Categories
Jurnal Foto TNI

Korp Wanita TNI AL Ikuti Parade Budaya Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) dari berbagai kesatuan dengan menggunakan kebaya dari berbagai daerah turut serta dalam kegiatan Parade Budaya Nusantara yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Minggu (06/11/2022).

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama beberapa kementerian/lembaga dan 60 organisasi perempuan menggelar Parade Budaya Nusantara untuk melestarikan budaya sekaligus upaya mencegah terorisme di tanah air, dengan mengambil tema “Bersatu Lebih Kuat, Bersama Lebih Harmoni”, yang diikuti sekitar 20 ribu wanita berkebaya dari berbagai organisasi wanita di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Ketua BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar
mengatakan bahwa Parade Budaya Nusantara digelar bertujuan untuk menguatkan karakter budaya Indonesia di kalangan masyarakat sehingga diharapkan dapat mencegah tindakan trans budaya yang dapat memberikan dampak negatif atas persatuan antar sesama anak bangsa yang telah terbentuk.

Beberapa organisasi perempuan yang berkolaborasi dengan BNPT dalam Parade Budaya Nusantara, antara lain, Perempuan Indonesia Maju, Perempuan Berkebaya Indonesia, Pecinta Sanggul Nusantara, Yayasan Citra Kartini Indonesia, Warisan Budaya Indonesia, Fatayat NU, FSKN, dan NKRI Berkebaya, dengan melakukan long march dari Sarinah menuju Bundaran HI dan Kembali lagi ke Sarinah dengan mengenakan aneka kebaya dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut selaras dengan kepedulian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang dikenal sebagai Laksamana Budayawan untuk melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia yang memiliki beragamnya suku dan budaya di Indonesia, agar dapat menciptakan rasa persatuan antar sesama bangsa Indonesia.(disp)

Categories
TNI

Heroik, Prajurit TNI AL Selamatkan Nyawa di Ajang Internasional

Koran Jurnal, Jakarta – Ada cerita menarik saat KRI Diponegoro-365 berkontribusi dalam parade internasional Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF), di Jepang baru-baru ini. Prajurit TNI AL berhasil menyelamatkan nyawa Anggota dari JMSDF yang nyaris tenggelam.

Aksi heroik tersebut, jadi perhatian negera-negara peserta di ajang internasional yang digelar oleh Jepang, hingga Komandan Mine Division 1 Nakai Eiichi datang langsung ke KRI Diponegoro untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Kurniawan Koes.

Peristiwa itu berawal saat seorang personel JMSDF mendekati dermaga di tempat KRI sedang bersandar dengan membawa semacam brosur untuk ditawarkan kepada Prajurit TNI AL yang sedang berada di belakang kapal.

Saat tiba diunjung dermaga dengan tidak memperhatikan situasi medan di lokasi tersebut, personel JMSDF itu terpeleset jatuh ke laut. Sontak saja penyelam TNI AL Kopda ETA Koko Endrawan yang ada di lokasi langsung terjun untuk menyelamatkannya, karena setelah personel TNI AL melemparkan riding bouy, orang yang terjatuh tersebut terlihat tidak mampu berenang dan kedinginan.

Setelah berhasil diselamatkan ke atas kapal, dokter dan bintara Kesehatan TNI AL memberikan pemeriksaan kesehatan dan perawatan pada korban akibat luka terkena tiram dermaga yang tajam.

“Kami sangat berterimakasih atas aksi heroik personel TNI AL yang telah menyelamatkan nyawa anggota JMSDF di dermaga tadi malam,” ungkap Nakai Eiichi Komandan Mine Division 1 pada Komandan KRI Diponegoro.

Mengutip pernyataan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono bahwa jika memang mendapati situasi yang harus dilakukan pertolongan yaitu untuk kemanusiaan, jangan menunggu perintah.

