Categories
TNI

Kapoksahli Danpushidrosal Berikan Kuliah Umum di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi 

Koran Jurnal, Jawa Timur – Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Suhendro dan Komandan Satuan Survei (Dansatsurvei) Pushidrosal Kolonel Laut (P) B. Dwiadji Gultom memberikan kuliah umum di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (2/8/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan usai melakukan inspeksi KRI Rigel-933 yg saat ini tengah melaksanakan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi (Opssurta Hidros) di perairan Selat Madura, Panarukan, Jawa Timur.

Pada kegiatan ini, Kapoksahli Danpushidrosal dan Dansatsurvei Pushidrosal diterima oleh Wakil Rektor I Dr. Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja bertempat di ruang seminar Universitas 17 Agustus 1945. Turut hadir dalam perkualiahan tersebut wakil Dekan Fakultas Pertanian dan Perikanan, Kaprodi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian dan Perikanan, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Biologi serta Mahasiswa Jurusan pertanian dan kelautan serta Biologi.

Materi yang dipaparkan oleh Kapoksahli antara lain pengenalan fungsi Pushidrosal, peran Pushidrosal di kancah nasional maupun internasional, pengelolaan dan pemanfaatan peta laut untuk kepentingan umum dan militer, koordinasi dalam penataan pipa dan kabel laut, hasil Ekspedisi Jalacitra 1 sampai dengan 3 bagi pembangunan nasional maupun ilmu pengetahuan serta pembangunan sumber daya manusia profesi hidro oseanografi baik militer maupun instansi terkait.

Diakhir paparannya kegiatan tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan Tanya jawab, serta ditutup dengan pertukaran plakat dan cinderamata serta penyerahan Peta NKRI diakhiri dengan foto bersama.(disp)

Categories
TNI

Danpushidrosal Kunjungan Kerja ke Pemda Aceh 

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat melaksanakan Kunjungan Kerja ke Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Aceh, Rabu (2/8/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan Danpushidrosal usai melakukan inspeksi KRI Spica-934 yang melaksanakan survei Hidro-Oseanografi di perairan Selat Malaka Utara.

Kunjungan kerja Danpushidrosal tersebut diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekertaris Daerah Aceh Dr. H. Iskandar beserta staf dimana pada kesempatan tersebut Danpushidrosal menyampaikan beberapa hal tentang pelaksanaan Survei-Hidro-Oseanografi oleh KRI Spica-934 di perairan Selat Malaka, pentingnya penamaan fitur bawah laut dan saran masukan dari Pemerintah Daerah.

Selain itu, Danpushidrosal juga menyampaikan situasi dan lingkungan laut Provinsi Aceh yang tergambar dalam peta laut Indonesia, terkait pelabuhan dan alur, daerah konservasi, daerah Ranjau, daerah Terbatas Terlarang (DTT), Pipa/Kabel bawah laut, serta daerah daerah amunisi.(disp)

Categories
TNI

Pembinaan Personel TNI AL dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N

Koran Jurnal, Jakarta – Sebagai Satuan Tugas (Satgas) perdamaian dunia, dimana TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengirimkan personel dan unsurnya yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) TNI KONGA XXVIII-N, dituntut memberikan yang terbaik, standar tinggi dalam integritas, serta tidak melanggar hukum, kode etik, disiplin dan tata tertib. Untuk mewujudkan hal tersebut, MTF TNI KONGA XXVIII-N melaksanakan pembinaan personel (Binpers) Fungsi Komando (BFK) secara ketat terhadap personel Satgas di KRI Frans Kaisiepo-368 saat sandar di Port of Beirut, Selasa (01/08).

Satgas MTF TNI merupakan duta PBB, Bangsa Indonesia, dan TNI yang berpegang teguh pada nilai-nilai inti dan kompetensi PBB (UN Core values and competencies), menjunjung tinggi hukum nasional maupun internasional, bahkan tunduk kepada hukum yang secara khusus diberlakukan untuk TNI.

