Categories
Megapolitan TNI

Rayakan Idul Fitri 1444 H, KSAU Silaturahmi ke Menhan RI

Koran Jurnal, Jakarta – Merayakan Idul Fitri 1444 H, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., bersilaturahmi kepada Menteri Pertahanan (Menhan RI) Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, di kantor Menhan, Jl. Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (27/4/2023). Silaturahmi juga dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Kedatangan Kasau dan Kasad diterima Menhan RI dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Kasau dan Kasad menyampaikan ucapan permohon maaf lahir dan batin, yang juga dibalas dengan ucapan yang sama oleh Menhan RI.

Selama kunjungan tersebut, ketiga pejabat pertahanan terlihat berdialog akrab seputar aktifitas Idul Fitri 1444 H.(disp)

Categories
TNI

Jabatan Komandan Lanud ASH Diserahterimakan

Koran Jurnal, Belitung – Panglima Koopsud I Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoeddin (ASH) bertempat di Lapangan Upacara Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (27/04/2023).

Penyerahan jabatan Komandan Lanud Abdullah Sanusi Hanandjoeddin dari Letkol Nav Rudy Hartono, S.T., M.Han., kepada Letkol Pnb Luky Indrawan, S.AP., ditandai penyematan tanda jabatan dan penyerahan tongkat Komando.

Melalui sambutannya, Panglima Koopsud I mengatakan bahwa pergantian pejabat di lingkungan TNI AU merupakan bagian dari tuntutan tugas dan dinamika organisasi yang dalam jangka panjang merupakan suatu upaya untuk menyiapkan sosok pemimpin di setiap strata organisasi.

“Alih tugas dan alih jabatan di lingkungan TNI Angkatan Udara merupakan peristiwa yang selalu hadir dalam dinamika organisasi. Hal ini menjadi indikator bergulirnya suatu proses pembinaan personel dalam rangka memelihara dan meningkatkan aktualisasi peran organisasi,” tambah alumni AAU 93 ini.

Pada kesempatan tersebut, Pangkoopsud I juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Rudy Hartono, S.T., M.M., atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitasnya selama menjabat sebagai Danlanud Abdullah Sanusi Hanandjoeddin. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Ny. Ingrid Rudy Hartono atas dukungannya kepada suami semasa memimpin Lanud ASH.

Selanjutnya Panglima Koopsud I mengucapkan selamat kepada Letkol Pnb Luky Indrawan, S.AP., beserta Ny. Widi Luky Indrawan atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan Pimpinan TNI Angkatan Udara untuk menduduki jabatan Komandan Lanud ASH, disertai harapan untuk dapat mengemban amanah yang dipercayakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Upacara serah terima jabatan Komandan Lanud ASH dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Bangka Belitung, Forkopimda Kabupaten Belitung, Forkopimda Kabupaten Belitung Timur, Instansi Vertikal/BUMN wilayah Bangka Belitung, Ketua PIA Ardhya Garini D.I Koopsud I, dan para pejabat Koopsud I itu berlangsung aman dan lancar.(pen)

Categories
TNI

110 WNI di Sudan Berhasil Dievakuasi Menggunakan Pesawat B-737 TNI AU

Koran Jurnal, Sudan – Sebanyak 110 Warga Negara Indonesia (WNI) yang beberapa hari sempat terjebak dalam situasi perang saudara di Sudan, akhirnya berhasil dievakuasi ke Jeddah, Arab Saudi, Rabu (26/4/2923). Ke-110 WNI tersebut merupakan bagian dari evakuasi tahap kedua dari Khartoum menuju Port Sudan melalui jalan darat.

Para WNI yang terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak itu, diterbangkan menggunakan pesawat boeing 737 A-7305 TNI AU, dari kota Port Sudan menuju posko evakuasi di Jedah, Arab Saudi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos mengatakan, proses evakuasi berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang baik dari berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Luar Negeri, Mabes TNI, KBRI di Sudan, kru pesawat B-737 A-7305 dan juga Konjen RI di Jeddah.

