Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Ikut Pameran Internasional Inamarine 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) berpartisipasi mengikuti pameran internasional Inamarine 2023 yang digelar di Jakarta Internasional Expo (JI-Expo) Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (23/8/2023).

Pameran internasional terbesar di Indonesia tersebut dibuka oleh Baki Lee selaku President Director of GEM Indonesia. Pameran yang diselenggarkan pada tanggal 23 hingga 25 Agustus tersebut bukan hanya pada industri maritim saja namun juga industri sektor darat khususnya kereta. Event ini diikuti lebih dari 200 exhibitor dari luar dan dalam negeri dengan menampilkan inovasi produk, teknologi, serta layanan terbaru yang berkaitan dengan industry galangan kapal, perbaikan kapal, teknologi kelautan, serta teknologi offshore, pelabuhan, transportasi laut, logistic, keselamatan dan keamanan maritim.

Kegiatan tersebut bagi Pushidrosal merupakan sarana mempromosikan produk yang dihasilkan Pushidrosal berupa buku Navigasi Astronomi, table pasang surut kepulauan Indonesia tahun 2023, daerah ranjau perairan Indonesia, informasi pelabuhan Indonesia, katalog peta navigasi elektronik, Peta laut selain itu juga menampilkan filler video kegiatan Pushidrosal, dan peralatan survei serta beberapa maket KRI di jajaran Pushidrosal.

Selain pameran juga diselenggarakannya forum seminar yang bertemakan membangun sektor maritim Indonesia melalui jalur laut dimana kegiatan tersebut membahas dan mendiskusikan perkembangan industri maritim dengan menghadirkan pembicara dari para pakar dan praktisi kemaritiman yang digelar di Hall D1.(disp)

Categories
Militer Nasional TNI

Presiden Jokowi Apresiasi Industri Pertahanan Dalam Negeri Berkembang Sangat Pesat 

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyatakan, industri pertahanan dalam negeri berkembang sangat pesat karena pemerintah telah memberikan ruang yang luas kepada swasta untuk ikut membangun industri pertahanan Indonesia. “Saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer. Yang paling penting itu,” tegas Presiden Jokowi, di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/10/2022).

Pameran Industri pertahanan yang merupakan ajang untuk menunjukkan pesatnya pembangunan industri pertahanan dalam negeri dengan dipamerkannya mesin perang dan kelengkapan pendukungnya karya anak bangsa yang terus berinovasi untuk menuju kemandirian alutsista dalam negeri. Alutsista karya anak bangsa terbukti mampu bersaing dengan pabrikan dari luar negeri dengan dibuktikannya Alutsista yang digunakan TNI merupakan karya anak bangsa, diantaranya adalah kapal patrol, dan kapal rumah sakit yang saat ini dioperasikan oleh TNI AL.

Disela – sela pameran, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono berkesempatan menerima pertemuan bilateral dengan Vice Admiral Pier Federico Bisconti Deputi Sekretaris Jenderal Pertahanan dan Deputi Direktur Nasional Angkatan Bersenjata Italia, Daniel Blazkovec Deputi Menteri Republik Ceko dan Vice Admiral Datuk Abdul Rahman Bin Ayob Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Diraja Malaysia.

Dalam kunjungannya tersebut, dilakukan pembicaraan tentang hubungan bilateral Angkatan Laut kedua negara diantaranya industri pertahanan seperti alutsista kapal perang, latihan bersama antara Angkatan Laut dan Kerjasama pengamanan daerah perbatasan laut yaitu melaksanakan patroli terkoordinasi antar Angkatan Laut di kawasan dalam menjaga stabilitas kawasan.

Sementara itu berbagai produk pertahanan buatan DEFEND ID ditampilkan dalam pameran ini salah satunya adalah industri pertahanan keangkatan lautan menampilkan produksi PT PAL Indonesia menunjukkan berbagai jenis kapal perang, mulai dari LPD 163M, KCR generasi baru, Kapal Rumah Sakit, Perusak Kawal Rudal, Frigate, hingga Kapal Selam tanpa awak Unmanned Underwater Vehicle (UUV)

Hari ke-2 pameran industry pertahanan ini dijadwalkan akan mengunjungi display kapal perang produksi dalam negeri di pondok dayung dan juga akan dilaksanakan peresmian kapal rumah sakit buatan anak bangsa KRI dr Wahudun Sudirohusodo 991 (KRI WSH-991), yang akan memperkuat Armada Angkatan Laut Indonesia salah satu tugas utamanya dalam melaksanakan misi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan operasi kemanusiaan.

Selain mengunjungi sejumlah stand, Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono serta pejabat pendamping lain, juga berkesempatan menyaksikan live demo yang menampilkan kemampuan prajurit TNI dan kendaraan produksi dalam negeri dalam satu operasi militer.(disp)

Categories
Ekonomi

Kementan Pamerkan Produk Pertanian Nusantara di Acara ODICOFF

Koran Jurnal, Copenhagen – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memamerkan produk pertanian asli Indonesia pada acara One Day with Indonesian Coffee, Fruits, Floriculture (ODICOFF). Acara ini digelar secara serentak di sepuluh negara, salah satunya Denmark.

