Categories
TNI

Pangdam III Siliwangi Resmikan Kodim 0624/Kabupaten Bandung

Koran Jurnal, Bandung – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., meresmikan Kodim 0624/Kabupaten Bandung di Jalan Terusan Soreang Cipatik Jatisari Kecamatan Katuwaringin Bandung, Selasa (11/02/2020).

Kedatangan Pangdam III/Siliwangi disambut Danrem 062/TN Kolonel Inf Parwito, Dandim 0624/Kab. Bandung Letkol Inf Donny Bainuri. Kemudian Pangdam III/Siliwangi menerima laporan dari Dandim 0624/Kab. Bandung yang baru saja dilantik oleh Danrem 062/TN, kemudian menerima laporan dari petugas jaga keamanan, selanjutnya disambut dengan acara tradisi adat Sunda dan pengalungan bunga sebagai ucapan selamat datang di Makodim 0624/Kab. Bandung.

Pada acara pokok, Pangdam III/Siliwangi mengatakan, ”saya sangat bahagian dan bersyukur karena keinginan, harapan dan permintaan masyarakat serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung untuk memiliki Kodim sendiri sudah terwujud“.

Menurut Pangdam, ”pembentukan Kodim 0624/Kabupaten Bandung merupakan salah satu upaya Komando Atas dalam penataan organisasi TNI AD serta telah melewati proses pengkajian secara cermat dan seksama sesuai dengan tantangan tugas kedepan“.

Oleh karena itu, “dengan diresmikannya Kodim 0624/Kab. Bandung tugas-tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat di Kabupaten Bandung, yang semula dibawah kendali Kodim 0609/Cimahi dengan cakupan wilayah Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, akan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efesien,” ucap Pangdam.

Kemudian, ”mengingat secara defenitif Kodim 0624/Kabupaten Bandung mulai baru operasional hari ini, kepada Dandim 0624 /Kabupaten Bandung Letkol Inf Donny Bainuri dan jajarannya, saya berharap agar senantiasa memelihara kepercayaan masyarakat sebaik-baiknya melalui koordinasi, kerjasama dan komunikasi yang intensif, terpadu serta sinergis baik dengan unsur Pemerintah Daerah, maupun dengan segenap komponen masyarakat di Kabupaten Bandung sehingga keberadaan Kodim 0624/Kabupaten Bandung benar-benar dapat mewujudkan stabilitas wilayah yang kondusif dan bermanfaat bagi masyarakat“.

”Saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, Bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda yang telah memberikan dukungan dan kerjasamanya baik dalam proses pembentukan Kodim 0624/Kabupaten Bandung maupun dalam membantu tugas-tugas Kodam IIII/Siliwangi sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ucap Pangdam.

”Kepada seluruh anggota Kodim 0624/Kabupaten Bandung agar tetap menunjukkan semangat juang, militansi dan menunjukkan kinerja yang prima meskipun fasilitas yang ada di Mako Kodim 0624/Kabupaten Bandung ini masih belum lengkap. Jaga dan pelihara fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya sehingga akan memperoleh manfaat pakai yang lebih lama,” pungkas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nigroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A.,

Selain itu, bukti peresmian Kodim 0624/Kabupaten Bandung Korem 062/TN, ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan penekanan tombol serine sebagai lambang bahwa mulai hari ini Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan jajarannya sudah mulai beroperasi serta aktif untuk menjalankan tugasnya.

Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Dwi Jati Utomo, S.I.P., M.Tr (Han)., Bupati Kabupaten Bandung, para Asisten Kasdam III/Siliwangi, Kabalakdam III/Siliwangi, pejabat Forkopimda Kabupaten Bandung, pejabat Utama Kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tamu undangan lainnya.(pen/red)

Categories
TNI

Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Peresmian Gedung Baru Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen

Koran Jurnal, Malang – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han). menghadiri acara peresmian Gedung Baru Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang. Peresmiaan kali ini dipimpin langsung oleh Kapuskesad, Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. Malang, Senin (03/02/2020).

