Categories
International Nasional Polhukam

Indonesia Kecam Keras Pengakuan Sepihak Amerika Serikat Terhadap Jerusalem

Koranjurnal.co.id, Bogor – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras tentang pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, terkait Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (07/12 /2017).

Selain itu, Presiden Jokowi meminta kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar mempertimbangkan kembali keputusan (pengakuan) tersebut.

Menurut Presiden Jokowi,  pengakuan Amerika Serikat tersebut, dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan keamanan di dunia.

“Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB dimana Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya. Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia,” kata Jokowi.

“Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” jelasnya.

Presiden Jokowi mengatakan, dalam beberapa hari ini Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara OKI agar OKI segera mengadakan sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama. Dan meminta PBB untuk segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat.

“Saya memerintahkan Menteri Luar Negeri untuk memanggil Duta Besar Amerika Serikat untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia,” tukasnya.

Pewarta : Anton/DBPres

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

Pamitan di Kopassus, Panglima TNI Tepis Isu Rumor Siaga 1 dan 3 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo selesai melaksanakan pengarahan kepada prajurit Kopassus di Gedung Balai Komando Kamis (07/12/2017), dihadapan awak media, dalam pelaksanaan doorstop, Panglima menepis isu rumor Siaga 3 untuk Polri dan Siaga 1 bagi Kopassus.

Dengan tenang, sang Jenderal menjawab bahwa isu rumor itu sengaja digulirkan sehingga TNI harus waspada karena TNI akan dibuat seperti tahun 1965, diadu-adu, atau hanya orang-orang yang menumbuhkan isu-isu, meragukan integritas TNI, dan yakinlah bahwa TNI tidak pernah melakukan kegiatan-kegiatan amoral, TNI telah mengenal sumpah prajurit, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, taat kepada atasan.

“Atasan TNI siapa sih? Presiden kan. Terus ngapain. Apakah keputusan Presiden salah? Tidak!!! Benar. Saya bangga diganti pak Hadi (KSAU), kenapa? GR-nya kan yang ganti anak buah saya. KSAD, KSAL, KSAU. Jangan ragukan kesetiaan TNI, jangan ragukan kesetiaan TNI, justru yang melakukan itu adalah orang-orang yang fobia terhadap TNI”.

Saat berpamitan di Gedung Balai Komando, Panglima TNI juga mengatakan bahwa sebagai manusia biasa, ia melakukan kunjungan ke Kostrad dan Kopassus untuk mohon pamit sebagai Panglima TNI.

“Izinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kehormatan di setiap detak jantung dan sanubari saya,” tegas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI tampak terharu saat berpamitan dengan ribuan prajurit Kopassus. Hal tersebut nampak dari mata Gatot yang berkaca-kaca, bahkan di awal membuka pengarahan bibirnya terasa bergetar.

“Sebagai manusia saya minta maaf dan khilaf semua itu yakinlah karena rasa cinta,” kata Gatot.

Dia juga mengungkapkan rasa bangga karena telah diberi kesempatan untuk memimpin prajurit Kopassus. “Saya tidak pernah menemukan keraguan kebimbangan dari prajurit komando. Bahkan, ketika resikonya nyawa kalian tetap tegak berdiri sebagai prajurit menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya dan sebagai penjuru tarikan nafasmu,” kata Sang Jenderal Berjiwa Komando ini.

Beliau juga selalu mengingatkan agar TNI tetap menjaga Netralitasnya dalam menghadapi tahun politik 2018 dan 2019.

Pewarta : Anton/Pen.

 

Categories
Nasional TNI

Panglima TNI Terbitkan SK Mutasi Jabatan 85 Perwira Tinggi

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.

