Categories
Militer TNI

TNI AL Dukung Republik Demokratik Timor Leste Memiliki Kantor Hidrografi

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut dalam hal ini diwakili Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) akan mendukung dan membantu Republica Democratic de Timor-Leste (RDTL) untuk dapat memiliki kantor Hidrografi guna menjamin keselamatan navigasi dan pelayaran di wilayah perairan RDTL.

Hal tersebut disampaikan Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H saat berkunjung ke Kantor Komponen Angkatan Laut Timor Leste dalam rangkaian kegiatan Satuan Tugas (Satgas) Port Visit Indonesia Maritim Envoy (IME) 19.B le Dilli, baru-baru ini.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kapushidrosal beserta Komandan Satgas dan Komandan unsur Satgas IME 19.B melaksanakan Courtesy Call dan diterima oleh pimpinan Komponen Angkatan Laut Timor Leste Capitao de fragata Joao Da Silva.

Menurutnya, saat ini Pushidrosal memiliki Peran yang cukup Strategis baik di IHO sebagai Anggota Dewan/Council serta Di regional sebagai Vice chairman EAHC dan pada tahun 2021 akan menjadi Chairman EAHC, sehingga Pushidrosal memiliki posisi yang cukup baik dalam membantu RDTL untuk menjadi anggota baik IHO maupun sebagai anggota regional EAHC.

“Pelabuhan Dili belum mempunyai Peta Laut maupun ENC yang diproduksi oleh pemerintah Timor Leste, peta laut yang ada merupakan peta laut lama yang dibuat oleh pemerintah Indonesia saat masih bergabung dengan Indonesia dan dari hasil bantuan Australia namun tidak pernah dilakukan pemutakhiran data,” kata Kapushidrosal, Sabtu (14/12/2019).

Pada kesempatan itu, Kapushidrosal yang juga merupakan Chief Hydrographer Indonesia tersebut menekankan pentingnya suatu negara Pantai untuk membangun suatu Kantor hidrografi demi menjamin tersedianya peta Laut bagi keselamatan bernavigasi, sehingga memberikan keyakinan kepada Kapal barang maupun Cruise ship untuk memasuki pelabuhan-pelabuhan yanga ada di RDTL sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi baik dari segi ekspor, impor maupun pariwisata serta membuka lapangan pekerjaan seluas luasnya terutama bidang Injasmar.

“Selain itu, keuntungan menjadi Anggota IHO maupun EAHC seperti memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di bidang survei dan pemetaan hidro-oseanografi melalui IHO Capacity Building maupun kerjasama-kerjasama yang dapat dilakukan oleh Negara-negara anggota IHO khususnya Negara-negara anggota EAHC,” pungkas Kapushidrosal.

Dalam kesempatan yang baik tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Pendidilan TNI AL, Kapushidrosal juga menyampaikan tawaran kepada Komponen AL Timor Leste untuk mengirimkan Perwiranya untuk mengikuti pendidikan setingkat Seskoal dan Pusdikhidros yang selama ini juga telah diikuti oleh Angkatan Laut Negara Tetangga dan meningkatkan hubungan antara kedua Angkatan Laut dalam wadah Navy To Navy Talk (NTNT).(disp/red)

Categories
Daerah Militer TNI

Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Jelang Hari Juang TNI Angkatan Darat

Koran Jurnal, Garut – Jelang Hari Juang TNI AD, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan pengobatan massal gratis, donor darah, pelayanan KB dan pemberian bingkisan kepada masyarakat bertempat di Pendopo Bupati Garut, Rabu (11/12/2019).

Bakti sosial yang dilaksanakan Kodam III/Siliwangi ini mulai tanggal 6 s.d 8 Desember 2019 bekerja sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi bertempat di RS. Unggul Karsa Medika, kegiatannya meliputi Operasi Katarak diikuti 128 pasien, operasi hernia 55 pasien, operasi bibir sumbing 10 pasien, operasi minor 42 pasien dan KB Kes bekerjasama dengan BKKBN serta pembagian 2.000 paket sembako.