International Fleet Review 2022 (IFR 2022) dalam memperingati HUT ke-70 Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF) adalah IFR pertama yang diikuti TNI AL setelah masa pandemik Covid-19. TNI AL mengerahkan KRI Diponegoro-365 untuk mengikuti parade internasional tersebut,  berkontribusi dalam peningkatan peran diplomasi TNI AL.(disp)

Categories
Militer TNI

Delegasi TNI AL Perkenalkan Budaya Indonesia Tampil Memukau di Jepang

Koran Jurnal, Jakarta – Delegasi TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang mengikuti International Fleet Review (IFR) 2022 yakni para prajurit KRI Diponegoro-365 menampilkan dan memperkenalkan aneka khasanah budaya Indonesia pada acara Cocktail Party di atas geladak KRI Diponegoro-365 yang tengah sandar di Yokosuka Jepang. Kamis (3/11/2022) lalu.

Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja sebagai tuan rumah menyampaikan, “Cocktail party di geladak KRI Diponegoro-365 ini dihadiri oleh perwakilan Angkatan Laut Jepang dan negara-negara sahabat peserta IFR 2022. Acara ini juga dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang bapak Heri Akhmadi beserta istri.”

Adapun budaya Nusantara yang ditampilkan diantaranya drama tari Rama dan Shinta serta sejumlah tarian khas Indonesia seperti Tari Dayak, Tari Perang, Tari Kecak, serta tari modern dengan iringan lagu Gending Jalesveva Jayamahe yang dipopulerkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Selain disuguhi aneka budaya Nusantara, para undangan juga menikmati kelezatan berbagai macam hidangan khas Indonesia yang diolah oleh juru masak kapal perang kebanggaan Indonesia ini. Tampak antusiasme para tamu undangan yang larut dalam acara yang penuh persahabatan tersebut.

Ajang IFR 2022 yang dilaksanakan di Yokosuka dan Teluk Sagami Jepang pada tanggal 1 sd 8 November 2022 ini adalah dalam rangka mempererat hubungan antar negara-negara peserta IFR 2022, yang sudah menjadi komitmen Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margomo, dalam peningkatan kerjasama internasional. Penyelenggaraan kegiatan ini juga dalam rangka Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF) ke-70 tahun.

Sejumlah 40 kapal perang terlibat pada ajang International Fleet Review tersebut, terdiri dari 19 kapal JMSDF dan 21 kapal negara peserta. Selain IFR juga akan dilanjutkan dengan kegiatan latihan multilateral, dengan materi latihan diantaranya search and rescue exercise dan photo exercise pada 6-7 November 2022. KRI Diponegoro-365 yang merupakan delegasi dari Indonesia akan mengikuti latihan ini selama 45 hari dengan membawa 108 personel, dan 12 tim pendukung.(disp)

Categories
TNI

Siap Tempur, Satgasla TNI AL Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Presidensi G20

Koran Jurnal, Jakarta – “Siap tempur mengantisipasi gangguan musuh, sekali lagi saya ingatkan…kalian semua siap tempur…bukan siap operasi,” demikian ditegaskan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memimpin Apel Gelar Pasukan Satuan Tugas Laut (Satgasla) TNI Angkatan Laut Pengamanan (PAM) VVIP Presidensi G20, bertempat di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya, Jum’at (04/11/2022).

Apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan Satgasla TNI AL dalam rangka pengamanan G20 di Bali pada 15 hingga 16 November 2022 mendatang. Apel ini diikuti 3.000 personel TNI AL yang terdiri dari prajurit KRI, Marinir, Denjaka, Taifib, Kopaska dan Dislambair, serta Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI Angkatan Laut (TNI AL) berupa 12 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan 5 helikopter.

