Categories
Daerah TNI

Sumur Bor untuk Desa Dukuh Jamur Warga Binaan Grup 2 Kopassus

Koran Jurnal, Sukoharjo – Tanggap dan peduli terhadap kebutuhan warga akan pentingnya air bersih, Komando Pasukan Khusus dengan sigap memfasilitasi pembuatan sumur bor yang diperuntukkan untuk masyarakat Dukuh Jamur RT.01/RW.08 Desa Trangsan Kec. Gatak Kab. Sukoharjo.

Pembuatan sumur bor tersebut juga sumbangan atas kepedulian KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman akan kesulitan masyarakat Dukuh Jamur.

“Semoga sumur bor ini dapat digunakan dan bermanfaat, airnya bersih serta lancar, Peresmian sumur bor ini dalam rangka TNI Manunggal Air guna mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga Dukuh,” jelas Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan yang diwakili oleh Aster Kopassus Kol Inf Irfan Amir saat meresmikan sumur bor di desa Binaan Grup 2 Kopassus, Kamis (6/4/2023).

Dikatakan Danjen Kopassus, seperti yang dibacakan Aster Kopassus, TNI Manunggal Air merupakan program dari Kasad yang ingin membantu masyarakat yang selama ini kekurangan air bersih. Dan sumur bor ini merupakan wujud komitmen TNI AD khususnya Kopassus dalam memberikan layanan terbaik untuk warganya, terlebih dalam pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Melihat nilai manfaat yang demikian besar, saya berharap warga Dukuh Jamur RT.01/RW.08 desa Trangsan Kec. Gatak Kab. Sukoharjo, berperan aktif merawat dan menjaga sumur bor tersebut sehingga masa pakai bisa lebih lama dan membawa kemaslahatan bagi seluruh warga,” pungkasnya.(pen)

Categories
Kesehatan TNI

Grup 1 Kopassus Gelar Vaksinasi Bagi Warga Masyarakat Binaan

Koran Jurnal, Serang – Membantu pemerintah dalam menekan angka kasus Covid-19, Grup 1 Kopassus menggelar vaksinasi bagi warga masyarakat binaan Grup 1 Kopassus, yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Grup 1 Kopassus, Taman Baru, Kota Serang, Rabu (21/07/2021).

Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf I Gede Putra Yasa, S.I.P. terjun langsung memantau jalannya pelaksanaan kegiatan vaksinasi.

Ketua Pelaksanan Serbuan Vaksinasi Grup 1 Kopassus, Mayor Inf Adi Nofriadi Nata (Kasiter Grup 1 Kopassus) menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 21 dan 22 Juli 2021.

Sedangkan untuk target pelaksanaan vaksinasi, lanjut Kasiter Grup 1 Kopassus, ditujukan untuk 500 orang warga binaan Grup 1 Kopassus dengan menerapkan sistem bergantian antar wilayah untuk tetap menjaga faktor protokol kesehatan.

“Untuk 500 orang ini pelaksanaannya kami bagi menjadi beberapa bagian sehingga tidak terjadi penumpukan masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi sehingga protokol kesehatan kami terapkan secara ketat,” katanya.

Menurutnya, masyarakat sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini dan sangat bersyukur karena diberikan fasilitas untuk melaksanakan vaksin.

“Kami sangat terbantu dengan pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Grup 1 Kopassus dan kami berharap kegiatan vaksinasi bisa diselenggarakan pada waktu yang akan datang sehingga program pemerintah tentang percepatan vaksinasi dapat terealisasikan,” ucap salah satu peserta vaksinasi.

Dikatakan Kasiter Grup 1 Kopassus ini, bahwa pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini juga berkat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Serang dan Tenaga Kesehatan Persit KCK Cabang II PCBS Grup 1 Kopassus.

Sebelumnya Grup 1 Kopassus juga sudah melaksanakan serbuan vaksin di daerah Cipocok sebanyak 1.000 orang dan di Puskesmas Taktakan sebanyak 150 orang. Kegiatan ini akan terus berlanjut di desa-desa wilayah Kota Serang utamanya di wilayah binaan Grup 1 Kopassus.

Kasiter Grup 1 Kopassus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut serta dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi massal di Grup 1 Kopassus.(pen/red)

Categories
Kesehatan Ragam

APD Hasil Karya Warga Binaan Dipersembahkan Guna Membantu Penanganan Covid-19 Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Membuka rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-56, warga binaan di seluruh Indonesia serentak serahkan hasil karyanya bagi penanganan COVID-19 di Indonesia, pada Kegiatan Bakti Sosial Narapidana untuk negeri.