“Alhamdulillah pada Rabu kemarin, evakuasi WNI dapat berjalan lancar, ini merupakan tahap pertama, yang akan dilanjutkan beberapa tahap berikutnya, dalam sorties penerbangan dari Port Sudan ke Jedah,” ujar Kadispenau.

Selanjutnya, WNI yang sudah berhasil di evakuasi ke Jedah, akan kembali ke tanah air menggunakan beberapa pesawat komersial. Sementara pesawat A-7305 akan berada di Jedah untuk melaksanakan evakuasi lanjutan.

Tim evakuasi dipimpin _mission commander_ Kolonel Pnb Noto Casnoto.Tim terdiri dari Kru pesawat, personel Satbravo Kopasgat, Kesehatan, Psikolog, BAIS TNI, Puspen TNI, dan staf Kemenlu.(disp)

Categories
Megapolitan Militer

Menlu Retno: Evakuasi Ratusan WNI di Sudan Gunakan Pesawat TNI Angkatan Udara

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, evakuasi ratusan WNI di Sudan menggunakan Pesawat TNI Angkatan Udara.

“Evakuasi (WNI) dari Jeddah (Arab Saudi) ke Indonesia nantinya akan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara,” kata Menteri Retno dalam keterangan pers secara daring, Senin (24/4/2023) lalu.

Retno mengungkapkan, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan siap untuk membantu evakuasi.

Adapun jumlah WNI yang akan dievakuasi, sebanyak 538 WNI terdiri atas 240 laki-laki, 273 perempuan, dan 25 balita. Retno menyebut, WNI yang dievakuasi sebagian besar merupakan mahasiswa Indonesia dan pekerja migran Indonesia (PMI).

     TNI Kirim Tim Satgas Evakuasi WNI di Sudan

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan 39 prajurit TNI yang tergabung dalam tim Satuan Tugas (Satgas) Evakuasi WNI di Sudan. Pelepasan satgas diawali dengan apel keberangkatan di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Senin (24/3/2023).

Satgas yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Noto Casnoto (Dan Wing I Halim PK) diberangkatkan dengan menggunakan Pesawat TNI AU Boeing 737.

Dalam sambutannya Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, bahwa konflik bersenjata di Sudan sudah semakin mengkhawatirkan sehingga kondisi ini dapat membahayakan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan.

“Untuk itu diperlukan kehadiran TNI guna menyelamatkan WNI tersebut, hal ini sesuai dengan salah satu tugas pokok yang diamanatkan kepada TNI yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan di manapun mereka berada,” ujar Panglima TNI.

“Tugas penjemputan WNI ke Sudan adalah tugas mulia sekaligus kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ingatlah bahwa kalian tidak hanya mewakili TNI namun juga sebagai duta bangsa Indonesia,” jelasnya.

Lanjut Panglima TNI menuturkan bahwa misi evakuasi seperti ini bukan yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI. Pada tahun 2021, TNI melaksanakan misi yang sama di Afghanistan dan Ukraina pada Maret 2022 lalu.

“Saya minta jadikan pengalaman kedua misi tersebut sebagai bekal dan evaluasi agar misi yang kalian laksanakan di Sudan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” imbuhnya.

Hadir mendampingi Panglima TNI dalam acara tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kasum TNI, Pangkoopsudnas, Asintel Kasau, Asops Kasau, Aslog Kasau, Aspotdirga Kasau, Dankorpasgat, Kaskoopsud I, Kadisaeroau, Kadispenau, Asops Koopsudnas serta Danlanud Halim Perdanakusuma.

Categories
TNI

Koopsud I Gelar Apel Pagi Gabungan Pengecekan Personel Pasca Cuti Lebaran 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Koopsud I menggelar apel pagi gabungan pengecekan personel pasca cuti lebaran, yang dipimpin oleh Kolonel Tek Sofan Yusdiananta, S.T., M.P.M. Dihadiri oleh Para Asisten, Kepala Satuan Kerja serta seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I. Bertempat di Lapangan Upacara Makoopsud I, Rabu (26/04/2023).

