Categories
Nasional Polhukam Politik

PKS Siap Raih Kemenangan di Pilkada Serentak 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumpulkan seluruh calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada Serentak 2018 dalam Ikrar Pemenangan Calon Kepala Daerah di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Kamis (04/01/2017).

Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) DPP PKS Chairul Anwar mengungkapkan, PKS telah melakukan proses panjang dalam menentukan calon kepala daerah untuk berpatisipasi dalam 171 daerah pada Pilkada serentak 2018 yang meliputi 17 propinsi, 115 kabupaten dan 39 kota.

Chairul Anwar menyebut, PKS siap mengikuti ajang pesta demokrasi tersebut dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) dukungan kepada calon kepala daerah PKS yang diusung baik dari kader internal maupun tokoh eksternal.

“Kesiapan ini tentunya kita buktikan dengan 116 SK DPP PKS yang telah kami keluarkan kepada sejumlah pasangan Calon Kepala Daerah,” papar Chairul dalam siaran pers yang diterima wartawan di lokasi.

Mengulang penegasan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman beberapa waktu lalu, Chairul menyebutkan Ikrar Pemenangan Calon Kepala Daerah oleh PKS untuk menyamakan platform dan meraih target kemenangan 60 persen di Pilkada 2018.

“Dengan kemenangan ini diharapkan dapat memberi kontribusi besar bagi kebijakan publik yang berpihak kepada kemaslahatan umat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa menambahkan, Ikrar Pemenangan akan dihadiri oleh 9 Pasang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, 45 Pasang Calon Walikota dan Wakil Walikota dan 16 Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2018.

Beberapa calon gubernur dan wakil gubernur yang akan datang antara lain; Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Jawa Barat, Zulkiflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah di NTB, Isran Noor-Hadi Mulyadi di Kalimantan Timur, Muhammad Kasuba-Madjid Husen di Maluku Utara, Syamsuar-Edy Nasutioan di Riau, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Sulsel, Said Assagaf-Anderias
Restanubun di Maluku, Lukas Enembe-Klemen Tinal di Papua dan Asrun-Hugua di Sulawesi Tenggara.

“Seluruh calon kepala daerah yang diusung PKS akan mendengarkan arahan dari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, menerima SK dukungan, membaca ikrar pemenangan dan pakta integritas lalu ditutup menyimak arahan dari Ketua Maielis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri,” ujar Ledia.(tonmp)

 

Categories
Nasional Politik

PKS, Gerindra, dan PAN, Umumkan Lima Paslon Kepala Daerah Untuk Pilkada 2018.

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengumumkan calon kepala daerah yang resmi diusung di lima provinsi pada Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Calon-calon kepala daerah (Cagub-Cawagub) diumumkan oleh Presiden PKS Shohibul Iman.

Pengumuman calon kepala daerah yang digelar di kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017) dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Rachmawati Soekarnoputri, serta sejumlah calon kepala daerah dari lima provinsi tersebut.

Berikut ini calon-calon kepala daerah yang diusung dan disepakati koalisi 3 partai tersebut,

1. Cagub/cawagub Jawa Barat: Letjen TNI (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu

2. Cagub/cawagub Sumatera Utara: Edy Rachmayadi-Musa Rajekshah

3. Cagub/cawagub Kalimantan Timur: Isran Noor-Hadi Mulyadi

4. Cagub/cawagub Maluku Utara: Muhammad Kasuba-Madjid Husen

5. Cagub Jawa Tengah: Sudirman Said, dan untuk Cawagub akan ditentukan segera.

Sohibul Iman menyebutkan keputusan nama-nama calon kepala daerah tersebut sudah disepakati oleh lembaga tinggi partai Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) atau Badan Pekerja Majelis Syura PKS dan partai koalisi.

“Rapat DPTP PKS soal nama-nama bacagub dan bacawagub yang diusung PKS bersama Gerindra dan PAN ini baru selesai pukul 14.30 WIB,” ungkapnya.

Pewarta : Anton

Categories
Nasional

BNN dan Telkom Resmi Luncurkan Mobil Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkotika

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk bersama-sama secara resmi meluncurkan Mobil Sosialisasi Pencegahan tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika, di kantor pusat BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/12/2017).

Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso mengatakan, fasilitas atau sarana pendukung yang diluncurkan hari ini bersama Telkom adalah sebagai salah satu upaya membangun jejaring kekuatan BNN dengan membangun secara bertahap BNN kewilayahan.

“Ini jangkauan, kita harus menjangkau edukasi ke wilayah-wilayah khususnya di Kabupaten,” kata Buwas sapaan akrab Kepala BNN.

Selain membangun jejaring kewilayahan dengan dukungan sarana tersebut, BNN juga membangun call center atau media center untuk mendukung sosialisasi pencegahan di setiap wilayah.

“Kita membangun call center untuk media center dari media sosial. Hari ini kita resmikan dan mobil pencegahan ini semuanya konek dengan media center yang ada di BNN. Sehingga kita dapat merespon cepat informasi-informasi dari masyarakat seputar permasalahan Narkotika. Ini kita bisa lakukan diseluruh wilayah BNNK Kabupaten,” ujarnya.

Sementara Direktur Pelayanan Bisnis Telkom, Dian Rachmawan mengatakan, peluncuran mobil pencegahan adalah bentuk mendukung penuh BNN terutama pada akses pencegahan terhadap bahaya penyalahgunaan Narkotika.

“Barusan tadi, kita bersama BNN meresmikan sosial media center. Intinya adalah kami mengharap semua pembicaraan (share, comment) dan diskusi serta kolaborasi yang ada semua menggunakan sistem,” kata Dian.

“Yang menggunakan internet pasti akan kita respon lagi. Jadi kami memberikan diseminasi BNN, kemudian masyarakat memberikan sharing informasi dan lain-lainnya dan bisa mencari foto atau video dan lain-lain. Dan kita tahu jadinya ada suatu aspek pencegahan yang nanti semakin kuat semakin hari semakin kuat dan orang semakin paham mengenai narkotika dan lain-lain terutama generasi muda,” jelasnya.

Dari informasi yang disampaikan, saat ini mobil pencegahan ada di 22 Kabupaten, dan akan bertambah sesuai kebutuhan di Indonesia.

Pewarta : Anton

Categories
Nasional Politik

PPP Resmi Usung Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar Pasangan Cagub Cawagub Maluku Utara

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan atau PPP resmi memberikan dukungan kepada Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar sebagai pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) daerah provinsi Maluku Utara.

Dukungan itu secara langsung diberikan kepada pasangan calon dengan penyerahan pernyataan dukungan dan penyerahan rekomendasi Pilkada di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (26/12/2017).

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa menyimpan hati sama calon Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus dan wakilnya yaitu dokter Rivai Umar yang merupakan hasil komunikasi politik kita setelah melalui proses rapat pimpinan wilayah beberapa waktu yang lalu,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Romahurmuzy yang akrab disapa bang Romy.

Romy pun meyakini bahwa pasangan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kepada sumber daya alam yang dimiliki Maluku Utara.

“Ahmad Hidayat Mus memiliki pengalaman yang cukup untuk mengembangkan itu sehingga kita nilai sangat tepat untuk memimpin Maluku kedepan,” ujarnya.

Yang kedua, tambah Romy, bentuk hubungan politik di dalam pilkada ini tidak terkecuali kombinasi Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan adalah mewakili spektrum partai yang sangat lengkap nasionalis religius yang merupakan cerminan warga Maluku Utara.

“Insya Allah ini merupakan cerminan usungan yang melambangkan toleransi dan melambangkan seluruh kekuatan Maluku Utara,” imbuhnya.

Pewarta : Anton 

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

Kohanudnas “Penjaga” Kedaulatan Wilayah Udara NKRI

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komando Pertahanan Udara Nasional atau disingkat Kohanudnas adalah merupakan salah satu institusi dibawah TNI Angkatan Udara yang dalam pelaksanaan tugas, peran dan fungsinnya secara strategis mengkomandoi dan menjaga keamanan atas wilayah udara nasional dalam rangka mewujudkan  kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagian hal tersebut disampaikan Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M, dalam acara pertemuan dengan para awak media massa nasional, cetak, online dan elektronik yang diadakan di ruang VIP Rusmin Nurjadin, Makohanudnas, Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jum’at (22/12/2017).