Perlu diketahui, Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V merupakan salah satu kampus swasta di Kota Malang. Dalam sejarahnya, Poltekkes ini berdiri pada 30 Desember 2005. Kampus ini dikelola oleh Kesdam V Brawijayadan berada di Jalan Sodancho Supriadi No. 22, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Lokasinya berada tepat di lokasi yang sama dengan Rumah Sakit Tentara dr Soepraoen.

Pembangunan infrastruktur fisik Kampus Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan tinggi. Dengan adanya penambahan gedung perkuliahan baru, diharapkan juga dapat meningkatkan daya tampung mahasiswa, sehingga akses masyarakat ke pendidikan tinggi Politeknik Kesehatan RS dr Soepraoen meningkat.

Pada acara tersebut juga ditandai dengan pemotongan pita peresmian dan penandatanganan prasasti gedung baru oleh Kapuskesad, Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H.

Turut hadir juga Direktur Stikes Panti Waluyo Malang, Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, Danyonkes 2 Kostrad, Ka Rumkit Sidoarjo, Ka Rumkit Kediri, Ka Rumkit Madiun, Ka Rumkit Gubeng serta unsur Forkopimda Kota Malang.(pen/red)

Categories
Infrastruktur Megapolitan

Presiden Jokowi Resmikan Landasan Pacu 3 Bandara Internasional Soetta

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan landasan pacu (runway) 3 dan East Connection Taxiway (ECT), terminal 3 dan gedung VIP Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang, Banten, Kamis (23/01/2020).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim dan memohon ridho Allah SWT, pada sore hari ini saya resmikan runway 3, East Connection Taxiway (ECT), terminal 3 dan gedung VIP Bandara Soekarno-Hatta,” kata Presiden Jokowi saat peresmian di Bandara Soetta Tangerang, Banten.

Pada peresmian ini, Kepala Negara tiba di Bandara Soetta pada pukul 18.00 WIB didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Erick Thohir.

PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengoperasikan penuh runway 3 Bandara Soetta sejak 20 Desember 2019. Dimensi runway baru itu mencapai 3.000 x 60 meter dari sebelumnya saat diuji coba sejak Agustus 2019 dengan dimensi 2.500 x 45 meter.

Bandara Soetta sebelumnya mempunyai dua runway, yaitu Runway 1 di utara dan runway 2 di selatan. Kehadiran runway 3 yang berlokasi di selatan akan membuat lebih banyak pesawat bisa mendarat (landing) dan lepas landas (take off).

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan,adanya runway 3 membuat kapasitas pesawat yang bisa mendarat di bandara mencapai 100 pesawat per jam dari sebelumnya dua runway, sebanyak 82 pesawat per jam.

Dengan kehadiran runway 3, tambah Budi, pesawat tak perlu lagi berlama-lama di udara (airborne holding) untuk mengantre pendaratan.(ant/red)

Categories
Kuliner Megapolitan

Liberta Restaurant Ala Italia Resmi Dibuka

Koran Jurnal, Jakarta – Ada tempat baru di ibu kota yang bisa disambangi penikmat kuliner asal Italia, Liberta Restaurant yang terletak di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

Seperti nama “Liberta” yang berarti “kebebasan”, makanan yang disajikan di restoran ini tidak sekadar menyajikan menu klasik Italia. Makanan yang dibuat oleh para koki Liberta merupakan paduan dari klasik dan modern, kadang menggunakan bahan-bahan tak biasa yang ternyata lezat di lidah.

“Konsepnya, spirit kita itu tidak terkungkung aturan, lebih bebas mengekspresikan perasaan,” kata pemilik brand Liberta Restaurant Kevin Lie di Jakarta, Rabu (15/01/2020).

Para koki di restorannya dibebaskan memakai bahan yang tak identik dengan Italia. Kevin menuturkan, restoran Italia banyak ditemui di berbagai belahan dunia, tapi biasanya selalu ada ciri khas yang membedakan satu tempat dengan tempat lain.

“Sekarang di sini kami pakai style Jakarta,” katanya.

Ada satu menu yang mengingatkan Kevin pada makanan kesukaannya di restoran Italia di Los Angeles, AS. Menu itu dia munculkan di Liberta sebagai salah satu menu unggulan.

Pengunjung bisa menyantap makanan klasik kontemporer Italia dengan sentuhan modern bernama Bone Marrow Spaetzle, terdiri dari spaetzle khas Italia yang disajikan dengan tulang sumsum di atasnya.