Bakti sosial juga dilaksanakan di wilayah Kodim 0602/Serang, yang kegiatannya meliputi pelayanan kesehatan umum 85 orang, donor darah 62 orang, pembagian 100 paket sembako dan khitanan massal 27 orang yang dilaksanakan hari ini di Aula Denkesyah Serang.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TN Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., saat menutup kegiatan bakti sosial menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungannya kepada semua pihak, sehingga rangkaian kegiatan Bakti Sosial dan Karya Bakti dalam rangka Hari Juang TNI AD tahun 2019 ini dapat terlaksana.

“TNI AD dan Kodam III/Siliwangi selalu ingin berbuat yang terbaik bagi masyarakat dalam kondisi apapun juga,” ungkap Pangdam.

Untuk itu kata Pangdam III/Siliwangi, ” pada saat TNI AD berulang tahun, kami ingin berbagi dengan warga masyarakat dan mengokohkan kembali Kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat yang salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial dan Karya Bakti “.

” Kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan modal dasar yang sangat ampuh dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Hal ini membuktikan bahwa tanpa adanya kemanunggalan antara TNI-Rakyat maka segala tugas-tugas yang dibebankan oleh Negara kepada TNI AD tentunya tidak akan berhasil, ” ucap Pangdam.

” Melalui kegiatan seperti ini dan kegiatan- kegiatan lainnya, diharapkan Kemanunggalan TNI-Polri akan terus dipelihara, dipertahankan dan ditingkatkan, “harapnya.

Perlu disampaikan bahwa, ” kegiatan Bakti Sosial dan Karya Bakti yang dilaksanakan oleh Kodam III/Siliwangi hari ini, dapat terwujud berkat jalinan dan kerjasama yang harmonis dengan instansi dan pihak-pihak yang mempunyai kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kebetulan mengalami kekurangan, baik dari segi kesehatan maupun dari segi pemenuhan kebutuhan hidup, ” pungkas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto,S.I.P., M.M., Q.I.A.

Dalam menyambut Hari Juang TNI AD ini Karya Bakti yang dilaksanakan di Wilayah Garut berupa, rehabilitasi Masjid di Rancabango dan pembersihan secara massal di lapangan olah raga Kerkof, selain itu di wilayah Kab. Sukabumi dilaksanakan kegiatan konservasi dan pembersihan pantai oleh Kodim 0622/Kab. Sukabumi dengan masyarakat.

Pada acara penutupan Baksos dan Karya Bakti ini dihadiri oleh, Gubernur Jabar yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Sosial Prov. Jabar, Irdam III/Slw, Asrendam III/Slw, para Danrem, Bupati Garut , para Asisten Kasdam III/Slw, para Kabalakdam III/Slw, Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi dan pengurus Persit PD III/Slw serta para Komandan satuan jajaran Kodam III/Slw dan tamu undangan lainnya. (Pendam III/Siliwangi).(disp/red)

Categories
Militer TNI

Pangdam III Siliwangi Sambut Kedatangan Yonif Raider 301/PKS Pasca Purna Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto memimpin penyambutan 410 prajurit satgas pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang pasca purna tugas operasi pengamanan daerah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat. Penyambutan itu dilakukan di Markas Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (09/12/2019).

Tampak turut hadir dalam penyambutan, Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI R.Achmad Rivai, Kapendam III Siliwangi, Kolonel Inf F.X Sri Wellyanto, dan para pimpinan Kodam III Siliwangi, serta jajaran Persit Kartika Jaya Cabang Siliwangi.

Panglima Kodam (Pangdam) Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto mengaku bangga karena seluruh prajurit dapat melaksanakan tugas pengamanan dengan baik.

“Selama lebih 9 bulan sejak kalian berada di daerah penugasan telah berhasil melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dan memberikan kontribusi positif bagi terwujudnya stabilitas keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat,” ujar Pangdam Siliwangi, Nugroho Budi Wiryanto kepada para prajurit.

Sementara Danyonif R 301/PKS Letkol Inf Andi menuturkan selama bertugas di daerah perbatasan, para prajurit harus menghadapi berbagai kerawanan yang cukup ekstrim seperti aktivitas illegal logging, illegal minning, human trafficking, pelintas batas, kriminal bersenjata, penyeludupan narkoba, dan miras. “Selama sembilan bulan terakhir anggota kami bertugas di tiga kabupaten yakni Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau dengan bertugas di pos-pos perbatasan,” ujar Letkol Inf Andi.

