Categories
Daerah Olahraga

Berdampak Positif, Masyarakat Adat Toba Apresiasi Suksesnya Ajang F1 Powerboat

Koran Jurnal, Sumut – Penyelenggaraan event internasional F1 Powerboat Danau Toba 2023, Sumatera Utara, baru-baru ini dipuji banyak pihak lantaran terlaksana dengan lancar dan sukses.

Termasuk Gerakan Masyarakat Adat (GEMA) Toba yang turut mengapresiasi suksesnya gelaran tersebut.

Meski menurut Ketua GEMA Toba Jekson Siagian dalam tahap persiapan didapati sejumlah kendala antara lain ada warga yang merasa tanahnya digunakan guna mendukung kegiatan itu tapi belum terpenuhi aspirasinya.

Namun, kata dia, dengan kekompakan elemen masyarakat dan berbagai pihak terkait akhirnya lomba yang ditonton langsung Presiden Jokowi itu terlaksana dengan baik.

Pihaknya juga menegaskan tak akan menempuh aksi apa pun terkait masih adanya keluhan masyarakat tersebut dan lebih mengutamakan dialog.

“Ke depan kami akan diskusikan atau dibawa ke dalam forum seperti musyawarah untuk penyelesaian lahan warga yang dipakai perlombaan F1Powerboat,” kata Jekson Siagian, Rabu (1/3/2023).

Dia berpandangan dengan adanya momen tersebut, kemajuan pariwisata dan perekonomian warga di seputaran Danau Toba lebih terangkat.

“Memberikan dampak yang positif untuk masyarakat sekitar dan bukan sebaliknya, itu yang kita harapkan,” ujar Jekson.

Jekson menambahkan, pihaknya juga menyampaikan apresiasi pada jajaran TNI-Polri yang atas perannya juga ajang internasional ini bisa berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban.

“Kami yang mendukung dan bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, berterima kasih pada aparat TNI hingga Kepolisian dalam mewujudkan pelaksanaan perlombaan F1Powerboat di Danau Toba yang bertaraf Internasional ini  bisa terlaksana secara kondusif,” tegasnya.(*)

Categories
Polhukam

Meski Lahannya Direlokasi, Wanita Ini Tetap Dukung Pemerintah Sukseskan F1 Powerboat

Koran Jurnal, Sumut – Penataan kawasan dilakukan pihak terkait dalam mempersiapkan gelaran event internasional F1 Powerboat Danau Toba 2023, Sumatera Utara.

Kebijakan itu pun berdampak ke sejumlah masyarakat yang lahannya terpaksa harus direlokasi guna mendukung kelancaran perlombaan tersebut.

Lahan kepunyaan Mastiur Hutagaol salah satunya. Wanita pemilik lahan yang terdapat bangunan beton, lantai keramik dan atap seng dengan luas 92,5 m awalnya tak sepakat dengan dana kerohiman yang diberikan pemerintah padanya.

Dirinya pun lebih mempercayai proses hukum yang berlaku lewat jalur gugatan di pengadilan ketimbang harus aksi turun ke jalan.

“Saya sudah mendaftarkan gugatan Perdata ke Pengadilan Negeri Balige dengan Nomor : 134/Pdt.G/2022/PN.Blg tanggal 16 November 2022 alasannya saya memiliki sertifikat hak milik Nomor : 192 yang dikeluarkan oleh BPN Kabupaten Toba dan meminta membayar kerugian kepada pemerintah sebesar Rp. 2.172.750.000.-(dua miliar seratus tujuh puluh dua juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah),” kata Mastiur, Selasa (28/2/2023).

Walau demikian dia kemudian menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan F1 Powerboat Danau Toba 2023.

“Hal tersebut bukti jika saya mendukung hajat bergengsi ini sebab akan membawa negara kita tambah diakui dunia internasional. Makanya saya tak berpikir untuk melakukan demo dalam menyuarakan keadilan,” ucap Mastiur.

