Categories
Hiburan TNI

TNI AL Kenalkan Destinasi Wisata Makassar kepada Peserta MNEK 2023

Koran Jurnal, Makassar – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengajak peserta Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-4 tahun 2023 berkeliling mengunjungi obyek-obyek wisata Makassar melalui kegiatan city tour, Selasa (6/6/2023) kemarin.

Peserta city tour merupakan peserta MNEK 2023 dari negara-negara sahabat yang onboard di kapal-kapal perang yang terlibat. Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, terdapat 17 kapal perang asing yang terlibat dalam kegiatan MNEK tahun ini. Kapal kapal perang negara sahabat tersebut sebelumnya melaksanakan International Fleet Review (IFR), dilaksanakan inspeksi oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Ada tiga lokasi menjadi tempat tujuan wisata yang dikunjungi peserta city tour, yaitu Taman Leang-Leang Maros yang merupakan salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang menyajikan edukasi tentang sejarah peradaban manusia, Air Terjun dan Goa Kupu-Kupu yang berada di Taman Nasional Bantimurung.

Para peserta MNEK 2023 sangat antusias dan merasa kagum dengan keindahan Kota Makassar. Kegiatan City tour ini tidak hanya mengajak para peserta MNEK 2023 ke tiga tempat wisata yang terkenal di Makassar, namun juga berkeliling Kota Makassar yang memiliki tempat-tempat sejarah yang kental akan budaya kemaritimannya.

Masyarakat Makassar utamanya suku Bugis dikenal sejak zaman dahulu sebagai pelaut-pelaut ulung. Dengan menggunakan kapal kayu tradisionalnya yang sangat terkenal yaitu Phinisi dan mengandalkan peralatan navigasi tradisional, mereka mampu mengarungi samudera hingga mencapai ke berbagai belahan dunia.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa selain kegiatan latihan non-perang dalam MNEK tahun 2023, juga diselingi dengan promosi obyek wisata Makassar utamanya kepada 35 delegasi Angkatan Laut dari negara sahabat untuk mengenalkan kekayaan Indonesia.(disp)

Categories
Daerah Ekonomi TNI

Pacu Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Pangdam Pattimura Resmikan Fasilitas Wisata Pantai Hukurila

Koran Jurnal, Maluku – Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon meresmikan fasilitas wisata Pantai Hukurila Mutiara Pattimura di Negeri Hukurila, Leitimuri Selatan, Sabtu (28/05/2022).

Mengusung program unggulan Mutiara Pattimura, Pangdam berharap dengan adanya wajah baru Pantai Hukurila ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Kodam XVI/ Pattimura, membangun gerbang dan jalan masuk menuju Pantai Hukurila, joglo serbaguna, pondok- pondok kecil tempat jualan, perbaikan jalan menuju lokasi sepanjang 700 meter dan papan tulisan “Pantai Hukurila-Mutiara Pattimura” sebagai ikon wisata Hukurila.

“Gagasan ini sebagai wujud nyata sekaligus harapan kami, Keluarga Besar Kodam XVI/Pattimura untuk selalu hadir menjadi Pelindung dan Perekat Bangsa, mewujudkan kebersamaan dalam keanekaragaman perbedaan yang ada. Terima kasih kami ucapkan juga kepada masyarakat dan pihak terkait atas kerja keras dan kerjasamanya dalam pembangunan fasilitas ini,” ucap Pangdam.

Pangdam berharap dengan adanya pembangunan ini dapat menciptakan kebersamaan dan manfaat untuk masyarakat.

“Semoga dengan pembangunan ini dapat menarik wisatawan untuk datang, masyarakat bisa membuka berjualan di pondok mengembangkan ekonomi kreatif khas negeri,  sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat negeri Hukurila,” kata Pangdam.

Masyarakat pun menyambut antusias dan gembira dengan ada pembangunan fasilitas di tempat wisata ini. Mewakili masyarakat, Raja Negeri Hukurila, Jacobis Hahijary mengucapkan terima kasih.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Pangdam atas perhatiannya yang luar biasa, atas gagasan beliau lah, hari ini sarana prasarana yang baru di tempat wisata Pantai Hukurila dapat diresmikan. Semoga ini menjadi awal yang baik kedepan agar masyarakat lebih sejahtera,” katanya.