Berdasarkan  Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017, tanggal 4 Desember 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 85  Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari : 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut :  46 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiundini), Mayjen TNI Sudirman dari Asops Kasad menjadi Pangkostrad,  Mayjen TNI A.M. Putranto, S.Sos., dari  Pangdam II/Swj menjadi Asops Kasad, Mayjen TNI Subiyanto dari Aspers Kasad menjadi Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr.(Han) dari Waaspers Panglima TNI menjadi Aspers Kasad, Brigjen TNI Gunung Iskandar  dari Waaspers Kasad menjadi Waaspers Panglima TNI, Kolonel Inf Agus Setiawan, S.E. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waaspers Kasad, Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A., dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Kasad,  Mayjen TNI Nurendi, M.Si.(Han) dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun),  Mayjen TNI Wardiyono, S.I.P., M.B.A., M.M., dari Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Koorsahli Panglima TNI, Brigjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. dari Kasdam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Brigjen  TNI Teuku Beny Firmansyah, S.I.P., dari Dandenma Mabes TNI menjadi Kasdam I/BB, Kolonel Inf Asep Syaripudin dari Dandenma Mabesad menjadi Dandenma Mabes TNI, Brigjen TNI Jumadi dari Dansatkomlek TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Budi Prijono, S.T., M.M dari Dirhubad menjadi Dansatkomlek TNI,  Kolonel Chb Widjang Pranjoto dari Paban V/Sistek Skomlek TNI menjadi Dirhubad, Brigjen TNI Muhammad Hafiz  dari Staf Khusus Kasad menjadi Pa Sahli Tk III Bid.  Ekkudag Panglima TNI, Brigjen TNI A. Raharyono, S.I.P., M.Si., dari Pa Sahli Tk. II Bid Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Abdul Rachim Siregar, S.E., M.M., dari Paban V/Pam Sintel TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, Brigjen TNI Edison Simanjuntak, S.I.P., dari Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Herawan Adji, M.Si.(Han) dari Dir F Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI, Kolonel KavSteverly Christmas P. dari Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Dir F Bais TNI, Kolonel Inf Syafruddin dari Paban IV/Ops Sops TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Mayjen TNI Imam Edy Mulyono, M,Sc., dari Kas Kostrad menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI M. Bambang Taufik dari  Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Kas Kostrad, Brigjen TNI Herman Asaribab dari Kasdam XVII/Cen menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI, Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa dari Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen menjadi Kasdam/Cen, Kolonel Inf Bahman dari Kapuskodalops TNI AD menjadi Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen, Brigjen TNI Bambang Sudiono dari Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Rochiman dari Pamen Denma Mabesad menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud, Brigjen TNI Aman Surachman dari Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Kav Sudono, S.E., dari Kabagum Set Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik, Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Waasrena Kasad menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Arh Hassanudin, S.I.P., dari Irut Renproggar Itjenad menjadi Waasrena Kasad, Brigjen TNI I Dewa Ketut Siangan, S.I.P., dari Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Arm Rufbin Marpaung, S.I.P., dari Pamen Denma Mabesad menjadi Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam, Mayjen TNI M. Thamrin Marzuki dari Staf Ahli Bid. Idpol BIN menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Gaguk Susatio dari Dir Kontra Separatisme Deputi III BIN menjadi Staf Ahli Bid. Idpol BIN, Brigjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., dari Karopeg Settama BIN menjadi Dir Kontra Separatisme Deputi III BIN, Kolonel Inf Irwan Mulyana, S.E., M.Si., dari Paban III/Binkar Spers TNI menjadi Karopeg Settama BIN, Brigjen TNI Suyanto, S.E., M.Si.(Han) dari Karoum Settama BIN menjadi Direktur Asia Pasifik Deputi Bid. Intelijen Luar Negeri BIN, Brigjen TNI Gustaf Agus Irianto Kusumowibowo, S.I.P dari Kabinda Papua BIN menjadi Agen Madya Direktorat Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN, Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon dari Kabinda Papua Barat BIN menjadi Kabinda Papua BIN, Kolonel Chk Yan Akhmad Mulyana, S.H., M.H., dari Kadilmilti I Medan menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung, Brigjen TNI Chrisna Pujangga dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun) dan Brigjen TNI Ratman Wiady dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes AD (dalam rangka pensiun).

28 Pati TNI Angkatan Laut, yaituMayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han) dari Dankormar menjadi Dankodiklat TNI, Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Kas Kormar menjadi Dankormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr.(Han) dari Danpasmar II Kormar menjadi Kas Komar, Kolonel Mar Edi Juardi dari Asops Kormar menjadi Danpasmar II Kormar, Laksda TNI Tri Prasodjo dari Irjenal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Dwi Widjajanto, S.A.P. dari Staf Khusus Kasal menjadi Irjenal, Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhender dari Danlantamal VII/Kpg Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H., dari Wadan Kodiklatal menjadi Danlantamal VII/Kpg Koarmatim, Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M. dari Kas Kolinlamil menjadi Wadan Kodiklatal, Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr.(Han) dari Dirdok Kodiklatal menjadi Kas Kolinlamil, Kolonel Laut (P) Budi Purwanto, S.T., M.M. dari Kapuskodal Mabesal menjadi Dirdok Kodiklatal, Laksma TNI Nur S. Prihartono, S.E., M.Tr.(Han) dari Danlantamal IX/Amb Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Antongan Simatupang dari Waaspam Kasal menjadi Danlantamal IX/Amb Koarmatim, Kolonel Mar Suaf Yanu Hardani dari Sahli F. Binkuatmar Pangarmatim menjadi Waaspam Kasal, Laksma TNI Ir. Fery Sidjaja, M.M. dari Pati Sahli Bid. Iptek Sahli Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Kolonel Mar Bambang Hullianto dari Ir Kormar menjadi Pati Sahli Bid. Iptek Sahli Kasal, Laksma TNI Robert Wolter Tappangan, S.H. dari Kasarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI I.N.G. Sudihartawan, S.Pi., M.M. dari Danlantamal X/Jpr Koarmatim menjadi Kasarmatim, Kolonel Mar Ipung Purwadi dari Sahli F. Binkuatmar Pangarmabar menjadi Danlantamal X/Jpr Koarmatim, Laksma TNI Sigit Setiyanta dari Waaspotmar Kasal menjadi Danlantamal XIII/Trk Koarmatim, Laksma TNI Ferial Fachroni dari Danlantamal XIII/Trk Koarmatim menjadi Waaspotmar Kasal, Brigjen TNI (Mar) Ivan Ahmad Rizki Titus, S.H. dari Direktur Operasi dan Latihan Basarnas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Mar Bambang Suryo Aji dari Waka Pusjaspermildas TNI menjadi Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi dari Wadan Puspenerbal menjadi Direktur Operasi Udara Maritim Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla, Laksdya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Muhammad Atok Urrahman dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Bambang Sugiarto, S.E. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Mayjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

