Categories
IPTEK TNI

Danpushidrosal Resmi Tutup Latopssutra Hidros Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) secara resmi menutup Latihan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi (Latopssurta Hidros) TA 2023 di ruang serbaguna Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Rabu (31/5/2023).

Hadir dalam penutupan latihan tersebut antara lain Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, perwakilan dari Mabes TNI AL, Lantamal III Jakarta, pejabat utama Pushidrosal, Wasdal, para pelaku, Evaluasi dan Penilai Latopsurta Hidros T.A 2023.

Dalam sambutannya, Danpushidrosal antara lain menyampaikan bahwa Latopssurta merupakan proses pembelajaran mulai dari tahap persiapan, perencanaan maupun pelaksanaan latihan yang meliputi Geladi Posko dan Geladi Lapangan.

Latihan ini merupakan kelanjutan dari latihan yang telah dilaksanakan secara parsial oleh satker-satker jajaran Pushidrosal dan menjadi puncak dari program penyelenggaraan latihan kegiatan Surta Hidros. Danpushidrosal mengucapkan terimakasih kepada Tim Wasdal, pelaku, evaluasi dan penilai atas terlaksananya latihan dengan baik dari tahap awal hingga selesainya latihan.

“Latopssurta adalah wujud nyata program pembinaan dan pengembangan kemampuan surta Hidros secara terus menerus dan berkesinambungan sehingga terwujud kesiapan operasi Pushidrosal yang senantiasa siap melaksanakan tugas operasi TNI AL baik OMP maupun OMSP,” kata Danpushidrosal

Latopssurta Hidros 2023 telah dilaksanakan selama 14 hari dengan melibatkan 236 personel, yang dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap Geladi Posko dan Geladi Lapangan. Geladi Posko dilaksanakan di Mako Pushidrosal, sedangkan dalam tahap Geladi Lapangan mengambil lokasi di perairan Teluk Jakarta dengan melibatkan Unit Survei Pesisir, Unsur KRI, dan Unit bantu serta Staf pendukung yang melaksanakan kegiatan Operasi survei dan pemetaan yang meliputi hidrografi, oseanografi, meteorologi dan geografi maritim.(disp)

Categories
Ragam TNI

TNI AL Sukses Selenggarakan Pertemuan Perwira Pembina Rohani Pertama Kali se Asia Pacific

Koran Jurnal, Bali – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) sukses menyelenggarakan kegiatan Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2023 bertempat di Hotel Anvaya Denpasar, Bali, Selasa (30/5/2023) kemarin.

Kegiatan pertemuan perwira pembina rohani dan mental yang pertama kalinya dilaksanakan di kawasan Asia Pasifik ini dibuka oleh Wakil Asisten Personel (Waaspers) Kasal, Brigjen TNI Marinir Endang Taryo mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, didampingi Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Brigjen TNI Marinir Sandy Muchjidin Latief.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perwira pembina rohani dari beberapa negara sahabat seperti Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan, Thailand dan Filipina, juga dihadiri oleh perwakilan Atase Pertahanan (Athan) negara sahabat, Perwakilan Bintal Kemhan, Kapusbintal TNI, Kadispenal, Kadisbintalid TNI AU, Perwakilan Disbintal TNI AD, SSDM Polri, BNN, BPIP RI, MUI serta perwakilan Bintal Kotama TNI AL.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 30 Mei -1 Juni 2023, selain melaksanakan simposium, peserta APCS juga diperkenalkan dengan keindahan budaya Indonesia.

Tujuan dilaksanakan APCS yang mengambil tema “Fostering Resilience Through Religious Support” ini adalah untuk mempromosikan peran penting Perwira Pembina mental (Pabintal) dalam membentuk, memelihara, meningkatkan kondisi mental prajurit dan memberikan kesempatan bagi para Pabintal militer di wilayah Asia Pasifik untuk berbagi pengalaman, belajar tentang praktik terbaik, dan membahas isu-isu penting dalam membina mental serta mengeksplorasi solusi untuk masalah yang dihadapi saat ini.

