Categories
Daerah TNI

Serah Terima Pos Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 125/Simbisa kepada Yonif 611/Awang Long

Koran Jurnal, Merauke – Prajurit Yonif 125/Simbisa yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG melaksanakan serah terima tugas sebagai pasukan penjaga wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan dengan Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Rabu (03/02/2021).

Dansatgas mengatakan, setengah kekuatan personel Yonif 611/Awang Long telah tiba dan memasuki delapan Pos yaitu Pos Bupul 12, Bupul 13, Kotis, Kalimaro, Bim, Kweel, Makadi dan Pos Marinda untuk melaksanakan serah terima tugas sebagai penjaga perbatasan RI-PNG selama sembilan bulan kedepan. “Sedangkan sisanya akan melaksanakan pergeseran pasukan (serpas) tahap berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, setelah pelaksanaan serah terima ini, maka wewenang dan tanggung jawab tugas pengamanan perbatasan RI-PNG sektor selatan akan beralih kepada Satgas Yonif 611/Awang Long.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak maupun masyarakat perbatasan yang telah membantu dan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan di wilayah Kabupaten Merauke,” ucap Dansatgas.

“Dan selamat bertugas kepada Satgas Yonif 611/Awang Long, semoga diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan pengabdian terbaiknya sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG sektor selatan,” tambahnya.

Dijelaskan pula, usai serah terima, Prajurit Yonif 125/Simbisa kemudian melaksanakan pergeseran pasukan (serpas) menuju marshaling area Korem 174/ATW untuk mengikuti kegiatan selanjutnya. Diantaranya adalah pemeriksaan kesehatan yang diikuti seluruh personel Yonif 125/Simbisa.

Dansatgas juga menekankan dalam pelaksanaan serpas agar selalu waspada dan memperhatikan faktor keamanan, sehingga diharapkan seluruh personel dan materil tiba di marshaling area dalam keadaan aman dan lengkap.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Lewati Jalur Tikus, 18 PMI Non Prosedural Diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil mengamankan sebanyak 18 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi. Kedelapan belas PMI Non Prosedural tersebut diamankan saat melewati jalur tikus di sektor Pos Sajingan Terpadu, Kab. Sambas dan sektor Pos Kumba Semunying, Kab. Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (01/02/2021).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, PMI tersebut diamankan oleh anggota Satgas Yonif 642 yang melaksanakan kegiatan patroli dan ambush (pengendapan), ketika berusaha masuk ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi.

“Dari kegiatan ambush yang dilaksanakan mulai hari Minggu sampai Senin ini, berhasil diamankan total 18 orang PMI Non Prosedural, yang masuk secara berkelompok,” ungkapnya.

“Dari Kedelapan belas PMI tersebut, 15 PMI diamankan oleh personel Pos Sajingan Terpadu di sektor jalan tikus wilayah Desa Sebunga, Kab. Sambas dan 3 orang lainnya diamankan oleh personel Pos Kumba Semunying di sektor jalan tikus wilayah Dusun Kumba, Kab. Bengkayang,” jelasnya.

Dansatgas menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia akan terus diperketat oleh Satgas Pamtas Yonif 642 untuk mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. “Kita semakin intensif seperti ini sesuai dengan perintah dari Komando Atas dan juga terkait dengan mewabahnya Covid-19,” ujarnya.

Menurut keterangan dari para PMI tersebut, selama di Malaysia mereka ada yang bekerja sebagai buruh kebun sawit, buruh cuci, maupun pegawai restoran, namun dikarenakan adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia, membuat mereka diberhentikan dari pekerjaannya, sehingga mengharuskannya kembali ke Indonesia.

Satgas Yonif 642 Kapuas bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan Protokol Kesehatan Covid-19. Setelah dinyatakan negatif Covid -19, PMI tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi untuk didata dan diwawancara tentang riwayat perjalanan serta barang-barang bawaan mereka diperiksa oleh Kantor Bea dan Cukai.

“Semuanya yang masuk dari Malaysia baik yang melewati jalur resmi maupun jalur tikus, akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi serta Bea Cukai,” kata Dansatgas.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Peringati Hari Gizi Nasional, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Posyandu di Kampung Yowong

Koran Jurnal, Papua – Dalam memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2021, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto Bersama Puskesmas Arso Barat Menggelar kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Senin (25/01/2021).

