Categories
Kesehatan Megapolitan

Tenaga Kesehatan di Gerai Vaksinasi Merdeka Satpas SIM Cinere Gunakan APD Lengkap

Koran Jurnal, Depok – Ratusan warga tampak antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 di Gerai Vaksinasi Merdeka Aglomerasi Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM) Pasar Segar Cinere Kota Depok, Kamis (23/09/2021).

Salah satu peserta vaksin, Hasan (27) warga Limo Depok, menyebutkan bahwa proses vaksinasi yang baru saja dilaluinya itu berlangsung baik.

Kata Hasan, petugas yang melayaninya baik itu dari unsur kepolisian maupun tenaga kesehatan atau nakes sangat ramah menyambut kehadiran masyarakat yang ingin divaksin.

“Petugasnya dengan ramah, sapa dan senyum menyambut kita dan mengarahkan dengan lugas mulai dari proses awal hingga selesai disuntik,” ujar Hasan kepada wartawan.

Selain itu, berdasarkan pengamatannya para nakes juga dilengkapi alat perlindungan diri (APD) dalam memvaksinasi, seusai dengan prosedur penanganan Covid-19.

“Petugasnya mulai dari tenaga administrasi, observasi dan vaksinator seluruhnya lengkap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” jelasnya.

Sementara, salah satu vaksinator yang bertugas pada hari ini, dr Reza Dirgahayu Putri dari RS Jantung Diagram Siloam Hospitals Group menegaskan bahwa pihaknya dalam menjalankan proses medis selalu berpedoman dengan ketentuan yang ada.

“Salah satunya kami tidak luput dari patuh prokes termasuk melengkapi dengan APD,” tutur dia.(red)

Categories
Megapolitan TNI

Jelang Hari Bakti Ke-74, TNI AU Bagikan Ratusan Paket Sembako dan APD kepada Petugas Makam

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang peringatan ke-74 Hari Bakti TNI AU yang akan diperingati tanggal 29 Juli 2021 mendatang, TNI Angkatan Udara membagikan 200 paket sembako dan APD kepada Petugas makam TPU Bambu Apus dan para petugas kebersihan jalan raya, Jum’at (23/07/2021).

200 paket sembako dan APD diserahkan oleh Aspers Kasau Marsda TNI Elianto Susetio, S.IP., M. Si. kepada Kepala Pengelola TPU Bambu Apus, Kokoh dan sejumlah petugas kebersihan di sepanjang jalan raya Cilangkap dan jalan raya Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Khusus penyerahan paket sembako kepada petugas kebersihan, sambil bersepeda, Aspers Kasau dan sejumlah pejabat yang mendampingi, menyerahkan langsung paket sembako tersebut, kepada petugas kebersihan yang dijumpai di sepanjang jalan raya Hankam dan jalan raya Setu, Cipayung.

“Semoga apa yang kita lakukan saat ini bisa bermanfaat, kegiatan ini bukan yang terakhir, namun kegiatan-kegiatan serupa terus kita lakukan untuk lebih mendekatkan TNI AU dengan masyarakat,” ujar Aspers Kasau.

Sejumlah pejabat yang turut mendampingi Aspers Kasau diantaranya, Waaspers Kasau, Kapusku TNI, Kadispenau, dan Sesdisdikau.

Pada peringatan ke-74 Hari Bakti TNI AU tahun 2021 ini, TNI AU juga melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan, meliputi Donor Darah, serbuan vaksinasi Covid-19 dan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, yang diselenggarakan oleh seluruh Kotama TNI AU dan seluruh satuan jajaran TNI AU di wilayah Indonesia.

Adapun puncak peringatannya akan dilaksanakan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 29 Juli 2021 mendatang. Sasaran kegiatan meliputi pembangunan fasilitas publik, pembangunan sarana pendidikan, renovasi rumah tidak layak huni, pembagian sembako, penyerahan kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu, dan kaca mata baca kepada warga masyarakat di provinsi tersebut.