Kegiatan yang disebut Media Gathering ini sengaja diselenggarakan oleh Kohanudnas, untuk menjalin dan mempererat hubungan silaturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa nasional yang kerap menyampaikan informasi seputar TNI Angkatan Udara.

“Kegiatan ini pada intinya untuk menjalin silaturahmi serta sekaligus saling bertukar pikiran dan bertukar informasi,” kata Marsdya TNI Yuyu Sutisna mengawali acara itu.

Sebelum memulai kegiatan, Panglima Kohanudnas melaksanakan ibadah sholat Jum’at berjamaah bersama beberapa rekan wartawan dan jajaran personel TNI Angkatan Udara di komplek Makohanudnas.

“Sebetulnya kegiatan ini sudah saya rencanakan di bulan Juni, namun karena terkendala dengan tugas yang padat, maka baru dapat terwujud sekarang ini,” ungkapnya kepada rekan media yang menghadiri acara tersebut.

Pangkohanudnas Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh wartawan dan rekan media massa nasional, bahwasanya acara media gathering ini diadakan sebagai sarana untuk bersilaturahmi dan sekaligus berbagi informasi.

“Di era keterbukaan saat ini, kita sangat perlu untuk publikasi dan perlu untuk menyampaikan supaya apabila ada informasi yang penting bisa dipublikasikan,” ujarnya.

Dalam paparannya, Panglima Kohanudnas mengatakan bahwa tugas Kohanudnas adalah mengawasi dan mengamankan wilayah udara Republik Indonesia dari kepentingan Indonesia dan negara-negara lain.

“Kohanudnas sebagai jajaran TNI Angkatan Udara bertugas melaksanakan pengawasan dan penjagaan wilayah udara nasional dari penerbangan pesawat udara yang tidak berizin dan juga melakukan penindakan terhadap para pelanggan,” kata Marsdya TNI Yuyu Sutisna yang telah dilantik oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) beberapa hari lalu.

Panglima juga menjelaskan bagaimana Kohanudnas yang menjalankan tugas organisasi dalam pertahanan udara (hanud), operasi hanud dan kesiapsiagaan tugas operasi yang didukung dengan alutsista TNI AU.

Menurut Panglima, tugas yang diemban dan dinamika yang dihadapi TNI AU dalam melaksanakan pengamanan wilayah udara sangat diperlukan dukungan kebijakan, ketentuan dan aturan untuk menjaga kedaulatan NKRI secara utuh dan penuh.

Panglima Kohanudnas berpendapat bahwa upaya Indonesia untuk mewujudkan kemandirian industri dalam negeri sangat penting. Jika hal itu terwujud maka Indonesia punya kemampuan berdaya saing dalam kedaulatan negara dan kedaulatan udara.

Lebih jauh, Panglima juga menjelaskan tugas Kohanudnas dalam mengumpulkan berbagai informasi penerbangan di wilayah udara Indonesia dengan melalui FIR (Flight Information Region).

“Flight Information Region (FIR). FIR adalah suatu ruang udara yang ditetapkan dimensinya di mana di dalamnya diberikan Flight Information Service atau jasa pelayanan penerbangan pesawat udara dan alerting service atau sistem informasi dini penerbangan,” jelas Panglima.

Masih berkaitan hal itu, dijelaskan pula bahwa tugas pertahanan udara yang dilaksanakan Kohanudnas adalah melalui operasi pertahanan udara (hanud) dengan tahapan kegiatan meliputi deteksi, identifikasi dan penindakan terhadap pesawat asing yang melintas di wilayah udara Nasional Indonesia tanpa izin sebelumnya.

“Untuk pelaksanaan dan mendukung tugas-tugas tersebut Kohanudnas memiliki Satuan-satuan Radar (Satrad) di penjuru tanah air sebagai mata dan telinga untuk mengetahui aktivitas seluruh penerbangan pesawat udara di atas wilayah udara nasional,” paparnya.

Kohanudnas memiliki empat Kosekhanudas (Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional) dan Pusdikhanudnas (Pusat Pendidikan Pertahanan Udara Nasional).