Ke-12 KRI yang terlibat dalam pengamanan G20 tersebut yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Surabaya-591, KRI Teluk Banten-516, KRI Bimasuci, KRI Karel Satsuit Tubun-356, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Fatahillah-361, KRI Sultan Nuku-373, KRI Tarakan-905, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Untung Suropati-372, KRI Hasan Basri-382, serta tiga unit helikopter panther dan dua unit helikopter bell. Tiap-tiap kapal akan diperkuat satu regu Kopaska dan satu regu Dislambair onboard. Ke-12 kapal perang ini akan melaksanakan patroli pengamanan pada radius 12 mil teritorial dari lokasi G20 di kawasan Nusa Dua, Bali.

Kasal dalam amanatnya menegaskan bahwa pertemuan G-20 yang akan digelar dalam beberapa hari mendatang di Bali bukanlah pertemuan biasa, karena merupakan forum utama kerja sama ekonomi global yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian yang besar. Forum ini mewakili lebih dari 75 persen perdagangan dunia yang akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, kepala negara atau kepala pemerintahan negara-negara besar.

“Sekali lagi saya tegaskan, pertemuan G-20 yang harus kita amankan nanti bukanlah pertemuan yang main-main,” tegasnya.

Selanjutnya dikatakan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah dan menjadi tempat penyelenggaraan, merupakan sebuah kepercayaan, kehormatan dan kebanggaan. Namun yang sangat penting dipahami adalah dibalik kehormatan itu terkandung tanggung jawab dan tantangan bagi kita untuk memastikan pertemuan G-20 aman lancar dan berhasil.

“Kegagalan sekecil apapun akan sangat memalukan bagi bangsa ini, karena seluruh dunia akan melihatnya,” ujar KSAL.

“Perlu saya tekankan sekali lagi, bahwa tanggung jawab pengamanan yang harus kita pikul bukanlah tugas yang ringan. Di atas pundak kita semua terpanggul harga diri bangsa Indonesia. Namun, saya sangat yakin kita semua akan mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan gemilang. Pengalaman, dedikasi dan kemampuan kita menjadi jaminan akan hal itu,” lanjut Laksamana Yudo menekankan.

Pada apel gelar pasukan ini Kasal Laksamana Yudo ingin memastikan kesiapan dalam mengemban tugas yang sangat penting tersebut.

“Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan komandan pasukan untuk check and recheck. Periksa dan periksa lagi, mulai dari personel, material, perlengkapan, piranti lunak, hingga rencana dan prosedur beserta pemahaman oleh seluruh personel. Semua harus yakin siap 100 persen,” perintahnya.

KSAL secara khusus juga mengecek kesiapan senjata torpedo kapal, karena daerah yang akan diamankan memiliki kedalaman yang memungkinkan adanya kapal selam lawan.(disp)

Categories
Opini TNI

KSAL: Interkoneksi Diperlukan Dalam Menjamin Keamanan Maritim 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam mewujudkan keselamatan, keamanan, serta kesejahteraan maritim agar mampu mengatasi berbagai tantangan dan ancaman yang semakin kompleks dan dinamis, diperlukan sinergitas antar stakeholder, ditopang oleh industri pertahanan nasional yang berdaya saing, serta didukung oleh kebijakan pemerintah yang berpihak pada kemandirian industri pertahanan nasional.

Demikian kesimpulan Keynote Speech Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada Indo Marine Forum Tahun 2022 yang diberi judul “Mewujudkan Keselamatan, Keamanan dan Kesejahteraan Maritim” yang dilaksanakan di Junior Ballroom 1, Convention Building, Indo Defence 2022 Expo & Forum JIExpo, Kemayoran, Jakarta, pada hari Kamis (3/11/2022).

Mengawali pembicaraannya, Laksamana Yudo menyampaikan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya forum yang membahas kebijakan pembangunan maritim yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk mewujudkan kawasan yang aman dan sejahtera. “Besar harapan kita semua forum ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran cemerlang sebagai alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang kita hadapi dalam kebijakan pembangunan maritim,” harapnya.