“Dalam memperingati Hari Gizi Nasional ini, kami bersama Puskesmas Arso Barat berkomitmen untuk berusaha membantu menjaga kualitas gizi khususnya pada anak bawah lima tahun (Balita). Namun kegiatan Posyandu ini bukan kali pertama kami lakukan, kami rutin menggelar kegiatan ini dengan berbagai Puskesmas yang berada di tempat lain di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom juga. Tujuannya sama, untuk menjamin kualitas gizi anak Papua menjadi lebih baik lagi,” kata Dansatgas.

Ditempat terpisah, Serka Agung Prayogo selaku Komandan Pos Skamto menyampaikan bahwa dari hasil pelaksanaan Posyandu yang digelar di Kampung Yowong tersebut tidak ditemukan adanya anak yang memiliki keluhan gangguan gizi buruk. “Alhamdulillah dari sekitar tiga puluh anak-anak yang terperiksa, tidak ada satupun yang memiliki gangguan gizi buruk. Diakhir kegiatan kami dan Puskesmas Arso Barat memberikan susu kepada anak-anak agar dapat menambah kesehatan mereka.” Jelas Agung.

Dengan adanya program kegiatan Posyandu ini, Bapak Anselmus Tapor (52) selaku Kepala Kampung Yowong sangat berharap generasi yang akan datang menjadi jauh lebih sehat dan kuat dari generasinya saat ini.

“Semoga generasi mendatang akan jauh lebih sehat dan kuat serta membuat harapan untuk merubah Papua menjadi lebih baik dari hari ini. Karena generasi yang sehat adalah generasi yang hebat,” ungkap Kepala Kampung.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Pangdam Cenderawasih Kembali Laksanakan Kunjungan Kerja ke Satuan Jajaran Kodam Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura

Koran Jurnal, Papua – Setelah sebelumnya melaksanakan Kunjungan Kerja di beberapa satuan Balakdam XVII/Cenderawasih, hari Rabu (20/01/2021) Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono beserta rombongan kembali melaksanakan kunjungan kerja ke satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Mengawali kunjungan kerjanya Pangdam bersama rombongan menuju Denzipur 10/KYD, kemudian dilanjutkan ke Yonif RK 751/VJS dan Rindam XVII Cenderawasih.

Kunjungan Kerja tersebut bertujuan untuk melihat kondisi satuan dan memberikan pengarahan secara langsung kepada para prajurit dan istri prajurit. “Saya datang kesini untuk melihat secara langsung kondisi satuan serta sebagai sarana untuk mengetahui kendala atau kekurangan yang ada pada satuan tersebut,” ucap Pangdam.

Selanjutnya, Pangdam berharap agar para prajurit senantiasa disiplin, mentaati aturan dan hukum serta bekerja tulus dan ikhlas.

“Dalam TNI terdapat berbagai macam aturan, sehingga kita dituntut untuk memiliki disiplin yang tinggi. Apabila tidak disiplin maka kita tidak bisa mengendalikan diri kita dan akan membuat pelanggaran. Selain itu sebagai prajurit harus memiliki loyalitas baik kepada atasan bawahan dan rekan serta selalu tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas yang diemban,” jelas Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

“Agar mempunyai Disiplin yang tinggi, anggota harus senantiasa menjaga kesehatan, apabila ada waktu luang manfaat untuk berolahraga, makan makanan bergizi dan beristirahat yang cukup serta mamatuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung,” ujar Pangdam.

Jendral Bintang Dua di Kodam XVII Cenderawasih ini juga berpesan kepada ibu-ibu Persit bahwa sebagai istri prajurit yang sejak awal sudah berkomitmen menjadi istri TNI dan siap ikut suami dimanapun bertugas, untuk selalu mendukung tugas suami dan menjaga keharmonisan keluarga.

“Apalagi di Papua, tantangan istri TNI berbeda dengan satuan di luar Papua dan risikonya sangat berat, apabila Bapaknya sedang bertugas maka saya harapkan ibu-ibu harus mendoakan agar para suami diberikan keselamatan dalam bertugas. Demikian juga untuk para prajurit yang sudah berkeluarga untuk menyayangi istri dan keluarga dengan tidak melakukan pelanggaran,” tutup Pangdam.

Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono juga berpesan kepada para Prajurit dan istri Prajurit untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya dengan berita hoax yang beredar. Dalam semua kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap mempedomani protokol kesehatan.(pen/red).

Categories
Daerah Polhukam

Tokoh Papua: KKB Melakukan Penyerangan, Dewan Gereja Papua Bisu Seribu Bahasa

Koran Jurnal, Papua – Dewan Gereja Papua mencoba menutup-nutupi fakta bahkan mendukung aksi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pihak yang melakukan penyerangan terhadap Misionaris di Distrik Biondoga, Intan Jaya, Papua.

Hal tersebut disampaikan Franz Korwa seorang Tokoh Papua saat menanggapi terkait penyerangan Pesawat Misionaris beberapa waktu lalu di Papua, Selasa (19/01/2021).

Franz Korwa juga mempertanyakan sikap Dewan Gereja Papua yang dinilai bukan sebagai kiblat yang bisa dijadikan contoh dan panutan.  “Saya perlu sampaikan ini karena ada upaya dari Dewan Gereja yang mencoba menutupi bahkan dugaan tersebut menguatkan mereka yang jelas mendukung pelanggaran HAM oleh OPM,” ungkapnya.

Franz menuturkan bahwa Dewan Gereja yang didalamnya berisi Socratez S. Yoman ataupun Benny Giay tersebut hanya berputar-putar dengan berbagai alasan untuk mengaburkan fakta bahwa KKB telah melakukan penyerangan keji bahkan terhadap elemen penyebar agama di Papua.

“Sebelum peristiwa ini, kita tahu kalau mereka (Dewan Gereja) selalu membuat kekhawatiran terhadap seluruh umat beragama di Papua dengan pernyataan-pernyataan yang cenderung memprovokasi, disana ada Socratez dan Benny Giay yang selalu bertingkah,” ujarnya.

Dikatakan oleh Franz bahwa Dewan Gereja tidak pernah bisa merealisasikan kedamaian di Papua lewat pendekatan agama, justru yang saat ini dikhawatirkan oleh Franz adalah indikasi bahwa Dewan Gereja mendukung kekerasan karena menjadi bagian dari separatisme di Papua.

“Apakah anggapan Dewan Gereja mengerucut pada dukungannya terhadap kelompok separatis ? Ini sama saja menjual agama demi kepentingan,” katanya.

Menurutnya, dalam menyikapi setiap aksi keji yang dilakukan oleh KKB, Dewan Gerja tidak pernah terdengar menyerukan pernyataan yang bertentangan. Bahkan dukungan buta pernah dilakukan oleh Socratez Yoman yang menepis pelaku penembakan terhadap WNA Selandia Baru Greame T. Wall pada Maret 2020. Padahal pasca kejadian, terbukti bahwa KKB merupakan pelaku penyerangan yang terjadi di Kuala Kencana, Timika.

“Lihat pernyataan Socratez waktu dia membela OPM atas penembakan karyawan Freeport. Namun berbeda dengan kasus-kasus lain yang menguntungkan pihaknya, pasti ramai suara dari kelompok penipu itu, sama sekali tidak pernah terdengar pernyataannya, padahal sudah jelas faktanya, videonya pun tersebar luas,” tegas Franz.

Frans pun menegaskan bahwa Dewan Gereja harus bisa menjadi penengah antar konflik yang terjadi di Papua. Ia meminta agar nilai agama tidak digunakan untuk membohongi rakyat atas kepentingan politik. Franz bahkan mendesak nama Benny Giay untuk mencoba bersuara memperlihatkan keangkuhannya seperti ketika dia diwawancarai oleh televisi swasta beberapa waktu lalu.(rls/red)

Categories
Daerah TNI

15 Gereja di Papua Terima Bantuan Alkes dari Satgas Yonif MR 413 Kostrad

Koran Jurnal, Papua – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad membagikan bantuan berupa alat kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 kepada 15 Gereja yang tersebar di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom berupa masker, hand sanitizer, herbavid-19, vitamin C, tanki spray elektrik dan tablet disinfektan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (17/01/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa ribuan alat kesehatan tersebut untuk pencegahan Covid-19 dengan sasaran Gereja, dimana pada hari ini masyarakat menunaikan ibadah rutin hari Minggu. “Kami ingin membantu dan menjamin masyarakat khususnya di wilayah Perbatasan RI-PNG tetap dapat beribadah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menggunakan alat kesehatan yang kami berikan,” ujarnya.

