Categories
TNI

Wakasad Buka Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Piala KSAD 2023

Koran Jurnal, Cimahi – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Agus Subiyanto, membuka secara resmi Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Piala Kasad ke-1 Tahun 2023, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) M. Toha Dinas Jasmani Militer Angkatan Darat (Disjasad), Baros Cimahi, Jabar, Jum’at (26/5/2023).

Di awal kegiatan, Wakasad menerima laporan kesiapan penyelenggaraan kejuaraan dari Kasubdis Pembinaan Olahraga Disjasad, Kolonel Inf Dedi Ruswandi. Dimana disampaikan bahwa Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad yang baru pertama kali digelar ini, diselenggarakan mulai tanggal 26 hingga 28 Mei 2023 di GOR Bung Tomo dan GOR M. Toha, Disjasad. Adapun kategori yang diperlombakan meliputi Pemasalan (usia dini) tingkat SD dan SMP, serta kategori Prestasi tingkat SMA/SMK sederajat, tingkat Dewasa Umum, dan TNI-Polri.

KSAD dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakasad mengatakan bahwa Pencak Silat merupakan olahraga beladiri asli nusantara yang sarat unsur seni dan nilai budaya, serta menjadi salah satu warisan dan jati diri bangsa Indonesia yang penting untuk dilestarikan. Demi menjaga kelestarian tradisi Pencak Silat agar tidak diklaim negara lain, maka kejuaraan ini diadakan. Selain juga bertujuan sebagai sarana pembinaan, meningkatkan prestasi, serta mencetak bibit-bibit atlet potensial, yang kelak bisa memberikan prestasi terbaik di kancah nasional, bahkan internasional.

“Kepada wasit dan tim penilai, laksanakan penilaian secara obyektif, jujur dan adil sesuai ketentuan yang berlaku. Jadilah role model yang mampu merepresentasikan olahraga pencak silat sebagai sebuah cabang olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas. Selanjutnya kepada para atlet, ingatlah bahwa kalah dan menang adalah bumbu setiap perlombaan. Legawa-lah jika mendapatkan kekalahan, dan jangan jumawa jika mampu meraih juara,” kutip Wakasad seraya berpesan agar panitia pelaksana memperhatikan keamanan dan keselamatan peserta di sepanjang pelaksanaan kejuaraan.

Kejuaraan Pencak Silat Piala KSAD ini menuai antusiasme masyarakat, dimana tercatat sebanyak 2.040 atlet mendaftar untuk mengikuti kejuaraan. Kategori Pemasalan diikuti 1.075 atlet yang terdiri dari 624 atlet tingkat SD dan 451 atlet tingkat SMP. Sementara Kategori Prestasi diikuti 965 atlet yang terdiri dari 350 atlet tingkat SMA/SMK, 383 atlet Dewasa Umum, dan 232 atlet dari TNI dan Polri.

Beberapa pejabat yang terlihat hadir dalam pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad ini diantaranya Dankodiklatad, Danpussenif, Kapolda Jabar, Bapak Pencak Silat Dunia Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya, Ketua Umum IPSI Jabar Phinera Wijaya, serta para pejabat TNI-Polri dan tamu undangan dari instansi lain.(disp)

Categories
Militer TNI

Wakasad Dampingi Menhan Berikan Ceramah Pembekalan Siswa Seskoad

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos. mendampingi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan ceramah pembekalan kepada siswa Seskoad Dikreg-59 yang diikuti oleh 451 siswa, bertempat di Ruang Jenderal Gatot Subroto, Seskoad, Bandung, Kamis (13/08/2020).

Kedatangan Menhan Prabowo Subianto disambut hangat Wakasad, Komandan Seskoad, Wadan Seskoad dan beberapa pejabat Seskoad lainnya.

Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dalam kesempatan tersebut memberikan sambutan sekaligus membacakan Riwayat Hidup singkat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Menhan memberikan pembekalan kepada siswa Sekoad selama kurang lebih satu jam. Para siswa Seskoad mendapatkan pencerahan tentang pertahanan negara dan berbagai kebijakan tentang pertahanan negara.

Setelah selesai memberikan ceramah, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, serta pemberian cinderamata dari Danseskoad dan dari perwakilan siswa Seskoad Mayor Inf Fransiscus Renoten kepada Menhan Prabowo Subianto. Bersamaan dengan itu Menhan Prabowo Subianto turut pula memberikan cinderamata kepada Danseskoad.