Dalam misi perdamaian dunia, pelanggaran yang berpotensi terjadi di daerah misi diantaranya membeli, menjual, menyimpan, memiliki, dan membawa barang terlarang seperti senjata api, munisi, dan satwa yang dilindungi. BFK mempunyai sasaran manusia sebagai salah satu fungsi organik militer mulai dari tingkat yang terendah.

Keberhasilan implementasi BFK sangat tergantung pada kepedulian seluruh personel dari atasan hingga bawahan terhadap diri sendiri, bawahan, atasan, lingkungan kerja, dan organisasi.

Hal yang dilakukan antara lain dengan mengintensifkan jam Komandan, Palaksa, Kadep, Kadiv, dan kepala bagian, menggalakkan penyuluhan hukum dan intelijen termasuk materi Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Aturan Kepemilikan dan Pemberian Izin Pemakaian Senjata Api.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, menggiatkan pemeriksaan dan sidak, melaksanakan pengawasan dan pengendalian melekat terhadap personel yang keluar kapal, serta pengecekan secara detail terhadap isi tas/koper/barang bawaan personel keluar masuk kapal. Selain itu diberlakukan reward and punishment secara proporsional, serta penandatanganan pakta integritas dan surat pernyataan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Langkah preventif Satgas dalam mencegah pelanggaran di daerah misi merupakan implementasi perintah Kasal, Laksamana TNI Muhammad Ali dan Komandan PMPP TNI, Laksda TNI Retiono Kunto sebagai wujud komitmen dalam menjaga kehormatan dan nama baik TNI AL, TNI, Bangsa dan Negara di kancah internasional,” tegas Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/ UNIFIL, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI AL yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang terjadi.

“Jaga nama baik TNI AL, TNI, dan Bangsa Indonesia supaya tetap harum di dunia internasional,” tegas KSAL.

Categories
TNI

Kendaraan Tempur Pasukan Marinir Kuasai Pantai Balongan 

Koran Jurnal, Situbondo – Puluhan Kendaraan tempur milik Korps Marinir TNI AL dikerahkan dalam pelaksanaan Latihan Gabungan TNI 2023 di Pantai Banongan, Situbondo, Jatim, Selasa (01/08/2023).

Pasukan berjuluk “Hantu Laut” tersebut melakukan pendaratan amfibi dalam latgab TNI ini mengerahkan sejumlah alutsista TNI AL dan 2000 ribu personel dari matra Laut. Tidak hanya itu, 35 KRI, 14 Pesawat Udara, 36 Kendaraan Tempur Marinir, serta puluhan Material Tempur Marinir telah diterjunkan.

Setelah Operasi Pendaratan dan Pasukan Pendarat Marinir TNI AL berhasil menguasai pantai pendaratan, operasi dilanjutkan dengan Operasi Pendaratan Administratif (Opsratmin) dibawah Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) untuk menurunkan pasukan darat dan kendaraan tempurnya di daerah operasi guna melaksanakan Operasi Darat Lanjutan, dan berakhir dengan dikuasainya kembali wilayah NKRI dari tangan musuh oleh para prajurit TNI.

Dalam Latgab TNI 2023 TNI AL berhasil menguji kemampuan persenjataan dan strategi dengan menembakkan beberapa rudal, roket dan meriam oleh KRI maupun Ranpur dan Matpur Marinir. Perbedaan Latgab 2023, TNI AL mampu membangun interoperabilitas yang baik antar Matra, yaitu antara TNI AL dengan TNI AD dan TNI AU dalam melaksanakan Operasi Laut Gabungan, Operasi Amfibi dan pelaksanaan operasi lanjutan.

Diungkapkan oleh Menkopolhukam RI Mahfud M.D., saat mewakili Presiden RI menyaksikan langsung Latgab TNI 2023 di Pantai Banongan, bahwa dirinya merasa bangga menyaksikan profesionalitas prajurit TNI yang ditunjukkan dalam Latihan Gabungan ini. “Saya melihat sendiri dan terkesan melihat sikap profesional, kapabilitas dan semangat para prajurit dalam menjaga NKRI. Selamat atas terselenggaranya Latihan Gabungan ini dengan baik”, ungkap Menkopolhukam RI.