11 Pati TNI Angkatan Udara, yaituMarsda TNI Imran Baidirus, S.E. dari Pangkoopsau I menjadi Pangkohanudnas, Marsma TNI Nanang Santoso dari Kadisopslatau menjadi Pangkoopsau I, Marsma TNI Tamsil Gustari Malik dari Kas Kohanudnas menjadi Kadisopslatau, Marsma TNI Heraldy Dumex Dharma, M.Si.(Han) dari Pangkosek Hanudnas IV Bik menjadi Kas Kohanudnas, Kolonel Pnb Jorry S. Koloay dari Dansekkau menjadi Pangkosek Hanudnas IV Bik, Marsma TNI Eko Rislanto, S.E., M.Sc. dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas Sahli Kasau menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Lek Gunawan Wibisono, S.T., M.Sc. dari Pamen Diskomlekau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas Sahli Kasau, Marsma TNI Toto Boedihardjo, S.H. dari Waaspers Kasau menjadi Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Marsma TNI Diyah Yudanardi dari Kadisminpersau menjadi Waaspers Kasau, Marsma TNI Djamaluddin, M.Si.(Han) dari Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kadisminpersau dan Marsma TNI Zapanta Boes, S.H., M.Si.(Han) dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes AU (dalam rangka pensiun).

Pewarta : Red/Pusp. 

 

Categories
International Nasional Ragam

Ikut Jambore ASEAN, Pramuka Promosikan Budaya Indonesia

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kwartir Nasional Gerakan selalu aktif mengikuti kegiatan kepramukaan di tingkat internasional. Seperti di Jamboree ASEAN yang saat ini tengah berlangsung di Energy Park, Apokon, Tagum City, Davao del Norte, Filipina mulai 27 November sampai 2 Desember 2017.

Dalam Jambore antarnegara Asia Tenggara tersebut, Pramuka tampil prima dengan mengikuti semua kegiatan yang ditetapkan oleh panitia, termasuk pentas seni di malam hari. Pramuka dengan bangga mempromosikan budaya dan kesenian Indonesia di depan 29.500 peserta.

“Jambore ASEAN ini menjadi kesempatan bagi Pramuka sebagai duta bangsa untuk aktif mempromosikan tarian dan kebudayaan Indonesia di kacah internasional. Kita ingin Pramuka Indonesia bukan hanya dikenal secara kuantitas, tapi juga kualitas,” ujar Pimpinan Kontingen Indonesia, Achmad Mardiyanto saat dihubungi, Rabu (29/11/2017).

Indonesia memiliki ribuan kesenian dan tarian tradisional yang tersebar di seluruh daerah. Kekayaan itu, kata dia, adalah aset yang tidak dimiliki peserta 10 negara lain peserta Jambore ASEAN. “Kontingen Indonesia alhamdulillah paling banyak menampilkan karya seni tari di Jambore ASEAN, karena memang kalau soal itu kita tidak pernah kekurangan stok,” jelasnya.

Bahkan, beber Mardiyanto, dalam setiap even Jambore baik di level ASEAN maupun dunia, Indonesia selalu menjadi kontingen terbanyak. Dalam Jambore ASEAN ke-6 ini, Kontingen Indonesia berjumlah 155, sementara Malaysia hanya 100 orang.