Rangkaian acara kunjungan Menhan tersebut diakhiri dengan foto bersama dengan Wakasad dan para pejabat Seskoad lainnya.(disp/red)

Categories
TNI

Wakasad Hadiri Kenaikan Pangkat 84 Perwira Tinggi TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang diwakili Wakil KSAD (Wakasad) Letjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos., menghadiri acara laporan korps kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi 84 Pati TNI, yang dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (09/06/2020).

Demikian rilis disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, yang juga ikut melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI.

Dikatakan Kadispenad bahwa pelaksanaan kenaikan pangkat 84 orang Pati TNI tersebut terdiri dari 74 Pati TNI AD yang kesemuanya naik dari Kolonel menjadi Brigjen, kemudian 3 Pati TNI AL dan 7 Pati TNI AU.

Acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1054/VI/2020 tanggal 3 Juni 2020.

Selain Wakasad, hadir dalam acara tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dan Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, serta Pejabat utama Mabes TNI lainnya.(disp/red).

Categories
Polhukam TNI

Panglima TNI: Netralitas TNI-Polri di Bidang Pengamanan Kunci Keberhasilan Pemilu 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Netralitas TNI-Polri dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 adalah salah satu kunci yang  akan menentukan keberhasilan Pemilu, khususnya di bidang pengamanan. TNI-Polri harus mampu menunjukkan  komitmen yang kuat dalam membangun dan mewujudkan sinergitas TNI-Polri agar dalam pelaksanaan tugas pengamanan dapat dicapai kesuksesan, sehingga keamanan dan keutuhan NKRI dapat terjaga.

Demikian pembekalan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. diwakili Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dengan materi “Sinergi TNI-Polri Dalam Pengamanan Pemilu 2019”di hadapan 364 peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengamanan Pemilu Tahun 2019 Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri, di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jalan Tirtayasa Raya No. 6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/09/2018).

Menurut Panglima TNI, upaya untuk  mensukseskan pelaksanaan perbantuan TNI kepada Polri dalam pengamanan  Pemilu tidak bisa dicapai secara instan, dibutuhkan proses untuk mencapai keberhasilan, diperlukan sosialisasi masing-masing pihak tentang aturan yang berlaku, mekanisme perbantuan, prosedur pengamanan dan penyamaan persepsi tentang tujuan perbantuan untuk mencapai keterampilan yang tinggi dan kemampuan interoperability.

Panglima TNI menegaskan bahwa selama pelaksanaan Pemilu 2019,  TNI-Polri harus tetap mewujudkan terpeliharanya Kamtibmas, mencegah terjadinya anarkisme, kerusuhan sosial baik vertikal maupun horisontal dan mencegah terjadinya kerawanan lanjutan yang berpotensi mengancam eksistensi  negara.

“Mari bersama-sama kita bangun etos kerja sesuai bidang keahlian kita masing-masing, sehingga TNI-Polri akan makin profesional dan dengan dilandasi jiwa ksatria serta loyalitas tegak lurus, kita Dharma Baktikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kerawanan-kerawanan Pemilu 2019 antara lain pada tahap masa tenang, yaitu penyebaran isu hoax, money politik,  intimidasi dan perusakan logistik Pemilu pada tahap pemungutan suara.

“Dengan pengalaman Pilkada serentak 2018, TNI-Polri sudah mempersiapkan diri, apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan,  itu semua sudah disimulasikan,” ungkapnya.

Disisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa untuk mengantisipasi pengamanan Pemilu 2019, TNI akan mengerahkan personel sampai dengan dua pertiga dari kekuatan Polri yang terlibat operasi dan  kekuatan itu akan digelar di wilayah-wilayah yang memang dianggap rawan termasuk berbagai macam Alutsista dari ketiga matra.

“Jumlah personel yang disiagakan tentunya akan kita sesuaikan dan kita akan menunggu apa yang diperlukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

“Dalam pelaksanaan pentahapan Pemilu 2019, TNI selalu berkoordinasi dengan Polri tentang rencana  pengamanan sesuai dengan pentahapan dimulai dari tahap pendaftaran dan penetapan calon,masa kampanye, distribusi logistik, masa tenang pemungutan dan penghitungan suara serta pengamanan objek vital termasuk  pengamanan pejabat penyelenggara Pemilu sampai dengan pelantikan anggota DPR, DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden,” jelasnya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa  saat ini TNI-Polri sudah melakukan latihan-latihan parsial bersama tentang prosedur pengamanan bersama di setiap wilayah dengan melakukan koordinasi antara Polda dan Kodam.

“Diharapkan pada saat pelaksanaan pengamanan sudah terjadi sinkronisasi dan saling kesepahaman sehingga tidak akan terjadi benturan antara sesama aparat di lapangan,” tegasnya.(red/Pusp)