Dikatakan, sebagai negara maritim, laut selalu dan akan selamanya menjadi urat nadi kehidupan bangsa Indonesia. Tuhan telah menganugerahkan karunia yang sangat besar pada bangsa ini dengan menempatkan posisi geografis Indonesia berada pada posisi strategis pertemuan dan penghubung jalur perdagangan dunia, dari barat ke timur maupun dari utara ke selatan. Empat dari sepuluh choke point dunia berada di wilayah Indonesia. “Sehingga, bisa dikatakan bahwa keberlangsungan hidup bangsa ini tidak terlepas dari bagaimana kita melihat lautan nusantara sebagai sumber kehidupan dan cara untuk bertahan hidup,” papar Kasal.

Di samping itu, lautan menjadi sarana penting bagi pemerataan kebutuhan vital masyarakat seperti akses kesehatan, pendidikan, maupun kegiatan perekonomian. Bahkan, lautan nusantara berkontribusi besar dalam pendapatan negara yang mencakup sumber daya perikanan dan pariwisata bahari serta yang berasal dari pengolahan sumber daya alam lainnya yang terkandung di dalamnya. Tidak kalah penting adalah peranan kegiatan ekonomi berbasis maritim baik perdagangan, industri dan jasa maritim dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa. “Hal ini membuktikan bahwa sektor maritim memegang peranan penting dalam keberlangsungan hidup bangsa ini sekarang dan di masa datang,” ungkapnya.

Selanjutnya, Laksamana Yudo menegaskan bahwa dengan kontruksi sebagai negara maritim, maka sangat pantas bila dikatakan bahwa keselamatan dan keamanan maritim merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Sebagai negara dengan belasan ribuan pulau, dibutuhkan jaminan keamanan jalur distribusi ekonomi lewat laut, jaminan keamanan bernavigasi bagi setiap kapal yang melintasinya, serta jaminan atas terbukanya akses yang sama pada eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tegasnya.

“Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, tentu saja dibutuhkan kekuatan pertahanan dan keamanan maritim yang memiliki kemampuan penegakan hukum, daya gentar dan manuver tinggi, serta mampu diproyeksikan ke seluruh perairan yurisdiksi nasional maupun internasional bila diperlukan,” lanjut Kasal.

Menurut Kasal, dihadapkan dengan tantangan maritim yang semakin kompleks dan bergerak cepat, pemenuhan kebutuhan alutsista membutuhkan dukungan penuh dari industri pertahanan nasional dalam menghasilkan produk yang tepat waktu, bermutu, dan berteknologi tinggi, yang tentu saja didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong pada terbentuknya kemandirian industri pertahanan nasional.

Kasal Laksamana Yudo juga menegaskan dalam menjamin keamanan maritim, interkoneksi antar elemen sangat diperlukan terutama adalah kerja sama dan kolaborasi antar stake holder keamanan maritim, juga kerja sama dan kolaborasi antara industri pertahanan, user dan pemerintah.

Kegiatan Forum ini menghadirkan narasumber Ibu Carmelita Hartoto (Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association), Bapak Kaharuddin Djenod (Direktur Utama PT. PAL) dan Bapak Bobby Rasyidin (Direktur Utama PT. Len), serta didukung moderator Janet Dyah Ekawati Gibson (Praktisi Bidang Pertahanan dan Keamanan Srikandi Adhirajasa Nayyotama).(disp)

Categories
TNI

KSAL: Jadilah Staf Yang Membuat Komandan Yakin dan Jadilah Komandan Yang Membuat Anak Buah Yakin  

Koran Jurnal, Jakarta – “Sebagai perwira staf dan komando, jadilah staf yang membuat komandan yakin dalam mengambil keputusan, dan jadilah komandan yang membuat anak buah yakin dalam melaksanakan apa kalian putuskan,” demikian pesan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-60 TA. 2022 di Seskoal, Ciledug, Jakarta Selatan. Selasa (1/11/2022).