Menutup acara ini, Panglima Kohanudnas berharap kegiatan bertukar informasi dan silaturahmi dapat terus berlanjut, sehingga informasi-informasi penting seputar TNI Angkatan Udara dapat dipublikasikan dan disebarluaskan kepada masyarakat luas.

Acara media gathering akhir tahun 2017 yang tampak penuh keakraban ini, dihadiri Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Kustono, S.Sos., dan para pejabat Kohanudnas, dimana posisi duduk rekan-rekan media diatur berdampingan dengan para jajaran personel Kohanudnas TNI Angkatan Udara dan berfoto bersama usai acara tersebut.

“Labda Prakasa Nirwikara, KOHANUDNAS SIAGA SENANTIASA”

Pewarta : Anton 

Categories
Nasional Politik Ragam

PKS Gelar Kongres Keluarga Indonesia Ke-II 2017 di Jakarta

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Kongres Keluarga Indonesia (KKI) ke-2 yang diadakan di Hotel Aston, Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017).

Kongres KKI yang kedua kalinya ini dibuka oleh Presiden PKS, M. Sohibul Imam dan dihadiri para akademisi, anggota legislatif, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan ratusan peserta dari berbagai daerah.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai entitas politik nasional mencitakan Indonesia menjadi negara kuat yang membawa misi berlimpahnya rahmat keadilan bagi segenap umat manusia.

Dalam sambutannya, Sohibul Imam menyampaikan betapa pentingnya membangun tatanan dan ketahanan keluarga dalam mewujudkan peradaban bangsa yang maju, mandiri dan berbudaya.
Untuk itu, kata Sohibul, membangun keluarga Indonesia yang produktif diperlukan sinergi semua pihak guna mewujudkan ketahanan keluarga yang berkualitas.

Sohibul menilai, adanya prediksi Indonesia yang mendapat bonus demografi di tahun 2020-2030, menjadi upaya keluarga Indonesia untuk membangun keluarga yang produktif.

Bonus Demografi adalah dimana penduduk dengan umur produktif sangat besar sementara usia muda semakin kecil dan usia lanjut belum banyak.

“Bonus demografi dapat terwujud apabila pembangunan keluarga produktif bisa tercapai,” kata Sohibul.

Sementara itu, Wirianingsih, M.Si, Ketua Bidang dan Ketahanan keluarga (BPKK) DPP PKS mengatakan, bangsa Indonesia diharapkan menjadi kontributor peradaban yang tentram dan damai. Peradaban tersebut dapat terwujud melalui proses pembangunan.

Menurut Wirianingsih, keluarga adalah tempat pertama bagi pembentukan generasi yang akan menjadi penentu utama arah peradaban bangsa. Jika keluarga harmonis dan kokoh maka bangsa pun akan kokoh dan mampu menghadapi tantangan jaman. Membangun keluarga berarti membangun investasi besar bagi kemajuan peradaban bangsa.

Partai Keadilan Sejahtera sangat memberikan perhatian pada keluarga karena keluarga adalah batu pertama bagi peradaban bangsa. Ketahanan keluarga harus menjadi perhatian bagi setiap elemen masyarakat yang terlibat dalam pembangunan.

”PKS memandang bahwa keluarga sebagai lingkungan sosial terkecil yang egaliter adalah basis internalisasi dan ideologi nilai keadilan. Namun, PKS juga menyadari bahwa tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi oleh setiap keluarga Indonesia demi mencapai ketahanan keluarga yang
diharapkan. Akses yang lemah pada sumber-sumber kehidupan menjadikan sebagian keluarga lndonesia menghadapi kemiskinan dan keterbelakangan,” ujar Wirianingsih yang akrab disapa Wiwik.

Kongres ini diselenggarakan guna memberikan dukungan bagi pihak-pihak yang telah berkomitmen pada keluarga dan juga memberikan dorongan penuh bagi pemerintah Indonesia agar semakin kuat komitmennya pada pembangunan keluarga berkualitas.