Seluruh rangkaian pelaksanan bakti sosial ini, diselenggarakan dengan mentaati protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon Sumbang APD untuk RST. Ciremei 

Koran Jurnal, Cirebon – Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Agung Nugroho, S.E., M.Tr.Hanla., menyerahkan sumbangan 25 buah Alat Pelindung Diri (APD) dan 30 Face Shield kepada RST. Ciremei Kota Cirebon.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian Lanal Cirebon terhadap rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Cirebon dalam rangka membantu percepatan penanganan pasien Covid-19 khususnya di RST. Ciremei.

Penyerahan bantuan alat pelindung diri dari Danlanal Cirebon diterima langsung oleh Dandenkesyah 03.04.03 Cirebon Letkol CKM dr. Wildan Sani, Sp. U., dan Karumkit RST. Ciremei Letkol CKM dr. Andre Novan.

“Semoga dengan sedikit dukungan dan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Lanal Cirebon ini dapat membantu tenaga medis dalam melaksanakan tugas-tugas penanganan Covid-19. Karena tenaga medis merupakan garda terdepan, maka keselamatan dan keamanan mereka adalah hal yang mutlak diperhatikan dan didukung penuh. Untuk itu, pemberian APD ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap mereka, semoga bermanfaat,” ujar Danlanal Cirebon Letkol Agung Nugroho.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Para Penyair Puisi Esai Sumbang APD untuk RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

Koran Jurnal, Jakarta – Sedikitnya 63 penulis puisi esai memberikan perhatian untuk para tenaga medis dan relawan covid-19 dengan menyumbangkan 63 APD (Alat Perlindungan Diri).

“Bagi kami, tim medis dan relawan adalah pahlawan di zaman covid-19. Karena itu, kami 63 penulis puisi esai ikut mendukung mereka, dengan cara menyumbangkan 63 baju APD bersertifikat. Satu penulis menyumbangkan satu APD.”

“Jangan dilihat bentuk dan jumlah derma kami. Lihatlah niat kami, niat para penulis, penyair, seniman, seniwati, untuk ikut bergotong royong bersama tim medis dan relawan, yang sudah mengambil resiko untuk menyembuhkan pasien.”

Demikian pesan yang disampaikan pengurus Kelompok Studi Proklamasi (KSP): Elza Peldi Taher, Jonminofri, Halimah Munawir, M. Jojo Rahardjo, dan pengurus IKATISA 31 (Tutut Adinegoro dan Nanang Susanto), serta penyair Fatin Hamama.

Mereka mewakili 63 penulis puisi esai dari Aceh dan Sumatra, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Malaysia, Brunei, Thailand, Singapura, Salomon Island, hingga Australia, untuk menyerahkan 63 APD tersebut kepada RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (02/06/2020).

Sementara Denny JA, penggagas puisi esai, mengatakan: “Banyak penulis yang merekam kisah pandemik virus corona untuk satu buku. Tapi para penulis puisi esai dari manca negara selangkah lebih maju lagi. Mereka tak hanya bersama sama merekam suara batin masyarakat dalam puisi esai mini yang dibukukan. Mereka juga bersama sama berderma.”

Denny mengutip lembaga yang berpusat di Inggris, Charities Aid Foundation. Lembaga ini melakukan riset pada 146 negara seluruh dunia. Negara mana yang penduduknya yang paling banyak berderma. Mereka membuat penilaian berdasarkan Indeks yang disebut World Giving Index.

Di tahun 2018, Indonesia terpilih rangking nomor satu. Posisi Indonesia dari sisi spirit masyarakatnya untuk berderma di atas negara Amerika Serikat, Australia, Canada, Bahrain, yang masuk 10 besar.

Para penulis puisi esai ini salah satu saja contoh spirit publik di Indonesia yang gemar berderma. Tak hanya dalam bentuk uang atau barang. Banyak pula rakyat Indonesia yang berderma menjadi sukarelawan, mendermakan tenaga, pikiran dan waktu.