Selama penugasan sejak 15 Februari 2019 lalu, Satgas Yonif R 301/PKS berhasil menangkap 14 orang TKI ilegal, membuat rakit merah putih bagi warga Desa Sungai Kelik, pembangunan lima jembatan, mengoperasikan kembali PLTS di Dusun Melancau Kapuas Hulu, membangun bak penampungan air dan menjadi tenaga pendidik di 26 sekolah.

Pihaknya juga menerima penyerahan 47 pucuk senjata rakitan, menggagalkan penyelundupan baju bekas (lelong) bernilai jutaan, serta memupuk kembali jiwa nasionalis di perbatasan dengan membagikan 130 bendera Merah Putih selama bertugas di daerah perbatasan.(red)

Categories
Polhukam TNI

Pemuda Asmat Panjat Tower dan Kibarkan Bendera Merah Putih 

Koran Jurnal, Papua – Ketegasan dan kebanggaan bahwa Papua adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI, diwujudkan melalui pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK Kostrad bersama warga Asmat yang mewakili seluruh masyarakat Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 754/ENK Kostrad, Letkol Inf Dodi Nur Hidayat, dala rilis tertulisnya di Kabupaten Mimika, Papua, Jum’at (06/12/2019)

Diungkapkan Dansatgas, yang menjadikan aksi tersebut luar biasa heroik adalah karena pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih tersebut dilakukan dengan cara memanjat tower yang pada beberapa waktu lalu menjadi tempat berkibarnya bendera Bintang Kejora di wilayah Asmat pada 17 Agustus 2019.

“Aksi yang dipimpin Letda Laksono mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat, dimana seluruh masyarakat Asmat menyatakan bahwa Asmat adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Dodi.

Lebih lanjut ditegaskan oleh Dodi bahwa tidak ada bendera yang bisa berkibar di wilayah Papua selain bendera Merah Putih.

“Papua adalah bagian dari NKRI, maka hanya ada bendera Merah Putih yang bisa berkibar di tanah yang diberkati oleh Tuhan,” ucapnya.

Salah satu masyarakat Asmat, Alowisius (24 tahun) yang ikut serta mengibarkan bendera Merah Putih di atas tower tersebut juga menyampaikan bahwa saya adalah bagian dari NKRI bendera saya hanya bendera Merah Putih tidak ada yang lain lagi.

“Kita masyarakat Papua, kita cinta terhadap Indonesia dan kita cinta terhadap bendera Merah Putih,” tegasnya.(disp/red)

Categories
International TNI

Pushidros TNI AL Perkuat Delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis IMO Ke-31 di Inggris

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengirimkan wakilnya untuk memperkuat Delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) ke-31 yang berlangsung di London, Inggris.

Pushidrosal mengirimkan wakilnya yaitu Kadisnautika Pushidrosal Kolonel Laut (P) Yudi Kuncoro dalam Sidang Majelis IMO ke-31 berlangsung dari tanggal 25 November hingga 4 Desember 2019 yang dihadiri oleh delegasi dari 174 negara, termasuk Indonesia.

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H menyampaikan bahwa dalam bidang tugasnya International Maritime Organization (IMO) dan International Hydrographic Organization sangat berkaitan dan saling berkaitan, sehingga dalam delegasi Indonesia diperlukan seorang Hidrografer. Oleh sebab itulah Pushidrosal termasuk dalam tim delegasi Indonesia di sidang IMO tersebut.

“IMO dan IHO mempunyai bidang tugas yang terkait dan saling mendukung demi kepentingan keselamatan navigasi pelayaran, sehingga diperlukan sinergitas antar kedua organisasi tersebut. Tidak mungkin kapal dapat berlayar dengan aman tanpa adanya informasi hidro-oseanografi berupa peta laut dan publikasi nautika lainnya” Kata Kapushidrosal.

Menurut orang nomor satu di jajaran Pushidrosal itu, selain terkait keselamatan navigasi, dalam sidang tersebut delegasi Indonesia berupaya dapat menjadi Anggota dewan IMO kategori C periode 2020-2021.

“Dengan menjadi anggota Dewan IMO menunjukan pengakuan dunia atas eksistensi Indonesia di sektor maritim Internasional, serta memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman” tambah Kapushidrosal yang juga merupakan Chief Hydrographer Indonesia tersebut.