“Intinya tak ada penolakan dan kami mendukung pemerintah menyukseskan event internasional ini,” tambahnya.(*)

Categories
IPTEK TNI

Survei Hidro-Oseanografi TNI AL, Petakan Navigasi Pelayaran Danau Toba

Koran Jurnal, Jakarta – Perairan Danau Toba telah dilaksanakan survei dan dipetakan oleh Pushidrosal sejak Oktober 2018 hingga Maret 2019 dengan menggunakan Multibeam Echosounder (MBES) Sea Bat T50-P (full coverage). Dari pelaksanaan hasil survei tersebut, Pushidrosal telah memproduksi Peta Navigasi Pelayaran dengan 2 (dua) nomor Peta Kertas.

Selain untuk keselamatan navigasi pelayaran juga penataan ruang ekosistem danau untuk pengembangan yang simultan dan berkelanjutan bagi seluruh sektor pemanfaat.

Salah satu perhelatan Internasional yang telah dilaksanakan di perairan Danau Toba tepatnya kurang lebih 50 m sebelah utara dari pelabuhan penyeberangan Balige pada tanggal 24 – 26 Pebruari 2023 adalah F1 Boat Race (F1-H2O) yang merupakan sebuah kompetisi balap internasional untuk perahu motor yang diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique (UIM) dengan kata lain Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1. Pelaksanaan F1 Power Boat Lake Toba ini diyakinkan dengan telah diterbitkannya hasil survey Hidro-Oseanografi di perairan Danau Toba yang dilaksanakan oleh Pushidrosal dengan menghasilkan dua cetak peta. Dimana kondisi kedalaman di area penyelenggaraan F1 Power Boat Lake Toba ini bervariasi dari kedalaman 3 m hingga 40 m.

Tentunya pelaksanaan event Internasional ini tidak lepas dari kerjasama dari seluruh stakeholder terkait. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan bahwa seluruh Prajurit TNI AL harus menjaga soliditas TNI dan perkokoh sinergitas dengan Polri dan Kementerian Lembaga dalam melaksanakan tugas, sehingga keberadaan TNI AL dimanapun berada harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.(disp)

Categories
Daerah IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Dukung Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba

Koran Jurnal, Balige – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mendukung percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.

Seperti diketahui, Danau Toba telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu dari lima kawasan strategis pariwisata nasional dengan status super prioritas, selain Likupang, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. di Mako Pushidrosal, Jakarta, mengatakan dukungan Pushidrosal kepada pemerintah dalam percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba dengan dilaksanakannya operasi survei dan pemetaan (Opsurta) di perairan Danau Toba, Selasa (17/03/2020)

“Penyediaan Peta baik Peta Kertas maupun peta elektronik menjadi bagian penting dalam peningkatan fasilitas destinasi wisata super prioritas guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan pelayaran di Danau Toba,” kata Kapushidrosal.

Diharapkan peta navigasi tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan nasional dalam penetapan alur maupun sistem transportasi di Danau Toba.

Menurut Kapushidrosal, pasca musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun IV, yang berlayar dari pelabuhan Simanindo (Samosir) dengan tujuan Tigaras (Simalungun) pada tanggal 18 Juni 2018; menjadi momentum pelaksanaan operasi survei dan pemetaan (Opsurta) Hidro-Oseanografi seluruh perairan Danau Toba.

“Hasil survei tersebut telah diolah menjadi peta kertas (paper chart) dan peta digital atau electronic navigation chart (ENC) dengan standard internasional IHO. Peta kertas dan peta digital tersebut dibuat dengan sekala Approach to Harbour, dengan 10 cell ENC sesuai dengan jumlah liputan peta kertas (nomor 522 dan 523),” ungkap Chief Hydrographer Indonesia.

Peta Laut Danau Toba merupakan peta danau toba pertama yang dibuat di Indonesia dalam versi kertas dan elektronik menggunakan standar internasional peta inland waterways melalui survei hidrografi selama kurang lebih dua tahun untuk mendapatkan data kedalaman dan karakteristik perairan Danau Toba.