Turut hadir dalam peresmian wisata Pantai Hukurila, sejumlah pejabat diantaranya Irdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Muhamad Muchidin, Danrem 151/Bny Brigjen TNI Maulana Ridwan, para PJU Kodam XVI/ Pattimura, para Dansat dan Kabalak, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat negeri Hukurela.(pen)

Categories
Daerah IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Dukung Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba

Koran Jurnal, Balige – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mendukung percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.

Seperti diketahui, Danau Toba telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu dari lima kawasan strategis pariwisata nasional dengan status super prioritas, selain Likupang, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. di Mako Pushidrosal, Jakarta, mengatakan dukungan Pushidrosal kepada pemerintah dalam percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba dengan dilaksanakannya operasi survei dan pemetaan (Opsurta) di perairan Danau Toba, Selasa (17/03/2020)

“Penyediaan Peta baik Peta Kertas maupun peta elektronik menjadi bagian penting dalam peningkatan fasilitas destinasi wisata super prioritas guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan pelayaran di Danau Toba,” kata Kapushidrosal.

Diharapkan peta navigasi tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan nasional dalam penetapan alur maupun sistem transportasi di Danau Toba.

Menurut Kapushidrosal, pasca musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun IV, yang berlayar dari pelabuhan Simanindo (Samosir) dengan tujuan Tigaras (Simalungun) pada tanggal 18 Juni 2018; menjadi momentum pelaksanaan operasi survei dan pemetaan (Opsurta) Hidro-Oseanografi seluruh perairan Danau Toba.

“Hasil survei tersebut telah diolah menjadi peta kertas (paper chart) dan peta digital atau electronic navigation chart (ENC) dengan standard internasional IHO. Peta kertas dan peta digital tersebut dibuat dengan sekala Approach to Harbour, dengan 10 cell ENC sesuai dengan jumlah liputan peta kertas (nomor 522 dan 523),” ungkap Chief Hydrographer Indonesia.

Peta Laut Danau Toba merupakan peta danau toba pertama yang dibuat di Indonesia dalam versi kertas dan elektronik menggunakan standar internasional peta inland waterways melalui survei hidrografi selama kurang lebih dua tahun untuk mendapatkan data kedalaman dan karakteristik perairan Danau Toba.

Hal ini untuk mendukung kegiatan navigasi dan keselamatan transportasi di perairan Danau Toba serta mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya terkait Destinasi wisata premiun dalam rangka mendukung kebijakan poros maritim dunia

Menindaklanjuti hal itu, pada 12 Maret 2020 lalu, telah dilaksanakan rapat koordinasi rencana penetapan alur pelayaran Danau Toba dengan pimpinan rapat Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim Odo R.M.Manuhutu dan dihadiri oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Disnav kelas 1 Belawan, Direktur Kenavigasian Hubla, Kepala pengelola Transportasi Darat wilayah II Sumut, dan Pushidrosal yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M.

Untuk menunjang hal tersebut, perlu adanya pemenuhan aspek keselamatan pelayaran meliputi penetapan alur pelayaran, penyediaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), dan telekomunikasi pelayaran (Telkompel).

Pada kesempatan ini juga, Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M., menyampaikan bahwa peta kertas dan peta digital (ENC-Electronic Navigation Chart) siap untuk diluncurkan dan dapat digunakan sebagai bahan penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba bagi stakeholder terkait maupun untuk digunakan bagi kapal-kapal yang beroperasi di Danau Toba.

Diharapkan, penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba selesai pada Juni 2020 dengan rencana kurang lebih 35 trayek alur pelayaran serta dapat segera ditetapkan pemerintah. Mengingat aspek keselamatan navigasi pelayaran dan pengembangan pelabuhan beserta SBNP pendukungnya merupakan salah satu pendukung fasilitas percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.(disp/red)