Setelah melalui proses pemilihan suara, Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2020 – 2021 dalam sidang IMO Assembly tanggal 29 November 2019 di London. Anggota Dewan IMO berisikan 40 negara dengan 3 kategori dari total 174 negara anggota IMO.(disp/red)

Categories
Militer Pendidikan TNI

KSAD Lantik 1.000 Perwira Lulusan Diktukpa Khusus TNI AD Tahun Ajaran 2019

Koran Jurnal, Bandung – Sejumlah 1.000  orang Perwira lulusan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapaad) dilantik Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) TNI AD TA. 2019.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).

Dijelaskan Kadispenad, Upacara Praspa lulusan Diktukpasus ini merupakan acara puncak dari proses pendidikan pembentukan Perwira TNI AD yang bersumber dari Bintara.

“Pendidikan mereka dilaksanakan selama 3 bulan di Secapaad,” ujar Candra.

“Yang dilantik saat ini terdiri dari 966 prajurit pria dan 34 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad),  di lapangan Wiradhika Secapa Angkatan Darat,” tambahnya.

Diterangkannya, dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah perwira tersebut, Kasad juga memberikan penghargaan kepada dua perwira lulusan terbaik atau berprestasi yaitu Letda Inf Doni Christian, S.H. dan Letda Ckm (K) Emiliana Tris Handayani.

“Masing-masing dari Kodam V/Brawijaya ( Letda Inf Doni Christian, S.H.) dan Kesdam XIV/Hasanudin (Letda Ckm (K) Emiliana Tris Handayani).

Para Perwira ini, sambung Candra nantinya akan diproyeksikan untuk mengisi jabatan golongan IX dalam pola pembinaan karier Perwira TNI AD, yaitu Komandan Peleton atau jabatan setingkat di Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur, dan Satuan Bantuan Administrasi.

”Namun, sebelumnya mereka terlebih dahulu akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” ungkap Candra.

Upacara Prasetya Perwira yang berlangsung dengan khidmat tersebut ditandai dengan pengambilan Sumpah Perwira oleh Kasad dan penandatanganan naskah berita acara penyumpahan Perwira, serta setelah upacara  Kasad dan tamu undangan, menyaksikan _display_ Drumband Canka Panorama, dari anggota organik Secapa AD.

Setelah rangkaian upacara, didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Kasad memberikan pembekalan kepada para perwira yang baru dilantik beserta istri dan keluarga.

“Selain mengucapkan selamat kepada para perwira baru dan keluarganya, Kasad juga menekankan agar senantiasa menjaga kesehatan dengan cara berolahraga, dan punya target harus sehat, dengan olahraga setiap hari, minimal jalan kaki 1 jam,” ujar Kadispenad.

“Ini penting, karena TNI Angkatan Darat akan lebih bagus dan produktif, kalau perwira saya sehat semua,” tambahnya mengutip pernyataan Kasad.

Selain itu, lanjutnya, Kasad juga berpesan kepada para perwira agar menjadi kepala keluarga yang sukses dan bertanggung jawab, dengan cara mengutamakan pembinaan keluarga dan jangan pernah lupakan keluarga maupun kecewakan mereka.

“Sebelumnya, hari Sabtu (23/11/2019) lalu, Komandan Secapaad, Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P. telah menutup pendidikan Diktukpasus TNI AD TA 2019,” pungkasnya.

Selain Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan dan Dankodiklatad Letjen TNI A.M. Putranto, juga hadir Irjenad, para Pangkotama Asisten Kasad, Komandan/Direktur/Kepala Balakpus jajaran TNI AD,  Danpusdik jajaran Kodiklatad, pengurus Persit Pusat, orang tua dan keluarga para Perwira Muda serta tamu undangan lainnya.(disp/red)

Categories
Polhukam TNI

Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Multilateral Kepala Staf Angkatan Darat ASEAN ke-20 Tahun 2019

Koran Jurnal, Bandung – TNI AD menjadi tuan rumah event tahunan ASEAN Chiefs of Army Multilateral Meeting (ACAMM) XX Tahun 2019. Pembukaan ACAMM XX digelar di Hotel Trans Luxury, Bandung, Senin (25/11/2019), yang dipimpin oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa serta dihadiri para Kasad dan perwakilan delegasi negara Asean. Dan bertindak sebagai keynote speaker Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Bandung.