Seperti yang disampaikan Kasal dalam sambutan yang dibacakan oleh Waaspers Kasal mengenai peran penting personel Bintal dalam mendukung tugas pokok TNI AL. “Dalam dunia yang tidak dapat diprediksi, sangat penting bagi kami menyediakan personel bintal dengan dukungan dan sumber daya yang ada untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para prajurit TNI AL, karena saya percaya bahwa agama dan spiritualitas dapat berperan penting dalam mendukung ketahanan mental dan kesejahteraan spiritual prajurit, hal tersebut merupakan tugas TNI AL untuk dapat mencapai dan terus mempertahankannya. Oleh sebab itu, kontribusi para personel rohaniawan TNI AL sangat penting untuk terus memberikan nilai spiritual dan moral terhadap para anggota TNI AL dan keluarganya guna tercapainya tugas pokok TNI AL”, ungkap Kasal lebih lanjut.

Waaspers Kasal dihadapan awak media menambahkan dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengambil makna dan hikmah dari pertemuan ini, dimana pembinaan mental yang dilaksanakan oleh para TNI khususnya negara-negara Asia Pasifik dengan cara dan metode tersendiri sehingga dengan adanya diskusi bertukar pikiran atau pengalaman dapat saling memberi masukan.

Pada kegiatan simposium yang terbagi dalam 2 sesi ini menampilkan para pembicara baik dari dalam maupun luar negeri. Pada sesi pertama pembicara antara lain Captain David Yang dan Captain Ronald Pettigrew dari Amerika Serikat, Brigjen TNI Marinir Sandi Muchjidin Latief dari Indonesia dan Colonel Akkarin Kamjaiboon dari Thailand. Sedangkan sesi kedua sebagai narasumber adalah Commander James Sutherland dan Commander Andrew Thorburn dari Australia, Commander Kim Jae Seong dari Korea Selatan dan Colonel Leonides Cruel dari Filipina.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Tingkatkan Pemahaman Ideologi Pancasila Untuk Prajurit dan Keluarga

Koran Jurnal, Jakarta – Pentingnya meningkatkan pemahaman tentang ideologi negara serta membentuk mental yang kuat dan komitmen tinggi bagi prajurit dan PNS beserta keluarganya, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan Talkshow Pembinaan Mental Terpadu Tahun 2023 di Mako Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Bali, Senin (29/5/2023).

Talk Show dengan tema “Peran Ideologi Pancasila dalam Pembinaan Mental Prajurit/PNS TNI Angkatan Laut dan Keluarga” ini dilaksanakan dengan tujuan utama, untuk meningkatkan pemahaman prajurit TNI AL tentang ideologi negara dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab sebagai anggota TNI AL.

“Kegiatan pembinaan mental ideologi juga akan dilaksanakan diskusi, ceramah, dan simulasi situasi yang mendorong prajurit TNI AL untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif,” ungkap Danlanal Denpasar Kolonel Mar I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo dalam sambutannya pada acara tersebut.

Lebih lanjut pelaksanaan kegiatan talk show ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan tentang ideologi negara dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit/PNS TNI AL dan keluarga besar TNI AL.

Dalam kesempatan ini peserta mendapatkan materi penting tentang Peran Ideologi Pancasila dari Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI AL (Kadisbintalal) Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief dan Sekretaris Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang dimoderatori oleh Ni Putu Dwi Verayanti Utami.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir delegasi Amerika Serikat David Sunghon Yang dan Ron Pettygrew, keduanya merupakan perwakilan Chaplain Officer US Navy yang akan berpartisipasi pada pelaksanaan Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2023 diselenggarakan oleh TNI AL di Hotel Anvaya Beach Resort, Bali pada Selasa (30/05). Kehadiran Delegasi Amerika Serikat pada acara talk show tersebut selain sebagai kunjungan persahabatan, juga untuk mengetahui bagaimana TNI AL memberikan pemahaman ideologi Pancasila kepada prajurit dan keluarganya.

Selain dilaksanakan secara tatap muka diantaranya oleh Danlanal Denpasar, Palaksa, para perwira Lanal Denpasar, Ketua Cabang 10 Korcab V DJA II, para prajurit dan PNS Lanal Denpasar beserta keluarganya, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan para prajurit dan PNS TNI AL diseluruh Indonesia melalui jaringan Video Conference (Vicon).