Sehari sebelumnya, dalam serial Latgab tahun ini, TNI AL dalam Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), juga telah berhasil menembakan empat rudal dari sejumlah KRI di wilayah Laut Jawa. Keempat rudal tersebut yaitu dua rudal SSM Exocet MM40 Block 3, rudal C-802 serta rudal C-705. Keempat rudal TNI AL yang ditembakkan tepat mengenai dan menghancurkan sasaran eks KRI Slamet Riyadi.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa TNI AL terus meningkatkan kesiapsiagaan satuan – satuan TNI AL dalam melaksanakan operasi militer perang, dan latihan ini menjadi sarana uji doktrin peperangan TNI guna meningkatkan interoperabilitas antar matra TNI.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Menko Polhukam Mahfud MD Resmi Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Situbondo – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Prof Dr. H Mahfud MD, S.H., S.U., M.Ip., resmi diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan di pantai Banongan Asembagus Situbondo Jawa Timur, Selasa (01/08/2023).

Upacara pengangkatan sebagai warga kehormatan ke 48 tersebut diawali dengan penyematan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan Brevet Intai Para Amfibi (Taifib) Korps Marinir kepada Prof Dr. H Mahfud MD, S.H., S.U., M.Ip., ini tertuang dalam Surat Keputusan Komandan Korps Marinir Nomor Kep/159/VII/2023 tentang Pengangkatan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir serta Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir.

Dalam kesempatan tersebut Menko Polhukam juga menyaksikan rangkaian Latihan Gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2023 mulai dari penyelesaian sasaran strategis, Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dan Tembakan Udara (BTU), gelombang pendaratan Pasukan Pendarat Marinir dan dilanjutkan dengan Operasi Darat Lanjutan..

Pada kesempatan tersebut, Menko Polhukam dalam sambutannya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rahmat dan karunianya sehingga pada pagi hari ini kita bisa hadir di pantai Banongan Asembagus Situbondo dalam rangkaian Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha tahun 2023 sekaligus momentum yang sangat membanggakan bagi Menko Polhukam yakni acara pembaretan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir.

Pada kesempatan yang baik ini Menko Polhukam menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Latihan Gabungan TNI Dharma Yudha tahun 2023 yang dapat berjalan dengan baik, terorganisir dan mampu menunjukkan keterampilan dan kemampuan seluruh prajurit secara profesional sebagai tolok ukur kesiapsiagaan TNI sebagai wujud pertanggungjawaban TNI yang selalu siap untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pada hari ini juga Menko Polhukam menyatakan dari perasaan yang terdalam bahwa Menko Polhukam sangat bangga diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI angkatan Laut.

“Saya bangga menjadi bagian dari prajurit prajurit Marinir yang handal, profesional, disiplin, memiliki semangat tempur yang tinggi, tangguh dan senantiasa menunjukkan kesiapsiagaan yang tinggi dalam menjaga setiap jengkal wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia” tegas Menko Polhukam.

Menko Polhukam mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut dan Komandan Korps Marinir atas kehormatan yang diberikan kepada Menko Polhukam yaitu diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Berhasil Tembakan Empat Rudal di Operasi Laut Gabungan TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Pada pelaksanaan Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Gabungan (Latgab) TNI di wilayah Kogabwilhan II, TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah berhasil melaksanakan penembakan 4 Rudal yang berbeda di wilayah perairan Laut Jawa, pada Senin (31/07).

Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab TNI) 2023 telah menghancurkan kapal sasaran dengan menembakkan 4 Rudal anti kapal permukaan.

Diungkapkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bahwa TNI telah berhasil melaksanakan penembakan rudal strategis pada Operasi Laut Gabungan dalam Latgab TNI kali ini, setelah melaksanakan penembakan rudal strategis dari KRI dilanjutkan dengan penembakan dari unsur udara F-16. “Ini menjadi kebanggaaan kita bersama untuk meningkatkan profesionalisme para prajurit TNI baik Darat, Laut, Udara dan besok akan dilanjutkan dengan operasi Gabungan TNI”, tegas Laksamana TNI Yudo Margono.

Sebagai target penembakan adalah eks KRI Slamet Riyadi (KRI SRI)-352 yang masuk ke jajaran TNI AL sejak tahun 1987 dan tidak operasionalkan lagi oleh TNI AL sejak Agustus 2019 lalu.