“PKS mengajak berbagai elemen bangsa, yaitu para pakar dan praktisi penggiat keluarga, pemuka agama, perwakilan perempuan partai politik, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, anggota masyarakat sipil, dan perwakilan lembaga legislatif dalam mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia yang damai, tentram dan berkualitas,” pungkasnya.

Pada KKI ke-2 ini, PKS berharap agar pemerintah dapat menegakkan berbagai Undang-Undang dan aturan hukum yang lebih pro kepada ketahanan keluarga Indonesia yang memegang teguh pada nilai-nilai luhur agama dan budaya yang berlaku dan mengembangkan indikator keberhasilan pembangunan yang berbasis pada ketahanan keluarga,” tegas Wiwik.

Pewarta : Anton

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Terima Brevet Komando Baret Merah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menerima penyematan Brevet Komando dari pasukan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus atau Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (18/12/2017).

Penyematan dilakukan oleh Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Madsuni dalam suatu upacara militer yang dihadiri dan disaksikan langsung oleh para pimpinan angkatan, pejabat tinggi TNI dan Polri.

Panglima TNI dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan rasa bangganya atas pengangkatan dirinya menjadi warga kehormatan Kopassus.

“Saya merasa bangga dan terhormat menggunakan Baret Merah dan Brevet Kopassus yang merupakan simbol kebanggaan prajurit Kopassus, salah satu pasukan khusus TNI,” ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa sejatinya kebanggaan yang utuh adalah memelihara kemampuan, militan dan memiliki daya juang dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh negara.

“Saya mengharapkan para prajurit Kopassus selain memiliki kebanggaan Koprs Baret Merah dengan kualifikasi tinggi, yang paling penting adalah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Itulah sejatinya kebanggaan yang utuh,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menginggatkan bahwa tantangan tugas ke depan tidak semakin ringan, dimana fenomena ancaman global semakin berubah, prajurit komando agar senantiasa meningkatkan etos kerja.

“Profesional dan modern bisa dicapai apabila didukung dengan kemampuan keterampilan prajurit, soliditas dan solidaritas antar satuan. Komitmen sekecil apapun yang disepakati merupakan kunci bagi keberhasilan tugas,” tuturnya.

“Untuk itu, selaku Panglima TNI, saya akan melengkapi peralatan yang diperlukan satuan Kopassus dalam mendukung tugas operasi, saya juga akan meningkatkan kemampuan prajurit Komando dihadapkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan negara dengan baik,” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan awak media tentang kesejahteraan prajurit, Panglima TNI menjelaskan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus dievaluasi, utamanya terkait tunjangan khusus bagi prajurit yang bertugas di daerah perbatasan dan penyediaan rumah bagi seluruh prajurityang belum memiliki rumah pribadi.

“Kita akan cari formulasi untuk menyediakan perumahan bagi prajurit melalui Tabungan Wajib Perumahan (TWP), sehingga mereka merasa tenang dan nyaman meninggalkan keluarganya saat bertugas ke daerah yang jauh,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi pertanyaan wartawan tentang proses penyelesaian kasus Helikopter AW 101, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa TNI pada dasarnya mendukung kebijakan dari pemerintah dalam memberantas korupsi.

“Terkait masalah Heli AW 101, saat ini sudah masuk ke tingkat penyelidikan, kita ikuti mekanisme sehingga sampai pada Pengadilan Militer di Otmil dan semua akan kita kawal sampai keputusan di pengadilan militer,” tutupnya.

Pewarta : Anton/Pusp.

Categories
Nasional Olahraga TNI

KSAD Buka Kejurnas Judo Senior dan Rakernas PJSI Tahun 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono membuka kejuaraan nasional (Kejurnas) Judo Senior di GOR Judo Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (16/12/2017).

Dalam sambutannya, KSAD menyampaikan bahwa Kejurnas Judo Senior 2017 terselenggara berkat dedikasi yang tinggi dari panitia pelaksana dengan tujuan sebagai ajang pemantauan bakat atlet menuju Asean Games 2018 di Jakarta, Sea Games 2019 di Filipina serta sebagai ajang pengumpulan poin menuju PON 2020 di Papua serta sebagai ajang pembinaan yang berkesinambungan.