Dalam Apel Pagi gabungan tersebut, dilakukan pengecekkan kelengkapan masing-masing personel di Makoopsud I pasca cuti lebaran, oleh pihak Detasemen Markas Koopsud I dan Personel Dinas Jaga Koopsud I.

“Terimakasih kepada seluruh personel Makoopsud I atas pelaksanaan cuti sebelum maupun yang sesudah lebaran, yang telah kembali dalam apel khusus gabungan pagi ini dengan lengkap dan aman,” ujar Dandenma Koopsud I Letkol Kal Alexander Maspanator.(pen)

Categories
Daerah TNI

Aksi Quick Response TNI AL Koarmada III Bantu Kecelakaan Laut MV Indian Partnership

Koran Jurnal, Papua Barat Daya – TNI Angkatan Laut (Koarmada III), dengan aksinya yang cepat melaksanakan pertolongan dan pengamanan lokasi dimana sebuah kapal kargo MV Indian Partnership mengalami kecelakaan laut. Kapal tersebut diduga mengalami kebocoran pada saat melakukan pelayaran saat melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia atau ALKI III.

Informasi terjadinya kecelakan laut tersebut sebelumnya diterima dari masyarakat yang berada di Pulau Missol, kemudian koordinasikan Instansi Maritim.

Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksamana Muda TNI Agus Hariadi M.Han., langsung memerintahkan unsur Koarmada III, salah satunya adalah KRI Mata Bongsang-873 untuk menuju lokasi kapal tersebut di sekitar Perairan Pulau Missol, Selasa (25/04/2023).

Setiba di lokasi kejadian KRI Mata Bongsang-873, langsung melaksanakan Dekenitetiko yaitu Deteksi, Kenali, Nilai, Tentukan, Komando. Adapun keterangan yang dapat diketahui kapal tersebut adalah MV Indian Partnership yang bertolak dari pelabuhan Skarten River, Australia menuju China dengan muatan Bauksit sejumlah 178.087 ton, pada awalnya ABK MV Indian Partnership baru menyadari kapal diduga mengalami kebocoran pada tanggal 23 April 2023, dan ABK tidak merasakan benturan terhadap badan kapal.

Selanjutnya ABK MV Indian Partnership berusaha mempertahankan kapal karena posisi geladak haluan kapal hampir sejajar dengan garis air kemudian lego jangkar darurat pada posisi sekitar Perairan Pulau Missol, kemudian Nahkoda Kapal tersebut berkoordinasi dengan agen di Indonesia untuk meminta persetujuan diving clearance dari Harbour Master atau Syahbandar setempat, agar dapat menurunkan ABK yang memiliki kemampuan menyelam untuk memeriksa dan menemukan,serta memperbaiki kebocoran kapal tersebut.

Adapun data kapal tersebut adalah nama kapal MV Indian Partnership dengan jenis Kargo atau Bulk Carrier, Bendera Inggris, Tonase 95.009 GT muatan Bauksit dengan 22 orang ABK dari WNA yang terdiri dari kewarganegaraan India, Russia, Myanmar, Ukraina, Turki, China, dan Vietnam.

Dikatakan Pangkoarmada III, bahwa Koarmada III langsung melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait untuk bersinergi dalam penanganan masalah tersebut baik dengan pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Bea Cukai, Karantina setempat dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Sorong, serta dengan agen kapal MV Indian Partnership yang berada di Indonesia.

Salah satu yang dikoordinasikan adalah penerbitan Notice to Mariner dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat, dimana dengan penerbitan Notice to Mariner adalah untuk pemberitahuan kepada Pelaut dan Nahkoda Kapal yang melintas di perairan tersebut, dikarenakan adanya kapal yang mengalami kecelakaan atau dugaan kebocoran yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran,navigasi, termasuk akan bahaya pencemaran dan lain sebagainya.(disp)

Categories
TNI

Kaskoopsud I Hadiri Apel Pelepasan Satgas Evakuasi WNI di Sudan

Koran Jurnal, Jakarta – Kaskoopsud I Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak mewakili Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., saat pelepasan apel tim evakuasi WNI di Sudan. Bertempat di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (24/04/2023).