“Sisanya mengirimkan kurang dari 20 orang. Jadi sebenarnya kita bukan hanya mengandalkan kuantitas, tapi juga kualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengatakan, keikutsertaan Gerakan Pramuka dalam kegiatan internasional, manfaatnya bukan hanya dirasakan peserta secara pribadi, namun juga oleh negara. Sebab, mereka adalah duta bangsa yang bertugas mengharumkan nama baik Indonesia.

“Anggota Gerakan Pramuka yang mengikuti Jambore ASEAN di Filipina ini selain menjadi duta Pramuka, mereka juga menjadi duta Indonesia. Mereka tidak hanya mewakili dan membawa nama baik Gerakan Pramuka, tapi juga bangsa Indonesia,” ungkap Adhyaksa.

Karena itu, kata Adhyaksa, utusan Pramuka di Jambore ASEAN harus menyampaikan hal-hal positif tentang Gerakan Pramuka dan Indonesia. Mereka harus mengenal Indonesia lebih dalam, mempelajari kembali Indonesia, menyampaikan kekayaan budaya, wisata dan potensi Indonesia kepada dunia internasional, khususnya negara-negara ASEAN.

“Kenikmatan terbesar dalam hidup sebagai putra Indonesia setelah keimanan adalah Tanah Air Indonesia. Karena itu, anggota Pramuka selalu diminta mengamalkan Dasa Darma untuk menjaga dan melindungi Tanah Air Indonesia,” papar Adhyaksa.

Pewarta : Anton/Red/Kwtr

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI Pimpin Upacara Peringatan HUT Korpri Ke-46 di Mabesad

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bertindak sebagai Inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia TNI (Korpri ) yang dipusatkan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Rabu (29/11/2017)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dihadapan para peserta upacara yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di lingkungan Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Pada Upacara ini juga dihadiri oleh Kasad, Kasau dan Wakasal serta Ketua Korpri TNI AD Nyonya Nora Ryamizard Ryacudu.

Presiden Joko Widodo dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Panglima TNI menyampaikan, sampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, kepada negara dan kepada masyarakat.

Dikatakan Presiden Joko Widodo, peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

“Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara lndonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinnekaannya. Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo menegaskan, di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi. lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila. Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, meniggalkan cara-cara rutin, dan memperkuat semangat debirokratisasi.

“Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan,” tegas Presiden.

Usai menjadi Inspektur upacara pada peringatan HUT Korpri, Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada keluarga besar Korpri TNI yang bertugas di lingkungan TNI. Berkat sinergitas ini, sehingga saat ini TNI memperoleh kepercayaan masyarakat tertinggi di Intansi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Panglima TNI berharap, Korpri dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang solid dan profesional. Dengan Tema “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”, Korpri dapat bersikap netral, Korpri harus mampu melayani yang terbaik, bersih, tertib, mandiri dan besar.

“Dengan sikap itu diharapkan saudara-saudara akan semakin profesional dalam mendukung pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, semakin berkualitas, loyal dan berdedikasi tinggi,” ujar Panglima TNI.

Dikatakan panglima TNI, secara organisatoris, posisi Korpri sebagai organisasi yang kedudukannya serta kegiatannya tidak terlepas dari kedinasan, dapat senantiasa bergerak dengan komponen bangsa lainnya untuk secara konsistensi memperjuangkan cita-cita bangsa.

Pada upacara peringatan HUT ke 46 Korpri di Mabesad ini, Panglima TNI menyematkan tanda jasa berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 63/TK/Tahun 2017, untuk Satya Lencana Karya Satya 30 tahun diberikan kepada Sukirman (Penata Muda III/A, Ditziad), Satya Lencana Karya Satya 20 tahun kepada Rakun, S.Sos., (Penata Muda Tk.I. III/B, Denma Mabes AL) serta Satya Lencana Karya Satya 10 tahun kepada Kiki Ambarwati (Pengatur Muda Tk. III/B, Spers TNI). 

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional Olahraga TNI

Peterjun Kopassus Juara 3 Asiania 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebanyak 6 peterjun Kopassus dibawah pimpinan Kapten Inf Petrus Paramayudho Prabowo meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan menjuarai nomor kerjasama di udara (formation skydive) dan berada di peringkat ke-3 dalam ajang kejuaraan terjun payung Asiania 2017 di Jian, Cina, Senin (27/11/2017).

Negara Qatar keluar sebagai pemenang pertama, disusul negara China selaku tuan rumah berada di urutan kedua dalam ajang terjun payung Asiania yang diikuti oleh kontingen dari 22 negara.

Kejuaraan terjun payung Asiania yang berlangsung sejak 18 November dan ditutup 27 November 2017, bertajuk Asiania Parachuting Championship and China Open Parachuting Championship 2017.