Pelaksanaan talk show Pembinaan Mental Terpadu Tahun 2023 merupakan salah satu implementasi program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu membentuk prajurit Jalasena yang berkualitas, modern, tangguh, dan profesional dan mengabdi tulus ikhlas sebagai jalan menuju kejayaan Angkatan Laut “Jalesveva Jayamahe”.(disp)

Categories
Militer TNI

TNI AL Resmi Miliki Kapal Penyapu Ranjau Canggih

Koran Jurnal, Jerman – TNI Angkatan Laut (TNI AL) kini resmi miliki dan mengoperasikan kapal perang penyapu ranjau canggih setelah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin acara Delivery dua unit Mine Counter Meassure Vessel (MCMV) KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 bertempat di Galangan Abeking & Resmussen, Lamwerder – Bremen, Jerman, Jum’at (26/05/2023) kemarin.

Dalam kesempatan itu, dilaksanakan upacara pengibaran bendera Indonesia diiringi lagu Indonesia Raya diatas kapal sebagai identitas bahwa Kapal Perang tersebut adalah berbendera dan milik negara Indonesia. Setelah Kasal secara resmi menyatakan masuknya kedua KRI ini ke jajaran TNI AL, selanjutnya Ny. Fera Muhammad Ali memotong kedua tali sebagai tanda resminya kedua KRI tersebut siap berlayar dan dioperasikan ke berbagai medan penugasan.

Kapal penyapu ranjau berjenis MCMV yang dinamakan dengan nama-nama pulau di Provinsi Papua ini mampu bekerja baik di laut dangkal maupun laut dalam dan pelaksanaan pemotongan baja pertama (first steel cutting) dilakukan pada tanggal 26 November 2020 lalu.

Tujuan dari pengadaan kedua KRI tersebut tak lepas karena masih banyaknya ranjau laut peninggalan perang dunia kedua di laut Indonesia. Di samping itu juga karena dinamisnya perkembangan teknologi persenjataan ranjau saat ini

Diharapkan dua KRI penyapu ranjau milik TNI AL ini dapat dioperasikan untuk menjaga perairan Indonesia agar tetap aman, bebas dari gangguan serta ancaman senjata bawah air terutama ranjau. Keduanya juga akan dioperasikan untuk membersihkan perairan Indonesia yang masih memiliki potensi bahaya ranjau.

Kapal perang terbaru TNI AL ini mempunyai beberapa kecanggihan karena dilengkapi dengan teknologi peperangan ranjau modern dibandingkan kapal buru ranjau yang telah dioperasionalkan TNI AL saat ini. Kedua kapal ini menggunakan bahan baja non-magnetik serta memiliki degaussing system yaitu sistem untuk mengurangi kemagnetan kapal serta dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi tingkat kebisingan.

KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 memiliki dimensi yang lebih besar dengan panjang 61,4 meter dan lebar 11,1 meter. Kedua kapal tersebut juga didukung dengan peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air serta memiliki Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengidentifikasi dan menetralisir ranjau.

Keduanya juga dilengkapi AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air dan USV (Unmanned Surface Vessel) yakni kapal tanpa awak untuk pemburuan dan penyapuan ranjau.

Untuk kesiapan pengawak kedua KRI ini, TNI AL bahkan juga telah melaksanakan seleksi sebelumnya. Hal ini merupakan langkah nyata TNI AL dalam membangun organisasi yang professional dan accountable yakni secara berkelanjutan menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten dibidangnya, salah satunya menyiapkan personel melalui pendidikan dan pelatihan sebagai pengawak KRI untuk mengikuti pelatihan selama 39 hari bertempat di Jerman.(disp)

Categories
IPTEK TNI

KRI Spica-934 Sukses Jalankan Ekspedisi Jala Citra 3-2023 Flores

Koran Jurnal, Jakarta – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Spica-934 milik TNI AL berhasil menuntaskan Ekspedisi Jala Citra 3-2023 “Flores” dan tiba di Dermaga 100, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (27/05/2023).

