan pelajaran serta pemahaman tentang bagaimana negara maritim ini. Jangan sampai visi maritim ini hanya menjadi judul buku, kiasan, ataupun semboyan saja,” Demikian penegasan yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono pada acara Grand Final Putera Puteri Maritim Indonesia (PPMI) Tahun 2022 bertempat di Graha Marinir Senen, Kota Jakarta Pusat, Sabtu malam (01/10/2022).

Laksamana Yudo selaku KSAL sangat mengapresiasi, bangga dan mendukung gelaran pemilihan Putera dan Puteri Maritim Indonesia karena program ini merupakan salah satu contoh kegiatan dengan orientasi kemaritiman yang sangat nyata.

KSAL menyampaikan bahwa bagi visi maritim Indonesia, kegiatan PPMI ini merupakan bagian dari pilar budaya maritim.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar budaya maritim. Dengan kekuatan putera puteri maritim ini selaras dengan visi negara kita yaitu negara maritim,” pungkas KSAL.

Tahun ini sebanyak 56 finalis telah mengikuti karantina berpusat di Bumi Marinir Cilandak selama 10 hari dimulai pada tanggal 21 sampai dengan 30 September 2022. Pada kegiatan tahun sebelumnya yaitu tahun 2017 dan 2018 kegiatan pendidikan dan pelatihan PPMI berada di Pusat Komando Pasukan Katak (Kopaska) Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Selain pelatihan dan materi kemaritiman, para finalis juga telah dibekali materi kepariwisataan, ilmu komunikasi dan informasi, public speaking, table manner, beauty class, tata kelola lingkungan hidup serta IPTEK.

Dari 56 finalis, Candra Abigi dari Sumatera Utara dinobatkan sebagai Putera Maritim Indonesia 2022 dan Danela Stefani dari Kalimantan Selatan sebagai Puteri Maritim Indonesia 2022.(disp)

Categories
Militer TNI

KRI REM-331 dengan USS Charleston Laksanakan Passex di Perairan Selat Lombok

Koran Jurnal, Jakarta – Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar jajaran prajurit di KRI yang tengah berpatroli dan bertemu kapal asing yang melintas damai di wilayah teritorial Indonesia, untuk melaksanakan Passing Exercise (Passx), KRI REM-331 dengan USS Charleston melaksanakan latihan Passex di Perairan Selat Lombok. Minggu (2/10/2022).

Passex merupakan latihan yang dilaksanakan saat kapal angkatan laut negara sahabat masuk dan atau keluar perairan yurisdiksi nasional, hal ini dilakukan secara universal yaitu dilaksanakan oleh kapal angkatan laut negara sahabat menyambut kehadiran KRI saat memasuki perairan negara tersebut.

Hal tersebut disampaikan Laksamana Yudo di berbagai kesempatan saat bertemu sejumlah pejabat Angkatan Laut dunia dan disambut positif oleh sejumlah negara, serta telah menyatakan setuju terhadap hal itu.

Mengutip laporan Komandan KRI REM-331 Kolonel Laut (P) Nopriadi kepada Asops Pangkoarmada II, pada pukul 15.30 WITA KRI REM-331 RV dengan USS Charleston di posisi 08° 24.9’ S – 115° 56.6’ T & melaksanakan Comms check yang dilanjutkan Serial Flashex.

Pelaksanaan serial Flashex berjalan dengan baik dimana KRI REM-331 & USS Charleston berhasil membaca isyarat berita yang diterima masing-masing. Selesai serial Flashex dilanjutkan dengan serial RASAP.

Serial RAS Approach dilaksanakan dalam 2 sesi. Diawali sesi 1 oleh KRI REM-331 yang melaksanakan pendekatan di lambung kanan USS Charleston, kemudian dilanjutkan USS Charleston melaksanakan pendekatan ke KRI REM-331 di lambung kiri. Serial RASAP berjalan aman dan lancar lalu dilanjutkan Serial Farewell Pass sebagai penutup latihan. Kemudian USS Charleston melanjutkan pelayaran.(disp)