Kontingen Kopassus terwadahi dalam suatu organisasi induk yaitu Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD). Ke-6 peterjun Kopassus tersebut adalah Kapten Inf Petrus Paramayudho Prabowo, Serka Kholik, Serka Yudha JT, Serka Tedi M. Romdhon, Sertu Bram Sukisno dan Serda Cecep K.

Prestasi ini sangat membanggakan karena dengan kendala cuaca yang cukup menantang dalam kerjasama di udara, Indonesia mampu mengalahkan rival-rivalnya tim peterjun dunia yang berasal dari Rusia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Australia, Rumania, Bulgaria, Korea Utara, Kanada dan negara asia pasifik lainnya.

Prestasi sebagai juara umum dalam terjun payung pernah diraih oleh kontingen PTPAD dibawah pimpinan Mayor Inf Frangki Susanto dalam even “The Trengganu Challenge Parachuting Championship and Malaysian Armed Forces Parachuting Championship Closed 2015” di Malaysia, dengan perolehan medali 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu dari 6 emas, 6 perak dan 6 perunggu medali yang diperebutkan. Terjun payung Trengganu tersebut diikuti oleh 29 tim peterjun dari penjuru Asia.

Dalam kejuaraan terjun payung militer dunia yang bertajuk Conseil International Du Sport Military (CISM) World Military Parachuting Championship tahun 2013 yang diselenggarakan di China, Kopassus juga menempatkan peterjunnya di peringkat ke-5 dari 42 negara dengan perolehan medali perunggu.

Tahun 2014 saat diselenggarakan di Stadion Manahan Solo, Kopassus berhasil meraih medali emas, dan pada tahun 2015 ketika diselenggarakan di Korea Selatan juga berhasil meraih medali perak.

Dalam pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sertu Tedi M. Romdhon berhasil terjun dengan membawa bendera Merah Putih berukuran besar (22,25 meter x 33,25 meter) di atas langit Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar pada tahun 2016, dan terakhir saat HUT ke 72 TNI 6 peterjun Kopassus dipimpin Serka Kholik juga berhasil memecahkan rekor MURI tandem dengan Satwa yang digelar di Pantai Indah Kiat, Banten Cilegon.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Nasional

Pemerintah Targetkan E-Govt Terintegrasi Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Keberhasilan reformasi birokrasi di Indonesia diharapkan mengurangi, bahkan menghilangkan setiap penyalahgunaan kewenangan publik oleh pejabat di instansi tempat dia bekerja. Selain itu, reformasi birokrasi juga akan menjadikan negara yang memiliki most-improved bureaucracy, meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Lebih dari itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan bahwa reformasi birokrasi juga meningkatkan efisiensi baik biaya maupun waktu dalam pelaksanaan semua segi tugas organisasi. “Reformasi birokrasi akan menjadikan birokrasi Indonesia antisipatif, proaktif, dan efektif dalam menghadapi globalisasi dan dinamika perubahan lingkungan strategis,” ujarnya dalam jumpa pers usai pembukaan ‘4th’ Korea – Indonesia Cooperation Forum on Public Administration di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Bercermin dari keberhasilan Korea Selatan yang menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government), Indonesia pun telah sejak lama menjalin kerjasama dengan negeri Ginseng itu.  Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia mengirimkan tim untuk mempelajari praktek terbaik di Korea. Selain itu, Korea juga menempatkan sejumlah tenaga ahli untuk membantu penerapan e-Govt di tanah air.

Deputi Kelembagaan dan Tatalaksana Kementerian PANRB Rini Widyantini menambahkan, tahun 2016 lalu sudah dibangun pusat pengoperasian E-Governement Cooperation Center (EGCC). “Korea kirim beberapa ahli untuk menyusun rencana yang dibutuhkan. Saat itu masih penjajakan soal bagaimana kesiapan SDM. Nah saat ini kita dibantu Korea membuat Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang tahun depan akan mulai kita ukur,” ujarnya.

Lanjut Rini, pihaknya akan menyusun E-Govt enterprice architecture, dan kalau sudah diketahui kebutuhannya baru komunikasi ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). 
‎
Dijelaskan, E-Govt di Korea, mulai tata kelola hinga infrastrukturnya hanya ditangani oleh satu kementerian. Sementara di Indonesia harus melibatkan setidaknya tiga kementerian, yakni Kementerian PANRB, Kementerian Kominfo, dan Kemenetrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. “Di kita, tata kelola di Kementerian PANRB, infrastruktur di Kominfo, dan perencanaan ada di Bappenas. Kementerian PANRB ini tak bicara soal infrastruktur, kita bicara soal policy, karena kewenangan kita ada di soal policy. Ini yang kita lakukan tahun ini,” ujarnya.