Para penulis puisi esai manca negara ini, awal Juni 2020 ini, mempublikasikan buku mereka yang berisi kumpulan puisi esai mereka dengan judul: Love and Life in the Era of Corona. Aneka drama batin, kesedihan serta harapan, kematian, dan perjuangan menghadapi era pandemik terekam di sana.

Kata Denny, buku puisi esai itu pada waktunya akan dirujuk ketika kita ingin mendalami suasana batin era pandemik, yang datang mungkin hanya seratus tahun sekali.(JR/red)

Categories
Daerah Kesehatan Polisi

Kabaharkam Serahkan Ribuan APD Covid-19 Bantuan Kapolri untuk RS Bhayangkara Polda Jatim

Koran Jurnal, Surabaya – Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyerahkan bantuan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis berupa sejumlah jenis Alat Pelindung Diri (APD) Penanganan Covid-19 untuk RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Bantuan yang terdiri dari 1000 unit pakaian APD medis, 1000 buah masker N95, 1000 buah kacamata medis, 1000 pasang sarung tangan dalam, 1000 pasang sarung tangan luar, 1000 pasang pelindung sepatu medis, 1000 buah pelindung wajah medis, dan 10.000 helai masker medis, diserahkan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto kepada Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Hisbulloh Huda, di lobby RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (30/05/2020).

Turut hadir mendampingi dan menyaksikan penyerahan bantuan, diantaranya Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Risyapudin, Komandan Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko, Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Rusdianto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M.Fadil Imran beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan, optimis Jatim dapat segera menurunkan kurva jumlah kasus Covid-19.

“Operasi Aman Nusa II fungsi dari RS Bhayangkara juga merupakan fungsi terdepan dalam tangani pencegahan dan percepatan penuntasan Covid-19,” ujar Agus.

Selain itu, dalam kunjungan kerja Supervisi dan Asistensi Operasi Aman Nusa II 2020 di Jatim, Kabaharkam Polri juga memerintahkan Kapusdokkes Polri untuk memberikan perhatian khusus kepada RS Bhayangkara dan Polri di Jawa Timur.

“Untuk membantu kendala di Jawa Timur sebagai fungsi Gugus Tugas yang di kedepankan,” tukas Jenderal Bintang Tiga ini.

Ditempat sama, Kapolda Jawa Timur mengucapkan terima kasih atas dukungan Kapolri atas bantuan APD dan Rapid Test.

“Tentunya ini akan memperkuat RS Bhayangkara Polda Jatim dalam menangani Covid-19, serta membackup Gugus Tugas Covid19 Propinsi Jatim dan jajarannya,” lugas Fadil.

Kedepan Mabes Polri juga akan membantu Polda Jatim berupa Mesin PCR dengan kapasitas sehari mampu layani 100 spesimen dan 20 Ventilator.(np/red)

Categories
Kesehatan Nasional

Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

Koran Jurnal, Jakarta – Kebutuhan baju alat pelindung diri (APD) yang dibutuhkan para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19 masih tinggi. Berita gembira diterima Gugus Tugas Nasional setelah baju APD buatan Indonesia lolos ISO 16604 Class 3.

Baju APD dengan standar tinggi atau ISO 16604 Class 3 merupakan spesifikasi yang wajib dikenakan para tenaga medis sehingga keamanan dan keselamatan terjamin. Baju APD yang lolos ISO 16604 Class 3 diusulkan PT Sritex. Otomatis baju APD ini memenuhi standar internasional yang ditetapkan Badan PBB untuk Kesehatan Dunia (WHO).

Hasil pengujian dilakukan oleh Intertek Headquarter yang berbasis di Cortland, New York, Amerika Serikat.

Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo telah mendapatkan informasi lolosnya baju APD buatan Sritex yang digunakan untuk penanganan COVID-19.

“Saya ikut senang mendengar kabar dari Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York, Arifi Saiman bahwa 27 Mei 2020 waktu New York, hasil uji lab APD Coverall dan sampel bahan baju PT. Sritex untuk sertifikasi ISO 16604 Class 3 di Intertek HQ, Cortland, New York, dinyatakan Pass atau lolos uji lab,” ujar Doni wajah, Jum’at  (29/05/2020).