“Saus pastanya gurih,” ujar dia.

Restoran ini juga punya makanan penutup andalan untuk penyuka kue yang tidak terlalu manis.

Chef Agus Suherman membuat tiramisu tradisional yang dipadukan dengan kue cokelat molten. Bagian bawahnya berupa biskuit renyah dengan tambahan cokelat lezat dan hiasan berry segar.

Restoran yang bagian dalamnya bergaya industrial itu menyediakan bar untuk pengunjung yang ingin menikmati koktail buatan Asa Madani, juara Infinity Mixology Champion 2019.

Bagian dalam restoran ini dirancang agar memberikan suasana hangat bak ruang keluarga, ada pula sudut dengan deretan jendela kaca mozaik yang terinspirasi dari keindahan kota Venesia, Italia.(ant/red)

Categories
Infrastruktur IPTEK

BIG dan BSN Resmikan Layanan Akses Informasi Geospasial ‘SNI Corner’

Koran Jurnal, Cibinong – Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerjasama Badan Informasi Geospasial (BIG), Wiwin Ambarwulan dan Kepala Biro Humas dan Informasi, Badan Standarisasi Nasional (BSN) Zul Amri bersama-sama meresmikan ruang pelayanan akses Informasi Geospasial ‘SNI Corner’, di kantor BIG, Jalan Raya Cibinong, Bogor, Selasa (10/12/2019).

Wiwin mengatakan, peresmian SNI Corner dalam rangka meningkatkan pelayanan akses dan pemanfaatan dokumen Standar Nasional Indonesia (SNI) di bidang Informasi Geospasial kepada masyarakat.

“Seluruh proses penyelenggaraan IG diharapkan mudah diakses seluruh pihak dengan adanya standar yang bermutu. Mulai dari pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan pengamanan, penyebarluasan, serta penggunaan data dan IG,” kata Wiwin.

Pembangunan SNI Corner ini, lanjut Wiwin, sesuai dengan amanat UU Nomor 4 Tahun 2011 tentang lnformasi Geospasial beserta turunannya, yaitu PP Nomor 9 Tahun 2014, bahwa BIG sebagai instansi pembina penyelenggaraan Informasi Geospasial (IG) nasional wajib memfasilitasi pembangunan infrastruktur IG guna memperlancar penyelenggaraan IG.

“Salah satu pilar infrastruktur IG tersebut adalah standar. Di BIG, tugas tersebut diemban Kedeputian Bidang infrastruktur IG, khususnya di Pusat Standardisasi dan Kelembagaan IG,” kata Wiwin.

Ia juga menambahkan, dengan adanya SNI Corner di lingkungan BIG, maka akan membantu mempromosikan standar-standar yang telah ditertibkan oleh BIG.

“Jadi buat kami ini sangat membantu mempromo BSN khususnya sekaligus produk-produk standar BIG. Keuntungannya kita punya SNI yang dipromo di dalam jaringan ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Kerjasama dan Layanan Informasi Badan Standart Nasional (BSN) Zul Amri mengungkapkan SNI Corner yang diresmikan di Badan Informasi Geospasial (BIG) merupakan SNI Corner yang ke-31. Dimana sebelumnya sudah diluncurkan di 20 Perguruan Tinggi dan 10 Instansi pemerintahan.

Amri menerangkan outlet layanan dan promosi Informasi yang menyediakan dokumen SNI dan informasi standardisasi dan penilaian kesesuaian (SPK) beserta sistem aksesnya yang terletak di dalam ruangan perpustakaan atau ruang lainnya yang strategis pada perguruan tinggi atau instansi pemerintah.

Sebelum acara peresmian SNI Corner tersebut, dilakukan penandatanganan kerja sama antara BIG dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai payung pembangunan SNI Corner.(red)

Categories
Polhukam

Menkumham Yasonna Resmikan 130 Desa Kadarkum di Bandung

Koran Jurnal, Bandung – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Prof. Yasonna Hamonangan Laoly meresmikan 130 Desa/Kelurahan Sadar Hukum yang tersebar di 96 Kecamatan pada 21 wilayah Kabupaten/Kota, bertempat di Gedung Sate, Provinsi Jawa Barat, Rabu (04/12/2019).