Di awal pembekalannya, Laksamana Yudo menyampaikan Visi selama menjabat sebagai Kasal yakni “Terwujudnya TNI AL Yang Profesional, Modern dan Tangguh Untuk Mewujudkan Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri serta Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”.

Selanjutnya Visi tersebut oleh Kasal Laksamana Yudo dijabarkan dalam empat Misi yaitu mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional, tangguh dan berkarakter. membangun struktur kekuatan TNI AL dengan manajemen organisasi modern, efektif dan efisien. Mewujudkan SSAT (Sistem Senjata Armada Terpadu) yang terintegrasi, kesiapan operasional tinggi, berteknologi mutakhir dan interoperability. Membina kekuatan dan kesiapan operasional TNI AL sebagai kekuatan matra laut yang mampu dan tangguh dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

Selain itu, Kasal juga menyampaikan beberapa kriteria seorang perwira yang baik, diantaranya haus pengetahuan, mau bertanya dan mencari tahu. Perwira yang baik adalah profesional dalam artian mencintai serta menguasai tugas dan tanggung jawabnya. Dia juga menjadi sosok yang berani, ksatria dan bertanggung jawab, serta berani mengambil keputusan didasari pemahaman situasi dan pertimbangan yang matang.

Di samping itu, berpikiran terbuka (open minded), mau menerima masukan dan bahkan kritikan, serta memiliki pola pikir yang terus berkembang atau growth minded, bukan stagnan karena terjebak rutinitas dan zona nyaman atau fixed minded. Tidak takut gagal dan berani mencoba. Perwira yang baik juga tegas dalam bersikap namun tidak otoriter. Tetap bijaksana dan tenang di tengah krisis sehingga dapat berpikir jernih dan membuat keputusan yang tepat.

Pada kesempatan itu, Laksamana Yudo juga berpesan kepada para Pasis untuk membangun stigma positif dengan perilaku yang baik. “Bangunlah stigma yang positif dengan perilaku yang baik setiap hari.Jadilah perwira yang selalu dicari dan dibutuhkan, bukan ditolak dan dihindari. Ke atas – dipercaya dan dapat diandalkan, ke samping – setia kawan dan diterima, ke bawah – sebagai tauladan, dicintai dan dibanggakan,” pesannya.

Selain pembekalan oleh Kasal kepada para Pasis, Ketum PP Jalasenastri Ibu Vero Yudo Margono juga memberikan pembekalan kepada para istri Pasis. Pendidikan Reguler Angkatan Ke-60 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut ini diikuti 182 perwira siswa yang terdiri dari 162 Pamen TNI AL, 2 TNI AD, 2 TNI AU, 7 POLRI dan 9 dari negara sahabat. Pendidikan akan ditutup esok hari Rabu, 2 November 2022.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Pastikan Alur Pelayaran Selat Singapore dan Selat Malaka Aman

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) memastikan alur pelayaran Selat Singapore dan Selat Malaka aman untuk dilalui kapal. Untuk itu, Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal IV dalam hal ini KAL Marapas I-4-65 diperintahkan melaksanakan patroli lanjutan terhadap Kapal Tanker Young Yong GT 153911 yang kandas di perairan Pulau Nipa, Kepulauan Riau. Minggu (29/10/2022) kemarin.

Kapal tanker Young Yong yang berbendera Djebouti tersebut bermuatan minyak, kandas pada posisi 01 07 655 U – 103 42 429 T sejak 27 Oktober dan sampai saat ini Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal IV) menugaskan KAL Marapas melaksanakan patroli di sekitar kapal tanker tersebut.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Kemas M. Ikhwan Madani menjelaskan keberadaan unsur kapal patrolinyanya di lokasi tersebut dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebocoran pada tanker Young Yong. “Patroli ini bertujuan untuk memastikan dan mengantisipasi adanya kebocoran crude oil pada tanki cargo sehingga kita bisa antisipasi terjadinya pencemaran dan dampak lingkungannya, dan juga yang penting kita pastikan MV Young Yong posisinya aman bagi pelayaran internasional, tidak bergeser dan tidak mengganggu lalu lintas TSS Singapura-Indonesia,” jelasnya.