Baju APD bersertifikasi ISO 16604 Class 3 memiliki ketahanan terhadap masuknya bakteri atau virus dengan ukuran yang sangat kecil. ISO 16604 Kategori kelas 3 berkualitas lebih tinggi dibandingkan tingkat kelas 2 atau ISO 16604 Class 2.

Gugus Tugas Nasional juga melaporkan bahwa beberapa perusahaan Indonesia lain sedang mengajukan permohonan untuk uji lab produk mereka. Konjen RI berharap produk-produk lain bisa lolos dan mendapatkan sertifikat ISO yang sama.

Sementara itu, Presiden Dirut PT Sritex Iwan Lukminto menjelaskan bahwa pihaknya bekerja khusus untuk mendapatkan formula bahan baku yang bisa memenuhi Standar WHO.

“Paling tidak satu bulan kami bekerja keras dan saya memimpin langsung pengembangan produk APD agar bisa mendapatkan ISO 16604 Class 3,” ujar Iwan.

Sritex selama ini sudah mampu menghasilkan produk dengan standar tinggi. Iwan mengatakan bahwa salah satu yang sudah dihasilkan Sritex adalah pakaian nubika atau CBRN (Chemical Biological Radiological Nuclear). Sejak Januari lalu, Sritex membuat APD mulai yang Class 1, Class 2dan terakhir ini Class 3.

Lolosnya baju APD dengan ISO 16604 Class 3 menjawab kebutuhan APD yang tinggi untuk penanganan pasien COVID-19. Ketersediaan baju APD tidak lagi akan menjadi kendala. Menurut Iwan, Sritex mampu untuk memproduksi baju APD kelas 1 sampai 500 ribu buah setiap bulannya.(pus/red)

Categories
Kesehatan Nasional TNI

Gugus Tugas Covid-19 Sudah Distribusikan 1.492.150 APD

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mendistribusikan sebanyak 1.492.150 alat pelindung diri untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Yang masih ada di gudang sampai dengan hari ini 334.600 alat pelindung diri,” kata Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsekal Pertama TNI Jorry S Koloay dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (30/04/2020).

Alat material kesehatan lain yang juga sudah disalurkan adalah kacamata pelindung google sebanyak 3.000 buah, masker bedah 774 ribu, peralatan rapid test 285 ribu, dan sarung tangan medis 304 ribu.

Jorry mengatakan alat material kesehatan tersebut didistribusikan ke sejumlah provinsi, yaitu DKI Jakarta (238.050 buah), Jawa Barat (124.000 buah), Jawa Tengah (80.700 buah), Jawa Timur (102.600 buah), DI Yogyakarta (30.700 buah), Bali (42.400 buah), dan Banten (65.100 buah).

“Sudah direncanakan distribusi ke beberapa provinsi. Khusus untuk hari ini akan didistribusikan ke 29 daerah dengan mengerahkan pesawat TNI Angkatan Udara,” tuturnya.

Untuk memastikan penyaluran alat material kesehatan tersebut tepat sasaran, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sudah menerbitkan Prosedur Tetap dan Panduan Distribusi Alat Material Kesehatan.

“Protap distribusi yang terintegrasi tersebut memudahkan proses tracking pada daerah penyaluran,” jelas Jorry.

Prosedur Tetap tersebut bertujuan untuk menciptakan kesatuan data yang valid, terintegrasi, dan cepat dalam penyusunan laporan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Di dalam protap sudah terurai jelas apa saja yang harus dilakukan. Saat ini sistem sudah berjalan baik. Negara menjamin ketersediaan logistik alat material kesehatan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.(hum/red)

Categories
Kesehatan TNI

TNI Angkatan Darat Terima Bantuan 30 Ribu APD dari MNC Peduli

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan bahwa bantuan 30.000 Alat Pelindung Diri (APD) dari MNC Peduli akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh Rumah Sakit jajaran TNI AD.