Spesifikasi Rudal yang ditembakkan tersebut antara lain, Rudal SSM Exocet MM40 Block 3 merupakan Rudal yang memiliki kecepatan 0,93 mach, dengan jarak jelajah 6.5 – 97 NM dan tinggi jelajah hingga 9 M. Rudal C-802 memiliki kecepatan 0,9 mach, dengan jarak jelajah 5.4 – 64.7 NM dan tinggi jelajah hingga 20 M. Sedangkan Rudal C-705 memiliki kecepatan 0,8 mach, dengan jarak jelajah 6-70 NM dan tinggi jelajah hingga 20 M.

Latihan peperangan laut sampai dengan saat ini telah melaksanakan 3 kali penembakan Rudal dalam semester terakhir. Hal tersebut telah menjadi salah satu prioritas dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali guna terus meningkatkan kesiapsiagaan satuan-satuan TNI AL dalam melaksanakan operasi militer perang, dan juga sebagai sarana dalam uji doktrin peperangan TNI, serta melatih untuk meningkatkan interoperabilitas antar kekuatan dan alutsista TNI yang telah dilaksanakan pembangunan dan pengembangan kekuatan pertahanan sampai dengan saat ini.(disp)

Categories
Militer TNI

Jelang Latgab TNI 2023, Dankormar Tinjau Kesiapan Daerah Latihan 

Koran Jurnal, Situbondo – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr(Han). meninjau kesiapan daerah latihan di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Minggu (30/7/2023).

Puslatpurmar 5 Baluran akan digunakan sebagai tempat Latihan Gabungan TNI (Latgab TNI) Dharma Yudha Tahun 2023 yang melibatkan ribuan personel dan material tempur dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Di pos titik tinjau T12 daerah latihan Puslatpurmar 5 Baluran nantinya akan digunakan para pejabat VVIP, Pejabat Negara dan TNI untuk melihat secara langsung bagaimana Latgab TNI 2023 dari tiga Matra bersinergi menghancurkan musuh.

Selesai dari T12, Komandan Korps Marinir juga meninjau sarana dan prasarana di Markas Komando (Mako) Puslatpurmar 5 Baluran.

Turut hadir mendampingi Komandan Korps Marinir tersebut Wadan Pasmar 2, Dankolatmar, Asops Dankormar, Asintel Dankormar, Kadismat Kormar, Koorsmin Dankormar, Danlanmar Surabaya, Danpuslatpur 5 Baluran, dan Danpuslatpur 7 Lampon.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Dankormar Mayjen Nur Alamsyah Soft Launching Beladiri ‘Chadrick’ Prajurit Petarung Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) melaksanakan acara soft launching ‘Chadrick’ Beladiri Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut di Lapangan Hijau Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat, Jum’at (28/07/2023).

 

Acara soft launching tersebut diawali dengan penampilan para Prajurit Marinir dalam mengolah gerakan Beladiri Chadrick, Pengarahan Komandan Korps Marinir dilanjutkan Penyematan Sabuk Hitam kepada para peserta oleh Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) diikuti seluruh Pejabat Utama Korps Marinir yang hadir dan diakhiri foto bersama.

Chadrick memiliki arti “Prajurit Petarung yang Tangguh.” Pemberian nama dan gagasan terbentuknya Beladiri Chadrick atas ide serta inisiasi Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han).

Beladiri Chadrick Korps Marinir tidak berafiliasi dengan cabang beladiri manapun. Beladiri ini merupakan kombinasi atau gabungan seni beladiri yang ada di tanah air maupun manca negara, mulai dari Mixed Martial Arts (MMA), Karate, Taekwondo, Judo, Pencak Silat, Jiujitsu dan lain lain dengan gerakan dasar pukulan, tangkisan, tendangan dan kuncian serta menguasai perkelahian sangkur dan senjata.

Dibentuknya beladiri Chadrick sebagai syarat mutlak yang wajib dikuasai oleh seluruh Prajurit Korps Marinir. Serta untuk meningkatkan kedigdayaan seluruh Prajurit Korps Marinir serta memiliki tingkat beladiri dengan kemampuan sebagai petarung yang tangguh, guna mendukung tugas pokok Korps Marinir.

