Categories
Bencana TNI

Tim Satwa K-9 Pomdam III/Slw Diterjunkan Bantu Pencarian Korban Tertimbun Tanah Akibat Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Cianjur – Dampak gempa bumi yang melanda Cianjur meruntuhkan ribuan rumah dan longsoran tanah yang mengakibatkan ratusan warga meningal tertimpa reruntuhan puing-puing bangunan juga longsoran tanah, seperti halnya yang terjadi di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang, dan menurut catatan BNPB sampai saat ini masih tersisa puluhan korban yang masih tertimbun.

Menyikapi hal tersebut, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo melalui Danpomdam III/Slw Kolonel Cpm Sigit Himawan Sutanto terjunkan 15 personelnya dilengkapi dengan 2 ekor anjing K-9 Pomdam III/Slw yang dipimpin Kapten Cpm Andri Prastio Ps. Wadandenpom III/Bogor guna membantu kegiatan evakuasi dan pencarian warga yang tertimbun di Lokasi Kp. Cicadas Ds. Cikedil Kec. Cugenang Kab. Cianjur.

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen saat dikonfirmasi di Kantor Pendam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Jabar, Sabtu (26/11/2022).

Lanjut dikatakan Kapendam, dalam pelaksanaannya Tim dari Pomdam III/Slw bergabung dengan Basarnas dan TNI-Polri serta para Relawan melakukan penyisiran di sekitaran longsoran tanah yang berlokasi di Desa Cijedil Kec. Cugenang Kab. Cianjur.

Tidak lama setelah dilakukan penyisiran tim Satwa K-9 Pomdam III/Slw dengan pawang Prada Rino dan Prada Nanda berhasil menemukan titik yang terindikasi adanya korban tertimbun tanah longsor, setelah ditindaklanjuti berhasil ditemukan jenazah. Pencarianpun dilanjutkan dan membuahkan hasil dengan menemukan sejumlah jenazah yang tertimbun.

Sementara itu di tempat terpisah, kapten Cpm Andri Prastio Ps saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, bahwa tim Satwa K-9 Pomdam III/Slw telah terlibat membantu tim Basarnas untuk melakukan pencarian korban yang masih tertimbun tanah.

“Berkat kerja sama yang baik dengan tim Basarnas, TNI-Polri dan Relawan dalam pencarian korban yang masih tertimbun pasca gempa Cianjur dan berkat dukungan K-9 Pomdam III/Slw, Alhamdulillah kami berhasil menemukan 3 mayat yang terdiri dari 1 Jenazah laki-laki Dewasa, 1 Jenazah anak perempuan dan 1 Jenazah anak Laki-laki yang identitasnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Kapten Cpm Andri Prastio Ps.

Menurut Kapten Cpm Andri Prastio Ps, pada sore harinya tim gabungan kembali berhasil menemukan 3 Jenazah lagi dan di lokasi lain juga berhasil menemukan 2 Jenazah, sehingga berdasarkan data BNBP total hari ini ditemukan 8 Jenazah dan menurut informasi dari pihak BNPB masih ada 14 orang dalam pencarian.(pen)

Categories
TNI

KRI dan Pesawat Udara TNI AL Dikerahkan, Cari Korban KM Ladang Pertiwi 02 yang Tenggelam

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut hingga saat ini, Minggu (29/5) masih terus berupaya melakukan pencarian (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di sekitar wilayah perairan Selat Makassar, Sabtu (28/5/2022) kemarin.

TNI AL mengerahkan unsur-unsur KRI Sultan Hasanudin – 366, KRI Malahayati 362, KRI Mandau 621, KRI Pulau Rupat-712 dan KAL Suluh Pari II-6-60 serta Pesawat udara. Ditambah personel Pos Pengamat (Posmat) Takalar.

Informasi terkini dari lokasi pencarian, KRI SHN-366 berhasil menyelamatkan seorang Ibu (34th) dan anak (9th) yang mengalami luka ringan dan kini korban dibawa ke Pangkalan TNI AL Kota Baru untuk penanganan lebih lanjut.

Sedangkan pesawat udara TNI AL U-6207 terus melaksanakan Patroli maritim SAR di lokasi dan besok pagi (30/5) akan menuju Bandara Kotabaru untuk evakuasi medis udara terhadap korban dari KRI SHN-366 ke Pangkalan Makassar.

Sementara Lanal Kotabaru dan Lantamal VI disiapkan untuk menangani evakuasi Medis dan perawatan lanjutan.