Seperti disampaikan Menteri Asman, tahun 2018 ditargetkan penerapan E-Govt sudah terintegrasi. Pada saat yang sama pemerintah mendorong kementerian, lembaga dan pemda untuk memperbaiki tata kelola. Jika sekarang mereka sudah punya sistemnya tak masalahnya. Tetapi  kelak mereka harus siap jika nanti sistemnya harus diintegrasikan berdasar rencana induk.

Rini juga menjelaskan bahwa saat ini indeks SPBE sudah siap, dan dalam waktu dekat akan ada Peraturan Menteri PANRB. Dengan indeks ini, nanti kementerian/lembaga bisa mengukur sendiri secara online. “Ada yang secara self assessment, ada juga yang kita bantu. Satu dua minggu mungkin sudah keluar,” ucapnya.

Pewarta : Red/Hum

Categories
Militer Nasional TNI

KSAD Buka Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017‎

Koranjurnal.co.id, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono membuka Apel Danrem Dandim Terpusat TNI AD Tahun 2017, bertempat Aula Soedirman Secapa AD, Hegarmanah Bandung, Senin (27/11/2017).



Apel Danrem Dandim tahun ini mengusung tema  “Melalui Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017, Kita Mantapkan Profesionalitas Aparat Komando Kewilayahan Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Kegiatan ini digelar tanggal 27-30 November 2017 yang diikuti oleh 403 peserta terdiri dari Komandan Korem (Danrem), Komandan Kodim (Dandim) dan para pejabat setingkat Perwira bantuan/Direktur/Sekretaris (pembina kecabangan dan pembina fungsi) yang terkait dengan fungsi pembinaan teritorial (Binter).

KSAD Jenderal TNI Mulyono. Foto : Ist/disp.



Dalam amanatnya, KSAD Jenderal TNI Mulyono sangat mengapresiasi atas kinerja terbaik yang telah ditunjukkan oleh para prajurit di komando kewilayahan karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap kembalinya citra TNI dimata masyarakat Indonesia.

Hal ini dibuktikan oleh tingkat kepercayaan tertinggi yang diberikan oleh masyarakat Indonesia kepada TNI sesuai hasil survey oleh lembaga Survey yang kredible. 

KSAD Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa Komando Kewilayahan yang bertugas menyiapkan dan membina ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk pertahanan negara memiliki peran yang semakin dominan. Satuan Komando Kewilayahan harus memiliki kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman yang terjadi serta melakukan cegah dini melalui penguasaan dan implementasi lima kemampuan teritorial dengan menggunakan metode Binter secara benar.

“Saya tekankan kepada para Danrem dan Dandim beserta seluruh aparat komando kewilayahan agar senantiasa menjaga kepercayaan rakyat Indonesia dengan terus berbuat yang terbaik secara terhormat serta menghindari berbagai bentuk perilaku negatif baik di intern satuan maupun di tengah masyarakat,” tegas KSAD.

Terkait penyelenggaraan pesta demokrasi (Pilkada) serentak yang akan dilakukan sebentar lagi, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa TNI AD sangat berkepentingan untuk membantu mengawal dan menjaga jalannya Pilkada serentak. TNI  berkewajiban memberi jaminan ketertiban, keamanan dan keselamatan masyarakat dalam memperoleh dan menyalurkan hak-hak politiknya tanpa mengabaikan dan mengorbankan prinsip netralitas TNI.

“Dalam kerangka netralitas TNI, para Danrem dan Dandim agar benar-benar memahami cara berpikir, bersikap dan bertindak serta memposisikan diri dan institusi secara tepat dan berada diantara semua kepentingan,” pintanya.

Kepada peserta Apel tersebut, KSAD juga menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia berada dalam situasi dimana karakter kebangsaan  yang bercirikan Pancasila sedang mengalami tantangan yang besar. Seperti hasil penelitian lembaga survey tentang potensi radikalisme, orientasi sosial, ekonomi dan politik.

Hasil survey ini secara umum cukup menggembirakan karena 90,5 persen generasi milenial atau generasi X yang selama ini dianggap pemahaman ideologinya mengkhawatirkan, ternyata masih memiliki keyakinan yang kuat terhadap Pancasila. Namun demikian, data 29,6 persen  pegawai negeri, BUMN dan swasta yang lebih memilih ideologi negara berdasar agama tentu saja tidak bisa dipandang remeh.