Menkumham mengatakan, bahwa diresmikannya Desa/Kelurahan Sadar Hukum tahun 2019 ini untuk meningkatkan kinerja, integritas dan berkontribusi dalam membangun hukum dan HAM di Provinsi Jawa Barat.

“Dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan hukum nasional,” ujarnya dihadapan stakeholders Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Barat.

Menkumham melanjutkan, bagi desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum, diharapkan dapat tetap mempertahankan prestasi masyarakatnya dalam bersikap dan berperilaku taat hukum.

Sebab setiap tahun akan dilakukan evaluasi kembali. Adapun bagi desa/kelurahan yang belum atau masih dalam rintisan sebagai desa/kelurahan sadar hukum, Menkumham mendorong untuk terus memperbanyak Kelompok Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM) di wilayahnya.

“Sehingga dapat memenuhi kriteria penilaian untuk ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum di masa yang akan datang,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan Peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Provinsi Jawa Barat. Adalah wujud adanya sinergitas antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Barat.

Menkumham mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkontribusi dalam pelaksanaan Pembinaan KADARKUM, Desa/Kelurahan Binaan sampai dengan terbentuknya Desa/Kelurahan Sadar Hukum.

“Saya selaku Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, mengapresiasi kepada Gubernur Provinsi Jawa Barat yang memiliki komitmen tinggi dalam membina wilayahnya. Khususnya dengan mengalokasikan anggaran pembinaan kepada seluruh desa/kelurahan yang sudah berstatus Desa/Kelurahan Sadar Hukum,” ujarnya.

Desa Sadar Hukum dalam pengalokasian anggaran pembinaan Kepala Daerah. Saya kira bisa dicontoh oleh Gubernur atau Kepala Daerah lainnya di seluruh Indonesia,” tambahnya lagi.

Menkumham Yasonna Laoly juga mengingatkan peningkatan kesadaran hukum di masyarakat, merupakan salah satu modal besar bagi pemerintah dalam menghadapi tantangan global.

Sebab suatu daerah yang tingkat kesadaran hukumnya tinggi, sangat mendukung iklim investasi. Hal itu juga terkait upaya peningkatan dan pembenahan salah satunya dalam sektor investasi/kemudahan berusaha (Ease of Doing Business).

Juga sesuai dengan kaidah pelaksanaan kerangka pembangunan dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2020-2024 dan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) 2020.

“Menghadapi kenyataan inilah Kementerian Hukum dan HAM melalui BPHN beserta jejaringnya di Kantor Wilayah Hukum dan HAM terus mengupayakan pertumbuhan kelurahan sadar hukum ke depan yang diselaraskan dengan kebutuhan tuntutan perkembangan zaman,” ucap Menteri Yasonna.

Tegaknya supremasi hukum diikuti kesadaran hukum di masyarakat. Pemerintah terus meningkatkan program pembinaan di bidang hukum dan pemberian informasi hukum, serta penyuluhan hukum.

Pemerintah memperluas akses keadilan upaya membangun Masyarakat Cerdas Hukum. Khususnya bagi masyarakat tidak mampu.

Yakni menambah jumlah Organisasi Bantuan Hukum yang terverifikasi dan terakreditasi termasuk meningkatkan kualitas layanannya. Berbagai program kegiatan layanan baik litigasi dan non litigasi diharapkan dapat membantu masyarakat untuk semakin mudah mendapatkan akses keadilan dan semakin mudah memahami hukum.

“Dalam konsteks ini telah ditingkatkan pula jumlah paralegal yang berada dalam OBH karena mereka merupakan ujung tombak yang ikut menggerakkan terbentuknya kelompok-kelompok KADARKUM di desa-desa atau kelurahan-kelurahan,” ungkap Menkumham.

Sebelumnya, di Jawa Barat terdapat 5.312 Desa dan 645 Kelurahan sampai dengan tahun 2018. Kemudian telah ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum sebanyak 2.640 desa/kelurahan terdiri dari 2.156 desa dan 484 kelurahan.

