Categories
Kriminalitas TNI

Lantamal I Gagalkan Penyelundupan Satwa di Perairan Kuala Air Masin, Aceh Tamiang

Koran Jurnal, Belawan – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal I berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan satwa yang diangkut menggunakan 1 (satu) unit Speed boat disekitar alur masuk Air Masin Kabupaten Aceh Tamiang pada posisi 4°17’35.9736″ LU – 98°14’34.3284″ BT, Minggu (04/08/2019).

Penangkapan berawal dari adanya informasi dari agen bahwa akan ada kapal penyelelundup GT 40 akan memasuki Seuruwey Kabupaten Aceh Tamiang sekitar pukul 02.00 s.d 04.00 WIB yang membawa Ayam Aduan dan berbagai jenis Burung sekitar 350 ekor yang dikemas dalam kotak kayu. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim F1QR Lantamal I bersama dengan Posal Pangkalan Susu melaksanakan penyekatan menggunakan speed boat disekitar Perairan Kuala Air Masin.

Pada 02.00 WIB pada posisi 4°17’34.0368″ LU – 98°14’48.714″ BT, Tim mengidentifikasi dan melaksanakan pengejaran terhadap speed boat yang dicurigai telah mengangkut barang selundupan dan berhasil menangkap 1 (satu) buah Boat tanpa nama, ABK 2 (dua) orang, Muatan kotak kayu berisikan satwa selundupan (ayam aduan diduga dari Thailand atau Malaysia) tanpa dilengkapi dokumen. Selanjutnya speed boat beserta barang bukti dibawa ke Posal Pangkalan Susu untuk pengembangan lebih lanjut.

Berdasarkan perintah Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid agar speed boat dan 2 ABK dibawa ke Mako Lantamal I Belawan dengan dikawal oleh KRI Sikuda-862 untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(Disp/red)

Categories
Hukum Kriminalitas Nasional

TNI AL, BNN dan Bea Cukai Berhasil Tangkap Penyelundupan Narkoba 105 Kg Shabu Dan 30.000 Butir Ekstasi

Koranjurnal.co.id, Sumut – Komandan Lantamal I Laksmana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mendampingi Asisten Pengamanan Kasal Laksamana Muda TNI Supriatno Irawan, S.E., dan Kepala Dinas Pengamanan TNI AL Laksamana Pertama TNI Angkasa Dipua, S.E.,M.M., menghadiri konferensi pers Penangkapan Pelaku Penyelundupan Narkotika Jenis Methamphetamine, Sabu seberat 105 Kg dan Pil Ekstasi sebanyak 30.000 butir, bertempat di Dermaga Kantor Bea Cukai Belawan, Sumatera Utara, Selasa kemarin (21/08/2018).

Konferensi pers disampaikan oleh Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen (PoL) Drs. Arman Depari dan disaksikan puluhan awak media. Dijelaskan pula bahwa penangkapan ini merupakan bentuk keberhasilan sinergitas antara TNI AL, BNN dan Bea Cukai dalam melaksanakan pemberantasan peredaran Narkotika di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Aspam Kasal menyampaikan penjelasan bahwa beliau turut bersyukur bahwa Sinergitas TNI AL, BNN dan Bea Cukai mendapatkan keberhasilan yang menggembirakan dengan Penangkapan Peyelundupan Narkotika tersebut. Dan hal ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam pemberantasan tindak pidana di laut.

Lebih Jauh Deputi Bidang Penindakan BNN pemaparkan kronologis penangkapan yang merupakan hasil dari pengembangan penangkapan penyelundupan Shabu di Riau pada tanggal 04 Agustus 2018 di Desa Bangko Bakti Kec. Bangko Pusako Kab. Rokan Hilir Prov. Riau. Dan akhirnya telah tertangkap tangan 4 (empat) orang laki-laki masing-masing atas nama Juliar Mansyah Als Abi (52 Tahun), Siswanto Als Siswanto (39 Tahun), Ricky Salahuddin Als Riki (25 Tahun) dan Darma Putra Als Kapten Kapal (44 Tahun), yang sedang membawa barang Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) sebanyak 30 (tiga puluh) bungkus atau seberat brutto ±. 31.459,79 (tiga puluh satu ribu empat ratus lima puluh sembilan koma tujuh puluh sembilan) Gram dari Malaysia.

Selanjutnya melakukan pengembangan pada tanggal 19 Agustus 2018 berhasil menangkap 1 (satu) Unit kapal motor RENI 2 di periaran Aceh Timur Tamiang yang membawa Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) sebanyak 70 (tujuh puluh) bungkus atau seberat ± 73.505,55 (tujuh puluh tiga ribu lima ratus lima koma lima puluh lima) Gram dan 30.000 (tiga puluh ribu) butir Ekstasi dari Malaysia dan berhasil menangkap 4 (empat) orang ABK masing-masing atas nama Ibrahim Ahmad, Abdul Rahman, Amat dan Joko Susilo.

Selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap 3 (tiga) orang tersangka masing-masing atas nama Ibrahim Bin Hasan Als Hongkong (anggota DPRD Kab. Langkat) sebagai pemilik barang, Ibrahim Als Jampok sebagai kurir darat dan Rinaldi Nasution Als Naldi sebagai pemilik kapal dan koordinator ABK.

Dari Hasil Penangkapan ini barang bukti yang berhasil disita berupa Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) seberat 104.965,34 Gram, Narkotika jenis MDMA (Ekstasi) sebanyak 30.000 butir, 1 (satu) unit Kapal Motor RENI 2, 11 (sebelas) buah Handphone Seluler, 1 (satu) buah Handphone Satelit, 1 (satu) unit Mobil Toyota Fortuner No. Pol. BK 5 IH, Identitas para tersangka.

Dijelaskan juga Para Tersangka Terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal Pidana Mati.

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan Press Conference tersebut Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Kakanwil Bea Cukai Medan, Asintel Danlantamal I, Asops Danlantamal I, Ka BNN Sumut Denpomal Lantamal I, Dantim Intel Lantamal I, Kapolres Pelabuhan Belawan dan Para Awak Media baik cetak maupun elektronik.(red/Disp)

Categories
Daerah TNI

Danlantamal I Belawan Pimpin ‘SAR’ KM. Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Koranjurnal.co.id, Sumut – Komandan Lantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., memimpin pelaksanaan pencarian korban (SAR) kapal penumpang KM.Sinar Bangun yang terbalik dan tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin sore (18/06).

Bersama sejumlah prajurit TNI Angkatan Laut dari jajaran Lantamal I dan dibantu Taifib Marinir, Danlantamal I terjun langsung melakukan penyisiran kawasan perairan dimana lokasi tenggelamnya kapal motor tersebut hingga menyusuri tepi danau dengan menggunakan Sea Rider Lantamal I, Rabu (20/06/2018).

Turut mendampingi penyelaman yang dilakukan oleh Tim Penyelam Taifib, yakni Basarnas dan Penyelam Lantamal I saat pemasangan Marker di tempat tenggelamnya KM.Sinar Bangun.

Sebelum kegiatan dimulai, Danlantamal I memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit yang melaksanakan SAR. Danlantamal I menekankan, agar kegiatan ini dilaksanakan dengan ikhlas dan serius, sebab ini merupakan tugas kemanusian, diingatkan pula untuk menjaga kesehatan selama pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan SAR yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian prajurit Lantamal I terhadap bencana dan musibah yang dialami masyarakat. Kehadiran Prajurit Lantamal I di daerah musibah tersebut didukung oleh 2 unit Sekoci Karet, 2 unit Motor Tempel 40 PK, 1 unit Sea Rider, 3 orang Penyelam lengkap dengan peralatan selam, 1 unit Ambulance beserta Tim Kesehatan, dan 15 tim penyelam dari Pasukan Elit Intai Amfibi (Taifib) Marinir.

“Berdasarkan data Posko Terpadu KM. Sinar Bangun, dari 192 orang penumpang, sampai saat ini Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 21 korban, diantaranya 3 korban dinyatakan meninggal dan 18 korban lainnya berhasil diselamatkan. Namun dalam pencarian korban Tim SAR menghadapi kendala saat melakukan penyelaman karena kondisi air keruh dan cuaca dingin sehingga menghambat proses pencarian,” tutur Kepala Kantor SAR Medan Budiawan dalam keterangannya.

Dari informasi yang beredar, tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun yang saat itu sedang berlayar dengan mengangkut penumpang dan kendaraan bermotor, dari rute pelabuhan Tiga Ras menuju pelabuhan Simanindo mengalami terbalik. Kejadian itu diduga karena faktor cuaca dan kelebihan beban.

Turut mendampingi Komandan Lantamal I dalam pelaksanaan SAR itu, Pjs. Asops Danlantamal I dan Danyonmarhanlan I.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Kriminalitas TNI

Tim Gabungan WFQR Koarmabar Berhasil Tangkap Speed Boat Muat Barang Ilegal dari Singapura

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Gabungan WFQR Western Fleet Quick Response Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang terdiri dari Koarmabar, Guskamla, Lantamal I, Lantamal IV dan Lanal Dumai akhirnya berhasil menangkap dua buah Speed Boat bermuatan minuman keras dan rokok di perairan Sungai Siak Kecil, Kabupaten Siak, Selasa (07/11/2017).