Beladiri Chadrick Korps Marinir memiliki 5 tingkatan sabuk, yaitu tingkat pertama ”Sadawira” (sabuk abu-abu), tingkat dua ”Bhadrika” (sabuk hijau), tingkat tiga ”Balakosa” (sabuk biru), tingkat empat ”Caiden” (sabuk coklat), dan tingkat lima ”Parama” (sabuk hitam).

Dalam amanatnya, Dankormar menyampaikan bahwa “Beladiri Chadrick Korps Marinir menjadi Tradisi Korps yang harus dilestarikan dan dikembangkan serta wajib dikuasai oleh seluruh prajurit sebagai bekal dalam melaksanakan tugas operasi maupun untuk menjaga diri dalam menghadapi situasi yang membahayakan, karena kemampuan beladiri menjadi hal mutlak yang harus dimiliki setiap prajurit petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut”.

Dalam kesempatan ini Dankormar menyematkan sabuk tingkat lima ”Parama” (sabuk hitam) kepada Oza (pelatih) yang akan melatih disetiap satlak Korps Marinir.

Turut hadir pada acara tersebut Komandan Pasmar – 1, Brigjen TNI Mar Umar Farouq, S.A.P., CHRMP., M.Tr. Opsla., M.Han., para Asisten dan Kadis Kormar serta pejabat utama di jajaran Korps Marinir.(disp)

Categories
TNI

Dankormar Mayjen Nur Alamsyah Pimpin Sertijab Komandan Lanmar Sorong dan Penyerahan Jabatan Dandenjaka 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam suasana penuh khidmat, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han),  memimpin upacara penyerahan Jabatan Detasemen Jala Mangkara (Dandenjaka) dan serah terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Marinir (Danlanmar) Sorong di Lapangan Hijau Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat, Jum’at (28/07/2023).

Dalam upacara penyerahan jabatan tersebut, tongkat Komando jabatan Dandenjaka  diserahkan oleh Pejabat lama Kolonel Marinir Samson Sitohang, SIP., M.M., kepada Komandan Korps Marinir yang selanjutnya Kolonel Marinir Samson Sitohang, SIP., M.M menjabat sebagai Dankodikmar di Surabaya , sedangkan jabatan Danlanmar Sorong diserah terimakan dari Kolonel Marinir Anom Widjaja, M.M., kepada Kolonel Marinir Teguh Santoso. Kolonel Marinir Anom Widjaja, M.M  selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Sahli A Bidang Operasi Kormar, sedangkan Kolonel Marinir Teguh Santoso sebelumnya manjabat sebagai Sahli C Bidang Jemen Kormar

Dalam upacara penyerahan dan serah terima jabatan, Dankormar dalam amanatnya menyampaikan, bahwa dihadapkan dengan perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks dan dinamis. Korps Marinir sebagai bagian integral dari TNI Angkatan Laut,  sekaligus bagian integral dari S.S.A.T,  memiliki peran vital untuk menyelenggarakan Operasi Amfibi, operasi pertahanan pantai, dan operasi pengamanan Pulau terluar strategis. Oleh sebab itu Korps Marinir dituntut untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan, tingkat kesiapsiagaan operasional yang tinggi, guna mendukung proyeksi kekuatan TNI Angkatan Laut,  baik dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang sejalan dengan tuntutan tersebut, Visi pembangunan Korps Marinir, diarahkan untuk mewujudkan kekuatan Korps Marinir yang profesional, modern, dan tangguh. sebagai komando pelaksana Korps Marinir pangkalan Marinir Sorong dan Detasemen jalamangkara berperan sangat vital dalam mewujudkan visi tersebut,” ucap Dankormar.