Adapun setelah ditetapkan 130 desa/kelurahan sadar hukum terdiri dari 116 desa dan 14 kelurahan di 97 kecamatan. Maka di Jawa Barat terdapat 2.770 desa/kelurahan sadar hukum yang terdiri: 2.272 desa dan 498 kelurahan pada 2019 ini. “Desa/Kelurahan yang menerima penghargaan harus tetap mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah di raih dan diharapkan dapat menjadi percontohan.(hum/red)

Categories
Militer Polhukam TNI

Panglima TNI Resmikan Satuan Koopssus Tentara Nasional Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bertindak selaku Inspektur Upacara pada peresmian satuan Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI), bertempat di lapangan Satpamwal Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (30/07/2019). Bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kolonel Mar Nanang Saefulloh, yang sehari-hari menjabat Komandan Denjaka.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan Koopssus TNI didasari pada beberapa aturan hukum terkait tugas pokok TNI, termasuk diantaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 yang juga mengatur pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme.

“Secara tegas Undang-Undang tersebut mengatur bahwa tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi TNI yaitu penangkal, penindak dan sebagai pemulih,” terangnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dinamika ancaman asimetris yang terus berkembang, khususnya terorisme global, menuntut kesiapan TNI untuk dapat mengatasinya dengan dilandasi ketentuan dan aturan hukum yang kuat.

“Pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme sudah menjadi amanat Undang-Undang, terutama bila dipandang bahwa ancaman tersebut sebagai tindakan yang mengancam kedaulatan negara, keutuhan wilayah, ataupun keselamatan segenap bangsa Indonesia,” tegasnya.

Panglima TNI juga menerangkan bahwa Koopssus TNI melengkapi jajaran satuan elit yang telah dimiliki TNI. Sebagai satuan elit, personel Koopssus TNI yang berasal dari pasukan khusus ketiga matra merupakan prajurit-prajurit pilihan.

“Mereka memiliki kualifikasi untuk melakukan berbagai jenis operasi khusus, baik di dalam maupun di luar negeri, yang menuntut kecepatan dan keberhasilan yang tinggi. Satuan ini juga merupakan implementasi dari 11 Program Prioritas yang saya canangkan saat dilantik sebagai Panglima TNI, yaitu pembentukan Pasukan Khusus Tri Matra,” ungkapnya.

“11 Program Prioritas merupakan program TNI untuk menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks. TNI harus menjadi organisasi yang adaptif dihadapkan pada perkembangan teknologi, serta perkembangan taktik dan teknik peperangan yang tidak lagi linier dan konvensional, namun juga asimetrik dan non konvensional,” ujarnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa dengan dibentuknya Koopssus TNI ini, bukan berarti menihilkan peran pasukan khusus matra masing-masing. Namun justru mensinergikan pelaksanaan tugas TNI secara gabungan, sebagaimana doktrin tri matra terpadu “Tri Dharma Eka Karma”.

“Jadilah satuan berkemampuan Tri Matra yang handal dan profesional.
Segera laksanakan orientasi tugas dan kesiapsiagaan pasukan, karena
setiap saat ancaman dapat terjadi dan membutuhkan pengerahan pasukan Koopssus TNI,” tutupnya.

Komandan Koopssus TNI dijabat oleh Brigjen TNI Rochadi yang sebelumnya menjabat Dir A Bais TNI.  Peresmian Koopssus TNI dimeriahkan Demontrasi Free Fall dengan membawa Bendera Lambang-Lambang Angkatan
yaitu Bendera TNI AD (Kartika Eka Paksi), Bendera TNI AL (Jalesveva Jayamahe), Bendera TNI AU (Swa Bhuwana Paksa), Bendera Koopssus TNI (Tricakti Adhikari), Bendera TNI (Tri Dharma Eka Karma) dan Bendera Merah Putih.

Di hadapan awak media, Panglima TNI mengatakan bahwa peresmian
Koopssus TNI dibentuk dalam satu wadah yaitu Badan Pelaksanaan Pusat (Balakpus) yang secara struktural komando langsung di bawah Panglima TNI, sehingga pasukan khusus dari tiga matra yaitu matra darat, matra laut dan matra udara stand by di Mabes TNI dan sewaktu-waktu bisa digunakan oleh Panglima TNI atas perintah Presiden RI.