Kejurnas Judo Senior adalah merupakan program kegiatan Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB-PJSl) tahun 2017. Pelaksanaan Kejurnas dimulai tanggal 16 sampai dengan 18 Desember 2017 dan diikuti oleh 345 orang peserta terdiri dari 200 orang atlet, 29 orang wasit, 40 orang official dan 76 orang panitia.

“Kejurnas Judo Senior 2017 yang digelar selama 3 hari di GOR Judo Kepala Gading Jakarta ini akan mempertandingkan 16 kelas perorangan putra-putri serta kategori sata putra-putri, dimana pertandingan akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan IJF (International Judo Federation) terbaru,” kata KSAD.

Tujuan digelar Kejurnas Judo Senior agar pembinaan dapat terus berkesinambungan dan untuk meningkatkan teknik, fisik dan mental para Pejudo, sekaligus menyiapkan kader Pejudo Indonesia agar siap terjun pada event nasional maupun internasional.

“Bagi peserta kejuaraan ini adalah sebagai ajang tolok ukur pembinaan yang telah dilaksanakan di daerah selama ini. Untuk itu kepada para penjudo yang mengikuti Kejurnas Judo Senior tahun 2017 ini, gunakan dan manfaatkan event ini dengan sebaik-baiknya. Hadirkan diri kalian sebagai atlet-atlet unggulan yang siap mengukir prestasi pada event kejuaraan ini dan masa yang akan datang,” kata KSAD.

Selaku Ketua Umum PJSI, KSAD Jenderal TNI Mulyono menegaskan juga, agar para peserta pejudo dapat bertanding dengan  sportivitas yang tinggi.

“Bertandinglah secara sportif, ksatria dan hindari terjadinya kesalahpahaman yang dapat merusak nama baik dan citra organisasi dimana kalian diwadahi. Patuhi semua ketentuan dan aturan yang sudah disepakati sebelumnya. Biasakan tampil sebagai pejudo yang cerdas serta memiliki sportivitas yang tinggi yaitu penjudo yang berani menerima kemenangan sekaligus juga siap menerima kekalahan,” tegas KSAD.

Bersamaan dengan pelaksanaan Kejurnas Judo Senior 2017, juga digelar rapat kerja nasional (Rakernas) PJSl tahun 2017 yang akan berlangsung pada tanggal 16 dan 17 Desember 2017 di Hotel Sunlike Sunter.

Rakernas akan dihadiri 19 Pengprov PJSl dari 33 Pengprov PJSI yang ada di lndonesia, dengan jumlah 66 orang peserta terdiri dari 38 orang Pengprov, 10 orang pengurus PB PJSl dan 18 orang Panitia.

“Berkenan dengan Kejurnas Judo Senior dan Rakernas PJSI, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan ini serta kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan ini. Semoga kegiatan kejurnas dan rakernas PJSI 2017 dapat berjalan dengan lancar dan mampu melahirkan pejudo-pejudo yang handal,” jelas Jenderal TNI Mulyono.

Usai memberikan sambutan, KSAD menyalami para peserta Kejuaraan Judo Senior 2017 yang diikuti dari 18 provinsi di Indonesia.

Pewarta : Anton 

Categories
Daerah Nasional TNI

Hari Juang Kartika ke-72, KSAD: Indonesia Macan Asia Bahkan Dunia, Bukanlah Mimpi

Koranjurnal.co.id, Pekanbaru – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono meyakini bahwa cita-cita menjadikan Indonesia sebagai “Macan” Asia bahkan Dunia, bukan sekedar mimpi melainkan bisa diwujudkan jadi nyata.

Hal ini disampaikan KSAD dalam amanatnya kala menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan hari jadi TNI AD atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hari Juang Kartika (HJK) ke-72 Tahun 2017, yang secara terpusat digelar di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Provinsi Riau (15/12).

Dalam amanatnya, KSAD menghimbau agar momentum HJK kali ini digunakan oleh seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menggali kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menjaga kemerdekaannya. “Nilai-nilai luhur yang secara pribadi saya menyebutnya sebagai Imunitas Bangsa, yaitu suatu kekebalan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yakni menghargai perbedaan, semangat untuk bersatu, pantang menyerah dan rela berkorban, patriotisme dan percaya diri, kebersamaan dan gotong royong,” ungkap KSAD.

