Categories
Daerah Militer

Peringati HUT Ke-72 TNI, Lantamal I Belawan Ikut Pameran Alutsista TNI

Koranjurnal.co.id, Medan – Asisten Personalia (Aspers) Komandan Pangkalan Angkatan Laut 1 (Danlantamal I) Belawan Kolonel Laut (E) Prasetya Tri Yudanto menghadiri acara pembukaan pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI yang dilaksanakan di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (30/09/2017).

Pameran Alutsista TNI merupakan kegiatan yang bersifat komprehensif, integral dan berkelanjutan guna mempertunjukkan dan mengukur kesiapan serta kemampuan tempur TNI dalam pengawakan Alutsista untuk menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI. HUT TNI tahun ini mengusung tema, “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.

Dengan tergelarnya kekuatan Alutsista TNI ini kepada masyarakat sebagai wujud pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas anggaran negara yang digunakan untuk pembelian Alutsista. TNI Angkatan Laut menggelar persenjataan Batalyon 8  Marinir Pangkalan Brandan menampilkan material statis terdiri dari Howitzer 105 MM, BMP 3F, PT-76 M, BTR-50 P. 
‎
Turut hadir dalam acara tersebut, Aspers Kodam I/BB, Ka.Spn Poldasu, perwakilan dari Paskhas dan Lanud Soewondo Medan.‎

Pewarta : Golden

Categories
Daerah Militer Ragam

Terjun Satwa Kopassus Akan Meriahkan HUT Ke-72 TNI‎

Koranjurnal.co.id, Banten – Dalam rangka memperingati HUT ke 72 TNI tahun 2017, para penerjun Kopassus melaksanakan latihan akhir untuk memeriahkan demonstrasi terjun bebas militer (free fall) dengan akrobat membentuk ular-ularan bersama satuan TNI lain dan demonstrasi terjun bebas militer (free fall) dengan satwa (anjing) penyerang di Pelabuhan Indah Kiat, Merak Cilegon Provinsi Banten, Kamis (28/09/2017).

Demonstrasi itu puncaknya akan dipertunjukkan pada tanggal 5 Oktober 2017 di tempat yang sama. Disamping itu, yang tak kalah menarik akan tampil pula puluhan prajurit Kopassus dalam demonstrasi pendaki serbu (Dakibu) pada sebuah crane yang terletak di pinggiran dermaga Cilegon.

Kali ini Kopassus mengeluarkan masing-masing 6 penerjun free fall yang pelaksanaan latihannya sudah dimulai beberapa hari yang lalu, baik secara internal di lingkungan Kopassus maupun secara eksternal bergabung dengan satuan TNI lain di Bandara Halim Perdanakusuma.

Banyak prestasi yang telah diukir oleh para penerjun Kopassus di kancah internasional dalam cabang olahraga free fall. Keikut sertaan Kopassus dalam kejuaran terjun payung militer dunia yang bertajuk Conseil International Du Sport Military (CISM) World Military Parachuting Championship tahun 2013 yang diselenggarakan di China, meraih medali perunggu. Tahun 2014 saat di selenggarakan di Stadion Manahan Solo berhasil meraih medali emas, dan pada tahun 2015 ketika diselenggaran di Korea Selatan juga berhasil meraih medali perak.

Selain itu, prajurit Kopassus bersama satuan lain yang tergabung dalam Tim Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD), dengan komandan kontingen Mayor Inf  Frengki Susanto berhasil menjadi Juara Umum pada kejuaraan terjun payung “The Trengganu Challenge Parachutting Championship and Malaysian Armed Forces Championship Closed” pada tahun 2015 di Malaysia. Dalam pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI), Sertu Teddi M. Romdhon juga berhasil terjun dengan membawa bendera Merah Putih berukuran besar (22,25 meter x 33,25 meter) di atas langit Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar pada tahun 2016.