Tim Evakuasi yang diterjunkan berjumlah 39 prajurit yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Noto Casnoto (Danwing I Lanud Halim Perdanakusuma) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Evakuasi WNI, dengan menggunakan Pesawat TNI AU Boeing 737/Reg : A-7305.

Satgas Evakuasi WNI di Sudan tersebut dilepas secara resmi melalui apel pelepasan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., CSFA.

Dalam sambutannya Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa, “Tugas penjemputan WNI ke Sudan adalah tugas mulia sekaligus kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ingatlah bahwa kalian tidak hanya mewakili TNI namun juga sebagai duta bangsa Indonesia”, jelas Panglima TNI.

“Semoga misi yang kalian laksanakan di Sudan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Panglima TNI lebih lanjut.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI, KSAU, Kasum TNI, Pangkoopsudnas, Asintel Kasau, Asops Kasau, Aslog Kasau, Aspotdirga Kasau, Dankorpasgat, Kaskoopsud I, Kadisaeroau, Kadispenau, Asops Koopsudnas serta Danlanud Halim Perdanakusuma.(pen)

Categories
Nasional Polhukam TNI

Panglima TNI Kirim Satgas Evakuasi Ratusan WNI di Sudan

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan 39 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Evakuasi WNI di Sudan. Pelepasan satgas dilakukan di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (24/3/2023).

Satgas yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Noto Casnoto (Dan Wing I Halim PK) diberangkatkan dengan menggunakan Pesawat TNI AU Boeing 737.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam sambutannya mengatakan, bahwa konflik bersenjata di Sudan sudah semakin mengkhawatirkan kondisi ini dapat membahayakan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan.

“Untuk itu diperlukan kehadiran TNI guna menyelamatkan WNI tersebut, hal ini sesuai dengan salah satu tugas pokok yang diamanatkan kepada TNI yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan di manapun mereka berada,” ujar Panglima TNI.

“Tugas penjemputan WNI ke Sudan adalah tugas mulia sekaligus kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ingatlah bahwa kalian tidak hanya mewakili TNI namun juga sebagai duta bangsa Indonesia,” jelasnya.

Lebih Panglima TNI menyampaikan bahwa misi evakuasi seperti ini bukan yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI. Pada tahun 2021, TNI melaksanakan misi yang sama di Afghanistan dan Ukraina pada Maret 2022 lalu.

“Saya minta jadikan pengalaman kedua misi tersebut sebagai bekal dan evaluasi agar misi yang kalian laksanakan di Sudan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono juga memberikan penekanan kepada Satgas Evakuasi WNI untuk fokus terhadap misi, mematuhi semua prosedur yang berlaku, mengidentifikasi semua resiko yang akan muncul dan melaksanakan langkah-langkah mitigasi yang kongkrit.

“Laksanakan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, Atase Pertahanan dan jajaran KBRI yang ada di Sudan, untuk mendapatkan informasi terkini, waspada dan alert sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik,” lugasnya.

Ditambahkan Panglima TNI, setiba di Sudan, tim Satgas langsung menjalani misi mengevakuasi sekitar 291 WNI yang sudah dilokalisir di tempat yang aman, di kota Port, Sudan.

Setelah dievakuasi, selanjutnya 291 WNI diterbangkan menuju Jeddah, Arab Saudi.

“Dari Port Sudan ke Jeddah dulu. Dari Jeddah baru ke Jakarta,” tambah Yudo.(*)

Categories
Megapolitan TNI

TNI AU Kirimkan Pesawat Boeing 737 Evakuasi WNI ke Sudan

Koran Jurnal, Jakarta – Merespon instruksi pemerintah, terkait evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI), di Sudan, Panglima TNI, telah memerintahkan Kepala Staf TNI AU (KSAU) mengerahkan satu pesawat Boeing 737-400. Pesawat skadron udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta tersebut, diawaki Mayor Pnb Rezha Wibowo dan Mayor Pnb Arief Rakhman beserta 14 Kru lainya. Sebanyak 39 personel (16 kru pesawat, gabungan dari timkam Kopasgat, medis TNI, personel BAIS TNI, Psikolog TNI, dan Staf Kemenlu) ikut dalam misi evakuasi WNI tersebut.