Oleh karenanya menurut KSAD bahwa forum ini perlu membahas pengenalan dan penguatan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang kekinian, termasuk pengembangan Binter milenial, sehingga pembinaan teritorial bisa diterima dengan baik oleh generasi muda atau yang sering kita sebut sebagai generasi milenial.
‎
“Aparat Komando Kewilayahan harus mampu menjadi pemicu atau trigger untuk mengingatkan dan meyakinkan kepada seluruh komponen bangsa tentang pentingnya menjaga imunitas bangsa agar kita mampu menjaga tetap tegak kokohnya NKRI,” tegas KSAD.



Usai acara pembukaan, KSAD juga berkesempatan untuk menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba Binter tingkat Kodim XX TA 2016-2017 dan lomba karya tulis teritorial tingkat Perwira menengah dan Perwira pertama.

Kepada awak media, KSAD menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Apel ini yaitu untuk mengevaluasi  yang telah dilakukan oleh para Danrem Dandim serta untuk menyamakan visi dan persepsinya. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana untuk menyampaikan beberapa kebijakan-kebijakan Angkatan Darat terkait tugas-tugas yang akan datang. Harapannya, para Danrem Dandim tahu dan mampu mengimplementasikan visi dan misi yang sama. 

KSAD juga menenkankan bahwa kegiatan Apel Danrem Dandim ini sebagai momentum untuk menyampaikan program-program kedepan khususnya terkait tugas pokok TNI AD dan hal-hal yang menjadi hambatan kedepan. ‎

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional TNI

Keluar Jadi Juara Umum AARM Ke-27, Tim Kontingen Petembak TNI AD Bawa Pulang Sejumlah Medali dan Trophy ke Tanah Air

Koranjurnal.co.id, Jakarta – ‎Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Wadanjen Kopassus) Brigjen TNI Richard Tampubolon menyambut kedatangan tim kontingen petembak TNI Angkatan Darat peraih Juara Umum pada ajang kejuaraan ‎lomba tembak The Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-27 Singapura di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jum’at (24/11/2017).



Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayor Jenderal (Mayjend) Madsuni dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wadanjen Kopassus ‎Brigjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan bahwa, tim petembak TNI AD yang berlaga pada lomba tembak antar Angkatan Darat negara ASEAN‎ yang bernama The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) yang digelar sejak ‎14 November hingga 23 November 2017 di Singapura, hari ini (24/11) telah kembali ke tanah air dengan membawa 9 (sembilan) trophy‎ dari 15 trophy yang diperebutkan dan meraih 31 medali emas, 10 medali perak, 10 perunggu dari total 45 medali yang diperebutkan.‎

“Perolehan trophy dan medali ini adalah prestasi terbaik dari prestasi kontingen ‎TNI Angkatan Darat pada lomba tembak AARM yang pernah ada sejak tahun 1991,” jelas Danjen Kopassus.

Keberhasilan tim petembak TNI AD yang keluar sebagai Juara Umum dalam kejuaraan Lomba Tembak AARM ke-27 yang digelar di Singapura selama sepuluh hari ‎ini telah mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional.

“Pada hari ke empat, kita sudah bisa memastikan Indonesia meraih peringkat pertama dan keluar sebagai Juara Umum. Urutan kedua diraih oleh Thailand ‎dengan 3 trophy, 7 emas, 12 perak dan 6 perunggu. Dan urutan ketiga, Filipina dengan 1 trophy, 3 emas, 8 perak, dan 7 perunggu,” terang Danjen Kopassus.‎

Hasil prestasi ini, lanjut Wadanjen Kopassus, adalah manifestasi dari kerja keras kontingen TNI AD dan doa kita bersama. Sehingga mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.‎

“Oleh sebab itu, saya selaku Danjen Kopassus ‎atas nama keluarga besar TNI Angkatan Darat mengucapkan selamat atas prestasi yang telah dicapai. Prestasi ini hendaknya tidak menjadikan kita lengah dan sombong. Karena yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan prestasi itu dengan sebaik-baiknya di tahun-tahun yang akan datang,” kata Danjen Kopassus.

Danjen Kopassus dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa prestasi yang telah diperoleh dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Untuk itu tingkatkan terus kemampuan kalian, karena mempertahankan sebagai Juara akan lebih sulit daripada memperolehnya. Bagi yang belum mencapai prestasi maksimal saat ini, jangan patah semangat. Tingkatkan terus semangat dalam ‎berlatih. Berikan pengalaman-pengalaman kepada kader-kader atlet petembak lainnya untuk menyiapkan bibit-bibit atlet terbaik guna menyongsong lomba menembak pada event yang lebih besar di masa yang akan datang,” jelas Danjen Kopassus dalam amanatnya.