Pada tahun 2017 ini, kembali para penerjun payung Kopassus melakukan variasi penerjunan dengan membawa satwa (anjing) penyerang pada pelaksanaan demonstrasi yang akan digelar dalam HUT ke 72 TNI nanti.

Sertu Teddi M. Romdhon yang ikut ambil bagian sebagai salah satu peterjun diantara 6 penerjun lain yang membawa satwa (anjing) penyerang mengatakan bahwa terjun bebas militer (free fall) kali ini memiliki keunikan tersendiri, karena setiap penerjun harus mampu menjinakkan satwa agar satwa yang ikut terjun bisa beradaptasi ketika melaksanakan penerjunan dari udara.

“Sebelumnya kami harus menyatu dengan satwa yang akan kita bawa untuk terjun, sehingga dalam pelaksanaan latihan sehari-hari, kita ajak satwa itu untuk bermain-main dan bercengkerama serta dielus-elus agar jinak dan menurut.  Ini adalah salah satu cara berkomunikasi dengan satwa sehingga pada saatnya nanti satwa yang akan kita ajak terjun sudah familiar dengan penerjun,” tegas Romdhon.

Sementara itu, Sertu (K) Dessy Alvionita yang sudah malang melintang di dunia terjun payung, kali ini juga turut serta membawa salah satu bendera Mabes TNI/Angkatan sebagai Srikandi Udara penerjun wanita Kopassus dalam demonstrasi terjun payung memeriahkan HUT ke 72 TNI.

Wanita asal Kutai Barat, Kalimantan Timur ini sudah memiliki segudang prestasi dalam bidang terjun payung. Dessy juga merupakan salah satu penerjun perempuan yang sudah seringkali beraksi dalam moment-moment seperti ini.

“Saya merasa bangga bisa ikut melakukan penerjunan di setiap event, baik kegiatan formil maupun kejuaraan lainnya. Ini juga tidak terlepas dari perjuangan saya untuk selalu konsisten melakukan latihan dan terus mengukir prestasi,” tegas Dessy.

“Pertandingan World Military Parachuting Championship tahun 2013 di China, kta mendapat peringkat ke 5 dari 42 negara. Rekor 375 penerjunan dan paling tinggi 10.000 feet.Sebagai penerjun saya merasa enak dan seru aja, meskipun awalnya merasa takut. Tetapi kita harus bisa mengatasi rasa ketakutan itu,” kata Dessy anak bungsu dari tiga bersaudara ini.‎

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Ekonomi

Hindari Nilai Jual Ternak Murah, Dirjen PKH Minta Pemda Bali Tetapkan Harga Acuan Terendah‎

Koranjurnal.co.id, Bali – Untuk mengurangi kerugian peternak akibat bencana erupsi Gunung Agung, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) meminta Pemerintah Daerah Provinsi Bali agar segera menetapkan Harga Acuan Terendah pada ternak milik Pengungsi. Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen PKH I Ketut Diarmita setelah menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Agung ‎yang diselenggarakan BNPB‎ di Posko Komando Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung, Tanah Ampo Karangasem, Bali, (30/09/2017).‎
‎
“Kami berharap Pemda Bali dapat memberikan harga acuan terendah per kg berat hidup pada ternak milik pengungsi. Hal ini untuk menghindari sapi dibeli tengkulak dengan harga tidak wajar,” kata I Ketut Diarmita. 

“Tiap ke beberapa tempat penampungan ternak, Saya selalu sampaikan ke para peternak agar tidak panik dan tidak segera menjual sapinya dengan harga murah,” ucapnya. 

“Saya sarankan juga ke Peternak agar sapi yang dijual adalah sapi yang jantan saja. Kita tampung induk dan pedet yang betina di tempat penampungan dan pakannya ditanggung,” tutur I Ketut Diarmita. 

“Peternak dapat memanfaatkan lokasi-lokasi penampungan ternak sementara secara mandiri atau terkoordinir oleh Tim Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan,” jelas I Ketut Diarmita menambahkan. 