“Dengan demikian harapan kami, wabah Covid-19 ini tidak merebak hingga ke wilayah Perbatasan RI-PNG,” kata Dansatgas.

Mayor Anggun juga membeberkan rincian alat kesehatan yang diberikannya kepada masyarakat Perbatasan RI-PNG.

“Berdasarkan laporan para Komandan Pos jajaran, dari 15 Gereja yang dapat kami berikan bantuan alat kesehatan, diantaranya 2.500 Masker, 1500 hand sanitizer 500 ml, 2.000 hand sanitizer 100 ml, 200 strip vitamin C, 150 kotak herbavid-19, 50 tanki spray elektrik dan 100 tablet disinfektan,” ucapnya.

Sebelum dilakukannya pembagian alat-alat kesehatan tersebut, para Komandan Pos menerangkan tentang penggunaan dari masing-masing alat sehingga masyarakat memahami tujuan diberikannya alat itu.

“Para Danpos beserta anggotanya memberikan penjelasan tentang penggunaan alat kesehatan tersebut. Seperti bagaimana cara memakai masker yang baik, penggunaan hand sanitizer yang tidak berlebihan, konsumsi vitamin C sehari sekali, mengkonsumsi Herbavid-19 bagi yang memiliki gejala batuk dan cara penggunaan Tanki spray elektronik beserta tablet disinfektannya,” jelas Mayor Anggun.

Ditambahkan oleh orang nomor satu di Satgas Yonif MR 413 Kostrad bahwa kegiatan pembagian alat kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini akan berlanjut dengan waktu dan sasaran yang berbeda. “Dalam waktu dekat ini juga kami akan membagikan alat-alat tersebut diantaranya di tempat ibadah Masjid pada saat pelaksanaan Ibadah solat Jum’at dan di Perkantoran seperti PLBN Skouw, Distrik, Polsek, Koramil, Puskesmas, Kantor Kampung, serta diberbagai tempat umum lainnya,” pungkasnya.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Prajurit TNI Dirikan Tenda Pengungsian dan Pelayanan Kesehatan untuk Korban Gempa Mamuju Sulbar

Koran Jurnal, Mamuju – Pasca gempa bumi yang mengguncang di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2 yang terjadi beberapa waktu lalu, pasukan TNI mendirikan tenda-tenda kluster  pengungsian yang berlokasi di Kelurahan Binangan, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/01/2021).

Sebanyak 381 personel TNI yang terdiri dari 100 personel Yonif 721/Mks, Brigif-11/BS Dam XIV/Hasanudin, 72 personel Paskhas Wing 2 Makassar dan 200 personel dari Kodim 1418/Mamuju mendirikan kluster-kluster pengungsian untuk menampung masyarakat yang menjadi korban gempa.

Sebanyak 5 kluster pengungsian untuk para korban gempa berupa tenda pengungsian, dapur lapangan dan tenda pelayanan kesehatan. Tenda-tenda tersebut akan didirikan di Stadion Manakarra Mamuju, Kantor Bupati Mamuju, Batas Kota Mamuju, Jalur 2 dan Tapalang.

Diharapkan dengan didirikan tenda-tenda tersebut dapat mengatasi kesulitan warga yang terdampak bencana baik untuk tempat tinggal sementara, pelayanan dukungan logistik sehari-hari dan pelayanan kesehatan sehingga dampak lain akibat bencana tidak bertambah.(Pusp/red)

Categories
Daerah TNI

Selain Berolahraga Sepeda, Pangdam Cenderawasih Bagikan Paket Sembako kepada Masyarakat

Koran Jurnal, Jayapura – Disamping untuk meningkatkan kebugaran serta kesehatan tubuh agar tetap prima dengan bersepeda, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. bersama Pejabat Kodam XVII/Cenderawasih dan anggota juga melakukan aksi sosial dengan membagikan sembako kepada masyarakat.