Jenderal TNI Mulyono juga mengungkapkan bahwa secara internal, TNI AD terus berupaya meningkatkan kemampuan prajuritnya sehingga menjadi prajurit yang unggul dan profesional. Diantaranya melalui proses rekrutmen, pendidikan dan pelatihan serta penugasan yang baik. Saat ini, komitmen tersebut telah mengantarkan TNI pada peringkat ke-14 dunia dan peringkat pertama di Asia Tenggara dalam daftar kekuatan tempur dunia yang dikeluarkan oleh Global Fire Power (GFP) 2017. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara yang dilakukan oleh pemerintah telah mendorong TNI sebagai kekuatan yang diperhitungkan dunia.

“Hal ini sejalan dengan visi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk mewujudkan TNI yang profesional dan modern serta memiliki kemampuan proyeksi regional serta komitmen global. Dengan didukung komitmen yang kuat antara TNI, pemerintah, rakyat dan komponen Bangsa lainnya, maka cita-cita menjadikan Indonesia sebagai “Macan” Asia bahkan Dunia, yang disegani kawan dan ditakuti lawan, bukanlah mimpi belaka,” tegas KSAD.

Hari Juang Kartika merupakan peringatan peristiwa bersejarah perjuangan para pendahulu TNI Angkatan Darat bersama rakyat, melawan musuh yang ingin menjajah kembali Indonesia di kota Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 (72 tahun silam). Momentum itulah yang kemudian diperingati Angkatan Darat setiap tahunnya sebagai cikal bakal dari lahirnya TNI Angkatan Darat.

Upacara HJK 2017 terpusat di Pekanbaru diikuti oleh jajaran TNI AD, Forkopimda Provinsi Riau dan masyarakat umum serta dihadiri Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “Manunggal Dengan Rakyat, TNI AD Kuat”. Tema tersebut mengandung simbol kemanunggalan TNI dan rakyat Indonesia yang semakin tidak terpisahkan pada peristiwa Palagan Ambarawa.

Dari tema tersebut, diharapkan hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka namun lebih dari itu. TNI AD yang dilahirkan dari rakyat akan senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat, dan sebaliknya, rakyat adalah pendukung dan penguat perjuangan TNI AD dalam setiap tugas yang diemban.

Tahun ini, peringatan HJK secara nasional dipusatkan di Korem 031/Wira Bima, Kodam I/Bukit Barisan dengan melibatkan masyarakat umum untuk berpartisipasi mengikuti upacara. Usai upacara, TNI AD juga menggelar rangkaian kegiatan seperti pertunjukan drama kolosal oleh gabungan para pelajar Riau dan prajurit TNI AD yang menceritakan perjuangan Pahlawan Tuanku Tambusai dalam perjuangannya melawan belanda di Rukan Hulu, Riau pada abad ke 19.

Selain itu, beberapa atraksi seperti aksi terjun bebas (Free Fall) 72 prajurit peterjun yang berasal dari Kopassus dan Kostrad serta demonstrasi beladiri Yong Modoo yang diperagakan para prajurit TNI AD dari berbagai satuan, juga turut menyemarakkan acara peringatan HJK 2017. Setelah atraksi, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial seperti donor darah, khitanan massal, operasi katarak, pengobatan massal dan pemberian santunan kepada warakawuri (istri dari prajurit yang telah meninggal dunia), para veteran dan pejuang, kemudian ditutup dengan acara syukuran dan hiburan rakyat.

Selain terpusat, peringatan HJK 2017 juga diselenggarakan secara tersebar dan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Disamping kegiatan upacara, masing-masing satuan TNI AD di wilayah melaksanakan kegiatan syukuran, ziarah, doa bersama, karya bakti dan lomba lari 10 kilometer yang dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan 67.328 orang dari berbagai kalangan.