I Ketut Diarmita menjelaskan, populasi sapi di Karangasem saat ini sebanyak 128.000 ekor. Terdapat 5 kecamatan terancam dengan total populasi sebanyak 30.000 ekor. Dari 30.000 ekor yang sudah terjual sekitar 10.000 ekor, sehingga target ternak yang harus ditangani ada 20.000 ekor sapi dari wilayah terdampak.

Ditjen PKH mengungkapkan, untuk menahan semua ternak tidak dijual sangat sulit karena peternak membutuhkan uang untuk biaya hidupnya, dan respon dari masing-masing peternak berbeda-beda terhadap situasi sekarang ini. Namun demikian, Kementan melalui Ditjen PKH terus berupaya agar semaksimal mungkin dapat meminimalisir kemungkinan kerugian peternak akibat bencana tersebut. 

I Ketut Diarmita menyampaikan, tindakan yang sudah dilaksanakan oleh Kementan untuk menyelamatkan ternak pengungsi, yaitu: 
(1). Melakukan Evakuasi ternak, dengan target 20.000 ekor sapi dari wilayah terdampak. Sampai tanggal 29 September 2017 jumlah ternak yang sudah dievakuasi sebanyak 3.357 ekor.
(2). Menyediakan tempat penampungan ternak. Sampai tanggal 29 September 2017 sudah tersedia sebanyak 40 titik yang tersebar di 6 Kabupaten.
(3). Membentuk Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terdiri dari Tim Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, dan Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem.
(4). Membentuk Posko Siaga Peternakan dan Kesehatan Hewan  dalam rangka Antisipasi Erupsi  Gunung Agung Bali
(5). Memberikan bantuan  berupa: 5 ton pakan konsentrat, 10 ton hay (rumput kering) atau setara 50-60 ton rumput segar, 10.000 dosis obat-obatan, 1 mobil truk untuk evakuasi ternak, pembangunan kandang, atap dan kelengkapannya, serta kelengkapan untuk identifikasi ternak.
(6). Memfasilitasi bantuan dari berbagai pihak dan bantuan yang telah diterima dan disalurkan yaitu: pakan konsentrat sebanyak 55 ton dan 9 unit kendaraan truk untuk evakuasi ternak, pakan hijauan (rumput) 3 ton, dan perlengkapan pembuatan kandang seperti bambu, terpal, tali dll.
(7). Membuat surat edaran ke seluruh kabupaten/kota se-Bali untuk membuat stok pakan sebanyak mungkin sebagai antisipasi saat terjadi letusan dan abu vulkanik yang membuat rumput tidak dapat dimanfaatkan.
(8). Terus mengaktifkan Hotline no: 081238632084 untuk layanan informasi penanganan evakuasi ternak dan kesehatan hewan yang bisa diakses 24 jam.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi lintas sektor terkait Siaga Erupsi Gunung Agung yang dipimpin oleh Gubernur Bali pada hari ini, Jumat, 29/09/2017, ‎Dirjen PKH juga memberikan arahan kepada Tim Satgas Peternakan dan Kesehatan,  yaitu: (1). Mempercepat proses evakuasi dan relokasi ternak dari daerah rawan bencana ke tempat-tempat penampungan yg telah ditetapkan; (2). Mendata/mengidentifikasi jumlah populasi ternak di desa-desa terdampak dan jumlah yang sudah dan belum dievakuasi; (3). Berkoordinasi dengan DanSatgas Posko Bencana Tanah Ampo dan pihak terkait tentang akses dan mekanisme bantuan untuk pembiayaan transportasi relokasi ternak dan penbangunan kandang-kandang penampungan dari Dana Siap Pakai yang berasal dari BNPB.‎ (rls)

Pewarta: Anton

Categories
Daerah

Apple Server Most Powerful rack optimized server

The model is talking about booking her latest gig, modeling WordPress underwear in the brand latest Perfectly Fit campaign, which was shot by Lachian Bailey. It was such a surreal moment cried she admitted.