Kegiatan pembagian sembako tersebut dilakukan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih disela-sela waktu istirahat pertama di perbatasan RI-PNG, Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura, Sabtu (16/01/2021).

Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mengatakan bahwa selain untuk meningkatkan kebugaran tubuh, kesehatan dan sebagai sarana silaturahmi dengan anggota, dalam Gowes kali ini Kodam XVII/Cenderawasih juga ingin berbagi dengan masyarakat.

“Tidak hanya sebagai sarana olahraga, Gowes Kodam XVII/Cenderawasih kali ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat, yaitu dengan pembagian sembako kepada masyarakat, sehingga dapat mencukupi kebutuhan rumah tangganya,” ujarnya.

“Apalagi saat ini kita masih dalam suasana pandemi Covid-19, oleh karena itu saya ingin berbagi dan membantu masyarakat serta memberikan himbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” tutup Pangdam.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Bersama Warga Kampung Toray Kerja Bakti Pembuatan Gorong-Gorong

Selamat Sore 🙏🏽

Merauke, 16 Januari 2021  Nomor : SP-164/I/2021

Koran Jurnal, Merauke – Sebagai wujud kepedulian dan kedekatan dengan warga perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW turut membantu pembuatan gorong-gorong di Kampung Toray Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (16/01/2021).

Diungkapkan Dansatgas, sasaran kerja bakti kali ini adalah pembuatan saluran air atau gorong-gorong di RT 02 Kampung Toray. “Dalam pengerjaannya, empat orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan terjun langsung membantu warga,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, personel Satgas bahu-membahu bergotong-royong dalam pembuatan gorong-gorong tersebut dengan penuh kekeluargaan dan kekompakan.

“Dengan dibangunnya gorong-gorong tersebut, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir maupun genangan air saat musim hujan,” imbuhnya.

Dijelaskan pula, selain melaksanakan tugas pokok mengamankan wilayah perbatasan, Satgas juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu mengatasai kesulitan yang dialami masyarakat.

“Melalui kegiatan gotong royong seperti ini juga akan mempererat tali persaudaraan, sehingga kekompakan antara Satgas dengan warga yang selama ini sudah terjalin dapat terpelihara,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Yosua Kapaiter (54 th), salah satu warga Kampung Toray menuturkan sangat senang atas keikutsertaan anggota Satgas dalam membantu pembuatan gorong-gorong di kampungnya.

“Terima kasih buat bapak-bapak TNI yang selalu peduli terhadap masyarakat Kampung Toray. Semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati bapak sekalian,” ucapnya.(pen/red)

Categories
Daerah Ragam

BNPB dan Komisi VIII DPR RI Tinjau Longsor Sumedang

Koran Jurnal, Sumedang – Bencana longsor yang melanda Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang Jawa Barat pada Sabtu (9/1) lalu, menyebabkan puluhan rumah rusak dan korban jiwa.

Berdasarkan hal tersebut, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau lokasi longsor guna melihat langsung kondisi dan dampak yang terjadi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suyatman, dalam paparannya mengatakan menurut data BPBD Kab. Sumedang per tanggal 15 Januari 2021, kejadian longsor tersebut berdampak pada korban jiwa dan materil.

“Hingga hari ini 15 Januari, korban tertimbun longsor diperkirakan 40 orang, 24 orang diantaranya sudah ditemukan dan 16 orang masih dalam pencarian. Luka berat 3 orang, luka ringan 22 orang dan diperkirakan warga yang terdampak sejumlah 1.003 jiwa / 267 KK. Sedangkan rumah yang tertimbun 20 unit, rumah rusak berat 5 unit, rumah rusak ringan dan terancam 51 unit,” ucap Herman saat menerima perwakilan Komisi VIII DPR RI dan BNPB di pos komando SMAN 1 Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Jum’at (15/01/2021).

Lebih lanjut ia menyampaikan akan segera merelokasi warga terdampak sesuai dengan arahan kepala BNPB Doni Monardo beberapa waktu lalu.

“Pemda akan melakukan relokasi permanen bagi masyarakat terdampak dan terancam longsor, dan kami sedang melakukan persiapan untuk lokasi yang ditentukan,” tutur Herman.