Pada lomba tembak AARM ke-27 tahun 2017 di Singapura ini, pihak penyelenggara   mempertandingkan lima materi yaitu Senapan, Karaben, Pistol putra dan putri serta Senapan Otomatis (Machine Gun).‎

Kontingen Indonesia mengirimkan 62 personel terdiri atas 37 petembak, 21 Official , dua observer, serta dua asisten teknis dari PT Pindad.

Jumlah petembak 37 orang  dengan Komandan Kontingen Mayor Inf Nur Wahyudi terdiri dari Kopassus (23 orang). Kostrad (enam orang), Kodam lI/Sriwijaya (dua orang). Kodam V/Brawijaya (dua orang), Kodam Vl/Mulawarman (satu orang), Kodam XIV/Hasanudin (satu orang). Kodam XVI/Pattimura (satu orang dan Pusdikku Kodiklat TNI AD (satu orang).


‎
Adapun sembilan trophy yang disebutkan diatas yakni antara lain yang diraih dan didapat dari materi senapan sebanyak dua trophy, Karaben dua trophy, Pistol Putra dua trophy, Senapan Otomatis dua trophy (Champion Individual dan overall tim) dan pistol putri, satu trophy (Champion Individual).

‎Enam peraih Champion Individual yaitu Lettu Inf Safn’n Sihombing materi Pistol Putra (Kopassus), Praka Zulkarnaen Amirullah materi Karaben (Kodam ll/Sriwijaya) Sertu Woli Hamzan materi Senapan (Kodam XVI/Pattimura) Sertu Carlelis Manusama materi Pistol Putri (Kodam XVI/Pattimura), Serka Priyanta dan Sertu Hari Mulyono materi Senapan Otomatis/Machine Gun (Kopassus).‎
‎
‎Rombongan tim petembak TNI AD AARM ke-27 tahun 2017 kembali ke tanah air dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara dan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pukul 16.00 WIB.

Sementara PT Pindad yang memproduksi senjata bagi para petembak untuk berlomba pada ajang AARM ini akan terus memberikan dukungannya dan menyempurnakan senjata bagi para atlet tembak TNI AD maupun senjata standar Angkatan Darat.

Pewarta : Anton‎

Categories
Daerah Militer Nasional Polhukam Ragam TNI

Panglima TNI Beri Penghargaan Prajurit Taipur Kostrad

Koranjurnal.co.id, Papua – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya membebaskan 347 warga masyarakat yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Upacara pemberian penghargaan kepada 63 prajurit TNI tersebut dilaksanakan di depan bekas Pos Kelompok Kriminal Bersenjata, Desa Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (19/11/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berikan kenaikan pangkat kepada prajurit Taipur Kostrad. Foto: Ist/pen.

Penghargaan yang diberikan kepada prajurit TNI berupa prioritas khusus sekolah bagi 5 (lima) orang Perwira dan 58 prajurit mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa yaitu naik satu tingkat dari pangkat lama, penghargaan ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/920/XI/2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya mengatakan bahwa prajurit yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera di Papua pantas diberikan penghargaan, karena mereka telah melaksanakan tugas dengan baik. “Karena kebanggaan, atas nama seluruh prajurit TNI saat ini kami memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa,” ujarnya.

“Saya berikan penghargaan karena prajurit TNI telah melakukan operasi ini sangat teliti dengan pengamatan yang intensif, tidak mengenal lelah setiap hari, setiap saat, sehingga 347 warga masyarakat yang disandera bisa selamat semuanya tanpa luka sedikitpun,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) 58 orang prajurit dan 5 (lima) perwira diberikan pendidikan secara khusus mendahului rekan-rekan satu angkatannya. “Inilah contoh tauladan bagi prajurit yang mengutamakan tugas hanya untuk kepentingan negara,” ucapnya.

“Lima Perwira tersebut menyampaikan kepada saya, bahwa keberhasilan milik anak buah, kegagalan adalah tanggung jawab Perwira sehingga yang pantas naik pangkat adalah anggotanya, ini suatu hal yang sangat luar biasa, yang membuat kami semua terharu,” tutur Panglima TNI.

Operasi pembebasan sandera di Papua ini merupakan Satgas Gabungan TNI-Polri. Sedangkan organisasi Satgas Operasi Pembebasan Sandera dari TNI diambil dari prajurit-prajurit yang terbaik, berpengalaman dan terlatih yaitu dari Peleton Pengintai Tempur (Tontaipur) Kostrad, Kopassus, Batalyon 751/Raider Sentani dan Batalyon 754/ENK Kodam XVII Cenderawasih.

Pewarta : Anton/Pen.