“Balakpus lebih mudah lebih simpel dibanding Komando Utama (Kotama), sehingga paling tepat adalah kita menggunakan Balakpus yang langsung di bawah Panglima TNI. Sedangkan tugas dari Koopssus TNI adalah mengatasi aksi terorisme, baik dalam maupun luar negeri yang mengancam
ideologi kedaulatan, keutuhan dan keselamatan segenap bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kemudian kalau ada pertanyaan bahwa bagaimana dengan pasukan khusus di tiga matra, Panglima TNI menerangkan bahwa secara materiil sama adalah pasukan khusus, namun ditingkatkan lagi di tataran Mabes TNI karena ancamannya juga berbeda.

“Ada ancaman dari darat, laut maupun udara, sehingga diperlukan interoperability kesamaan dan TNI menyiapkan doktrin kemudian sarana dan prasarana untuk menggerakkan pasukan khusus tersebut. Itu yang paling penting yang harus saya sampaikan kepada rekan-rekan sekalian,” jelasnya.

Upacara peresmian Koopssus TNI dihadiri diantaranya Ketua DPR RI H. Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dan Kabaharkam Polri (mewakili Kapolri) Komjen Pol Drs. Condro Kirono, serta sejumlah Pejabat Teras TNI.(Pusp/red)

Categories
TNI

Pangdivif 2 Kostrad Resmikan ‘Vicadha Shooting Range’ di Kampoeng Tentara 

Koran Jurnal, Malang – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr(Han) meresmikan Vicadha Shooting Range di Kampoeng Tentara Divif 2 Kostrad, Singosari, Malang, Minggu (16/06/2019).

Peresmian Vicadha Shooting Range kali ini merupakan proses tahap kedua,  dimana setelah peresmian tahap pertama sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu. Dengan peresmian kali ini, maka fasilitas di Kampoeng Tentara Divif 2 Kostrad semakin lengkap.

Fasilitas itu antara lain Car Was, Fitnes Centre, Kolam Renang, Kolam Pemancingan, Paintball Arena, Kebun Buah, Masjid, Cafe, Taman Satwa, serta 2 unit lapangan tembak Airsoft Gun dan Monumen Militer yg merupakan ciri khas Kampoeng Tentara yg merupakan salah satu tempat wisata di Malang yang berbeda dengan tempat wisata lainya.

Hal ini disamping sebagai wujud kepedulian Divif 2 Kostrad terhadap olahraga menembak, juga sekaligus memperkenalkan Kampoeng Tentara Divif 2 Kostrad menjadi House of Shooters di Jawa Timur dan Malang Raya.

Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han) dalam sambutannya menyampaikan bawwa peresmian Vicadha Shooting Range  Divif 2 Kostrad ini kita lakukan masih dalam suasana Idul Fitri 1440 H, oleh karena itu atas nama Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad dan pribadi, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” ungkapnya.

“Pembangunan lapangan tembak ini dirancang sedemikian rupa, sehingga tidak saja bermanfaat untuk olahraga menembak, tetapi juga bisa digunakan untuk latihan menembak pistol oleh prajurit Divif 2 Kostrad,” tambahnya.

“Peresmian Vicadha Shooting Range  juga merupakan wujud nyata komunikasi sosial dan silaturahmi keluarga besar Divif 2 Kostrad dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah Malang. Saya berharap, dengan adanya lapangan tembak ini dapat lebih mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antara prajurit Divif 2 Kostrad dengan masyarakat,” tutur Pangdivif 2 Kostrad.

“Atas nama Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad dan pribadi, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Vicadha Shooting Range ini”, pungkas Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han) di akhir sambutannya.

Dengan adanya lapangan tembak ini, nantinya bisa mengantarkan para pelajar ataupun komunitas untuk mengikuti lomba baik di Nasional maupun Internasional.(pen/red)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI Resmikan Monumen Pesawat MiG-17

Koran Jurnal, Jawa Tengah – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Monumen Pesawat MiG-17 Fresco yang berada di Kompleks Alun-Alun Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (06/04/2019).

Mengawali sambutannya, Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati dan seluruh masyarakat Kabupaten Banyumas, serta berbagai pihak atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan Monumen Pesawat MiG-17 Fresco, sehingga pembangunan ini dapat berjalan lancar dan diselesaikan dengan baik.