Lebih lanjut, Dankormar juga menjelaskan bahwa, Pangkalan Marinir Sorong merupakan komando pelaksana Korps Marinir, yang bertugas menyelenggarakan fungsi dukungan pangkalan, yang meliputi pengamanan, perawatan personel,  penyiapan sarana prasarana konstruksi, perbekalan, angkutan, dan pemeliharaan, serta perbaikan material, sedangkan Detasemen Jala Mangkara sebagai salah satu komando pelaksana Korps Marinir, merupakan satuan anti teror yang ber aspek laut, dalam sejarah perkembangannya selalu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam membina kekuatan dan kemampuan satuan Denjaka guna melaksanakan operasi anti teror, anti sabotase, dan operasi Klandestin yang beraspek laut, maupun operasi-operasi khusus lainnya, sesuai kebijakan Panglima TNI,” tambahnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya Dankormar menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Kolonel Marinir Anom Widjaja, M.M., serta Kolonel Marinir Samson Sitohang, SIP., atas nama pribadi dan seluruh jajaran Korps Marinir, telah mengemban jabatan sebagai Komandan Lanmar Sorong dan Komandan Detasemen Jala Mangkara, dimana Kolonel telah memberikan Kontribusi Positif yang sangat bermanfaat bagi satuan dan Korps Marinir secara menyeluruh, semoga segala pengalaman yang diperoleh, dapat menjadi bekal berharga dalam melaksanakan tugas selanjutnya, selanjutnya kepada Kolonel Marinir Teguh Santoso, saya mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan Korps Marinir sebagai Komandan Lanmar Sorong yang baru,” ucapnya.

Turut hadir pada acara tersebut Komandan Pasmar – 1, Brigjen TNI Mar Umar Farouq, S.A.P., CHRMP., M.Tr. Opsla., M.Han., Ir Kormar Brigjen TNI Mar Cecep Ruhiyat, para Asisten dan Kadis Kormar serta pejabat utama di jajaran Korps Marinir.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Perwira Remaja TNI AL Sebagai Generasi Penerus Pemimpin Bangsa di Era Indonesia Emas 2045

Koran Jurnal, Jakarta – “Perwira Remaja AAL-68 adalah generasi penerus pemimpin bangsa di era Indonesia Emas 2045 nanti”. Demikian tema yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam pemberian Pembekalan kepada Perwira Remaja Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan-68 bertempat di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/7/2023) kemarin.

Kasal menyampaikan bahwa tema tersebut sangat relevan karena dalam waktu tiga dekade mendatang para Paja akan menjadi generasi penerus yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan TNI Angkatan Laut di masa-masa dekade Indonesia Emas di tahun 2045 nanti.

Pada tahun ini, AAL berhasil meluluskan 94 perwira TNI AL yang terdiri dari 84 orang Taruna pria dan 10 orang Taruni wanita, dengan rincian 32 orang Korps Pelaut, 12 orang Korps Teknik, 13 orang Korps Elektronika, 15 orang Korps Suplai, dan 22 orang Korps Marinir.

Berakhirnya pendidikan di AAL ditandai dengan pelaksanaan Upacara Wisuda Prasetya Perwira yang dipimpin oleh Presiden RI di Istana Negara, Rabu (26/07), dan resmi menyandang gelar D4 (Setara S1) yaitu Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr(Han)).

Sebagai langkah awal sebagai seorang Perwira muda TNI AL, Kasal menegaskan kepada para Paja AAL Angkatan-68 untuk tidak terpengaruh dan mengikuti gaya hidup hedonisme. Serta tidak mengeluh ketika mendapatkan tugas yang menandakan para perwira dipercaya untuk mengemban tugas tersebut.

Lebih lanjut KSAL menekankan untuk bijak dalam bermedia sosial. “Sebagai seorang perwira harus bijak dalam menggunakan media sosial yaitu tidak upload ke media sosial yang dapat membuat citra TNI AL menjadi buruk”, ungkap KSAL.

Pada kesempatan ini Kasal juga menegaskan kunci Indonesia adalah sinergi antara TNI, POLRI, dan ASN. Maka dari itu KSAL menghimbau untuk seluruh Perwira Remaja dapat menjaga kepentingan negara diatas kepentingan pribadi.

“Dalam masa pengabdiannya, Perwira Jalasena akan selalu dituntut untuk mampu menyelesaikan semua tugas, menjaga kehormatan serta memberikan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup KSAL.(disp)