Selain melaksanakan patroli, prajurit KAL Marapas juga melakukan penyelaman untuk memastikan tidak ada kebocoran. Namun penyelaman harus ditunda sebab arus kuat di area tersebut dan akan dilanjutkan pada hari ini.

Komandan KAL Marapas Kapten Laut (P) Almahdi menjelaskan “Pada hari ini telah dilaksanakan penyelaman untuk mengecek seluruh bagian kapal namun hasil nihil disebabkan arus yang begitu kuat, penyelaman akan dilaksanakan kembali pada hari Senin (31/10). Informasi dari menejemen kapal akan dicarikan kapal tanker spek yang sama untuk ships to ships cargonya,” tambahnya.

Keberadaan KAL Marapas di lokasi kandasnya tanker Young Yong merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh prajurit dan jajaran TNI AL harus memberikan manfaat kepada rakyat dan cepat tanggap terhadap permasalahan dan kesulitan rakyat.(disp)

Categories
Ragam TNI

Tim SAR TNI AL Berhasil Temukan Nelayan Tenggelam di Lampon Banyuwangi 

Koran Jurnal, Jakarta – Tim SAR TNI Angkatan Laut dari Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon yang tergabung dalam operasi SAR gabungan berhasil menemukan salah seorang nelayan yang dinyatakan hilang dan tenggelam 4 hari yang lalu atas nama Ali Masykur warga Dusun Ringinsari RT. 01 RW. 01 Desa Pesanggaran Kec. Pesanggaran Kab. Banyuwangi dalam keadaan meninggal sekitar pukul 05.30 Wib di sekitaran Batu Mandi, kurang lebih 2 Km dari pantai Lampon. Minggu (30/10).

Bermula dari laporan salah satu warga bahwa ada salah seorang nelayan yang tenggelam saat sedang menebar jaring di laut perairan Lampon, maka Pasiops (Perwira Seksi Operasi) Puslatpurmar 7 Lampon Mayor Marinir Suhartoyo segera memerintahkan Letda Marinir Sigit Wirotomo sebagai Komandan Tim (Dantim) SAR dengan 7 personel.

Selanjutnya, Tim SAR TNI AL berkoordinasi dengan unsur Tim SAR lain serta dibantu dari masyarakat nelayan setempat bersama-sama mencari korban. Setelah 4 hari dilakukan pencarian dan penyisiran, akhirnya korban dapat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian jenazah Ali Masykur dievakuasi dari lokasi penemuan dan dibawa ke Puskesmas Pesanggaran guna dilakukan proses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.

Menanggapi kejadian tersebut Komandan Puslatpurmar (Danpuslatpurmar ) 7 Lampon Letkol Marinir Kardono Syamsu menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan memberikan apresiasi kepada anggota Puslatpurmar 7 Lampon yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. “Saya sampaikan banyak terima kasih serta penghargaan yang setinggi – tingginya kepada seluruh anggota Tim SAR Puslatpurmar 7 Lampon atas gerak cepat dan pengabdiannya dalam mendukung tugas misi kemanusiaan pencarian korban nelayan yang hilang,” ujarnya.

Aksi cepat tanggap para prajurit TNI AL Puslatpurmar 7 Lampon ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar di manapun TNI AL berada harus memberikan manfaat kepada rakyat, cepat tanggap terhadap permasalahan dan kesulitan rakyat.(disp)

Categories
TNI

KSAL Bangun Jembatan Sambung Perekonomian Masyarakat Dua Desa

Koran Jurnal, Jakarta — Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) meresmikan jembatan yang dibangun oleh TNI AL yang menghubungkan antara Desa Sukamulya dan Desa Sinarjaya di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Sabtu (29/10/2022).