Sementara itu wakil bupati Sumedang Erwan Setiawan menegaskan pemerintah daerah telah melakukan langkah cepat dengan memasang sistem peringatan dini untuk meminimalisir dampak longsor yang akan terjadi kedepannya dan akan mengevaluasi seluruh izin pembangunan di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi longsor.

“Early Warning System (sistem peringatan dini) telah kami pasang di lokasi untuk memberikan tanda dan mengurangi dampak yang akan terjadi. Selain itu kami akan melakukan moratorium dan evaluasi seluruh izin pembangunan atau pengembangan di lokasi rawan longsor baik yang belum diberikan izin maupun bagi yang sudah memiliki izin,” ujar Erwan.

DPR RI Dorong Pembangunan Berbasis Mitigasi Bencana

Pada kesempatan yang sama wakil ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan, mengatakan Komisi VIII membidangi kebencanaan, oleh karena itu akan melakukan pendampingan terkait persoalan kebencanaan di Indonesia, salah satunya mengutamakan peran mitigasi atau pencegahan guna kurangi dampak bencana.

“Di dalam pembahasan Perubahan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana di Komisi VIII DPR RI, mitigasi bencana adalah salah satu poin yang dibahas dengan memperhatikan tata ruang dari segi kebencanaan,” kata Ace.

Seperti longsor yang terjadi di Sumedang ini, daerah temopat terjadinya bencana longsor merupakan daerah padat penduduk yang memiliki kemiringan tanah yang berisiko terjadi longsor.

“Daerah itu dijadikam pemukiman penduduk yang cukup padat, sangat penting analisis dampak bencana dalam tata ruang ataupun pembangungan. TIdak boleh ada pemberian izin bagi pendirian bangunan yang tidak memperhatikan dampak bencana,” lanjut Ace.

Ace menambahkan, turut berduka atas kejadian ini dan mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh stakeholder yang ikut melakukan penanganan longsor Sumedang.

“Komisi VIII turut prihatin dan berbelasungkawa atas kejadian ini, selain itu kami ucapan terima kasih kepada tim sar, TNI/POLRI, relawan dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanggulangan longsor yang begitu aktif melakukan pencarian korban dari awal,” kata Ace.

BNPB Dukung Pemda Untuk Relokasi Warga Terdampak

Kemudian Sekretaris Utama BNPB Harmensyah menjelaskan, pemerintah pusat dalam hal ini BNPB akan terus mendukung proses penanggulangan bencana longsor, termasuk menyiapkan dukungan untuk relokasi bagi warga.

“Pemerintah pusat akan memberikan dukungan relokasi bagi masyarakat terdampak, untuk lokasi yang menentukan dari pemerintah daerah,” jelas Harmensyah.

Dalam rangka melakukan pencegahan longsor, perlu adanya bantuan alam, pada kesempatan ini BNPB memberikan ribuan bibit pohon guna ditanam dilokasi yang rawan longsor.

“Permasalahan lingkungan merupakan salah satu yang perlu diperhatikan, drainase yang buruk mengakibatkan air akan menguap dari saluran dan berdampak kepada tanah disekitarnya, jika tanah tidak ditanami pohon-pohon berakar kuat makan tanah akan mudah terbawa aliran air dan terjadi longsor,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini BNPB dan Komisi VIII DPR RI memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang berupa ribuan bibit pohon seperti pohon Sukun 500 buah, pohon Aren 500 buah, pohon Alpukat 350 buah, pohon Mahoni 1.500 buah dan Vetiver 5.000.

Selain itu untuk mengurangi penyebaran COVID-19 diberikan juga dukungan berupa Mesin PCR 1unit, Mesin RNA 1 unit, PCR Test 5.000 buah, RNA Test 5.008 buah, VTM Test 5.000 buah, Swab Antigen Test 5.000 buah, Mie Sago 100 karton dan masker kain 1.600 buah, serta tambahan dana siap pakai sejumlah 99 juta rupiah.

Pada kegiatan ini perwakilan Komisi VIII dan BNPB meninjau pos komando SMAN 1 Cimanggung dan meninjau lokasi kejadian longsor serta melakukan penanaman bibit pohon.(pus/red)