Dijelaskan Kadispenad bahwa
ACAMM merupakan ajang penguatan komitmen kerja sama militer diantara 10 negara di ASEAN.

Forum ACAMM dimaksudkan untuk menjaga spirit persaudaraan tersebut, serta diharapkan bisa menjadi tonggak sejarah kemajuan bidang pertahanan bangsa-bangsa Asia Tenggara, menuju kemakmuran bersama.

“Selain itu, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk merumuskan langkah-langkah strategis guna penjabaran komitmen kerja sama tersebut dalam wujud yang konkrit,” ungkap Candra.

Kerja sama militer yang terjalin lewat ACAMM, sambung Candra diproyeksikan untuk menjawab ancaman dan tantangan global yang sedang mengemuka, terutama di kawasan ASEAN.

“Beberapa ancaman yang perlu diwaspadai diantaranya terorisme dan radikalisme, kejahatan lintas negara, gejolak sosial politik yang merebak di berbagai negara, serta potensi bencana alam di sebagian besar Asia Tenggara. Ancaman-ancaman tersebut selama ini menjadi hambatan utama kemajuan ASEAN,” ungkap Candra.

ACAMM XX tahun 2019 mengangkat tema *“Melangkah Maju Bersama – Memajukan Kolaborasi antar Angkatan Darat menuju ASEAN 2025”*. Motto yang diangkat adalah, *Bersama kita bisa! Together We Can!*

Acara ACAMM diawali dengan perkenalan para Kasad ASEAN satu per satu ke atas panggung dan bersalaman dengan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Menhan RI Prabowo Subianto serta Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto. Selain itu juga dilaksanakan sesi foto bersama para Kasad Asean.

Selesai acara pembukaan dilanjutkan dengan agenda multilateral meeting, dan penyampaian ide/gagasan oleh para Kasad Asean, serta sesi tanya jawab.

Selanjutnya dilaksanakan hand over (penyerahan) tuan rumah ACAMM tahun 2020 dari Indonesia kepada Brunei Darussalam.

Malam sebelum pembukaan ACAMM, Kasad menggelar acara Welcoming Reception di Skyline Restaurant, Dago, Bandung. Minggu (24/11/2019). Acara makan malam tersebut dimaksudkan sebagai bentuk ucapan selamat datang dan rasa hormat Kasad selaku tuan rumah dalam menyambut para pemimpin Angkatan Darat ASEAN beserta delegasinya. Serta, sebagai ajang menjaga jalinan persahabatan yang menjadi aset bersama untuk memajukan ASEAN.

Dalam acara tersebut, Kasad menyuguhi seluruh delegasi undangan yang hadir dengan beberapa persembahan kesenian khas Indonesia, serta sajian kuliner khas Kota Kembang Bandung. Beberapa games ringan yang merupakan bentuk keramahan ala Indonesia juga disisipkan dalam acara untuk mencairkan suasana, agar para tamu undangan bisa saling mengenal satu sama lain.

Sepuluh (10) Pimpinan Angkatan Darat (Kasad) negara-negara ASEAN yang hadir dalam ACAMM yaitu, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philiphina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia selaku tuan rumah.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Kapushidrosal Kukuhkan Profesi Penimbal Pushidros Angkatan Laut

Koran Jurnal, Jakarta – Sesuai dengan tugas pokoknya, Pushidrosal berkewajiban menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi untuk kepentingan TNI maupun Umum. Pushidrosal bertugas menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi, yang salah satunya adalah penimbalan kompas magnet untuk keselamatan navigasi pelayaran.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H secara resmi mengukuhkan profesi Penimbal Pushidrosal di Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Kamis (21/11/2019).

Sebanyak 21 orang profesi Penimbal dikukuhkan, setelah melalui pendidikan/pelatihan sertifikasi penimbalan yang dilaksanakan di Pushidrosal. Setelah dikukuhkan, mereka mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan pemeriksaan, pengujian dan pelaporan untuk menerbitkan sertifikat penimbalan kompas magnet.