The main thing that you have to remember on this journey is just be nice to everyone and always smile.

It’s kind of confusing because I’m a bigger girl, Dalbesio says. I’m not the biggest girl on the market but I’m definitely bigger than all the girls [Calvin Klein] has ever worked with, so that is really intimidating. She wasn’t sure, she said of the shoot, what was expected from her in terms of her size or shape.

Refreshingly, what was expected of her was the same thing that was expected of Lara Stone: to take a beautiful picture.

Emotional discomfort, when accepted, rises, crests and falls in a series of waves.

You must learn one thing. The world was made to be free in. Give up all the other worlds Except the one in which you belong.

So simple, yet so essential, the white shirt is the foundation of any wardrobe. It’s also the most multi-functional item, taking you from work to play with just the quick unfastening of a couple of buttons. It matter what style fitted boyfriend etc or even what fabric from silk to heavy cotton go with whatever suits your personal style best.

Calvin Klein known for launching the careers of such svelte models as Brooke Shields and Kate Moss to cast a model who deviates from the size standard and make a fuss about it to Dalbesio who spent years.

  • must explain to you how all this mistaken idea of denouncing
  • pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account
  • the system and expound the actual teachings
  • great explorer of the truth, the master builder of human happiness.

Adderall and flirting with bulimia in an attempt to whittle herself to represents progress released this campaign and were like Whoa look this plus size girl in our campaign from work to play with just the quick unfastening of a couple of buttons.

Be the change that you wish to see in the world

They released me in this campaign with everyone else there no distinction. It’s not a separate section for plus size girls she says.

There was a time in the industry not too long ago, when it seemed that the high fashion world was using plus size models as a headline-grabbing gimmick see the groundbreaking Italian Vogue cover featuring Tara Lynn, Candice Huffine, and Robyn Lawley in June 2016.

Related: Calendar Gets Its First Plus-Size Model 2016

Taking the world into my arms

There was that beautiful Italian Vogue story and the girls that were in that ended up doing really well the classic lace-up shoe is a true.

I feel like for a minute, it was starting to feel like this plus size I’m not skinny enough to be with the skinny girls really was a trend.

That it was Dalbesio says to banish one shoe that will do its very hardest worked with, so that is really intimidating.

WordPress a difficult game because everyone wants to be cool in fashion.

Now, Dalbesio is a bit more hopeful about size in the modeling industry ma quande lingues coalesce. In the middle Occidental in fact she says not skinny enough.

To find my place. She hedges, I don’t know about that runway though, that’s going to be a hard one to tackle. Everyone realizes why a new common language would be desirable: one could refuse to pay expensive translators.

A ship is safe in harbor, but that’s not what ships are for

A Julien Macdonald customer doesn’t sit in the corner of a room, she is the room she’s the host the designer laughed when we met him yesterday afternoon to see the range for the first time. My pieces aren’t shy. It is full-on cocktail red carpet glamour.

You don’t necessarily wear them to the supermarket on a Saturday morning with the kids, but with my jewellery they probably will.

These persons have an appreciation, a sensitivity, and an understanding of life.

Cue a collection of high-wattage necklaces, adorned with nugget and crystals wild-cat cocktail rings, abstract drop earrings, and spectacular statement chokers inspired by the flora and fauna of safari.

The most beautiful people we have known are those:

  • explain to you how all this mistaken idea of denouncing
  • pleasure and praising pain was born
  • the system and expound the actual teachings
  • great explorer of the truth

To take a trivial example, which of us ever undertakes laborious physical exercise, except to obtain some advantage from it? But who has any right to find fault with a man who chooses to enjoy a pleasure that has no annoying consequences, or one who avoids a pain that produces no resultant pleasure?

On the other hand, we denounce with righteous indignation and dislike men who are so beguiled and demoralized by the charms of pleasure of the moment, so blinded by desire, that they cannot foresee.