KRI Spica-934 merupakan salah satu unsur Satuan Kapal Bantu Hidro-Oseanografi, jenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV), yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Deirus Rizki Khair dan sekaligus bertugas sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Ekspedisi Jala Citra 3-2023 “Flores”.

Kedatangan KRI Spica-934 disambut oleh Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat didampingi oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto beserta pejabat utama Pushidrosal.

KRI Spica-934 selama lebih kurang 60 hari telah melaksanakan Ekspedisi Jala Citra 3-2023 “Flores” dengan fokus penelitian di Laut Flores. Ekspedisi ini dibagi dalam lima etape yaitu etape 1 dan 3 yang menitik beratkan pada penelitian oseanografi. Sementara itu etape 2 dan 4 difokuskan di bidang hidrografi, meteorologi, geologi dan geofisika serta pertahanan dan keamanan. Selanjutnya etape 5 di Pulau Satonda meliputi bidang hidrografi, oseanografi, meteorologi, geologi, geofiska dan geososial.

Selama ekspedisi berlangsung, KRI Spica-934 telah mengidentifikasi lebih dari 30 fitur bawah laut baik itu gunung bawah laut maupun fitur bawah laut kategori lainnya. Penemuan fitur bawah laut tersebut akan diteliti lebih lanjut oleh Tim Pushidrosal dan akan diberikan nama sesuai dengan ketentuan nasional dan internasional. Selanjutnya, hasil identifikasi dan usulan penamaan akan diajukan kepada lembaga SCUFN (Sub Commitee on Undersea Feature Names).

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali sangat mengapresiasi suksesnya Ekspedisi Ekspedisi Jala Citra 3-2023 “Flores” dan berpesan kepada seluruh prajurit Jalasena untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.

“TNI AL akan selalu siap dalam melaksanakan tugas yang diberikan dengan meningkatkan kesiapan operasional baik alutsista maupun satuan operasi,” tegas KSAL.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Komandan Pushidros TNI AL Lepas Manlap Latopssutra Hidros Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat melepas Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi (Latopssurta Hidros) tahun 2023 bertempat di Dermaga Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (25/5/2023).

Sebelum keberangkatan unsur yang melaksanakan Manlap Latopssurta Hidros dilakukan apel gelar kelengkapan yang dipimpin Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Yohanis L. Kalambo yang selanjutnya melaporkan kesiapan pasukan beserta unsurnya yang mengikuti Manlap kepada Danpushidrosal selaku Direktur Latihan.

Dalam amanatnya, Danpushidrosal mengatakan Latopssurta Hidros yang diselenggarakan pada hakekatnya untuk melatih keterampilan prajurit dan kesiapsiagaan unsur Pushidrosal pada setiap kegiatan di laut, dan melaksanakan perintah survey secara mendadak untuk mengambil data hidro-oseanografi yang dibutuhkan baik dalam mendukung kepentingan TNI AL/TNI maupun kepentingan nasional.

Latopssurta Hidros merupakan gambaran nyata Pushidrosal, dalam menjalankan tugas pokoknya melaksanakan survey dan pemetaan di Indonesia, terutama dalam rangka pelibatan Pushidrosal pada operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue / SAR) di laut.

Kegiatan Manlap Latopssurta Hidros tahun 2023 dilaksanakan oleh KRI Rigel-933, KAL Vega, KAL Cobra serta unit Survei di perairan Teluk Jakarta, di mulai dari tanggal 25 hingga 31 Mei 2023.

“Jadikan Manlap ini untuk pembelajaran dan bukan menjadi beban, pedomani setiap tahapan agar Manlap Latopssurta Hidros dapat berjalan dengan sebaik-baiknya”, tegas Danpushidrosal.

Hadir pada pelepasan Manlap Latopssurta Hidros antara lain Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, WaIrjenal Laksma TNI Syamsul Rizal, S.H., M.M., CHRMP., Laksma TNI Riandani, M.M.(mewakili Koorsahli Kasal), Danlantamal III Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M., serta para Pejabat Utama Pushidrosal.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Hadir di LIMA Exhibition, KSAL Bicarakan Kerjasama dengan Pemimpin Angkatan Laut Dunia

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menghadiri Upacara Pembukaan Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) Exhibition, bertempat di Langkawi, Malaysia, Selasa (23/5/2023).