Dalam Sambutannya, Kapushidrosal menyampaikan bahwa berdasarkan pada konvensi Safety Of Life At Sea (SOLAS) 1974 serta mengacu kepada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 65/2009 tentang standar kapal non konvensi berbendera Indonesia (NCVS), penimbalan kompas magnet dilakukan untuk kepentingan keselamatan navigasi pelayaran, baik militer maupun umum. Pelaksanaan penimbalan tersebut dilakukan usai docking untuk memastikan pemenuhan aspek keselamatan kapal.

“Penimbalan kompas magnet bertujuan untuk mengurangi gaya induksi magnet bumi pada besi kapal, dengan tujuan akhir untuk membuat deviasi sekecil mungkin, lalu membuat perubahan deviasi pada haluan terjadi secara berangsur-angsur dan merata sehingga akan menjamin keselamatan pelayaran” Kata Kapushidrosal.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya, Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi, perwakilan Ditpolair, Yonbekang/Air, Pelindo, Syahbandar Tanjung Priok, IKPPMI, IMARE, Akademi Maritim DJADAJAT, PT. Tanto, PT. SPIL, serta segenap pejabat utama Pushidrosal.(disp/red)

Categories
TNI

TNI AL Gelar Sidang Wanbangopstik-LXXV/2019 di Pushidrosal

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut menggelar sidang Dewan Pengembangan Operasi dan Taktik (Wanbangopstik) ke-75 Tahun 2019, di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Senin (18/11/2019).

Sidang yang digelar selama dua hari kedepan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mewakili Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M.

Hadir dalam acara tersebut para pejabat utama Kotama TNI AL diantaranya Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., selaku Penanggung jawab Penyelenggaraan kegiatan, Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarullah Octavian, ST., M.Sc., Dirdiklat Laksamana TNI Deny Septiana, Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M, serta sejumlah 202 Perwira menengah dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Asops Kasal menyampaikan forum ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan pola operasi taktik serta pengembangannya dengan uji coba konsep operasi peperangan matra laut dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut.

Sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, sesuai undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI Angkatan Laut bertugas melaksanakan tugas TNI Matra Laut di bidang pertahanan dalam rangka melaksanakan tugas tersebut perlu dilakukkan pembinaan terhadap kekuatan alutsista dan prajurit yang dimiliki dalam bentuk penggelaran latihan-latihan untuk emndukung gelar tugas operasi. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang terus berkembang maka beberapa buku petunjuk perlu diadakan pemutakhiran atau bila diperlulkan dilaksanakan penghapusan disesuaikan dengan dinamika perkembangan saat ini serta perlunya penyusunan buku petunjuk baru yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi tersebut, tambahnya.

Sidang Wanbangopstik kali ini mengambil tema “Melalui wanbangopstik ke-75 Tahun 2019 kita tingkatkan kesiapan dan kemampuan system senjata terpadu guna mendukung tugas TNI Angkatan Laut” diharapkannya dapat tersusun doktrin turunan tentang operasi dan taktik peperangan matra laut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Materi yang dibahas pada sidang wanbangopstik ke-75 kali ini antara lain, petunjuk penyelenggara operasi salvage TNI Angkatan Laut, petunjuk penyelenggara pelatihanoperasioanal koarmada, petunjuk penyelenggara operasi survei dan pemetaan hidro-oseonografi, petunjuk referensi pengerahan satuan korps Marinir dalam operasi membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan, petunjuk referensi penilaian penilaian latihan puncak TNI Angkatan Laut “Armada Jaya” serta petunjuk penyelenggaraan latihan bersama TNI Angkatan Laut.

Diakhir sambutannya Asops Kasal memberikan penekanan yang perludijadikan pedoman diantaranya memanfaatkan forum tersebut untuk mendiskusikan doktrin dan buku petunjuk lainnya untuk mendukung pelaksanaan operasi, melaksanakan diskusi forum secara serius dan sistematis dalam nuansa akademis guna menggali pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang kreatif dan solutif serta inovatif, diskusi harus dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan referensi yang jelas dan yang terakhir menemukan solusi yang terbaik dalam rangka menyusun buku petunjuk baru sesuai dengan dinamika perkembangan saat ini.(disp/red)

Categories
Militer TNI

TNI AD Tuan Rumah ASEAN Armies Rifle Meet 29/2019

Koran Jurnal, Bandung – Untuk kelima kalinya, TNI Angkatan Darat mendapat kepercayaan menggelar perhelatan lomba tembak Angkatan Darat se-ASEAN ke- 29 tahun 2019 (ASEAN Armies Rifle Meet 29th/2019). Sejak keikutsertaannya pada tahun 1991, Kontingen TNI AD keluar sebagai juara umum sebanyak 13 kali pada lomba tembak tahunan ini.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Kodiklatad Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, di Bandung, Kamis (14/11/2019) yang dipercaya sebagai ketua penyelenggara ekshibisi lomba menembak yang melibatkan atlet menembak Angkatan Darat ASEAN.