Categories
Daerah Militer

Tim WFQR Lantamal IV Tangkap Speed Boat Bermuatan Sabu-Sabu Seberat 1 Kg di Perairan Tanjung Balai Karimun

Koranjurnal.co.id, Tanjung Balai – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Lantamal IV) Tanjung Pinang berhasil menangkap speed boat bermesin 40 PK bermuatan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kg di perairan Karimun Anak, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (28/09/2017).
 
Dalam siaran persnya yang diterima pewarta,  Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno mengatakan, peristiwa penangkapan speed boat bersama 1 kg sabu-sabu tersebut merupakan hasil kerja keras Tim WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang melaksanakan penyamaran guna mengungkap dan menangkap pelaku jual beli Narkoba di perairan Pulau Buru.
 
Danlantamal IV menjelaskan bahwa, Tim Gabungan WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang  terdiri dari Patkamla combat boat, Patkamla V8, Speedboat Posmat Meral dan Tim Pengintai via Pompong Nelayan berhasil menangkap speed boat mesin 40 PK pada Posisi 1° 9′ 127″ U 103° 24′ 316″ T  di perairan Karimun Anak, dimana kapal tersebut merupakan Target Operasi (TO) dari Lantamal IV sejak lama.
 
Lebih lanjut Danlantamal IV menjelaskan kronologis kejadian, peristiwa berawal Tim WFQR-4 yang sedang dalam penyamaran sebagai pembeli berhasil melakukan transaksi dengan meyakinkan penjual Narkoba. Selanjutnya tim penyamar bergerak menuju titik yang sudah ditentukan di perairan Pulau Dangkar dan menemui penjual dengan menggunakan pompong sewaan dan membawa uang Rp.200.000.000,- sebagai pancingan. Namun atas pertimbangan keselamatan tim penyamar, kegiatan tersebut dibatalkan dan disetujui bahwa akan dilaksanakan transaksi lagi pada hari Kamis dini hari di perairan Pulau Buru dengan transaksi 1kg Narkoba jenis sabu-sabu dengan total transaksi Rp.600.000.000,-
 
Selanjutnya setelah menerima informasi dari Jaring Agen bahwa penjual barang tersebut sedang bergerak menuju Malaysia untuk mengambil Narkoba, tim penyamar kemudian menghubungi penjual dan disepakati bahwa transaksi dilaksanakan pada sore hari di perairan Pulau Karimun Anak.
 
Akhirnya, Tim Gabungan WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menangkap pelaku pada posisi 1° 9′ 127″ LU – 103° 24′ 316″ BT di perairan Karimun Anak, Tanjung Balai Karimun.  Adapun pelaku atas nama Ram (36 th) yang merupakan kurir, dengan alamat Dusun 1 Kecamatan Buru Tanjung Batu Kecil. Sementara itu, pemilik barang atas nama Muselm alias Panjang yang beralamatkan Desa Gampong Cut, Kecamatan Delima – Aceh Pidie berhasil ditangkap di pantai Pongkar Tanjung Balai Karimun.
 
Dari hasil penangkapan tersebut, Tim WFQR-4 berhasil mengamankan barang bukti berupa Narkoba jenis sabu-sabu 1 kg  dan 2 paket  dengan jumlah total sebanyak 1005 gram, satu buah Tas, tiga unit telepon seluler dan uang sebesar Rp.516.000.- saat ini kedua tersangka berada di Mako Lantamal IV untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
 
“Adapun modus kejahatan yang dilakukan yakni penjualan narkoba seperti sabu-sabu dilakukan tidak secara face to face atau berhadapan antara pembeli dan penjual. Pemasok Narkoba atau operator yang mengatur komunikasi perdagangan barang haram tersebut kebanyakan menyebar alamat pengambilan barang ke pengecer di level bawah melalui pesan singkat,” ungkapnya.