Dan unsur-unsur lainnya, KRI Malahayati 362, KRI Mandau 621, KRI Pulau Rupat-712 tetap melaksanakan operasi SAR untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Kronologis kejadian berawal saat Lantamal VI Makassar menerima laporan terjadinya kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 di perairan Selat Makassar pada koordinat 04 51,153 U-117 36,596 T dengan posisi tenggelam ± 22 Nm dari Pos Pemantauan dan 110 Nm dari Makassar.

“Berdasarkan informasi yang diterima, KM Ladang Pertiwi 02 pada tanggal 25 Mei 2022 pukul 17.00 WITA berlayar dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau KALMAS membawa Sembako dan Kerikil serta membawa 43 orang penumpang, kemudian kapal seharusnya tiba pada hari Kamis 26 Mei 2022 Pukul 16.00 dan dilaporkan tidak dapat dihubungi. Pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2022 pukul 08.10 WITA diterima laporan bahwa kapal sdh tenggelam dan sebagian penumpang di evakuasi oleh kapal yg melintas,” jelas Asisten Operasi (Asops) Komandan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Ahmad Muharram.

Lebih lanjut dijelaskan pada Sabtu (28/5) pihaknya menerima laporan sejumlah 17 dari 43 orang penumpang berhasil dievakuasi oleh perahu nelayan yang kebetulan melintas di wilayah perairan tempat tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 ke dermaga Dusun Parappa Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Selanjutnya dikawal oleh personel Posmat Takalar dan unsur yang ikut dalam kegiatan SAR tersebut ke Puskesmas Sanrobone untuk mendapatkan pertolongan serta tindakan medis lebih lanjut.

Saat ini SAR masih berlangsung dan TNI AL bersama aparat gabungan lainnya terus saling berkoordinasi dalam melaksanakan pencarian terhadap sisa korban yang berjumlah 13 orang.

Aksi cepat unsur-unsur KRI dan pesud TNI AL dalam setiap kejadian dimanapun sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar sesegera mungkin memberikan bantuan terhadap kesulitan rakyat dengan mengoptimalkan segala kemampuan yang dimiliki sehingga keberadaan Prajurit TNI AL dimanapun dapat bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.(disp)

Categories
Daerah TNI

Danlantamal I Belawan Pimpin ‘SAR’ KM. Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Koranjurnal.co.id, Sumut – Komandan Lantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., memimpin pelaksanaan pencarian korban (SAR) kapal penumpang KM.Sinar Bangun yang terbalik dan tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin sore (18/06).

Bersama sejumlah prajurit TNI Angkatan Laut dari jajaran Lantamal I dan dibantu Taifib Marinir, Danlantamal I terjun langsung melakukan penyisiran kawasan perairan dimana lokasi tenggelamnya kapal motor tersebut hingga menyusuri tepi danau dengan menggunakan Sea Rider Lantamal I, Rabu (20/06/2018).

Turut mendampingi penyelaman yang dilakukan oleh Tim Penyelam Taifib, yakni Basarnas dan Penyelam Lantamal I saat pemasangan Marker di tempat tenggelamnya KM.Sinar Bangun.

Sebelum kegiatan dimulai, Danlantamal I memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit yang melaksanakan SAR. Danlantamal I menekankan, agar kegiatan ini dilaksanakan dengan ikhlas dan serius, sebab ini merupakan tugas kemanusian, diingatkan pula untuk menjaga kesehatan selama pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan SAR yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian prajurit Lantamal I terhadap bencana dan musibah yang dialami masyarakat. Kehadiran Prajurit Lantamal I di daerah musibah tersebut didukung oleh 2 unit Sekoci Karet, 2 unit Motor Tempel 40 PK, 1 unit Sea Rider, 3 orang Penyelam lengkap dengan peralatan selam, 1 unit Ambulance beserta Tim Kesehatan, dan 15 tim penyelam dari Pasukan Elit Intai Amfibi (Taifib) Marinir.

“Berdasarkan data Posko Terpadu KM. Sinar Bangun, dari 192 orang penumpang, sampai saat ini Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 21 korban, diantaranya 3 korban dinyatakan meninggal dan 18 korban lainnya berhasil diselamatkan. Namun dalam pencarian korban Tim SAR menghadapi kendala saat melakukan penyelaman karena kondisi air keruh dan cuaca dingin sehingga menghambat proses pencarian,” tutur Kepala Kantor SAR Medan Budiawan dalam keterangannya.

Dari informasi yang beredar, tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun yang saat itu sedang berlayar dengan mengangkut penumpang dan kendaraan bermotor, dari rute pelabuhan Tiga Ras menuju pelabuhan Simanindo mengalami terbalik. Kejadian itu diduga karena faktor cuaca dan kelebihan beban.

Turut mendampingi Komandan Lantamal I dalam pelaksanaan SAR itu, Pjs. Asops Danlantamal I dan Danyonmarhanlan I.(tonmp/Disp)