LIMA Exhibition yang digelar di Malaysia ini, merupakan acara dua tahunan, pada tahun 2023 ini merupakan edisi ke-16, yang diselenggarakan mulai tanggal 23 sampai dengan 27 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu pameran maritim dan kedirgantaraan terbesar di Asia-Pasifik.

Dalam rangkaiannya kegiatan LIMA 2023 juga dilaksanakan Chief of Navy Roundtable Talk dan diskusi para Kepala Angkatan Laut yang hadir dalam acara LIMA. Pada kegiatan ini juga Kasal beserta sejumlah pejabat TNI AL yang hadir, berkesempatan melaksanakan kunjungan ke booth pameran alutsista dari industri Pertahanan Republik Indonesia dan dari negara-negara peserta lainnya.

Pada kegiatan LIMA 2023 ini KSAL juga berkesempatan melaksanakan bilateral meeting dan membicarakan kerja sama pertahanan dengan sejumlah pimpinan Angkatan Laut Dunia.

Dalam bilateral meeting, KSAL melaksanakan pertemuan dengan Panglima Tentera Laut Diraja Malaysia (PTLDM) Laksamana Datuk Abdul Rahman bin Ayob, General Inspector French Joint Armed Forces VADM Stanislas de la Motte dan Deputy of Japan Maritime Staff Office VADM Tomohiko Madono.

Salah satu hal penting yang dibicarakan yaitu dalam waktu dekat Indonesia akan menggelar event internasional 4th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 pada bulan Juni mendatang, di wilayah Sulawesi Selatan.

“Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) merupakan latihan non-perang dengan mengedepankan kerja sama maritim di kawasan, penanggulangan bencana serta operasi kemanusiaan guna mempererat kerja sama antara TNI AL dengan Angkatan Laut negara-negara sahabat, selain itu juga merupakan salah satu program TNI AL dalam memperkuat hubungan internasional dan tugas diplomasi,” ungkap KSAL, dalam siaran pers dinas penerangan TNI-AL, Kamis (25/5/2023).(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAL: MNEK 2023 sebagai Ajang Bina Solidaritas dan Seaman Brother Hood Sedunia

Koran Jurnal, Jakarta – “MNEK 2023 TNI AL merupakan ajang untuk membina solidaritas dan seaman brother hood sedunia. Sesama pelaut itu mempunyai ikatan kekeluargaan dan saling tolong menolong apabila ada masalah di laut. Hal tersebut merupakan tradisi pelaut baik sipil maupun militer”. Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali disela-sela pelantikan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) bertempat di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) merupakan latihan non-perang dengan mengedepankan kerja sama maritim di kawasan, penanggulangan bencana serta operasi kemanusiaan guna mempererat kerja sama antara TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan Angkatan Laut negara-negara sahabat serta melibatkan beberapa stake holder terkait di Indonesia. MNEK juga salah satu program TNI AL dalam memperkuat hubungan internasional dan tugas diplomasi.

Selain pelaksanaan latihan, dalam MNEK juga terdapat sejumlah kegiatan seperti pembangunan fasilitas umum atau Engineering Civic Action Programme (ENCAP), bakti kesehatan atau Medical Civic Action Programme (MEDCAP), parade kota, program budaya, pameran maritim, program kuliner, hingga pelaksanaan sailing pass dari kapal-kapal seluruh negara yang ikut serta.

Kegiatan MNEK tahun 2023 ini adalah event ke-4 kalinya dimana TNI AL pertama kali melaksanakannya pada tahun 2014 di Batam, selanjutnya MNEK ke-2 tahun 2016 di Padang dan MNEK ke-3 tahun 2018 di Lombok. MNEK merupakan giat rutin TNI AL yang dilaksanakan tiap 2 tahun, Namun MNEK ke-4 yang dijadwalkan akan dilaksanakan tahun 2020 terpaksa ditunda karena merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa MNEK 2023 yang akan dilaksanakan pada 4-8 Juni 2023 mendatang di Makassar ini akan melibatkan kapal TNI AL dari semua satuan baik Koarmada I, II, III maupun Kolinlamil dengan Pangkoarmada II sebagai ketua panita. Sedangkan untuk keterlibatan negara sahabat, sudah terkonfirmasi sekitar 12-18 negara yang akan mengirimkan kapal perangnya.