Pembangunan jembatan oleh TNI AL bersama warga ini merupakan upaya membantu pemerintah dalam pembangunan infrastruktur untuk menghubungkan jalan desa agar meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Selain membangun jembatan untuk warga desa, KSAL juga memberikan bantuan sembako dalam acara Bakti Sosial.

Bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian acara Navy Offroad Club (NOC) saat melalukan off-road di Desa Sukamakmur. Kedatangan Kasal bersama rombongan yang menggunakan kendaraan off-road ini, disambut ratusan warga desa yang meneriakkan, “Semoga Pak Yudo jadi Panglima”.

Sementara itu, Kepala Desa setempat yang ikut menyambut kedatangan Kasal mengucapkan terima kasih atas pembangunan jembatan di desa mereka.

“Saya atas nama pribadi dan warga mengucapkan banyak terima kasih atas pembangunan infrastruktur berupa jembatan yang bisa menghubungkan antara Desa Sukamulya dan Sinarjaya,” ucap Kades.

KSAL Laksamana Yudo berharap agar warga dapat menjaga dengan baik jembatan yang telah dibangun.

“Saya mengharap jembatan ini dijaga, agar dapat dijadikan sarana untuk mempermudah akses khususnya di kedua desa, sehingga bisa menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga,” harapnya.

Setelah meresmikan jembatan, KSAL langsung menyapa dan berdialog dengan warga yang hadir di lokasi tersebut, bahkan Kasal sempat menggendong seorang balita, anak salah seorang warga desa.

“Pak Yudo orangnya baik ya, semoga bisa menjadi Panglima ya pak,” ucap seorang warga yang mendoakan saat bersalaman dengan Laksamana Yudo.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

KSAL, Menko Marves dan Menteri KKP Canangkan Bulan Cinta Laut di Bali

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL)  Laksamana TNI Yudo Margono mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mencanangkan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) di Taman Bhagawan, Kab Badung, Bali, Kamis (27/10/2022).

Program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bersinergi dengan TNI Angkatan Laut tersebut adalah dalam rangka mengurangi pencemaran sampah plastik di laut guna mendukung pencapaian target Pemerintah Indonesia mengurangi 70 persen sampah plastik di laut pada tahun 2025.

Presiden Joko Widodo dalam video yang ditayangkan pada acara tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memerangi sampah di laut dengan mendukung Gernas BCL. Pelaksanaan program berbasis ekonomi biru tersebut, menurut Presiden Joko Widodo, untuk menjaga kesehatan laut dan mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi maupun kegiatan sosial yang ada di dalamnya.

“Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut adalah langkah konkret Indonesia dalam menangani sampah plastik di laut. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh masyarakat, seluruh nelayan untuk terus cinta laut. Kita wujudkan laut yang bersih, laut yang sehat, untuk Indonesia sejahtera,” ujar Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar dalam sambutannya mengapresiasi langkah KKP menggagas Gernas BCL sebagai solusi mengurangi pencemaran sampah plastik di laut. Terlebih program ini mengusung konsep ekonomi sirkular yang membawa manfaat ekonomi bagi nelayan. Menko Luhut mendorong kerja sama antara KKP dan TNI Angkatan Laut untuk bahu membahu bersama-sama membersihkan laut Nusantara.

Dalam acara tersebut Kasal Laksamana Yudo, Menko Marves Luhut dan Menteri KKP Trenggono berkesempatan berdialog dengan para nelayan dan meninjau pameran produk kelautan dan perikanan yang ikut meramaikan acara puncak Gernas BCL di Badung.

Sebelumnya, dalam rangka HUT ke-77 TNI Angkatan Laut, pada Sabtu (10/9) telah menggelar “Gerakan Laut Bersih Nasional” secara serentak di 77 lokasi seluruh Indonesia, yang dicanangkan KSAL Laksamana Yudo bersama Menko Luhut Binsar di Dermaga Kolinlamil Jakarta. Kepedulian TNI AL akan kebersihan laut ini tercatat pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).(disp)