“Dari warga binaan kami seluruh Indonesia untuk membantu penanganan COVID-19, berupa perlengkapan APD, seperti Gown, masker, Face Shield dan sarana pendukung pencegahan penyebaran COVID-19 lainnya, seperti handsanitizer dan lain-lain yang memang saat ini sangat dibutuhkan, khususnya oleh insan medis dan masyarakat umum lainnya,” ungkap Nugroho, Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta, Jum’at (24/4/2020).

“Walaupun sebelum momentum ini, warga binaan dan jajaran kami sudah memulai untuk memproduksi mandiri dan mendistribusikannya baik untuk kebutuhan internal maupun kepada masyarakat semenjak wabah corona merebak di Indoensia,” jelas Nugroho lagi.

Sekitar 40 ribuan perangkat APD berupa, gown, masker, face shield, penutup kepala, sepatu boots, cairan disinfektan, sarung tangan, hand sanitizer serta tiang infus telah diproduksi warga binaan dan disumbangkan kepada masyarakat dan intansi terkait, khusunya medis pada giat Bakti Sosial serentak dalam rangka peringatan Hari bakti Pemasyarakatan ke 56 tahun 2020 ini. Seperti sejumlah 9.463 APD yang diserahkan kepada Rumah Sakit khusus penanganan Pasien COVID-19, Wisma Atlet, Kemayoran.

“Kami menyerahkan APD karya narapidana di seluruh Indonesia kepada Rumah Sakit Darurat COVID–19 Wisma Atlet, semoga dapat bermanfaat bagi para tenaga medis yang terus bersemangat berjuang melawan COVID-19,” tutur Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ibnu Chuldun yang menyerahkan bantuan APD hasil karya narapidana, bersama Pimpinan Tinggi Ditjenpas lainnya langsung ke Rumah Sakit darurat Covid-19, Wisma Atlet, Kamis (23/04/2020)

Perangkat APD yang diserahkan adalah Gown sebanyak 500 buah masker dengan standar kesehatan Kemenkes sebanyak 1.515, Pelindug wajah 400, covr shoes 450, sarung tangan 1118 dan hand sanitizer.
Bantuan diterima langsung oleh Asisten Operasional Komando Tugas Gabungan terpadu (KOGASGAPAD) Rumah Sakit Darurat Covid-19, Kolonel Inf Prabowo Setiaji di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. “Terimakasih kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan khususnya kepada para narapidana yang ikut peduli dengan keselamatan medis,” ucap Prabowo.

Sedangkan Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan di hari yang sama menyerahkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat di wilayah Tangerang yang dirangkaikan dengan kegiatan pemberian bantuan sosial Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Imam Suyudi, dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin.

“Kegiatan ini adalah bagian dari keinginan tulus warga binaan dan petugas kami untuk memberikan kontribusi bagi negeri dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 yang telah menjadi bencana non alam yang juga melanda dunia,” kata Nugroho.

Ia pun menegaskan kembali bahwa kegiatan Bansos ini serentak dilakukan oleh Lapas, Rutan, LPKA, Bapas dan Rupabsan di seluruh wilayah yang berkolaborasi memberikan donasi kepada masyarakat dan pihak yang paling membutuhkan, dengan mengusung hasil karya warga binaan, berupa sarana perlengkapan APD.

Tidak hanya itu, pada Baksos serentak nusantara tersebut, hasil kerja warga binaan berupa hasil produksi ketahanan pangan pun turut disumbangkan. Seperti sayur mayur, buah-buahan dan perikanan seperti lele, telur dan hasil sejenisnya. Sumbangan ini khususnya diberikan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19, juga warga binaan asimilasi yang sedang menjalankan asimilasi, bagi mereka dengan kondisi yang membutuhkan.

“Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, inilah sumbangsih warga binaan kami untuk negeri, dari jemari dan tangan mereka yang menghasilkan karya manfaat, diharapkan dapat membantu meringankan dampak dari pandemik ini,” ungkap Nugroho.

APD dan sarana pendukung karya warga binaan didonasikan kepada Puskemas, Rumah Sakit, Panti Asuhan, kaum Dhuafa dan masyarakat umum lainnya yang membutuhkan, serta parat penegak hukum yang membutuhkan seprti kepolisian yang serng bersentuhan langsung dalam pencegahan dan penanganan covid -19 di masyarakat.

“Kami memahami bahwa bantuan ini tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga untuk jangka waktu yang cukup lama. Namun kami berharap dapat sedikit meringankan dalam penanganan covid 19 Indonesia. Sumbangsih warga binaan untuk penanganan covid-19 di Indonesia.,” pungkas Nugroho.(hum/red)