Keberangkatan tim evakuasi, dilepas oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, dalam sebuah upacara di Apron Pandawa, Lanud Halim, Perdanakusuma, Jakarta, Senin, (24/4/2023).

Turut hadir dalam acara pelepasan, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA. Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., Ka BAIS TNI Letjen TNI Rudianto, CSFA, Pangkoopsudnas Marsdya TNI M.Toni Harjono, S.E., M.M., Direktur Konsuler Kemenlu Simon Soekarno, serta beberapa pejabat utama Mabes TNI dan TNI AU lainya.

Panglima TNI mengatakan, tugas evakuasi WNI di Sudan, merupakan perwujudan dari salah satu tugas pokok TNI, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan dimanapun mereka berada.

“Tugas penjemputan WNI ke Sudan, adalah tugas mulia dan kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Ingatlah bahwa kalian tidak hanya mewakili TNI, namun juga duta bangsa,” tegas Panglima TNI.

Panglima menambahkan, misi evakuasi WNI di Sudan, bukan pertama kali, tetapi juga pernah beberapa kali dilaksanakan TNI, yaitu di Afganistan tahun 2021 dan Ukraina tahun 2022.

Misi evakuasi WNI ke Sudan, dipimpin oleh mission commander Kolonel Pnb Noto Casnoto. Pesawat A-7305 tipe B-737-400, akan berangkat pada Selasa (25/4/2023), menempuh jarak penerbangan lebih kurang 4.644 nm, dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menuju Jeddah Arab Saudi, dengan transit di Lanud SIM Banda Aceh, Mumbay India, Muscat Oman dan Jedah sebagai posko misi evakuasi.

Penerbangan akan ditempuh dalam waktu 12 jam 30 menit. Rencana dari Jedah, pesawat A-7305 akan melaksanakan evakuasi WNI ke Port Sudan, dalam beberapa sorties penerbangan.(disp)

Categories
Ragam TNI

Intip Satgas Kartika Jala Krida 2023 Rayakan Idul Fitr 1444 Hijriah di Srilanka

Koran Jurnal, Jakarta – Ada pemandangan yang berbeda dengan perayaan hari raya Idul Fitri dengan tahun sebelumnya. Tahun ini para prajurit KRI Bima Suci merayakan hari kemenangannya di atas geladak utama kapal layar tiang tinggi milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang sedang singgah di Port of Colombo, Sri Lanka, Sabtu (22/04/2023) dalam rangka misi muhibah diplomasi dan duta bangsa Kartika Jala Krida (KJK) 2023.

Meskipun jadwal kegiatan prajurit KRI Bima Suci yang sedang melaksanakan misi duta bangsa sangat padat, para prajurit tetap merayakan hari kemenangan pada moment Idul Fitri meskipun tidak bersama keluarga.

Sholat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat dan para prajurit KRI Bima Suci berkesempatan untuk melaksanakan halal bihalal bersama prajurit lainnya serta menikmati hidangan khas lebaran layaknya di tanah air. Adapun hidangan yang disajikan untuk mengobati rasa rindu hari kemenangan tahun ini seperti ketupat, opor ayam, sambal goreng dan kikil.

Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) M. Sati Lubis menyampaikan bahwa kehebatan suatu kesatuan dalam melaksanakan misi diplomasi duta bangsa tanpa diimbangi ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa maka tidak akan diperoleh kemenangan yang sejati.

“Perayaan ini  selain merupakan pelaksanaan kewajiban sebagai seorang muslim, juga bertujuan untuk mengobati perasaan rindu pada Tanah Air,” ujar Komandan KRI Bima Suci.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa hal utama yang harus dilaksanakan prajurit TNI AL adalah memperkuat keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan pengabdian yang penuh dengan ketulusan serta keikhlasan hati dalam menjaga kedaulatan dan melaksanakan misi muhibah duta bangsa yang diembannya.(disp)