“Pada acara ini saya akan mengajak untuk menjelajahi dan mengalami sekilas makanan dan pertanian Indonesia yang kaya, terutama kopi, buah-buahan tropis, dan tanaman hias,” ujar Direktur Jenderal PKH, Nasrullah, Sabtu (27/11/2021).

Nasrullah menjelaskan, Indonesia menjadi negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Berdasarkan rilis International Coffee Organization (ICO) pada tahun 2020, Indonesia berkontribusi sebesar 7,04% dari total produksi kopi di dunia.

Kopi khas Indonesia, seperti Kopi Gayo, Kopi Lintong, Kopi Mandheling, Kopi Jawa, Kopi Luwak, Kopi Kintamani Bali, Kopi Toraja, dan Kopi Flores atau Bajawa, telah menjadi ikon juara kopi Indonesia. Kopi-kopi tersebut telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia, seperti Amerika Serikat, Malaysia, Jepang, dan Uni Eropa.

Pada tahun 2019/2020 tercatat volume ekspor kopi Indonesia sebanyak 6,73 juta ton yang telah menjadikan Indonesia sebagai eksportir kopi terbesar keempat di dunia.

“Rasa dan karakteristik kopi Indonesia unik. Misalnya, rasa bersahaja dari Toraja Arabica, pedas dan harum dari Java Preanger Arabica, serta rasa kaya dari Bajawa Flores Arabica, mari kita coba,” papar Nasrullah sambil mengajak peserta acara mencicipi

Selain kopi, potensi Indonesia pada produk pertanian lainnya juga positif. Terutama buah-buahan tropis seperti manggis, zalacca (buah ular), mangga, jambu biji, pisang, nanas, semangka, durian, melon, dan alpukat, serta produk buah kering olahan juga madu, sarang burung walet dan olehan peternakan lainnya.

“Terlepas dari kenyataan bahwa berbagai buah tropis ditemukan di Indonesia, tujuan ekspor bijaksana, hanya sedikit yang mencapai Uni Eropa dan pasar negara-negara Eropa Tenggara,” ungkap Nasrullah.

Pada acara ini, Ditjen PKH juga memperkenalkan potensi tanaman hias Indonesia. Indonesia setidaknya memiliki 220 jenis tanaman hias yang berkembang, seperti anggrek, krisan, tulip, melati, dracaena, heuchera, mawar, lily, flamboyan, dan banyak lagi.

Sejauh ini, nilai ekspor tanaman hias Indonesia di seluruh dunia berada di angka USD 4,5 juta USD, hanya 0,1% dari pangsa pasar global(market share). Singapura, Belanda, dan Thailand telah menjadi tiga tujuan ekspor utama terbesar tanaman hias Indonesia.

“Kami berharap bahwa acara hari ini akan dapat meningkatkan preferensi konsumen Denmark pada tanaman hias Indonesia yang pada akhirnya akan meningkatkan ekspor Indonesia ke Denmark,” imbuh Nasrullah.

Selain memamerkan produk pertanian, acara ODICOFF ini juga menggelar beberapa kegiatan lain, seperti networking dan business matching, coffee cupping and tasting, serta penandatanganan komitmen bisnis/kontrak antara bisnis Indonesia dan Denmark.

Harapannya, terdapat manfaat yang lebih besar pada perdagangan bilateral produk pertanian antara kedua negara yang dihasilkan dari acara ini. Terutama peningkatan nilai perdagangan kopi, buah-buahan dan tanaman hias, meskipun ada ancaman pandemi covid-19 terhadap ekonomi.

“Saya yakin bahwa sinergi, dedikasi dan komitmen yang dibuat oleh kedua negara, serta entitas bisnis kami masing-masing, akan dapat mengatasi kesulitan dan tantangan dalam mencapai target yang ditetapkan untuk kerja sama kami,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Jenderal, Administrasi Veteriner dan Makanan Denmark (DVFA), Per Krogsgaard memberikan apresiasi kepada Kementan atas penyelenggara acara ini.

Ia memastikan, DVFA sebagai mitra Kementerian Pertanian akan memberikan dukungan dan komitmennya untuk berpartisipasi dalam mewujudkan program peningkatan nilai tambah dan daya saing produk peternakan melalui pengembangan susu organik.

“Utamanya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di Indonesia,” ucap Krogsgaard.

Duta Besar Indonesia untuk Denmark, Dewi Savitri Wahab mengucapkan selamat datang kepada semua tamu undangan. Ia juga ikut mengajak para tamu untuk mencicipi semua produk pertanian Indonesia.

“Mari kita coba kopi, teh, buah tropis dan olahan peternakan asli Indonesia. Karena semua punya kualitas bagus dan cita rsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lainnya. Dan dipastikan semuanya segar serta halal,” beber Dewi.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membuka kerja sama yang lebih baik lagi ke depannya untuk Indonesia dan Denmark. Menurut Dewi, terdapat peluang ekspor untuk Indonesia, karena Denmark akan mendapatkan produk-produk terbaik pertanian Indonesia.(hum/red)