Hal itu disampaikan Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E.,M.M dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (29/04/2020)

Diungkapkan Kadispenad, penerimaan secara simbolis bantuan APD baju Hazmat tersebut dilakukan pada kegiatan audiensi Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dengan Kasad di ruang tamu Kasad.

Usai menerima bantuan secara simbolis, Kasad menegaskan bahwa pemberian bantuan APD tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dengan diterimanya bantuan tersebut, TNI AD siap untuk mendistribusikannya.

“Kami memiliki 68 rumah sakit, kami berterimakasih atas bantuan dari Bapak Hary dan MNC Group. Bantuan dari Bapak ini akan kami siapkan distribusinya. Kami sangat memerlukan APD termasuk masker terutama masker N95 untuk tenaga medis yang saat ini juga susah didapatkan,” ungkapnya.

Selain itu, Andika juga mengungkapkan bahwa kebutuhan APD setiap harinya sangat tinggi bagi tenaga medis dihadapkan pada situasi saat ini.

“APD penggunaannya hitungan per hari, untuk Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sendiri, mereka bisa menghabiskan hampir 500 APD per harinya. Gambaran yang serupa juga bisa terjadi di rumah sakit-rumah sakit lainnya. Bantuan-bantuan dari pak Hary dan dari semua pihak sangat membantu,” tegas KSAD.

Andika juga menambahkan bahwa bantuan kali ini adalah fokus kepada tenaga medis TNI AD dimana APD merupakan kelengkapan mereka dalam melaksanakan tugas, selain itu juga meningkatkan imunitas mereka.

Sementara itu, diakhir pertemuan, Kasad juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat agar terus bersama-sama untuk membatasi dan memutus mata rantai penyebaran virus.

“Saya bisa memahami betapa di bulan Ramadhan ini keprihatinan memang bertambah, Situasi pembatasan sosial ini yang masih akan menyulitkan banyak pihak,” ujar Andika

“Tetapi saya yakin kalau kita semua disiplin, kita sama-sama untuk menjaga, penyebaran virus Covid-19 ini akan bisa kita batasi dan mudah-mudahan akan cepat berakhir,” harapnya sambil menutup pembicaraan.

Pada kesempatan tersebut, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para tenaga medis termasuk tenaga medis TNI AD yang telah berjuang dalam melawan pandemi secara global ini.

“Saya dan tentunya masyarakat Indonesia sangat berterima kasih dengan semua upaya medis untuk merawat pasien-pasien Covid-19, sangat luar biasa pengorbanan dan kerelaanya, kami sangat simpati, terus berjuang, kami sangat mendukung,” ujar Hary.

Selain Kadispenad, turut mendampingi Kasad dalam audiensi tersebut, Wakasad Mayjen TNI Moch Fachrudin,S.Sos, Koorsahli dan Aster Kasad, Kapuskesad serta Dandenma Mabesad. (Disp/red)

Categories
Kesehatan Ragam

APD Hasil Karya Warga Binaan Dipersembahkan Guna Membantu Penanganan Covid-19 Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Membuka rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-56, warga binaan di seluruh Indonesia serentak serahkan hasil karyanya bagi penanganan COVID-19 di Indonesia, pada Kegiatan Bakti Sosial Narapidana untuk negeri.

“Dari warga binaan kami seluruh Indonesia untuk membantu penanganan COVID-19, berupa perlengkapan APD, seperti Gown, masker, Face Shield dan sarana pendukung pencegahan penyebaran COVID-19 lainnya, seperti handsanitizer dan lain-lain yang memang saat ini sangat dibutuhkan, khususnya oleh insan medis dan masyarakat umum lainnya,” ungkap Nugroho, Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta, Jum’at (24/4/2020).

“Walaupun sebelum momentum ini, warga binaan dan jajaran kami sudah memulai untuk memproduksi mandiri dan mendistribusikannya baik untuk kebutuhan internal maupun kepada masyarakat semenjak wabah corona merebak di Indoensia,” jelas Nugroho lagi.