Negara-negara sahabat yang akan terlibat pada kegiatan MNEK 2023 ini antara lain Amerika Serikat, Rusia, China, Australia, Malaysia dan negara-negara tetangga lainnya. Selain negara sahabat, TNI AL juga akan melibatkan kapal-kapal dari unsur maritim lainnya seperti KKP dan Bakamla.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Mayjen TNI Marinir Markos Resmi Jabat Aspotmar Kasal

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin serah terima jabatan Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal dari Mayor Jenderal TNI Marinir Nur Alamsyah kepada penggantinya Mayor Jenderal TNI Marinir Markos, Minggu (21/05/2023), di Bumi Marinir Cilandak Jakarta. Kegiatan ini digelar sesaat sebelum pelaksanaan Serah Terima Jabatan Komandan Korps Marinir (Dankormar).

Pejabat lama Mayjen TNI Marinir Nur Alamsyah merupakan Aspotmar Kasal sejak tahun 2022 yang kemudian dipercaya menjabat sebagai Dankormar. Sedangkan penggantinya Aspotmar Kasal yang baru Mayjen TNI Marinir Markos sebelumnya menjabat sebagai Kadispotmaral pada tahun 2021, kemudian menjadi Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN pada tahun 2022 dan sebelum resmi menjabat sebagai Aspotmar Kasal Mayjen Markos menjabat sebagai Staf Ahli Kasal.

Dalam kesempatan itu, KSAL menyampaikan ucapan selamat kepada Mayjen TNI Marinir Markos atas amanah jabatan baru sebagai Aspotmar Kasal.

“Jabatan baru yang diemban adalah bentuk kepercayaan pemimpin atas kapasitas dan kemampuan yang dimiliki. Saya berharap amanah dan kepercayaan yang telah diberikan negara dan organisasi ini dapat dijawab dengan kinerja dan torehan prestasi yang optimal”, tandas KSAL.

Usai memimpin Sertijab Aspotmar, KSAL Laksamana TNI Muhamad Ali kemudian memimpin upacara Sertijab Dankormar dari Mayor Jenderal TNI Marinir Widodo Dwi Purwanto kepada Mayor Jenderal TNI Marinir Nur Alamsyah.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Siapkan Pasukan Marinir Satgas Perbatasan RI-PNG

Koran Jurnal, Jakarta – Pasukan Korps Marinir TNI AL melaksanakan gelar pasukan dalam rangka kesiapan operasi Pengamanan Perbatasan RI – PNG mobile di Papua tahun 2023  bertempat di Stadion Mini Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (18/05/2023).

Dalam kesempatan ini, Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksamana Pertama TNI Ariantyo Condrowibowo, didampingi Wakil Komandan Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Suherlan, melaksanakan pemeriksaan terhadap kesiapan personel dan material.

“Kalian adalah prajurit-prajurit pilihan kebanggaan Korps Marinir TNI AL yang akan mengemban tugas Pamtas RI-PNG Mobile Papua, oleh karenanya embanlah tugas ini dengan sebaik-baiknya. Khususnya yang akan berangkat tugas Pamtas RI-PNG Mobile Papua.” tegas Waasops Kasal.

“Fokuslah kepada pelaksanaan tugas, para prajurit harus bisa menjaga semangat serta memotivasi diri dan jagalah mental serta semangat juang selama pelaksanaan tugas di daerah operasi”, tandasnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan kepada seluruh prajurit Jalasena untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan. “TNI AL akan selalu siap dalam melaksanakan tugas yang diberikan dengan meningkatkan kesiapan operasional baik Alutsista maupun satuan operasi”, ungkap Kasal.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan gelar kesiapan pasukan Marinir TNI AL yang akan melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Keris Talwar 2023 dengan Pakistan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan material untuk melaksanakan latihan antara Marinir TNI AL dengan Marinir Angkatan Laut Pakistan.(disp)