Dikatakan Mayjen Teguh, lomba menembak AARM 29/2019 ini akan dilaksanakan terpusat di Lapangan Tembak Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Kodiklatad, Cipatat, Bandung Barat dengan mengikutsertakan Angkatan Darat 10 Negara ASEAN.

“Mulai hari Kamis ini (14/11/2019) beberapa kontingen sudah ada yang datang, dan akan tiba secara bergelombang secara keseluruhan hingga lengkap 10 negara peserta. Penyambutan telah kami siapkan termasuk proses registrasi peserta dari keimigrasian hingga pengecekan personel, materiil maupun perlengkapan lomba lainnya,“ tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Danpussenif, rangkaian pelaksanaan lomba tembak AARM 29/2019 ini dari tanggal 14 s.d tanggal 27 November 2019 meliputi kegiatan administrasi, pelaksanaan lomba hingga seluruh kontingen kembali ke negara asal.

“Total jumlah peserta lomba 330 personel terdiri dari atlet maupun official yang terlibat langsung dalam lomba tembak, “ imbuhnya.

Pada lomba tembak AARM ke-29 tahun 2019, akan memperlombakan beberapa materi meliputi menembak Pistol Putra dan Putri, Senjata Otomatis (SO), Karaben serta Senapan.

Sesuai tema AARM 29/2019 ini, “Together We Can“, maka format lomba AARM yang pada tahun sebelumnya bersifat lomba antar negara/kontingen, namun kali ini dibuat berbeda, yaitu bersifat eksibisi, yang dibuat menjadi empat tim (A, B, C, D). Masing-masing tim terdiri dari gabungan 10 negara peserta.

“Sesuai arahan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, perubahan AARM kali ini tidak lagi kompetisi tim antar negara-negara ASEAN, melainkan eksibisi kemahiran dan kerja sama tim dalam menembak. AARM 29/2019 kali ini lebih pada mencari bentuk kerja sama tim gabungan 10 negara ASEAN yang dibagi dalam empat tim,“ jelas Danpussenif.

Format baru pada AARM 29/2019 yang pertama kali dilaksanakan, mendapat apresiasi dari seluruh Kasad negara ASEAN yang mengedepankan kebersamaan. Perubahan format pada lomba AARM 29/2019 bertujuan tidak hanya membawa nuansa baru dalam kompetisi, tetapi juga memacu semangat kerja sama guna mempererat jalinan persaudaraan sesama anggota ASEAN.

Danpussenif mengungkapkan, rencana lomba tembak AARM 29/2019 akan dibuka oleh Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman pada tanggal 20 November 2019 dan usai pembukaan akan dilaksanakan _novelty shoot_ oleh para Wakasad masing-masing negara peserta dan penutupan lomba pada tanggal 26 November 2019 oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat kesepuluh Negara ASEAN

Beberapa waktu lalu, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman meninjau dan melakukan pengecekan kesiapan sarana dan fasilitas yang akan digunakan untuk gelaran lomba tembak AARM 29/2019.

Pada kesempatan tersebut, Wakasad menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba tembak AARM 29/2019 merupakan suatu kehormatan bagi TNI AD sekaligus membawa harga diri dan martabat bangsa Indonesia.

Lomba tembak AARM 29/2019 ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Pusdikif Cipatat, dimana pada AARM sebelumnya di Indonesia dilaksanakan di Lapangan Tembak Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong.

Selain sarana pendukung bagi peserta lomba, panitia lomba juga menyiapkan berbagai sarana dan fasilitas lainnya bagi awak media yang meliput kegiatan tersebut dengan menyediakan sarana dan fasilitas Media Center untuk kepentingan jumpa pers maupun aktivitas awak media selama peliputan lomba serta akan digelar bazar untuk masyarakat umum.(disp/red)