Hal ini untuk mendukung kegiatan navigasi dan keselamatan transportasi di perairan Danau Toba serta mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya terkait Destinasi wisata premiun dalam rangka mendukung kebijakan poros maritim dunia

Menindaklanjuti hal itu, pada 12 Maret 2020 lalu, telah dilaksanakan rapat koordinasi rencana penetapan alur pelayaran Danau Toba dengan pimpinan rapat Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim Odo R.M.Manuhutu dan dihadiri oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Disnav kelas 1 Belawan, Direktur Kenavigasian Hubla, Kepala pengelola Transportasi Darat wilayah II Sumut, dan Pushidrosal yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M.

Untuk menunjang hal tersebut, perlu adanya pemenuhan aspek keselamatan pelayaran meliputi penetapan alur pelayaran, penyediaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), dan telekomunikasi pelayaran (Telkompel).

Pada kesempatan ini juga, Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M., menyampaikan bahwa peta kertas dan peta digital (ENC-Electronic Navigation Chart) siap untuk diluncurkan dan dapat digunakan sebagai bahan penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba bagi stakeholder terkait maupun untuk digunakan bagi kapal-kapal yang beroperasi di Danau Toba.

Diharapkan, penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba selesai pada Juni 2020 dengan rencana kurang lebih 35 trayek alur pelayaran serta dapat segera ditetapkan pemerintah. Mengingat aspek keselamatan navigasi pelayaran dan pengembangan pelabuhan beserta SBNP pendukungnya merupakan salah satu pendukung fasilitas percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Danlantamal I Belawan Pimpin ‘SAR’ KM. Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Koranjurnal.co.id, Sumut – Komandan Lantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., memimpin pelaksanaan pencarian korban (SAR) kapal penumpang KM.Sinar Bangun yang terbalik dan tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin sore (18/06).

Bersama sejumlah prajurit TNI Angkatan Laut dari jajaran Lantamal I dan dibantu Taifib Marinir, Danlantamal I terjun langsung melakukan penyisiran kawasan perairan dimana lokasi tenggelamnya kapal motor tersebut hingga menyusuri tepi danau dengan menggunakan Sea Rider Lantamal I, Rabu (20/06/2018).

Turut mendampingi penyelaman yang dilakukan oleh Tim Penyelam Taifib, yakni Basarnas dan Penyelam Lantamal I saat pemasangan Marker di tempat tenggelamnya KM.Sinar Bangun.

Sebelum kegiatan dimulai, Danlantamal I memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit yang melaksanakan SAR. Danlantamal I menekankan, agar kegiatan ini dilaksanakan dengan ikhlas dan serius, sebab ini merupakan tugas kemanusian, diingatkan pula untuk menjaga kesehatan selama pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan SAR yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian prajurit Lantamal I terhadap bencana dan musibah yang dialami masyarakat. Kehadiran Prajurit Lantamal I di daerah musibah tersebut didukung oleh 2 unit Sekoci Karet, 2 unit Motor Tempel 40 PK, 1 unit Sea Rider, 3 orang Penyelam lengkap dengan peralatan selam, 1 unit Ambulance beserta Tim Kesehatan, dan 15 tim penyelam dari Pasukan Elit Intai Amfibi (Taifib) Marinir.

“Berdasarkan data Posko Terpadu KM. Sinar Bangun, dari 192 orang penumpang, sampai saat ini Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 21 korban, diantaranya 3 korban dinyatakan meninggal dan 18 korban lainnya berhasil diselamatkan. Namun dalam pencarian korban Tim SAR menghadapi kendala saat melakukan penyelaman karena kondisi air keruh dan cuaca dingin sehingga menghambat proses pencarian,” tutur Kepala Kantor SAR Medan Budiawan dalam keterangannya.

Dari informasi yang beredar, tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun yang saat itu sedang berlayar dengan mengangkut penumpang dan kendaraan bermotor, dari rute pelabuhan Tiga Ras menuju pelabuhan Simanindo mengalami terbalik. Kejadian itu diduga karena faktor cuaca dan kelebihan beban.

Turut mendampingi Komandan Lantamal I dalam pelaksanaan SAR itu, Pjs. Asops Danlantamal I dan Danyonmarhanlan I.(tonmp/Disp)