Keberhasilan penangkapan dua buah speed boat tersebut bermula dari  informasi awal adanya aktifitas speed boat yang sedang memuat barang ilegal di Jurong Port Singapura.

Selanjutnya Tim WFQR gabungan berkoordinasi dengan Intelijen Armabar, Guskamla, Lantamal I dan Lantamal IV dengan membuat analisa dan rencana penyekatan di beberapa titik yang dimungkinkan akan dilalui kedua speed boat.

Penyekatanpun dilakukan Tim Lanal Dumai dengan menggunakan 3 unit kapal patroli keamanan laut terdiri dari Patkamla Jemur, Patkamla Buser dan Patkamla Selat Panjang yang melaksanakan penyekatan di alur perairan sungai Siak Besar, sungai Siak Kecil dan di perairan Tembilahan.

Sementara Unsur Guskamlabar yaitu KRI Wiratno melaksanakan penyekatan di Muara sungai Tembilahan, Tim Lantamal IV KAL Marapas melaksanakan pencegatan di Selat Riau serta tim Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam menggunakan Combat Boat melaksanakan penyekatan di perairan Pulau Nipah.
‎
Dari hasil analisa intelijen selanjutnya seluruh unsur  patroli keamanan laut stand by di wilayah perairan yang diduga akan dilintasi oleh kedua Speed Boat yang diduga membawa barang-barang Ilegal dari Jurong Port Singapura masuk kewilayah Indonesia.

Tim gabungan dibagi menjadi dua yaitu tim darat dan tim laut. Kemudian Tim darat mendapatkan informasi menjelang tengah malam bahwa diwilayah perairan sungai siak kecil ada pergerakan kapal yang mencurigakan. Selanjutnya 2 unsur  patroli cepat Patkamla Buser  dan Patkamla Medan melakukan pengejaran terhadap sasaran.

Kedua speed boat yang berlayar menyadari adanya kapal patroli Lanal Dumai yang mengejar, kedua speed boat berlayar beriringan menambah kecepatan tinggi kemudian masuk ke arah hulu sungai Siak Kecil, sedangkan speed boat yang kedua menggunakan 1 mesin untuk mengurangi suara agar tidak terdeteksi aparat.

Pengejaran sempat terkendala dengan keterbatasan penerangan ditengah pekatnya malam, speed boat kedua menambah kecepatan dan berpencar panik saat patroli Lanal Dumai berusaha menghentikan dengan memberikan tembakan peringatan keudara namun lagi-lagi tidak digubris bahkan pelaku nekat menghilang dibalik lebatnya pohon Nipah yang berada disepanjang sungai siak. Petugas pun terus melakukan pencarian dan berhasil mengamankan speed boat beserta muatan yang sudah dikandaskan.

Selanjutnya guna proses pemeriksaan lebih lanjut, barang bukti berupa speed boat beserta muatannya dibawa menuju Pos TNI Angkatan Laut Bengkalis dengan pengawalan Patkamla Medan. Keberhasilan Koarmabar dalam melaksanakan penangkapan terhadap kedua Speed Boat bermuatan barang ilegal tersebut berkat kerjasama operasi serta kerja keras dari seluruh personel yang terlibat dalam Tim gabungan WFQR Koarmabar.

Pewarta : Anton
‎

 

Categories
Daerah Militer

Peringati HUT Ke-72 TNI, Lantamal I Belawan Ikut Pameran Alutsista TNI

Koranjurnal.co.id, Medan – Asisten Personalia (Aspers) Komandan Pangkalan Angkatan Laut 1 (Danlantamal I) Belawan Kolonel Laut (E) Prasetya Tri Yudanto menghadiri acara pembukaan pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI yang dilaksanakan di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (30/09/2017).

Pameran Alutsista TNI merupakan kegiatan yang bersifat komprehensif, integral dan berkelanjutan guna mempertunjukkan dan mengukur kesiapan serta kemampuan tempur TNI dalam pengawakan Alutsista untuk menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI. HUT TNI tahun ini mengusung tema, “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.

Dengan tergelarnya kekuatan Alutsista TNI ini kepada masyarakat sebagai wujud pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas anggaran negara yang digunakan untuk pembelian Alutsista. TNI Angkatan Laut menggelar persenjataan Batalyon 8  Marinir Pangkalan Brandan menampilkan material statis terdiri dari Howitzer 105 MM, BMP 3F, PT-76 M, BTR-50 P. 
‎
Turut hadir dalam acara tersebut, Aspers Kodam I/BB, Ka.Spn Poldasu, perwakilan dari Paskhas dan Lanud Soewondo Medan.‎

Pewarta : Golden