Sekitar 40 ribuan perangkat APD berupa, gown, masker, face shield, penutup kepala, sepatu boots, cairan disinfektan, sarung tangan, hand sanitizer serta tiang infus telah diproduksi warga binaan dan disumbangkan kepada masyarakat dan intansi terkait, khusunya medis pada giat Bakti Sosial serentak dalam rangka peringatan Hari bakti Pemasyarakatan ke 56 tahun 2020 ini. Seperti sejumlah 9.463 APD yang diserahkan kepada Rumah Sakit khusus penanganan Pasien COVID-19, Wisma Atlet, Kemayoran.

“Kami menyerahkan APD karya narapidana di seluruh Indonesia kepada Rumah Sakit Darurat COVID–19 Wisma Atlet, semoga dapat bermanfaat bagi para tenaga medis yang terus bersemangat berjuang melawan COVID-19,” tutur Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ibnu Chuldun yang menyerahkan bantuan APD hasil karya narapidana, bersama Pimpinan Tinggi Ditjenpas lainnya langsung ke Rumah Sakit darurat Covid-19, Wisma Atlet, Kamis (23/04/2020)

Perangkat APD yang diserahkan adalah Gown sebanyak 500 buah masker dengan standar kesehatan Kemenkes sebanyak 1.515, Pelindug wajah 400, covr shoes 450, sarung tangan 1118 dan hand sanitizer.
Bantuan diterima langsung oleh Asisten Operasional Komando Tugas Gabungan terpadu (KOGASGAPAD) Rumah Sakit Darurat Covid-19, Kolonel Inf Prabowo Setiaji di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. “Terimakasih kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan khususnya kepada para narapidana yang ikut peduli dengan keselamatan medis,” ucap Prabowo.

Sedangkan Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan di hari yang sama menyerahkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat di wilayah Tangerang yang dirangkaikan dengan kegiatan pemberian bantuan sosial Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Imam Suyudi, dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin.

“Kegiatan ini adalah bagian dari keinginan tulus warga binaan dan petugas kami untuk memberikan kontribusi bagi negeri dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 yang telah menjadi bencana non alam yang juga melanda dunia,” kata Nugroho.

Ia pun menegaskan kembali bahwa kegiatan Bansos ini serentak dilakukan oleh Lapas, Rutan, LPKA, Bapas dan Rupabsan di seluruh wilayah yang berkolaborasi memberikan donasi kepada masyarakat dan pihak yang paling membutuhkan, dengan mengusung hasil karya warga binaan, berupa sarana perlengkapan APD.

Tidak hanya itu, pada Baksos serentak nusantara tersebut, hasil kerja warga binaan berupa hasil produksi ketahanan pangan pun turut disumbangkan. Seperti sayur mayur, buah-buahan dan perikanan seperti lele, telur dan hasil sejenisnya. Sumbangan ini khususnya diberikan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19, juga warga binaan asimilasi yang sedang menjalankan asimilasi, bagi mereka dengan kondisi yang membutuhkan.

“Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, inilah sumbangsih warga binaan kami untuk negeri, dari jemari dan tangan mereka yang menghasilkan karya manfaat, diharapkan dapat membantu meringankan dampak dari pandemik ini,” ungkap Nugroho.

APD dan sarana pendukung karya warga binaan didonasikan kepada Puskemas, Rumah Sakit, Panti Asuhan, kaum Dhuafa dan masyarakat umum lainnya yang membutuhkan, serta parat penegak hukum yang membutuhkan seprti kepolisian yang serng bersentuhan langsung dalam pencegahan dan penanganan covid -19 di masyarakat.

“Kami memahami bahwa bantuan ini tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga untuk jangka waktu yang cukup lama. Namun kami berharap dapat sedikit meringankan dalam penanganan covid 19 Indonesia. Sumbangsih warga binaan untuk penanganan covid-19 di Indonesia.,” pungkas Nugroho.(hum/red)