“Ini adalah bukti bahwa kita sebagai bangsa yang besar, senantiasa menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sekarang ini Alun-Alun Banyumas telah memiliki sebuah pesawat legendaris milik TNI AU yaitu MiG-17 Fresco. “Pesawat asal Rusia ini, pernah digunakan TNI AU pada tahun 1960-1969,” ungkapnya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa Pesawat MiG-17 Fresco ini sangat berjasa bagi Republik Indonesia, khususnya saat pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda.  “Saat itu, Pesawat MiG 17 inilah yang diantaranya membuat Belanda memperhitungkan kekuatan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), yang berada pada urutan keempat dunia waktu itu,” jelasnya.

“Semoga dengan kehadiran Pesawat MiG-17 Fresco ini dapat meningkatkan kebanggaan masyarakat akan TNI, khususnya TNI AU dan menumbuhkan kecintaan kepada tanah air serta semangat kejuangan kita semua,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Panglima TNI mengharapkan semoga pesawat ini menjadi inspirasi bagi generasi muda bangsa, untuk menjadi penjelajah dan pelindung angkasa nusantara.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Ari Dono Sukmanto S.H., Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P., dan Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein.(Pusp/red)

Categories
Infrastruktur Nasional Transportasi

Presiden Jokowi Resmikan Pengoperasian Fase I Mass Rapit Transit (MRT)

Koran Jurnal, Jakarta – Setelah menjalani masa uji coba sejak beberapa hari lalu, Moda Raya Transportasi atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase l diresmikan pengoperasionalannya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (24/3) pagi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mencanangkan pembangunan MRT Jakarta Fase II.

Sebelum meresmikan beroperasinya MRT itu, Presiden Jokowi  naik MRT dari Stasiun Istora Mandiri menuju Stasiun Bundaran HI. Tiba di Stasiun Bundaran HI sekitar pukul 07.45 WIB, Presiden langsung meninjau Maket Pengembangan MRT. Selanjutnya Presiden menandatangani prasasti. Lalu Presiden jalan ke Bundaran HI tempat peresmian.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, bahwa peresmian MRT Jakarta itu sekaligus menjadi awal peradaban baru di DKI Jakarta. Karena peradaban baru, Presiden menitipkan beberapa hal.

“Yang pertama jangan buang sampah di MRT kita, di stasiun-stasiun MRT kita. Jaga agar MRT dan stasiun-stasiun yang kita miliki tidak kotor,” tutur Presiden.

Yang kedua, lanjut Presiden, kalau mau naik MRT antre. “Jangan berdesak-desakan kayak seperti ini. Antre dan disiplin waktunya, antre dan disiplin waktunya. Jangan sampai pintunya mau tutup baru masuk, kejepit itu nanti. Hati-hati, hati-hati, bisa kejepit pintu,” tegas Presiden seraya menambahkan, jaga agar tetap bersih stasiun dan MRT, tidak kotor, jangan buang sampah sembarangan.

Antre, budaya antre dan disiplin waktu, lanjut Presiden Jokowi, akan terus ia sampaikan agar MRT nantinya betul-betul bisa dipakai mutar-mutar Jakarta.

Pencanangan Fase II

Presiden menjelaskan, peresmian tersebut baru Fase I. Namun hari ini juga tadi sudah dicanangkan lagi untuk masuk yang Fase II, ke utara.

“Tahun ini, tadi sudah saya perintahkan kepada Gubernur juga untuk memulai yang rute timur – barat. East- west-nya juga dimulai tahun ini,” ucap Presiden Jokowi.

Selanjutnya dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Presiden Jokowi menyatakan  MRT Fase I resmi dioperasikan dan sekaligus MRT Fase II hari ini juga dimulai lagi pembangunannya.

Presiden berharap, di akhir tahun ini insyaallah juga LRT (Light Rail Transit) akan terhubung, utamanya yang Depok, Bekasi, menuju ke Jakarta.

Tampak hadir dalam peresmian itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menhub Budi K. Sumadi, Seskab Pramono Anung, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, dan sejumlah artis ibu kota.(skb/jay/red)