Kegiatan bakti sosial juga demikian, dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan total pembagian Sembako sejumlah 27.152 paket, santunan kepada 2.976 orang Veteran dan Warakawuri, donor darah sejumlah 20.460 orang, khitanan massal sejumlah 2.486 orang, operasi bibir sumbing sejumlah 247 orang, operasi katarak sejumlah 2.668 orang dan pengobatan massal sejumlah 19.262 orang.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

Panglima TNI Buka Rapat Paripurna TMMD Ke-38 Tahun 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membuka Rapat Paripurna Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-38 tahun 2017 yang digelar di Balai Sudirman, Jalan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2017).

Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A. menyampaikan bahwa rapat paripurna TMMD bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan sebelumnya.

TMMD dilaksanakan sejak 1980. Dulu dikenal dengan ABRI Masuk Desa atau AMD.

“Pendampingan desa telah dilaksanakan sejak tahun 1980 dan dilaksanakan di seluruh wilayah untuk percepatan pembangunan nasional di daerah terpencil, terbelakang dan daerah perbatasan serta termasuk di dalamnya yang terkena musibah bencana,” kata Panglima TNI.

“TMMD bukan hanya program TNI semata melainkan merupakan program lintas sektoral antara TNI dan Kementerian yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama sama dengan rakyat,” jelas Panglima TNI.

Penyelenggaraan TMMD dilakukan melalui proses perencanaan yang matang yang mengutamakan aspirasi dari bawah sehingga dapat mewakili kepentingan masyarakat di daerah, dimana sasaran secara komprehensif dan terintegrasi direncanakan.

“Sehingga perencanaannya nanti bisa lebih matang di tahun-tahun mendatang. Dan setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat diketahui sejauh mana keberhasilan yang telah dilaksanakan,” kata Panglima TNI.

“TMMD yang dilaksanakan ini juga merupakan perwujudan dari program nawacita bapak Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran,” tambahnya.

“Dengan ini pelaksanaan rapat paripurna TMMD Tahun 2017, secara resmi dibuka,” kata Didik menyampaikan.

Rapat paripurna dengan mengusung tema “Manunggal Bersama Membangun Desa” dihadiri KSAD (Kepala Staf TNI Angkatan Darat) beserta jajaran Pimpinan dan Pejabat Tinggi TNI diantaranya Kodam, Korem, Kodim, dan jajaran pejabat Kementerian serta Kepala Daerah Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.

Setelah dibuka rapat paripurna, KSAD Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional TMMD dalam laporannya menyampaikan, terima kasih kepada Kementerian RI atas sinergitas yang tercipta selama pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2017.

“TNI berterima kasih kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas sinergitas yang tercipta selama pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2017, serta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang akan bersinergi dalam pelaksanaan teknik Tahun Anggaran 2018,” ucapnya.

Selain ucapan terima kasih kepada kementerian, KSAD juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota yang telah mendukung pelaksanaan program TMMD 2017, khususnya dengan anggaran terbesar seperti Pemerintah Kabupaten Purwakarta yakni dengan anggaran sebesar 11 Milliar lebih, dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Hulu dengan anggaran sebesar 4 Milliar lebih, serta Pemerintah Kota Medan pada TMMD ke-99 dengan anggaran sebesar 2 Milliar lebih.

Lebih lanjut, KSAD mengatakan, mulai tahun 2017, pelaksanaan TMMD yang selama ini dilakukan dua kali dalam setahun akan dilakukan tiga kali dalam setahun. “Dengan demikian memberikan kesempatan yang luas bagi kita untuk senantiasa memanunggal dengan rakyat, serta pemerintah daerah pun dapat dengan leluasa menentukan sasaran. Apalagi TMMD yang selama ini juga dilakukan selama 21 hari akan ditambah menjadi 30 hari sehingga penyelesaian sasaran dapat lebih leluasa lagi dalam menyelesaikannya,”  ungkapnya.

KSAD Jenderal TNI Mulyono juga menyampaikan laporan hasil dan capaian yang dilakukan selama TMMD berlangsung.

“Beberapa pekerjaan secara fisik dalam TMMD adalah rehab jalan sepanjang 455.137 meter. Saluran air, parit 62.684 meter. Rehab dan pembangunan rumah 706 unit. Gorong-gorong sebanyak 147. 239. Pembuatan 165 jembatan, dan penanaman kembali 12.167 pohon,” jelasnya.

Pewarta : Anton